FF/ A P O L O G Y/ iKON-EXO/ pt. 1


Author : @intanelfs

Tittle : A P O L O G Y

Type : Sad,Romance,School life,Family

Cast :

– Han Jia

– Byun Baekhyun

-Kim Hanbin

– Other cast

~Author POV~

 

@ Jia House

Kehidupan setiap masing-masing keluarga memang berbeda-beda,bagaimana tentang kehidupan keluarag Han Jia yang orang tuanya selalu terlibat pertengkaran setiap harinya ,ketidak cocokan akhirnya membuat mereka berpisah,perceraian hal yang dialami kedua orang tuanya membuatnya tidak terlalu menikmati yang namanya hidup semsetinya ,lebih lebih sekarang keluarga barunya . Ayah Han jia bercerai dengan ibunya di saat dia baru memasuki umur 17 tahun dan dua bulan yang lalu dia telah mempunyai ibu baru berserta kakak baru,Jia sangat tidak meyukai hal itu,dia bukalah gadis yang senang akan hal baru ,terlebih lagi wanita yang sekarang menggantikan status ibunya adalah istri simpanan ayahnya selama setahun ini,yang menghancurkan keluarganya,wanita yang hanya menginginkan status social,harta ayahnya,dia membenci ibu barunya berserta anaknya (Byun Baekhyun),jia akan terang-terangan bila dia tidak menyukai seseorang,setiap harinya jika ia bertemu dengan baekyun atau yoon mirae (ibu baekhyun) jia tidak segan-segan mengeluarkan kata-kata kasar,bahkan di depan ayahnya sekalipun dia sama sekali tidak takut.salah satu contohnya acara sarapan pagi ini yang di tandakan dengan tanpa suara kecuali suara dentingan garpu dan sendok.jia melirik ibu tirinya yang sibuk dengan makananya begitu juga dengan baekhyun tapi tidak dengan ayahnya,ayahnya seharusnya sarapan tapi yang dilihatnya ayahnya hanya bercengkrama dengan laptopnya dan kertas-kertas tidak jelas,jia yang melihat ketiga orang tersebut sambil mengangukan kepalanya “haruskah aku buat keributan di pagi hari yang cerah ini”ucapnya dalam hatinya sambil tersenyum

“apa ada yang lucu”Tanya ayahnya sambil menatap jia penuh heran

“anyeo,aku sedang memikirkan sesuatu”ucap jia sambil menatap ayahnya kembali

“Han jia bagaimana dengan sekolahmu?”jia dengan replek menatap wanita yang memang menurut standar lebih dari kata cantik yang duduk di samping ayahnya,jia mendengus kesal

“aku tidak sembarang menjawab pertanyaan orang asing” ucap jia sambil tersenyum tanpa dosa sambil menujulurkan lidahnya dan kemudian dia menatap baekhyun yang kini tengah menatapnya dengan tatapan datar

“apa yang tadi kau pikirkan “bagimana aku membuat keributan di pagi ini” eoh “ucap ayahnya dengan tatapan yang ingin membuhunya

“BINGO, Appa daebak,kau begitu memahami putrimu ini”

“jia-ya ,,,, jika kau memiliki waktu luang pergilah belanja apapun yang kau inginkan atau kau bisa berlibur dengan teman mu,jadi ayah mohon tenangkan pikiranmu dan jangan pernah membuat keributan lagi dan kau harus bisa lebih sopan dengan ibu mu,Arraseo?”ucap ayahnya dengan lantang seolah dia menganggap jia butuh hiburan karena stress,tapi hanya di tanggapi dengan dengusan kesal oleh putrinya,

“Mianhe appa sepertinya aku harus menjelaskan beberapa hal…,aku tidak bisa menuruti kata-kata mu,karena aku hanya memiliki satu ibu,aku tidak lahir dari dua rahim,terlebih lagi ibu ku masih hidup sampai matipun aku tidak akan pernah mau memanggilnya IBU,justru aku akan lebih senang memanggil shin ajhuma(asisten rumah tangga) dengan sebutan ibu.terimakasih atas sarapnya,aku benar-benar menikmatinya,aku harus berangkat sekolah”jia pun beranjak dari kursinya tapi kemudian dia kembali memabalikan badanya

