FF/ NAUGHTY BOY/ BTS-RAINBOW/ pt. 6


Title                         :  Naughty Boy (part 6)
Author                    :  F.taehan
Genre                     :  Romance, AU, fluuf, school life, NC
Rating                     :  PG 18, R
Main cast               :  –  Jeon Jung Kook
                                     –  Kim Jaekyung
                                     –  Kim Seokjin
Length                    :  Sequel / Series
Disclamer              :  FF murni muncul dari otak author, no plagiarisme and dont be silent readers! Tinggalkan  jejak setelah membaca chingudeul. Author ga bertanggung jawab dengan readers yang masih dibawah umur nde, haha… Happy reading ^^
.
.
.

 
Review
 
“kami tidak bermaksud menganggap nuna seperti barang yang seenak nya bisa di milikki siapapun, hanya saja perasaan ku dan seokjin hyung terhadap nuna itu sama.. jadi harus ada pemenang di antara kami” jelas jungkook pada jaekyung.
 
“Aku kira kau akan memperjuangkanku dengan caramu sendiri jungkook-ssi, tapi ternyata kau tidak ada bedanya dengan pria yang tidak tau aturan! Apa kalian fikir pemenang dari perkelahian kalian itu, akan memiliki ku seutuhnya heum? Bagaimana jika kemarin seokjin oppa yang memenangkan perkelahian itu? APA KAU AKAN MENYERAHKANKU BEGITU SAJA DENGANNYA HUH !!” teriak jaekyung kemudian bergegas pergi meninggalkan jungkook.
 
 
.
.
.
 
JAEKYUNG POV
Hembus angin perlahan menyentuh kulit tubuhku dengan ganas, udara seoul malam ini terlampau dingin hingga terasa menusuk tulang keringku. Meninggalkan mantel tebalku di apartement jungkook memang pilihan yang bodoh.
“aaaaaahh.. kalau begini aku bisa mati kedinginan..”     terlihat kepulan nafas disetiap kalimat yang ku lontarkan, langkahku semakin lambat karna udara semakin membekukan tubuhku.
“YAK! PABO !! AYO CEPAT KEMBALI………”
kurasakan tubuhku terhuyung karna seretan seorang namja yang kini melingkarkan mantel tebalnya ditubuhku. Lengannya melingkar ditubuhku dengan erat menimbulkan kehangatan yang perlahan menjalar.
Ujung mataku menangkap siluet Jungkook yang masih berjalan pelan sembari merangkul ku hangat.
“AH.. PERCEPAT JALANMU PABO! KITA BISA MATI KEDINGINAN DI SINI..” terlihat jungkook sedikit meringis setelah mendengar teriakanku yang tepat di telinganya. Ku buang pandangan ku saat mengetahui jungkook menatapku tajam, sedikit kugigit bibir bawahku agar kekehan ku tidak terdengar oleh jungkook.
“AAAH JINJA… YEOJA INI MEREPOTKAN SEKALI” lirih jungkook pelan namun masih bisa terdengar olehku.
.
 
