FF/ MY CRAZY YEOJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 8


8.jpg

[BTS FF Freelance] – My Crazy Yeoja (Chapter 8)

Title                         : My Crazy Yeoja (Chapter 8)

Author                     : Yeonwo / @Ayaliana

Cast                         : Kim Taehyung (BTS), Go Haru (Oc), Park Jimin (BTS), Min Yoongi (BTS), Kim Seokjin (BTS), Jeon Jungkook (BTS), Jung Hoseok (BTS), Kim Namjoon (BTS), Shin Ahrin (OC).

Genre                      : Angs, Hurt/Comfort, Crime, Tragedy, Romace, Friendship.

Rating                      : T

Length                     : Chaptered

Disclimer                : 안녕하세요…. Apabila ada kemiripan alur cerita, karakter, latar atau apapun, itu hanya kebetulan saja. Tinggalkan jejak kalian chingu, saran dan kritik kalian akan sangat membantu author di chapter selanjutnya. Selamat membaca…. J

TYPO AKAN BERTEBARAN DIMANA-MANA CHINGU, MIANHAE J.

*** Continue reading

FF/ MY CRAZY YEOJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 7


7

Title                         : My Crazy Yeoja (Chapter 7)

Author                     : Yeonwo / @Ayaliana

Cast                         : Kim Taehyung (BTS), Go Haru (Oc), Park Jimin (BTS), Min Yoongi (BTS), Kim Seokjin (BTS), Jeon Jungkook (BTS), Jung Hoseok (BTS), Kim Namjoon (BTS), Shin Ahrin (OC).

Genre                      : Angs, Hurt/Comfort, Crime, Tragedy, Romace, Friendship.

Rating                      : T

Length                     : Chaptered

Disclimer                : 안녕하세요…. Apabila ada kemiripan alur cerita, karakter, latar atau apapun, itu hanya kebetulan saja. Tinggalkan jejak kalian chingu, saran dan kritik kalian akan sangat membantu author di chapter selanjutnya. Selamat membaca…. J

TYPO AKAN BERTEBARAN DIMANA-MANA CHINGU, MIANHAE J.

***

 

Repeat

Aku membanting setir dan berhenti disebuah halte, kulihat seorang yeoja yang saat ini sedang aku rindukan, seorang yeoja yang sangat ingin kutemui dan seorang yeoja yang aku cintai sedang tertidur lelap tersandar di tiang penyangga halte. Aku mengahampiri yeoja itu dan kulihat beberapa helai rambut menganggu jalan pernafasannya. Aku menyisihkan rambut itu dan menyisipkannya di telinga kanannya. Ku tatap wajahnya, ku pandang lekat seluruh lekuk wajah yeoja ini. kulihat raut wajah yang letih darinya dan aku sangat ingin menghilangkan keletihan itu darinya. Aku mendekatkan wajahku ke wajahnya.

5 cm….

3 cm….

1 cm…

0 cm…

Chu…

 

-Chapter 7-

 

-Kim Taehyung POV-

 

Chu…. aku mencium keningnya, berusaha selembut mungkin berharap dia tidak menyadari apa yang telah aku lakukan padanya.

 

Hheeeeuuuhhhhhhh…..

Aku melepas nafas lega, dia tidak terganggu dengan tindakanku, tapi aku tidak berhenti disana saja. aku ingin lebih, kembali kudekatkan wajahku padanya, dekat, sangat dekat dan…

 

“tae”

 

“e… eh… ngg…” aku langsung menjauhkan wajahku dari wajahnya.

 

Haru hanya diam. Bodoh, dasar bodoh, Kim Taehyung bodoh. Kenapa kau seenaknya saja melakukan hal yang ingin kau lakukan kepada seorang yeoja yang belum tentu akan menerimamu. Aku terus memarahi diriku dendiri dalam hati.

 

“tae?” ucap Haru dan membuatku tersadar ke dunia nyata kembali.

 

“Haru, maafkan aku. Tadi ada yang kecelakaan di jalan, itulah yang membuatku terlambat”

 

“benarkah? aku kira kau hanya ingin mengerjaiku saja” jawab Haru santai. Dia terlihat tidak terlalu memperdulikanku.

 

“mana mungkin aku melakukan itu kepadamu”

 

“heemmm… katakanlah apa yang ingin kau katakana padaku”

 

Aku dudk disampingnya “Haru, aku minta maaf”

 

Yeoja itu menoleh kearahku “minta maaf? Untuk apa?”

 

Aku tidak langsung menjawabnya, kuhempaskan nafas beratku “semuanya, terutama ucapan eomma waktu itu”

 

“sudahlah Tae, jangan ungkit itu lagi, baiklah aku sudah memaafkan eommamu” jawab Haru dengan wajah yang tertunduk.

 

“terimakasih Haru. Kalau ada masalah bicaralah padaku, aku akan membantumu. Aku akan menjadi namja yang selalu ada untukmu”

 

“hahahaa… tidak perlu berlebihan begitu Tae. Oh iya kau dengar baik-baik yang akan aku katakan”

 

Aku mengangguk paham “baiklah”

 

“aku pernah janji padamu kalau aku akan menceritakan semuanya kepadamu kan?”

