FF/ I NEED YOU…!!!/ BTS-BANGTAN/pt. 7


i-need-you-for-lisa-kim (1)

[BTS FF] I Need You…!!! [Chapter 7]

Tittle: I Need You…!!! [Chapter 7] || Author: Lisa Kim @LisaKim0403 (Author Freelance) || Genre: Romance, Friendship, School life, AU || Main Cast: Nam Sohyun (OC), Kim Seokjin (BTS), Min Yoongi (BTS) || Other Cast: Nam Woohyun, Kim Myungsoo and Kim Sunggyu (INFINITE), Park Jimin, Jung Hoseok (BTS) and others || OC’s: Lee li aa, Kim Na Rim, Shin Minah || Rating: T || Length: Chaptered

Poster by KryShiners @ ArtFantasy

Disclaimer

FF ini murni hasil karya aku. OC’s dan Semua yang ada dalam FF ini milik aku kecuali Cast.

Happy Reading ^_^

Summary:

“Berhentilah memperdulikan hidupku! Berhentilah mencampuri hidupku! Urusi saja hidupmu sendiri! apa kau masih belum mengerti Sohyun-ssi?”

###

Author Pov

Seminggu kemudian….

Sohyun menatap sayu kursi kosong di sampingnya. Sudah tepat satu minggu kursi di sampingnya itu tak berpenghuni. “Jin-ah, sebenarnya kau di mana?” tanyanya lebih pada dirinya sendiri. Sohyun menghembuskan nafas frustasinya lagi yang entah sudah berapa kali ia lakukan pagi ini.

Kim Seokjin si empu-nya kursi itu memang sudah seminggu ini tidak menampakan dirinya di depan Sohyun, Terhitung sejak kejadian yang namja itu lihat seminggu yang lalu, Pada malam itu Jin hilang entah kemana. Jin tidak pulang ke rumahnya, tidak pergi ke sekolah dan Sohyun sama sekali tidak bisa menghubunginya.

Sebenarnya Sohyun tahu Jin berada di Alpartemen Hyungnya, tapi entah mengapa ketika Sohyun berkunjung ke sana Sunggyu selalu bilang Jin sedang pergi keluar. Entahlah, Sohyun merasa Jin menghindarinya!

“Apa kau benar-benar marah karena aku dan Suga merencanakan perjodohan itu?” ucap Sohyun lagi sembari menatap kursi kosong di sampingnya. Mungkin sekarang Sohyun Nampak seperti orang gila yang berbicara pada benda mati.

Jujur Sohyun memang merasa sangat bersalah terhadap Jin. dia bahkan terus merutuki dirinya sendiri karena ia menyetujui rencana bodoh Suga, terlebih lagi dia sama sekali tidak memberitahu tentang hal itu kepada Jin sebelumnya. Sungguh Sohyun benar-benar sangat menyesal! Pada malam itu pun Sohyun sebenarnya ingin langsung meminta maaf pada Jin, namun sayang Jin terlebih dahulu menghilang dan tak menampakan dirinya sampai dengan detik ini.

“Jin-ah, maafkan aku,” gumanya lagi dan lagi-lagi yeoja itu menghelan nafasnya frustasi.

-.

“SOHYUN-AH…!” Sohyun tersentak kaget ketika ia mendengar seseorang menyerukan namanya dengan sangat keras. Itu Li aa.

“Yya, apa kau tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Jin?” tanya Li aa dengan nafasnya yang masih berantakan dan hal itu sukses membuat Sohyun menatapnya dengan tatapan terkejut. yaa, Sohyun merasa terkejut ketika nama Jin di sebut dan apa maksud dari perkatan Li aa itu?

“Maksudmu?” tanya Sohyun penasaran.

“Emmm, bagaimana menjelaskannya ya,” ucap Li aa, yeoja itu nampaknya ragu-ragu untuk meneruskan kalimatnya dan hal itu membuat Sohyun semakin menatap Li aa penasaran.

“Biar aku saja yang menjelaskan!” sambar Na Rim yang juga nampak sangat terburu-buru. “Kami melihat Jin bersama Shin Minah! mereka berangkat sekolah bersama dan bahkan sekarang mereka se—” kalimat Na rim terhenti ketika ia melihat Sohyun sudah bangkit berdiri dan yeoja itu segera melangkakkan kakinya keluar kelas.

