FF oneshot/ NUNNA SARANGHAE/ BTS-BANGTAN


Author            : Oh Jinnie

Tittle               : Nunna Saranghae

Genre             : School life, Romance

Ratting           : PG-16

Duration         : Oneshoot

Cast                : Park Hyorim (OC)

                          Jeon Jung Kook

                          Jung Ho Seok

Annyeong readerdeul perkenalkan saya author baru di sini membawakan hasil karya otak saya yang sedikit gak beres. Typo bertaburan alur gak jelas tapi selamat menikmati ^^ *bow*

cover (1)

‘perasaan yang selama ini ku simpan rapat di dalam lubuk hatiku sekarang kembali mencuat aku tak sanggup lagi menahannya. Aku tak bisa hanya diam disini mengaguminya dalam diam aku menginginkannya menjadi bagian dalam hidupku seutuhnya !’

Author Pov

‘ah akhirnya pelajaran Kim ssaem yang membosankan selesai juga. Aku benar-benar tak mengerti apa yang dia terangkan tadi’ gerutu Jungkook dalam hati.

Jungkook melangkah meninggalkan kelasnya sebelum ia mendengar seseorang memanggil namanya.

“Jeon Jungkookieeeee………..” seorang yeoja melambai kearahnya. Jungkook tak terlalu memperhatikannya ia mendengus kecil lalu berjalan lagi.

“Yak ! kau mengabaikanku lagi.” Tiba-tiba yeoja itu sudah berdiri di samping Jungkook sambil memukul pelan bahu Jungkook.

“Nunnaaa appoyo” seru Jungkook sambil mengelus-elus bahunya.

“Dasar!. Aku kan hanya memukulmu pelan, bagaimana itu bisa menyakitimu?”

“Nunna jeongmal appoyo” klaim Jungkook tak terima.

“baiklah, mianhae.” Seru yeoja itu ia melirik Jungkook sekilas lalu mendahului Jungkook, yeoja itu melangkahkan kakinya dengan cepat.

Jungkook berlari mengejar yeoja itu.

“Nunna. Kau marah padaku, aku tadi hanya bercanda” Tanya Jungkook sambil mengeluarkan cengiran khasnya. Hyorim tak menjawab dia terus menatap lurus ke depan tanpa melirik Jungkook yang terus berceloteh di sebelahnya.

“Nunna. Mianhae. Aku menyesal mengerjaimu tadi” kata Jungkook sambil menahan pundak Hyorim.

Hyorim masih memasang wajah cemberut dan menyilangkan tangannya di depan dada.

“Nunna. Bicaralah padaku. Aku benar-benar menyesal” wajah cengengesan Jungkook berubah menjadi cemas.

Hyorim masih belum bergerak dari posisinya. Namun beberapa detik kemudian tawa yeoja manis itu pecah.

“Hahahaha… Jungkookie akhirnya aku bisa balas dendam padamu” tawa Hyorim menggema di koridor sekolah mereka.

“Yak NUNNA. Kau.. ah” wajah Jungkook memerah tak jelas antara marah atau malu.

“Nde.. nde.. ayo kita pulang sebelum wajahmu meledak disini.” Ledek Hyorim kemudian menarik lengan Jungkook.

Jungkook dan Hyorim sudah berteman sejak kecil. Usia mereka terpaut 1 tahun. Dari dulu Jungkook selalu memanggil Hyorim dengan sebutan ‘Nunna’ awalnya Hyorim menolak karena usia mereka hanya terpaut 1 tahun tapi Jungkook memanggilnya ‘Nunna’. Namun lama kelamaan dia mulai menyukai panggilan ‘Nunna’ yang diberikan Jungkook untuknya karena Jungkook hanya memanggil ‘Nunna’ pada Hyorim. Dan Hyorim selalu memanggilnya ‘Jungkookie’ karena menurutnya senyuman Jungkook selalu manis seperti kue buatan nenek Hyorim.

