FF/ MY CRAZY YEOJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 8


8.jpg

[BTS FF Freelance] – My Crazy Yeoja (Chapter 8)

Title                         : My Crazy Yeoja (Chapter 8)

Author                     : Yeonwo / @Ayaliana

Cast                         : Kim Taehyung (BTS), Go Haru (Oc), Park Jimin (BTS), Min Yoongi (BTS), Kim Seokjin (BTS), Jeon Jungkook (BTS), Jung Hoseok (BTS), Kim Namjoon (BTS), Shin Ahrin (OC).

Genre                      : Angs, Hurt/Comfort, Crime, Tragedy, Romace, Friendship.

Rating                      : T

Length                     : Chaptered

Disclimer                : 안녕하세요…. Apabila ada kemiripan alur cerita, karakter, latar atau apapun, itu hanya kebetulan saja. Tinggalkan jejak kalian chingu, saran dan kritik kalian akan sangat membantu author di chapter selanjutnya. Selamat membaca…. J

TYPO AKAN BERTEBARAN DIMANA-MANA CHINGU, MIANHAE J.

***

 

Repeat

 

“tadi yoongi menelpon, katanya Haru baru saja berangkat ke Paris. Dia akan kuliah disana”

 

“kenapa kalian tidak mengatakan itu padaku?”

 

“sebenarnya aku ingin mengatakannya tapi kau…”

 

Taehyung mengacak rambutnya “aaakkkhh….. sial” kesal.

 

-Chapter 8-

 

-Author POV-

 

Hoseok, Jimin dan Jungkook malam ini kembali melakukan aktifitas mereka dalam dunia hiburan. Mereka melakukan promosi album terbaru.

 

“hyung aku gugup” rengek Jimin ke Hoseok.

 

“aku juga” jawab Hoseok.

 

Jungkook yang sebenarnya juga merasa gugup dia memilih untuk menutupinya, karena dia itu leader “hya hyung, kita harus melakukan yang terbaik malam ini” dibalas anggukkan dari Jimin dan Hoseok.

 

“lima menit lagi kalian harus masuk” ucap seorang kru.

 

“nde” jawab Jimin, Jungkook dan Hoseok serentak.

 

-o0o-

 

Jin mendekati Taehyung “Tae, kau sungguh mencintainya?” tanya Jin.

 

“entahlah hyung, aku tidak tahu. Aku akan belajar melupakannya” jawab Taehyung dengan kepala yang tertunduk lesu.

 

“emh… pasti banyak yeoja yang lebih baik dari dia”

 

“tentu saja hyung” jawab Taehyung lagi dan tetap tidak berani memandang Jin.

 

Jin mengelus surai Taehyung dengan lembut “Tae, jodoh sudah ditentukan oleh Tuhan. Tapi, bukan berarti kau tidak perlu berusaha mencari jodohmu. Kau harus berusaha mencarinya, memperjuangkannya dan kalau kau sudah mendapatkannya kau harus menjaganya” ucapnya.

 

“emh, aku akan mengingatnya hyung” jawab Taehyung pasti diikuti dengan senyuman khasnya.

 

“aigooo… kalian ini” ucap Namjoon yang tak tahan melihat pemandangan didepannya.

 

Taehyung kesal “WAE?!”

 

“Hya TAEHYUNG kau tidak papa?” tanya seorang yeoja tiba-tiba.

 

“ah, kau mengagetkanku saja. kalau aku jantungan bagaimana? Kau bisa membunuhku” ucap Taehyung kesal.

 

Yeoja itu menghampiri Taehyung “mian. Apa itu sakit?” menunjuk perut Taehyung yang terbalut perban.

 

“pertanyaan macam apa itu?” ucap Namjoon.

 

“YAK!!!” yeoja itu kesal dan memukul perut Namjoon.

 

“ah appo..” ringis Namjoon sambil memegangi perutnya.

 

“rasakan itu” ucap yeoja itu dengan senyuman yang penuh dengan kemenangan.