 

“iya, aku kira kau sudah lupa dengan janjimu itu”

 

“tenang Tae, aku ini selalu menepati janji”

 

“jadi sekarang waktunya?”

 

“ya”

 

“baiklah, aku akan mendengarkannya dengan baik”

 

“Tae, benar apa kata eommamu waktu itu. Aku ini memang anak dari sepasang suami isreti yang dihukum mati karena dikatakan penyeludup narkoba, padahal itu tidak benar Tae. Memang semua bukti menunjuk pada orang tuaku. Tapi aku bisa jamin kalau itu fitnah Tae. Kami tidak bisa membuktikan kalau orang tuaku tidak bersalah dan akhirnya mereka di hukum mati.”

Haru mengambil nafasnya beberapa saat, kemudian melanjutkan cerintanya yang sempat terpotong “setelah orang tuaku di makamkan, aku pulang ke rumah, di perjalanan aku di culik oleh sebuah gangster dan mereka adalah yang waktu itu di kafe Ahrin. Aku dikurung di satu ruangan yang lebih pantas disebut gudang, setiap hari aku disiksa oleh mereka dan aku harus memuaskan nafsu mereka. Aku ini bukan yeoja yang suci lagi Tae. Semua yang paling berharga di hidupku sudah mereka hancurkan. Makanya waktu itu aku katakana padamu kalau belum seberapa. Aku tahu apa yang kau fikirkan, kau pasti berfikir kalau aku ini sudah sangat gila dengan lebam di sekujur tubuh aku masih bisa mengatakan itu tidak seberapa. Aku benar kan Tae?”

 

“kau benar Haru” jawabku dengan suara yang serak. Aku tidak bisa mengatakan apa-apa lagi. Oh Tuhan betapa menderitanya yeoja ini.

 

“aku mohon kau jangan mencariku lagi, aku hanya membuat onar hidupmu, aku hanya menjadi bebanmu saja. aku tidak mau kau terlibat masalah denganku lagi, oh iya tentang kau yang sudah menyelamatkanku dari gangster itu aku sangat berterimakasih. Ku harap kau mau melakukannya untukku. Aku tidak ma kau menjadi terluka gara-gara yeoja gila seperti aku ini”

 

“apa maksudmu? Kau tidak membebaniku Haru. Aku akan menghajar semua orang yang berani menyakitimu. Aku senang bisa melindungimu”

 

“Tae, kau itu terlalu naif ata apa sih? Aku akan pergi jauh dari kehidupanmu Tae. Kembalilah kemasa kita saling tidak mengenal. Kalau nanti takdir mempertemukan kita, aku akan menunggu waktu itu Tae. Gomawo sudah menyelamatkan nyawaku. Oh iya tentang yang kau katakana waktu itu, aku akan selalu mengingatnya. Kau mengatakan bahwa aku harus menjalani hidup dengan ikhlas dan sabar, aku selalu mengingatnya Tae”

 

“Haru ak..”

 

Belum sempat aku menyelesaikan kalimatku tiba-tiba Haru memotongnya “ah itu Jimin oppa sudah datang. Aku duluan Tae. Sekali lagi terimakasih, selamat tinggal dan sampai jumpa kalau ada kesempatan” Haru melambaikan tangannya kemudian masuk mobil Jimin dan pergi meninggalkanku sendirian.

 

Oh iya aku baru ingat yang dikatakan Namjoon hyung waktu itu. Apa namja yang dimaksud oleh Namjoon hyung adalah Jimin? Kalau itu benar, aku sangat iri dengan Jimin. Dia bisa menjadi tempat bersandar Haru di saat di sedih. Aku sangat ingin menjadi Jimin bertukar raga dengan namja itu. Aku sangat mencintai Haru dan beberapa menit yang lalu dia memintaku untuk kembali ke masa aku tidak mengenalnya. Bagaimana bisa aku melakukan itu? Aku sudah terlalu jatuh hati pada yeoja gila itu. Oh Tuhan, kalau kelak dia memang jodohku, kisahku ini pasti menjadi kisah yang rumit dan menarik untuk di ceritakan. Tenatang bagaimana aku bertemu dengannya, menjalani rintangan yang sekarang ini dan apa yang membuat kami bertemu lagi kemudian menjadi bersama untuk selamanya. Oh sepertinya aku terlalu banyak berkhayal. Kalau memang dia jodohku, kelak akan bersama lagi dan kalau dia memang bukan jodohku tolong segera hilangkan perasaan ini terhadapnya.

 

-Kim Taehyung POV End-

 

-o0o-

 

-Author POV-

 

“omo, aku tertidur rupanya” ucap Haru.

 

Haru mengambil ponselnya dan menelepon seseorang di seberang sana.

