FF/ WELCOME TO MY WORLD, SISTER/ BTS-BANGTAN/ Pt. 3


Poster welcome to my world, sister (1)

Tittle : Welcome to My World, Sister

Author : @Cathclaca

Genre : Family , School , Romance

Rating : G (General)

Length : Chapter

Disclaimer : semua tokoh di ff ini milik Tuhan dan karakter fiktifnya adalah khayalan author semata.. cerita ini juga murni karangan dan khayalan author…

Cast :

Kim Namjoon

Kim Seokjin

Kim Taehyung

Jung Hoseok

Park Jimin

Min Yoongi

Jeon Jungkook

Kim Sera

 

credit poster : Baby @ EKF

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Welcome to My World, Sister

Part 3

 

 

Author POV

Sera menyipitkan matanya saat sinar matahari masuk ke kamarnya. “Oppa… Kau mengganggu tidurku.”, keluhnya saat menyadari bahwa Namjoon yang membuka jendela kamarnya. “Hari ini kau ada jadwal ke Big Hit kan?”, ucap Namjoon sembari menarik lengan Sera, memaksanya untuk bangun.

Sera mengerang dan mencubit lengan Namjoon, “Aku memang ada janji dengan Bang sajangnim.. Tapi kan sekarang baru jam 7 oppa… Kau sendiri yang menyuruhku untuk tidak menyiapkan sarapan selama hari Sabtu dan Minggu. Kenapa kau membangunkanku pagi-pagi?”. Ya, sejak insiden mereka saling diam, Namjoon memutuskan selama mereka promosi album terbaru mereka, Sera tidak boleh membuat sarapan atau makanan apapun untuk member BTS kecuali untuk dirinya sendiri.

Sera menghentakan kakinya kesal dan berjalan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Namjoon hanya tertawa dan membereskan selimut serta tempat tidur Sera.

***

Selesai mandi, Sera menikmati oatmeal yang ia buat sendiri dan memperhatikan member BTS yang bersiap untuk practice. “Sera, kau berangkat bersama kami kan?”, tanya Namjoon. Sera mengangguk dan berjalan menuju dapur untuk membersihkan mangkuk bekasnya.

Setelahnya, Sera berganti baju dan membawa sebuah tas cukup besar yang berisi baju gantinya. “Kau mau ikutan berlatih?”, tanya Namjoon. Sera hanya tersenyum lebar.

Sesampainya di Big Hit, Sera berjalan menuju ruangan Bang Si Hyuk, sementara member BTS menuju ke ruang practice.

“Ada urusan apalagi Sera dipanggil PD-nim?”, tanya Suga. “Ada pembicaraan mengenai kontrak yang ditandatangani sesaat setelah dia kecelakaan. Mengenai masa training”, jelas Namjoon. Suga dan member BTS yang lain hanya mengangguk.

Sementara itu, di ruangan Bang Si Hyuk, Sera duduk di hadapan CEO Big Hit tersebut dengan sebuah dokumen di hadapannya. “Bagaimana Sera?”, tanya Bang Si Hyuk. “Persetujuan keluargamu di Jepang dan USA saat itu sudah didapat. Dokter pribadimu juga mengatakan kalau kondisimu sudah lebih sempurna dan yang terpenting kau harus menaati aturan dan asupan gizimu.”, lanjut Bang Si Hyuk. “Saya harus membicarakannya dengan Namjoon oppa sajangnim. Di Korea, Namjoon oppa dan keluarganya adalah wali saya yang sah.”, jelas Sera.

Bang Si Hyuk mengangguk. “Baiklah kalau kau mau meminta pendapat Namjoon. Dan katakan padanya, kalau kau akan melaksanakan trainingmu setelah mereka goodbye stage. Dan seperti yang kau tahu, masa trainingmu ini melanjutkan dari masa trainingmu sebelumnya,”, jelasnya.

Sera mengangguk dan memasukkan berkas yang diberikan kepadanya kedalam tas yang ia bawa. Ia segera undur diri dan berjalan menuju ke ruangan practice BTS.