 
“lain kali jangan seperti ini lagi nuna, kau merepotkanku saja..” terdengar suara jungkook dari arah belakang ku, tanpa membalas perkataan jungkook segera ku nyalakan tv sesaat setelah kembali sampai di apartement jungkook.
“ahh.. udara malam ini benar benar dingin tidak seperti biasanya. Apa di luar akan terjadi badai? Waaah..”
Gumamku lirih sembari tetap fokus dengan acara tv yang menampilkan drama yang di bintangi idolaku, Rain.
“yak namjachingu ku! Kenapa wajahmu tidak setampan rain saja huh?” celetukku tiba tiba saat jungkook menyodorkan secangkir coffe panas untukku.
“mwo? Yak nuna! Bahkan aku ini lebih tampan dan menggoda di bandingkan idolamu itu!”
Bola mataku memutar setelah mendengar jawaban jungkook, ku hembuskan nafas panjang kemudian bersandar di dinding sofa sambil menyesap coffee panas yang cukup membuat tubuhku lebih hangat dari sebelumnya.
Beberapa saat semuanya terasa hening, aku maupun jungkook masih bertahan dengan kesibukkan dan pemikiran kami masing masing.
“umm tentang aku dan jin hyung, aku harap nuna bisa memaklumi.. jangan salah paham lagi nde..”
Kalimat jungkook berhasil memecah keheningan, ku lirik namja di sampingku yang kini mulai meletakkan kepalanya di pahaku sambil tertidur memejamkan matanya. Kini semburat merah sedikit menghiasi kedua pipiku.
Tak ada jawaban apapun yang keluar dariku, beberapa lama memejamkan matanya kini jungkook membuka mata dan menatap wajahku dari bawah dengan masih berada dalam posisi meletakkan kepalanya di pahaku.
“nuna..” panggilan jungkook dengan suara sedikit merengek berhasil membuat tawaku pecah. Sekilas aku berdehem dan menatap jungkook dengan eye smile yang khas.
“mwo?” sedikit ku condongkan wajahku agar mendekat kewajah jungkook, dengan jarak yang cukup dekat dari atas seperti ini bisa ku rasakan nafas jungkook yang berhembus pelan menerpa wajahku.
“aaah.. kau menggodaku? Jangan seperti ini nuna”    jari telunjuk jungkook terarah membuat jarak diantara wajah kami sedikit berjauhan.
“arraseo..” ku sibakkan rambutku yang tergerai menaruhnya disela sela telingaku, wajahku terangkat membuat jarak di antara wajahku semakin menjauh dari wajah jungkook. Belum sempat membuat jarak kami semakin jauh, tiba tiba jungkook menarik tengkuk ku dengan sigap membuat bibir kami saling menempel satu sama lain.
Ku katupkan bibirku agar jungkook tak memperdalam ciumannya semakin jauh, namun usahaku untuk menolak ciumannya lagi lagi gagal. Ringisanku muncul saat jungkook mengigit kuat bibir bawahku membuat nya berhasil melesakkan lidahnya dalam rongga mulutku dan mulai berperang di dalam sana.
Nafas kami sama sama terburu, jungkook masih menahan tengkukku kuat hingga perlahan tubuhnya beralih dari posisi tidurnya dipahaku menjadi duduk berhadapan denganku sambil memeluk dan menghimpit tubuhku di dinding sofa.
Ciuman jungkook kali ini terasa sedikit kasar dan terburu buru, bahkan rasa getir yang dirasakan saat berciuman karna bibir bawahku yang sedikit mengeluarkan darah tak membuat jungkook menghentikan ciumannya.
Ciumannya kini beralih menuju dagu dan leherku, ia menjilat dan mengigit kecil sambil membersihkan saliva yang sedikit tercecer mengalir ke leher jenjangku.
“aaah jeon jungkook… kau aaahh..” desahanku keluar tak tertahankan saat ia menggigit kecil di setiap inch kulit yang bibirnya lalui sambil meninggalkan banyak kissmark.
Di singkapnya bajuku kemudian mengusap perut datarku sediduktif mungkin sebelum akhirnya ciuman bertubi tubi melewati perut hingga ia tiba tiba meremas pelan salah satu payudaraku yang masih lengkap dengan pakaian.
“nunaa.. ah kali ini aku benar benar menginginkannya. Jebaaaaal….” aktifitas jungkook terhenti sesaat untuk menatapku dengan tatapan memohonnya.
“yak! apa kau mau yeojachingu mu ini lulus sebelum waktunya dari sekolah karna hamil terlebih dahulu huh! andwae! Jangan melebihi batas!”     tatapan jungkook kini berubah sarat akan kekecewaan, di hela nafas panjangnya kemudian kembali menciumku dengan tangan yang kembali meremas salah satu payudaraku pelan. Tangannya menyusup dibalik kaos yang ku kenakan, berusaha menjamah gundukan kenyal yang baru kali ini ia rasakan.
“whuaa.. terlihat indah”    lirih jungkook yang masih bisa terdengar olehku, segera jitakanku mendarat tepat di kepala namja yang kini tertawa menunjukkan deretan gigi putihnya.
“ah hentikan bermain main denganku jeon jungkook!”
Dorongan tanganku sedikit membuat jarak diantara tubuh kami, jungkook kini berpindah duduk disampingku sambil menjatuhkan kepalanya bersandar di bahuku.
“hampir satu tahun menjadi namjachingu nya, tapi kenapa belum pernah melakukan hal yang lebih dari ini.. aishh.”   Mataku mendelik saat mendengar jungkook menggerutu, kembali jitakanku terarah di kepala namja yang kini sudah menjatuhkan kepalanya di pahaku lagi.
“malam ini nuna menginap saja di sini, kau hubungi eomma dan bilang sedang menginap di tempat temanmu”     jungkook meraih jemariku dan mengaitkan jemarinya di sela sela jemariku sambil sesekali mencium punggung tanganku.
“bocah ini benar benar.. ah dasar bocah mesum!”
“yak! Nuna.. ini sudah larut malam, lagipula kau tau sendiri diluar sangat dingin. Aaah tenang saja kau aman denganku, aku tidak berniat memakan mu malam ini. rasanya aku juga sedang tidak berselera denganmu..”
Dengan sekali gerakan segera ku singkirkan kepala jungkook yang bersender di bahuku, langkahku beranjak meninggalkan jungkook.
“aaah aku lelah, aku tidur terlebih dulu!” langkahku beranjak menuju ke kamar jungkook, meski terselip rasa khawatir namun susah payah ku tepis pemikiran negatif  hal aneh tentangnya.
.
 