 

“oppa jemput aku, aku di halte dekat sungai Han”

 

“…………………”

 

“cepatlah, aku sudah hampir beku”

 

“………………………”

 

“emh… kututup”

 

Haru menutup sambungan teleponnya dan kembali bersandar di tiang penyangga sambil memejamkan matanaya. Memori masa kecilnya kembali terputar membuat yeoja itu meneteskan air matanya. Tak berapa lama Haru tertidur kembali.

 

-Author POV End-

 

-o0o-

 

-Park Jimin POV-

 

Aku mengantar Jungkook ke hotelnya, padahal Yoongi hyung sudah menyuruhnya untuk menginap tapi Jungkook tidak mau. Yoongi hyung tidak bisa mengantar Jungkook karena dia harus kembali mengerjakan tugasnya, terpaksa aku yang mengantarkannya.

 

Duuuuttttt…………….

Ponselku bergetar “baiklah, oppa dijalan mengantar Jungkook ke hotel dulu”

 

“……………………”

 

“iya.. iya sebentar kok”

 

“………………….”

 

Sambungan ditutup oleh seseorang diseberang sana.

Setelah mengantar Jungkook aku langsung menuju tempat yang diberitahukan seseorang yang menelponku tadi yang tidak lain adalah Haru.

Aku melajukan mobilku, karena dia bilang kalau dia suudah hampir beku berada disana. Aku khawatir dia sakit.

 

“memangnya ngapain sih? Katanya mau mencari keperluan wanita. Tapi apakah sampai harus mencarinya kesana?” ucapku bingung.

 

Aku terus melajukan mobilku hingga ku lihat sebuah halte yang dikatan Haru di telpon tadi, halte itu dekat ddengan sungai Han dimana lagi kalau bukan halte yang itu. Tapi tunngu, aku melihat ada namja yang bersamanya disana. Siapa namja itu? Aku makin penasaran, kutambah kecepatan mobilku dan berhenti tepat didepan mereka

Omo… bukankah itu Taehyung? Iya benar namja yang bersama Haru saat ini adalah Taehyung, ngapain dia bersama Haru?

Aku membuka pintu mobil untuk Haru.

 

“ah itu Jimin oppa sudah datang. Aku duluan Tae. Sekali lagi terimakasih, selamat tinggal dan sampai jumpa kalau ada kesempatan” ucap Haru kepada Taehyung.

 

Aku melihat raut wajah Taehyung yang terlihat sedih dan kecewa, memangnya apa yang mereka bicarakan? Membuat orang penasaran saja, sebenarnya ada apa antara mereka berdua?

Haru masuk mobilku dan aku langsung melajukan mobilku menuju rumah Yoongi hyung.

 

“Haru, aku ingin tanya sesuatu padamu” ucapku setelah beberapa menit hanya keheningan yang menyelimuti kami berdua di dalam mobil ini.

 

“nanti kalau sudah sampai aku akan bercerita semuanya kepada mu dan Yoongi oppa”

 

“aiissshhhh… jinja? Apa kau ini bisa membaca pikiran orange oh?”

 

“kalau kau mau mengatakah seperti itu, terserah kau saja”

 

“isshhh………”

 

-Park Jimin POV End-

 

-o0o-

 

-Author POV-

 

“Hyung aku khawatir dengan anak itu, dia sekarang tidak ada dirumah” lapor Namjoon kepada Jin lewat pesawat telepon.

 

“mworago? Tidak biasanya dia begitu. Apa kau sudah menghubunginya?”

 

“sudah, tapi tidak dijawab hyung”

 

“aku akan mencoba menghubunginya”

 

Jin menutup sambungan itu dan langsung mencoba menghubungi donsaengnya itu.

 

-o0o-

 

Taehyung masih duduk di halte sambil mencerna kata demi kata yang keluar dari mulut Haru. Dia termenung sendirian tak terasa pendiriannya sebagai namja kuat runtuh, air matanya mengalir begitu saja. ia tidak kuat menahan semuanya, akhirnya dia menangis sesegukkan.

 

“tae?” ucap seorang namja dengan suara yang sangat menenangkan bagi Taehyung, dia adalah Jin.

 

Taehyung buru-buru mengusap kasar air matanya “hyung”

 

“menangislah”

 

“aku tidak menangis kok”

 

“sesekali apa salahnya namja menangis?”

 

Taehyung langsung memeluk hyungnya itu dan mengangis di dada bidang Jin. Sungguh pemandangan yang menggelikan memang diamat orang lain, dua orang namja yang saling berpelukan dan salah satunya menangis didada namja yang satunya, tapi hal itu dilupakan oleh Taehyung dia tidak bisa menahan semuanya.

 

sambil menepuk-nepuk bahu Taehyung “menangislah sepuasmu dan setelah itu kau harus bercerita kepadaku” ucap Jin.

 

“hyung, dia pergi”

 

Jin tidak bisa berkata apa-apa dia bingung apa yang harus dikatakannya kepada adiknya ini.

