FF/ ONESHOOT/ BE MINE (LOVE IN SCHOOL SEQUEL)/ BTS-BANGTAN


42197530-176-k185798.jpg

BE MINE ( LOVE IN SCHOOL’s SEQUEL)

 

Note : Ini sequel dari FF LOVE IN SCHOOL ya theman-theman :3 , ini lebih mengisahkan percintaannya si cebol -Jimin- , dibaca dulu FF yg bagian LOVE IN SCHOOL biar agak2 ngerti dikit hohoho :v

okelah cekidot ya :*

Cast : Park Jimin (BTS)

Hwang Mirae (OC)

Genre : Romance , little sad

Length : ONESHOOT

Author : d_j

 

JIMIN’S POV

Ga Eun , dia gadis pertama yang membuat darahku berdesir tiap bertemu dia , aku yakin ini adalah perasaan cinta . Tapi sayang , aku terlambat untuk mengungkapkan perasaanku . Dia sudah dimiliki oleh orang lain .

Andai saja saat itu aku tidak meninggalkannya dikelas , andai saja saat itu aku yang mengantarnya pulang … andai saja saat itu aku mengungkapkan perasaanku terlebih dahulu .

Kini aku hanya bisa memaki diriku dengan kata ‘sendainya’ .

Namun semua benar-benar sudah terlambat .. aku berusaha menjalani keseharianku dengan berpura-pura tidak terjadi apa-apa .

“Jimin-ah , kau tidak mau ikut ke kantin bersama kami ?” Ga Eun mengajakku , aku melihat Taehyung sudah menunggu Ga Eun di depan pintu dengan tatapan -kau sebaiknya tidak ikut jika masih ingin hidup-

“Ani , kau saja .. aku tidak lapar” balasku tersenyum kecil pada Ga Eun , aku tidak ingin melihat kemesraan kalian dikantin yang akan menimbulkan rasa sakit di hatiku .

“Geureom..aku diluan ya” kini Ga Eun sudah pergi dengan Taehyung . cih..betapa menyidahkannya diriku . Akupun menenggelamkan kepalaku diantara kedua tangan yang sudah terlipat diatas mejaku .

“Jimin-ah ! ini hasil ujian Bahasa Inggrismu .” aku mendonggakan kepalaku untuk melihat orang yang sudah berani mengganggu ketentramanku .

“Oh ternyata si ketua kelas yang terhormat .” ketusku

“Aku punya nama , dan namaku itu Hwang Mirae ! sudahlah aku tidak mau berdebat dengan orang bodoh sepertimu , ini ambil kertas ujian yang hasilnya dibawah rata-rata ini !” dia meletakkan kertas ujianku diatas meja dan pergi membagikan kertas ujian yang lainnya .

Yah ..dia adalah Hwang Mirae , dia itu perempuan yang berjabat sebagai ketua kelas . Dari dulu aku tidak pernah akur padanya , aku sendiri tidak tahu mengapa . Kami berdua selalu satu kelas sejak SMP , jadi aku tahu betul sifat cerewetnya itu . Satu info lagi , dia itu tetanggaku supaya kau tahu..

Aku kembali kedunia nyataku saat melihat nilai yang tertera di kertas ujianku

“69 ?!” teriakku kaget

“Dasar yadong !”

“Otak mesum !”

“Kau itu menggelikan !”

Itu semua adalah reaksi anak-anak dikelasku setelah mendengar ucapanku . Hey..itu adalah nilaiku!!. kalian yang membaca juga tidak boleh mengolokku !

“Sudah kubilang kau itu harus banyak belajar bodoh .” gadis yang cerewet itu kembali menghampiriku dan mulai menceramahi .

“Diamlah , aku sedang tidak ingin mendengar celotehanmu .” aku memutuskan keluar dari kelas sialan ini , aku sendiri tidak tahu mau kemana , yang penting aku keluar dulu..

Saat dikoridor sekolah aku melihat Jung ssaem berjalan berlawan arah denganku , kurasa dia akan mengampiriku ..sialan aku tidak mau bertemu ssaem botak yang mungkin akan mulai menceramahiku juga . Tapi aku tidak bisa menghindar karena Jung ssaem sepertinya sudah menyadari keberadaanku.. mati kau Park Jimin !!