***

Jungkook Pov

‘akhirnya aku selamat sampai di rumah. Jika saja aku tadi tidak berlari mungkin badanku sudah bengkak semua. Nunna gila itu mencubitiku tanpa ampun.’ Aku tertawa cekikikan jika mengingat kejadian yang kualaminya di jalan tadi.

“Jungkook-ah kau sudah pulang. Kenapa tersenyum seperti itu?” suara eomma membuyarkann lamunanku.

“Ah, Eomma! Tak apa, aku hanya senang saja tadi berhasil mengerjai Hyorim nunna” kataku riang.

“Kau ini ada-ada saja,” kata eomma yang sudah melangkah kembali ke dapur.

“Eomma, masak apa?” tanyaku sambil mengikutinya ke dapur.

“Eomma sengaja membuatkan kue ini untuk Hyorim. Nanti tolong kau antarkan ke rumahnya yah !”

“Ah.. eomma shireoyo” aku meninggalkan eomma dan segera kabur ke kamar.

‘bagaimana bisa eomma menyuruhku mendatangi kandang macan yang tadi telah aku ganggu’ baru saja aku menaruh tas dan ponselku, tapi benda itu sudah berdering terlebih dahulu. Kulihat nama yang tertulis di layarnya. Aku mendengus pelan

“Nde, waeyo ? bogoshipoyo ?” kataku sebelum orang diseberang sana sudah berteriak tak jelas.

“Yakk ! Jeon Jungkookie.. tadi eomma mu meneleponku katanya aku harus menyuruhmu memberikan kue yang sudah dibuatnya kerumahku” aku sedikit membuka korden yang menutupi jendela kamarku. Diseberang sana ku lihat nunna itu sedang menatap tajam kearahku.

“Mwo ? Aku pasti sudah gila jika menuruti eommaku!. Nanti yang ada kau memukuliku habis-habisan,” kataku sedikit berteriak.

“YAK ! cepat antarkan saja!” Lagi-lagi ia berteriak membuat telingaku sakit.

‘baiklah aku akan pergi kesana lalu kembali dengan cepat’ seru Jungkook dalam hati.

Author Pov

Jungkook mengambil toples kecil diatas meja. Lalu berlari menuruni anak tangga depan rumahnya.

Ting tong..

Suara bel rumah Hyorim berbunyi dengan sigap Park Hyorim membukakan kunci pintu rumahnya.

“Mana kue ku ?” tangan Hyorim mengadah di depan mata Jungkook saat ia baru memasuki rumah Hyorim.

“Ini!” Jungkook mendengus kesal sambil menyerahkan toples yang ia bawa.

Hyorim melengos masuk ke ruang tamu sambil memakan kue yang diberikan Jungkook.

“Yak ! nunna dimana rasa terimakasihmu ?” Jungkook menahan lengan Hyorim.

“Apa?” tanya Hyorim polos.

“Kau tidak ingin berterimakasih padaku ?” Tanya Jungkook kesal.

“Untuk apa ? aku sudah berterimakasih pada eomma mu” jawab Hyorim masih dengan tampang polosnya lalu ia beranjak ke sofa di depan LED TV yang berukuran besar.

“Aku sudah berlari kesini membawakanmu kue. Tapi kau tidak berterimakasih padaku nunna ? ah kau benar-benar nunna yang kejam. Kalau ku ingat-ingat, kau memang tak pernah berterimakasih padaku.” omel Jungkook yang sekarang sudah duduk disamping Hyorim.

“Memangnya aku menyuruhmu berlari ?” Hyorim kembali memfokuskan matanya pada LED Tv di depannya.

“Nunna aku serius” kata Jungkook lemas.

“Jeon Jungkook-ah. Kau ingin aku berterimakasih padamu kan ?” tiba-tiba nada suara Hyorim berubah menjadi serius matanya menatap Jungkook tajam.

“Nde.. kau selama ini tak pernah berterimakasih padaku”

“Jeon Jungkook…” Hyorim mendekatkan wajahnya ke wajah Jungkook. Menipiskan jarak antara mereka.

“Nunna apa yang kau lakukan ?” Tanya Jungkook pelan ia memundurkan badannya namun Hyorim malah menahan bahu Jungkook.