“Sohyun-ah…!” panggil Na rim dan Li aa bersamaan ketika mereka melihat Sohyun sudah melangkahkan kakinya dengan sangat tergesah-gesah keluar dari kelas. Namun Sohyun tidak memperdulikan panggilan dari dua sahabatnya itu.

***

Nam Sohyun Pov

Benarkah apa yang di katakan Na rim tadi?

Benarkah Jin bersama Shin Minah?

Aku melangkahkan kakiku dengan sangat tergesah-gesah. bahkan aku sama sekali tidak memperdulikan Na rim dan Li aa yang terus saja memanggil namaku.

Yang ada di pikiran ku sekarang hanya Jin, aku harus bertemu dengannya!

Dan

Tak butuh waktu lama untuk ku mendapatkan jawaban dari pertanyaanku itu. karena sekarang mataku sudah melihat jawabannya. Aku melihat namja yang selama seminggu ini menghilang dari hidupku sedang berjalan menuju tempatku terpaku sekarang dan mataku membulat tak percaya ketika melihat Jin tidak berjalan seorang diri, dia bersama Shin Minah! Bahkan aku melihat yeoja itu sedang bergelayut manja di lengan Jin.

benarkah apa yang sedang aku lihat ini? tapi bagaimana bisa Jin bersama Shin Minah? Aku tahu Jin sangat membenci yeoja itu, tapi kenapa sekarang Jin membiarkan Minah melakukan hal itu padanya? Sebenarnya apa yang sedang terjadi sekarang?

“Jin-ah…” panggilku ketika Jin sudah berjalan semakin dekat ke arah ku.

panggilan itu sukses membuat Jin berhenti di hadapanku dan ia menatapku. Tapi kenapa tatapan-nya berbeda? Kenapa aku merasakan aura dingin dari tatapan Jin padaku saat ini? di mana tatapan teduh miliknya?

“Jin-ah, bisa kita bicara?”” pintaku. Aku melihat sekilas ke arah Minah yang masih asik bergelayut manja di lengan Jin. sungguh aku benar-benar tidak suka melihat yeoja ini! “Tapi Tidak di sini!” lanjutku penuh penekanan.

Aku meraih pergelangan tangan Jin, mencoba untuk membawanya pergi dari tempat ini. aku benar-benar butuh bicara empat mata dengannya.

“Shireo…!” aku tersentak kaget ketika aku merasakan Jin menghempaskan tanganku dengan kasar. “jika kau ingin bicara, bicaralah di sini!” lanjutnya lagi. Aku melihatnya menatapku dingin. Apa yang sebenarnya terjadi pada namja ini?

“Jin-ah, tapi aku but—”

“AKU BILANG BICARALAH DI SINI! APA KAU TIDAK MENGERTI NAM SOHYUN-SSI?” aku tersentak tak percaya dengan apa yang Jin ucapakan, benarkah dia baru saja membentakku? apa namja di hadapanku ini bukan Kim Seokjin?

“yya, Kim Seokjin apa yang terjadi denganmu sebenarnya? Kenapa kau menjadi seperti ini?” tanyaku.

“Apa?” tanyanya. “memangnya apa yang salah denganku Sohyun-ssi?” aku melihat Jin tersenyum ke arah ku. Senyuman itu bukan senyuman hangat yang selalu Jin berikan padaku. namun senyuman yang Jin berikan kepadaku sekarang entah mengapa membuatku merinding di buatnya.

“Sudahlah Nam Sohyun, jangan berpura-pura seolah-olah kau memperdulikan ku. Aku sudah Muak!”

Mataku kembali membulat tak percaya dengan apa yang Jin ucapakan. Apa yang terjadi dengannya sebenarnya? Kenapa dia bisa mengucapkan itu padaku?

“Jin-ah, apa yang sebenarnya kau ucapkan? Aku sama sekali tidak mengerti,” aku menatap Jin dengan tatapan nanarku.

“Berhentilah memperdulikan hidupku! Berhentilah mencampuri hidupku! Urusi saja hidupmu sendiri! apa kau masih belum mengerti Sohyun-ssi?”

Lidahku kelu, aku hanya bisa menatap Jin dengan tatapan nanarku dan otakku terus saja mencerna setiap kata yang Jin ucapkan padaku.

