FF/ IF I KNEW/ BTS-BANGTAN/ pt. 2


cela-if-i-knew-artfantasy

Title : If I Knew (Chapter 2)

Author : Chela

Genre : Romance, Comedy, Friendship, School life.

Rating : PG-17

Length : Chapter

Main cast :

• Jeon Jungkook (BTS)

• Kim Taehyung (BTS)

• Shin Hyewon (OC)

• Choi Jihyun (OC)

Support cast :

BTS Members & other OC(s)

Disclaimer : FF ini author sedikit terinspirasi dari sebuah film barat, tetapi sisanya tetap murni ide author, jadi dilarang plagiat/copy-paste karya author, terima kasih ^^

***

Gadis itu berlari keluar kamar dengan kencang. Tampak ia berlarian di lorong hotel itu sambil membawa handphone, ia hanya memakai kemeja putih Taehyung yang terlihat kebesaran sehingga menutupi celana ketat hitam yang ia pakai. pintu lift pun terbuka, dengan cepat ia memasuki lift itu dan di dalamnya ada seorang pria dewasa lain.

tut.. tut.. tut..

Yeobeoseyo?!” suara Jungkook yang terdengar seperti teriak cukup mengagetkan Hyewon. Lelaki itu harus berteriak karena suaranya akan tertutupi musik jika tidak.

“Jungkook-ah, kau dimana?!”

“Aku masih di tempat tadi, wae?!

“Kita harus bertemu! tolong bantu aku! ppali-ya Jungkook-ah!”

“Apa? aku tidak bisa mendengarmu!”

“Aishh! Jungkook-ah! benda itu ada padaku!”

“Benda apa Hyewon-ah?!”

“B-benda itu.. Taehyung.. tadi aku.. ah tidak tahu bagaimana.. aku..”

Mwoya, kau harus mengatakannya dengan jelas!”

Hyewon yang terlihat panik kini mulai menarik nafas yang dalam. ia memejamkan matanya sambil menggigit bibirnya. satu tangannya mengepal dan ia seperti hendak mengatakan sesuatu.

“Kondom yang Taehyung kenakan saat kami bercinta sekarang tersangkut di rahimku!!”

Setelah mendengar itu pria dewasa yang ada di dalam lift itu juga melototkan matanya dan menoleh ke arah Hyewon tidak percaya, tepat pada waktu itu pintu lift pun terbuka dan tampak Jungkook mematung di depannya sambil memegang handphone.

jinjja..?

***

Suasana sepi rumah sakit membuat Jungkook dan Taehyung yang tengah menunggu Hyewon terlihat canggung. Mereka berdua hanya duduk di depan ruang pasien dengan cemas namun tetap terlihat tenang.

“Kau sangat tidak bertanggung jawab.” suara Jungkook memecahkan keheningan di antara mereka.

“Kau tidak usah ikut campur.” jawab Taehyung dingin.

“Apa maksudmu tidak usah ikut campur? aku sahabatnya dan kau.. jika tidak bisa menjaganya sebaiknya jauhi Hyewon.”

Taehyung pun berdiri dan menatap Jungkook dingin.

“Kau tidak berhak mengaturku, lagipula itu sebuah kecelakaan. Apa yang akan kau lakukan jika hal ini terjadi juga padamu.”

Jungkook pun ikut berdiri dan mulai menatap Taehyung dengan serius

“Itu tidak akan terjadi padaku karena aku akan menjaganya dengan baik. Jika kau sedang mendekatinya, ingatlah perkataanku. Kau tidak layak untuknya.”

Mereka pun terdiam dan saling menatap dengan sinis sampai akhirnya pintu kamar pasien yang mereka tunggu pun terbuka. Tampak Hyewon keluar bersama seorang dokter. Melihat hal itu Jungkook dan Taehyung segera menghampirinya.

“Kalian tidak perlu khawatir karena benda itu sudah kukeluarkan dari Hyewon dengan lancar” jelas dokter itu sambil tersenyum.

