FF/ WHEN WILL YOU SAY YOU LOVE ME?/ BTS-BANGTAN/ 2B of 2 (FINAL)


CYMERA_20140929_190724
Author               :  wookcandy
Tittle                  :  When will you say you love me? (2B/2)
Main cast          : – Min Yoon Gi ( BTS )
      Jeon Jung Mi  (OC )
      Jeon Jung Kook  ( BTS )
Length               :  TWO SHOOT
Rated                :  Teenage
Genre                :  Romance, Hurt, Angst
Disclaimer         : 100% pure mine!  All the cast are belong to GOD,  I just borrowed their name. Don’t steal my idea ^^

 

 
 
 
 
 
 Happy Reading~~^^
 
 
 

 
 
 
 

 

NORMAL SIDE on
 
“Jadi, tanpa basa-basi. Ini…” Yoon Gi mengulurkan tangan kanannya yang tengah menggenggam sebuah untaian silver yang mengkilat pada Jung Mi. Gadis  bersurai cokelat itu hanya menatap benda itu dalam diam. Kemudian iris foxy nya  mulai mengarah pada Yoon Gi.
“Kenapa…kau memberikannya padaku?”
Yoon Gi memutar bola matanya malas saat melihat Jung Mi yang mengacuhkan uluran tangannya yang tengah menggenggam kalung tersebut.
“Karena ini bukan milikku lagi.Ini ambil” ujar namja itu dingin sembari menyodorkan genggaman tangannya mengarah pada tangan mungil gadis itu. Namun seperti menolak, Jung Mi bergerak mundur beberapa langkah menjauhi namja berkulit pucat  itu.
“Aku tidak membutuhkannya.Kau bisa membuangnya jika kau mau” ujar gadis itu datar.
“Baiklah”
Yoon Gi mulai mengayunkan tangannnya kedepan, melempar benda yang sedari tadi berada di genggamannya kearah laut yang tepat berada di belakang  Jung Mi. Gadis itu hanya tertegun menatap Yoon Gi yang tengah membuang kalung itu tepat dihadapannya. Kembali, air asin perlahan mulai menumpuk di pelupuk matanya bersamaan dengan rasa sesak yang teramat sangat, persis seperti yang ia rasakan pada saat itu. Dan juga… dengan penyebab yang sama pula.
“Baiklah. Aku rasa hanya itu” dengan acuh pria itu mulai membalikkan badannya, melangkah menjauhi gadis bergaun peach selutut itu yang tengah menatap dengan pandangan kosong
“Kenapa…. Min Yoon Gi?” gumaman gadis bermarga Jeon itu menghentikan langkah namja berkulit pucat itu.Namja itu kembali memutar badannya menghadap Jung Mi dengan tatapan tak suka.
“Tsk. Sudah ku kata….”
“Berhentilah egois, Min Yoon Gi!!!  Biarkan aku tahu!!”ujar  Jung Mi dengan suara meninggi.  Napasnya memburu serta  dadanya terlihat naik turun menahan emosi. Dalam hati ia bersyukur dengan kuatnya angin laut yang tengah meniup helaian-helain rambutnya hingga menutupi separuh wajahnya. Setidaknya dengan begini Yoon Gi tidak akan melihat air matanya.
Sedangkan namja itu hanya tersenyum sinis menatap Jung Mi. Raut wajahnya terlihat tidak suka saat mengetahui kemana arah pembicaraan saat ini.Mata sipitnya tak berhenti memandang Jung Mi sarkartis.