“KAU MEMUAKAN NAM SOHYUN…!!!”

DEG..

Mwo? Benarkan yang Jin ucapkan? Aku memuakkan baginya?

Aku benar-benar tidak bisa mempercayai ini, Sungguh!

Sakit! Ani! Ini bukan hanya sekedar sakit, tapi ini SANGAT SAKIT! Dadaku benar-benar sangat sesak saat ini. bagaimana bisa seorang Kim Seokjin mengatakan hal itu padaku?

Apa namja di depanku ini benar-benar kau Jin-ah?

“Jadi bisakah kau pergi dari hidupku Nam Sohyun? KKA..!”

DEG..

Aku menggigit bibir bawahku kuat, mencoba untuk menahan bendungan air mataku yang sudah siap keluar ini. aku mohon jangan biarkan Jin melihatku menangis sekarang!

Namun sial air mata ini tetap saja mengalir dengan mudahnya.

Yaa aku benar-benar menangis sekarang!

Hiks….Hiks…

“Baiklah! Jika memang itu yang kau inginkan. jika memang kau menginginkan aku pergi, aku akan pergi Kim Seokjin! Aku benar-benar tidak ingin mengenalmu lagi!” ucapku di sela-sela isak tangis ku, dan aku melihat Jin berusaha menghindari tatapanku.

“AKU MEMBENCIMU!!!” lanjutku dengan penuh penekanan.

-.

Aku menghapus air mataku dengan kasar lalu segera melangkahkan kakiku meninggalkan Jin. dan aku sama sekali tidak memperdulikan tatapan iba dari orang-orang yang memang sendari tadi menyaksikan pristiwa menyakitkan ini, aku benar-benar tidak memperdulikannya!

SANGAT SAKIT! Itulah yang aku rasakan sekarang.

***

Kim SeokJin Pov

“Baiklah! Jika memang itu yang kau inginkan. jika memang kau menginginkan aku pergi, aku akan pergi Kim Seokjin! Aku benar-benar tidak ingin mengenalmu lagi!” “

“AKU MEMBENCIMU!!!”

Aaaaargghhh….! berulang kali aku memukul dadaku kasar. Sungguh rasanya sesak, SANGAT SESAK!

Perkataan Sohyun tadi terus saja berputar di benakku. Perkataan yang aku berani bersumpah tidak pernah ingin aku dengar darinya, namun aku baru saja mendengarnya tadi, aku mendengar langsung dari mulut yeoja itu.

DIA MEMBENCIKU!

Aku sama sekali tidak menyalahkan dirinya atas apa yang ia ucapakan tadi, karena itu memang bukan salahnya. Itu salah ku! Aku bahkan ingin membunuh diriku sendiri ketika aku mengingat semua perkataanku untuknya tadi. Bagaimana bisa aku mengatakan itu semua pada yeoja yang sangat aku cintai? sungguh aku tidak bermaksud mengatakan itu semua pada Sohyun, tapi entah mengapa perkataan menjijikan itu terlontar begitu saja dari mulutku.

Aaaaargghhh. kau bodoh Kim Seokjin..!

Dan ada satu hal lagi yang membuat ku ingin membunuh diriku sendiri sekarang. aku membuatnya menangis, yaa aku baru saja membuat yeoja yang sangat aku cintai itu menangis!

Aku sangat benci ketika melihat Sohyun bersedih dan sekarang aku justru membuatnya mengeluarkan air mata karenaku! Bukan ‘kah aku benar-benar jahat?

Yaa, kau memang jahat Kim Seokjin!

Aaaaargghhh…..apa yang harus aku lakukan sekarang?

Apa sekarang aku sudah benar-benar kehilangannya?

“Ku rasa aku memang sudah kehilangan mu Nam Sohyun! Maafkan Aku!” gumanku sembari memegangi dadaku yang benar-benar terasa sakit ini dan tanpa aku sadari butiran-butiran air bening sudah mengalir melewati kedua sisi pipiku.

Aku Menangis!

**************************

Sudah dua bulan lamanya waktu berlalu dan keadaan-nya masih tetap sama. Sohyun masih tetap seperti ini.

Menyedihkan!