“Jimin-ssi .” sapa ssaem botak ini

“Ah..Ne ssaem” balasku sopan sambil sedikit membungkuk , cih..aku sebenarnya ingin membalasnya dengan ‘Berani sekali kau menyapaku botak !’

“Kau sudah lihat hasil ujian Bahasa Inggrismu ? nilaimu menurun .”

“Ne sudah ssaem , maaf..saya akan belajar lebih giat lagi .” tidak..tidak.. perkataan itu bukan berasal dari hatiku , tentu saja hatiku lebih memilih ‘Aku akan berusaha membuat contekan lebih banyak lagi’

“Itu sebabnya saya mengutus Hwang Mirae untuk mengajarimu . Dia sudah mengatakannya padamu ?”

“NE ?!” apa-apaan ini ..

“Sepertinya dia belum mengatakannya padamu . Minggu depan kita ada ulangan lagi , aku tidak bisa membiarkanmu mendapat nilai jelek terus , jadi aku meminta bantuan Mirae . Sudah ya , bapak sibuk .. kalian bisa mulai belajar bersamanya besok , atau hari ini , lebih cepat lebih baik .” ssaem botak itu kini meninggalkanku yang masih mematung karena penuturannya . Kenapa disekolah ini seperti tidak ada yang memihakku ?!

AUTHOR POV

“YA HWANG MIRAE !” teriak Jimin saat setelah masuk kedalam kelasnya .

“Kenapa kau datang-datang sudah teriak tidak jelas begitu ?!”

“Ka..kau..kau sudah tahu soal Jung ssaem yang memintamu mengajariku ?!”kata Jimin yang kini sudah berada di depan Mirae dan memegang kedua pundak gadis itu..oh jangan lupakan wajah Jimin yang penuh keringat karena habis berlari.. itu sangat..err..seksi

“Aku tahu , aku tadi ingin mengatakannya tapi kau sudah main pergi saja .” ucapa Mirae sambil melepaskan kedua tangan Jimin dari pundaknya .

“Terus kenapa tidak kau tolak saja !” balas Jimin tidak mau kalah , sepertinya benar-benar anti dengan yang namanya ‘belajar’

“KAU PIKIR AKU MAU MENGHABISKAN WAKTUKU UNTUK MENGAJARI ORANG BODOH SEPERTIMU ! KALAU BUKAN KARENA JUNG SSAEM , AKU PASTI SUDAH MENGULITI ORANG YANG MENYURUHKU MENGAJARIMU !” teriak Mirae dan sedetik kemudian ia kembali ke mejanya untuk duduk dan menenangkan diri . Satu kelas melihat perdebatan mereka berdua hanya tercengang dengan teriakan Mirae .. apalagi penuturan yang menggunakan kata ‘Menguliti’

Tidak jauh berbeda dengan teman satu kelasnya , Jimin masih berdiri ditempatnya mematung dengan masih mencerna setiap kata yang keluar dari mulut Mirae.. ‘Gadis yang tidak bisa dianggap remeh’ batin Jimin .

“Hey Jimin , kenapa kau bengong disitu ..bel sudah berbunyi” ucap Ga Eun yang sepertinya baru datang bersama Taehyung .

“Eh..ah.. ne..” balas Jimin gugup , dia kedapatan bengong di depan gadis yang dia sukai , walau cintanya bertepuk sebelah tangan tetap saja masih ada rasa pada Ga Eun . Jimin pun kembali ke bangkunya . Saat kepala Jimin menghadap kebelakang dia mendapati pemandangan yang tidak menyenangkan sepertinya . Dia melihat Taehyung menekan-nekan lengan Ga Eun dengan pulpennya . ‘Cih..dia sedang menarik perhatian pacarnya..’ batin Jimin .

====

“Jimin-ah , aku pulang diluan ya .” kata Ga Eun yang kini berlalu pergi bersama Taehyung yang notabennya sekarang adalah pacar Ga Eun .

‘Dasar lagi hangat-hangatnya..’ batin Jimin miris..

Jadilah kini Jimin pulang sendirian.. jangan menduga bahwa Jimin tidak punya teman , tentu dia punya.. nama temannya Jimin itu Min Yoongi , mereka cukup dekat namun terkadang Jimin dibuat kesal oleh temannya itu , dia selalu bersikap sok cool dan Jimin tidak suka itu , baginya hanya dirinya seoranglah yang boleh terlihat cool , dan satu lagi dia juga sama-sama pendek dengannya . Apa kata orang nanti jika mereka berdua sudah pulang bersama ?!