“Jeon Jungkook jadilah kekasihku.”

“mwo ? jadi kekasihmu?” seakan tak percaya dengan apa yang dikatakan Hyorim Jungkook malah balik bertanya.

“mana mungkin kita bisa menjadi sepasang kekasih.” Ledek Jungkook sambil beranjak dari tempat duduknya.

“ahahaha… aku hanya menjahilimu Jungkookie. Sudah lah aku mau ke kamar” Hyorim beranjak dari tempat duduknya meninggalkan Jungkook.

Hyorim Pov

‘Jeon Jungkook jadilah kekasihku’ entah setan apa yang tadi mendorongku untuk mengungkapkan isi hatiku.

Namun, setelah aku melihat ekspresi dan jawaban darinya. Sepertinya cinta ku memang bertepuk sebelah tangan. Tak terasa pipiku basah.

“ah yeoja pabo. Dia hanya menganggapmu sebagai nunna tak lebih” kupukul kepalaku berkali-kali jika aku mengingat kata-kata bodoh yang aku ucapkan di depan Jungkook tadi.

Ckling!

Kulihat layar ponselku tertulis ‘Kookie’ mataku langung terbelak dengan cepat kuraih ponselku.

From : Kookie

                          ‘Nunna L

            From : Hyorim

                          ‘waeyo ?’

            From : Kookie

                          ‘aku tak bisa mengerjakan tugas bahasa inggris’

            From : Hyorim

                          ‘lalu ?’

            From : Kookie

                          ‘aku di depan kamarmu’

‘Mwo ?’ teriakku dalam hati. Aku berlari menuju pintu. ‘mataku mataku’ aku menghapus air mata yang tersisa dipipiku dan berusaha senormal mungkin di depan Jungkook.

Author Pov

“Yak! ini sudah malam!” teriak Hyorim saat membuka pintu kamarnya.

“aku sudah bilang ke nyonya Park. Katanya tidak apa-apa.” Jungkook mendesak masuk kedalam kamar Hyorim.

“ah, eomma! Bagaimana kau bisa seperti ini kepada putrimu?” gerutu Hyorim pelan

“ah nunna aku sungguh payah dalam bahasa inggris. Kumohon bantulah aku.” Jungkook menyodorkan bukunya kearah Hyorim.

“Jungkookie kapan kau akan bisa bahasa inggris ?” Tanya Hyorim sambil mengambil buku yang disodorkan Jungkook.

“itu sulit sekali nunna. Lebih baik aku push up 100 kali daripada harus mengerjakan soal semacam itu” ucap Jungkook.

Suasana mulai hening saat Hyorim sudah mulai mengerjakan soal yang ada di buku Jungkook. Hyorim mengerjakannya dengan cepat dan benar.

“ini sudah aku kerjakan” kata Hyorim

“Nunna kerjakan juga halaman yang lainnya.” Kata Jungkkok ringan.

“kau menyuruhku mengerjakan tugasmu sementara kau asik-asikan membaca komik” protes Hyorim.

“ah nunna kau kan sangat baik dalam bahasa inggris.”

“aish jeongmal shireoyo !” tolak Hyorim sambil menjauhkan buku bahasa inggris milik Jungkook. Namun beberapa saat kemudian ia tak tega membiarkan Jungkook merana karena bahasa Inggrisnya.

Akhirnya Hyorim meraih buku bahas Inggris Jungkook dan mulai mengerjakan setiap tugas disetiap unit yang ada di masing-masing bab di buku itu.

25 menit kemudian

“Nunna…”

“Nde ?” timpal Hyorim tanpa menoleh kearah Jungkook

“ehm.. apa kau pernah berciuman”

Pertanyaan Jungkook membuat Hyorim sedikit merinding. yah meskipun Hyorim termasuk dalam jajaran kategori cantik dan popular di sekolahan dan banyak namja yang mengerjarnya jujur saja ia tak pernah memikirkan hal-hal semacam itu apalagi melakukannya dengan namja.