Sohyun tidak bisa membohongi dirinya sendiri, dia akui ia merasa amat sangat kehilangan Kim Seokjin! dia merasa hari-hari yang ia lalui selama dua bulan terakhir ini terrasa begitu membosankan tanpa kehadiran seorang Kim Seokjin di sampingnya!

Selama dua bulan ini Sohyun sama sekali tidak berhubungan dengan Jin. yaa mereka memang masih tetap bertemu di sekolah, namun tidak ada tegur sapa dari keduanya, bahkan untuk saling melihat pun mereka enggan. keduanya bersikap seolah-olah tidak saling mengenal, menyedihkan bukan?

Awalnya Sohyun berpikir ia bisa menjalankan hari-harinya dengan baik tanpa seorang Kim Seokjin di sampingnya, karena ia masih memiliki Suga yang masih setia berada di sampingnya, namun sayang pemikirannya salah! Ia akui hari-harinya bersama Suga sangat menyenangkan namun ia juga tidak bisa membohongi hatinya sendiri, dia merasa amat sangat kehilangan Kim Seokjin!

Dia Merindukan Kim Seokjin!

Nam Sohyun baru menyadari ia membutuhkan Kim Seokjin di sampingnya!

“Sohyun-ah…!” Woohyun menghelan nafasnya dalam ketika ia melihat adik kesayangan-nya itu masih saja melamun sembari mengaduk-aduk Cream Soup sarapannya pagi ini.

Woohyun mengetahui masalah yang Sohyun dan Jin hadapi, ia dan Sunggyu pun sudah berusaha membuat adik-adik mereka kembali seperti sedia kala, namun sayang semua usaha yang Woohyun dan Sunggyu lakukan sia-sia. Entahlah, Woohyun dan Sunggyu benar-benar sudah tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk adik-adik mereka.

“Yya, Nam Sohyun…!” panggil Woohyun lebih keras dan sukses membuat adik-nya yang sendari tadi melamun menatap ke arahnya.

“eoh. Oppa wae?” jawab Sohyun lemah.

“ada yang Oppa ingin beritahukan,”

“Apa?”

Woohyun menatap Sohyun dalam dan ia kembali menghelan nafasnya pelan, Nampak keraguan di wajah Woohyun saat ini dan hal itu membuat Sohyun menaikan sebelah aslinya bingung. “Sunggyu Hyung memberitahu Oppa bahwa Jin akan pindah ke Jepang malam ini,” ucapnya akhirnya.

DEG

Mata Sohyun membulat tak percaya dengan apa yang Oppanya ucapkan barusan. Otaknya mencoba untuk mencerna setiap kata yang baru saja ia dengar.

Benarkah apa yang baru ia dengar dari Oppanya itu? Benarkah Jin akan Pindah ke Jepang? Benarkah Jin akan pergi dan meninggalkan dirinya begitu saja? Hal-hal itu lah yang sekarang ada dipikiran Sohyun, namun lidahnya kelu, ia sama sekali tidak bisa mengeluarkan sepatah kata ‘pun dari mulutnya, ia hanya bisa menatap Oppanya dengan tatapan tak percayanya.

“Sohyun-ah, apa kau masih tetap akan mempertahankan ego mu dan membiarkan Jin pergi?” ucap Woohyun ketika melihat Sohyun hanya diam. “akui ‘lah kau kehilangan-nya. Kau merindukan-nya, kau membutuhkan Kim Seokjin, Nam Sohyun! Tidak bisakah kau tidak membohongi dirimu sendiri?”

Benar! apa yang di ucapkan Woohyun memang benar! Sohyun merasa kehilangan Jin, dia merindukan Jin dan yeoja itu membutuhkan Kim Seokjin!

Tapi apa yang bisa Sohyun lakukan sekarang? Bisakah Sohyun mencegah Jin untuk tidak pergi? Bisakah Sohyun membawa Jin kembali padanya? Sohyun ragu, Karena yang Sohyun tahu Jin sendirilah yang menyuruhnya pergi dari kehidupan namja itu. jadi, apa bisa Sohyun mencegah Jin untuk tidak pergi?

“Jin Mencintaimu Nam Sohyun! Dia mencintaimu bukan sebagai seorang sahabat, tapi dia mencintaimu sebagai seorang yeoja dimatanya! Tidak bisakah kau merasakannya?”