Saat Jimin akan memasuki rumahnya dia melihat seorang gadis yang berseragam sama dengannya yang juga baru akan memasuki rumah , oh kau pasti sudah tahu dia siapa bukan..

“Ya Hwang Mirae !” sapa Jimin masih dengan posisi akan membuka pagar rumahnya . Gadis yang bernama Mirae itu menoleh dengan wajah datarnya .

“Mwo ?”

“Hey jangan jutek begitu .” Jimin berjalan menghampiri Mirae .

“Maaf soal yang tadi di sekolah .” ucap Jimin lagi saat sudah sepenuhnya di hadapan Mirae .

“Hmm”

“Yasudah ayo masuk , aku kedinginan .” ujar Jimin yang kini masuk seenaknya ke dalam rumah Mirae.

“YA! Rumahmu disebelah sana !”teriak Mirae yang sadar bahwa Jimin memasuki rumahnya .

“Kata Jung ssaem lebih cepat lebih baik .” ucap Jimin santai yang kini sudah medudukkan dirinya di sofa ruang tamu . Yah tentu saja Mirae tahu maksud dari Jimin . Apalagi kalau bukan belajar bersama .

.

.

MIRAE’S POV

“Jadi yang mana yang tidak kau mengerti ?” disinilah kami sekarang , aku sudah sekitar 2 jam memberi contoh-contoh tenses

“Semuanya .”

“Ka..kau itu bodoh tingkat akut ya ?” sungguh bodohnya ini benar-benar keterlaluan . Oh ayolah..bagaimana bisa dia masih tidak mengerti padahal aku sudah menjelaskan selama 2 jam penuh ?!

“Hey wajar saja aku tidak mengerti , cara mengajarimu seperti kereta api saja . Jelaskan dengan sungguh-sungguh !”

“Ah.. sudahlah , hari ini cukup sampai disini . Bisa mati muda aku jika lama-lama mengajarimu .” ucapku berdiri dan mengambil tasnya kemudian melempar kearahnya , aku mendorong badannya agar lekas keluar dari rumahku . Aku cukup menderita asal kau tahu ..

JIMIN’S POV

Dia mendorongku agar aku keluar dari rumahnya dan menyudahi belajar bersama ini , oh mungkin bisa dibilang hanya dialah yang belajar , aku jauh dari kata itu..

Kuyakin Mirae kini tengah kesal denganku karena tidak memahami apa yang diajarkannyaa , itu bukan salahku ! salahkan otakku !

Tapi kuakui membuatnya kesal seperti itu sangat menyenangkan .

“Baiklah , sampai jumpa besok di sekolah ketua kelas!”

“Semoga kita tidak bertemu besok .”

“Ey..jangan begitu..kita pasti bertemu .” cengirku .

“Sudah pergilah .” dia kesal dan menutup pintu rumahnya dengan cukup keras .

=====

“Hey , Park Jimin , mulai hari ini sampai satu minggu kedepan aku akan duduk disebelahmu . Jadi tolong dimengerti .” Mirae yang baru datang langsung mendudukkan dirinya disampingku . Gadis ini benar-benar tidak bisa ditebak , bukankah dia semalam marah padaku .. tapi kini seperti tidak terjadi apa-apa , gadis yang menarik .

Kami berdua terus duduk bersebelahan selama beberapa mata pelajaran berlangsung , jujur aku merasa senang dia berada disampingku . Mungkin itu efek karena selama ini aku tidak memiliki sebangku ..

“Hey kalau guru sedang menjelaskan kau harus perhatikan dengan sungguh-sungguh !” Mirae menarik Headphone yang menempel di kedua kupingku

“Iya iya cerewet !”

 

AUTHOR POV

Sudah 6 hari Mirae dan Jimin duduk berdua dan belajar bersama . Jimin sendiri merasa banyak berubah , dia semakin mengerti setiap pelajaran bahkan selain Bahasa Inggris , Mirae benar-benar penyelamatnya .. Dan tanpa Jimin sadari dia mulai memiliki rasa pada Mirae , dan dia yakini itu adalah rasa cinta . Jimin telah tenggelam akan pesona Mirae ..

“Tidak terasa besok adalah hari terakhir kita belajar bersama .haah..akhirnya masa mudaku kembali..” kata Mirae yang menyadarkan lamunan Jimin.