“Karena aku tak pernah mencintaimu!! “jawabnya sakartis
Gadis itu hanya diam mematung mendengar jawaban Yoon Gi.
“A-apa maksudmu?”  Jawaban Yoon Gi yang ia terima sontak membuat gadis  itu terkejut dan takut. Tangan kanannya menggenggam erat ujung gaun yang ia kenakan.
Tidak segera menjawab, Yoon Gi hanya menatap datar gadis dihadapannya.“Ayahmu membayarku untuk menjadi kekasihmu.Kau puas?”jawabnya  tak acuh
“A-ayahku?”
“Dua setengah tahun yang lalu, perusahaan Ayahku dilanda pailit dengan hutang yang sangat banyak.Keluargaku saat itu dalam masalah besar. Lalu Ayahmu datang ke rumahku dan berkata akan melunasi  semua hutang Ayahku”
Yoon Gi tiba-tiba berhenti bicara saat matanya menangkapbulir-bulirair yang mengalir dari sepasang iris mata yang tengah menatapnya sendu.Tubuhgadisitubergetar hebat.Namun seperti tak memiliki perasaan, Yoon Gi hanyamenatapacuhdankembaliberbicara
Ada udang dibalik batu, Ayahmu akan membantu keluargaku jika aku menjadi kekasihmu.Ia tahu bahwa kau menyukaiku dan menyuruhku untuk tetap tutup mulut.  Sungguh Ayah yang baik” ujarnya sinis
“J-jadi kita… ini karena….”
“Ya”
Nafasnya tercekat mendengar penuturan panjang  Yoon Gi yang terdengar  sangat mustahil. Bagaimana mungkin Ayahnya tahu akan hal ini? Dua setengah tahun yang lalu? Bahkan ia dan Jungkook tak bertemu Ayahnya saat itu. Terbesit di benaknya bahwa saat ini Yoon Gi membohonginya.
“K-kau bohong!” ujar Jung Mi dengan bibir bergetar. Mati-matian ia berusaha menahan agar isakannya tak terdengar keluar.
“Aku tidak akan membuang waktuku hanya untuk membuat cerita bohong yang tidak berguna seperti ini,nona. Sesuai perjanjian, urusanku denganmu dan Ayahmu telah selesai.Mulai sekarang, anggap semuanya tidak pernah terjadi. Aku permisi”
Kembali, persis seperti saat terakhir kali mereka bertemu, Yoon Gi melangkah pelan meninggalkan gadis itu dalam keadaan menangis.Tangan kirinya terkepal kuat menggenggam kalung yang sedari tadi dalam genggamannya.Ya, pria itu tidak benar-benar membuang benda itu.
“Maaf. Maafkan aku harus mengatakan ini padamu” lirih Yoon Gi
Sementara gadis itu mulai menumpahkan seluruh tumpukan air yang memaksa untuk mengalir.Jung Miterisak dengan telapak tangan yang menutup separuh wajahnya., isakannya mulai mencuat beradu dengan suara deburan ombak. Kedua bahunya mulai bergerak naik turun seiring dengan dadanya yang terasa sesak. Entahlah, ia merasa terlalu sakit atas apa yang terjadi. Tiba-tiba handphone yang sedari tadi berada dalam genggaman tangan kirinya bergetar, matanya beralih menatap layar benda persegi panjang itu yang berkedip
 
