FF/ ONESHOOT/ LOVE ME THE SAME/ iKON


DRHB

Love Me The Same

Cast     : Kim Hanbin

             Hwang Hani (OC)

Author : hwanggrey

Genre : Romance

HAPPY READING ^^

~~~

Lagi-lagi dia tidak menghubungiku. Aku hampir dan bahkan sudah lelah menunggunya. Aku berusaha percaya. Tetapi aku khawatir.

‘aku menunggu kabar darimu’

Pesan yang ku kirim tepat 10 menit yang lalu dan belum juga mendapat balasan. Aku sangat khawatir. Dua bulan lagi kamu akan menikah, aku sangat berharap tidak akan terjadi sesuatu.

Ponsel ku bergetar, aku segera mengambilya dan mengecek. Hampir saja aku kegirangan, ku kira itu pesan darinya, tetapi bukan.

Aku mencoba menghubunginya. Telfon nya tersambung, namun tidak diangkat. Apa dia bekerja sampai selarut ini ?

“Kim Hanbin, aku merindukanmu”

Dua minggu sudah dia berada di luar negeri, untuk mengurus perusahaan dan proyek musik yang akan dia produksi nantinya. Dan sudah selama itu juga dia hanya menghubungiku sebanyak lima kali saja. Bagaimana aku tidak khawatir.

Aku sangat berharap dia mengkhawatirkan aku, sama seperti aku mengkhawatir kan nya bahkan lebih.

Dan sekarang sudah jam sebelas malam, semoga saja besok pagi aku menemukan balasan pesan atau panggilan darinya.

Semua terjadi, terkadang situasi menjadi sulit. Aku dan Hanbin beberapa kali berpisah, namun entah pada akhirnya kami selalu saling memaafkan dan kembali bersama lagi. Ketakutan, kuharap tidak akan terjadi lagi yang seperti itu.

Sudah tujuh belas hari, sampai sekarang dan dia masih tidak menghubungiku juga. Aku hanya ingin tau bagaimana keadaan nya. Tidak taukah dia, aku sangat merindukan nya ? Kim Hanbin memang bodoh.

‘aku ingin melihatmu’

‘aku ingin memeluk mu’

‘apa yang kamu lakukan ?’

“aku mengkhawatirkan mu’

Aku sudah tidak sanggup lagi’

‘berikan aku kabarmu!’

‘dimana kamu sebenarnya ?’

‘katakan padaku, apa yang kamu lihat?’

‘setidaknya balas, walau satu kata’

‘waktu berlalu dan segalanya menjadi sulit’

Aku sudah mengirimi beberapa pesan, bahkan banyak pesan. Tetap saja tidak ada balasan dan bahkan tidak dibaca. Hariku terasa semkain tidak nyaman. Beberapa kali aku menolak ajakan temanku untuk pergi bersama.

Dan aku tidak suka pada hobae di kampus, sering sekali mereka bertingkah aneh dan membuatku risih, seakan mencari kesempatan saat aku sedang tidak bersama Hanbin. Aku menjadi semakin gelisah.

“Hani… aku ada titipan untuk mu” panggil Yunhyeong, seniorku. Dia teman sekelas Hanbin dan dia tinggal bersama Hanbin.

“apa itu ?”

“entahlah.. aku juga tidak tau” Yunhyeong memberikan ku sebuah kotak berukuran medium berwarna pastel.

“memangnya dari siapa ?”

“Hanbin… siapa lagi”

Sekilas aku melirik senior ku ini, apa dia barusan bilang ? “ahh iyaa… hanbin bilang kalau kau hanya perlu menunggu sebentar lagi” lanjutnya

“mwo ?!” aku terkejut “dia menghubungimu ?”

“tentu saja, setiap hari. Mengingatkan ku utnuk memberu makan pada anjing kesayangannya”

“Nappeun Jinjjjaaa!!” umpatku

“wae ?”

“dia sama sekali tidak menghubungiku bahkan tidak membalas pesanku”

“astagaaa… anak itu benar benar”

“sudahlah… aku tidak mau menerima ini. Sunbae bawa pulang kembali saja ini, aku tidak memerlukan nya”

“Yaaaa… Hani!! Hwang Hani !!! kau harus membawa ini bersama mu!!”

Aku melangkah menjauh dengan kesal, bahkan aku ingin berteriak dan menangis.

‘kau jahat sekali Kim Hanbin’

Hari ini, tepat hari jadiku dengan Hanbin yang kelima tahun. Dan sejak pagi aku tidak menerima satu pesan pun dari dia. Sekarang sudah mendekati tengah malam. Lebih baik aku tidur, tidak ada gunany terus terusan menggharapkan dia menghubungiku.

Mungkin pernikahanku akan batal. Sudahlah aku ingin istirahat.

Aku membuka mataku, entah kenapa terasa sangat pegal sekali. Padahal aku tidur di kasur yang paling nyaman untukku. Saat akan bangun, aku sempat terkejut melihat sebuah lengan yang memelukku. Aku sangat mengenali lengan ini, dan aroma parfum ini.

