FF/ A P O L O G Y/ iKON-EXO/ pt. 3


Poster Apology

Author : @intanelfs

Tittle : A P O L O G Y

Range : Sad,Romance,School life,Family

Length : Chapter

Rating : PG 16-17

Cast :

– Han Jia (OC/readers)

– Byun Baekhyun (EXO)

-Kim Hanbin (IKON)

– Other cast

 

Author NB :    # Happy Reading J

# NeedComment

# JustComment

#Typo Every Where

 

 

.

.

.

 

“kenapa kalian bisa basah kuyup begini huh? Apa terjadi sesuatu,,Jia-ya kau pasti kedinginan ,Ahjumma tolong siapkan air hangat untuk jia”perintah nyonya yoon yang terdengar sangat perhatian pada jia,baekhyun yang melihat itu hanya bisa tersenyum meremehkan ke ibu kandungnya sendiri “sebenarnya siapa anak kandungnya?”gumam baekhyun yang bahkan bisa di dengar oleh mereka,jia yang mendengar hal itu hanya menampakkan ekspresi datarnya

“seharusnya kau lebih memperhatikan anakmu,dia terlihat seperti kurang kasih sayang”ucap jia berlalu begitu saja melewati mereka

“huh…gadis sinting itu,seharusnya ku biarkan saja dia,,benar-benar tidak tau diri”terlihat jelas dari perkataan baekhyun kalo dia memang sudah sangat kesal dengan jia

“memangnya apa yang terjadi,sehingga membuat mu begitu kesal padanya”Tanya ibu baekhyun

“Eomma,,jika gadis sinting itu tidak membuat kita kesal,,dia tidak akan bisa bernapas dengan lega”ucap baekhyun yang membuat ibunya sedikit terkekeh dengan perkataan anaknya

“kau harus sedikit bersabar dengan gadis itu,,tunggu sebentar lagi bakehyun-ah,tujuan kita sudah di depan mata” #apa ada dendam kesumat yang terjadi diantara mereka?

.

.

.

“jia-ya angkatlah telpon mu” suara telpon milik jia memecah keheningan di meja mekan,keluarga Mr.Han sedang melakukan rutinitas pagi mereka seperti biasa.

Jia merasa sarapan paginya sedikit terganggu karena mendapat telpon dari teman di sekolahnya,jia langsung menekan tombol louspaker agar sarapan paginya masih bisa di lanjutkan

“ada apa?”Tanya jia sedikit ketus

“ada masalah besar,ini mengenai peringatan hari jadi sekolah,setidaknya kau sebagai ketua panitia harus mengetahuinya”

“masalah apa?”

“ada beberapa sponsor yang membantalkan untuk terlibat dalam acara”,jia yang mendengar penjelasan temanya yang sekarang bertanggung jawab sebagai coordinator ,jia langsung menghentikan aktivitasnya dan memilih lebih fokus untuk mendnegar penjelasan dari temanya

“bagaimana bisa,?”

“aku juga tidak tau,mereka tidak member penjelassan yang jelas,,jadi apa yang harus kita lakukan,yak bukankah kau yang diberi tanggung jawab untuk acara ini,jadi apa yang harus kita lakukan?”jia sedikit kesal mendengar perkataan dari temanya yang terkesan menuntut

“pertama,,,kumpulkan semua anggota panitia yang terlibat tanpa terkecuali,karena ini masalah yang cukup serius aku akn mencari beberapa sponsor sebagai pengganti”

“apa sebaiknya kau minta bantuan ayahmu atau ibumu”

“aku bilang nanti kita bicarakan di sekolah”jia langsung menutup telpon dan membuka tas ranselnya mencari proposal anggaran biaya.ayahnya yang dari tadi mendengar percakapan diantara mereka ingin sedikit ingin ikut campur mengenai masalah putinya

“jia-ya apa terjadi sesuatu di sekolah,appa mendengar dari percakaoan mu tadi”

“bukan masalah penting”jia masih sibuk membolak balik kertas tanpa melirik kearah ayahnya

“ayah bisa membantumu mencari beberapa sponsor”uacapan ayahnya tidak digubris sama sekali oleh sang anak

“jia-ya setidaknya biarkan ayahmu membantu mu,kau sendiri yang bilang kalau acara yang sangat penting di sekolah mu” Ny.Yoon mencoba menengahi,jia hanya menatap datar “Dia benar-benar seperti rubah berhati musang” pemikiran jia yang selalu berprasangka buruk pada Ny.Yoon

“seharusnya kau mencoba sedikit bersosialisasi dengan orang disekiling mu”baekhyun yang dari tadi hanya diam akhirnya mengeluarkan suara emasnya dan jia menatapnya dengan tatapan seolah-olah berkata “jangan sok-sok ikut campur” jia menarik napas pelan,dia tidak ingin masalahnya jadi semakin rumit,dia memalingkan wajahnya dari baekhyun memilih menghadap ayahnya

“gumawoo appa karena ingin ikut membantu,aku tau ayah super sibuk jadi aku ingin menyelesaikannya sendiri,karena ini masalah sekolah aku tidak ingin ada campur tangan keluarga,karena orang yang selalu menggunakan koneksi yang hanya untuk menguntungkan diri sendiri itu adalah seorang PECUNDANG“kata terakhir itu tepat mengarah kedua orang di meja makan yang penuh penekanan dan makna tertentu,jia memilih mengakhiri sarapan paginya,kemudian member salam kepada ayahnya membungkuk..