 

“hyung, aku sangat mencintainya. Aku benci dia bersama orang lain. Aku tidak suka ini”

 

Taehyung terus mengadu kepada Jin dan Jin hanya mendengarkannya tanpa memberi tanggapan apapun. Jin yakin kalau saat ini Taehyung haya perlu pendengar bukan pemberi solusi.

 

-o0o-

 

Ahrin yang heran melihat Namjoon yang terlihat sedang cemas “yak, kau kenapa?” ucapnya.

 

Namjoon tersadar dari lamunanya “yak! Kau mengagetkanku saja”

 

“kau yang melamun. Ada apa?”

 

“aku khawatir dengan Taehyung. Di belum pulang juga”

 

“ya ampun, ya biasa lah anak muda pulang malam”

 

“ani, sekarang ini keadaannya tidak baik”

 

“maksudmu?”

 

“kau kan tahu kalau dia menyukai Haru”

 

“ah, benar apa ada kabar dari haru?”

 

“aku tidak tahu kabarnya”

 

“diaman dia sekarang, bukankah dia bilang kalau dia tidak punya rumah lagi?”

 

“ya benar, tapi terakhir ku lihat dia bersama seorang namja dan dia langsung memeluk namja itu. Ku rasa sekarang dia bersama namja itu”

 

“emm… hya aku pulang”

 

“Ahrin tunggu” cegat Namjoon.

 

Ahrin berbalik “mwo?”

 

“maukah kau menjadi yeojachinguku? Ah ani kau harus menjadi yeojaku”

 

“MWO?!” teriak Ahrin tak percaya.

 

“kubilang kau harus menjadi yeojaku”

 

“hya.. apa-apaan ini. kau sedang menembakku?”

 

“mungkin” jawab Namjoon singkat nan cuek.

 

“MWO? Hya kau ini lucu sekali, bagai mana mungkin kau menembak seorang yeoja dengan cara seperti ini eoh? Seharusnya kau membawaku sebuah tempat yang romantic dan menembakku dengan cara yang halus. Bukan seperti sekarang ini”

 

“pokoknya kau harus menjadi yeojaku”

 

“YAK!” Ahrin menendang tulang kering Namjoon.

 

“ah.. appo” ringis namja itu sambil memegangi kaki sebelah kirinya.

 

Cup…..

Ahrin mencium sekilas bibir Namjoon. Sukses membuat Namjoon membulatkan matanya tak percaya dengan yang barusan Ahrin lakukan pada bibirnya.

 

“saranghae Namjoon oppa” ucap Ahrin dengan senyuman yang mengembang, dia merasa kemenangan karena sukses membuat Namjoon melongo.

 

“nado saranghae” jawab Namjoon.

 

Namjoon mendekati Ahrin dan mendekatkan wajahnya ke wajah Ahrin dan membuat yeoja itu menutup matanya rapat-rapat.

 

“hya apa yang kau pikirkan saat ini?” ucap Namjoon jahil.

 

“YAK!!” Ahrin kesal.

 

Namjoon memeluk pinggang ramping milik yeoja yang baru beberapa menit yang lalu resmi menjadi yeojachingunya.

 

-o0o-

 

“kami pulaaang….” Seru Jimin kepada seisi rumah Yoongi.

 

“dari mana saja?” tanya Yoongi.

 

“oppa aku mau bicara”

 

“bicaralah”

 

“aku mau sekolah lagi oppa” ucap Haru.

 

“akhirnya, kau mau juga sekolah. Baiklah aku akan mengurus semuanya. Kau harus ikut paket dan setelah itu kau mau kuliah dimana?”

 

“menurut oppa?”

 

“kau mau kuliah jurusan apa?”

 

“emmm…. Fashion mungkin?”

 

“hya ternyata uri wol tertarik didunia fashion” ucap Jimin setelah beberapa saat diam.

 

“yak. Apa salahnya”

 

“baiklah, kalau begitu ke Paris?” ucap Yoongi melerai debat keduanya.

 

“apa? Paris?” Jimin kaget.

 

“jauh sekali”

 

“disana bagus” ucap Yoongi.

 

“terserah oppa saja, yang penting aku tidak mau bertemu dengan Taehyung lagi”

 

“Taehyung” tanya Yoongi.

 

“nde oppa. Sebenarnya dulu setelah orang tuaku dihukum mati aku di bawa paksa oleh gangster dan aku dikurung di sebuah ruangan yang lebih pantas dikatakan gudang selama beberapa tahun, hingga akhirnya gangster itu ditangkap di markas dan ada polisi yang menemukanku disana. Selama beberapa tahun itu aku disiksa, dimainkan sepuas mereka, aku harus menjadi pemuas nafsu mereka. Maaf kan aku karena mengatakan hal ini sekarang”

 

“maaf kan aku” pinta Jimin.