.
 
.
 
 
JUNGKOOK POV
 
 
Sinar matahari mulai membumbung dan terlihat menyelinap di sela sela tirai kamar, mataku mengerjap perlahan setelah sedikit terkejut melihat yeoja yang tengah tertidur pulas di sampingku. Ku amati dengan lamat setiap lekuk wajah jaekyung nuna yang terlihat cantik meski dalam keadaan tertidur seperti ini.
“aaaah apa yeoja ini memiliki magnet tersendiri? rasanya sangat nyaman saat disampingnya..”   jari telunjukku menyentuh pelan bibir merah jaekyung nuna. Terdengar leguhan jaekyung lirih, matanya sedikit terbuka kemudian kembali tertutup dan berbalik memunggungiku.
“daripada terus menerus menatapku, lebih baik kau bersiap ke sekolah!” aku sedikit berdecak saat jaekyung nuna kembali tertidur memunggungiku, segera ku raih selimut di tubuhnya dan berhasil membuat yeoja di hadapanku terbangun karna kesal.
“YAK JEON JUNGKOOK! AISHH KENAPA KAU TERUS MENGGANGGU KU EOH ?!” teriakan jaekyung nuna bergema mengisi sudut ruang kamar, yeoja itu menampilkan tatapan tajam kearah ku dengan masih duduk menyilang diatas ranjang. Aku terkekeh pelan dengan mendekatinya sambil menyodorkan selimut yang ku ambil sebelumnya.
“mengganggu apa? Niat ku baik karna membangunkanmu, bukankah hari ini kau juga harus kesekolah?”
Terlihat jaekyung memutar kepalanya malas dan bersiap untuk menjatuhkan tubuhnya lagi untuk kembali tidur, dengan sigap ku tarik tangan jaekyung nuna kemudian melumat bibir jaekyung singkat.
“YAK! AH BOCAH INI BENAR BENAR….”
setelah melepas lumatanku di bibir jaekyung nuna, segera langkahku berlari meninggalkan yeoja yang kini berteriak frustasi karna kesal.
.
 
.
 
.
 
