FF/ STARLIGHT/ INFINITE-GOT7-BAP/ pt. 1


PicsArt_1413977538893

Tittle: Starlight

Cast: Jung Gi Hyun(Oc)

Kim Myung Soo(Infinite)

Mark Yien Tuan(GOT7)

Jung Dae Hyun(B.A.P)

DLL

Author: Acoljjk

Length: chapter

Gendre: romance, school life,dll

Hai hai reader author bawa ff baru ni pertama kali bikin myungsoo, tapi guitar heart tetep lanjut kok. Ff iini terinspirasi dari film dream high jadi banyak yang mirip tapi banyak juga koo yang beda. Minta saran dan kritiknya ya ^^

HAPPY READING…..

“Oppa!Chakkaman!”

Wanita berseragam SHS ini berlari menghampiri laki-laki berpakaian sama yang hampir saja mengegas motor sportnya berwarna hitam. Dengan cepat wanita imut itu menaikki motor laki laki itu dan memeluk pinggangnya.

“Lama sekali. Kajja!”Laki-laki di dalam mobil yang sudah di depannya mereka.

Mereka segera berangkat sekolah hari ini. Karna hari ini hari senin mereka ber-3 harus sampai sekolah pukul 6.30 AM. Mereka adalah Mark Yi En Tuan, Jung Gi Hyun dan Jung Dae Hyun sudah dekat dari mereka kecil, apa lagi Gi Hyun dan Dae Hyun adalah saudara kembar tidak identik sama sekali karna Dae Hyun laki-laki dan Gi Hyun perempuan. Sedangkan Mark dia pindah dari Bangkok ke Seoul saat berumur 9 tahun, Mark adalah yang tertua diantara mereka karna Jung twins masuk sekolah lebih dulu dari teman sekelas mereka.

@STAR arts school

Han Bi berlari kencang melewati koridor STAR arts school.Ini hari pertamanya masuk ke sekolah ini.Sebenernya ini bukan keinginannya tapi keinginan ayahnya yang ingin menjadikan Han Bi seorang idol. Han Bi begitu terharu pada ayahnya dengan usaha membawa rapot-rapot Han Bi dari ES sampai lulus JHS yang terus mendapat peringkat 1 juga beberapa sertifikat dan medali perlombaan olimpiade pelajaran khususnya matematika.

Tidak punya uang banyak tapi Han Bi bisa masuk STAR art school tanpa audisi berhari-hari. Sudah jelas pasti orang akan iri padanya tapi dengan prestasinya membuat kepala direktur turun dan memang Han Bi Punya tekad membahagiakan Ayahnya dan tidak lagi hidup dengan keserbaterbatasan karna Han Bi benar-benar beruntung masuk STAR art tanpa audisi juga mendapat beasiswa dengan syarat-syarat yang sudah di janjikan.

Akhirnya Han Bi sampai di kelasnya. Orang orang di kelasnya menatap Han Bi dengan Heran tapi Han Bi hanya tersenyum ramah dan terkadang membungkuk memberi salam. Baginya ini wajar karna dia anak baru disini.

“Dimana tempat dudukku ya?” Tanya Han Bi menggaruk kepala belakangnya sambil melirik bangku kosong yang belum ada tasnya.Akhinya Han Bi menaruh Tasnya lalu duduk di tempat itu walau dia tidak tau siapa yang duduk disitu tapi tempat itu bangku dua-duanya belum terisi

“Hai… kau anak baru ya?Siapa namamu?” Tanya seorang namja dan dua yeoja pada Han Bi

“Annyeonghaseyeo Oh Han Bi imnida^^” Jawab Hanbi sambil memberi senyum manisnya

“Nama yang cantik. Ah perkenalkan Park Jin Young imnida kau bisa panggil aku JR” Balas laki-laki itu menjabat tangan Han Bi sepihak , sedangkan Han Bi terbaca jelas wajahnya merasa JR ini aneh

“Heh sudah sudah kau membuar Han Bi takut Jr-ah”

“Oh iya aku Kim Mi Soo imnida^^”

“Aku Park Ji yeon dan ingat aku bukan kakak JR karna banyak yang bilang begitu”

“Aiss siapa pula yang mau jadi adik mu”

“Ah diam kau!”

“Hahaha kalian sangat lucu, aku sangat senang mengenal kalian :D”Saut Han Bi melihat tingkah mereka terutama JR

JR, Mi Soo dan Ji Yeon adalah teman dekat walau JR laki –laki sendiri diantara mereka tapi JR tidak canggung bahkan tempangnya masih laki-laki tulen.Han Bi termaksud anak yang mudah bergaul seperti sekarang ini JR, Mi Soo dan Ji Yeon terlihat nyaman berbincang suatu hal pada Han Bin. Saat asik asiknya mereka berbincang sambil menunggu bel masuk mereka ber-4 di hampiri oleh 2 laki-laki dan 1 wanita yang berada di paling depan. Sontak itu membuat JR tutup mulut dan menyingir kebelakang Ji Yeon.