Dengan cepat aku membalikkan posisi ku, dan melihat siapa yang ada dibelakangku. Jadi ini benar-benar dia ? disampingku ?

Bagaimana bisa ?

Aku masih saja memandanginya dengan heran.

“maafkan aku” ucapnya tiba-tiba. “sungguh maafkan aku” lanjutnya sekali lagi sambil membuka matanya.

Aku mendorong dan memukul bahu nya. Tidak taukah dia aku sangat kesal padanya.

“aku membencimu!” umpatku padanya

“aku tau, sungguh maafkan aku”

Dia masih saja dengan kalimat kalimat maafnya. Namun aku tidak bisa menahan air mata, dan memukul untuk menghukumnya. Namun perlahan aku melemah, aku sungguh tidak percaya.

“semoga kau tidak meragukan cintaku kepadamu” ucapnya, dia Kim Hanbin. Manusia yang kubenci tetapi aku sangat mencintainya.

“Nappeun!”

Dia hanya tersenyum kemudian memelukku dengan erat. Aku merasakan bibirnya mencium keningku. Akhirnya aku bertemu dengan nya, aku sangat merindukan manusia tidak berperasaan yang satu ini.

“aku sangat mencintaimu, aku mengkhawatirkanmu. Would you love me the same?” tanyaku

“tentu saja, aku tidak akan meragukan cintamu dan kumohon percaya lah padaku. Dan maafkan aku atas kejadian akhir akhir ini”

“Aku takut pernikahan kita akan batal, kau sangat kejam”

“aku bahkan mempercepat pernikahan kita”

“mwo ? apa kau serius ?”

“aku takut wanita sebaik dan berharga seperti dirimu dimiliki oleh orang lain” ucapnya sambil memainkan rambutku “kita akan menikah tepat hari minggu ini”

“aku ingin menangis… kenapa kau tidak memberi kabar padaku apa anjing mu baik baik saja ? bagaimana bisa kau menghubungi Yunhyeong sunbae hanya untuk memberi taunya agar tidak lupa memberi makan peliharaanmu itu, sedangkan kau tidak memberi kabar padaku. Sangat beruntung…”

“..kenapa kau tidak menerima kotak yang aku berikan?”

“untuk apa ?”

“kotak nya ada di meja riasmu… ambil dan bukalah”

Aku mengambilnya dan membukanya. Sepasang sepatu yang sangat cantik, ini benar benar cantik. Sepatu seperti di negeri dongeng. Dan ada sebuah surat juga, aku membuka dan membacanya.

Untuk calon istriku, milikku. Maafkan aku, jarang menghubungimu. Aku memang sangat kejam, kau berhak marah padaku, bahkan kau berhak mengumpat padaku. Tetapi aku tetap mencintaimu. Pakailah sepatu ini dihari pernikahan kita nanti, aku sangat yakin ini sangat cocok denganmu karena kau memang terlahir dengan sempurna. Sehingga aku sangat bersyukur akhirnya bisa meminangmu dan memilikimu seutuhnya. Teruslah seperti ini, aku menjadi pria yang sangat beruntung bisa mendapatkanmu. Aku sangat mencintamu, sayang.

Beberapa tetes air mataku pun mengalir. Aku melihat kearah Hanbin. Dia memelukku dari belakang dan menyandarkan dagunya pada bahu kiriku.

“Saranghae Hwang Hani” ucapnya sambil mengecup pipiku.

“aku tidak tau harus berkata apa, aku juga mencintaimu Kim Hanbin”

“bukanya aku sengaja tidak menghubungimu, aku selalu ingin membalas pesan mu dan mendengarkan suaramu. Aku sangat sibuk, dan beberapa kali aku meninggalkan ponsel ku di hotel. Yang menghubungi Yunhyeong itu adalah managerku. Jadi maafkan aku”

“sudahlah… tidak perlu membahasnya lagi sekarang, aku memaafkanmu”

Hanbin tersenyum dengan tampan tepat didepanku, aku merasakan degupan jantungku yang sangat cepat.

“aku jadi ingin cepat menikah denganmu” godanya.

“jangan menggodaku… pffftttt…”

Tak lama pun hanbin menggelitikiku. Kami pun tertawa bersama, aku sangat merindukan moment yang seperti ini. Aku tidak sabar menantikan menjadi seorang Ny. Kim. Mendampingi pria ini sampai akhir hayatku.

-END-

How was it ? give me your comment readers ^^

Advertisements

About BlueChip

Just a normal noona fan who can't resist 97 line(?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s