FF/ ONESHOT/ LOVE IN SCHOOL/ BTS-BANGTAN


Cover FF 3.jpg

Tittle : Love in School (ONESHOOT)  || Author : d_jARMY || Genre : Romance, School life|| Main cast : Kim Taehyung (BTS), Lee Ga Eun (OC), Park Jimin (BTS) || Other Cast : find by yourself|| Rating : PG-17 || Lenght :Oneshoot

 

Note : Hey ARMY :* Author Freelance *d_j* ada FF Oneshoot gak seberapa nih :v

ini sementara pengganti FF When Bad Girl and Bad Boy in Love ya :3 , soalnya lagi on process :v soalnya otak udh buntu bikin endingnya weh :3 doain FF nya bisa sampe berpuluh-puluh chap ^^ btw , semoga suka ya .. soalnya ini FF Oneshoot pertama aku :’v

okelah cekidot

 

AUTHOR POV

“Anak-anak harap tertib ! kita kedatangan murid baru .” kata Jung ssaem yang setiba ke kelas langsung menertibkan murid-muridnya yang sudah kelewat ribut , bahkan ributnya mengalahkan oktaf tertinggi di seriosa/?

 

Setelah Jung ssaem merasa kelas sudah kembali tertib ia kemudian menyuruh murid baru itu masuk .

“Hey , kau bisa masuk sekarang .”

Mendengar Jung ssaem mempersilahkannya masuk , murid baru itu langsung membuka kenop pintu dan perlahan masuk .

 

Semua murid -Pria- menatap murid baru itu dengan mata yang berseri-seri . Semua mulai terlihat berbisik-bisik dengan teman yang disekitaran bangku mereka .

 

“YA !! kenapa kalian kembali ribut ?! Diamlah dan dengarkan salam perkenalannya !” Jung ssaem yang sadar akan keributan yang mulai terjadi langsung menegor mereka .

 

“Annyeonghaseyo.. Lee Ga Eun imnida” sapa murid baru itu .

 

“Disini ada dua bangku kosong . Disebelah Taehyung dan disebelah Jimin . Kau pilih saja . Taehyung yang sebelah sana dan Jimin yang sebelah sana .” ucap Jung ssaem menunjukkan tempat murid yang bernama Taehyung dan Jimin .

 

“Ne ssaem .” Ga Eun berjalan sambil berpikir bangku mana yang mau dia tempati . Sebenarnya dia lupa yang mana bangku si Taehyung dan yang mana bangku si Jimin . Sehingga dia pun asal duduk saja .

 

“Apa kau yang bernama Jimin ? Namaku Lee Ga Eun , mohon bantuannya .” kata Ga Eun saat sampai di salah satu bangku kosong dan langsung mendudukkan dirinya .

Pria itu tidak menjawab pertanyaan Ga Eun , dia hanya sekilas menatap Ga Eun dan beberapa detik kemudian menyibukkan dirinya dengan mengambil komik dari lacinya dan membacanya .

 

‘Pria yang dingin’ batin Ga Eun .

 

Pelajaran pertama pun berlangsung dengan Ga Eun yang masih belum mengerti satu pelajaran pun . Tentu saja ..dia kan murid baru , apalagi Ga Eun masuk di semester ke dua . Dia benar-benar banyak ketinggalan . Dia berniat ingin meminjam buku catatan sebangkunya , namun Ga Eun tidak berani karena baru saja mengetahui sifatnya . Hingga akhirnya pelajaran berganti dengan bel istirahat ..

 

“Jimin-ssi , chakkaman !” Ga Eun memanggil sebangkunya tadi untuk meminjam buku catatannya . Namun sepertinya tidak didengar oleh orang yang dimaksud , ‘Tidak didengar atau memang sengaja pura-pura tidak dengar ?’batin Ga Eun sedikit kesal .

 

“Kau memanggilku ?” tanya seseorang yang duduk selang 2 meja didepannya .

 

“Eh ?”

 

“Kau tadi menyebut namaku .”