 

DEG

Jimin merasakan sakit di hatinya saat mendengar kelegaan Mirae . Dia lupa bahwa ternyata selama ini mereka dekat karena Jung ssaem , dan itu akan berakhir besok .

“Sepertinya kau senang sekali ini semua berakhir..” kata Jimin beranjak dari bangkunya

“Kau ini kenapa .. OH! Jungkook Oppa !!” ucapan Mirae yang tertuju pada Jimin terhenti saat melihat Jungkook memasuki kelasnya . Dan saat bersamaan pula Jimin yang hendak keluar kelas terhenti saat Mirae memanggil seseorang bahkan dengan embel-embel ‘Oppa’ . Dia melihat pria dengan tubuh yang lebih tinggi darinya dan lebih tampan darinya berada di depan pintu sambil melemparkan senyumnya pada seseorang , dan tentu saja itu untuk Mirae . Sakit..itulah yang dirasakan Jimin saat ini . Dia mencoba menetralkan hatinya dan melanjutkan langkahnya , tak lupa sebelum dia keluar , dia sedikit menyenggol pundak Jungkook .

.

.

MIRAE’S POV

“Hey apa kau lihat Jimin ?” tanyaku pada teman sekelasku . Namun tidak ada satupun yang tahu keberadaannya .

Aku memutuskan untuk mengirimi Jimin pesan.

 

To : Jimin cebol

YA! Kau dimana ? kau tidak tahu ini hari terakhir kita belajar ?

 

tidak beberapa lama Handphoneku bergetar menandakan adanya balasan darinya .

 

From : Jimin cebol

Lupakan , aku sedang tidak ingin belajar .

 

Ada apa dengannya ?

 

To : Jimin cebol

Baiklah , karena ini hari terakhir bagaimana kalau kita jalan saja ?

Anggap ini hadiah dariku karena kau sudah berjuang satu minggu ini

 

Yeah aku sudah mengirim pesan itu padanya . Asal kalian tahu aku punya rahasia yang sangaaat besar ..

Aku menyukai Park Jimin sejak SMP .. aku tidak pernah berani mengatakannya , oh ayolaah..dimana harga diri seorang perempuan yang menyatakan perasaannya terlebih dahulu ?

Apa sekarang kalian bertanya soal siapa itu Jungkook ?

Dia adalah pacarku .. jahat bukan..aku sudah punya pacar yang bahkan notabennya lebih sempurna daripada Jimin . Jungkook menyatakan cintanya 2 minggu yang lalu . Aku sendiri tidak tahu apa yang membuatnya menyukaiku .

Aku menerimanya tanpa pikir panjang , karena saat itu aku mendengar kabar bahwa Jimin menyukai anak baru bernama Lee Ga Eun , mereka juga sering berduaan dan itu membuatku sakit hati dan melampiaskannya dengan berpacaran dengan Jungkook , berharap itu akan dapat mengurangi perasaanku . Tapi sepertinya tidak .. apalagi saat aku tahu bahwa Ga Eun berpacaran dengan Taehyung , dan itu sukses membuatku menyesal . Tapi aku juga tidak tega pada Jungkook , aku takut dia marah padaku karena aku menjadikannya pacar hanya sebagai pelampiasan . Apa yang harus kulakukan ?!

=====

“Baiklah ..kajja!” aku menarik tangannya

JIMIN’S POV

Disinilah aku sekarang , menunggu seorang gadis yang akhir-akhir ini memenuhi otakku . Aku menunggu nya didepan pagar , aku mendapati pesan darinya untuk jalan bersama , yah walau memang ini hanya imbalan karena sudah belajar bersama tapi tetap ini akan kuanggap kencan ! hahaha..

“Kau sudah lama menunggu ?” sapa seseorang yang baru saja keluar dari rumahnya . Oh tuhan .. Mirae sangat cantik dengan dress selututnya ! dia juga menggunakan make up tipis , itu semua terlihat sempurna . Apa dia melakukannya demi aku ? Cih percaya diriki sekali kau Park Jimin ..

“Aku juga baru keluar rumah .” kataku sambil tersenyum

“Baiklah ..kajja!” dia menarik tanganku . Oh tuhan… jantungku

.