“Neo Nugu?”Tanya Wanita berambut panjang coklat itu menatap Han Bi yang perasaannya mulai tidak enak

“Annyeong Oh Han Bi imnida aku siswa baru di kelas ini”Jawab Han Bi terlihat tegang

“Pergi!”Suruh wanita itu sambil buang muka

“Gi Hyun-ssi hari ini kan Min seongsengnim aan memindahkan tempat duduk lagi jadi tidak apa-apa sekarang kita bebas duduknya”Saut Mi Soo

“Kau tidak dengan? Aku bilang pergi, ini tempat dudukku dan kau JR beraninya kau duduk di tempat Mark oppa cepat pergi”

“Gi Hyun-a kita duduk di belakang saja”

“Andwae”

“Kalian punya telinga?!”Kali ini nada bicara Gi Hyun lebih kencang dari biasanya dan membuat yang lainnya tidak mau bertindak apa-apa selain cepat pergi dari   tempat duduk Gi Hyun dan Mark

“Gi hyun-ah kau menyeramkan”Ucap Dae Hyun duduk di belakang mereka. Begitu lah Gi Hyun jika ia ingin sesuatu atau merasa miliknya maka harus berbeda dengan Dae Hyun yang lebih sabar. Kemudian Gi Hyun dan Mark duduk di tempat mereka yang sudah mereka tempati selama satu bulan.

~~~~#~~~~

Bel sudah berbunyi 5 menit yang lalu tapi kelas 11.B belum memulai pelajaran karna guru belum datang ke kelas.Di kelas itu Gi Hyun asik ngobrol dengan Mark lalu Dae Hyun yang sebenarnya mau ikutan tapi di larang Gi Hyun akhirnya dia bermain dengan ponselnya dan Han Bi bersama Ji yeon dan Misoo asik tertawa karna lelucon yang Jr buat.

‘tuk tuk tuk’Bunyi pelan sepatu heels membuat anak sekelas mengarahkan pandanggan kedepan. Kini guru vocal kelas mereka sudah tiba dan membuat anak-anak sekelas membetulkan posisi duduk mereka karna mendapatkan tatapan tajam dari Hyeon seongsengnim.

“Oh Han Bi?Apa Han Bi masuk di kelas ini?”Tanya Hyeon seongsengnim membuat anak-anak kelas 11.b yang belum tau Han Bi bingung tapi Dae Hyun dan Mark melirik kea rah tempat duduk Han Bi yang duduk bersama Jr

“Aku Saem aku Oh Han Bi” Han Bi berdiri sambil mengacungkan tangan kanannya

“Kau boleh duduk. Aku hanya mengingatkan sekolah ini mementingkan sebuah performace bukan akademik jadi kau harus bekerja keras” Ucap Hyeon Seongsengnim menatap Han Bi

“Baik Saem J”Saut Han Bi sambil membungkuk ,ia berterimakasih karna perhatiannya kemudian dia kembali duduk

“Kurasa Dia seperti Myung Soo”Ucap Gi Hyun bersuara pelan

“Myung Soo? Tapi menurutku suara Myung Soo bagus” Saut Mark

“Menurutku tidak”

Hyeon seongsengnim memberi beberapa catatan untuk materi vocal mereka hari ini. Saat Han Bi mencatat tulisan Hyeon seongsengnim mata Han Bi menatap seorang Laki-laki yang ingin mengendap-ngendap masuk kekelasnya sambil menggendong tas. Han Bi yang heranmenyenggol tangan JR sambil menunjuk-nunjuk laki-laki itu yang mengisyaratkan jari telunjuk di bibirnya. JR menoleh lalu melihat arah jari telunjuk Han Bi dan matanya terlihat kaget.

“Seongsengnim Myung Soo baru datang”Ucap Gi Hyun bersuara kencang membuat Hyeon seongsengnim berbalik badan

Myung Soo menundukkan kepalanya karena ketauan padhal sedikit lagi dia sampai di tempat duduknya. JR yang melihatnya menepuk jidat sial , sedangkan Hyeon seongsengnim menghampiri Myung Soo lalu menjewer telinga Myung Soo.

“Aaa…. Seongsengnim jebal….”Keluh myung Soo saat Hyeon Seongsengnim menariknya ke depan kelas

“Ini sudah kesekian kalinya kau telat masuk di kelasku, kau harus di hukum sekarang!”Omel Hyeon seongsengnim

“Lagian pelajaran Saem selalu jam pertama”

“Jangan alasan bernyanyi di depan kelas gunakan gitarmu kalau suaramu tidak merduh kau harus lari keliling lapangan”

“Apa?”

“Sekarang! Atau kau tidak boleh ikut lagi jam pelajaranku”

Myung Soo yang wajahnya jadi tegang membuka tas gitarnya lalu mengambil gitarnya. Dia benar-benar tidak percaya diri saat bernyanyi dia akan merasa hebat jika di suruh menunjukan permainan gitarnya tapi kalau sambil bernyanyi dia ragu, walau menurut orang suaranya tidak buruk. Bahkan bingung akan bernyanyi apa yang dia kuasai lagu-lagu karangannya tapi dia tidak bisa bernyanyi dengan baik.

“Dasar bodoh bukannnya bernyanyi”Gumam Dae Hyun menatap Myung Soo dan menunggu Myung Soo bernyanyi.

“Neol nabakke mollassedeon igijogin naega ne maeumdo mollajwodeon musimhan naega ireohke deo dallajyeodaneunge najocha midgiji anha ne sarangeun ireojke gyesok nal umjikyeo (keegoisanku, yang hanya memperdulikan diri sendiri kejamnya aku, yang tidak menyadari semua perasaanmu aku bahkan tidak percaya,bisa menjadi seperti ini cintamu senantiasa merubahku)”

Petikan gitar Myung Soo membuat semua orang terpusat pada Myung Soo yang bernyanyi sambil menunduk. Myung Soo menyanyikan potongan lagu buatannya dan entah kenapa dia merasa malu karna suaranya, wajar saja selama ini dia belum pernah bernyanyi di depan orang banyak seperti di kelas mereka sekarang yang berisikan 20 orang termaksud Hyeon Seongsengnim.

“Taruh gitarmu dan lari lapangan 3 keliling”Suruh Hyeon Seongsengnim membuat anak sekelas kaget terkecuali Gi Hyun, Mark dan Dae Hyun.

“Baik saem” Ucap Myung Soo menaruh tas dan gitarnya di tempat duduknya lalu berjalan keluar kelas. Hyeon seongsengnim menatap punggung Myung Soo lalu kembali menulis di papan tulis

“Menurutku suaranya bagus kenapa dia tetap dihukum”Ucap Han Bi dengan palan

“Molla. Kasihkan Myung Soo, andai Hyeon seongsengnim tau yang sebenarnya”

“Memangnya ada apa?”

“Nanti aku ceritakan”

