FF/ I CHOOSE TO LOVE YOU/ VIXX-WINNER-GD/ pt. 1


i-choose-to-love-you
Cast:
  • Lee Hyojung (OC)
  • Lee Hongbin (VIXX)
  • Park Chahee (Melody Day)
  • Song Mino (Winner)
  • Han Sanghyuk (VIXX)
  • Bang Minah (Girls Day)
Other Cast:
  • Lee Jeno (SM Rookies)
  • Choi Arin (Oh My Girl)
  • Kim Chanmi (AOA)
  • Kim Seolhyun (AOA)
Genre:
Romance, School life, Family, Friendship
Length:
Chaptered
Author:
@Llynekim_
Credit poster:

Pagi itu, daun-daun kecoklatan berguguran. Udara sejuk menyambut pagi di musim gugur. Seorang gadis berseragam SMA berdiri di depan gerbang sebuah bangunan bertingkat megah. Ia menghembuskan nafas berat, dan melangkah melewati gerbang tersebut.

Ia telah berada di dalam bangunan yang tak lain adalah sebuah sekolah. Gadis itu terus berjalan melewati koridor untuk mencari ruang guru. Hari itu adalah hari pertamanya menjadi siswi SMA di Seoul.

Gadis bernama Hyojung itu menghentikan langkahnya ketika seorang murid laki-laki berteriak di depannya. Tangan murid tersebut terjepit pintu loker di depannya, dan membuatnya sedikit berteriak.

“Kau tidak apa-apa?” Hyojung berlari mendekatinya, membuat murid laki-laki tersebut terkejut.

“Siapa kau?” tanya murid laki-laki tersebut dengan menatap sinis pada Hyojung.

Hyojung memegang tangan murid laki-laki di depannya dan melihat jari murid tersebut. “Astaga, jarimu berdarah!”

Dengan segera Hyojung mengambil plester di sakunya.

“Nah, lain kali kau harus berhati-hati!” ujarnya setelah memasangkan plester di jari teman barunya. Murid tersebut hanya terdiam dan tak menjawab apa-apa.

“Kau dengar aku kan?” Hyojung memegang kedua pipi murid tersebut. Pipi murid tersebut memerah saat Hyojung memegang kedua pipinya.

“Kau Lee Hyojung kan?” seorang wanita berparas cantik mengagetkan Hyojung.

“Eh, iya saya Lee Hyojung….”

“Murid pindahan dari Busan?”

“Ya, benar sekali!” jawabnya dengan riang.

“Kau bisa memanggilku guru Ahn. Ayo, ikut ke kantor kau harus mengisi formulir terlebih dahulu,” kata guru bernama Ahn Yeju sambil tersenyum.

Hyojung dan guru Ahn pun berlalu meninggalkan “TEMAN BARU Hyojung, yang masih mematung.

Kini, Hyojung telah berada di kelasnya. Hyojung berada di kelas 3-2. Ia sangat terkejut saat guru Ahn menyuruhnya untuk duduk di depan seorang siswa bernama Hongbin. Dengan terpaksa, ia pun menuruti perintah gurunya.

“Hai, aku Minah! Bang Minah! Salam kenal!” sapa seorang gadis yang duduk satu bangku dengan Hyojung.

“Eh, iya salam kenal! Aku… Lee Hyojung… ehehe” jawab Hyojung sambil sesekali melirik Hongbin yang duduk di belakangnya. Hongbin menatap kesal pada gadis itu.

Jam istirahat pun tiba, Hyojung berjalan keluar kelas bersama dengan Minah. Baru sebentar, ia sudah akrab dengan Minah. Mereka berdua memiliki sifat yang ceria.

Hongbin dan sahabatnya, Sanghyuk, meninggalkan kelas setelah Hyojung dan Minah tak terlihat lagi.

“Hey, Hongbin, kenapa kau kesal seperti itu? Bukankah menyenangkan satu kelas dengan adik sendiri?” tanya Sanghyuk pada Hongbin.

Hongbin menghembuskan nafas.

“Aku hanya takut, sesuatu akan terjadi pada adikku”

“Sesuatu? Maksudmu?”

“Kau tahu bagaimana murid-murid perempuan di sekolah kita kan?”

