FF/ Her Choice / BTS-INFINITE-GsD / Pt. 2


IMG_2547

Author : shaefira | Title : Her Choice | Rating : PG+15 | Genre : Life, Hurt, Drama, Little bit comedy maybe | Main-Character : Kim Ahyoung (Girl’s day) a.k.a Yura ; Jung Hoseok (BTS) a.k.a Hoseok ; Kim Myungsoo (INFINITE) a.k.a Myungsoo | Other-Character : Kim Taeyeon (Girl’s Generation) a.k.a Yura’s older sister ; others | Summary : “Jika ada yang baru didepan mata kenapa masih menginginkan yang lama?” | Adaptation of : KBS Mini Drama – Love and War 2 | a/n : FF ini udah pernah author publish di website author (www.wattpad.com/shaefira) ENJOY!

©

Terlihat seorang namjajogging ditengah malam sambil membawa satu minuman isotonik.Ia menaiki tangga pintu exit apartmentnya. Saat ingin menaiki tangga selanjutnya namja itu terlihat berhenti sebentar.Dilepaskan headset nya dari telinganya.

Nappeun namja hiks..mengapa kau melukan ini semua kepada diriku hiks?” terdengar tangisan seorang yeoja dibelakangnya. Namja itu sudah terlihat parno, takut-takut yang menangis adalah seorang..ya kalian tau apa.

Nappeun! Nappeun! Jinjja nappeun! Aku benci dirimu Kim Myungsoo! Aku benci” tangisan itu semakin terdengar bahkan diikuti hentakkan kaki seseorang.Sekarang namja itu tidak terlalalu terlihat parno, karena dia mendengar hentakkan kaki. Perlahan-lahan ia membalikkan tubuhnya. Terlihat seorang yeoja dengan jumper yang melekat ditubuhnya sedang menunduk sambil terisak.Bahunya terlihat sangat begetar.Ia sedang menangis hebat. Namja itu pun mendekati sang yeoja sambil menyodorkan sapu tangannya kedepan yeoja itu. Seperti merasakan ada seseorang didepannya, Yura─yeoja yang menangis─mendongakkan kepalanya perlahan.Melihat sekilas siapa didepannya.Ia hanya melihat seorang namja yang menyodorkan sapu tangan.

Uljima” ujar namja itu tetap menyodorkan sapu tangannya. Yura mengambil sapu tangan itu dan mengucapkan terima kasih dengan suara yang amat sangat parau karena menangis dan berteriak.Namja itu pun kembali menaiki tangga dan meninggalkan Yura sendiri disana.

©

Next day, at Yura’s office

“Selamat pagi semua, hari ini kita kedatangan karyawan baru, perkenalkan dirimu sobat” ujar Yang Sangjangnim sambil mendorong pelan tubuh karyawan baru tersebut.

Ne, Annyeonghaseyo joneun Jung Hoseokimnida, kuharap kita bias bekerja sama” ujarnya ramah dan diberi tepuk tangan meriah dari karyawan lain termasuk Yura yang terlihat tidak fokus.

“Aku seperti pernah melihatnya” ujar Yura lirih saat Hoseok melewati depannya.Tanpa Yura sadari, sedari memperkenalkan diri, Hoseok terus menatapnya.Ya menatapnya, kalian ingat namja yang semalam memberikan sapu tangan kepada Yura?Dia adalah Hoseok.

Welcomin’ Party ForHoseok

@ Soju Store

gombae” semua karyawan yang ikut dan Yang Sangjangnim menyatukan semua gelas berisi soju mereka keatas.

“Welcome Jung Hoseok!” beberapa karyawan menyoraki Hoseok dan dibalas senyuman serta candaan Hoseok. Sementara ditempat duduk yang paling pojok, tiga orang perempuan sedang membicarakan karyawan baru, siapa lagi kalau bukan Jung Hoseok.

“Kau lihat Minah-ya dia sangat sangat tampan dengan rambut dry boy cuthitam dan kemejanya. Sungguh lelaki idaman” ujar Hyeri sambil menatap dan membayangkan Hoseok.