~~~~#~~~~

“Istirahat!! :D” Ucap Gi Hyun senang karna dia lelah hari ini

“Ayo kekantin aku lapar”saut Dae Hyun

“Tunggu!” Tegor Myung Soo menghampiri Gi Hyun

“Wae?!”

“Pasti karna kau aku di hukum.Apa urusanmu hah?! Dasar pengadu”

“Kenapa ?tidak suka?”

“Itu jelas”

“Oh ya sudah kalau begitu”

“Yak sudah kalian selalu saja tidak akur”Tegor Mark

Gi Hyun tak memperdulikan Myung Soo lalu berjalan keluar kelas karna kesal. Mark dan Dae Hyun langsung mengikuti Gi Hyun, sedangkan Myung Soo yang kesal hendak menghampiri Gi Hyun tapi di tahan oleh JR

“Hei sudah sudah nenek aneh itu tidak usah di ladeni kau tidak malu melawan perempuan”Tegor JR menahan Myung Soo

“Aku tau tapi dia menyebalkan selalu karna dia padahal aku tidak punya urusan dengannya” Myung Soo berbalik menghadan JR

“Yakin kalian tidak punya urusan?”

“Sudah jangan katakan lagi”

“Nuguya?” Tanya Myung Soo menunjunk Han Bi

“Annyeong Oh Han Bi imnida, aku murid baru di kelas ini”Jawab Han Bi memperkenalkan dirinya

“Oh…,Kim Myung Soo Imnida “

~~~~#~~~~

Gi Hyun hanya memandang lurus kedepan dan terus mengaduk-adduk jusnya sedangkan Dae Hyun dan Mark menikmati makanan mereka.Gi Hyun kali ini tidak nafasu makan entah ada beberapa hal yang membuatnya seperti itu.

“A…”Mark menyodorkan sesumpit chiken katsu pada Gi Hyun tapi Gi Hyun menggeleng

“Jangan jual mahal kau ini porsi makan terbanyak diantara kami”Tegor Dae Hyun masih focus pada makanannya

“Ayo buka mulutmu kami makan kau tidak makan itu hal yang langka” Mark masih menyodorkan sumpitnya

“Diamlah aku sedang diet”Bantah Gi Hyun membuang muka

“Sudah masa lalu”Ucap Mark sambil memasukkan chiken yang tadi dia sodorkan pada Gi Hyun kedalam mulutnya

“Masa lalu dan masa kecil itu memalukan jika masih terungkit sampai sekarang”Ucap Dae Hyun

Tanpa mereka sadari Gi Hyun menatap tajam mereka dan sudah merasa.Gi Hyun akhirnya berdiri meninggalkan Dae Hyun dan Mark, sedangkan Mark dan Dae Hyun menatap punggung Gi Hyun yang pergi tanpa pamit. Yah kini Mark dan Dae Hyun hanya bisa menghela nafas karna Gi Hyun yang sudah marah pada mereka.

Tapi bukan itu maksud Mark dan Dae Hyun , karna mereka hanya ingin Gi Hyun berhenti lagi berharap. Walau sudah membuat mereka berdua rival tapi itu bukan hal yang berpengaruh karna nyatanya Gi Hyun yang setiap hari bertemu dengannya.

~~~~#~~~~~

“Ku dengar sebentar lagi asrama selesai di bangun ya?”Tanya Ji Yeon yang membuat Baek Hyun membangunkan badannya yang berbaring di rumput taman sekolah

“Aiss Jinjja?!” Myung Soo kaget dan membelakkan matanya

“Ne Wae?”Tanya Ji Yeon dan Myung Soo tak menjawab melainkan kembali berbaring di rumput bersama JR tapi JR asik main game dengan degetnya

“Ada aku Myung Soo -ah jadi kau pulang malam aku akan membukaan untukmu”Saut JR

“Kau masih sering tampil di cheong cheo?”Tanya Misoo pada Myung Soo

“Lalu aku telat karna apa?”

“Kau gila kita bukan kelas sepuluh lagi yang masih di beri kebebasan”

“Aiss kalau tidak begitu dari mana aku dapat uang”Ucap Myung Soo membuat Mi soo dan Ji Yeon tidak lagi bicara

“Oh iya apa harus murid tinggal di asrama?”Tanya Han Bi

“Sebenarnya yang wajib hanya kelas duabelas tapi sudah beberapa bulan lalu STAR membangun gedung baru untuk asrama kelas sebelas”Jawab Ji Yeon

“Bagaimana kalau aku harus tinggal di asrama? Berarti aku sendiri tanpa Appa dan Yan Bin L“ Keluh Han Bi dalam hati

