FF/ SCHOOL LOVE STORY/ BTS-BANGTAN/ pt. 2


Author    : Jkjeoon

Title       : School Love Story

Genre     : Romance, School

Rated     : PG-17

Lenght    : Chapter

Cast       :

  • Min YoonGi
  • Lee HyunJie
  • Jeon Jung Kook
  • Seo HaEun
  • Kim TaeHyung
  • Kim HyeRim
  • Kim SeokJin
  • Han YiSeul
  • Park JiMin
  • Choi HaNeul
  • Jung HoSeok
  • Park MinHwa
  • Kim NamJoon
  • Song Yoon Hee

^^***___***^^

Chapter 2

BRUKK~

“Sunbae! Jeongmal mianhamnida aku benar-benar tak sengaja. Maafkan aku.” Ucap seorang gadis lalu berdiri dan beberapa kali membungkuk.

Semua orang yang berada dilorong kelas 3 ini memusatkan perhatiannya kearah mereka.

“Oh My Good! Gadis itu pasti sedang sial.”

“Lihat! Yoon Gi sunbae pasti akan marah”

“Ah anak ini”

“Ya Tuhan Hyun Jie sedang apa kau disana”

Itulah pikir mereka yang menyaksikan kejadian pagi ini.

“Ada apa ada apa?” Ji Min menerobos kerumunan yang entah sejak kapan mereka buat. Dengan wajah polosnya dia tersenyum kearah Yoon Gi. Detik berikutnya ia berjalan mundur setelah mendapatkan deathgllare dari kapten-nya itu.

“Kau! Untuk apa menghampiri mereka hah?” bisik Ha Neul pada Ji Min.

“Ya ampun Haneuri kau barusan berbicara padaku? Ashaaaa~!” Teriak orang bodoh ini lagi membuat Yoon Gi yang sedang menatap wanita ceroboh didepannya sedikit mengalihkan pandangannya.

“Kau ikut aku!” Ha Na menyeret kekasih bodohnya itu keluar dari kerumunan siswa-siswi yang kebanyakan kelas 3.

“Sunbae!” Lirih Hyun Jie tanpa berani menatap mata sipit Yoon Gi yang menatapnya tajam seakan mau memakannya.

“Ikut aku!” ucap Yoon Gi seraya menyeret tangan kanan Hyun Jie dengan kasar, kini kerumunan itu terpecah memberikan jalan untuk mereka berdua.

“Sunbae! Maafkan aku, kita mau kemana ini sudah waktunya masuk kelas.” Dengan takut Hyun Jie bersuara.

“Masuklah!” titah Yoon Gi. Menit berikutnya mereka berdua sudah meninggalkan area sekolah menggunakan mobil berwarna putih milik Yoon Gi.

####

“Min Yoon Gi!” absen Hwang seongsaengnim

“Ah,,,,dia,,,,emmmm,,,,Yoon Gi”ucap Yi Seul dengan sangat ragu-ragu

“Dia sedang sakit saem.” Timpal Seok Jin.

“Benarkah? Kalau begitu pulang sekolah kau harus menengoknya! Sebentar lagi kalian akan mengukuti ujian sekolah, Aku harap kalian bisa menjaga kesehatan dengan baik arasseo?” titah Hwang seongsaem.

“Nde saem.” Jawab Seok Jin, Min Hwa dan Yi Seul bersamaan.

Disisi lain Yang seongsaengnim malah kebingungan mendengar jawaban berbeda perihal kehadiran Hyun Jie dari teman-temannya.

“Dia mungkin sedang sakit saem” ucap Ha Eun yakin

“Tadi pagi aku melihatnya digerbang, jadi pasti dia sedang bolos.” Ho Seok yang memang punya dendam dengan Hyun Jie dan Ha Eun mengatakan apa yang dia lihat tadi pagi.

Drtttt—-

From : Yoon Gi Hyung

Jika seongsaem menanyakan Hyun Jie bilang saja dia sakit, tadi pagi ibunya meneleponmu. Kau ketua kelaskan! Aku percaya padamu.

“Ah saem tadi pagi ibunya menelpon, Hyun Jie memang sedang demam.” Ucap Nam Joon tiba-tiba. Ha Eun menghela nafas lega sedangkan Ho Seok mendengus kesal.

“Geurae? Baiklah sekarang buka buku catatan kalian!” titah Yang seongsaem.

######

Dongdemun Apartment Center

“Oppa! Kang Joon oppa!” tebak Hyun Jie saat berpapasan didalam lift. Dia sebenarnya tidak tahu kenapa Yoon Gi membawanya ke Apartment.

“Ah Hyun Jie-ssi lama tak bertemu!” ucap Kang Joon.