 

Haru memandang Jimin “sudahlah jangan diungkit lagi masalah yang itu”

 

Jimin tertunduk lesu “emmmm…”

 

“Setelah polisi itu menemukanku dia membawaku ke rumah sakit dan aku dirawat setelah aku keluar dari sana aku mencari pekerjaan dan beruntung ada lowongan untukku menjadi seorang cleaning service di sebuah hotel. Hingga hari itu aku sudah tidak tahan lagi menahan semua penderitaan, aku memutuskan untuk bunuh diri dari atap hotel itu, tapi gagal. Taehyung dan Namjoon menolongku. Mereka membawaku ke rumah Taehyung. Setelah itu aku kembali ingin bunuh diri, lagi-lagi mereka menyelamatkanku. Setelah sekian lama aku tidak tersenyum dan hampir tidak tahu bagaimana caranya tersenyum, aku akhirnya tersenyum dan orang yang mengukir itu adalah Taehyung. Aku tinggal dengannya, namun hari itu nyonya Kim datang dan mengatakan hal-hal yang sangat menyakitkan bagiku. Aku kabur dari rumah Taehyung dan aku bertemu kalian di sungai Han waktu itu”

 

“begitu rupanya”

 

“aku bukan yeoja yang bersih oppa, aku minta maaf. Sekarang terserah kalian mau apakan aku”

 

“apa yang kau katakana itu hah? Aku tetap akan menjagamu Haru”

 

“gomawo oppa”

 

“sudah istirahat sana” titah Yoongi.

 

-o0o-

 

Jin mengikuti Taehyung dengan motornya menuju rumah Taehyung.

 

“kemana saja kau ini?” ucap Namjoon seketika Taehyung masuk ke dalam rumah.

 

Taehyung tidak menghiraukan Namjoon, dia langsung pergi kekamarnya.

 

“apa yang terjadi?” tanya Namjoon penasaran.

 

Jin menuju sofa dan duduk di sana “sepertinya mereka benar-benar tidak punya harapan untuk bersama”

 

Namjoon menghampiri Jin dan ikut duduk di seberang Jin “ah benarkah? dia pasti sangat terpukul”

 

-o0o-

 

.

.

.

1 tahun kemudian

.

.

.

 

Satu tahun sudah berlalu, sudah banyak yang berubah.

Haru kini lulus dan bisa meneruskan ke perkuliahan setelah satu tahun mengejar ketinggalan dengan mengambil sekolah paket. Yoongi dan Jin sudah lulus kulian, kini keduanya punya pekerjaan masing-masing, Yoongi bekerja sebagai Produser dan Jin yang kini menjadi manager di perusahaan milik keluarganya. Jimin, Jungkook dan Hoseok yang kini semakin dekat dengan cata-cita mereka untuk menjadi dancer dan penyanyi terkenal. Kini mereka sudah mengikuti training, sebentar lagi mereka akan debut. Mereka menjadi boygrup dibawah naungan big hit intertaiment yang diproduseri oleh Yoongi. Jimin sebagai lead vocal  dan main dancer, Jungkook sang maknae sebagai leader, Vocal dan main rapper, terakhir Hoseok sebagai lead Rapper dan lead dancer. Rapmon kini masih sama dengan yang dulu, dia masih menjadi asisten dosen dan hubungannya dengan Ahrin semakin lengket saja sedangkan hubungan Hoseok dengan Yana sudah lama berakhir karena kesibukan Hoseok. Lalu bagaimana dengan Taehyung?

 

-o0o-

 

 

“hyung aku lelah sekali” rengek Jimin kepada Hoseok.

 

“aku juga”

 

“hyung, besok kan kita libur. Bagaimana kalau kitajalan-jalan?” usuk Jungkook.

 

“benar juga ya. Sana kau minta izin dengan Min PD-nim”

 

“kalian mau kemana?” tiba-tiba Yoongi datang ditengah-tengah mereka.

 

“besok kan libur jadi, kami ingin jalan-jalan” jawab Hoseok yang punya nama panggung J-Hope.

 

“bagai mana kalau kita berkumpul dengan teman-teman?”

 

Jungkook menyetujuinya “ah benar juga, aku sudah lama tak bertemu dengan Jin hyung”

 

“apa aku boleh membawa Haru?” tanya Yoongi.

 

“bawa saja hyung” jawab Jimin.

 

Tentu saja Jimin membolehkan, dia juga sangat ingin bertemu dengan Haru. Setelah dia lulus sekolah paket dia tidak pernah datang menemui mereka di dorm lagi.

 

-o0o-

 

“hyuung… ambilkan itu untukku” pinta seorang anak.

 

“ini bolamu?” tanya seorang namja.

 

“iya”

 

“apa aku boleh ikut main?”

 

“iya boleh”

 

Namja itu ikut membaur dengan anak-anak bermain bola hingga terlupakan akan hal yang harus dia lakukan.

 

“OMO!” namja itu menepuk jidatnya sendiri seketika mengingat tujuannya keluar rumah.

 

-o0o-

 

 

“aduh kenapa sampai lupa sih?” ucap namja itu sambil melap keringatnya akibat ikut bermain bola dengan anak tadi.

 

Namja itu langsung menuju tempat yang sudah dijanjikan akan bertemu dengan beberapa orang disana.

 

“akhirnya kau datang juga” seru Jin seketika melihat namja itu masuk ke dalam kafe.