Sebelum ke ruangan practice, Sera terlebih dahulu mengganti bajunya dengan baju dry fit dan mengganti sepatunya.

Sesampainya di ruangan practice, Sera menghampiri Son Seung Deuk. “Sunbae, kata sajangnim, saya harus menghampiri sunbae setelah saya menemui sajangnim. Ada apa sunbae?”, tanya Sera.

Son Seung Deuk tersenyum dan menyerahkan iPod miliknya, lalu memberikannya pada Sera. “Ujian praktek di SOPA untuk bulan Oktober ini adalah dance. Dan biasanya, kau disuruh untuk menari seperti di audisi-audisi management. Menari dadakan. Aku diminta untuk melihat pergerakan dan perpindahan tarianmu. Dengarkan musik-musik yang sudah kukumpulkan dan pikirkan pergerakannya. Harus spontan.”, Son Seung Deuk menjelaskan.

Sera mengangguk dan menyimpan iPod tersebut. Ia melakukan pemanasan dan segera mendengarkan musik di dalam iPod itu lewat headset miliknya.

Namjoon melihat sepupunya. Begitu bekerja keras dan sangat bersemangat. Almarhum ibunya dulu memang seorang artis serba bisa yang cukup terkenal dan meninggalkan kariernya saat bertemu dengan almarhum ayah Sera. Jadi, cukup jelas bahwa darah seni di tubuh ibunya juga mengalir dalam diri Sera.

Tapi satu hal yang Namjoon khawatirkan, kondisi Sera yang terkadang drop dan membuatnya panik. Semalam, ia mendapat telepon dari ibunya bahwa Sera meminta izin untuk melanjutkan masa trainingnya yang sempat tertunda. Sera memang belum memberitahu Namjoon karena Sera masih takut Namjoon taksetuju.

Training Sera nanti memang bukan training untuk menjadi girlband atau penyanyi solo. Tapi tetap saja Namjoon khawatir. Ibunya sudah mengingatkan untuk tidak bersikap keras dan mengikuti kemauan Sera.

***

Namjoon yang terlalu asyik melamun tidak menyadari keberadaan Sera yang sudah duduk di sampingnya. “Oppa, apa yang kau lamunkan huh?”, tanyanya sambil mengelap peluh yang mengalir di wajahnya. Namjoon hanya tersenyum dan menggeleng.

“Walaupun minggu ini goodbye stage kalian, kalian harus tetap menampilkan yang terbaik!!”, Sera berseru sambil memeluk Namjoon. Namjoon mengacak rambut Sera dan mengangguk.

“Oppa… Kemarin aku lihat restoran baru buka di depan SOPA. Kata Ahrin, disana makanannya enak dan serba daging. Oppa pasti suka. Kita ke sana yuk oppa..”, ajak Sera. Namjoon berpikir sejenak, “Oke… Besok oppa jemput di SOPA.”.

“BTS, latihan kalian selesai. Sera, sekarang tunjukkan pergerakan tarianmu. Aku akan memperdengarkan musik pengiringnya sekali saja. Aku mengambilnya acak dari iPod. Setelah kau dengarkan sekali, kita langsung mulai. Oke?”, ucap Son Seung Deuk. Sera mengangguk dan segera menuju ke tengah ruangan.

Son Seung Deuk mulai menyalakan musik. Irama yang pertama adalah irama yang lembut dan sedikit mendayu. Sera memejamkan matanya mencoba menghayati irama yang ia dengar. Di pertengahan, musik sedikit memelan dan hanya terdengar detakan di speaker yang seakan menggambarkan suara detak jantung. Dan tiba-tiba irama berganti menjadi lebih cepat. Dan diakhir, terdengar bunyi gelas pecah yang menandakan bahwa musik selesai.

“Nah Sera, sekarang kita mulai”, ucap Son Seung Deuk. “Kalian semua boleh menilai tarian Sera”, lanjutnya yang ditujukan kepada member BTS.

Sera POV

Aku menarik napasku dalam-dalam. Aku yakin aku bisa. Ini mengingatkanku akan ujian akhir di musim semi sebelum aku kecelakaan. Musiknya hampir mirip. Dan aku rindu akan saat-saat itu.