“em.. tentu saja” Jawab Hyorim dengan nada santai. Ia bermaksud menggoda Jungkook dan melihat reaksinya.

“Dengan siapa ? mengapa kau tak pernah member tahuku nunna ?”

“Jung Hoseok”

“Mwo ? Micoseo ? kau melakukannya dengan Hoseok sunbaenim ?”

“Ya tentu saja. Apa kau cemburu ?jawab Hyorim ringan

“Yak ! nunna paboya ? kau kan tahu kalau dia itu seorang playboy. Kenapa kau bisa sebodoh itu sampai masuk kedalam perangkapnya ?”

“Yak apa maksudmu mengatakanku bodoh. Kalau aku bodoh aku tak akan mampu mengerjakan soal bahasa Inggrismu ini !”seru Hyorim sambil membanting buku yang ada di depannya.

“Yak ! Jeon Jungkook memangnya kau pernah mencium seorang yeoja sehingga kau berani melarangku untuk mencium Jung Hoseok”

“Geurae aku memang tak pernah mencium satu orangpun yeoja karena aku hanya ingin mencium orang yang benar-benar ku cintai”

“Ck… lalu siapakah yeoja itu ? apa itu hanya sebuah khayalanmu ?” Hyorim membuang mukanya yang sudah mulai memanas karena perdebatannya dengan Jungkook. Ia bermaksud untuk mengakhiri perdebatan dengan keluar dari kamarnya namun..

Set….tangan Jungkook sudah menahan lengan Hyorim terlebih dahulu.

“Jangan katakana kalau itu hanyalah sebuah khayalan nunna”

“Lalu dimana yeoja itu ? kau tak bisa menunjukkannya padaku bukan ?” Hyorim melepaskan genggaman tangan Jungkook. Tapi tangan Jungkook lebih cepat untuk membuat Hyorim berputar menghadap kearah Jungkook lagi.

“Yeoja itu adalah kau” Jungkook menatap dalam kedalam manic mata Hyorim membuat degup jantung Hyorim berdetak lebih cepat.

“apa maksudmu ! jangan menggod….” Chu belum sempat Hyorim melanjutkan kata-katanya bibir tipis Jungkook sudah lebih dahulu mendarat di bibir Hyorim. Jungkook melangkah pergi meninggalkan buku bahasa Inggrisnya beserta nunnanya yang sekarang sedang membatu.

***

Flashback

Jungkook Pov

“Jeon Jungkook jadilah kekasihku,” Deg… suara nunna menggema diseluruh otakku.

“mwo ? jadi kekasihmu?” Apa dia serius ? ah.. mana mungkin selama ini kan dia hanya mengoodaku saja tapi..

Ya.. Ya.. ! dia pasti menggoda kelinci kecil ini, mana mungkin dia suka padaku selama ini kan dia selalu menggangguku. ‘hahaha nunna aku tidak akan masuk kedalam perangkapmu kali ini’ kataku dalam hati.

“mana mungkin kita bisa menjadi sepasang kekasih,” Ledekku sambil beranjak dari tempat duduk.

“ahahaha… aku hanya menjahilimu Jungkookie. Sudah lah aku mau ke kamar” nunna beranjak dari tempat duduknya meninggalkanku di ruang tamu.

Aku masih penasaran dengannya… apakah yang dia katakannya itu serius atau hanya ingin menggodaku saja ?

‘ah perasaan ini sangat menggangguku. Kata-kata nunna mengungkit kembali perasaanku yang telah lama aku simpan’ rasanya sesak sekali aku sungguh ingin menyatakannya tapi..

aku menghentikan pikiranku saat mendengar suara sesenggukan dari dalam kamar Hyorim nunna.

‘Apa ini ? apakah nunna menangis ?’ tanyaku dalam hati.

‘Jadi yang tadi ia katakan itu adalah sebuah kebenaran ?’ aku terus bertanya-tanya dalam hati membuatku semakin tak kuasa menahan perasaanku sendiri.

“Ah aku tidak bisa menahan perasaanku lebih lama lagi.” Kataku lirih sambil menjitak kecil kepalaku. Aku terus berfikir keras agar aku dapat menunjukan perasaanku yang sebenarnya.