 
Si Hidung besar is calling
 
“Yeoboseyo, Jung Mi-ah, neo gwaenchana?”
 
“……”
“Hei, jawab aku!Apa yang terjadi?”
 
“…….”
“Jeon Jung Mi!!Malhaebwa!”
 
“J-Jungkook-ah…. Maaf, aku menyerah” lirih Jung Mi
“Ya!! Apa maks….”
 
 
Jung Mi mematikan sambungan teleponnya secara sepihak. Matanya menatap sosok Jungkook nan jauh disana tengah berlari mengejarnya. Iris foxy nya beralih pada punggung Yoon Gi yang tak jauh dari tempatnya berdiri.
“MIN YOON GI!!” Teriak gadis itu parau
Merasa namanya dipanggil, pria bersurai hitam itu membalikkan badannya. Kembali dengan tatapan dinginnya, ia menatap sosok gadis yang berjarak  2 meter darinya.
“K-kau tahu, aku sangat mencintaimu .Kau adalah orang kedua yang sangat berharga bagiku setelah Jungkook” ucapnya sembari tersenyum.Sesekali isakan kecil terdengar seiring tempo napasnya yang belum teratur.
Yoon Gi hanya memandang Jung Mi dalam diam. Namun ekspresinya berubah saat melihat Jung Mi yang mulai melangkah mundur menuju tepian batu karang.
“Hei! Apa yang kau lakukan?” ujar Yoon Gi panic 
Menghiraukan seruannya, gadis itu tetap melangkah mundur sembari tersenyum  menatap Yoon Gi yang  tengah berjalan ke arahnya dengan tergesa. Perlahan-lahan, kedua kakinya telah membawanya berada tepat di tepi  batu karang dan membelakangi laut.
“Terima kasih atas semuanya. Aku selalu mencintaimu… Min Yoon Gi” 
“ANDWAEEE!!!”
NORMAL SIDE off
 
 
 
JUNG MI SIDE on
Ada apa denganku?
 
Aku…tidak mengerti
 
Dingin dan gelap …. Dimana ini?
 
Air.. Aku tidak bisa bernafas
 
Semakin jauh, semakin gelap
 
Cahaya yang berada di atas sana tak dapat ku raih
 
Apa aku akan mati?
 
 
Tolong aku… Min Yoon Gi
 
 
 
JUNG MI SIDE end
 
 
NORMAL SIDE on
 
 
“Apa ada orang disini?!Seseorang tolong aku!!” terdengar teriakan Yoon Gi yang menggema di bibir pantai X yang mulai sepi. Sudah lebih dari 30 menit sejak ia berhasil membawa tubuh Jung Mi ke permukaan laut, namun ia belum mendapat pertolongan. Kedua tangannya masih memeluk erat tubuh gadis  yang belum sadarkan diri.
“Hei bangunlah, gadis bodoh” lirih Yoon Gi sembari mengelus pelan pipi Jung Mi
Tangannya mulai merogoh benda persegi panjang yang berada dalam saku jeans yang ia kenakan. Dalam hati ia bersyukur bahwa handphone miliknya masih baik-baik saja meskipun benda berwarna putih itu sudah tergenang air. Tangannya yang terlihat bergetar sibuk menari di layar touchscreen tersebut, mencari satu kontak nama yang akan ia hubungi.
“Yeobose..”
 
“Jeon Jung Kook, kau sudah mendapat ambulans?”
“Sudah hyung.Kami baru saja pergi. Kau dimana?”
 
“Aku tidak tahu dimana ini. Yang jelas kami berada jauh dari pantai utama”
“Arasseo. Aku akan melacak keberadaanmu melalui GPS”
 
“Bagus. Cepatlah datang”
“Ne. Kkeungo”
 
 
Setelah sambungan terputus, Yoon Gi kembali berteriak meminta pertolongan.Terlihat jelas ketakutan tengah menghiasi wajah tampannya. Air mata yang entah sejak kapan sudah menganak sungai dipipinya pun tak ia hiraukan. Persetan dengan ungkapanseorang pria tidak boleh menangis .
“Apa ada orang?! Kumohon Seseorang tolong aku!!! “ Kembali suara berat Yoon Gi menggema bersamaan dengan gemuruh ombak  di pantai X. Kedua iris gelapnya terpaku pada wajah pucat Jung Mi yang masih diam tak bergeming. Sesekali pria itu terlihat menggosokkan kedua telapan tangannya lalu menempelkannya pada kedua pipi Jung Mi agar tetap hangat.
“Jung Mi-ah, ireona” Yoon Gi kembali bergumam pelan 
“Kumohon..bangunlah” Namja itu kembali merengkuh tubuh dingin Jung Mi dalam pelukannya. Dikecupnya kening gadis itu.Ia merasa sangat bodoh sekarang. Air asin itu kembali mengalir seiring dengan isakan kecil yang meluncur dari bibir Yoon Gi
“Jangan…menangis” 
Yoon Gi tersentak saat ia merasakan sebuah tangan tengah menyentuh pipinya. Matanya membulat sempurna saat melihat sosok yang berada dalam pelukannya tengah menatapnya sendu
“Jung Mi ah? Ah! Terima kasih Tuhan. Terima kasih”  Yoon Gi memeluk Jung Mi sangat erat. Berkali-kali bibir tipisnya bergerak mengucapkan kalimat syukur
 Apa kau kedinginan? Bertahanlah.Sebentar lagi Jungkook akan datang menjemput kita” ujarnya panik.Lagi, pria itu merengkuh erat tubuh Jung Mi yang mulai menggigil, mencoba memberikehangatan lewat tubuhnya yang juga basah kuyup.
 