 

“maaf, aku lupa tadi. Keasikkan main bola dengan anak-anak”

 

“kebiasaan otak idiotmu itu kembali kambuh rupanya” ledek Namjoon.

 

Namja itu adalah Taehyung, siapa lagi yang punya otak seperti itu diantara mereka selain taehyung? Ketujuh namja sudah berkumpul tinggal menunggu satu orang lagi.

Mereka saling bercerita pengalaman selama akhir-akhir ini, karena mereka sangat susah untuk bisa kumpul seperti ini. Apalagi Jin dan ketiga namja idol itu mereka sama sibuknya.

Kenapa mereka bisa akrab dan bahkan bisa dibilang bersahabat? Seperti yang sudah diketahui kalau Yoongi dan Jimin memang dekat sedari kecil, lalu Hoseok sekelas dengan Jimin itu membuat ketiga namja itu akrab. Lalu Jungkook, jimin dan Yoongi mengenalnya dari ayah Yoongi, dia anak rekan kerja ayah Yoongi dan Jungkook sering menemui mereka berdua. Taehyung, Namjoon, Jin dan Hoseok mereka bersahabat sejak Taehyung kecelakaan lalu kenapa ketujuhnya saling mengenal? Jin berteman dengan Yoongi dan seperti yang kalian tahu Hoseok mengenal Jimin dan sahabat geng Jin dan karena sering bertemu merea menjadi akrab dan akhirnya memang disengajakan bertemu.

Disisi lain dari kafe itu seorang yeoja baru sampai dan mencari-cari seseorang yang mengundangnya kesana. Yeoja itu adalah Haru, dia mencari-cari Yoongi dan setelah ditemukannya dia menuju kesana tapi setelah melihat sosok namja yang sangat ia hindari ia mengurungkan niatnya dan memalingkan tubuhnya lalu berjalan pergi.

 

Belum sempat Haru keluar dari kafe itu “WOL-i?!” teriak seseorang kepadanya dan itu bisa ditebaknya kalau itu adalah suara Jimin.

 

“ayooo…” Jimin menghampiri Haru dan memaksanya untuk gabung.

 

“chim.. aku tidak mau, kau tahu kan?”

 

“sudah lupakan itu” Jimin memaksa Haru dan mendudukkannya di kursi samping kursinya.

 

Haru tidak berani memandang Taehyung begitu juga dengan Taehyung. Karena merasa gugup Haru meminta izin untuk ke toilet.

Haru membasuh wajahnya dan berdiam selama beberapa menit untuk menenangkan hati dan otaknya. Haru keluar dari loilet.

 

Greebbb….

Seseorang tengah memegang lengannya. Haru menengok ada sebelah tangan yang mencegatnya dan tangan itu milik Taehyung.

 

“dengarkan aku dulu” ucap Taehyung.

 

“mau apa kau?”

 

“Haru aku sangan merindukanmu. Aku mencintaimu”

 

“Taehyung, lepaskan aku. Atau aku akan teriak?” Haru mengancam.

 

“tolong jawab aku”

 

“AKU TIDAK MENYUKAIMU. Sekarang lepaskan aku”

 

“sekali lagi, katakana kalau kau benar-benar tidak mencintaiku”

 

“AKU TIDAK MENCINTAIMU TAEHYUNG”

 

Taehyung melepaskan cengkraman jari tangannya dari lengan Haru dan Haru pergi meninggalkan Taehyung. Tak berapa lama Taehyung bisa mengatur emosinya dan keluar kembali ke tempat duduknya.

 

“lama sekali” ucap Jin.

 

“ah perutku sakit hyung” jawab Taehyung bohong sambil memegangi perutnya yang tidak sakit.

 

“eemmhhh… mau minum obat?”

 

“tidak perlu hyung. Oh iya Jimin mana?”

 

“aah… dia mengantar Haru, katanya Haru ada urusan mendadak” jawab Yoongi.

 

-o0o-

 

“kau mau kemana?” tanya Jimin.

 

“antar kerumah saja, aku juga harus bersia-siap untuk keberangkatan besok”

 

“ya ampun.. waktu cepat sekali berlalu kini kau harus meninggalkanku lagi”

 

“ani tidak ada kata ‘lagi’ kau yang meninggalkanku waktu itu dan sekarang aku yang akan meninggalkanmu oppa” jawab Haru sambil mendekatkan wajahnya ke wajaha Jimin.

 

“issh… anak ini”

 

-o0o-

 

Setelah selesai kumpul dengan sahabat-sahabatnya dan setelah sekian lama ia tidak melihat Haru tadi dia kembali bertemu dengan Haru. Namun ungkapan Haru membuatnya sedih dan sekarang pikirannya sedang kaca hingga ia tidak sengaja menabrak seorang yang terlihat seorang preman yang sedang mabuk.

 

Bukkk……

Preman itu menghajar Taehyung tepat di rahangnya dan mengakibatkan sungai merah dadakan di sudut bibir Taehyung.