“Apa kau yang memberitahu Ha Eun aku ada dikorea?”

”Keugae mian, aku tak tahu alasanmu tak pulang kerumah. Keundae oppa setidaknya kau harus memberitahu bibi Seo jika kau di Korea.” Saran HyunJie

“Lalu kenapa kau bolos sekolah?”

“Itu,,, aku ,,,, “ ucap Hyun Jieterpotong-potong

“Kajja!” Yoon Gi kembali menyeret tangan Hyun Jie saat pintu lift terbuka.

“Ah dia bersama  kekasihnya.” Pikir Kang Joon

“Sunbae kenapa mengajakku kemari?” tanya Hyun Jie

“Diamlah kau terlalu banyak berbicara!” titah Yoon Gi yang sedang memasukkan beberapa digit passwordapartmentnya. [000000]

“Ayo masuk!”

Hyun Jie dengan terpaksa masuk kedalam Apartment yang dia sendiri tak yakin milik siapa. Kesan pertama saat memasuki ruangan ini ‘Mewah’ , rapi dan dia suka dengan dekorasi juga warnacatnya’. Hyun Jie terus mengikuti Yoon Gi dan tanpa ia sadari mereka berada disebuah kamar, kamar milik

Yoon Gi.

“Kau mengikutiku sampai  kamarku?” tanya Yoon Gi.

“Ah sunbae aku tak bermaksud” gelagap Hyun Jie. Yoon Gi menyunggingkan senyuman khasnya.

“Balikkan badanmu?” Titahnya. HyunJie malah diam tak bergeming.

“Kau ingin melihatku berganti pakaian?” tanya Yoon Gi. Hyun Jie menggeleng dengan cepat lalu berbalik badan.

#####

“Haneuri- gamawo!” ucap Ji Min dengan nada riang tak seperti kemarin.

“Untuk apa?” tanya si cantik kebanggaan ayahnya Choi Si Won.

“Terima kasih sudah mau berbicara denganku lagi. Terima kasih sudah mau menjadi kekasihku. Terima kasih Haneuri sepertinya aku semakin mencintaimu saja.”

“Jangan menggombal. Sebenarnya aku juga tak tahan jika tidak berbicara denganmu Jiminie.” Jujur Ha Neul.

“Ehem,, Kalian jika mau pacaran jangan didepanku. Pergi sana cari meja yang lain!” usir Tae Hyung.

“Omo uri Tae Hyungie kau cemburu? Makannya cepat-cepat beritahu Hye Rim jika kau menyukainya!” ledek Ji Min ditampah tawa puasnya.

“Ji Min benar, kau lihat diahanya makan berdua bersama Jung Kook. Kau yakin bocah itu tak memiliki perasaan apapun pada Hyerim? Bukannya tidak ada persahabatan antara wanita dan pria”tanya Hye Rim.

“ah mattha aku belum bertanya padanya.” Tae Hyung berdiri membawa nampan makanannya menuju meja Hye Rem dan Jung Kook.

“Hye Rim boleh aku duduk disini? Aku tak tahan duduk dengan orang yang pacaran. Kau lihat?” tunjuk Tae Hyun pada Ji Min dan Ha Neul yang saling menyuapi satu sama lain.

“Duduklah hyung aku juga harus segera ke ruang guru. Nuna aku duluanya!” Ucap Jung Kook lalu meninggalkan Tae Hyung dan Hye Rim berdua.

#####

Dengan cemas Ha Eun mondar-mandir dilorong dekat perpustakaan. Dia benar-benar mencemaskan HyunJie, ‘bagaimana jika sesuatu terjadi padanya? Yoon Gi sunbae juga dikenal pemarah’ pikirnya. Dia berusaha menghubungi Hyun Jie namun tak ada jawaban sama sekali. Alhasil sekarang dia memaki-maki ponselnya sendiri seperti orang yang tidak waras.

“Ya Tuhan Lee Hyun Jie apa yangsedang kau lakukan hah! Mengangkat telepon saja tidak bi…”

“Aw apphayo“ rintihnya setelah kepalanya membentur tumpukan buku yang dibawa seseorang.  Dia Jeon Jung Kookanak kelas 1-2.

“Oh maafkan aku, tumpukkan bukunya terlalu tinggi jadi aku tak bisa melihatmu.” Sesal Jung Kook.

“Ah tidak aku yang salah. Kau tidak perlu meminta maaf begitu, sini aku bantu.” Tanpa persetujuan Jung Kook gadis cerewet ini membawa beberapa buku ditangan Jung Kook. Setelah itu JungKook baru bisa melihat wajah orang yang menabrak buku yang dibawanya denganjelas. ‘Cantik’ pikirnya.