 

Jin yang melihat itu hanya bisa tertawa kecil. Bingung ada yeoja yang seperti itu.

 

“Hya kalian itu pasangan yang aneh” hina Taehyung.

 

Pasangan yang dimaksud Taehyung adalah Namjoon dan Ahrin. Ya yeoja itu adalah Ahrin. Sebelumnya Namjoon memberitahukan yeojanya itu kalau Taehyung sedang dirawat.

 

“isshhh… dasar alien. Mendingan kami, dari pada kau” dengus yeoja itu.

 

“…” Taehyung hanya bisa mempoutkan bibirnya.

 

 

-o0o-

 

“excuse me” ucap Haru kepada seorang yeoja yang berada di sebelahnya.

 

“hey, are you Korean?”

 

Haru menjawabnya dengan gerakan kepala yang berarti ‘iya’.

 

“annyeonghaseyo, siapa namamu?”

 

“oh, kau bisa berbahasa Korea? Joneun Haru imnida, Go Haru”

 

“aku Shintya, apa kau seorang mahasiswi?”

 

“ya, aku mahasiswi baru di univ P”

 

“ahhh… aku juga seorang mahasiswi, tapi aku di kedokteran”

 

“benarkah? waah itu sangat mengagumkan. Aku selalu kagun dengan hal yang berkaitan dengan kedokteran”

 

“kenapa masuk di univ P? disana kan fashion?”

 

“ya, aku juga tertarik di dunia fashion”

 

“aah…”

 

“….” Haru tersenyum.

 

“ah aku harus pergi, semoga kita bertemu lagi ya” ucap Shintya.

 

“hemmm… aku lapar, sebaiknya cari makanan dulu deh baru kesini lagi” ucap Haru pelan hingga hanya dirinya saja yang bisa mendengar ucapannya.

 

Haru beranjak dari taman itu untuk mencari makanan. Banyak sekali pilihan makanan yang Haru temukan di sana, dia bingung harus membeli yang mana.

 

“haruskah aku yang mengambilkan untukmu?” seru seorang yeoja dari belakang Haru.

 

Haru menoleh kebelakang untuk mencari tahu siapa yeoja yang berbicara dengannya “Yana?”

 

“sudah lama ya tidak bertemu” ucap Yana sambil tersenyum manis.

 

“waahh… aku tidak menyangka akan bertemu denganmu disini. Apa yang kau lakukan disini?”

 

“aku meneruskan kuliahku disini. Karena appaku bekerja di kota ini”

 

“ah benarkah?”

 

Yana mengambil seiris daging untuk lauk makannya “apa kau sedang berlibur?”

 

Haru menengok Yana “tidak, aku disini untuk kuliah”

 

“benarkah?” Yana terkejut.

 

“emh…”

 

“kajja kita makan di sana”

 

Haru mengikuti Yana. Mereka duduk di sebuah kursi dipojokkan. Mereka langsung menyantap makanan masing-masing tanpa banyak bicara. Setelah selesai makan Yana menganjak Haru jalan-jalan dan Haru menerimanya.

 

“Haru bagaimana kabar anak-anak?” Yana bertanya karena penasaran.

 

“kabar anak-anak apa kabar Hoseok oppa?” ejek Haru.

 

“a..aah kau ini bicara apa. Aku ingin menanyakan kabar anak-anak bukan namja itu” jawab Yana gelagapan.

 

“tapi Hoseok oppa kan masuk daftar”

 

“aaah… terserah kau saja lah” jawab Yana malas.

 

“mereka baik-baik saja kok”

 

Yana menganggukkan kepalanya “emmh…”

 

“bagaimana dengan hubunganmu dan Taehyung?  Terakhir kulihat saat kau dirawat di rumah sakit waktu itu, dia sangat mencemaskanmu. Aku yakin dia menyukaimu. Apa kalian berpacaran?”

 

“apa yang kau katakana? Aku tidak ada apa-apa dengannya”

 

“aigoo… apa kalian sedang bertengkar?” tanya Yana penasaran sambil mencubit-cubit pinggang Haru.