JAEKYUNG POV
 
Pagi ini senyumku mengembang dengan sempurna karna kilas bayangan wajah jungkook terus menerus tergampar jelas dibenakku. langkahku terhenti secara tiba tiba saat mendapati Seokjin oppa tepat berada dihadapanku dengan tatapan dinginnya, tubuhnya terlihat berantakan menampilkan banyak luka yang masih sedikit mengucurkan darah segar di beberapa titik. Mataku terarah mengikuti tubuh seokjin oppa yang berjalan terhuyung melewatiku begitu saja tanpa memandangku. Tubuhku berbalik menatap punggung seokjin oppa yang tetap dengan langkahnya meninggalkanku tanpa memandang ke belakang, rasa cemas terhadap seokjin oppa kini terselip mengganggu fikiranku.
“Jaekyung nunaaaaaa…..” tubuhku segera berbalik setelah mendengar suara yang begitu ku kenal
“bagaimana kalau hari ini kita membolos saja? Hari ini kita berkencan saja nuna, eothokhe?”
Tanganku terangkat berniat mendaratkan jitakanku pada jungkook seperti biasa, namun jungkook segera menghindar dengan cepat lalu dengan sekali gerakan ia mengecup pipiku singkat.
“YAK! Dasar bocah tidak tahu aturan!” dengan menggerutu kini langkahku mulai menjauh meninggalkan jungkook.
“aaah baiklah, kita bisa kencan lain waktu.. saranghae jaekyung nuna!” teriakkan jungkook tedengar menggelitik di telingaku, langkahku tak berhenti hingga kini aku benar benar meninggalkan jungkook dan sampai dalam ruang kelas.
Tatapanku langsung terarah pada seokjin oppa yang kini tengah fokus dengan earphone di telinganya.
“apa kau sedang dalam masalah?” ku lepaskan earphone yang terpasang ditelinga seokjin oppa dan membuatnya kini menatapku sekilas namun kembali fokus dengan earphonenya.
“aku tau kau sedang tidak mendengarkan music oppa.. jadi berhenti berpura pura!” kembali ku lepaskan earphhone seokjin oppa dan membantingnya di atas meja.
Seokjin oppa terlihat memejamkan matanya karna geram kemudian berdiri menatapku tajam.
“kau kira kau siapa? Bisa bisanya kau bersikap seperti ini denganku huh!”
Seakan terhempas oleh badai, kini tubuhku melemas seketika setelah seokjin oppa menggucapkan kalimatnya dan berlalu begitu saja.
Lagi lagi tubuhku berbalik menyaksikan kepergian seokjin oppa yang terlihat aneh dengan sikapnya, bahkan keterkejutanku tidak cukup sampai di sini.. mataku membulat setelah melihat seorang yeoja berseragam berambut hitam lurus kini masuk dalam pelukan seokjin oppa dengan mesra.
“uuuh yeojachingu seokjin oppa? jinjja? Aaah mana mungkin? sebelumnya oppa tidak pernah menceritakan hal seperti itu denganku..” gumamku sembari duduk menanti bel pelajaran pertama dimulai.
.
 
.
 