 
Gadis bermarga Jeon  itu hanya menatapnya lamat dalam diam. Tubuhnya terlalu lemah untuk sekedar merespon ucapan Yoon Gi. Pandangannya beralih menatap sang mentari yang perlahan mulai turun, kembali pulang ke peraduannya. Bias-bias oranye terlihat mendominasi langit sore.
 
Sarangeun anieotdeora
(Jadi itu bukan cinta)

Nae gyeote meomuldeon siganieosseul ppun
(Itu hanya saat yang kau habiskan selama berada di sisiku
)
 
 
Yoon Gi tertegunsaatnyanyian seseorang yang…ah tidak.. bahkan lebih terdengar seperti  lirihan, masuk dan menusuk pada salah satu dari lima panca indera yang ia miliki. Dirinya lantas hanya mampu bergeming dalam diam.
 
 
ijeya eoryempusi argeotman gata
(Sekarang aku samar-samar mulai mengerti)
 
Wae neon mianhaesseoyaman haetneunji
(Mengapa kau hanya bisa meminta maaf)
 
 
Yoon Gi menutup kedua kelopak matanya.Perasaannya bercampur aduk saat bait-bait lagu tersebut kembali mengalun pilu di telinganya.
 
 
Naega neomu deuldeosseotna bwa 
(Aku pasti terlalu bersemangat )

Ddeonaneun sunganmajeo gidaereul haesseotdani
(Sejak saat kau meninggalkanku, aku mengharapkanmu lagi)

Eolmana useuwotdeon geoni
(Betapa bodohnya aku?)
 
 
Geumanhae!(Berhenti!) suara berat Min Yoon Gi menginstrupsi nyanyian gadis bersurai cokelat tersebut.Jung Mi hanya tersenyum sendu melihat Yoon Gi yang terlihat tidak menyukai nyanyiannya. Tiba-tiba ia merasakan jantungnya berdenyut ngilu. Bahkan ini terasa jauh lebih sakit dari yang biasa ia rasakan ketika kambuh.
 
Apa ini saatnya?
 
 
“Yoon Gi sunbae, bolehkah aku meminta tolong padamu?” Tanya Jungmi pelan
“Apa?”
 
“Sebentar lagi, kalian akan memulai debut, bukan?Tolong jaga dan rawat Jungkook untukku. Mungkin aku akan jarang bertemu dengannya. Pasti dia sibuk sekali” ujar Jung Mi kemudian
“Jangan seperti itu. Kau masih bisa mengunjungi dorm kami dan bertemu dengan anak itu” balas Yoon Gi lembut
“Aku…tidak bisa”
“Kenapa?”
“Aku akan pergi menemani eomma. Pasti eomma merasa kesepian” sahut Jung Mi kemudian
Nafas Yoon Gi tercekat ketika menyadari apa yang baru saja ia dengar. Dirinya menatap cemas pada wajah kesakitan Jung Mi yang balas menatapnya.Tangannya  yang bergetar perlahan bergerak menggenggam erat jemari tangan Jung Mi yang tengah mencengkeram dadanya.
 