“Kau sudah lama menunggu ?” sapaku pada pria yang tengah berdiri di depan pagar rumahku , sebenarnya dia tidak perlu menunggu ..bukankah rumah kami bersebelahan ? tapi tindakannya yang menunggu di depan pagar rumahku terkesan romantis.. oh salahkan jantungku yang kini berdetak kencang.

“Aku juga baru keluar rumah .” dia tersenyum manis padaku .

.

“Bagaimana kalau kita makan malam dulu ?” Mirae membuka suara karena sedari tadi kami hanya saling diam .

“Oh baiklah . Aku tahu ada restaurant yang enak didekat sini .” ucap ku , aku memegang lembut tangannya dan menuntunnya.. sepertinya aku tidak ingin melepaskan genggaman ini .

“Tidak usah sampai ke restaurant segala , kita ke kedai teokbokki saja .” yah itulah Mirae , dia gadis yang sederhana , membuat aku semakin menyukainya .Oh bukan berarti aku tidak mampu..

“Geurae~kajja~!”

 

====

 

“Ahjumma , kami pesan dua teokbokki dan dua botol soju .” ucapku setelah kami memasuki kedai kecil . Kami mendudukkan diri di bangku kosong yang dipojok .

“Jadi , bagaimana ? kau sudah siap untuk ujian besok ?” Mirae membuka suara

“Aku sepenuhnya siap Mirae-ah , ini berkatmu . Aku akan lebih siap lagi jika kau bisa bersamaku .” aku menggengam tangannya

“A..apa yang kau bicarakan …” dia melepas genggamanku . sedetik kemudian pesanan kami datang . Dia langsung memakan teokbokkinya , mungkin untuk menutupi rasa gugupnya..oh betapa menggemaskannya !

“Makannya pelan-pelan saja” aku mengambil tisu dan membersihkan saus teokbokki di sekitaran bibirnya . Oh lihatlah bibir itu , seperti minta di singgahi dengan bibirku ..

“Gomawo” suara Mirae menyadarkanku , mungkin dia sadar aku terus menatapi bibirnya .

.

.

“Kita mau jalan kemana lagi ?” tanyaku saat kami sudah berada di luar kedai .

“Aku juga bingung . Sebenarnya aku tidak terlalu menjadwalkan tempat-tempat untuk dikunjungi . Mian~” oh lihat ! lihat betapa menggemaskannya calon pacarku ini ! aku mencubit gemas hidung Mirae dan tersenyum manis padanya .

“Kalau begitu kita ke toko aksesoris saja .” ucapku sambil menarik tangannya agar mengikutiku , kami berdua terlihat seperti sepasang kekasih hehe..

.

.”Jimin-ah , lihat boneka ini imut sekali” dia menunjukkan boneka Teddy Bear yang cukup besar padaku . Apa dia tidak tahu bahwa dia beribu kali lipat lebih imut dari boneka ini ?

“Ambil lah , aku akan membelinya untukmu” kataku

“Ani dwesseo , aku tidak ingin merepotkan” katanya kemudian meletakkan lagi boneka itu

“Pegang dan jangan berani mengembalikannya lagi” ancamku saat mengambil boneka itu dan memberikannya pada Mirae .

“Gomawo” dia tersenyum manis . Oh mungkin mulai sekarang aku akan sering-sering menabung dan membelikannya banyak barang agar dia tersenyum manis padaku .

“Mirae-ah , apa cincin ini muat dijarimu ?” tanyaku saat mataku menangkap cincin couple yang menarik .

“Tapi ini cincin untuk sepasang kekasih Jimin-ah” aku tidak perduli dengan pertanyaannya , bukankah sebentar lagi kami juga akan menjadi sepasang kekasih ? hoho.. tanpa membalasnya aku langsung mencocokkan cincin itu dijarinya dan dijariku , terlihat pas dijari kami masing-masing , aku langsung mendorong pelan tubuhnya menuntun ketempat barang lainnya agar dia tidak bertanya lagi .

“Oh ! lihat Bando kelinci ini Mirae-ah !” kataku

“Mana ?” dia menghampiriku , aku langsung menaruh Bando kelinci itu di kepalanya , dan ..OH MAI GAT ! betapa imutnya gadis didepanku ini ! yang mana ibunya ?! akan kulamar gadis ini sekarang juga !! .. oh abaikan yang itu , tapi sungguh Mirae terlihat sangat menggemaskan memakai Bando kelinci , seakan aku ingin mengantonginya .

“Ini memalukan Jimin !” tangannya mulai memegang Bando itu untuk melepaskannya namun kutahan .