 

“Ka..kau yang bernama Jimin ?” tanya Ga Eun , sebenarnya tadi itu sebangkunya memang belum mengiyakan kalau namanya Jimin atau tidak , tapi kan tetap saja setidaknya sebangkunya cukup mengangguk atau menggeleng ! ini benar-benar membuat Ga Eun menjadi malu .

 

“Mian , kupikir yang duduk denganku tadi adalah Jimin , habis dia tidak membalas pertanyaanku .”

 

“Geurae? Haha gwenchana .. Naneun Park Jimin imnida , yang duduk disebelah mu tadi namanya Kim Taehyung .” balas Jimin dengan senyum yang ramah .

 

“Ah jadi dia yang bernama Taehyung . Sikapnya itu dingin sekali ya .”

 

“Dia memang pria yang seperti itu , sangat susah bergaul . Ngomong-ngomong apa kau mau makan siang di kantin bersamaku ?” tanya Jimin dengan masih tersenyum manis pada Ga Eun . Sepertinya Jimin salah satu pria yang tertarik dengan Ga Eun .

 

“Bolehkah ? kebetulan aku ingin sekalian keliling sekolah supaya kelak tidak tersesat heheh .” cengir Ga Eun .

 

“Tentu saja . Aku yang traktir , hitung-hitung untuk merayakan kedatanganmu disini .”

 

=====

Sudah berlalu satu minggu semenjak kedatangan Ga Eun , hubungannya dengan Jimin juga semakin dekat . Mereka berdua sering makan bersama dikantin dan pulang bersama . Lalu bagaimana hubungan Ga Eun dengan sebangkunya Taehyung ?

Tidak ada yang berkembang , mereka bahkan tidak pernah ngobrol . Namun sepertinya hari ini Ga Eun harus menghapus rasa gengsinya , karena dia harus meminjam buku catatan yang dulu belum sempat ia pinjam . Sebenarnya Ga Eun bisa-bisa saja meminjam buku catatan Jimin , namun sayang Jimin adalah murid yang tergolong malas dalam melengkapi catatan .

 

Ga Eun masih takut bicara dengan Tehyung , ia takut jika nanti Taehyung akan buang muka lagi dan memilih tidak menanggapi Ga Eun . Jadi Ga Eun menulis sesuatu dikertas , merobeknya kecil dan menggesernya hingga ke meja Taehyung .

 

‘Boleh aku pinjam buku catatan yang diberi Jung ssaem ?’

 

Itulah isi yang ditulis Ga Eun pada Taehyung . Ia melihat dari ekor matanya kalau Taehyung sedang membaca isi pesan di kertas itu . Tak lama kemudian ia melihat Taehyung yang sedang membongkar-bongkar isi tasnya , dan menggeser buku catatannya ke meja Ga Eun .

Sontak Ga Eun terkejut dengan sifat Taehyung yang tak terduga .

 

‘Ternyata dia tidak sejahat yang kupikir .’ batin Ga Eun

 

GA EUN’S POV

“Gomawo” ucapku padanya dengan tersenyum manis . Ia tidak melihatku , dia hanya fokus menatap kedepan mendengar penjelasan guru .

 

“Hmm” balasnya dengan masih fokus kedepan . Heol~ ternyata masih ada dingin-dinginnya .

Aku pun memasukkan buku itu ke dalam tas dan melanjutkan pelajaran yang sempat kutunda untuk meminjam buku catatan Taehyung .

 

====

“Ga Eun-ah , maaf hari ini aku tidak bisa pulang bersamamu , aku harus pergi membeli sesuatu .” kata Jimin padaku saat pulang sekolah .

 

“Tidak apa-apa . Lagian bukan keharusan untukmu mengantarku pulangkan .”

 

“Baiklah , hati-hati dijalan Ga Eun-ah” dia mengelus pelan kepalaku dan berjalan keluar kelas . Sebenarnya aku tidak terlalu berani pulang sendirian karena aku baru 2 minggu pindah ke Seoul . Yeah aku adalah gadis yang aslinya tinggal di Busan , Appa dan Eomma ku memutuskan untuk pindah ke Seoul karena Appa punya bisnis cabang Seoul yang harus dia urus .

 

Aku pun berjalan sendiri melalui koridor sekolah yang sudah terlihat sepi . Saat aku sudah mulai mendekati pagar sekolah , aku melihat seorang pria yang sepertinya familiar dimataku .