 

-o0o-

 

Taehyung tertidur dengan pulasnya, Jin yang menjaganya dapat melihat raut wajah Taehyung yang sedang sedih. Dia tahu pasti keadaan anak ini, memang kelihatannya dia sakit akibat lukanya itu, tapi sebenarnya ada hal yang membuatnya terlihat lebih sakit lagi. Hati. Ya hatinya sedang terluka. Dia gagal mendapatkan yeoja yang selama ini dia cintai. Sekarang yeoja itu malah pergi lebih jauh lagi dari dirinya.

Sudah sekitar satu tahun ini Taehyung mencintai Haru. Taehyung sangat berharap bisa mendapatkan hati yeoja pujaannya itu, tapi banyak rintangan yang harus ia hadapi. Dimulai dari eommanya sendiri sampai yeoja itu sendiri. Selama kurang lebih setahun juga Taehyung mencoba untuk melupakannya, tapi semakin ia lakukan semakin dalam cintanya kepada Haru.

Taehyung tidak tahu kalau yeoja itu sebenarnya juga mencintainya. Hanya saja yeoja itu tidak mau Taehyung terluka akibat dirinya yaqng berada di sisi Taehyung. Yeoja itu beranggapan kalau dia hanya memawa sial kepada Taehyung.

.

.

.

6 bulan kemudian

.

.

.

Selama enam bulan Haru berada di Perancis dan selama itu dia tidak pernah balik ke Korea, karena tugas-tugas kuliahnya yang bertumpuk. Karena kelelahan Haru sering tidur di sembarang tempat, bahkan dia sering tidur di lantai dengan dikelilingi kertas-keras designnya.

 

-Author POV End-

 

-o0o-

 

-Go Haru POV-

 

Aku berjalan diterotoar menyusuri jalanan ramai kota. Kulihat ada seorang namja yang sangat aku kenal di seberang sana, dia terlihat sedang melambai-lambaikan tangannya kepadaku. Namja itu berlari ke arahku, aku tetap diam diposisiku.

 

Tiiiiiiiittttttttttttt…………

Suara kelapson mobil memekiki telingaku.

 

Bukkkk……….

Mobil itu menabrak namja yang aku lihat tadi.

 

“TAEHYUUUUNG………….” Teriakku.

 

Aku langsung menghambur menembus kerumunan orang-orang untuk bisa menemukan namja itu. Aku berhasil menembus kerumunan. Kulihat aspal disekitar tubuhnya sudah berlumuran darah segar yang berasal dari kepala Taehyung. Tubuhku bergetar hebat melihat keadaan Taehyung sekarang ini.

 

Aku langsung meraih tubuhnya dan mendekapnya. “Tae… hyung kumohon kau bang…uuun…….. hikss..” ucapku terbata-bata kepada Taehyung sambil menepuk-nepuk pipinya.

 

Kulihat Taehyung mulai membuka matanya. “Haruuu” ucapnya dengan suara yang serak.

 

“bertahanlah Tae, sebentar lagi ambulance akan datang. Ku mohon bertahanlah untukku”

 

“saranghae” ucap Taehyung.

 

Aku kembali meneteskan air mataku kini jatuh dipipinya “nado saranghae”

 

Taehyung tersenyum dan gleep… brakk… tubuhnya tiba-tiba tak sadarkan diri.

 

Aku menepuk pipinya kembali “t..tae.. Taehyung..”

 

Oh tidak Tae, apa yang kau lakukan. Kau kenapa? Ku mohon bangunlah. Aku tidak mau kehilanganmu mulai saat ini. aku juga mencintaimu, maaf selama ini aku terus menyangkalnya dan terus menyakitimu.

Ambulance datang. Taehyung diperiksa oleh seorang perawat. Perawat itu menggeleng kearahku. Apa itu? Apa artinya itu? Aku tidak paham ani, aku tidak mau tahu. Tae kumohon bangunlah untukku.

 

“maaf dia sudah tidak tertolong” lapor perawat itu padaku.