“Ini tidak buruk Mirae-ah ! Kajja , kita ke kasir”

“Semua orang memandangiku Jimin !” ucap Mirae kesal . Asal kalian tahu sekarang ini Mirae sedang berjalan memakai Bando kelinci sambil menenteng boneka Teddy Bear yang cukup besar … seperti anak TK yang tersesat . Aku tidak sekalipun menatap pada Mirae , bukan berarti aku tidak suka , hanya saja tatapanku kuarahkan pada pria-pria yang memandangi Mirae dengan tatapan -DIA MILIKKU!JAGA MATA KALIAN BAIK-BAIK- hohho terdengar egois bukan ..

 

Drrrrt … drrrrt…drrrrt..

 

itu suara getaran dari Handphone Mirae . Dia menghentikan langkahnya begitu pula aku .

Sepertinya itu pesan masuk , dia mengetik sesuatu untuk membalasnya

“Dari siapa ?” tanyaku

“Jungkook , dia menan… ah mian , ayo” jawabnya kemudian kembali berjalan , namun aku menahan tangannya .

“Boleh aku tahu Jungkook itu siapamu ?” tanyaku dengan menatapnya intens , dia juga balik menatapku dengan tatapan…entahlah aku juga tidak bisa mendeskripsikannya .

“Jungkook itu pacarku”

DUAARR

Sungguh aku seperti disambar petir sekarang , sebenarnya bukan tubuhku tapi hatiku . Perasaan sakit ini lebih sakit daripada saat Ga Eun secara tidak langsung menolakku . Apa begitu sukanyakah aku pada Mirae ? tubuhku benar-benar sudah lemas

“Sepertinya aku sudah tidak punya kesempatan lagi .” kataku sepelan mungkin

“Ne ?”

“Ani , aku pulang dulu . Eomma menyuruhku cepat pulang tadi .”

MIRAE’S POV

“Ne ?” aku yakin tadi aku mendengar dia bilang sesuatu , tapi tidak bisa kudengar dengan jelas .

“Ani , aku pulang dulu . Eomma menyuruhku cepat pulang tadi .” alasan macam apa itu , aku sudah mengenalnya bertahun-tahun , dia bukan tipe anak yang taat pada orang tua.. cih

“Oh baiklah , sampai jumpa besok . Semoga dapat nilai yang memuaskan besok . JANGAN KECEWAKAN GURUMU INI !” aku berteriak diakhir kalimatku karena dia semakin menjauh .

Drrrrt…drrrrt…drrrrt .. Handphoneku kembali bergetar menandakan ada pesan masuk . Ah! Apa kalian ingin tahu isi pesannya ?

From : Jungkook

Chagi , kau dimana ?

 

To : Jungkook

oh Oppa aku ada diluar dengan teman.

Apa Oppa ada waktu hari ini ? aku ingin mengatakan sesuatu .

 

From : Jungkook

Baiklah , katakan padaku kau dimana , aku akan kesana

 

Begitulah isi pesan terakhir dari Jungkook . Aku menyuruhnya datang ke sini , kebetulan Jimin sudah pergi bukan.. ini adalah kesempatanku untuk mengatakan yang sejujurnya pada Jungkook . Aku tidak ingin menyakiti perasaannya lebih lama lagi , aku tahu dia sangat menyangiku tapi hatiku masih sama seperti dulu . Aku akan mengakhiri semuanya hari ini , karena aku berniat menyatakan cinta pada Jimin besok . Oh persetan dengan perempuan yang menyatakan cinta lebih dulu . Aku pun berjalan ke halte bus yang kebetulan sudah berada di depanku untuk menunggu Jungkook tiba .

“Chagiyaa~!” aku mendongakkan kepalaku , dia orang yang sudah kutunggu 20 menit yang lalu . Aku tersenyum manis padanya , walau mungkin ini akan menjadi senyuman terakhirku untuknya .

“Jungkook Oppa . Duduklah”

=====

“Sebelum kita mulai ujiannya saya akan mengabsen kalian dulu.” Ujar Jung ssaem .

“Taehyung?” “Ne ssaem”

“Mark?” “Ne ssaem”

“Ga Eun?” “Ne ssaem”

“Mirae?” “Ne ssaem”

“Jimin?” ….