“aku lupa satu hal lagi,,appa ,,,sejak aku lahir sampai umur ku 18 tahun aku tidak penah memiliki seorang teman, karena mereka tidak mau berteman dengan ku,begitupun juga aku”jia benar benar sudah pergi,ayahnya hanya menarik nafas dalam-dalam,dia kadang merasa bersalah dengan putrinya.sedangakan baekhyun menatap kepergian gadis itu dengan tersenyum miris,yang dipikiranya sekarang “ gadis keras kepala,sombong,arogan,tidak meiliki sopan santun sama sekali,aku harus memikirkan bagaiman cara menyingkirkan gadis itu”,ikirnya dalam hati

“baekhyun bagaimana kuliah mu?” Tanya ayahnya jia

“seperti biasa tidak ada yang berubah,,,Ajushi aku harus berangkat sebelum terlambat”baekhyun hendak beranjak dari kursinya tetapi ayah jia menatapnya mengisyaratkan untuk duduk kembali

“ternyata kau tidak jauh beda dari jia ya !,berhenti memanggiku ajusshi” ucap ayah jia sambil meleparkan sebuah kunci?

“gunakan itu untuk keperluan mu sehari-hari,mobil itu baru datang pagi ini”

“mungkin permintaan ajushi untuk di panggil ayah saya akan menurutinya,tetapi untuk mobil itu saya tidak bisa menerimanya,saya lebih suka naik bus atau taxi,kalau begitu saya berangkat dulu”baekhyun membungkukkan badan dan meninggalkan ruang makan tersebut.

“Jia dan baekhyun benar-benar berbeda,kau benar-benar mendidik baekhyun dengan baik,aku terlalu memanjakan gadis itu,aku butuh bantuan mu untuk mendidikji menjadi gadis yang lebih ramah terhadap sesama”

“Itu memang sudah tugas ku,jia sebenarnya anak yang baik,mungkin dia melakukan itu untuk memberontak !”

“membrontak,maksudmu?”

“Jia melakukan itu karena alasan,aku mendengar dari park ajushi kalau jia akhir-akhir ini sering bertemu dengan Ny.Han(ibu Jia),aku sudah membuang pikiran ini jauh jauh,tapi menurutku Jia membenci ku dan baekhyun karena hasutan dari Ny.Han,aku tidak bermak…”

“bagaimna mungkin kau bisa berpikiran seperti itu?”

“ani… eee,..maksud ku,,”

“aku juga,..maksudku kita memikirkan hal yang sama,menurutku juga begitu,ini pasti ulah ibunya”uca ayah jia sambil menatap istri barunya,Ny.baek hanya tersenyum

“kita harus melakukan sesuatu”ucap mereka secara bersamaan.

.

.

.

Entah hujan angin badai dari mana tiba-tiba Yonsei High School menjadi mendadak heboh seperti ini,terutama siswa-siswa perempuan,mereka seakan-akan melihat pangeran William yang sedang berjalan di tengah koridor yang menjadi pusat perhatian siswa perempuan,semau seakan akan tergila-gila padanya,siapa yang tidak akan gila karena kim hanbin anak pemilik yayasan

“aku dengar dia baru datang ke korea”ucap seorang yeoja di tengah kerumunan

“Waaah Daebak,siapa sangka dia begitu tampan,semoga kita da kesempatan buat berkenalan dengannya”

“berkenalan? Huh yang benar saja dia sudah bertunangan”sambut yeoja lainya

“Mwo ? dia bertunangan dengan siapa? “.

“yang jelas bukan anak dari sekolah kita”

.

.

.

Materi pembelajaran di Kelas 3-2 berlangsung dengan sepi dan tentram,walapupun mereka hanya di tugaskan untuk mengerjakan 20 soal matematika ,kelas ini akan dengan senang hati mengerjakannya,karena perebutan pringkat di kelas ini sangat ketat,si ketua kelas Han jia tidak ada yang bisa menyaingi kepintarannya,dari TK-Sekolah menengah pertama dia merupakan lulusan terbaik dengan nilai bisa dibilang lebih dari kata memuaskan.

“Ketua..Kau di panggil kepala sekolah”

“emmm,,,aku akan segera kesana”

.

.