 

“a..ani.. itu… itu tidak boleh terjadi. Tae kumohon bangunlah”

 

Seorang perawat menepuk pundakku “nona”

 

“AAAAA…..”.

 

Tiiinngggggg………

Notification dari laptopku berbunyi tanda sebuah e-mail masuk mambuatku  benar-benar terbangun.

 

“OMO! Ternyata hanya mimpi”

 

Sejak kapan aku tertidur?

 

-Go Haru POV End-

 

-o0o-

 

-Author POV-

Tinggg…………

Ada sebuah e-mail masuk kepada Haru.

 

From : Minyoongi@gmail.com

To      : Gowollie@gmail.com

            Kapan kau kembali ke Korea? Aku sudah sangat merindukanmu. Kau tidak lupa denganku kan? Ini kan sudah mulai liburan, aku perintahkan kau harus kembali ke sini.

 

Haru hanya tersenyum-senyum melihat e-mail dari Yoongi. Haru membalas e-mail Yoongi.

 

From : Gowollie@gmail.com

To      : Minyoongi@gmail.com

            Baik oppa, aku akan pulang tunggu aku sebentar lagi. Mana mungkin aku lupa dengan oppa, oppa albinoku ini. hihi

Bagai mana kabar chim chim oppa? Ku harap dia baik-baik saja, karena kulihat dari internet dia sangat sibuk. Kuharap dia makan dengan baik dan beristirahat cukup. Aku khawatir dia sakit lalu mati, setelah itu aku tidak punya orang untuk diajak becanda dan sebagai tempat usilku lagi. Hihihii..

Sampaikan salamku kepada semuanya ya oppa. Sebentar lagi aku akan ada di hadapan oppa kok. Aku sayang oppa. Annyeong, aku mau mengerjakan tugas ku lagi, sedikit lagi selesai.

 

Yoongi menerima e-mail balasan dari Haru. Dia sangat senang karena Haru akan pulang, dia sudah sangat-sanagt merindukan adiknya itu. Yoongi langsung menuju dorm Jimin dan dia akan memberitahukan e-mail Haru kepada Jimin.

 

-o0o-

 

“apa-apaan dia?” dengus Jimin kesal setelah membaca e-mail balasan Haru kepada Yoongi.

 

“hya jangan dimasukkan dalam hati. Kau tahu kan kalau yeoja itu suka becanda. Yang penting dia kan pulang” ucap Yoongi menenangkan Jimin.

 

“kali ini aku maafkan kau Haru sialan” ucap Jimin masih kesal dengan Haru dan Yoongi yang melihat wajah kesal Jimin hanya bisa tertawa.

 

-o0o-

 

“Tae belikan ini ke mini market” suruh Jin sambil menyerahkan daftar belanjaan kepada Taehyung.

 

“aduh hyung, aku malas sekali” tolak Taehyung.

 

Jin mengangkat tangannya siap untuk menjitak dahi Taehyung, tapi usahanya itu gagal karena namja itu langsung mengambil daftar belanjaan di tangan Jin dan berlari keluar meninggalkan Jin menuju mini market.

 

“anak itu benar-benar” ucap Jin kesal.

 

Rencananya Jin mau memasak makan malam untuk mereka. Jin mengambil beras lalu mencucinya kemudian memasaknya. Tak lama Taehyung kembali dengan belanjaan yang ada di daftar belanja Jin tadi.

 

“hyung aku mau bantu” tawar Taehyung dengan suka rela.

 

“tidak perlu. Aku tidak mau kau merusak masakanku, yang ada nanti kita semua akan sakit perut gara-gara kau ikut masak”

 

Taehyung mempoutkan bibirnya. Imut sekali. “dasar” dengusnya.

 

“seperti anak kecil saja” ucap Jin dengan nada yang tidak keras sehingga cuku didengar oleh dirinya sendiri saja.

 

-o0o-

 

Sudah setengah jam Yoongi menunggu Haru di bandara, namun yeoja itu belum terlihat batang hidungnya. Karena akhir-akhir ini dia lumayan sibuk jadi tidak banyak waktu untuk beristirahat, Yoongi memejamkan matanya.