****

Nam Sohyun Pov

“Jin Mencintaimu Nam Sohyun! Dia mencintaimu bukan sebagai seorang sahabat, tapi dia mencintaimu sebagai seorang yeoja dimatanya! Tidak bisakah kau merasakannya?”

perkataan Woohyun Oppa masih saja terngiang-ngiang di telingaku.

Jin Mencintaiku? Namja itu mencintaiku bukan sebagai seorang sahabat, tapi ia mencintaiku sebagai seorang yeoja dimatanya, apa itu benar? Dan Jin menyembunyikannya dariku selama ini? kenapa dia melakukannya?

Aaaaargghhh….apa yang harus aku lakukan sekarang?

Aku bahkan sama sekali tidak menghiraukan bujukan Woohyun Oppa untuk menemui Jin sebelum namja itu berangkat ke Jepang malam ini. Aku benar-benar tidak tahu apa yang harus aku lakukan sekarang, semuanya masih Nampak membingungkan bagiku. Di satu sisi aku benar-benar tidak ingin kehilangan Jin, aku benar-benar membutuhkannya! Tapi di sisi lain aku masih terus mengingat perkataan-nya yang menyuruhku pergi dari hidupnya dan itu membuatku ragu.

Apa yang harus aku lalukan sekarang? Apa aku akan benar-benar kehilangan Kim Seokjin?

“Sohyun-ah….!” Panggilan itu seketika membuyarkan lamunanku dan membuatku menatap seseorang yang baru saja memanggilku.

Itu Suga!

Yaa..aku memang sedang bersama Suga, kami sedang makan malam. Sejak satu jam lalu aku dan Suga memang sudah duduk manis di BTS café. namun pikiran dan hatiku benar-benar tidak tenang! Bagaimana bisa tenang jika aku mengetahui kurang dari setengah jam ini Jin akan pergi dan tinggal di Jepang, dia akan meninggalkan ku! Dan aku terlalu egois untuk tidak menemuinya sekarang. Bukankah aku sangat jahat? Entahlah, aku pun tidak mengerti dengan hatiku sekarang.

“Sohyun-ah, apa yang sedang kau pikirkan? Kau terlihat banyak melamun,” Suga menatapku Cemas.

Apa yang harus aku katakan pada Suga? Haruskah aku mengatakan aku sedang memikirkan Jin saat ini?

“aku tahu kau sedang memikirkan Kim Seokjin,” mataku membulat ketika mendengar ucapan Suga. “Hoseok memberitahuku bahwa Jin akan Pindah ke Jepang malam ini, apa itu benar?” tanyanya lagi dan aku hanya bisa mengangguk lemah menanggapinya. Menerima kenyataan Jin akan pindah ke Jepang itu sungguh membuat dadaku sesak!

“dan apa yang sedang kau lakukan sekarang? Tidak ingin ‘kah kau menemuinya?” apa maksud dari pertanyaan Suga ini, apa ia baru saja menyuruhku untuk menemui Jin?

“aku rasa kau sudah mengetahuinya, kau sudah tahu ‘kan Jin itu mencintaimu?” tanyanya lagi dan sukses membuatku menatapnya kaget. apa Suga juga mengetahuinya? Tapi bagaimana bisa?

“Sohyun-ah, sebelumnya aku ingin meminta maaf,”

Sebenarnya apa yang ingin Suga katakan? Kenapa sekarang ia malah membuatku semakin bingung. Aku melihatnya menghembuskan nafasnya pelan dan ia kembali menatapku serius.

“Suga-ya, sebenarnya apa yang ingin kau ucapkan? Kenapa kau meminta maaf dan bagaimana bisa kau mengetahui Jin mencintaiku?” tanyaku. aku menatap Suga dengan wajah penasaran sekarang.

“Aku sudah mengetahui Jin mencintaimu sejak pertama kali aku melihat kedekatan kalian, dan kenapa aku bisa mengetahuinya? Itu karena aku seorang namja Nam Sohyun dan aku dapat merasakan semua perlakuan dan perhatian yang Jin berikan untukmu bukan hanya sekedar perlakuan dan perhatian untuk seorang sahabat, aku tahu dia Mencintaimu, Jin Mencintaimu!”

aku masih menatap Suga dengan lekat. dan aku masih mencoba mencerna setiap kata yang Suga ucapkan. Bahkan Suga pun mengetahui perasaan Jin padaku dengan hanya melihat perlakuan dan perhatian yang diberikan Jin padaku, tapi kenapa aku sama sekali tidak bisa merasakannya? Kenapa aku sama sekali tidak bisa merasakan perasaan Jin yang sebenarnya padaku? Kenapa?