“Tidak usah aku bisa membawanya sendiri.” Ucap Jung Kook tak enak.

“Tidak usah sungkan. Lagian aku sedang tidak ada kerjaan, oh iya buku ini mau dikemanakan?” tanya Ha Eun

“Kelas 1-2”

“Kau kelas pertama? Oh iya namaku Seo Ha Eun kelas 2-2, kau?”

“Jeon Jung Kook imnida. Maaf sunbae merepotkanmu.”

“Tidak apa-apa.” Ha Eun tersenyum. J ung Kook lalu membalas senyumannya dengan kikuk.

Sepanjang perjalanan Ha Eun takberhenti berbicara entah itu mengenai sekolah, guru, bahkan penjaga gerbang sekolahpun ia bicarakan. Sedangkan Jung Kook hanya menjadi pendengar yang baik. Dia hanya tersenyum melihat wanita yang baru dikenalnya itu berbicara. Dan dia sadar baru kali ini dia merasa nyaman bersama seorang wanita selain Hye Rim nuna. Dengan cepat si bungsu ini menggelengkan kepalanya.

“Terima kasih nuna. Aku boleh memanggilmu nuna kan?” tanya Jung kook.

“Keureom aku tidak masalah. Sampai jumpa lagi Jung Kook-ssi.” Ha Eun melambaikan tangannya menjauh dari pandangan si bungsu satu ini.

#####

“Nuna! Ini untukmu.”  Ho Seok menyerahkan sebuah kotak berukurang sedang dengan pita berwarna hijau.

“Untukku?” Ho Seok mengangguk “Gomawoyo Ho Seok-ah.” Lanjutnya.

“Keundae wae?”  tanya Min Hwa

“Buka saja! Nuna bagaimanapun aku akan menunggumu. Aku harus pergi sekarang” Ho Seok berlari meninggalkan Min Hwa yang masih tidak mengerti ucapan anak tadi.

“Menunggu? Apa sih maksud bocahhyper itu? Dia bertanya pada dirinya sendiri.

Perlahan Min Hwa mulai membuka kotak yang tadi diberikan Ho Seok. Detik berikutnya dia tersenyum sendiri.

“Bagaimana bisa?” tanyannya.

“Hanya Yoon Gi yang tahu aku suka Kwon Ji Young.” Ucapnya lagi.

“Hwa-ya!!” Yi Seul tersenyum melihat sahabatnya itu.

“Kau mengagetkanku.”

“Sengaja. Oh iya kau sedang apa?Ige mwoeyo?” tanya Yi Seul. Tak biasanya gadis berisik itu lebih cerewet darinya.

“Ah ige tadi Ho Seok memberikannya padaku. Yi  Seul-ah apa Yoon Gi dekat dengan Ho Seok?”tanya Min Hwa balik.

“Tentu saja! Dia salah satu anak basket. Dan semua anggota tim basket pasti dekat dengan kapten-nya Park Min Hwa.”

“Pantas!”

“Waeyo?”

“Dia memberiku tiket konser Ji Young oppa!”

“Mwo? Jinja Jinja? Sesange. Daebak!”  Yi Seul beberapa kali menepuk tangannya.

“Apa aku harus datang?” Min Hwabertanya lagi.

“Tidak! Kau berikan saja tiket itu padaku dan aku akan menonton bersama Seok Jin.”

“Kau gila?”

“Kenapa masih bertanya? Dia baik tahu apapun yang kau suka, sepertinya di serius padamu.”

“Nan molla.”

#####

“Hye Rim-ssi kau sangat dekat ya dengan Jung Kook.”

“Kami sudah lama berteman jadi tidak heran jika sangat dekat. Memangnya kenapa? Kau dan Ji Min juga sangat dekat kan?”

“Keugae anira! Aku dan Ji Min tidak sedekat yang kau kira. Aku masih normal kok aku masih menyukai seorang wanita.” Sangkal Tae Hyung dengan gaya kocaknya. Hye Rim tersenyum.

“Aku hanya bercanda. Aku tahu maksudmu, Jung Kook sudah kuanggap sebagai adikku sendiri. Dia juga  dua tahun lebih muda dariku.”

“Dua tahun?”

“Dia masuk sekalah dibawah umur dan saat sekolah menengah mengambil jalur akselerasi.”

“Tapi kenapa sekarang prestasinya tidak terlalu menonjol?”

“Dia tak ingin paman dan bibi Jeon menyuruhnya mengembil akselerasi lagi.”

“Oh! Lalu kau suka menonton tidak?” Ya Tuhan orang ini.

“Ah tebakkan ku benar. Kaubertanya tentang Jung Kook pasti ada motif-nya.”