Aigoo-ya siapa yang melakukan ini? apakah kamu? atau kamu? berhati-hatilah untuk lain kali, araseo?” dokter itu pun terkekeh dan mengedipkan satu matanya kepada Jungkook dan Taehyung.

“Ayaa hahaha kamsahamnida dokter!” celetuk Hyewon sambil tertawa paksa kepada dokter itu.

Jungkook pun langsung melepaskan jaketnya dan memakaikannya ke Hyewon “terima kasih banyak dokter, ayo Hyewon kuantar pulang” Jungkook menarik tangan Hyewon dan segera pergi. Saat berjalan di tengah koridor tiba tiba Taehyung menarik tangan Hyewon sehingga membuat Hyewon dan Jungkook berhenti.

“Hyewon-ah, kau sungguh tidak apa apa? aku benar benar minta maaf soal tadi.”

Aniya gwenchana, itu hanya sebuah kecelakaan. aku baik baik saja sekarang.” jawab Hyewon sambil tersenyum.

“Mau kuantar pulang?”

Belum sempat menjawab pertanyaan Taehyung, Jungkook pun langsung memotong.

“Lebih baik aku saja yang mengantar Hyewon. Kajja, ibumu pasti sudah menunggu.” Jungkook pun lanjut menarik tangan Hyewon dan segera membawanya pergi. Hyewon pun hanya bisa mengikutinya lalu ia menoleh ke belakang dan berteriak.

Annyeong Taehyung-ah! hati hati di jalan!”

Taehyung pun hanya melambaikan tangannya sambil tersenyum kecil.

***

Saat perjalanan pulang.

“Kau benar benar bercinta dengannya?” Tanya jungkook sambil tertawa tak percaya.

“Me-memangnya kenapa? aku yakin kau juga menghabiskan waktu yang menyenangkan dengan Jihyun” wajah Hyewon memerah, dirinya terlihat malu.

Aigoo, aku memang bersenang senang dengannya, apalagi dia lebih cantik dan imut darimu, tetapi aku tidak melakukan sesuatu sepertimu dan Taehyung itu.” nada bicara Jungkook yang terdengar meledek itu membuat Hyewon tertunduk malu

Y-ya, hajima.” Hyewon mengerucutkan bibirnya.

Melihat tingkah Hyewon, Jungkook hanya tertawa dan menepuk nepuk kepala gadis itu.

‘Jadi kau benar benar suka padanya? araseo Hyewon-ah’ gumam Jungkook dalam hati.

***

Kring.. Kring.. Kringgg…

Bel pulang sekolah telah berbunyi, setelah membereskan semua buku dan memasukkannya ke tas, Hyewon pun segera mencari-cari Jungkook karena ia ingin mengajaknya makan bersama. Hyewon pun menghampiri kelas Jungkook namun ia tidak melihat lelaki itu.

“Hyewon, kau mencari siapa?”

Aigoo Taehyung-ah kau membuatku kaget!” Hyewon yang terlihat sedikit melompat itu menaruh tangan di depan dadanya.

“Haha kau mencariku? disinilah aku.” ucap Taehyung dengan senyumnya yang menggemaskan.

“Mengapa kau begitu percaya diri? aku sedang mencari Jungkook, apa kau melihatnya?”

“Tidak, aku tidak melihatnya. Hei bagaimana jika kita makan bersama? aku lapar sekali.” Taehyung memasang muka melas sambil memegangi perutnya.

“Ahh tidak tidak, kau makan duluan saja.”

“Bagaimana jika kuantar pulang?” tanya Taehyung tidak menyerah.

“Taehyung-ah.” Hyewon memegang satu pundak Taehyung dan memandangnya sambil tersenyum “Kau baik sekali, tetapi masih ada sesuatu yang harus kuselesaikan.”

“Apa itu? Boleh kutemani?” lagi lagi Taehyung memasang wajah polosnya.

Aniya, istirahat dan pulanglah saja, annyeong!” Hyewon pun langsung melambaikan tangannya dan meninggalkan Taehyung.