 

“Taehyung-aaaah!” panggilku saat kusadari orang itu adalah Kim Taehyung sebangkuku . Dia memutar kepalanya kebelakang dan mendapatiku tengah berlari menujunya . Ya ini adalah suatu kesempatan untukku mengajak dia pulang bersama , tentu saja aku butuh pelindung saat akan pulang sekolah walau belum tentu pria secuek Taehyung akan menyelamatkanku . Cih

 

“Mwo?” tanyanya tanpa ekspresi . Pria satu ini benar-benar to the point .. tidak bisakah dia menyapaku terlebih dahulu ?

“Apakah aku bisa pulang bersamamu ?” tanyaku padanya saat sampai didepannya .

 

Dapat kulihat dia terpaku didepanku dengan ekspresi sedikit terkejut , ‘apa ada yang salah ?’batinku .

 

“Kenapa harus denganku ? kau kan bisa mengajak orang lain .”

 

“Kau lihat apa ada orang lain disini selain kita berdua ?” kataku sambil mengedarkan pandangan melihat sekeliling sekolah , dia juga ikut mengedarkan pandangan dan yeah tentu hanya tinggal kami berdua . Apa semua murid sekolah disini terlalu mencintai rumah mereka sehingga begitu cepat meninggalkan sekolah ?

 

Dia pun kembali menatapku beberapa detik dan melanjutkan jalan kakinya yang tertunda karena aku memanggilnya tadi . Apa itu tanda dia menginjankanku pulang bersamanya ? ah masa bodoh , aku hanya tidak mau pulang sendirian ! aku pun menyusul Taehyung yang sudah beberapa langkah didepanku . Aku mensejajarkan langkahku dengan langkah Taehyung , tapi sangat susah karena notabennya dia adalah pria yang tinggi jadi sudah pasti jarak langkahnya juga akan lebar . Aku pun mencari cara agar dia melambatkan langkahnya .

 

“Kenapa kau sangat tertutup dengan orang lain ?” sebenarnya aku tidak peduli urusannya tapi itu tadi hanyalah taktik agar dia melambatkan sedikit langkahnya , dan itu sepertinya berhasil karena aku melihat dia mulai memperlambat langkahnya bahkan bisa dibilang berhenti ditempat .

 

“Untuk apa kau harus tahu urusan orang lain ?”

 

“Apa aku tidak boleh tahu ? ngomong-ngomong bisa kita cerita sambil berjalan saja ? heheh” cengirku .

 

Kami pun memutuskan kembali berjalan tapi masih dengan Taehyung yang diam seribu kata , dia benar-benar tidak mau cerita rupanya !

 

“Kau tahu.. aku sebenarnya berasal dari Busan , Appa ku punya bisnis di Seoul dan keluargaku memutuskan untuk pindah ke sini . Aku sebenarnya sudah terbiasa pindah-pindah kota , tapi sepertinya kali ini aku akan merasa berat hati jika suatu saat nanti Appa akan memintaku pindah kota lagi . Karena kurasa aku mulai nyaman bergaul dengan teman-teman di kelas , terutama Jimin , dia teman yang menyenangkan . Baiklah sekarang giliranmu untuk cerita !” kataku untuk memancingnya bercerita seputar kehidupannya , licik bukan..

 

“Cerita macam apa itu ! apa kau sengaja menceritakan kisahmu agar aku juga ikut menceritakan kisahku ?! kau licik !” ucap Taehyung merepetiku ..

 

“Hahahah ternyata kau orang yang cerewet juga hahha.. sangat berbeda jauh dengan image Ice Prince mu di sekolah ..hahah” aku tentu tertawa lepas mendengar dia yang tidak terima dengan taktikku agar dia menceritakan kisahnya .

 

“Berisik” dia yang terlihat kesal kini meninggalkanku yang masih tertawa , aku putuska untuk menyusulnya dengan masih tertawa kecil , sepertinya dia orang yang asik

 

“Ayo kencan denganku !” kataku saat berhasil menyusulnya . Aku tahu ini terdengar seperti gadis murahan yang haus akan cinta/? Hahah sebenarnya aku mengajaknya kencan bukan berarti aku menyukainya . Aku hanya ingin tahu bagaimana cara orang yang dingin sepertinya berkencan .