“Katakan padanya… ia hanya perlu melihat bintang yang paling bersinar di malam hari…jika ia merindukanku”
 
“Terima kasih, sunbae.. kau telah membuatku merasakan bagaimana mencintai seorang pria.. Kau adalah orang baik yang kukenal..setelah eomma dan Jungkook. Kuharap… kau memiliki banyak hal bahagia dalam hidup yang dapat kau nikmati”lirih gadis itu kemudian. Matanya menatap sendu melihat setetes air mulai mengalir di pipi tirus pria yang pernah menjadi kekasihnya itu.
 
Uljimayo  bisiknya lemah. Jari-jari tangannya yang memucat itu kembali mengusap bulir-bulir air yang menumpuk di sudut mata tajam Yoon Gi.Mendengar hal itu, Yoon Gi dengan segera mengusap kasar kedua sudut matanya, lalu tersenyum tipis.
Nan aniya.Bertahanlah.Sebentar lagi Jungkook akan datang” ujar Yoon Gi parau.Ia benar-benar takut sekarang. Dalam hati ia mengeluarkan sumpah serapahnya pada Jungkook dan Juga ambulans yang sampai saat ini belum menemukan merekan berdua.Ia kembali menggosokkan kedua telapak tangannya, dan menempelkannya pada kedua pipi putih Jung Mi.
Joheun ibyeoriran geo, gyeolgug sesangen eobsneun iriran geol
(Sebuah perpisahan yang menyenangkan pada akhirnya bisa menjadi sesuatu yang tidak ada artinya)
 
Aratdamyeon geuddae charari da ureodulgeol
(Jika aku tahu, aku akan menangis kemudian mengeluarkan semuanya)
 
 
Nyanyian pelan sang gadis kembali menyeruak masuk ke indera pendengaran Yoon Gi. Kembali, ia menutup kedua kelopak matanya. Lirihan pilu yang ia dengar saat ini membuatnya benar-benar merasa seperti pria brengsek.
 
Geuddae imi naraneun geon negen kkeutieotdaneun geon
(Pada waktu itu, aku sudah menjadi bagian dari akhirmu)
 
Naman mollasseodeon iyagi
(Apakah cerita saja aku tidak tahu)


Yoon Gi mendongakkan kepalanya menghadap langit sore, saat ia merasakan benda sialan itu kembali mengalir. Lantunan suara merdu Jung Mi terdengar semakin melemah, dan berhenti.Nafasnya kembali tercekat melihat wajah pucat Jung Mi tengah tertidur damai seiring dengan genggaman jemari gadis itu yang mulai melonggar.
 
 
“H-hei, apa kau tidur?” tangan kanan Yoon Gi bergerak pelan menepuk pipi sang gadis yang semakin dingin. Ia berharap setelah ini gadis ini akan bangun sambil tersenyum cantik seperti biasa. Namun selang beberapa detik, gadis itu tetap diam tak bergeming.
 
“Ja-jangan bercanda. K-kau membuatku takut,eoh?” ujarnya kembali  sembari tertawa hambar
 
“……”
 
“Ireona.Ba-bahkan…Jungkook belum bertemu denganmu. D-dia sangat khawatir padamu” Kedua tangannya mulai menggoyang pelan kedua bahu Jung Mi. Ia terlihat frustasi sekarang.
 
“……”
 
Bahu tegap khas seorang pria miliknya mulai merosot, saat menyadari tidak satupun respon yang ia dapatkan selain wajah damai Jung Mi yang semakin memucat.
 
“Ani. Jung Mi masih bias diselamatkan” batinnya
 
 
Dengan sisa tenaga yang ia miliki, ia mulai menganggat tubuh tak berdaya Jung Mi kedalam gendongannya. Dengan langkah tertatih, ia berjalan membawa tubuh Jung Mi menjauhi pantai.
 