Flashback end

***

Author Pov

Sudah 3 hari semenjak kejadian hari itu mereka berdua tidak saling menyapa. Lebih tepatnya Hyorim selalu mencoba menghindar dari Jungkook. Sudah 100 kali Jungkook berusaha menyapa Hyorim dan sudah 100 kali pula ia diacuhkan. Hari ini jadwal pelajaran olahraga kelas Hyorim diubah karena Lee ssaem sedang bertugas ke luar kota dan kebetulan berbarengan dengan jadwal olahraga kelas Jungkook.

“Anak-anak, Hari ini pelajaran olahraga kelas 3-2 digabungkan dengan kelas 2-2 karena Lee ssaem sedang bertugas ke luar kota.” Seru Min ssaem. secepat kilat mata Jungkook mencari Hyorim.

‘dimana nunna’ Tanya Jungkook dalam hati.

“Yak ! Jeon Jungkook apa yang sedang kau cari ?” teriakan Min ssaem membuyarkan pencarian Jungkook.

“ah aniya songsaengnim” bantah Jungkook sambil mengeluarkan cengiran khasnya.

“baiklah kalau begitu. Sekarang kita bermain lempar bola saja.” Min ssaem mengambil bola basket yang tergeletak dilantai lalu melemparkannya ke arah Jung Hoseok.

Permainan bola dimulai semua siswa berlarian menghindari bola yang dilemparkan namun Jungkook masih tetap berdiri di tempatnya sambil terus mencari sosok Hyorim.

“kau mencari Hyorim kan ?” Jung Hoseok berdiri dibelakang Jungkook sambil menatap Jungkook sinis.

Jungkook mengabaikan perkataan Hoseok dan kembali focus mencari Hyorim.

“Yak ! dengarkan aku dia tidak akan kesini. Dia malas melihat wajahmu itu Jeon Jungkook”

“Apa maksudmu sunbaenim ?” kini Jungkook menatap tajam kearah Hoseok seperti ingin menikamnya.

“Hari ini aku akan menjadikannya sebagai milikku. Jadi kau harus menjauh dari Park Hyorim” Hoseok mengeluarkan smirk jahatnya sambil mendrible bola basket yang ada di tangannya.

Kali ini Jungkook mulai memanas tangannya mengepal bersiap memukul wajah sok Jung Hoseok itu.

Tiba-tiba pintu gedung olahraga terbuka Hyorim masuk ke gedung olahraga dan matanya langsung disambut oleh tatapan Jungkook. Jungkook mendekati Hyorim namun..

‘Duggg’ kepala Jungkook terkena bola basket yang dilemparkan dari belakang oleh Hoseok. Jungkook terhuyung kedepan. Hyorim berlari kearah Jungkook namun tiba-tiba pandangan Jungkook menjadi kabur lalu gelap.

***

“Yak ! Hyorim-ah aku tau kau sedang ada masalah dengan bocah itu kan. Hyorim-ah pertimbangkan lagi tentang perasaanku” Jungkook terbangun memegangi kepalanya ia samar-samar mendengar suara seorang namja di balik korden putih yang menghalanginya.

“maafkan aku Hoseok. Tapi aku benar-benar tidak bisa menerima perasaanmu” kali ini suara Hyorim yang terdengar di telinga Jungkook.

“kenapa ? apa kau sudah punya kekasih ?” Tanya Hoseok sedikit membentak. Hyorim tak menjawab.

“Hyorim-ah aku sudah mencintaimu 3 tahun. Aku sudah menyatakan perasaanku 3 kali. Apa kali ini kau juga akan menolakku ?” Hoseok menarik lengan Hyorim kasar dan menyeretnya kesudut ruangan.

“apa yang kau lakukan Jung Hoseok lepaskan aku” suara Hyorim bergetar ia tak sanggup menatap Hoseok dari jarak yang sedekat itu. Mata Hyorim berkaca-kaca.