.

.

.

“bukankah itu memang tugas mu sebagai ketua panitia”

“seharusnya kau minta bantuan ayahmu,itu akan memudahkan kita mendapat sponsor pengganti”

“aku sudah mengatakannya beberapa kali,jika konkeksi melalui keluarga dilibatkan itu akan sangat memalukan,bahkan kalian sudah mengetahuinya”ucap jia dengan sangat lantang kepada semua yang sedang berada di ruang rapat

“aku akan mencari jalan keluar,kalian tenang saja,rapat selesai kalian boleh kembali,aku akan menghubi kalian lagi”

Didalam ruangan itu hanya tertinggal han jia seorang,dia mencoba setenang mungkin,”pasti ada jalan keluar” jia keluar dari ruangan namun tidak menuju kelas,melainkan menuju atap sekolah,dia perlu mendapat udara segar,jia duduk di sebuah bangku panjang yang langsung menghadap gerbang sekolah,dari sini dia bisa melihat semuanya,dia merogoh saku jasnya mengambil headset putih,jia mencoba mendengarkan beberapa lagu kemudian kembali ke kelasnya

“apa yang kau dengarkan”tiba-tiba seorang namja mendaratkan pantatnya di bangku dan mengambil headset sebelah kiri milik jia,jia langsung menoleh,jia hanya menghela napas pelan

“aku tidak ingin diganggu,pergilah”ucap jia,namun tidak digubris oleh namja yang tidak lain kalau bukan kim hanbin,hanya dia yang berani membolos dalam keadaan apapun

“sepertinya kau sedang ada masalah”

“Namisaa (bukan urusanmu)”ketus jia

“sepertinya kau membutuh bantuan ku,aku bisa menyakinkan mereka” jia yang dari tadi tidak mendengarkan hanbin sama sekali sontak langsung menoleh ke arah hanbin dengan wajah penuh Tanya

“bukankah kau membutuhkan sponsor,jika tidak perayaanya akan di batalkan”sambung hanbin

“bagaimana kau tau”Tanya jia

“tidak ada yang tidak diketahui oleh kim hanbin,aku bisa membantumu”

“ckckc,aku tidak butuh bantuan mu,dan itu tidak mungkin kau bahkan tidak tau mereka”

“aku mengenal mereka,walapun sekolah ini memiliki banyak uang tapi tanpa sponsor percuma saja,aku bisa menyakinkan mereka”ucap hanbin sengan gaya yang bisa dikatakan “wow keren” tapi itu tidak berlaku untuk han jia dia hanya memasang wajah datarnya tapi dalam hatinya yang paling dalam dia sedikit*ingat sedikit* berharap

“walapun aku tidak sepenuhnya percaya padamu,tapi sejujurnya aku ..sedikit membutuh bantuanmu” ucap jia sambil menunduk,ya tuhan menurutnya ini bukanlah sosok dari han jia yang terkenal akan sosok anti social,hanbin yang mendengar itu langsung memasang wajah berseri,akhirnya gadis ini sedikit bersosialisasi dengan menerima bantuan darinya.

 

.

.

.

“yaaak,,apa kau yakin mereka akan merubah pikiranya” jia sedikit cemas,mereka sudah ada di gedung salah satu stasiun tv

“aish,kau tenang saja,jika aku mendapatkan mereka,maka sekolah kita akan masuk dalam TOP headline mereka,bukankah itu yang kau inginkan”

“baiklah,terserah padamu saja”akhirnya mereka memasuki lift dan menuju ruangan dewan direksi ,

“kalian duduklah dulu,sajangnim sebentar lagi akan keluar dari ruang rapat,tunggulah sebentar”ucap seorang sekretaris

Tidak sampai sepuluh menit seorang pria paruh paya memasuki ruangan dan duduk di sofa yang bersebrangan dengan mereka berdua

“putranya pak kim,apa yang membawamu kesini”

“mohon maaf karena saya menyita waktu anda sebentar”ucap hanbin dengan nada sopannya

“tidak apa-apa,”

“ini mengenai perayaan di sekolah kami,setidaknya kami harus tau alasan anda memabantalkan sponsor?”

