FF/ OMO!/ BTS-BANGTAN/ pt. 1


AUTHOR: NatanielGema

Title : OMO!

Cast

  • Jung Sang In *nama karang author
  • Jessica (Jessica jung)
  • Park Eun Mun *nama karangan author
  • Jeon Jungkook a.k.a Jungkook
  • Min Yongi a.k.a Suga
  • Yesung
  • Namjoon a.k.a Rapmons
  • Taemin (shine)

Other

  • Member BTS
  • Member Super Junior

Cerita ini original fantasy otak Author, ! Hati-hati banyak TYPO!. Ini hanya fiction yang di buat otak author melalui jari-jari author yang lentik (mupeng!) .. …. Aduh kabanyakan ngomong kayaknya gw! So… selamat membaca!!

 

 

 

Aku terbangun dipagi hari karna ulah jam weker sialan itu lagi, “ya setidaknya jam weker itu sudah cukup berjasa membangunkan ku tiap pagi” itulah kata eomma pada ku, setiap aku mengeluh tentang jam weker sialan itu.

***

Class B-1

“ joncheun acim-ieyo Jung Sang In imnida , jaega indonesia-seo weassumnida” seru ku pada mereka, tatapan mereka menyebalkan sekali.

“silahkan duduk jung sang in” seru guru yang kupanggil songsangnim Kim.

Agak aneh sebenarnya aku memanggil guru dengan sebutan songsangnim, tapi disinihlah aku berada, di Korea Selatan. Aku duduk dibangku urutan 3 dari samping pintu barisan ke 2. Akhirnya Kim songsangnim keluar kelas, sekarang aku tau rupanya guru itu hanya mengantar ku saja. Kupikir dia guru yang mengajar nanti.

Tebakan ku hari ini meleset rupanya, semua bayangan indahku tentang korea selatan pudar begitu saja. Bagaimana tidak! Kupikir murid disini ramah dan menyenangkan, memang mereka tampan dan cantik tapi tak menyenangkan. Ditambah lagi tatapan mengitimidasi mereka padaku. Aku rindu teman-teman ku yang ada di indonesia. Taklama kemudian guru pun datang untuk mengajar.

***

Aku berjalan dikorido sekolah, dengan tanggan kiriku yang memegang sandwich. Tak sengaja aku melihat adegan tidak senonoh, sumpah demi dewa shinobi Hashirama senju! Walau aku sering melihatnya di setiap adegan drama korea, tapi ini pertama kalinya aku melihatnya secara langsung. Dua orang siswa dengan gender yang berbeda tengah menempelkan bibir mereka satu sama lain, ahh kenapa jadi berbelit begini… maksudku mereka berciuman.

Dengan sigap ku alihkan pandanganku kearah yang berlawanan, supaya salah satu diantara mereka tidak ada yang melihat wajahku, tapi rupanya sia-sia, aku terlambat dia telah melihatku. Tatapanya sangat mengintimidasi lebih dari teman kelasku, berbeda dengan yeoja didepanya yang tengah menutup matanya entahlah kenapa. Karna malu tertangkap basah sedang mengintip, walaupun aku tak bermaksud begitu, aku langsung berlari dengan kecepatan penuh.

Aku terus berlari dengan cepat dan tanpa sadar menabrak seseorang

“ah sakit” ringis ku

“kau tak apakan?” serunya

Karna ketakutanku terlalu mendominasi perasaanku, tanpa berpikirpanjang aku berlari kembali menuju kelas dan meninggalkan orang tadi begitu saja,dan terlebih belum sempat melihat wajahnya.

***

Tak kusangka, berlari dari koridor sampai kelas sudah membuat kulelah. Ups! Tatapan mereka lagi, kali ini lebih aneh tapi lebih baik dari sebelumnya. Karna bingung diperhatikan seperti itu, aku hanya tertawa-tawa tak jelas dan menuju bangku ku, memang terdengar garing dan aneh tapi hanya itu yang bisa kulakukan kali ini.

Betapa kagetnya aku, rupanya ada yang membalas tawa anehku , yeoja itu ,dia juga tertawa bersamaku, berbeda dengan yang lain yang tak peduli. Yoeja itu berdiri dari tempat duduknya dan berjalan kearahku, OMO! kenapa jadi begini…

“annyeonghaseo?”serunya

“ aa…nnyeong ” jawabku gagap

‘’ ireumi mwoeyo?”

“jeoneun jung sang in imnida” jawabku senormal-normalnya

“ jeoneun Jessica imnida, cheombangepsumnida!’’ serunya senang

“ne” jawabku

“ kau tak senang berkenalan dengan ku ya?’’ tanyanya

“bu…bukan begitu,aku hanya kaget” jawabku

“ hahaha, aku mengerti. Mau berteman dengan ku?” tanyanya lagi

“eo, pasti!” jawabku tersenyum

“oh iya kenapa kau aneh sekali?”