 

TAEHYUNG’S POV

“Ayo kencan denganku !” a..ap..apa yang tadi dia bilang ? tiga kata yang keluar dari mulut gadis ini membuatku terpaku dan tiba-tiba seperti ada kupu-kupu yang bertebangan di perutku , apa aku pernah memelihara kupu-kupu di perutku ? perasaan apa ini !

 

“Hah ?” tanyaku memastikan kalau aku tidak salah dengar , tidak mungkinkan .. kami bahkan belum terlalu kenal .

 

“Kencan ! apa kau tidak tahu arti kencan ? sudahlah ikut saja !” dia pun menarik tanganku dan membawaku entah kemana , dan bodohnya aku hanya pasrah !

 

Kini kami telah berada di kedai es krim . Dia pun memesan dua es krim rasa vanilla , dia bahkan tidak menanyakan dulu selera ku . Dia benar-benar suka mengambil keputusan sendiri rupanya . Hingga akhirnya es krim pesanan kami pun datang , di awal kami memang menikmati es krim , namun setelah suapan ketiga dia kembali mengungkit masalah awal kami . Yaitu kenapa sifatku bisa sangat tertutup dan dingin . Ternyata kencan ini hanya akal-akalannya saja . Sialan ..

Mau tidak mau aku menceritakan padanya , aku juga bingung kenapa aku mau saja terbuka dan menceritakan kisahku padanya .

 

Flashback On

“Chagiyaaa~kau dimana? Aku sedang bosan , kau mau berjalan-jalan sebentar denganku ?”tanyaku pada seseorang disana melalui Handphone .

“Ah..mian Taehyung-ah , aku harus membantu Eomma masak untuk makan malam .”

“Geuraeyo ? arraseo..saranghae Eun Byul-ah”

“Nado Oppa ya~”balasnya kemudian mematikan panggilanku .

Namun rasa bosan sepertinya masih melandaku , kuputuskan untuk keluar sekedar menghibur diri .

‘Sepertinya ke club ide yang bagus’ batinku

Aku pun melajukan motorku ke suatu club malam , saat sampai disana aku memutuskan duduk di bangku yang kosong sambil memesan beberapa alkohol dan mendengar alunan musik yang disungguhkan oleh DJ , saat aku mengedarkan pandanganku aku seperti melihat sosok yang familiar , dia terlihat seperti Kim Eun Byul pacarku , tapi dia sepertinya tidak sendiri , aku melihat dia duduk dipangkuan seorang pria yang tidak kukenal . Apa-apaan semua ini ?! aku pun mulai berdiri dan berjalan mendekati mereka , saat aku sedikit lagi sampai ketempat mereka aku melihat mereka tengah bercumbu dengan liarnya , Aku menarik paksa gadisku dan membawanya pergi keluar dari gedung club itu , saat telah berada diluar aku beranikan diri untuk melihat wajahnya yang terlihat terkejut dengan keberadaanku .

 

“Tae..Taehyung-ah , ba..bagaimana bisa kau ada disini ?” wajahnya kini benar-benar merah karena malu . Aku tidak menjawabnya , aku hanya menatap dalam matanya . Aku benar-benar tidak menyangka pacar yang sangat kusayangi menghianatiku .

 

“Taehyung-ah , aku bisa jelaskan semua ini .” dia kembali buka suara karena aku yang tidak membalas pertanyaannya .

 

“Tidak perlu , lupakan semua kejadian tadi . Aku anggap itu tidak pernah terjadi .” bodoh ..aku sungguh pria yang bodoh bukan.. aku mengatakannya karena tidak mau mendengar alasan yang mungkin akan melukai hatiku , aku terlalu mencintai gadisku .

 

“Maaf , kita harus berakhir disini .”dia memutuskanku ? dia yang ketahuan selingkuh kenapa aku yang diputuskan ? , aku pun menahan tangannya yang kini telah berbalik dan akan kembali ke club itu lagi .