“Jung Hoseok lepaskan dia” Jungkook berdiri dibelakang Hoseok tangannya menarik pundak Hoseok menjauh dari tubuh Hyorim.

“Yak Jeon Jungkook jangan ikut campur dalam masalah ini” teriak Hoseok sorot matanya tajam.

“hah. Kenapa aku tidak boleh ikut campur ? kau telah menyentuh kekasihku bagaimana bisa aku tidak ikut campur” Jungkook berkata sambil menatap Hyorim lalu ia menatap tajam kearah Hoseok. Hoseok yang mendengar kata-kata Jungkook malah mentertawakannya.

“Kau dan Hyorim berpacaran ? hey Jeon Jungkook seantero Seoul pun tau kalau kau dan Hyorim hanya sebatas sahabat. Jadi sekarang enyahlah” Hoseok menarik kerah Jungkook.

“Hentikan! Jung Hoseok! aku dan Jungkook memang sudah berpacaran jadi jangan ganggu kami,” Hyorim melepaskan tangan Hoseok dari kerah baju Jungkook.

“Jangan berkata yang tak masuk akal Hyorim-ah! bukankah kau sendiri yang berkata kalau Jungkook ini hanya sahabat masa kecilmu?”

“Lalu apa yang salah jika berpacaran dengan sahabat masa kecilku ?” kata Hyorim

“kau masih tidak percaya? akan kubuktikan padamu sekarang juga!” Hyorim menarik leher Jungkook yang memang lebih tinggi darinya dan mencium dalam bibir Jungkook. Lelaki itu hanya membeku menerima perlakuan Hyorim.

“apa kau masih tidak percaya?” Hyorim menyeringai seolah ia merasa puas telah menang dari Hoseok. Hoseok menatap Hyorim kesal lalu ia meninggalkan mereka berdua di ruang UKS.

“Nunna…” Jungkook masih belum percaya dengan apa yang baru saja ia alami.

“ah, Jungkookie mian…” Hyorim merasa bersalah sekaligus malu karena tanpa aba-aba langsung menyerang lelaki itu. Gadis itu hanya menunduk. Jungkook menarik Hyorim kedalam dekapannya. Gadis itu terkejut. Tapi tak menolak aksi yang diberikan Jungkook.

“Nunna sarangahae” Jungkook melepaskan dekapannya. Ia menatap dalam manic Hyorim. Mencoba memasuki hatinya dibalik kelam manic gadis itu. Hyorim menjinjitkan kakinya untuk bisa sejajar dengan wajah Jungkook.

“Nado..”

“Nunna apakah benar yang kau katakana waktu itu kalau ciuman pertamamu itu adalah Jung Hoseok ?”

“Bukan. Aku berbohong soal itu”

“Lalu siapa namja yang merenggut ciuman pertamamu dari ku ?”

“Kau..”

Chuup!

Kecupan singkat mendarat diujung bibir Jungkook. Gadis itu tersenyum jahil. Lagi-lagi dia berhasil mengerjai Jungkook.

“Nunna kau!” Hyorim berlari sambil menjulurkan lidahnya kearah Jungkook.

“Nunna, liat saja aku akan membalasmu!” teriak Jungkook sambil mengejar Hyorim yang berlari di koridor sekolah.

“Nunna …. Saranghae…..” teriak Jungkook

-Fin-

Gimana gimana cingudeul ? cerita asik gak ? Terimakasih banyak yah sudah menyempatkan untuk membaca hasil kerja otak saya yang lagi mengsle ini *plak*. Maafkan kalau ceritanya kurang menarik dan alurnya berantakan ditambah banyak typo yang bertaburan. Kritik dan saran akan membantu buat saya untuk menjadi author yang lebih baik lagi wkwkwk. Jangan lupa tinggalkan jejak yah. Gomawo *bow* J

About fanfictionside

just me

12 thoughts on “FF oneshot/ NUNNA SARANGHAE/ BTS-BANGTAN

  1. So sweeeeett pars la kenapa cast nya kudu jeonguk malah kalo cast nya jung hoseok lebih ngena but i like it so far NICEU! 👍

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s