“Entahlah, aku belum mengerti apa yang kau bicarakan….”

“Ah, sudahlah lupakan! Kau yang traktir hari ini” berjalan meninggalkan Sanghyuk

“Okee….. Apa? Aku lagi? Hey, aku sudah mentraktir seminggu ini! Hey, Hongbin!”

Benar, Hyojung adalah adik kandung Hongbin. Jarak umur mereka hanya beberapa bulan. Hongbin berumur 2 bulan ketika ibunya mengandung Hyojung, dan Hyojung lahir secara prematur. Karena itu mereka berada pada angkatan yang sama.

Saat lulus SD, Hyojung memilih tinggal dengan neneknya di Busan, sedangkan Hongbin tetap bersama keluarganya di Seoul. Karena suatu alasan, ayah Hyojung memaksa Hyojung untuk kembali dan melanjutkan sekolah di Seoul. Hyojung pun menuruti perintah orangtuanya dengan terpaksa.

-KANTIN-

Hongbin dan Sanghyuk sudah membawa makanan mereka dan hendak duduk di salahsatu bangku kantin. Tiba-tiba, seorang siswa datang dan langsung meletakkan makanannya di bangku tersebut.

“Ups, aku duduk di sini lebih dulu!” ujar seorang pria bernama Song Mino.

Hongbin menarik nafas panjang sedangkan Sanghyuk terlihat sangat kesal.

“Hey, Song Mino! Kenapa kau terus mengganggu kami? Sampai kapan kau akan terus seperti ini?!” bentak Sanghyuk.

“Sudahlah, biarkan saja dia! Kita duduk di sana saja!”

Hongbin menenangkan Sanghyuk dan mengajaknya untuk duduk di bangku yang berada di seberang bangku yang sudah ditempati oleh Mino.

“Aish” Sanghyuk menatap kesal pada Mino dan mengikuti sahabatnya ke bangku tujuan mereka.

Baru saja mereka duduk di bangku tersebut, Hyojung dan Minah menghampirinya. Mereka berdua membawa makanan mereka. Hongbin kembali menghela nafas.

“Hai! Oppa, biarkan aku duduk di sini….! Ya? Ya? Ya?” rengek Hyojung yang adalah adik kandung dari Honbin. Hongbin tak menjawab dan melahap makanannya.

“Duduklah, kau juga Minah!” ujar Sanghyuk dengan senyumannya.

“Benar? Terimakasih Sanghyukku!” Hyojung tersenyum manis pada Sanghyuk, sedangkan Minah terkejut mendengar kata “Sanghyukku”.

Hyojung dan Minah pun duduk di depan Hongbin dan Sanghyuk. Ia melihat Mino yang menatapnya dari bangku seberang.

“Oh, teman baru! Hai!” Hyojung melambaikan tangan pada murid laki-laki yang ditemuinya tadi pagi, Song Mino.

Jantung Mino berdegup kencang, sama seperti saat Hyojung memegang tangan dan pipinya tadi pagi. Ia pun memilih untuk meninggalkan kantin.

“Kenapa dia lari? Apa dia takut padaku?” tanya Hyojung pada dirinya sendiri.

“Kau berbicara dengan siapa?” tanya Hongbin

“Teman baru, tadi pagi kami bertemu di dekat ruang guru. Kasihan, jarinya berdarah karena terjepit pintu loker”

“Oh” Hongbin kembali melahap makanannya. Karena sangat lapar, mereka berempat menghabiskan makananannya dengan cepat.

Selesai makan siang, Hyojung pergi ke toilet sebelum kembali ke kelasnya. Minah pun menyetujuinya karena ingin mencuci wajahnya.

Tak berapa lama, Hyojung keluar dari toilet. Ia heran karena tak melihat Minah di ruang wastafel.

“Minah, kau dimana?” teriak Hyojung pelan.

Sementara itu, seseorang berdiri di belakang pintu dan menatap sinis pada Hyojung. Ia segera berdiri di hadapan Hyojung dan membuat Hyojung terkejut hingga terjatuh..

“Kau…..” ujar Hyojung lirih

TO BE CONTINUED…………

About fanfictionside

just me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s