 

“Eun Byul-ah ! kau tahu aku sangat mencintaimu kan ? kenapa kau melakukan itu padaku ? aku akan melupakan kejadian tadi , jadi ayo kita kembali seperti yang dulu .”

 

“Maaf Taehyung-ah , kau terlalu baik untukku .” dia menghempaskan tanganku yang terpaku dengan alasan yang sangat tidak masuk akal , dan dia kembali masuk ke club .

 

Aku masih terdiam di tempat dengan otakku yang masih mencerna alasan dia memutuskanku .. terlalu baik katanya ? alasan bodoh macam apa itu ?!

Setelah kejadian itu kesaharianku semakin buruk dan terus buruk . Aku menjadi orang yang suka bengong , tidak hanya sampai situ , aku juga menjadi pria dingin yang tidak memperdulikan orang disekitaranku . Aku menjadi orang yang tidak tahu caranya berekspresi . Semua itu terjadi hingga murid baru bernama Lee Ga Eun menjadi teman sebangkuku .. dia gadis yang berisik menurutku .

 

Flasback Off

 

“Kau ini benar-benar pria yang terlalu percaya akan cinta ya ?” Ga Eun membuka mulut saat ceritaku sudah selesai .

 

“Apa ada yang salah dengan cinta ?”

 

“Bukan itu maksudku .. kalau kau sudah melihat pacarmu selingkuh jangan dengan mudah memaafkan dan menganggapnya tidak pernah ada .”

 

“Aku tahu , hanya saja aku terlalu mencintainya saat itu , benar-benar tidak ingin kehilangannya .”

 

“Apa sekarang kau masih mencintainya ?”

 

“Tidak tahu , aku sudah lama tidak melihatnya .”

 

“Bagaimana denganku ? apa kau mencintaiku ?” dia menanyanya dengan wajah yang terlampau polos menurutku , tapi pertanyaannya membuatku jantungku berdegup . Apa iya ? tidak mungkinkan..

 

“Pertanyaan bodoh macam apa itu ?” balasku sok cuek untuk menghilangkan rasa gugupku .

 

“Hahah aku hanya bercanda , kau ini ternyata pria yang asik diajak bicara , kenapa tidak lebih terbuka lagi dengan yang lainnya !”

 

DEG DEG

 

“Es krim ku sudah habis ! ayo kita lanjut kencan ditempat lain .. KAJJA~~” kini dia menarik tanganku lagi keluar kedai es krim ini ..apa kebiasaanya itu menarik tangan orang sesuka hatinya ?! ini menyebalkan …namun menyenangkan..

 

====

Kini kami tiba di taman bermain .

Dia kembali menarik tanganku menuju suatu permainan menembak

“Kita main yang ini dulu ya~” dia menatapku penuh harap , i..itu..itu sangat menggemaskan ! sialan..

“Terserahmu saja .” aku hanya membalas sok cuek lagi , dan lagi-lagi itu untuk menutup rasa gugupku .

 

DOR DOR DOR DOR /?

Tanpa terasa aku juga malah ikut bermain . Ini cukup menyenangkan menurutku , sesekali aku melirik Ga Eun yang sepertinya sangat senang . Senyumnya sangat manis , aku bahkan ikut tersenyum dibuatnya .

 

Kini kami beralih ke permainan Roller Coaster , sebenarnya aku tidak ingin naik karena itu akan sangat memualkan . Namun aku kurung niatku , aku seperti merasa tidak rela membiarkan Ga Eun sendirian diatas sana . Aku sendiri tidak tahu kenapa , seperti ada rasa ingin menjaganya ..

 

Kami pun naik Roller Coaster dengan kecepatan tinggi ,teriakan kami juga tak kalah tingginya . Hingga akhirnya kereta Roller Coaster berhenti dan kami menuruninya .

 

“Hoeek..hoeek..”

 

“Kau mual ? kan sudah kubilang untuk tidak usah naik permainan ini !” aku sangat cemas saat menyadari Ga Eun menutupi mulutnya dan mengeluarkan suara seperti akan muntah .

 

“Tunggu disini ! aku akan membeli minuman ! Jangan kemana-mana arraseo ?!” aku pun pergi untuk mencari minuman untuk meredakan sedikit rasa mualnya , sungguh aku merasa khawatir .