 

“YAK. OPPA!!” Haru mengageti Yoongi.

 

Yoongi yang merasa ada seseorang yang telah membangunkannya dari alam mimpi sontak bangun. “ah kau ternyata. kajja kita pulang”

 

-Author POV End-

 

-o0o-

 

-Go Haru POV-

 

Ah akhirnya aku sampai di Korea. Aku mencari-cari Yoongi oppa katanya dia akan menjemputku, tapi kenapa belum datang juga. Aku duduk di kursi sambil menunggu Yoongi oppa. Tunggu siapa yang tengah tidur disana? Manusia hampir albino dengan kaki yang menurutnya indah, mata sipit dan senyuman manisnya. Bukankah Yoongi oppa? Aku berniat untuk membangunkannya dengan cara mengagetkannya.

 

“YAK. OPPA!!” teriakku di telinga kanannya.

 

Yoongi oppa yang merasa ada seseorang yang telah membangunkannya dari alam mimpi sontak bangun. “ah kau ternyata. kajja kita pulang” ajaknya dan aku mengikutinya.

 

-o0o-

 

Tiiiiiiiittttttttttttt…………

Suara kelapson mobil memekikkan telingaku.

 

Brukkkk……….

Mobil itu menabrak namja yang aku lihat tadi.

 

“TAEHYUUUUNG AWAAASSSS!!!……………………” Teriakku.

 

“Haru… Haruu.. kita sudah sampai” ucap seorang namja padaku dan membuatku terkejut. “wae?” tanya Yoongi oppa heran.

 

“a.. ah.. ani. Apa kita sudah sampai?” Yoongi oppa hanya mengangguk.

 

“ishhh… kenapa aku bermimpi itu lagi sih?”

 

Aku kembali bermimpi hal yang sama seperti saat itu. Aku bermimpi Taehyung tertabrak mobil dan meninggal ditempat. Mimpi yang sangat mengerikan bagiku.

 

-o0o-

 

Malam kembali menyelimutiku, suara binatang-binatang malam menjadi satu-satunya suara yang aku dengar. Aku memandang langit malam dari dalam kamarku. Aku membiarkan jendela kamar terbuka malam ini, supaya aku bisa memandang langit, sayangnya malam ini bulannya belum bulat sempurna. Tapi bintang yang bertabur di sekitarnya memberikan kesan indah. setelah beberapa saat aku terdiam memandang langit, aku turun menuju ruang keluarga. Aku duduk di ruang keluarga bersama Yoongi oppa. Katanya dia bisa menyelesaikan tugasnya dirumah, jadi dia bisa menemaniku. Aku menonton acara musik di salah satu channel tv, kebetulan hostnya Hoseok oppa. Dia terlihat begitu bersinar disana, haha semakin tampan saja dia. Aku jadi ingin menemuinya. Tapi bagaimana dengan Jimin oppa? Apa dia merindukanku?

 

“Haruuuuu………..” seru seorang namja padaku.

 

“OMO?!” kagetku tak percaya dengan apa yang ada di hadapanku sekarang ini. Pemandangan yang begitu indah dan sangat membuatku bahagia. “eomma… lama tak bertemu” ucapku. Aku sengaja tidak mempedulikan namja itu terlebih dahulu. Karena aku merindukan saat-saat dia kesal padaku.

 

“aigoo… putri eomma sekarang tambah cantik dan besar ya” ucap yeoja paruh baya dihadapanku saat ini.

 

“aku dataaaaanggg………….” Seru seseorang lagi padaku dan kembali membuatku terkejut. Dia seorang namja.

 

“OMO?!”

.

.

.

To Be Continued

.

.

.

A/N

Makasih udah baca ff author. Neomu neomu gomawoyoo… saranghaeyo uri chingudeul. Kritik dan saran juseyo. Anyyeong.

Advertisements

About BlueChip

Just a normal noona fan who can't resist 97 line(?)

2 thoughts on “FF/ MY CRAZY YEOJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 8

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s