Ne majjayo, lagi pula dia termasuk lelaki yang pintar, AA lelaki idaman” ujar Minah juga.“Benar begitu Yura-ya?” lanjutnya.Yura yang sedari tadi bengong langsung sadar dan hanya mengangguk tanda mengiyakan.

“Ah, aku iri pada kalian, kalian sudah memiliki pasangan, sedangkan aku? Oh iya, Yura-ah­bagaimana, apa Myungsoo sudah menemui orang tuammu?”Tanya Hyeri antusias.Seketika Yura tegang.Bagaimana Myungsoo mau bertemu orang tuanya kalau ternyata mereka sudah putus?

“Ah, ia men-delay nya selama 3 tahun, dan kita akan mengadakan pernikahan di anniversary kita yang ke sepuluh” dusta Yura. Hyeri menatap Yura iri.Dipikirannya tergambar betapa romantisnya seorang Kim Myungsoo.Hanya saja, kenyataan sangat bertolak belakang dengan pemikiran Hyeri.

“Aku memiliki berita bagus untuk kalian” ujar Minah tersenyum sumrigah.

“Tada!” dia mengeluarkan sebuah kertas, lebih tepatnya undangan. Hyeri langsung mengambil undangan itu dengan semangat dan membaca cover undangan yang bertuliskan “Weeding Invitation” Dan Hyeri sangat terkejut akan hal itu, sedangkan Yura? Dia masih lemas memikirkan Myungsoo.

“Kalian baru saja berpacaran tiga bulan dan kalian akan menikah, wahhh daebak!” seru Hyeri sambil mengacungkan jempolnya.

“Yura-ya ini undangan untukmu” ujar Minah sambil memeberikan satu buah undangan ke Yura dan diterima Yura.

Two days later..

@ Minah’s wedding party      

Ya! Kim Myungsoo! Neo! Neo! Nappeun nomiya!Kau menikah dengan gadis itu dan meninggalkanku?!Hanya karena gadis itu?!” teriak Yura ditengah pesta pernikahan yang meriah itu.Semua tamu, bahkan pengantin menatap diam kearah Yura.Dipastikkan Yura sedang mabuk sekarang.

Heish, anak itu pasti sedang mabuk, memalukan sekali, Ya! Jung Hoseok, cepat tolong dia” ujar Yang Sangjangnim yang langsung dilaksanakan oleh Hoseok.Direngkuhnya tubuh Yura yang keliatan lemas. Yang sangjangnim sudah seperti ahjumma yang kerepotan karena anaknya kecelakaan.

“Kim Yura, bagaimana bisa kau pergi ke pernikahan orang dengan keadaan mabuk seperti ini?”

Jeongsonghamnida, jeongsonghamnida” ucap Yura membungkukkan badannya ke kanan, kiri, dan depannya.Akhirnya Yura diistirahatkan sebentar di ruangan kosong terdekat.

©

@Yura’s room

Yura terdiam sambil menggeser pelan foto-foto kenangannya bersama Myungsoo yang terpampang di layar handphone-nya.Tissue tissue banyak berserakan di kasurnya. Yap! Yura melihat sambil menangisi keadaan disaat dia mesra dengan Myungsoo.Dari bulan pertama mereka berpacaran, hingga tahun ke tujuh.Semua foto tersimpan di handphonenya.Yura berniat meghapus semua kenangan indah itu.

Hapus.Tidak.Hapus.Tidak.Hapus pikirnya.

YA!Kim Yura, cepat makan, sudah eonni siapkan” kejut Taeyeon.

Click!

Pada saat itu juga foto-foto ia bersama Myungsoo terhapus. Yura terlihat kaget akan hal itu.

EONNI! Foto-fotonya terhapus kan! Ah!” omel nya sambil menendang angin yang membuat kasurnya menjadi berantakkan. Dan Taeyeon, dia langsung menutup pintu pelan tanpa ada rasa bersalah.

20.00pm (KST)

Taeyeon’s dinner room

“Apa kalian putus?” tanya Taaeyeon sambil sesekali menyendokkan patbingsu ke mulutnya. Yura mengangguk lemas.Mengaduk kecil patbingsu di depannya dan menunduk kebawah terus.