“Jimin?” …

“Apa Jimin tidak hadir ?” Tanya Jung ssaem saat menyadari Jimin yang tidak membalas .

‘Eh? Aku bahkan tidak menyadari kalau Jimin belum datang . Bodoh ! kemana dia?’ batinku cemas . Aku yakin semalam dia masih baik-baik saja .

CKLEK /bunyi pintu terbuka/?._.

 

 

AUTHOR POV

Semua orang kemudian melihat ke arah suara , terdapat Jimin yang baru datang dengan wajah kusutnya .

“Jimin , kau beruntung ujian belum mulai . Kali ini kau kubebaskan , duduklah” ujar Jung ssaem . Jimin tidak membalas Jung ssaem dia hanya menundukkan kepalanya memberi hormat dan berlalu ke bangkunya .

“YA Jimin ! wajahmu lusuh begitu , apa kau yakin ingin ikut ujian ?” tanya Jung ssaem menyadari wajah pucat Jimin . Lagi-lagi Jimin tidak membalas , dia hanya mengangguk pelan .

Mirae yang melihat keadaan Jimin ikut merasa iba . Dia berniat menanyakannya nanti .

.

.

tiing…tiing..tiing

Bel istirahat akhirnya berbunyi , seperti rencana Mirae tadi , dia berniat menanyakan keadaan Jimin namun seseorang memanggilnya .

“Mirae-ah” itu suara Jungkook . Mirae yang tadi berjalan ingin mengahampiri Jimin berhenti

“Jungkook ? ada apa ?” tanyaku masih berdiri ditempat

“Ck ..kau lupa ? Kemarilah ”

“Ta..tapi..” aku sekilas melihat Jimin dia masih terduduk di bangkunya dengan tatapan kosong .

“Baiklah” aku pun menghampiri Jungkook

“Hey Jimin ! ada apa denganmu ?” tanya Taehyung menghampiri Jimin , namun tidak ada balasan

“Kau bigini karena Mirae ya ?” tanya Taehyung lagi karena tidak dijawab Jimin . Mendengar itu Jimin mendongakkan kepalanya dan menatap Taehyung .

“Aku tahu semuanya , aku juga pernah merasakan hal yang sama saat memendam rasa pada Ga Eun , kau tidak ingat ?” ucap Taehyung kini duduk di samping Jimin .

“Kusarankan kau untuk mengungkapkan perasaanmu kawan” ujar Taehyung merangkul Jimin

“Dia sudah punya pacar” kini Jimin akhirnya membuka suara

“So what ? apa kau takut ditolak ? setidaknya biarkan dia tahu kau mencintainya , jangan biarkan ini berakhir dengan penyesalan Jimin”

 

 

JIMIN’S POV

“So what ? apa kau takut ditolak ? setidaknya biarkan dia tahu kau mencintainya , jangan biarkan ini berakhir dengan penyesalan Jimin”

“Kau berkata seakan kau itu sahabatku” ketusku dan dia hanya memberi cengiran bodohnya , apa ini aslinya seorang Kim Taehyung ?!

Namun setelah mendengar nasehat Taehyung gejolak semangat kembali padaku . Yah..mungkin aku memang harus mengatakan perasaanku pada Mirae .

“Mirae mana ?” tanyaku menyebarkan pandanganku .

“Dia tadi dipanggil Jungkook”

“Sialan..” aku langsung berlari keluar kelas mencari keberadaan Mirae dan Jungkook

Disinilah aku sekarang , aku menemukan Mirae dan Jungkook tengah berpelukan di taman belakang . Tak dapat kupungkiri kini kedua tangan mengepal dengan kuat . Ingin rasanya aku memukul wajah Jungkook sialan itu , namun aku tidak berhak selagi statusku bukanlah orang yang penting .

“Mirae-ah” panggilku dengan wajah sendu ku . Mirae yang mendengar suaraku langsung melepas pelukannya pada Jungkook dengan wajah gugup .

“Aku pergi dulu Mirae . Fighting !” ujar Jungkook kini meninggalkan kami berdua . Jungkook melewatiku dengan wajah sendu juga .

“Ji..Jimin-ah ! apa kau sudah baikan ? kenapa kau sangat murung saat dikelas tadi ?kau sakit ?” tanya Mirae menghampiriku dan memegangi jidatku , aku memengang tangannya dan menariknya dalam pelukanku . Aku memeluknya erat ..sangat erat

“A..aku tidak bisa bernafas Jimin-ah” katanya menyadarkanku , aku langsung melepas pelukanku dan gugup seketika menghampiriku .