“Aku ingin minta maaf karena membuat hubungan kalian menjadi seperti ini sekarang. Aku tahu Jin mencintaimu, tapi aku justru dengan sengaja menjauhkan kalian berdua, aku bahkan mengusulkan perjodohan konyol itu untuk Jin dan kau ingin kejadian di taman café ini pada malam itu?”

Mataku membulat menatap Suga. Apa yang Suga maksud adalah Kissing yang aku dan Suga lakukan malam itu?

“aku rasa kau mengingatnya,” lanjut Suga dan aku hanya bisa menatap namja ini dengan tatapan bodohku menantikan kelanjutan dari kalimatnya.

“malam itu Jin melihatnya dan aku dengan jahatnya sengaja membuatnya salah paham dengan apa yang aku ucapkan waktu ini. aku membuat Jin menjauhimu! aku tahu semua yang Jin ucapkan untuk mengusir mu pergi dari hidupnya itu sebuah kebohongan darinya, aku tahu hal itu juga sangat menyakitkan untuknya dan itu semua terjadi karena aku. aku benar-benar minta maaf Sohyun-ah! maafkan aku karena membuat hubungan mu dengan Jin menjadi seperti ini,”

DEG

Mwo? Benarkan apa yang Suga ucapakan ini? malam itu Jin melihatku dengan Suga sedang berciuman?

Dan benarkah apa yang di ucapkan Jin ketika namja itu menyuruhku pergi dari hidupnya adalah sebuah kebohongan dari nya?

Begitu banyak pertanyaan di benakku, tapi entah mengapa lidahku kelu dan aku hanya bisa menatap Suga yang sekarang sudah menunjukan wajah bersalahnya di depanku. Tapi sungguh aku tidak sepenuhnya menyalahkan namja ini, karena aku tahu ini memang bukan sepenuhnya salah Suga, tentu saja aku juga bersalah di sini, karena dengan mudahnya aku masuk ke dalam permainan namja ini.

“Suga-ya—”

“tunggu Nam Sohyun, aku belum selesai!” ucap Suga memotong ucapanku. Aku menaikan sebelah alisku bingung, apa lagi yang ingin namja ini katakan?

“dan ada satu hal lagi yang aku sadari sekarang,” Suga seperti menggantungkan kalimatnya dan itu membuatku semakin menatap namja di depanku ini penasaran. “kau juga Membutuhkannya, kau Membutuhkannya karena kau Mencintainya Nam Sohyun!”

DEG..

Kelanjutan kalimat Suga membuat jantungku seperti ingin keluar dari tempatnya. Apa yang Suga ucapkan? Aku mencintai Jin? hal macam apa itu? kenapa Suga bisa berkata seperti itu?

“tidak ‘kah kau menyadarinya. selama kau sedang bersamaku 70% dari percakapan yang kau bicarakan adalah tentang Jin, kau selalu membicarakan sosok seorang Kim Seokjin bagimu, kau selalu mengatakan Jin adalah namja terbaik dalam hidupmu! Dan saat itulah aku menyadari kau juga mencintai Jin, Sohyun-ah. Tapi kau berusaha menutupinya karena kau tidak ingin merusak persahabatan kalian. Bukankah aku benar?”

Aku membelalakan mataku ketika mendengar semua ucapan Suga. Aku benar-benar dibuat sangat-sangat terkejut olehnya!

Apakah benar semua yang di ucapkan Suga? Apa aku juga mencintai Jin? aku mencintai Kim Seokjin?

Aku akui aku memang selalu merasa nyaman ketika bersama Jin, aku menyukai senyum hangatnya, aku menyukai tatapan teduh matanya, aku menyukai ketika dia dengan bawelnya menasehatiku, aku menyukai ketika dia memarahiku karena aku melakukan kesalahan, aku menyukai perilakunya ketika dia sedang mencemaskanku, aku menyukai semua bentuk perhatian yang dia berikan padaku dan entah mengapa aku selalu menyukai Skinship yang namja itu berikan padaku.