“Tapi tenang saja sebulan sekali kita di beri waktu untuk pulang” Ucap JR

~~~~#~~~~

Pelajaran terakhir adalah pelajaran yang menyenangkan bagi kelas 11.B karna pelajaran Min Yoon Gi seongsengnim sebagai guru musik yang paling akrab dengan murid murid juga sebagai wali kelas mereka. Karna umur Min seongsengnim yang relative muda di banding guru-guru lain itulah salah satu factor dia friendly dengan murid-muridnya baik dikelasnya walau bukan.

“Hari ini perpindahan kembali posisi duduk kali ini tidak ada yang sendiri karna di kelas kita sudah genap 20 murid”Ucap Min Seongsengnim kemudian menuliskan nama mereka secara berpasangan dengan posisi duduknya ,tanpa disuruh mereka langsung pindah tempat duduk dengan membawa tasnya

Myung Soo tosan dengan JR karna mereka duduk berdua dan paling belakang. Dae Hyun duduk bersama Ji Yeon ,Mark dengan Han Bi lalu Gi Hyun dengan Mi Soo di seberang Myung Soo dan JR.Baru saja Gi Hyun menoleh dan baru sadar Myung Soo di seberangnya dan membuat moodnya semakin turun

“Aiss jinjja”keluh Gi Hyun sambil menaruh kepala di meja

“Tempat duduk ini berlaku sampai sebulan dan tidak boleh pindah-pindah”

“Dan kalian lusa bisa tinggal di asrama karna gedung asrama kelas 11 sudah selesai di bangun.Setelah kita pakai asrama kurikulum mulai diganti dengan yang baru termaksud memasukkan kelas 11 ke dalam idol star. Dalam kurikulum ini kalian akan mendapat jam lebih dalam pelajaran , untuk setiap harinya jam 3-5 sore kalian akan di ajar pelajaran seni berbeda tiap harinya dan karna ada 4 kelas 11 jadi dua kelas di jadi satu untuk menambah kolaborasi siswa. Dalam Idol star info akan di berikan selanjutnya dan yang pasti para peserta di latih pada bulan ini”

Penjelasn Min Seongsengnim membuat murid sekelas sangat antusias karna jika mereka menang idolstar mereka akan mendapat beasiswa bersekola diluar negeri sampai lulus .selain itu nama mereka otomatis akan terkenal karna Idol star competition STAR banyak di hadiri seniman terkenal,wartawa,CEO agency karna STAR adalah sekolah seni terbesar dan terbaik di korea bahkan tak terhitung Idol sekarang yang lulusan dari STAR.

“Huwaahhh Mimpiku berdiri di panggung Idol Star akan terwujud”Ucap JR antusias

“Pokoknya Kita harus lulus audisi Idol Star , setidaknya berdiri di panggung Idol Star sudah menjadi kebanggaan”Saut Myung Soo

“Kau Ingat Salah atu anggota boyband terkenal super junior.Salah satu member mengikuti Idol Star tapi tidak menang tapi buktinya mereka sangat terkenal dan Go International!”Seru JR

“Aku mau……”

“Kita berjuang!”

“Ya berjuang!” Myung Soo dan Jr mengepalkan kedua tangannya untuk semangat mereka

~~~~#~~~~

“Yan Bi-ya jangan bersedih J”Hibur Han Bi pada adik laki-lakinya yang bernama Han Bi agar tidak sedih karna Han Bi akan tinggal di asrama

“Nonna kalau ada waktu pulang nonna harus pulang”

“Tentu Yan Bi-ya kau harus sekolah yang benar ya”

“Pasti! Nanti aku akan masuk FLG sama seperti nonna” Yan Bi begitu semangat dan Han Bi tersenyum sambil mengelus puncak kepala Yan Bi

“Ige, bawa ini kalung ini peninggalan Eomma dan kau harus menjanganya” Appa Han Bi memberikan Han Bi sebuah kalung permata punya almarhum ibunya . Han Bi langsung memakainya sebelum pamit pergi

“Jaga dirimu baik-baik jangan pikiran kami yang penting kau sehat”Ucap Appa menepu-nepuk bahu Han Bi

“Aku tidak bisa jika tidak berpikir tentang Ayah dan Yan Bi. Ayah dan Yan Bi segalanya bagiku” Ucap Han Bi lalu Appanya langsung memeluknya

“Berdirilah dipanggung Idol Star”Ucap Appa dengan penuh harapan pada Han Bi tapi itu malah membuat Han Bi meneteskan air matanya lalu Appa melepaskan pelukannya

“Iya Ayah !Aku akan berjuang!” Seru Han Bi sambil tersenyum

Jam sudah menunjukkan pukul6.30 A.M lalu Han Bi berangkat kesekolah membawa koper besar dan tasnya. Di Bus dia berpikir panjang , kesempatan membuka dia tampil di Idol Star tapi satu-satunya hal yang dia lalukan dalam seni performance hanyalah bermain piano/keyboard. Han Bi memang mengerti not balok tapi seumur-umur dia tidak pernah belajar bernyanyi dan menari.Dapat dia bayangkan ketika melihat penampilan Idol Star di TV setiap performance harus bernyanyi bila perlu ditambah gerakan dalan performance mereka.