 

====

“Apa sudah mulai baikan ?” tanyaku

 

“Ne..” jawabnya pelan , sepertinya masih ada sedikit rasa pusing padanya . Aku pun mengelus pelan kepalanya , sungguh aku ingin menjaganya . Apa aku menyukainya ? sepertinya iya , dan aku tahu ini terlalu cepat untuk memiliki perasaan spesial pada orang yang tidak dekat denganmu .

 

GA EUN’S POV

Dia mengelus pelan kepalaku , perlakuannya benar-benar membuat jantungku berdebar ..

 

“Sebaiknya kita pulang saja .” katanya setelah melepas tangannya yang tadi mengelusku

 

“Tapi aku masih main dua permainan ! tidak seru..”

 

“Masih dua saja kau sudah pusing begini , kalau dilanjutkan kau bisa-bisa pingsan !” dia ternyata pria yang sangat perhatian . Yang mana sih gadis bodoh yang sudah memutuskan pria sebaik Taehyung ?

 

“Taehyung ? Kim Taehyung ?” ucap seseorang di belakang kami .

Kami pun membalikkan badan dan mendapati seorang gadis yang tinggi dan cantik .

 

“Eun..Eun Byul ?” aku terkejut mendengar Taehyung muengcapkan nama mantan pacarnya , jadi..jadi gadis ini yang bernama Eun Byul ? entah kenapa hatiku tiba-tiba terasa sakit .

 

“Sedang apa kau disini ? apa dia pacar barumu ?” tanya gadis yang kuketahui kini bernama Eun Byul itu .

 

“Dia …” Taehyung akan menjawab namun aku memotong perkataannya

 

“Aku bukan pacarnya .. kau tenang saja , kau masih punya kesempatan untuk kembali bersamanya . Taehyung-ah aku pulang dulu , kau gunakan kesempatan ini untuk mendapatkannya lagi arraseo ?!” aku pun memutuskan pergi dan meninggalkan kedua orang itu . Aku tidak mau lama-lama disitu , itu hanya akan melukai hatiku .

 

“Ga Eun-ah ! YA Lee Ga Eun !” aku bisa mendengar Taehyung memanggil namaku namun aku putuskan untuk tetap pergi .

 

====

Aku berjalan di koridor sekolah menuju kelasku .

Kejadian semalam membuatku malas untuk masuk , aku bahkan sudah mencari alasan pada Eomma untuk membiarkanku bolos hari ini , tapi Eomma tetap tidak mengijinkan .

 

“Yo!! Ga Eun-ah ~!” tegur seseorang yang kini mengkaitkan tangannya di pundakku .

 

“Aisssh Jimin ! kau membuatku kaget saja !”

 

“Heheh lagian kenapa kau bengong saja , daritadi aku memperhatikanmu dari belakang !”

 

Aku senang setidaknya aku masih punya Jimin , jadi aku bisa sedikit terhibur .

Saat kami tiba dikelas aku melihat Taehyung yang duduk disamping kursinya atau bisa dibilang itu adalah kursiku . Dia menyadari aku yang masuk kedalam kelas dan tersenyum padaku , dia bangkit dari duduknya dan berjalan untuk menghampiriku . Jimin juga mulai menurunkan tangannya dari pundakku karena mungkin dia berpikir aku akan menuju bangkuku . Namun aku menahan tangan Jimin untuk tetap berada di pundakku , aku pun menuntunnya menuju bangkunya dan melewati Taehyung begitu saja , ada rasa sakit di hatiku saat melewatinya , tapi begitulah ..mungkin rasa cemburu sudah menguasaiku .

 

“Aku hari ini duduk di sebelahmu saja ya Jimin .” kataku menaruh tas di bangku samping Jimin .

 

“Eh ? kenapa ?” tanyanya bingung .

 

“Kumohon~” pintaku dengan suara memelas .

 

“Kau itu sudah imut , tidak perlu membuat ekspresi imut lagi . Nanti aku bisa pingsan .. baiklah kau boleh duduk disini” Jimin mencubit pipiku sambil tersenyum , sekilas aku melihat Taehyung yang menatapku sendu . Kenapa dia ? ngomong-ngomong apa dia sudah berbaikan dengan mantannya itu ? ah.. jangan bahas mantannya ! itu membuat hatiku kembali sakit .