Jia Pov

“Aishh,,kenapa dia terus memanggilku,,, dalam sehari dia bisa memanggilku 3 kali aish seperti waktu makan saja”,menjadi ketua kelas memang tidaklah mudah , apalgi setiap ada acara organisasi kenapa harus aku yang menjadi ketuanya,dan kepala sekolah memanggilku pasti akan membahas rapat pembentukan panitia peringatan hari jadi sekolah,padahal aku belum membuat kerangkanya sama sekali,,,aku mencoba menarik nafas bebrapak laki kemudian mengetuk pintu dengan perlahan.

“masuklah”

“ada perlu apa anda memanggil saya?” ucapku sambil menundukan kepala,sepertinya ada seseorang di sebelahku terlihat dari sepatu bermerknya,namja? Siapa dia,? Berbagai pertanyaan terngiang-ngiang di kepala ku dan,,

“dia baru pindah hari ini”ucapan dari kepala sekolah menjadi jawaban yang sedikit membantu

“mungkin ini pertama kali kalian bertemu,tapi aku sudah tau kalo Han Jia pasti sudah mengeanlmu” apa maksudnya ,aku padahal baru melihat wajahnya,namanya saja aku tidak tau,heol benar-benar tidak bisa di percaya

“saem,saya tidak mengerti maksud perkataan anda “mengenal dengan baik”,tapi saya baru melihat wajahnya dan namnya saja saya tidak tau”

“mwo,apa kau benar-benar tidak tau,satu sekolah sudah gempar dengan kedatangan anak ini”

“aaaa,,,mungkin waktu itu saya sedang bertugas di perpustakaan,.,Keunde saem,,dugueyeo?’’

“Aku Kim Han Bin”

“aku Yoo Han Ji,tapi sering di panggil Si J E N I U S J I A” dengan penuh kepercayaan diri aku memperkenalkan diriku,tapi namnya sedikit tidak asing,

“saem,sepertinya saya tau siapa dia,dia pasti anaknya ,eee, setauku di cukup terkenal eee,aaa Kim woo Bin,jadi dia anaknya woobin,,,akh sepertinya bukan dia padahal baru-baru ini menikah,mungkin saja adiknya”

“katamu kau si jenius tapi wawasanmu benar-benar buruk”

-Author Pov-

Kepala sekolah yang melihat han jia sudah mulai geram,

“asataga han jia,kau jangan membuat dia kesal eoh,,Jia dia anakanya ketua yayasan anknya Direktur Kim,apa kau sudah tau sekarang,”

“oooow,oh,,, tentu saja dia sangat mirip dengan ayahnya “ han jia benar-benar terlihat bodoh hari ini

“jadi aku memanggilmu kesini untuk mengantarnya berkeliling sekolah,eoh,jadi ibu mengandalkan mu,”

“tapi saem saya sedang mengarjakan tugas,dan benar-benar sibuk,masih banyak tugas yang harus saya kerjakan,apalagi ini hal penting ,bukankah saem menyuruhku untuk secepatnya membentuk panitia peringatan hari jadi sekolah,aku harus mengahadiri rapat,sekarang juga,aku bisa menyuruh wakil ketua kelas,nde?” perkataan han jia membuat hanbin sedikit kesal,hanbin berpikir kalau gadis ini benar-benar “menyebalkan,sok pintar,sok sibuk,”,jia yang melihat kepala sekolah dengat tatapan ingin mencabut nyawanya hanya bisa menganggukan kepalanya

“arrasoyeo,,,Saem saya sepertinya akan bersikap professional,tidak harus memandang dia itu akan presiden,anak direktur,sekolah ya sekolah jadi saya akan bersikap sewarjarnya”mendengar penuturan Jia kepala sekolah hanya tersemnyum kikuk.

YAAAK,Kau kim HABIN,apa yang kau lakukan di sana,cepat ikuti aku ”Jia sedikit berteriak di ruangan itu,kim hanbin sedikit kesal karena namanya diganti seenak jidatnya.sekarang mereka sudah berada di luar ruangan kepala sekolah,jia membalikan badanya mengahdap kearah hanbin

“kim habin,bisakah kau berkeliling sendiri,aku sangat sibuk”ucap hanjia hanya di dibalas tatapan kesal dari hanbin

“asal kau tau nama ku bukan habin tapi HANBIN,apa kau terlalu bodoh untuk menyebut nama itu huh!!!”