Taehyung pun menghela nafas melihat gadis itu. Ia hanya terdiam dan menatap punggung gadis itu yang semakin menjauh.

Hyewon sudah mencari Jungkook selama 10 menit namun ia tidak juga menemukan lelaki itu, ia sudah mencarinya di lapangan basket, perpustakaan, kantin, parkiran, namun Jungkook belum juga menampakan dirinya

“Aishh, dimana lelaki itu.”

Saat gadis itu tengah mengambil handphone yang ada di tasnya, tiba tiba saja ada perempuan lain yang menabraknya dari belakang. Handphone Hyewon pun terjatuh ke lantai.

YA!” Hyewon pun menoleh ke belakang untuk mengetahui perempuan yang menabraknya.

Choi Jihyun.

Aigoo-ya, maafkan aku Hyewon? aku tidak sengaja, eh tunggu, atau aku sengaja?” Jihyun pun terkekeh dan menatapnya dengan dingin.

“Choi Jihyun. Aku tidak tahu apa masalahmu denganku tetapi aku rasa orang tuamu perlu mengajarimu sopan santun eoh?

“Mengapa begitu marah nyonya Shin? dengar ya, aku tidak tahu mengapa mataku sangat tidak suka melihatmu begitu dekat dengan Jungkook. Jadi sebaiknya kau jauhi Jungkook atau kau akan mendapat masalah besar.” ancam Jihyun sambil menatap Hyewon sinis.

“Hei kau tidak berhak mengatakan itu! Jungkook adalah sahabatku sedari kecil dan aku tidak bisa melakukan itu!” Hyewon pun mulai berbicara sedikit kencang.

“Sahabat, saudara, atau apapun itu, i don’t care Hyewon. Kami berdua saling suka dan sebentar lagi aku akan mendapatkannya. Aku tidak ingin jika Jungkook dekat dengan wanita lain selain diriku. Mengerti?”

Setelah menjelaskan semuanya kepada Hyewon, Jihyun pun langsung pergi dan meninggalkan Hyewon yang tampak tak percaya itu.

“Dasar wanita gila! aku tidak menyangka dia begitu aneh dan jahat!”

***

Taehyung memarkirkan mobil porsche putihnya di sebuah parkiran apartemen mewah. ia pun turun dari mobil dan segera masuk ke gedung apartemen itu. Ayah Taehyung adalah seorang pemilik perusahaan yang kaya raya, itulah sebabnya Taehyung sangat berlimpah harta dan diberi mobil serta apartemen pribadi. Di apartemen itu ia pun hanya tinggal sendirian, namun sahabatnya yang bernama Park Jimin itu suka bermain dan menemani Taehyung di apartemennya.

301295.

“Peep. Door’s open. Welcome Kim Taehyung.”

Setelah masuk, Taehyung melihat pemandangan yang sudah terbiasa ia lihat. Jimin bermain playstation di ruang tamunya.

Ya! TaeTae-ah! kau sudah pulang? apa kau membawa makanan?” ucap Jimin sambil terus fokus bermain tanpa memandang Taehyung.

Taehyung berjalan ke ruang tamu dan duduk di sebelah jimin tanpa semangat. wajahnya sangat datar dan ia sangat malas berbicara kali ini.

“Ada apa lagi Tae?” Jimin pun tahu jika ada sesuatu yang membuat Taehyung tidak bersemangat, karena lelaki ini biasanya begitu ceria.

“Apakah aku akan berhasil mendapatkannya?”

Mwoya? Hyewon? tentu saja! kau selalu percaya diri dan dikelilingi banyak wanita, mengapa kau ragu dengan yang satu ini?”

“Aku tidak tahu, hanya saja ia sangat dekat dengan sahabat lelakinya, Jungkook.”

Jimin pun memencet tombol pause dan kini ia memandang Taehyung.

“Taehyung-ah, sahabat hanyalah sahabat. Tenanglah ia tidak akan merebut Hyewon darimu. Lagipula, kau kan sudah melakukan ‘itu’ dengan Hyewon. itu berarti ia juga menyukaimu!” ucap Jimin sambil tersenyum licik, ia pun kembali bermain.