 
“Seseorang tolong aku!!”
“Apa ada orang disini?!Seseorang tolong aku!!”
 
“Tolong aku!! Aku butuh bantuan!!”
“Apa ada orang disini?! Tolong!!!”
 Kembali, suara berat Yoon Gi  terdengar menggema.  Selama beberapa menit ia berteriak seperti orang gila, namun itu semua nihil. Bahkan ia tidak melihat satupun manusia disini. Tenaganya yang tersisa perlahan habis.Tubuh lemahnya mulai merosot terduduk di pasir pantai.
Matanya kembali menatap Jung Mi yang berada dalam pelukannya.Untuk kesekian kalinya, air matanya kembali mengalir. Berkali-kali ia mengecup puncak kepala Jung Mi, hal yang bahkan tidak pernah ia lakukan pada Jung Mi sebelumnya.Ia merasa bahwa ini adalah hukuman yang Tuhan berikan padanya.  Ia semakin mempererat pelukannya. Ya, ini akan menjadi pelukan terakhir baginya.
Jung Mi-ah.Kau tahu? Aku juga akan selalu mencintaimu
 
 
EPILOG
 
 
Seoul, Novemb 4th 2014
 
 
“Anyeong.Bagaimana kabarmu?”
Dibawah sebuah pohon mapple yang mulai gugur, terlihat seorang pria tengah menatap lamat lawan bicaranya. Senyum sedari tadi tak lepas dari wajah tampannya setelah kakinya menapaki tempat yang sudah setahun lebih tidak ia kunjungi.  Perlahan, ia mendudukkan tubuhnya di samping lawan bicaranya tersebut.
“Sudah setahun berlalu.Maaf, aku baru menemuimu hari ini” ujarnya kemudian.Matanya menatap sedih deteran huruf yang terukir rapih di sebuah batu marmar di hadapannya.
Rest In Peace
Jeon Jung Mi
Birth : September 1st 1997
Gone : April 4th 2013
 
“Bagaimana kabarmu?  Apa kau sudah bertemu dengan eomma?” masih dengan senyum yang terpatri di wajahnya, Min Yoon Gi mengelus pelan nisan putih setinggi 45 senti tersebut.
“ Akhirnya kami debut. Tepatnya Juni tahun lalu” ujarnya lembut.Tangganya bergerak meletakkan sebuket bunga lily putih kesukaan Jung Mi.
“Jungkook sekarang sudah baik-baik saja.Kau tahu?  Sejak kau pergi menemani eomma, ia sangat terpuruk. Ia juga sempat membenciku dan dirinya sendiri.”Nafasnya tercekat ketika kenangan pahit itu kembali berputar dalam pikirannya.
“J-jungkook sangat marah padaku dan dirinya sendiri.  Ia bahkan sempat ingin bunuh diri sebulan sebelum kami memulai debut” suaranya mulai terdengar parau
“Maafkan aku”  Pandangannya mulai mengabur oleh bulir air yang mulai menumpuk dimatanya.
“Maafkan aku karena aku berbohong padamu.Maafkan aku karena menyakitimu.Maafkan aku karena aku mengorbankan perasaanmu demi keuntunganku. Maafkan aku karena…. Aku mencintaimu.Maafkan aku” lirihYoon Gi kemudian.Dirinya lantas bergeming dalam diam, menutup kedua kelopak matanya dan mencoba melenyapkan segala sesuatu yang mengusik ingatannya saat ini. Namun, ia kembali membuka matanya ketika ia merasakan tangannya menyentuh sesuatu, sebuah gulungan kertasusang.
 
Dengan ragu, pria bersurai cokelat caramel itu mulai membuka gulungan kertas itu.Matanya menyerngit menatap lamat sederet tulisan tangan yang tersusun di permukaan kertas. Namun, sepersekian detik kemudian, keterkejutan terlihat jelas di wajahnya ketika ia tahu betul siapa pemilik tulisan tangan ini.
 