Berkali kali ujung mataku kembali terarah pada bangku seokjin oppa yang sudah 4 jam mata pelajaran ini kosong, sampai saat  ini seokjin oppa masih belum kembali setelah sedikit bertikai denganku pagi tadi.
Jemariku menari dengan lincah untuk mengirim pesan singkat pada seokjin oppa, kaki ku bergerak tak karuan karna cemas.
Lama menunggu namun tetap tak ada balasan pesan singkat dari seokjin oppa, segera kuputuskan untuk mencari keberadaan seokjin oppa yang sebenarnya.
“umm seongsanim.. aku meminta ijin untuk ke uks karna tidak enak badan”
Senyum tipisku sedikit tergambar setelah park seongsanim meng-iya kan permintaanku, dengan langkah yang di buat buat layaknya orang sakit pada umumnya kini aku mulai meninggalkan kelas dengan mudah.
Pandanganku mengedar di setiap sudut ruang hingga siluet seokjin oppa berhasil terlihat.
Ekspresi keterkejutanku kembali muncul saat seokjin oppa terlihat tengah berciuman dengan yeoja yang pagi tadi ku lihat menghambur mesra dalam pelukan seokjin oppa.
-Sreeeeet-     kurasakan tubuhku terseret ke belakang dan berbalik menatap dada bidang jungkook yang kini memelukku.
“jangan melihat ke belakang nuna…” suara lembut jungkook berhasil menghentikan niatku untuk kembali berbalik menatap adegan seokjin oppa bersama yeoja itu.
Lama waktu berselang kini jungkook mulai melepaskan pelukannya dan menatapku yang masih tertunduk.
“aku tau kau menyukai seokjin hyung.. maka dari itu jangan pernah melihat ke belakang” kini jungkook mencengkram tanganku dan menyeretku untuk mengikutinya.
“tidak! Bukan begitu kookie, aku.. aku hanya….”  kalimatku tiba tiba terhenti saat jungkook menghentak dan menghimpit tubuhku berusaha memperkecil jarak di antara kita.
“hanya apa? Nunaa… aku tau kau menyukai seokjin hyung! Itu kenapa aku tidak suka kau selalu berdekatan dengannya!” jantungku berdebar dengan cepat saat jungkook mulai menguatkan cengkramannya di lenganku, mataku tertutup rapat saat jungkook mendekatkan bibirnya dengan perlahan.
Kurasakan cengkraman jungkook mulai mengendur kemudian terlepas begitu saja,
“mian.. aku masuk ke kelas dulu….” raut kekecewaan terlihat jelas dari tatapan jungkook, ia mengurungkan niatnya untuk menciumku kemudian berlalu begitu saja meninggalkanku yang kini terduduk lemas di atas lantai.
“gwaechana ?” terlihat seseorang tengah mengulurkan tangannya ke arahku, senyumku memudar saat mengetahui uluran tangan di hadapanku bukan milik jungkook melainkan jimin sahabat jungkook.
“umm.. gomawo jimin-ssi”
JIMIN POV
 
Sedikit ku naikan alis saat mengamati jaekyung nuna yang terlihat limbung dengan langkahnya.
“yak! Jaekyung nuna…” dengan sekali gerakan ku tangkap tubuh jaekyung nuna yang tiba tiba saja melemas dan pingsan.
“nuna.. sadarlah” ku bopong tubuh ramping yeoja yang kini masih belum sadarkan diri ini.
.
 
.
sembari menopang dagu kini ku amati tiap lekuk wajah jaekyung nuna yang masih terbaring di dalam ruang uks, Ujung bibirku sedikit terangkat menampilkan seringaian setelah berfikir dengan keras.
“ternyata kau memang sangat cantik nuna.. pantas saja jungkook & seokjin hyung menyukaimu..”
-Braaaaaak- “apa yang terjadi?” suara tak asing tiba tiba muncul dari belakang tubuhku, mataku kini menatap seokjin hyung yang tengah berdiri di balik pintu uks.
“keluarlah.. aku akan menjaga jaekyung disini!” tangan seokjin hyung tergerak memerintahku untuk pergi, dengan sedikit menunjukkan seringaian langkahku kini berjalan santai meninggalkan seokjin hyung yang tengah menatap jaekyung nuna cemas.
 
 
To be continue…
 
 
*Note  : Annyeong chingudeul~ gomawo yang udah baca ff author, di sini author masih baru dalam dunia per’fanfictionnan (?) jadi masih belum bisa menguasai tata bahasa, juga belum bisa dapet feel yang ngena banget di hati. Tapi disini author akan belajar lebih banyak lagi, maka dari itu kritik,saran dari para readers sangat author butuhkan ^_^ tunggu part selanjutnya nde
(F. Taehan)

About fanfictionside

just me

12 thoughts on “FF/ NAUGHTY BOY/ BTS-RAINBOW/ pt. 6

  1. jungkook nya nakal bgt udh minta lebih aja ><
    jaekyung kenapa? eh itu jimin gak berniat suka sama jaekyung kan? trs kmna jungkook kok yg dtng malah jin sih…mereka jgn bertengkar lg dong
    next nya aku tunggu ya ^^

  2. dikira bakal ada scene NC nya yg bener-bener Getoh, di capt selanjut nya adain scene NC nya yak thor, so far NICEU 👍

  3. aku kira ff nya blm di update -3- ternyata udah hihi:3 lanjuttt thhoooorrrrrr ff nya daebak:3
    harusnya jungkook yg menjaga jaekyung-3- bukan seokjin:(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s