Tapi ini yang tekadnya tidak akan mundur. Han Bi masuk dengan mudah dan geratis dia tidak mau menyia-nyikannya. Saking lama melamun Han Bi tak sadar seseorang duduk di sebelahnya

“Annyeong!”Sapanya namja yang duduk disebalahnya membuat Han Bi hilang lamunannya

“K…kau… ,emmm”Han Bi masih berfikir dengan namja yang juga membawa koper besar yang duduk disebelahnya

“Aku Kim Myung Soo, masa kau lupa”Ucapnya membuat Han Bi mengangguk

“Bukan begitu tapi kita kan baru kenal jadi aku akan sedikit tidak ingat”

“Ahh ingatan mu buruk ya”

“Iyaaa sedikit”

Mereka kembali mengobrol seperti teman akrab, hingga sampai di sekolah mereka berjalan ke arah asrama bersama sambil mengobrol. Mereka duduk di bangku sambil menunggu pengumumman penbagian kamar yang akan di bagi satu kamar 4 orang. Karna hari ini bebas mereka tidak memakai seragam melainkan baju bebas.

~~~~#~~~~

“Gi Hyun eodiseyeo?”Tanya Mark pada Dae Hyun karna Tadi Mark kerumah DaeHyun tapi Jung Twins sudang berangkat

“Entahlah tadi pagi dia berangkat sendiri dengan taxi”Jawab Dae Hyun sambil bermain dengan Tabnya

“Aiss jinjja?! Bagaimana kau bisa setenang ini sedangkan Gi Hyun dari kemarin belum bicara pada kita”

“Percuma hanya kau yang bisa membuatnya kembail bicara pada kita”

“Tapi aku tidak tau dia kemana”Mark mengacak-ngacak rambutnya frustasi

“Carilah”Suruh Dae Hyun tapi Mark malah menyita Tab Dae Hyun

“Yak aku hampir finish!”Tegor Dae Hyun

“Kita cari Gi Hyun” Ucap Mark pergi membawa Tab Dae Hyun

“Yak!Neo!”

~~~~#~~~~

Dentingan melodi piano terdengar dari ruang music yang mengisikan satu orang wanita yang sedang bermain piano dengan pensil dan kertas di depannya. Sesekali dia berhenti dan menciba nada lain.

“Shwiibge sangcheo badko, shwiibge nunmulnago, shwiiibge apeundeonal giyeonghanayo, chingeumdo keuraeyo yeojeonhi katayo ireon nal bomyeon eotteokkayeo(Apakah kamu mengingatku, yang mudah menangis mudah terluka, aku masih seperti itu aku masih sama, aku merasa bagaimana kamu saat kamu melihatku seperti ini)”

“Wonhago wonhaeyeon keurigo hana , apado keuraedo hanbeon(Aku ingin dan ingin kamu dan satu hal lagi, aku terluka dan terluka tetapi masih hanya sekali)” Seketika jemarinya berhenti dan menghembuskan nafas kencang dari mulutnya

“Aiss aku tidak tau bagaimana lagi melanjutkannya”Ucap Gi Hyun memegang kepalanya. Dia sangat ingin membuat lagu tapi belum pernah selesai satupun

“Lirik yang mengerikan”Ucap sesorang dari belakang Gi Hyun dan membuatnya menoleh sesaat karna dia berjalan menghampiri Gi Hyun

“Kalau jatuh cinta kau bodoh kini patah hati kau bijak”Ucapnya menggelengkan kepala karna tak menyaut dia duduk di sebelah Gi Hyun yang masih diam

“Sarangeul molla neon neo bake jal mollaeorinae gatheun thujeongeun geuman hae jullae( Kamu tidak tahu cinta, kamu hanya tau dirimu sendiri,hentikan rengekanmu yang manja)”Mark bernyanyi sambil memfokuskan matanya pada keyboard lalu menoleh pada Gi Hyun

“Kapan kau membuatnya?”

“Barusan,bagus kan?”

“Kenapa harus menyindirku?”

“Entahlah tapi aku tidak mau kau sering merenung bahkan membuat lirik lagu seperti tadi”

“Jadi kau fikir aku membuat lagu karna Myung Soo ?Jinjja aku bukan orang bodoh lagi pula dia bukan siapa-siapaku”

“Wonhago neol eonhaedo neoneun dareun got bogo isseo(Bahkan jika kau menginginkan jika kau menginginkan kau akan menemui yang lain)”Lagi-lagi Mark memaikan jemarinya pada piano sambil beryanyi sepotong

“Lagi-lagi Kau menyindirku”

“Aiss apa yang harus aku lakukan?”

“Kau kenapa?” Tanya Gi Hyun tidak mengerti akhirnya Mark memengang kedua pipi Gi Hyun dan membuat bibirnya tersenyum