Dan

yaaa, aku menyukai semua tentang Kim Seokjin!

Dan benar, bagiku Kim Seokjin adalah namja terbaik dalam hidupku!

Tapi,

Apa benar itu yang di namakan CINTA?

Apakah benar semua itu karena aku mencintainya? Benarkah aku mencintai sahabatku?

Aku mencintai Kim Seokjin?

“dan sekarang apakah kau akan tetap membiarkan Jin pergi dan meninggalkanmu? Berhentilah membohongi hati mu sendiri Nam Sohyun! Akui ‘lah kau juga mencintainya!”

Tidak! Sungguh aku benar-benar tidak menginginkan Jin pergi, aku sangat membutukan namja itu di sampingku!

Dan

Mungkin benar aku memang membutuhkan Jin karena aku Mencintainya!

Yaa..

AKU MENCINTAI KIM SEOKJIN…!!!

Aku merasakan butiran air bening mulai mengalir dari mataku, aku menangis sekarang!

Bodoh, kenapa aku baru menyadarinya sekarang? kenapa aku baru menyadarinya ketika semuanya sudah menjadi seperti ini?

Kau Bodoh Nam Sohyun…!!!

Hiks… Hiks..

Apa yang harus aku lakukan sekarang?

“Pergilah! Pergi temui Jin dan ungkapkan ‘lah perasaanmu yang sebenarnya pada namja itu!”

Tapi bagaimana bisa? bahkan waktu keberangkatanya hanya tinggal beberapa menit lagi.

Apa aku sudah benar-benar terlambat?

“pergilah Nam Sohyun! Pergilah sebelum semuanya benar-benar terlambat! Setidaknya kau harus mencoba,”

Benar, apa yang di ucapkan Suga benar! Setidaknya aku harus mencobanya.

Aku benar-benar tidak ingin kehilangan Jin!

Aku harus pergi menemuinya sekarang! Yaa, aku harus Menemuinya…!!!

Aku menatap Suga, ia sedang manatapku juga sekarang dan aku dapat melihatnya menundukan sedikit kepalanya dan tersenyum manis ke arah ku. Dengan melihat Suga seperti ini aku benar-benar yakin aku memang harus menemui Jin!

Aku menghapus butiran-butiran air mataku di sisi-sisi pipiku dan dengan bergegas bengkit berdiri dan mulai melangkahkan kakiku meninggalkan meja tempat aku dan Suga duduk.

“Suga-ya. Gomawo,” ucapku sebelum aku benar-benar meninggalkannya. “Aku mencintaimu!” aku melihat Suga menaikan sebelah alisnya menatapku. “Aku mencintaimu sebagai sehabatku! Mulai sekarang kau adalah sahabat terbaikku!” lanjutku lagi. Dan sekarang aku melihat Suga berdecih pelan lalu tersenyum manis ke arah ku.

“Araso! pergilah sebelum aku merubah pikiranku ini. cepat pergi!” balasnya. Aku melihatnya menggerakan kedua tangannya seolah-olah mengusirku. Hal itu membuatku tersenyum kecil sekarang.

Baiklah, aku harus cepat-cepat pergi menemui Jin sekarang. Aku harap semuanya belum terlambat!

Semoga..!!!

TBC

Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apa Sohyun masih sempat menemui Jin? Atau dia akan kehilangan sosok Kim Seokjin dalam hidupnya? dan bagaimana dengan Suga?

/AuthorJugaGakTau/ -_-

Bagaimana dengan chap ini? kurang gereget yaa? Mianhae, Aku belum pernah ngerasain cinta yang sesungguhnya, jadi gak tau rasanya gmna #Curcol wakakakakakak….lols

masalah Typo…. Maaf yaaa *nyengirAlaTaehyung*

tak bosan-bosan nya aku mau bilang Terima kasih buat kalian yang masih setia baca FF ini. jeongmal Gomawo, kalian sumber inspirasi ku *HugAtuAtu*

Okeee itu aja, buat Chap selanjutnya di tunggu yaa…. Author mau tanya Jin dulu dia maunya gmna sama Sohyun *IyaKaliBisa -_-

Jangan Lupa Tinggalkan Jejak…!!!

About fanfictionside

just me

One thought on “FF/ I NEED YOU…!!!/ BTS-BANGTAN/pt. 7

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s