Aku mulai menggerakkan tubuhku. Terkadang aku melirik Namjoon oppa. Sepertinya ia tahu kalau aku berniat melanjutkan training yang sempat tertunda dan aku berniat untuk menyelesaikan semuanya saat aku lulus nanti.

Oppa, akan kutunjukkan kalau aku bisa dan kau tak perlu khawatir.

Author POV

Sera menari dengan cukup lentur dan perpindahannya cukup bagus. Member BTS tercengang melihat penampilan Sera, apalagi Jin.

Jungkook memperhatikan Sera dengan seksama. Ia merasa mengenali gerakan Sera yang khas. Gerakan Sera sangat mirip dengan gerakan seorang gadis Asia yang ia temui saat mengikuti sekolah dance di LA.

Ia yakin sekali Sera sama dengan gadis yang ia lihat di LA. Gadis yang selalu memakai masker dan selalu menyendiri. Gadis yang membuat Jungkook penasaran.

Selesai Sera menari, Namjoon segera menghampiri Sera dan memberikannya air minum. “Gomawo oppa”, ucapnya sambil mengatur napasnya.

“Cukup bagus. Tapi Sera, masih ada beberapa pergerakanmu yang kurang lentur dan ragu-ragu. Perbanyak latihanmu. Oke?”, ucap Son Seung Deuk. “Yang lain? Adakah yang ingin memberi saran?”, lanjutnya. Member lain menggeleng tanda bahwa mereka tak ingjn berkomentar banyak.

Sera melebarkan senyumnya. Member BTS memang tidak memberi komentar, tapi mereka mengacungkan jempol mereka pada Sera.

***

Mobil Namjoon pergi setelah Sera melambaikan tangan pada Namjoon. Ya, hari ini Sera diantar Namjoon ke sekolahnya. Oppanya itu baru ada jadwal sekitar pukul 10 pagi dan akan selesai jam 8 malam. Tepat saat Sera juga menyelesaikan sekolah malamnya.

“SERA!!!!!!”, teriakan Ahrin dan Hyunra dari lantai 2 terdengar hingga seluruh penjuru. Sekolah memang lumayan sepi. Maklum, mereka bertiga mengikuti kelas tambahan pagi dan malam. Ahrin dan Hyunra sedang dalam projek di management masing-masing. Sementara Sera, ia sedang dalam tahap mengejar materi yang akan ia tinggalkan nanti.

Walaupun begitu, tetap saja Sera malu dengan 2 sahabatnya yang terkadang cukup ‘bebas berekspresi’. Ia segera ke atas dan bergabung dengan Hyunra dan Ahrin untuk mengikuti kelas tambahan bersama Mrs. Song, materi mereka hari ini adalah tentang photoshoot dalam sebuah majalah.

_break time_

Sera, Ahrin, dan Hyunra berjalan menuju kantin. “Sera-ya.. kau benar-benar akan melanjutkan masa trainee yang tertunda? Bukankah kau sekarang sudah bekerja sebagai koreografer BTS?”, tanya Hyunra. “Cita-citaku bukan sekedar menjadi tim koreografer saja Hyunra..”, jelas Sera. “Ya, terserah kau Sera… Yang penting kau bahagia”, ucap Ahrin sambil memeluk Sera.

Mereka melanjutkan istirahat mereka dengan bercanda ria dan sibuk membicarakan oppa masing-masing.

***

Namjoon menunggu Sera setelah jadwalnya sudah selesai. Waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam lewat beberapa menit. Ia melihat lagi ke arah pintu gerbang. Tiga gadis yang ia kenal berjalan keluar dari lingkungan SOPA. Namjoon menurunkan kaca mobilnya dan menekan klakson mobilnya.

Sera yang menyadari kehadiran Namjoon segera berpamitan pada Hyunra dan Ahrin dan segera menghampiri mobil Namjoon.

“Good night oppa.. How was your day?”, tanya Sera begitu ia masuk ke dalam mobil. “Good. How about you princess?”, tanya Namjoon. “Everyday is wonderful to me oppa. And now I’m so hungry. Hehe”, ucap Sera. Namjoon terkekeh, “Okay… Tell me where’s the new restaurant that you’ve told to me”.