 

Buukkk…

Preman itu kembali menukulnya, kini sasarannya adalah perut. Taehyung tidak melawan preman itu.

 

Buuuukkkk….

Sreekkk………

 

“Akhhhh………”

Taehyung ambruk tak sadarkan diri.

 

-o0o-

 

-Author POV End-

 

-o0o-

 

-Go Haru POV-

 

‘kenapa aku harus bertemu dengan dia lagi sih’ batinku.

 

Aku kembali mengemasi bajuku. Besok aku akan berangkat ke Perancis untuk mengambil kulian Fashion disana. Jam 7 pagi aku sudah berangkat jadi harus buru-buru berkemas.

Aku kembali teringat dengan apa yang Taehyung katakana padaku tadi siang di toilet kafe itu.

 

“tae seandainya besok kau menahanku untuk jangan pergi, aku akan membatalkan penerbanganku”

 

Sebenarnya aku juga mencintai Taehyung. Tapi aku tidak mau dia terluka akibatku, aku tidak mau dia dalam masalah kalau seandainya gangster itu menemukanku lagi. Aku juga tidak mau Taehyung bertengkar dengan eommanya. Eomma itu sangat membenci keluargaku. Dulu karena ayahku bangkrut aku ikut membantu eomma bekerja dirumah keluarga Kim dan hinggau suatu hari aku dituduh mencuri perhiasan nyonya Kim. Aku dan eommaku dipecat oleh keluarga kim dan penderitaan tak berakhir disitu saja, entah mengapa sekoper yang isinya narkoba ada dirumah kami, polisi menemukan itu dan orang tuaku dituduh penyeludup dan mereka dihukum mati sedangkan aku, aku dibawa gangster itu. Dan sejak itulah nyonya Kim bertambah membenci aku dan keluargaku.

 

-Go Haru POV End-

 

-o0o-

 

-Author POV-

 

Taehyung mulai membuka watanya dan mengejapkannya beberapa kali.

 

“kau sudah bangun?” tanya Namjoon.

 

Taehyung mencoba bangun “akhh…”

 

“jangan bergerak dulu, perutmu itu baru saja mendapatkan jahitan”

 

“apa? Jahitan?” taehyung langsung melihat perutnya yang terbungkus perban.

 

“apa yang terjadi?” tanya Namjoon dan Jin penasaran.

 

Taehyung berfikir “saat ituuu… *falsh back* / Buuuukkkk seorang namja memukulku ….Sreekkk / ada seseorang yang menghajarku dan akhirnya dia menggunakan pisaunya. Sepertinya dia mabok hyung”

 

“istirahatlah” pinta Jin.

 

Taehyung menuruti perintah Jin

 

-o0o-

 

@Airport

 

“panggilan terakhir kepada penumpang dengan no penerbangan 126, segera me-“

 

“itu panggilan terakhir untuk mu” ucap Yoongi kepada Haru.

 

“ah, baiklah selamat tinggal oppa. Sering-sering berkunjung yaa” melambaikan tangan.

 

“yaa daaahh…”

 

Yoongi melihat Haru masuk sampai punggung yeoja itu tak bisa dilihat oleh matanya lagi.

 

“aku kira kau akan mencegahku pergi Tae. Karena ini aku akan semakin mantap pergi jauh darimu dan jangan pernah lagi menemuiku” ucap Haru.

 

-o0o-

 

Yoongi pulang, ah tidak sebenarnya kembali bekerja. Dia memasuki ruang latihan

 

“hyung dia sudah berangkat?” tanya Jimin.

 

“emh.. baru saja”

 

“emmm…” Jimin kembali berlatih dance.

 

Jimin tidak bisa mengantar Haru, dia harus pergi ke sebuah acara music dan setelah kembali beristirahat sebentar mereka kembali berlatih.

 

-o0o-

 

Jin selesai menerima telpon dari Yoongi dan ia menghampiri Taehyung yang sedang makan.

 

“Tae dia sudah berangkat”

 

“siapa yang berangkat?” tanya Taehyung dengan tak tahu menahu.

 

“Haru”

 

“MWO? Akhhh….” Taehyung terkejut dan membuat lukanya sakit.

 

“tadi yoongi menelpon, katanya Haru baru saja berangkat ke Perancis. Dia akan kuliah disana”

 

“kenapa kalian tidak mengatakan itu padaku?”

 

“sebenarnya aku ingin mengatakannya tapi kau…”

 

Taehyung mengacak rambutnya “aaakkkhh….. sial” kesal.

.

.

.

To Be Continued…

.

.

.

A/N

Emmmm…. Chapter ini percepat alurnya. Hihi… itu Taehyung kena bacok(?), kasian banget ya. Seandainya dia tau kalau Haru akan berangkat ke Prancis, dia pasti akan menahan Haru dan kata Haru kan dia bakal ngebatalin penerbangannya. Seandainya itu terjadi mereka bisa berakhir bahagia secepatnya, tapi author berkehendak lain chingu *lupakan*.