“Heish, adikku yang satu ini, pantas saja kau selalu ngambek, menangis, dan cerewet di satu waktu (a:tinggal bilang galau susah amat ya mbak Taeyeon ini)”Taeyeon sedikit menggoda adiknya itu.

“Ah, ceritakan bagaimana kalian bisa putus.Aku ingin dengar” pinta Taeyeon.Yura pun menjelaskan bagaimana mereka bisa putus dengan lemas. Lemas sekali kayak orang belum makan 9 tahun-,-. Ya enggaklah ya.Taeyeon menyimak dengan sangat antusias.Selesai Yura bercerita, Taeyeon langsung berpikir.

“Mungkin dia berselingkuh” bagaikan bom yang menghantam Yura, masukkan Taeyeon itu sangat-sangat membuat Yura bertambah lemas.Tetapi Yura langsung mengelak (yailah mba, udah putus masih aja di bela).

Maldo andwae!”

“Bisa saja kan? Ah sebelumnya, apa kau perah ditaksir oleh laki-laki?” tanya Taeyeon yang membuat Yura berpikir sebentar, mengingat siapa saja yang pernah menaksirnya.

“Ah..seorang aktor, pegawai bank, manager keuangan, model” ujar Yura sambil menyuapkan sesendok patbingsu nya.

“Adikku terkenal sekali sampai banyak yang suka haha” canda Taeyeon.“Bagaiman kalau aku jodohkan?” lanjutnya lagi langsung dibalas dengan wajah kaget Yura.

“Tenang saja, kau tidak akan menyesal” Taeyeon menampilkan smirknya. Merasa yakin kalau Yura akan sangat-sangat berterima kasih kepadanya.

Next Day

Yura’s first date

Pagi ini Yura terlihat sibuk dengan kegiatan berdandannya. Yap! Hari ini adalah hari pertamanya ia di comblangi (?) oleh eonninya. Yura mencoba berdandan semaksimal mungkin tetapi dengan hasil yang natural. Merasa cukup ia segera mencari taksi di depan rumah. Untungnya, taksi yang ia tunggu segera datang, setidaknya dia tidak perlu merasa bersalah kepada anon namja itu karena datang terlambat. Segera ia menaiki taksi tersebut agar tidak terlambat. Beberapa menit kemudian dia pun sampai di sebuah café.Ia pun keluar dari taksi tersebut, tidak lupa juga ia membayar taksi tersebut. Saat ia memasuki café tersebut ia segera mencari anon namjaitu. Lumayan lah ujar Yura saat melihat tampang sang anon namjaitu. Yura pun disambut baik oleh anon namja itu.

Annyeonghaseyo”

“Annyeonghaseyo” ucap mereka bersama sambil membungkukkan badan masing-masing. Saat menegapkan badannya Yura sedikit terkejut karena ia lebih tinggi di banding namja itu. Awkward moment pun terjadi. First date, failed.

Two days later,

Yura’s second date

“Jadi film apa yang kamu sukai Yura-sshi?” ujar Junyoung menatap Yura.Yura menyeruput pelan latte nya.

“Ah..sepertinya aku menyukai romance comedy” ujar Yura sambil tersenyum.

“Kita memiliki selera yang sama, ah sepertinya kita akan menjadi pasang-“

YA!Moon Junyoung! Sialan kau berselingkuh dengan perempuan lain! Kau jahat! Jahat sekali! YA!” seorang yeoja tiba-tiba memukul seluruh tubuh Junyoung dengan tas nya. Junyoung meminta ampun kepada yeoja itu.Ternyata yeoja itu adalah yeojachingunya.Setelah Junyoung dan pasangannya pergi, Yura menatap jengkel kedua pasangan itu.Sial! Bagimana bisa dia nge-date dengan perempuan lain sedangkan dia sudah memiliki kekasih?! Aku hampir terlena karenanya Yura langsung meminum segelas latte dinginnya itu dan pergi ke kantornya.Second date, failed.