 
Hei, Yoon Gi sunbae!!
 
Berhentilah meminta maaf padaku. Kau tidak perlu meminta maaf ^^
 
Dan berhentilah menangis! bukankah seorang namja tidak boleh menangis kkkk
 
Apa Jungkook memakan makanannya dengan baik?
 
Pati dia sudah memiliki banyak fans sekarang 
 
Terimakasih karena kalian sudah merawat bocah itu. Aku harap dia tidak menyusahkan kalian semua
 
Apa kau tahu? Aku sangat bahagia saat mengetahui bahwa kau mencintaiku haha
 
Sukses untuk karirmu~Berbahagialah!!
 
“Ti-tidak mungkin”gumamnya terbata.
 
 
Mata sipitnya menoleh kesana-kemari, berharap ini hanyalah kerjaan orang iseng. Nihil, bahkan tidak ada siapapun disini. Dirinya kembali menatap lamat gundukan tanah yang terawat dengan baik dihadapannya. Ia menangis.Dalam hati ia menertawakan dirinya yang entah sejak kapan gemar menangis.
 
 
“kenapa kau lakukan ini padaku? Apa inicaramu membalas dendam padaku?”isaknya tertahan
 
 
Tanpa disadari, sesosok gadis bergaun putih selutut tengah duduk berjongkok disampingnya. Gadis itu hanya menatapnya bertopang dagu.Iris foxynya menatap lamat pria itu yang mulai menangis. Perlahan, ia bergerak merengkuh tubuh bergetar Yoon Gi. Bibirnya tersenyum pahit menyadari tubuh barunya ini tak akan pernah mampu menyentuh Yoon Gi
 
 
“Maafkan aku…Maafkan aku”
 
 
Gadis itu kembali bergerak memeluk Yoon Gi, mengabaikan tubuh transparannya yang menembus Yoon Gi. Air matanya ikut mengalir saat isakan pelan Yoon Gi mengalun ditelinganya. Jemari pucatnya bergerak mengelus sayang punggung pria itu.
 
 
 
Aku selalu mencintaimu,Min Yoon Gi
 
 
FIN
 
 
 
AAAAAAAA APA INI? /slap myself/
 
Hahaha finally!!! ,fanfiction aneh ini selesai~~
 
Aku minta maaf sebesar-besarnya kalo alur ceritanya ga menarik dan endingnya jadi seperti ini. Salahkan diriku yang terlalu obsesi dengan sad storyT.T
 
By the way, I want to say big thanks for my best couple, berry_ibiiw yang udh ngijinin aku make gambarnya sebagai poster /hugtight/ .Dan juga terimakasih kepada para pembaca yang udh berbaik hati membaca fanfiction anehku^^
 
See you with another fanfiction~~ salam candy^^ (@wookcandy_)

About fanfictionside

just me

8 thoughts on “FF/ WHEN WILL YOU SAY YOU LOVE ME?/ BTS-BANGTAN/ 2B of 2 (FINAL)

  1. ya ampun thor….km tega bgt buat aku nangis sesenggukan di pagi hari…sumpah dari jungmi nyanyi itu aq nangis smpe ending….huwaaahhh,benar2 menguras emosi, btw tetep dtunggu karya selanjutnya thor…. hikkkssss (tetep nangis ingat jungmi)😥

  2. Thor lu jhat banget sih ngebuat aku nangis nggk karuan , ceritanya sedih banget thor , ampe mataku sembab , sumpah ni cerita sad story banget ampe ingus ku keluar2-_-(lebay tingkat dewa) , tapi bener deh ini cerita sad story bnget , maaf thor baru coment dipart finalnya

  3. huaaaaa yoon gi kenapa ga jujur aja coba? Kenapa kamu egois sugar? Demi apapun thor ini daebak banget cuma berasa cepet aja gitu udahan lagi/? Yaudahlah keep writing thor terus berkarya yang lebih bagus lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s