“Aishh jinjja.” Taehyung menatap Jimin malas karena telah mengingatkan hal itu kepadanya.

***

Matahari mulai terbenam dan Hyewon pun hanya bermalas malasan di kasurnya. Ia sangat bosan dan juga lapar. Ia pun mengambil handphonenya dan segera mengirimkan pesan ke Jungkook.

To : Kookie

Hei, kau dimana?
aku belum makan dan sangat lapar,
bagaimana jika kita keluar makan bersama?

Sent. (6:17 p.m)

Biasanya belum sampai 2 menit Jungkook langsung membalas pesannya, tapi kini tidak. Hal itu semakin membuat Hyewon penasaran. Ia pun langsung menelpon Jungkook, tetapi panggilannya tidak dijawab. Akhirnya Hyewon memutuskan untuk langsung pergi ke rumah Jungkook. Hyewon pun mengambil mantelnya dan segera memanggil taksi.

Sesampainya di rumah Jungkook inilah pemandangan yang dilihat Hyewon, rumah 3 lantai yang begitu besar dan mewah, air mancur yang terlihat indah di taman, serta 3 mobil yang terletak rapih di garasinya, namun Hyewon tidak terkejut karena ia tentunya sudah biasa ke rumah Jungkook.

Tepat saat ia ingin mengetuk pintu rumahnya, sebuah mobil mercedes hitam yang biasa dikendarai Jungkook itu datang. Melihat itu Hyewon pun senang dan segera menghampirinya. Tetapi langkahnya tiba tiba saja terhenti karena selain Jungkook yang turun dari mobil itu, ada perempuan lain juga yang ikut turun.

‘Choi Jihyun?! mengapa dia bersama Jungkook?’ ucapnya dalam hati sambil memasang wajah kesal.

Jungkook berlari kecil menghampiri Hyewon yang berada di depan pintu rumahnya.

“Hyewon? sedang apa kau di sini? tumben sekali datang tanpa memberi tahu?”

“Aku kira aku sudah mengirimmu pesan dan menelponmu.”

Mwo?” Jungkook pun mengambil handphone yang ada di sakunya dan segera mengecek notifikasi.

1 message from Hyewonie
4 missed call from Hyewonie

“Ah mianhae, ternyata handphoneku dalam mode silent, aku lupa.” jawab Jungkook dengan rasa bersalah menatap Hyewon.

“Hyewon-ah, annyeong!” terdengar Jihyun yang menyapanya dari jauh. Hyewon pun langsung menarik Jungkook dan mereka bergeser sedikit.

“Jungkook, aku harus memberi tahumu sesuatu. Choi Jihyun, dia adalah wanita yang sangat aneh dan juga jahat. Kau harus percaya denganku.”

Mendengar itu Jungkook hanya tertawa dan mengacak rambut Hyewon.

Ya, kau ini kenapa? biasanya kau mendukungku mengapa tiba tiba kau menjadi begini?”

Aniya! kau harus mendengarkanku, wanita itu-”

“Ada masalah apa Hyewon?” tiba tiba suara Jihyun membuat Hyewon berhenti berkata kata.

“Aku baru saja pergi makan dengan Jungkook, sayang sekali kau tidak ikut tadi.” ucap Jihyun dengan pura pura kecewa.

“Ugh!” Hyewon pun geram dan sangat kesal. ia mengepalkan kedua tangannya dan menatap Jihyun dengan sinis. Tanpa mengucapkan apapun Hyewon langsung pergi dan meninggalkan mereka.

“Hyewon-ah! Kau mau kemana?”

“Aneh, ada apa dengan anak itu?” Jungkook pun hanya menatap punggung gadis itu yang kini semakin menjauh darinya.

to be continued.

About BlueChip

Just a normal noona fan who can't resist 97 line(?)

2 thoughts on “FF/ IF I KNEW/ BTS-BANGTAN/ pt. 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s