“ aneh? Apanya yang aneh dariku?” tanyaku bingung dengan pernyaatanya

“ kau datang ke kelas dengan pakaian dan wajah yang kusut”

“ aku malu menceritakanya”

“ tak perlu malu, aku berjanji tak akan membocorkanya” serunya

Jujur aku bingung mau menceritakanya atau tidak, jika kuceritakan nanti aku ditertawai olehnya.aku baru berteman dengannya, apa aku harus percaya.

“ call ?” tanya nya lagi. Baiklah ku putuskan untuk setuju “ call!” jawabku

***

“ jadi anak-anak sampai sini dulu penjelasan tentang sejarah perang dunia ke II, dan tolong catat rangkuman yang ada dipapantulis. Lalu kumpulkan dimeja besok” seru songsangnim jung dan kembali duduk dibangu kebesaranya.

Ya walaupun tak begitu mengerti maksud songsangnim , tapi berkat Jessica aku tau tugas apa yang diberikan songsangnim, tak kusangka Jessica bisa bahasa tangan ala anak alay di indonesia.

Kubuka tasku untuk mengambil barang yang sangat berharga bagiku, yang selalu membantuku melihat jarak jauh yaitu Kacamata ku. OMO! Mana kacamataku! Ku ubrak-abrik tas hitam ku, tapi nihil kacamata itu memangtidak ada ditempatnya.

“ jung sang in! apa yang kamu cari” suara songsanim yang menggema di kelas yang sunyi membuatku kaget .

“ mianhae songsangnim, saya sedang mencari kacamata saya” jawabku gugup

“kacamata?”

Tiba-tiba saja terlintas kejadian dikoridor tadi.

“ne songsangnim, boleh saya mencarinya diluar, sepertinya jatuh ?”

“eo baiklah, dan lekas kembali kekelas” seru songsangnim cuek

“ ne songsangnim”

***

Aku berjalan menyusuri koridor itu lagi, sebenarnya agak tidak nyaman melewati tempat ini lagi. Sudah 20 menit aku mencari disini. Karna terlalu lelah kuputuskan untuk duduk sembentar… hingga tiba-tiba….

TUK…TUK…TUK (angap aja suara langkah kaki ye)

Astaga ! suara apa itu. Aku pun mencoba berdiri tapi sial kaki ku seperti dibekukan

“ siapa disana!” teriak ku

Namun tak ada yang menjawab…. TUK…TUK…TUK… OMO suara itu lagi. Apa yang harus aku lakukan kali ini. Baiklah aku akan melakukan taktik andalan ku….

“ hiks…hiks..hiks eomma hiks..hisk” tangisku

“ ee…e jangan menangis, aku hanya bercanda”

BINGO! Kena kau setan sialan!

***

 

“ah sakit! Ampun! Jangan pukul aku lagi” erangnya kesakitan sambil memeluk lututnya

“ kau mau apa huh! Melakukan yang tidak-tidak!” tuduhku

“maaf..maaf tapi tolong jangan pukul aku lagi!”

Baiklah menurutku ini sudah cukup memberi pelajaran pada namja ini. Lagian aku juga penasaran orang seperti apa yang berani menganguku.

“baiklah, kali ini ku ampuni kau!” jawabku cuek

“kenapa kau memukulku” serunya tapi tetap dengan posisi sebelumnya

“ salah sendiri! Kau menakut-nakutiku” jawabku garang

Namja itu mulai berdiri sambil memegang kepalanya yang kupukul tadi, dan langsung menoleh padaku.

“ kau ini! Aku hanya ingin mengebalikan kacamatamu” serunya tapi kaliini tatapnya yang menyudutkan ku.

Tanpa aba-aba namja itu sudah melangkahkan kakinya kearahku, kali ini berbeda namja ini menyundutkan ku bukan dengan tatapanya tapi dengan tubuhnya,OMO semakin dekat…dekat

“aa..apa yang ingin kau lakukan” tanyaku takut

“mwo? Aku hanya ingin menngembalikan ini! Jangan pikir yang macam-macam”

“eo, kalau begitu maaf, aku pikir kau mau hmm… lupakanlah!”

“huft, yasudah ini kacamata mu’’

‘ ne, gomawo. Sekali lagi maaf”

Sungguh memalukan sekali hari ini, hari pertamaku sekolah, BERANTAKAN camkan itu!.

Baru saja aku ingin pergi meniggalkan namja itu tapi tiba-tiba…

“ hey! Kenapa kau langsung pergi, mana sopan santunmu! Aku sudah membantu mu tau”

“maaf, aku harus kembali kekelas. Kau mau apa?” tanya ku bingung

“baiklah kita bicarakan ini sambil berjalan kekelas saja!”serunya

‘’ ne, maaf ya tentang kepalamu tadi” jawabku

“ ngomong-ngomong nama mu siapa dan kelas berapa?” tanyanya

“ jung sang in imnida , B-1. Dangsineunyo?”

“ Jeon Jungkook imnida, A-1”

***

Rupanya namja ini tidak terlalu buruk, dia menyenangkan. Berjalan bersamanya sangat menyenangkan , dia orang yang ramah dan selalu tersenyum. Dan satu lagi dia tampan… astaga bisakah aku pingsang sekarang? Baru kali ini aku berjalan bersama namja setampan dia, hari ini tak terlalu buruk hehhehe….