Sera menunjukkan arah pada Namjoon. Sesampainya di dalam restaurant, Sera segera memesan fasilitas private room karena ia takut Namjoon tak nyaman dan Sera hendak membicarakan hal yang sensitif bagi Namjoon, masalah karirnya.

“You shouldn’t do this Sera”, ucap Namjoon saat menyadari fasilitas private room yang diminta Sera. “I should oppa. I’ve something important to say. About my dream”, ucap Sera.

Namjoon terdiam beberapa saat, “We must wait the menu first. I’m so hungry now”. Namjoon tersenyum, tapi senyum ya ng sedikit terpaksa. Sebenarnya ia masih ragu-ragu dengan keinginannya untuk mengizinkan Sera melanjutkan mimpinya.

Mereka makan dalam diam. Sampai akhirnya makanan penutup datang dan Sera segera mengeluarkan dokumen yang diberikan Bang PDnim.

“Sera.. If you want to talking about your dream. Please stop it. I’ve already know that. And know, I won’t to disturb your dream. From today, I’ll just watch you, and always protect you. Because you are my little princess. And I realize you just want to make your mom’s dream comes true. Don’t say anything Sera. Just keep your energy to your new world, my world.”, ucap Namjoon.

Sera terdiam. Ia segera bangkit dari tempat duduknya dan segera memeluk Namjoon dengan sangat erat, “Thanks oppa… Sorry if I make you dissapointed because of my dream. But I’ll promise I won’t make you worry and sad.”.

Namjoon tersenyum dan menepuk punggung Sera pelan. Ia sudah membuat komitmen untuk mengizinkan Sera melanjutkan mimpinya dan hanya akan memantau Sera. Toh, ia akan berada di dunia yang sama dengan Sera nanti. Dan semoga saja itu menjadi jalan lurus baginya untuk mengawasi Sera.

Mereka menyelesaikan makan malam mereka dan segera pulang ke dorm BTS.

“Oppa, tomorrow I have schedule to meet Bang sajangnim with you. I must give my answer about the trainee contract, my job as your coreographer and others.”, ucap Sera saat mereka dalam perjalanan menuju dorm.

“Okay… Ah, Sera.. Tomorrow Jungkook comeback to SOPA. Can you share the lesson that you learn while he doing promoting with BTS?”, ucap Namjoon. Sera mengangguk.

“I think we must stop speaking using English. You know what I mean”, lanjut Namjoon yang disambut dengan tawa ceria Sera.

***

Keesokan paginya, Sera bersama Jungkook pergi ke sekolah diantar oleh Namjoon. “Saat jam istirahat nanti kau kujemput untuk menemui Bang PD-nim Sera-ya..”, ucap Namjoon saat Sera turun dari mobil. Sera hanya mengangguk lalu berjalan menuju ke dalam gedung SOPA.

“Nuna… Ada apa lagi bertemu PD-nim?”, tanya Jungkook dalam perjalanan mereka menuju ke kelas. “Pembicaraan mengenai kontrakku sebagai trainee, koreografer kalian, dan masih banyak lain Kookie-ya…”, ucap Sera. Jungkook hanya mengangguk.

“Ah, nuna… Bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?”, tanya Jungkook lagi. “Apa Kookie??”.

“Apa nuna.. Pernah berlatih dance di LA?”, tanya Jungkook. Sera terdiam sesaat. Ia lalu tersenyum, “Waeyo?”. “Aniya.. Hanya saja, gerakan nuna kemarin itu mirip dengan seseorang yang kulihat saat aku disekolahkan oleh Bang PD-nim selama setahun disana”, jelas Jungkook.

Sera hanya tersenyum menanggapi, “Aku memang pernah sekolah di sana, tapi sepertinya yang memiliki gerakan seperti itu tak hanya diriku saja Kookie. Ah, igeo, buku ini semuanya berisi materi dan tugas yang kau tinggalkan. Aku harus menemui Hyunra dan Ahrin. Kutinggal Kookie-ya.. Annyeong”.