“mianhe,aku sedikit bermasalah tentang mengingat nama orang,jadi kim HANBIN-sii saya mohon maaf karena tidak bisa membantu anda untuk berkeliling karena saya sedang di tunggu untuk rapat,jadi saya akan merekomendasikan siswa lain,Arraseoyeo!!”sedikit penekanana di kata terakhirnya,han jia hendak pergi namun lenganya langsung di tahan oleh hanbin.

“KAU YANG HARUS MENGANTAR KU BERKELILING !!!!!”hanbin mengataaknya dengan penekanan di setiap kata-katanya,han jia sudah mulai kesal dengan anaka satu ini,

“baiklah aku akan menganatar mu,dan itu tidak akan memakan waktu sampai 5 menit,”jia langsung menarik lengan hanbin untuk menuju koridor lantai satu,tujuan han jia adalah madding.

Jia melepasakan lengan hanbin saat mereka tiba di sebuah gambar yang cukup besar

“apa kau tau ini apa”Tanya jia pada hanbin,hanbin yang melihat itu hanya bisa tersenyum meremehkan,anaka

“anak TK saja tau itu gambar apa,kau menyeret ku hanya untuk melihat ini huh?”hanbin sangat kesal dengan gadis satu ini

“Mmm tentu saja,sudah kukatakan kita tidak akan lebih memakan waktu 5 menit untuk berkeliling sekolah yang sebesar komplek perumahan ini,jadi dengan DENAH sekolah ini aku akan membantumu,”jia mengatakan hal itu sambil melirik hanbin yang ada disamping kirinya,jia bisa tau dari reaksi hanbin sudah sangat terlihat kesal,tapi jia akan membuat hanbin jadi semakin kesal karena menurut jia jika hanbin sudah sangat muak maka hanbin tidak mau diajak berkeliling dan jia bisa mengikuti rapat.jia mulai menujuk denah itu dengan tanganya

“jadi kim hanbin akan aku tujunkan bebrapa temoat di sekolah ini,jadi tempat yang aku tunjukan di gambar ini adalah ruangan kepala sekolah yang baru saja kita datangi,dan ini ad..aa.la,,yak apa yang kau lakukan,apa kau sudah gila?”jia replek menghentikan tangan habin yang sedang merobek denah sekolah seluas peta dunia itu,sekarang denah itu sudah terbelah menjadi dua,,sekarang sudah menjadi beberapa robekan kertas,jia terlihat panic karena beberapa siswa sedang melirik kearah mereka.

“AKU AKAN MENGANTAR MU”teriak jia membuat hanbin menghentikan aktivitas merobek gambar denah itu,dan mengeluarkan senyum kemenanganya pada jia

“kalau begitu Ayo”ucap hanbin.

Mereka berdua mulai taor keliling sekolah mulai dari gerbang sekolah,karena ide sialan itu muncul dari si sialan hanbin,itu yang diakatakan jia di dalam otaknya,jia sangat kesal karena dari tadi hanbin tidak memperthatikanya sama sekali saat meraka tiba di lapangan basket karena hanbin sibuk menyapa para siswa perempuan yang dari tadi terus memnggil hanbin.

.

.

.

Akhirnya mereka tiba di tempat terakhir yaitu kolam renang yang merupakan tempat paling ujung dari sekolah ini.

“jadi ini adalah tempat terkahir,kau pasti sudah tau kan tempat ini apa,?”ucap jia yang sudah terlihat sangat lelah,jia melirik jam tanganya

“Oh my God,kita menghabiskan waktu 2 jam 35 menit hanya untuk mengeliling sekolah ini,aish,kau benar-benar menyita semua waktu ku”

“sorry,yak apa bangunan kolam renang ini masih baru”Tanya hanbin

“tentu saja,ayahku menghabiskan banyak uang untuk mendanai gedung ini”balas jia

“apa kau sedang memamerkan kekayaan mu?”