Yura’s office

Yura dengan wajah tertekuk mengetik beberapa laporan yang harus ia serahkan kepada bos nya.

sasireun neomu bogo sipeo
bogo sipeo nega
ne eokkae gidae ulgo sipeo
ulgo sipeo naega

Handphone Yura pun berbunyi, ada yang menelfon rupanya. Saat melihat nama yang tertera dilayarnya adalah ‘Taeyeon babo’ ia mengangkat telfon itu dengan lemas.

Ne, yeoboseyo”ujarnya lemas.

“…”

Ya! Eonni pilihan mu itu tidak benar semua! Sudahlah aku tidak mau di jodohkan olehmu” ujar Yura lemas langsung menutup telefonnya. Hhh..helahnya lalu kembali mengerjakan laporannya. Belum ada setengah menit ia menutup telefonnya dan tefokus pada layar komputernya, handphonenya kembali berbunyi. Saat ia lihat yang tertera di layar handphone adalah..‘Myungsoo saengil’.Seketika Yura flashback dengan hal itu. Dia pun berencana meberikan Myungsoo sup rumput laut.

At Night,

Front of Myungsoo door’s apartment

Yura berdiri didepan pintu apartment Myungsoo. Dengan ragu dia mencoba untuk mengetikkan pin apartment itu. Dddaeng!Seketika bunyi itu membuat Yura kesal. Yap! Bunyi tadi berarti ‘pin yang anda masukkan salah’. Yura menendang pintu itu pelan karena kesal Myungsoo telah mengganti pin apartmentnya. Akhirnya dengan sangat terpaksa dia menaruh termos berisi sup ramput laut itu di depan pintu apartment Myungsoo. Akhirnya dia pergi dari apartment itu.Ia berjalan kearah lobby. Tiba-tiba ia terdiam, lalu bersembunyi dibalik dinding lobby. Bagaikan anak panah yang menusuk hatinya, sakit. Myungsoo kini tengah berjalan dengan seorang yeoja yang tidak ia ketahui namanya. “Mungkin dia berselingkuh”kata-kata Taeyeon waktu itu tiba-tiba terngiang di kepalanya.Dia pun menumpu badannya di dinding tersebut. Setelah memastikan Myungsoo telah menaiki lift, ia pun mulai berjalan keluar gedung apartment itu. Saat ia berjalan di trotoar kata-kata Taeyeon tetap terngiang di benaknya. Dengan kesal, Yura menendang angin didepannya.

Nappeun nomiya” teriaknya.Seakan teringat dia sedang dimana, Yura pun langsung menunduk dan merukuti dirinya.Terlihat orang-orang yang mentapnya itu kembali dengan aktifitas semula mereka.Yura pun memasuki sebuah minimarket yang ada disekitar daerah itu.

Ckelks

Suara segel kaleng beer yang dibuka pun terdengar, dengan cepat Yura meneguk setengah isi dari kaleng itu.

“Maaf nona, tapi anda harus membayar minuman itu terlebih dahulu” ujar seorang pegawai itu sambil mencolek pundak Yura. Yang ditegur pun mendengus kesal lalu memberikan kaleng bekas yang tadi ia minum kepada pegawai itu. Si pegawai hanya memasang tatapan yang author tidak mengerti tatapan macam apa itu. Selang beberapa menit, Yura kembali ke meja kasir dengan membawa beberapa kaleng beer di pelukannya.Mungkin enam sampai tujuh kaleng beer ada dipelukannya saat itu.

“Aku beli ini semua, ini juga” ujar Yura setengah jengkel sambil mengambil satu kaleng yang ada ditangan sang pegawai. Dan pegawai bernama Oh Sehun itu hanya menatap bengong yeoja didepannya itu.

Ya! Aku bilang aku membeli ini semua, kenapa kau hanya bengong saja huh?! Cepatlah!” bentak Yura kesal dan langsung dilaksanakan Sehun. Setelah selesai, Yura langsung pergi kedepan supermarket dan duduk di bangku kosong persis depan supermarket itu. Ia pun meneguk semua kaleng minuman itu tanpa berhenti. Orang-orang yang berlalu lalang menganggap dia yeoja stress.