 

====

“Ga Eun-ah , ayo kekantin bersamaku .” kata Jimin saat setelah bel istirahat berbunyi .

 

“Kau diluan saja , aku akan menyusul .”

 

“Baiklah , cepat datang atau aku akan menghabiskan menu makan siangmu .” ucapnya kini pergi menuju kantin . Aku berencana untuk mengembalikan buku catatan yang semalam kupinjam dari Taehyung . Aku pun memberanikan diri untuk beranjak ke bangku tempatku dulu berada . Aku melihat dia duduk dengan tatapan kosong dan wajah yang sedikit pucat .

 

“Ini , terima kasih” aku memberanikan diri untuk menaruh buku itu di mejanya .

 

“Ga..Ga Eun-ah” Taehyung menatapku , tatapan yang terlihat sangat rapuh . Ada apa dengannya ? bukankah harusnya dia senang karena semalam bertemu dengan mantannya lagi ? oh sialan .. mengingat itu membuatku mulai sakit hati lagi . Kuputuskan untuk meninggalkannya dan pergi keluar untuk menyusul Jimin di kantin .

 

====

AUTHOR POV

Kini pelajaran kembali dimulai karena bel masuk telah berbunyi . Keadaan Taehyung kini bertambah buruk .

beberapa guru juga sudah menyarankan Taehyung untuk ke UKS namun Taehyung hanya diam saja , sedari tadi Taehyung hanya menunjukkan tatapan kosongnya , sehingga teman-teman sekelas dan guru-gurunya tidak bisa berbuat banyak . Sebenarnya Ga Eun juga sangat cemas dengan keadaan Taehyung , namun dia selalu gengsi dan lagi-lagi beralasan menyangkut mantan pacara Taehyung . Hingga akhirnya bel pulang pun Taehyung masih dengan posisi yang sama , duduk dengan keadaan tatapan kosong dan wajah yang semakin pucat .

 

Melihat itu Ga Eun semakin tidak tega . Dia memutuskan untuk menghilangkan rasa gengsinya dan mendekati bangku Taehyung .

 

“Ga Eun-ah , ayo pulang bersamaku .” ucap Jimin saat sebelum Ga Eun sampai di meja Taehyung .

 

“Oh iya kau diluan , nanti aku nyusul .”

 

“Baiklah , kutunggu di pagar ya , sekalian ada yang mau kukatakan .” Jimin tersenyum manis pada Ga Eun dan keluar kelas .

 

Saat Ga Eun memastikan kelas sudah sepi dia kembali berjalan menuju bangku Taehyung .

 

“Kim Taehyung , ada apa denganmu ?” tanya Ga Eun saat sudah berada disamping Taehyung dan mendudukkan dirinya dibangku kosong sebelah .

 

Taehyung masih tidak menjawab .

Kini kekhawatiran Ga Eun semakin meningkat karena tak ada jawaban , dia memegang kedua pipi Taehyung dan menariknya pelan agar berhadapan dengannya . Dia dapat merasakan mata Taehyung yang penuh rasa pilu .

 

“Ga Eun-ah ?” sepertinya Taehyung kini sudah mulai sadar , matanya mulai berlinang seperti siap untuk meneteskan air mata .

 

“Kenapa kau bisa jadi terlihat sangat menyedihkan seperti ini ? kau begini bukan karena aku hari ini tidak duduk disampingmu kan ?”

 

“Tentu saja ini semua karenamu ..kau pikir siapa lagi ? ini karenamu yang mengatakan ayo berkencan , namun setelah itu kau pergi meninggalkanku .. kau pikir aku ini apa ?” Taehyung akhirnya mengatakan keluh kesahnya yang dipendamnya selama satu hari ini . Mendengar itu Ga Eun melepaskan tangannya dari kedua pipi Taehyung , ia terlalu terkejut mendengar alasan Taehyung .