“tentu saja,kau pikir hanya kau saja yang bisa,bukankah sekolah ini di buat oleh ayah mu hanya untuk menerima orang kaya disertai otak yang bisa diandalkan,aku heran kenapa rata-rata sekolah di korea seperti ini,aku pikir hanya ada di drama”

“jadi kalau kau sudah tau begitu kenapa kau bersekolah disini?”pertanyaan habin membuat jia ingin melemparnya ke kolam renang,karena itu adalah kesempatan yang bagus Karen mereka sedang berdiri di pinggir kolam

“aish,aku benar-benar tidak tau diri,asal kau tau ayahmu merekomendasikan sekolah pada ayah ku”

“jadi itu bagus ayah ku seorang pembisnis yang handal”

“waaah kau benar-benar handal dalam membuat sesorang menjadi kesal,jika kau masih ingin disini,kenapa tidak sekalian kau merasakan kolam ini huh?aku benar-benar tidak suka berlama-lama dengan mu”ucap jia hendak pergi namun lengannya di tahan hanbin

“kenapa kau tidak saja yang mencobanya duluan”hanbin tersenyum miring melihat jia yang sudah di ujung tanduk,karena posisi jia sekarang benar-benar di ujung tanduk,jika hanbin melepaskan tanganya jia akan terjatuh ke kolam,

“yaaaak jika kau melepaskan ku aku akan membunuh mu”

“dan aku tidak sabar di bunuh oleh mu”dan sepertinya hanbin tidak akan membirakannya lolos, hanbin melepaskan tangan jia.Han jia yang sudah tau kalau hanbin akan melepaskan tanganya maka dia dengan replek memeluk leher hanbin dan kalian sudah tau apa yang terjadi dengan mereka,mereka berdua tercebur dalam kolam.

Di dalam air jia memeluk erat hanbin ,bayangan aneh mucul di kepala jia,

“salajueseo,,,eomma salajueseo,,,”menurut hanbin,jia terlihat sangat ketakutan,padahal kolam ini tidak dalam sama sekali hanya mencabai batas dada.

“yaaak pijakan kaimu di lantai”hanbin mencoba melepaskan jia dari pelukannya namun jia sangat erat memeluknya

“aku mohon jangan lepaskan aku”jia masih berada di pelukan hanbin

“berhenti mencari kesempatan dari ku,pijakanlah kakimu di lantai”hanbin menekan pundak jia,membuat kaki jia bisa merasakan lantai dan jia membuka matanya,jia melihat tanganua berada di pundak hanbin dan langsung dengan replek melepaskan tanganya

“kenapa tangan ku bisa disana”jia pura-pura seperti tidak terjadi sesuatu

“apa sekarang kau kehilangan ingatan mu huh?”teriak hanbin

“yaaaak ini semua karena ulahmu,,”

“kau saja yang bodoh tidak bisa berenang”ucap hanbin yang hendak meninggalkan jia menuju dinding kolang namun di tahan oleh lengan jia,wajah jia sangat terlihat memelas

“jangan tinggalkan aku”ucap jia

“yaaak kau bisa berjalan kesana sendiri,lagi pula kolam ini tidak dalam,lihtalah ini tidak sampai ujung kepala mu,aku padahal bisa melihat pakaian dalamu”ucap hanbin dengan panjang lebar,jia langsung replek menutup bagaian atas tubuhnya

“aku memiliki phobia tentang kolam renang,,”ucap jia sambil menunduk

“huh? Pobia,? Mianhe, aku tidak tau”hanbin sedikit menyesal melakukan hal tadi,kalu saja ia tau ia mungkin tiak akan melakukan hal itu

“aku akan memaafkanmu karena kau tidak tau,mungkin satu sekolah sudah tau kalau aku memiliki phobia,jadi karena kau sudah tau jangan mlakukan hal seperti ini lagi”ucap jia

“mmm,aku tidak akan melakukanya lagi,kau benar-benar terlihat ketakutan tadi aku kira kau sedang bercanda,”ucap hanbin sambil menjulurkan tangannya kepada jia,jia yang melihat hal itu hanya bisa memandang kearah hanbin,

“kau bilang jangan tinggalkan aku,apa kau mau disini untuk selama-lamanya huh,disini sangat dingin ,kita harus naik”ucap hanbin sambil menggenggam tangan jia.

 

About BlueChip

Just a normal noona fan who can't resist 97 line(?)

5 thoughts on “FF/ A P O L O G Y/ iKON-EXO/ pt. 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s