“Hanya ini , Hanya kau tersenyum”

~~~~#~~~~

“Aiss dimana Mark?”Tanya Dae Hyun sambil berjalan menyusuri sekolah untuk mencari Gi Hyun dan Mark yang menahan Tabnya

Dae Hyun mencari Mark sampai tidak fokus pada jalan dan BUG!!. Dae Hyun terjatung sambil memengang kepalanya , Dae Hyun merasa pusing dan mencoba menstabilkan pandangannya karna sesuatu tadi menabrak kepalanya. Namja di hadapannya hanya sedikit membungkuk melihat keadaan Dae Hyun tapi kemudian dia menoleh pada Gitar dipunggungnya. Dae Hyun bangkit berdiri dengan kesal

“NEO!”Bentak Dae Hyun mencekik kerah baju namja itu

“Mian aku tidak sengaja”Ucap Namja itu melepas kasar tangan Dae Hyun di kerahnya

“Aiss keplaku”Keluh Dae Hyun memengang kepalanya yang memerah

“Mian tadi karna aku kebingungan.Apa kau tau dimana asrama kelas sebelas?”Tanyanya membuat Dae Hyun mellirik kesal

“Kau anak baru?”

“Ne aku audisi dari LA dan dikirim kesini untuk ikut Idol star”

“Lurus saja terus ikuti tanda panah , asramanya tidak jau dari sini “

Belum sempat Namja itu berterimakasih pada Dae Hyun, Dae Hyun sudah pergi duluan. Namja itu hanya melihat kesal punggung Dae Hyun lalu berjalan lurus sesuai yang di beri tahu Dae Hyun padanya .Sedangkan Dae Hyun berpapasan dengan dengan Mark dan Gi Hyun, melihat Dae Hyun di hadaoannya Mark langsung menunduk bersembunyi di belakang Gi Hyun

“Yak kemari kau!”Dae Hyun menghampiri Mark tapi dengan cepat Gi Hyun melindungi Mark dan menghundar

“Gi Hyun apa apaan kau?”

“Jidat mu merah berhentilah marah marah”

“Kau tidak tau apa-apa , bocah tengik itu lagi-lagi mengganguku”

“Kau yang bocah, aku tau Mark menggambil Tab mu lagi pula nanti juga dikembalikan”

“Sama saja bohong aku harus mengulanggnya lagi padahal tadi aku sudah level terakhir”

“Mian Dae Hyunnie~”

“Apa-apaan kau!” Lagi lagi Dae Hyun gagal menjangkau Mark karna dia dilindungi Gi Hyun

“Yak kemari kau”Tegor Dae Hyun

Bukannya segera mengembalikannya mereka malah kejar-kejaran dan Dae Hyun mengejar Mark tapi selalu dilindungi Gi Hyun.Mereka sampai tertama ketika melihat Dae Hyun hampir tersamdung, dulu dan sekarang mereka tidak berubah.Dae Hyun yang selalu memukul Mark jika Mark mengganggunya bermain namun jika sudah di belakang Gi Hyun dia aman karna Dae Hyun tidak mungkin memukul Gi Hyun

~~~~#~~~~

Myung Soo dan JR bermain gitar bersama sedangkan Han Bi, Mi Soo dan Ji Yeon bertepuk tangan bersama dan sesekali Ji Yeon bernyanyi karna suara Ji Yeon yang paling bagus diantara mereka. Tiba-tiba suara mic menyala membuat permainan cantik Myung Soo dan JR berhenti karna kini Kepala sekolah Bang Yong Guk sudah berada di depan murid-murid kelas sebelas. Mereka berlima bangkit berdiri dan melihat kepala sekolah Bang dengan serius .

“Selamat pagi murid murid kelas sebelas. Pagi ini pagi bebahagia karna akhirnya kalian bisa menempati asrama dan mempelajari kurikulum baru” Mendengar sepotong pidato Kepala sekolah Bang semua murid kelas sebelas yang berkumpul di hadapannya bertepuk tangan

Han Bi bertepuk tangan lalu dia menoleh pada orang di sebelah kanannya yang baru saja datang. Namja tinggi itu juga menoleh pada Han Bi lalu membungkuk sekilas member salam begitu juga Han Bi walau mereka tidak kenal Han Bi tidak mau di bilang sombong.

“Asrama akan di bagi dua ; asrama siswa dan asrama siswi. Satu kamar akah dihuni 4 siswa/siswi dan tidak semuanya sekelas. Lalu kalian juga harus mematuhi peraturan di asrama yaitu: 1. Siswa dilarang masuk ke asrama Siswi begitu juga sebaliknya, 2. Siswa/siswi dilarang keluar asrama di atas jam 10 malam, 3. Pukul 10 malam siswa dan siswi harus sudah tidur dan tidak telat masuk kelas , dan yang ke 4. Siswa dan siswi dilarang membawa ponsel ketika di sekolah kami akan mengechek satu persatu anak dan ang melanggar ke 4 peraturan itu akan di hukum dan bisa juga di keluarkan dari sekolah”

“Dan hari ini kalian bebas melakukan apa saja . Ruang dance, vocal dan music di buka 24 jam kalian bebas memakainya tapi sekarang kalian mengambil kocokan kertas di pintu asrama untuk menentukan kamar kalian”

~~~~#~~~~

Han Bi, Ji Yeon dan Misoo berlari senang ke kamar nomor 8 karna mereka satu kamar dan mereka beruntung.Mereka langsung memilih kasur mereka dan Langsung berbaring karna lelah membawa koper dan tas besar mereka.

“Ahh aku senang sekali kita sekamar!”Seru Han Bi

“Oh iya tadi JR dan Baek Hyun mengajak kita ke ruang music satu ayo kita kesana”Ajak Ji Yeon

“Kita tidak tunggu 1 teman sekamar kita?”Tanya Misoo

“Memangnya siapa?”Tanya Han Bi

“Molla kita tunggu saja”Jawab Misoo

“Tapi mereka sudah menelfonku”Ji Yeon menunjukkan panggilan dari JR

“Yasudah ayo kesana”Ajak Han Bi

“Ayo”Mereka pun bangkitdari tidurnya lalu memakai sepatu mereka

Selesai memakai sepatu mereka berjalan keluar, baru saja mau keluar Gi Hyun masuk ke kamar mereka dan menatap mereka datar. Gi Hyun berjalan melewati mereka lalu menaruh tas dan kopernya di kasurnya, sedangkan Han Bi, Ji Yeon dan Misoo bukannya pergi malah menoleh dan ngeliatin Gi Hyun yang melewati mereka begitu saja.

“Annyeong !, ternyata kita semua sekelas kita beruntung ya”Ucap Han Bi

“Gi Hyun kau mau ikut tidak? Kami mau ke ruang music”Ajak Han Bi

“Yak untuk apa mengajaknya”Tegor Mi soo

“Aiss sudah sudah ayo kita pergi”Ji yeon menarik tangan Han Bi dan Mi soo keluar

“Kalian bicara saja tidak di saut apa lagi mengajaknya”Ucap Ji yeon