25 minutes later…

DOCK!DOCK!DOCK!

Suara tendangan pintu yang cukup keras menggema dilorong apartment tempat tinggal Myungsoo.

Namja sialan! Beraninya kau berselingkuh di belakangku! Kurang ajar! Sialan! Kau! Kim Myungsoo sialan!” makian demi makian tercecar begitu saja dari bibir titip Yura.Dalam keadaan mabuk, dia terus menedang pintu itu. Walaupun sakit, tetapi ia menghiraukannya.

Other side

Hoseok sedang menonton acara kesukaannya ‘Apink Showtime’ (cie pengirl eping). Dia membayangkan jika ia memiliki kekasih selucu dan seimut Bomi. Satu kata yang akan ia katakan jika itu benar-benar terjadi, daebak!

DOCK!DOCK!DOCK!

Tiba-tiba acara menontonnya terganggu begitu saja akibat suara gedoran pintu.

“Ah! Menganggu saja! Tidak lihat kah aku sedang menonton istri istri ku?!”

“Ah, mattja mana mungkin dia melihat ku” Hoseok merutuki kata-katanya itu (a/n:bodoh-0-). Saat ia ingin melanjutkan acara menontonnya, suara makian terdengar diiringi gedoran pintu. Ia pun menggerutu dan langsung pergi kedepan TV nya.

“Tunggu sebentar ya yeobo aku ingin menghampiri orang yang sudah merusak moment indah kita..cup” ujar Hoseok dan diakhiri dengan ciuman singkat kepada Naeun. Lebih tepatnya Naeun yang ada di TV. Ckck..jones. Hoseok pun segera membuka pintu apartment nya dan mencari sumber suara yang sudah menggangu acaranya. Saat ia menengok kearah kanan, ia melihat sosok yeoja sedang terduduk dengan rambut yang berantakkan menutupi wajahnya. Mati kau Jung Hoseok! Jerit Hoseok dalam hati. Hoseok pun mulai parno separno parnonya orang parno (a/n:nahloh ngerti kaga? Ngerti ye?). Tetapi tanpa ia sadari, kakinya perlahan maju mendekati yeoja itu.

“Myungsoo! Kau! Dasar sialan!” suara sang yeoja yang tak lain dan tak bukan adalah Yura itupun terdengar sambil diiringi pukulan di pintu. Hoseok pun mendekat dan berjongkok disebelah Yura.

Gwenchana?”tanya nya. Yura yang tak sadar hanya mengangguk dan kemudian…

Brk.

TBC

TEASER FOR NEXT CHAPTER

“Kita baru putus, tetapi dia sudah memiliki yang baru?Cih” Myungsoo terlihat frustasi memikirkan kejadian tadi pagi di gedung apartment tempat tinggalnya. Bagaimana tidak frustasi, Yura keluar bersama namja lain dari apartment namja itu sendiri. Dan Yura memanggilnya dengan sebutan ‘chagi’

“Aku seperti menyesal”

“Annyeong Hoseok, bwahahaha… kau benar..benar konyol.. sungguh kau.. bwahahaha”

“Ne, aku sangat suka gurita, dan bibimbap gurita adalah makanan terfavorit ku” ujar Myungsoo dengan gembira. Tanpa sadar ia melihat kearah bangku tempat biasa ia makan bersama Yura dikedai tersebut.

“Percaya atau tidak…aku menyukai ah maksudku aku mencintai nuna dari pandangan pertama”

 

About fanfictionside

just me

2 thoughts on “FF/ Her Choice / BTS-INFINITE-GsD / Pt. 2

  1. AKHIRNYA DI POSTTTT ><
    KANGEN GW KANGEN TIAP HARI TNGOKIN BLOG INI MELE, NUNGGU RHS TADINYA SIH MAU NYERAH BUT TE P PENASARANNNNN
    NEXT NYA SANGAT SANGAT DITUNGGU, WALAU DIKIT TP USAHAIN YG CPET /? *Reader minta gaplok
    SEMANGAT YA BIKINNYA❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s