“ kau melamu, apa yang kau pikirkan?” Tanyanya padaku

“ ti..tidak, aku tak melamun” jawabku malu

“ jangan-jangan kau sedang berfikir kotor ya ?” katanya lagi didepan wajahku

“aa..aapa!, enak saja kau pikir aku yeoja macam apa huh!” jawabku tak terima

“ hahhaha aku bercanda kok, ngomong-ngomong itu kelas mu bukan?” serunya seraya menujukan kelas yang bertuliskan B-1

“ne, itu kelas ku”

“ mau ku antar sampai kelas?”

“ tidak perlu, gomawo untuk kacama..”

Walau baik ,namun dia orang yang pemaksa, buktinya sekarang namja yang namanya Jeon Jungkook ini menarik tanganku dan lebih gilanya namja ini masuk bersamaku ke kelas.

“ annyeong songsangnim” serunya ramah

“eo Jungkook ada perlu apa kesini?” jawab songsangnim lebih ramah

WHAT THE…!! Apa-apan ini! Kenapa songsangnim ramah sekali padanya? Tadi bukanya dia galaknya bukan main padaku, dan lihat ini kenapa yeoja-yeoja disini menatapku dengan garang? Apa yang salah. Tapi setidaknya Jessica tak menatapku garang… ups! Malah lebih aneh tatapanya padaku, seperti orang kaget.

“ aku hanya ingin mengantar dia kekelas, tadi kulihat dia seperti orang linglung mencari jalan kembali kekelas” ujarnya pada songsangnim

“ A… gomawo Jungkook-ssi, kau baik sekali” jawab songsangnim jung

“mwoo! Itu,, tid” belum aku selesai bicara Jungkook sudah memotong perkataanku

“ne, songsangnim” timpalnya . aku hanya mendengus kesal, baru berteman saja dia sangat menyebalkan apalagi sudah lama berteman.

***

TENG…TENG…TENG

Bel pulang berbunyi, begitu leganya aku, bagaiamana tidak sedaritadi dikelas mereka semua menatapku dengan wajah yang mengerikan, semenjak kejadian Jungkook datang kekelas. Untung ada Jessica yang menemaniku.

Tak sengaja aku melihat jessy, tengah berdiri didepan sebuah pintu berwarna biru dengan tulisan dilarang masuk… apa yang dia lakukan disana”pikirku

“ jessy” teriak ku. Namun ia tak menengok. oh iya jessy itu panggilan ku untuk Jessica.

“jessy” teriak ku lagi , baiklah sepertinya jessy punya penyakit tuli. Lebih baik ku datangi saja.

“ jeesy apa yang kau lakukan?” tanya ku seraya memegang bahunya

“sang in? apa yang kau lakukan disini?” jawabnya

Tunggu dulu! Kenapa matanya bengkak? Apa dia baru saja menangis…

“ harusnya aku yang bertanya! Kau kenapa?” tanya ku lagi namun dengan nada menekan

“hisk…hisk kenapa aku harus begini?”

Sepertinya aku mencium bau sakit hati disini, walau baru berteman aku tak suka melihatnya menangis seperti ini.

“ siapa namja itu!” tanya ku garang

“ tak apa sang in, aku baik-baik saja”

“ apanya baik-baik saja!” jawabku. Tak sengaja aku melihat mata jessy seperti melihat seseorang didalam pintu itu, rupanya ada cela kaca yang bisa melihatkan sedikit isi dibalik pintu ini. Dan aku bisa melihat jelas seorang namja tengah memangku yeoja yang sangat sexy. “ mati kau namja sialan” guamaku pelan.

“ baiklah, akan kulakukan untuk mu”

“ kau mau apa sang in?” tanyanya dengan nada takut, dan memegangku seperti mengerti arah pembicaraan ku ini. “jangan kesana sang in!” lanjutnya

“ pabo! Diamlah kau yeoja cenggeng ” seruku dan langsung menangkis tangannya.

“sang in” serunya lirih.

Ku pegang gagang pintu ini dengan tanganku yang agak berkeringat , baiklah hanya membuka dan membentaknya sang in, demi temanmu” ucapku dalam hati. Akhirnya pintu itu tebuka dengan sempurna, dan menampilkan semua isi didalamnya. OMO! bukan hanya namja dan yeoja itu rupanya, banyak sekali…..

TBC

 

About BlueChip

Just a normal noona fan who can't resist 97 line(?)

6 thoughts on “FF/ OMO!/ BTS-BANGTAN/ pt. 1

  1. sawloh otak gw waktu baca kata ‘banyak’ 😂😂 xD
    tapi.. si kookie siapa sih sbner nya? anak ketua yayasan? ‘-‘

    keep writing author,, Fighting!! 😄

  2. penasaran sama kelanjutan nya dan ini ff pertama yang muat dua bias spesial ku yesung dan jungkook di tunggu kelanjutan nya ^^ semangat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s