~~~~~#~~~~~

Empat namja ini masih berdiri di depan sebuah ranjang yang letaknya di sebelah jendela kamar. Mereka menatap kanankiri masing masing karna mereka berempat sama-sama ingin tidur di dekat jendela. Karna tempat tidur ini lebih besar dari pada 3 tempat tidur yang lainnya, juga meja belajarnya terdapat 2 lemari sedangkan yang lainnya satu

“Heh pokoknya aku yang harus tidur disini”

“Enak saja anak baru mau seenaknya saja”

“Aku yang duluan menghampiri tempat tidur ini”

“Ah bagaimana kalau kita suit saja siapa yang menang akan tidur disini”Usul Myung Soo

“Hana dul set!”

“Yeheeee, hahaha” Myung Soo langsung menjatuhkan tubuhnya di ranjang itu. Karna yang lain mengeluatkan kertas dan hanya Myung Soo yang mengeluarkan Gunting

“Aiss dia curang” Mark kesal sambil melempar tasnya ke ranjang di sebelah Myung Soo di ikuti yang lainnya mencibir Myung Soo padahal Myung Soo tidak melakukan kecurangan

Myung Soo bangkit dari tidurnya lalu berjalan membuka pintu balkon. Myung Soo memandang deretan Balkon asrama wanita yang berhadapan dengan balkon kamarnya, dia merentangkan tangannya sambil memejamkan matanya merasakan sejuknya udara pagi menjelang siang ini. Tapi tak sesuai dengan keinginan ponselnya berdering dan sebuah pesan masuk.

Setelah menerima pesan singkat dari JR , Myung Soo langsung masuk kamar mengambil jaket lalu meninggalkan kamar begitu saja karna 3 penghuni lainnya sudah tak tau kemana

~~~~~~~~~

Instrumen DJ berdering kencang di ruangan kedap suara itu.Gi Hyun seorang diri bernari dengan energik karna lagu yang di putar ngebeat, keringatnya tidak terpedulikan lagi bahkan deru nafasnya sudah sedikit terdengar. Krystal masuk keruangan itu membawakan minum untuk Gi Hyun tapi Gi Hyun masih saja bernari

Krystal Jung adalah murid kelas sebelas A dan Krystal satu-satunya teman wanita Gi Hyun di sekolah ini. Selain Krystal temannya dari Gi Hyun kelas tujuh Krystal juga punya banyak kesamaan dengan Gi Hyun. Tak lama lagu sudah selesai Gi Hyun langsung menjatuhkan badannya dengan telentang, jelas saja sudah 2 jam lebih dia menari seperti tadi dan mengulang lagu itu. Walau ini hobinya tapi ini terlalu over jika bukan dalam pelajaran.

“Aku Tanya sekali lagi, kau masih mengharapkannya kan?”Tanya Krystal yang sepertinya sudah pernah bertanya seperti itu

Gi Hyun hanya memperbaiki nafasnya sambil menggeleng.Lagi – lagi jawaban itu yang Krystal terima.Krystal memberikan botol mineral itu pada Gi Hyun.Gi Hyun bangkit duduk lalu meneguk air itu sampai habis.

“Lalu untuk apa kau bernari seperti tadi?”Tanya Krystal dengan nada yang sedikit menegor

“Aku memang pandai bernarikan?”

“Bukan itu”

“Apa maksudmu?”

“Berhentilah berbohong , aku sudah bertahun-tahun menjadi temanmu. Kau bernari seperti orang kesetanan bahkan kau tidak peduli nafasmu sudah mau habis, Kau punya masalahkan? Pasti ini Myung Soo lagi kan?”

“Berhenti!Apa untungnya kau mengaturku!”Bentak Gi Hyun bangkit berdiri di ikuti dengan Krystal yang bangkit berdiri

“Yak!”

Baru saja sampai di depan pintu Gi Hyun berpapasan dengan Mark dan Dae Hyun yang baru saja mau masuk ke ruang dance ini. Tapi Gi Hyun pergi melewati mereka, Mark ingin mengejar Gi Hyun tapi Krystal menahan Mark seakan berkata ‘biarkan dia sendiri kali ini’

~~~~~#~~~~~

“Ah aku tau , bagaimana kalau kita membuat sebuah lagu!”Seru JR.

JR,Myung Soo ,Han Bi, Ji Yeon dan Misoo sedang berada di ruang music dan memikirkan apa yang akan mereka lakukan dan pendapat JR membuat yang lain menatapnya

“Kalian ingat tentang Idol Star nah ku dengar kalau kita menampilkan performance dengan lagu karangan sendiri itu akan menjadi nilai plus”Ucap JR

“Ide bagus!”Seru Myung Soo, Ji Yeon dan Misoo

“Han Bi-ah waeyeo?”Tanya JR heran

“Aku tidak bisa membuat lagu, bahkan caranya saja aku tidak tahu sama sekali”

“Astaga kami lupa kau anak baru”