Jungkook membuka buku yang diberikan Sera dan memperhatikan isinya. Ia harus mengejar materi yang tertinggal.

***

“KYAAAAAA”, teriakan Hyunra, Sera dan Ahrin memenuhi seluruh ruangan latihan. Sera baru saja diberitahu Hyunra dan Ahrin bahwa mereka berdua akan bermain di drama yang sama. Hyunra sebagai pemeran utama dan Ahrin sebagai lawannya di dalam drama. “Seandainya aku bisa seperti kalian”, ucap Sera tiba-tiba.

Hyunra dan Ahrin melihat satu sama lain dan segera memeluk Sera. “Aku yakin kau juga akan seperti kami. Kau pintar Sera-ya.. Aku yakin Big Hit akan membantumu.”, jelas Ahrin.

***

Sera dan Namjoon masuk ke dalam ruangan Bang Si Hyuk. Sera meletakkan dokumen yang pernah diberikan oleh Bang Si Hyuk padanya. Bang Si Hyuk segera menjelaskan tentang semua yang akan diikuti Sera. Termasuk job menjadi model yang bisa saja diberikan ke Sera kapanpun.

“Ada hal penting yang akan kusampaikan pada Sera secara pribadi. Dan setelah itu, aku akan membicarakan masalah BTS denganmu Namjoon-a”, ucap Bang Si Hyuk. Namjoon menganggukkan kepalanya dan segera meninggalkan ruangan tersebut.

“Mulai hari ini, kau akan tinggal di apartemen yang berbeda dengan BTS. Dan mulai besok, kau akan mempunyai jadwal yang lebih teratur sebagai trainee. Dan aku akan memberikan seorang pendamping yang akan membantumu. Dia adalah Shin Seoyeon, ia akan membantumu selama trainee. Ia seorang freelance di SOPA, jadi dia akan membantumu mengimbangi jadwal training dan sekolahmu.”, jelas Bang Si Hyuk.

Sera menganggukkan kepalanya tanda ia mengerti dan paham betul dengan apa yang akan ia lakukan mulai dari hari ini. Ia berdiri dan segera undur diri.

Sera POV

“Oppa, sekarang giliranmu. Aku akan ke SOPA naik bus saja. Setelah ini kau ada jadwal kan oppa?”, ucapku pada Namjoon oppa. Ia hanya mengangguk dan menepuk kepalaku.

Aku segera meninggalkan gedung Big Hit. Bukan ke SOPA, tapi ke dorm BTS. Aku hendak bersiap untuk pindah dari dorm BTS menuju tempatbaru.

Sesampainya di dorm BTS, aku melihat Jimin oppa dan Hoseok oppa sedang asyik bermain games. Ckck, mereka ini idol atau bukan sih sebenarnya?

Sepertinya mereka terlalu asyik bermain hingga tak sadar akan kehadiranku. Aku segera pergi ke kamar dan menyiapkan semuanya serta memasukkan kedalam koper. Mungkin aku akan dipindahkan ke sebuah rumah dimana seluruh trainee berkumpul.

“Sera… Kenapa kau pulang?”, terdengar suara Namjoon oppa. Aku menoleh dan tersenyum, “Mempersiapkan kepindahanku oppa. Aku tak mungkin berlama-lama di sini”.

Namjoon oppa tertawa dan menyerahkan sebuah kunci. “Kau hanya pindah ke apartemen sebelah Sera. Kau seperti akan pindah jauh saja”, ucapnya. Aku menganga, pindah ke apartemen sebelah? Bukankah aku masih seorang trainee?.

Part 3끝

Akhirnya…. Part 3 selesai..

Maafkan author yang kelamaan update dan pas update kedikitan…

Author abis TO dan ulangan-ulangan..

Makasih ya, buat yang selalu setia nungguin ff ini.. Hehe…

Author usahain yang part ke-4 lebih cepat…

고마워…

About fanfictionside

just me

3 thoughts on “FF/ WELCOME TO MY WORLD, SISTER/ BTS-BANGTAN/ Pt. 3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s