“oooh,peryaan hari jadi sekolah,,,bukankah permintaan kalian terlalu berlebihan”

“Ne,maksud anda”ucap jia

“kepala sekolah kalian menginginkan acara tersebut tayang secara live,sedangakn kami masih banyak acara yang sudah terjadwal sebelumnya,jadi aku tidak bisa memenuhi hal tersebut” jia yang mendengar penjelasan tersebut sekarang mengerti pokok permasalahanya,jadi ini ulah kepala sekolah

“apa anda tidak menerima proposal dari kepala sekolah”Tanya jia

“ani,,bahkan dia mengatakan lewat telpon, sangat tidak sopan”

“mohon maaf ,tapi di proposal kami tidak meminta permintaan seperti itu,kami hanya ingin acara itu masuk headline saja”penjelasan jia, kemudian menyerahkan proposal yang dari tadi ditanganya

“benarkah,?aku tidak mendengar hal itu sebelumnya”

“jadi ahjussi apa kau ingin membantu atau tidak”hanbin sedikit kesal karena tidak menemukan titik terang dari tadi

“aigoo,,kau benar2 mirip ayahmu,tidak sabaran”ucapnya

“jadi bagaimana,apa anda ingin ikut berpartisipasi?” Tanya jia penuh harap

“tentu saja,jika dimasukan dalam headline tentu saja itu permintaan yang tidak sulit”

“kangshamida” ucap jia

“aaaaa,,aku hampir lupa sesuatu, H-2 acara kalian harus menghubungi skeretaris ku,untuk persiapan pengambilan gambar”

“nde,sekali lagi terima kasih banyak,kalau begitu kami pergi dulu”

“samcho gumawoo”ucap hanbin kemudian mereka keluar dari rungan dengan perasaan lega

 

 

.

.

.

Tepat pukul 8 malam jia sekarang berada di depan rumahnya bersama hanbin,jia keluar dari mobil hanbin,hanbin ikut keluar,jia mengerutkan dahinya,karena hanbin berjalan kearhnya dengan gaya sok coolnya.,dan sekarang hanbin sudah berada di hadapanya

“kau tidak ingin mengucapkan terima kasih padaku”ucap hanbin
“yaaak,,tadinya aku ingin mengucapkan terima kasih,tapi niat baik ku langsung enyah bgitu saja,gara-gara kau aku jadi pulang malam,kau membawaku kesana kemari,kau tau ayah ku sekarang mengatur jam malam ku”ucap jia dengan nada kesal

Jia jadi teringat,hanbin menyeretnya kesana kemari,seharusnya setelah dia keluar dari kantor itu dia langsung kembali ke sekolah,tapi hanbin mengajaknya membolos,mereka ke taman bermain,menaiki beberapa wahana,bersepeda,mereka seperti sedang berkencan? Kencan sepihak oleh hanbin,tapi jia juga merasa itu menyenangkan.

“pulanglah”ucap jia,namun hanbin tetap dalam posisi sama,menatap jia dengan tatapan yang sulit diartikan,jia merasa aneh dengan hanbin,”mwoyaa,,kenapa dia melihatku seperti itu”

“yak kim hanbin kau mnginginkan ucapan terima kasih kan ?,,arraseo,Kim hanbin Gumawoo”teriak jia di kata terakhirnya,hanabin melihat itu henya bisa tersenyum tanpa melepaskan tatapannya pada jia

“aku tidak menginginkan ucapan terima kasih,aku menginginkan hal lain” hanbin yang dari tadi menatap wajah jia beralih ke bibir pink pucat milik jia

“hal lain? …apa itu? Aku akan mem,..”ucapa jia terpotong karena hanbin sudah mendaratkan sebuah ciuman di bibirnya,jia mengdipkan matanya beberapa kali, mencoba mengontrol detak jantungnya yang terkejut.hanbin melepas kontak mereka,bisa dihitung kecupan itu hanya berdurasi 5 detik saja,hanbin kembali menatap wajah jia yangsudah merah padam, walapun itu hanya kecupan ringan tapi bagi jia itu memberikan efek lain baginya,kakinya terasa lemas,jantungnya berdegup lebih dari biasanya,dia hanya bisa menunduk tidak memberanikan diri menatap hanbin.

“wajah mu memerah”ucap hanbin,jia replek memegang kedua pipinya

“gyeoppta han jia”ucap hanbin memandang gadis didepannya sembari mengacak rambut jia yang dari tadi tidak bergeming sama sekali

“masuklah,,aku pulang dulu”hanbin meninggalkan tepat itu dengan wajah berseri kemudian melajukan mobilnya yang sudah tak terlihat lagi.

Sedangkan han jia masih sibuk dengan pikiranya,dia masih mematung di depan rumahnya,tanpa ia ketahui seseorang dari tadi menangkap adegan romantis? mereka dengan tatapan datar atau kesal?

#To be continued/End?

#DontForgetComment J

About BlueChip

Just a normal noona fan who can't resist 97 line(?)

2 thoughts on “FF/ A P O L O G Y/ iKON-EXO/ pt. 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s