“Tenang saja aku bisa bantu!”

~~~~~#~~~~~

Myung Soo berdiri di hadapan Han Bi yang duduk di kursi piano.Han Bi menahan tawanya jika melihat Myung Soo yang memakai kacamata yang dia dapat dari saku JR bahkan kacamata itu kacamata bolong dan juga tangannya yang memegang tongkat kecil yang biasa di pakai dirijen pada paduan suaranya.

Kali ini Myung Soo khusus mengajari Han Bi karna dia berpengalaman membuat lirik lagu ya walau lagu yang dia tulis dinyanyikan oleh band jalanan miliknya namun setidaknya Myung Soo yang paling memahami cara membuat lirik lagu

“Yak jangan tertawa!” Tegor Myung Soo dan membuat Han Bi langsung menunduk

“Oke sudah seberapa kau menguasai permainan pianomu?”

“Hmmm , waktu aku duduk di sekolah dasar aku sudah ikut lomba bermain piano 6 kali dan menang 4 kali , saat di sekolah menengah pertama aku sering di tunjuk sebagai pengiring upacara dan paduan suara sekolah. Saat aku kelas Sembilan aku juga menang lomba bermain piano seoul”

“Woahhh. Sepertinya kau lebih mahir bermain piano dari pada aku, kalau begitu aku mau dengr satu permainanmu”

Han Bi mengangguk lalu memulai memaikan lagu kebangsaan korea selatan dengan arang sement yang dia buat sendiri .bahkan Han Bi tidak lagi melihat tuts ketika bermain. JR, Ji Yeon dan Misoo yang harusnya berkutat dengan Pianonya masing masing menoleh pada Han Bi dan terpana mendengar permainan Han Bi

“Yak kalian untuk apa menoleh kesini?”Tegor Myung Soo menunjuk mereka dengan tongkat itu , seperti efek seorang guru yang marahi mereka langsung kembali fokus pada piano mereka masing – masing

“Wah kau bermain lebih baik dari ku”Seru Myung Soo lalu bertepuk tangan

“Oke sekarang aku akan beri rumusan bagaimana membuat lalu tapi seadanya karna aku tidak tau begitu lengkap ya setidaknya bisa menjadi dasar”

“ Lagu adalah suatu inspirasi dalam diri seseorang yang di tuangkan ke dalam sebuah tulisan. Kunci utama lagu adalah lirik lagu dan music, kunci utama membuat lirik adalah mood. Dalam keadaan mood mu baik atau buruk kau bisa tuangkan itu dalam lagu bisa juga dengan melihat sesuatu, merasakan sesuatu kau dapat mendeskripsikan isinya kedalam lagu”

Han Bi mencatat apa yang barusan di bilang oleh Myung Soo

“Nah coba liat aku, dan coba jadikan aku objeknya”Suruh Myung Soo, Han Bi lalu menatap Myung Soo entah kenapa baru kali ini dia gugup ketika saling menatap dengan Myung Soo

“Myung Soo itu banyak bicara”Ucap JR membuat yang lain tertawa termaksud Myung Soo tapi tidak Han Bi yang masih menatap Myung Soo yang tertawa

“Yak siapa yang menyuruhmu Park Jin Young”Tegor Myung Soo setengah tertawa sambil membetulkan posisi kaca mata ,memang nyatanya Myung Soo memang cerewet

“Ne seongsengniim”Saut JR

“Oke ayo balik pada materi”Ucap Myung Soo kembali menatap Han Bi namun Myung Soo heran karna Han Bi malah memejamkan matanya

“Pendek dengan wajah bulat seorang pria imut yang terlihat baik dengan kacamata .mata yang hilang jika tersenyum Tapi pria yang memiliki senyum seperti anak-anak” Han Bi membayangkan bagaimana Myung Soo dari awal bertemu kemarin hingga tertawa seperti tadi

Namun setelah Han Bi membuka matanya Han Bi melihat wajah Myung Soo yang membelakkan kedua matanya. Han Bi heran lalu melambaikan tangannya di depan wajah Myung Soo yang masih terlihat begong.

“Yak Myung Soo -ah Bagaimana?”

“Apa iya wajah ku bulat?”

~~~~~#~~~~~~

Gi Hyun beranjak meninggalkan tempat itu dengan dada yang terasa sesak. Sedari tadi Gi hyun berada di luar jendela ruang music yang terbuka tempat Myung Soo dan teman temannya. Tentu Gi Hyun mendengar semuanya dan sesekali melihat kedekatan Myung Soo dengan Han Bi

-FlashBack-

Myung Soo dan Gi Hyun duduk bersama di bawah pohon dengan baju junior high school dan memegang gitar masing –masing. Waktu istirahat mereka gunakan bersama dan tak jarang mereka bermain gitar seperti saat ini. Karna keduannya menyukai seni terutama music mereka sangat nyaman saat berdua sambil berbicara tentang seni .

Tiba-tiba Gi Hyun berhenti bermain gitar, ia seperti mengingat sesuatu dan segera merogoh sesuatu di dalam tas gitarnya. Myung Soo tiba-tiba berhenti bermain ketika Gi Hyun memakaikan kaca mata hitam tak berkaca pada Myung Soo sambil tersenyum dan merapikan rambut Myung Soo. Myung Soo sedikit tertawa sambil memainkan kaca mata itu.

“Kau terlihat lucu”Ucap Gi Hyun

“Jinjja?”Tanya Myung Soo lalu nyegir dan membuat tanda peace di pipinya. Benar-benar terlihat imut

“Pendek dengan wajah bulat seorang pria imut yang terlihat baik dengan kacamata .mata yang hilang jika tersenyum Tapi pria yang memiliki senyum seperti anak-anak”

“Aku memang tidak lebih tinggi dari Kris seongsengnim , tapi Apa iya wajah ku bulat?”

~~~~~~~~~~~~~~~~TBC~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

About fanfictionside

just me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s