 

“Kau menganggap serius ajakan kencanku semalam ? itu hanya salah satu cara untuk kau bisa lebih terbuka lagi Taehyung-ah..” tidak ..bukan ini yang ingin dikatakan Ga Eun , dia juga sebenarnya menikmati kencan mereka . Hanya saja mulutnya ini benar-benar bodoh .

 

Mendengar itu Taehyung meneteskan air matanya , ia benar-benar merasa sakit hati , bahkan saat putus dengan Eun Byul dia tidak menangis seperti ini .

“Kau hebat bisa mengisi hatiku hanya dalam satu hari dan menghancurkannya bersamaan .” ucap Taehyung kini mulai berdiri dan mengambil tasnya , dia berjalan dengan terseok-seok

 

“Apa maksudmu Taehyung-ah ?” tanya Ga Eun , Taehyung yang belum sepenuhya keluar kelas kembali berbalik menghadap Ga Eun

 

“Kau ini benar-benar tidak peka atau apa ? kau pikir satu hari ini aku seperti ini karena apa ? itu karena aku mulai menyukaimu Ga Eun , ah tidak aku pikir aku sudah berada di tahap mencintaimu .” kini Taehyung kembali berbalik dan melanjutkan langkahnya untuk keluar kelas . Ga Eun yang sadar bahwa Taehyung baru saja menyatakan cinta langsung berlari mengejar Taehyung dan memeluknya dari belakang .

 

“Mian ! sungguh aku tidak tahu kalau ternyata kau juga punya perasaan yang sama sepertiku hikss” mendengar pernyataan mendadak dari Ga Eun membuat Taehyung terdiam sekaligus terkejut , kemudian dia berbalik menghadap Ga Eun dengan senyuman penuh arti padanya .

 

Kini bergantilah jadi Taehyung yang memeluk Ga Eun dari depan . Dia memeluk erat tubuh mungil Ga Eun , gadis yang sudah berhasil membuatnya kembali merasakan rasanya tersenyum dan indahnya cinta .

 

“Jangan pernah tinggalkan aku seperti semalam arraseo ?!” ketus Taehyung yang kini sudah melepaskan pelukannya namun kedua tangannya berada di pundak Ga Eun .

 

“Heheh Mian , aku meninggalkanmu semalam..emm karena emm..”

 

“Karena apa ?”

 

“Aku..aku cemburu dengan mantan pacarmu .” kini wajah Ga Eun terlihat memerah menahan rasa malu . Melihat itu membuat Taehyung gemas .

 

“Untuk apa kau cemburu pada perempuan yang sedang hamil 3 bulan ? hahah”

 

“Mwo?!”

 

“Dia hamil diluar nikah dengan selingkuhannya dulu , dia banyak cerita seputar kehidupannya begitu pula aku .”

 

“I..ini memalukan..” wajah Ga Eun semakin memerah , betapa bodohnya dia bisa dengan mudahnya cemburu tanpa tahu kebenarannya . Taehyung tertawa melihat tingkah Ga Eun

 

“Jadi .. bagaimana ?”

 

“Apanya ?”

 

“Ja..jadilah pacarku !” ucap Taehyung sedikit gugup

 

“Tentu” balas Ga Eun dengan tersenyum manis pada Taehyung . Taehyung yang mendengar jawaban itupun langsung tersenyum lebar dan memegang pipi gadisnya itu kemudian dengan perlahan mendekatkan wajahnya hingga akhirnya bibir mereka saling bersentuhan , ciuman yang hangat namun manis .

 

Namun sepertinya ada seseorang yang mengintip aksi itu di balik pintu kelas .

‘Aku sudah ditolak bahkan sebelum mengatakan perasaanku .’ -Jimin-

 

END

 

YO! Epelibadeh ~(-___-)~

maaf nih kalo gak nyentuh (emg lgi megang apa?)wokoko :v

ini aku kshan ama Jimin hohoh :v

aku bikin dia secara tidak langsung ditolak , soalnya dia kan punya Author /ngigau/

Tunggu Sequel buat Jimin yahhh :’

About BlueChip

Just a normal noona fan who can't resist 97 line(?)

3 thoughts on “FF/ ONESHOT/ LOVE IN SCHOOL/ BTS-BANGTAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s