“Mirae-ah!”

“Jimin-ah!”

ucap kami bersamaan .

“Kau diluan” seru Mirae

“Ani , kau saja diluan” kataku menimpali

“Ah..mm.. a..aku mencintaimu Jimin ! aku sangat mencintaimu bahkan sejak lama” kata Mirae menyatakan cinta padaku .. tunggu dulu..tunggu..apa tadi aku bilang menyatakan cinta ? Mirae ? seketika dapat kurasakan detak jantungku berdentum dengan sangat cepat .

“Mirae-ah” ucapku melihat gadis yang sedang tertunduk malu didepanku ini . Aku memegang dagunya dan mengangkatnya sehingga dapat kulihat wajahnya yang sudah memerah . Aku menghapus jarak diantara kami , aku mencium bibir cherry Mirae yang mungkin sudah lama jadi incaranku . Awalnya ini ciuman tanpa pergerakan , namun sepertinya semakin lama bibir Mirae terasa semakin manis sehingga aku sedikit melumat bibirnya dan kini melumat dengan tempo yang lebih cepat , aku menarik pinggul Mirae mendekat untuk memperdalam ciuman kami , dapat kurasakan kini tangan Mirae bertengger di leherku dan satu tangannya meremas pelan rambutku . Cukup lama kami berciuman hingga akhirnya Mirae menajauhkan bibirnya dan mengambil nafas banyak-banyak .

“Kau berniat membunuhku ?!”

“Ani , hanya saja bibirmu sangat manis , kurasa tidak ada yang bisa menandingi kemanisan bibirmu , bagaimana ini ?aku kecanduan” ucapku kini menariknya lagi dan mencium bibir itu lagi .

=====

AUTHOR POV

“Jadi bagaimana ? bisa kau jelaskan hubungan kita sekarang ?” tanya Jimin pada Mirae , kini mereka berdua jalan kaki bersama untuk pulang .

“Hubungan apa ? wek..” ejek Mirae pada Jimin , dia terlalu malu untuk mengatakan status mereka sekarang .

“Aku sekarang sudah berstatus pacarmu kan ? iyakan ?” Jimin menarik tangan Mirae agar menghadapnya , Jimin benar-benar tidak mau digantung lagi sepertinya..

“Ke..kenapa kau malah bertanya ? tentu saja sekarang kau pacarku , kalau tidak aku pasti sudah membakarmu karena menciumku !”

“Lalu Jungkook ? aku tidak akan mau menjadi yang kedua Mirae-ah”

“Ah..aku lupa mengatakannya padamu , aku memutuskannya semalam .”

“JINJJA?!” teriak Jimin girang , tentu saja dia girang .. berarti Mirae seutuhnya milik Park Jimin

“Tapi kenapa tadi dia memelukmu ?!!” oh sepertinya Jimin kembali ke realita .

“Tadi awalnya dia memberi trik menyatakan cinta padamu karena aku sudah mengaku semalam bahwa aku mencintai pria lain yaitu kau , kemudian diakhir diskusi dia meminta pelukan terakhir , jujur aku merasa bersalah padanya”

“Hah..kalau aku sih tidak peduli dia sakit hati atau apa , yang penting kau sekarang milikku !” Jimin memeluk Mirae

“Bodoh! Kita sedang di jalan ! semua orang memandangi kita!” bisik Mirae sambil meronta minta lepas . Hingga akhirnya Jimin melepas pelukannya namun kedua tangannya memegangi pundak Mirae

“Aku tidak peduli” Jimin mendekatkan wajahnya pada wajah Mirae , dan berakhir dengan bibir mereka yang saling bertautan . Yah..ciuman panas ditengah jalan dan ditengah orang-orang yang berlalu lalang . Dasar percintaan anak muda…

 

 

Fin

huaaaaaaaaaaaaaaah akhirnya siap :v ini sequel Love in School ya thayang-thayang :*

kalau belum baca yang Love in School buruan baca entar kamu ga ngerti beberapa :’v

Yoongi’s wife,
d_jARMY

About BlueChip

Just a normal noona fan who can't resist 97 line(?)

One thought on “FF/ ONESHOOT/ BE MINE (LOVE IN SCHOOL SEQUEL)/ BTS-BANGTAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s