“Anio aku benar-benar tidak tahu jika dia dua tahun lebih muda dariku. Aku hanya ingin berteman dengannya saja kok!”

“Jadi denganku kau tak mau berteman?” tanya Hye Rim.

“Itu bukan begitu aku …… “ucap Tae Hyung dengan gelagapan.

“Nuna! Aku akan mengambil jalur akselerasi lagi!” dengan  tiba-tiba Jung Kook datang dan membuat Hye Rim dan Tae Hyung kaget.

“Lagi? bukankah kau tak mau?”tanya Hye Rim.

“Aku berubah pikiran. Pokoknya aku akan mengambil jalur akselerasi itu.” Tegas Jung Kook

“Kau yakin?” Tae Hyung memastikan.

“Aku sangat yakin.” Ucap JungKook. ‘Nuna! Ha Eun nuna tunggu aku!’ tambahnya dalam hati.

######

Dongdaemun Apartment Center

“Sunbae ini sudah lewat jam istirahat pertama.”

“Aku tahu. Tenang saja Nam Joon sudah bilang kau sakit jadi kau nikmati saja!”

“Nikmati apanya? Sunbae kausudah gila ya! Membawa anak orang membolos sekolah ke Apartmenmu.”

“Apa kau bilang?”

“Anio! Lanjutkan saja permainanmu aku akan diam.”

“Geurae kau seharusnya juga diam dari tadi.”

“Iya baiklah aku akan diam jadi cepat selesaikan permainanmu itu aku mau pulang. Atau kau antarkan aku saja keApartment Kang Joon oppa.”

“Tidak! Aku yang akan oh shit game over.” Racau Yoon Gi saat permainannya berakhir. Dia membanting stik PS-nya lalu berjalan kearah dapur, dan mengambil dua buah kaleng minuman bersoda dari lemari es-nya.

“Minumlah! Aku akan ganti pakaian dulu!” suga menyodorkan salah satu minumannya pada Hyun Jie.

“Ne gomawo sunbae.”

‘Apa dia gila? Padahal dilokernya pasti ada baju ganti, kenapa dia membawaku ke apartement-nya hanya untuk berganti pakaian saja? menyuruhku menunggunya bermain game selama lebih dari dua jam  dan membuatku bolos sekolah. Ya Tuhan mudah-mudahan hanya ada satu Min Yoon Gi di dunia ini.’ Maki Hyun Jie dalam hati.

“Kajja!” suara Yoon Gi keluar dari kamarnya. Hyun Jie mengekor di belakang si kapten basket sekolahnya ini.

######

“Song Yoon Hee! Aku menyukaimu.”Ucap Nam Joon dengan lantang. Apalagi ditambah efek ruang aula yang membuat suara kecil saja menggema.

“Sunbae! Jin- Jinjayo? ”

“Aku serius! Kau tahu aku kan?Aku tak bisa bersikap romantis, ini caraku kuharap kau mau menerimaku apaadanya.”

“Tapi sunbae” Yoon Hee masihbingung, tadi sebelum Nam Joon bicara dia sedang menerima telepon dari oppanyaSong Joong Ki.

“Yoon Hee-ya geu saram nuguya?”Tanya Joong Ki diseberang sana.

“Oppa itu Nam Joon sunbae.”

“Bilang padanya temui aku saat pulang  didepan gerbang sekolah kalian!”

PIP

“Oppa changkammanyeo!”

“Kau sedang berbicara dengan siapa?” tanya Nam Joon

“Joong Ki oppa. Dia bilang ingin bertemu denganmu nanti pulang sekolah.”

“Begitu? Baiklah aku akan menemuinya. Haruskah kita pergi menemuinya bersama?” goda Namjoon

“Kau mau mati sunbae?”

#####

“Min Hwa! Kau tahu dimana Yi Seul sekarang?” tanya Seok Jin cemas.

“Tidak! Tadi sih dia bersamaku. Sekarang aku tak tahu dia dimana. Ada apa? Kalian bertengkar?”

“Tadi dia tak sengaja membaca pesan dari sepupuku Hyeo Jeong dia kira aku selingkuh. Ya Tuhan apa yang harusaku lakukan sekarang?”

Disisi lain Yi Seul sedangmenangis di atap sekolah.

#####

“Sunbae ini bukan arah kerumahku!”

“Diamlah! Kau ingin mati? Jangan mengangguku saat menyetir!” Yoon Gi masih fokus menyetir.

“Tapi kita mau kemana?”

“Kau akan tahu. Sekarang yang harus kau lakukan hanyalah diam Araseo?”

To Be Continue

About BlueChip

Just a normal noona fan who can't resist 97 line(?)

2 thoughts on “FF/ SCHOOL LOVE STORY/ BTS-BANGTAN/ pt. 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s