Gomawo sudah baca ff aku…. Tinggalkan kritik dan saran kalian juyesyo. Annyeong. Sampai jumpa di chapter 8 chinguuu…….

FF/ MY CRAZY YEOJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 6


6

Title                         : My Crazy Yeoja (Chapter 6)

Author                     : Yeonwo / @Ayaliana

Cast                         : Go Haru (Oc), Kim Taehyung (BTS)., Park Jimin (BTS), Min Yoongi (BTS), Kim Seokjin (BTS), Jeon Jungkook (BTS), Jung Hoseok (BTS), Kim Namjoon (BTS).

Genre                      : Angs, Hurt/Comfort, Crime, Tragedy, Romace, Friendship.

Rating                      : T

Length                     : Chaptered

Disclimer                : 안녕하세요…. Apabila ada kemiripan alur cerita, karakter, latar atau apapun, itu hanya kebetulan saja. Tinggalkan jejak kalian chingu, saran dan kritik kalian akan sangat membantu author di chapter selanjutnya. Selamat membaca…. J

TYPO AKAN BERTEBARAN DIMANA-MANA CHINGU, MIANHAE J.

***

Continue reading

FF/ MY CRAZY YEOJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 5


5

Title    : My Crazy Yeoja (Chapter 5)
Author     : Yeonwo
Cast    : Kim Taehyung (BTS), Go Haru (Oc), Park Jimin (BTS), Min Yoongi (BTS), Kim Seokjin (BTS), Kim Namjoon (BTS), Jeon Jungkook (BTS), Jung Hoseok (BTS), Dll.
Genre    : Angs, Hurt/Comfort, Crime, Tragedy, Romace, Friendship.
Rating     : T
Length    : Chapter
Disclimer    : 안녕하세요…. Apabila ada kemiripan alur cerita, karakter, latar atau apapun, itu hanya kebetulan saja. Tinggalkan jejak kalian chingu, saran dan kritik kalian akan sangat membantu author di chapter selanjutnya. Selamat membaca….
TYPO AKAN BERTEBARAN DIMANA-MANA CHINGU, MIANHAE .
***
-Chapter 5-

 

 

Continue reading

FF/ MY CRAZY YEOJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 4


4..

[BTS FF Freelance] – My Crazy Yeoja (Chapter 4)

Title                         : My Crazy Yeoja

Author                     : Yeonwo / @Ayaliana

Cast                         : Kim Taehyung (BTS), Go Haru (Oc), Park Jimin (BTS), Kim Namjoon (BTS), Min Yoongi (BTS), Shin Ahrin (Oc), Jung Hoseok (BTS), Ahn Yana (Oc), Dll.

Genre                      : Angs, Hurt/Comfort, Romace, Friendship.

Rating                      : T

Length                     : Chapter

Disclimer                : 안녕하세요Apabila ada kemiripan alur cerita, karakter, latar atau apapun, itu hanya kebetulan saja. Tinggalkan jejak kalian chingu, saran dan kritik kalian akan sangat membantu author di chapter selanjutnya. Selamat membaca…. J

TYPO AKAN BERTEBARAN DIMANA-MANA CHINGU, MAAF J.

***

 

 

Continue reading

FF/ MY CRAZY YEOJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 3


3.

Title                         : My Crazy Yeoja (Chapter 3)

Author                     : Yeonwo / @Ayaliana

Cast                         : Kim Taehyung (BTS), Go Haru (Oc), Kim Namjoon (BTS), Shin Ahrin (Oc), Jung Hoseok (BTS), Ahn Yana (Oc), Dll.

Genre                      : Angs, Hurt/Comfort, Crime, Tragedy, Romace, Friendship.

Rating                      : PG-17

Length                     : Chaptered

Disclimer                : 안녕하세요Apabila ada kemiripan alur cerita, karakter, latar atau apapun, itu hanya kebetulan saja. Tinggalkan jejak kalian chingu. saran dan kritik kalian akan sangat membantu author kedepannya. Selamat membaca…. J

TYPO AKAN BERTEBARAN DIMANA-MANA, MAAF J.

***

 

Continue reading

FF/ MY CRAZY YEOJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 2


2

Title                         : My Crazy Yeoja (Chapter 2)

Author                     : Yeonwo

Cast                         : Kim Taehyung (BTS ), Go Haru (Oc), Kim Namjoon (BTS), Shin Ahrin (Oc), Jung Hoseok (BTS), Ahn Yana (Oc), Dll.

Genre                      : Angs, Hurt/Comfort, Romace, Friendship.

Rating                      : T

Length                     : Chapter

Disclimer                : 안녕하세요…. FF ini asli dari otak author. Maaf alurnya gak jelas dan ngebingungin. Apabila ada kemiripan alur cerita, karakter, latar atau apapun, itu hanya kebetulan saja. Tinggalkan jejak kalian chingu, saran dan kritik kalian akan sangat membantu author kedepannya. Selamat membaca…. J

TYPO AKAN BERTEBARAN DIMANA-MANA, MAAF.

***

 

 

Continue reading