FF/ YOU/ BTS-BANGTAN/ pt. 1


Title                 : You pt.1

Author             : JJS ( Freelance )

Rating              : PG-15

Genre              : School-life, Romance, Comedy, dll (liat next aja ya..)

Length             : Chaptered

Cast                 :

  • Park MinJi (OC)
  • Park MinAh (OC)
  • Kim Taehyung
  • Jeon Jungkook
  • Kim Sumin
  • Other cast

Maaf, Ini cuma FF abal-abalan. Ini FF pertama saya, dimohon kritik dan saran ditulis di komentar(?). Maaf kalo banyak typo dan cerita udah mainstream. Jangan lupa Komen ya..

 

YOU

@ Bidan, Pinggiran kota Seoul.

Terlihat seorang pria didepan salah satu ruangan di rumah sakit terkenal di daerah Seoul dengan kedua tangannya mengepal di depan wajahnya.. Berdoa.. ya itu yang ia lakukan sekarang untuk keselamatan istri tercintanya.. “Bertahanlah sayang.. Aku yakin kau bisa..” ujarnya di dalam hati.

 

Beberapa jam kemudian..

            “Selamat, bayi anda perempuan……. Kembar” ujar seorang dokter yang baru saja keluar dari ruangan tersebut. Dan sang calon ayahpun, atau lebih tepatnya sekarang telah menjadi ayah.. maksudku sang ayah dari anak kembar tersebut, ya.., Park In Guk, menangis haru.. “lalu, bagaimana keadaan istri saya, Dok?” Tanya nya ragu. Raut wajah sang dokterpun berubah.. “Maaf tuan, istri anda tak dapat diselamatkan lagi” ujar sang dokter dan berlalu begitu saja tak mengerti apa yang dirasakan Park In Guk sekarang.. Ia menangis tersedu-sedu. Bukan tangis haru bahagia, melainkan tangis sedih karena kehilangan orang yang dicintainya.

Aku senang aku telah memiliki anak… tetapi, kenapa kau malah pergi meninggalkanku? Kita telah berjanji akan merawat anak kita dengan baik, perhatian, mengajaknya bermain bersama saat musim semi.. tapi, mengapa….

 

 

YOU

17 tahun kemudian..

 

Nona.. cepat bangun, sebelum kalian terlambat.” Ujar sang pelayan sambil menggoyang-goyangkan kedua nonanya yang masih berada di dalam mimpi. “Non-…” ucap sang pelayan terpotong ketika melihat sang majikan-tuan- dating memasuki kamar kedua anak kesayangannya tersebut. “Sudah, saya saja yang membangunkannya Kim Ahjumma” ujar sang tuan. “Maaf tuan, tapi jangan panggil saya Ahjumma karena saya lebih muda daripada tuan. Cukup panggil saya Nona Kim.” Candanya. Sang tuan-Park In Guk- terlihat sedang memperhatikan penampilan sang pelayan dari ujung kaki hingga ujung rambut. Cantik..pikirnya. “Baiklah, Nona Kim”. “Baik, tuan.” Ujar sang pelayan seraya keluar meninggalkan kamar sang anak kembar tersebut dengan wajahnya yang merona-meskipuntidak ada yang melihat-.

Minji-ah, Minah-ya.. Cepat bangun!” ujar sang ayah dingin.

“Sebentar, appa. Aku sedang mimpi mencium pangeran tampan.. mumumu” ujar mereka berdua-sang anak kembar- berbarengan. Park In Guk hanya bisa melihat kelakuan kedua anaknya dengan terkekeh kecil. “Pangeran tampan apanya? Buka lah mata kalian dan lihatlah siapa pangeran tampan kalian berdua. Dan segeralah mandi agar tidak terlambat di hati pertama kalian di sekolah baru.” ujar sang Ayah seraya meninggalkan kamar kedua anak kembarnya.

Setelah mendengar kata-kata dari sang ayah, kedua anak itupun mmembuka matanya dengan cepat. Dan,, betapa terkejutnya mereka “YAK! Apa yang telah kau lakukan padaku??!!!” teriak Minah kesal. “Seharusnya aku yang bertanya seperti itu??!! Kau telah apakan aku??!!” Teriak Minji lebih kencang.

Kalian tahu? Posisi mereka tadi? Ya.. mereka berpelukan dengan wajah yang sangat dekat. Dan ingin mencium bibir masing-masing-yang mereka anggap pangeran-. Sang ayahpun yang mendengar teriakan mereka berdua dari bawah hanya tersenyum tipis. Beda halnya dengan sang pelayan, sang pelayan langsung berlari hendak menaiki anak tangga, tetapi digagalkan karena Park In Guk menahan tangannya sambil berkata “Jangan ganggu mereka, Nona Kim. Biasa, anak muda.” Ucap Park In Guk tanpa melepaskan genggaman tangannya pada pelayan mereka. Sang pelayan pun hanya tersenyum kikuk sambil menundukkan wajahnya agar rona merah diwajah nya tidak terlihat.

Park In Guk yang hanya bingung melihat tingkah laku sang pelayanpun heran, “Kenapa, Nona Kim?” sambil menatap sang pelayan. “Ma-maaf, tuan.” Jawab sang pelayan sambil berusaha melepaskan kedua tangannya yang digenggam erat oleh sang tuan. Park In Guk yang mulai mengerti keadaan pun segera melepaskan genggaman tangannya “Oh, mian” ucapnya dingin.

Sedangkan didalam kamar..

“Yak! Yasudah daripada kita teriak terus menerus, lebih baik kita mandi sebelum ayah nanti memarahi kita.” Ujar Minah. “Baik, kita lanjutkan nanti saja” jawab sang kakak-Minji-. Dan mereka pun masuk ke kamar mandi dan segera bersiap siap untuk hari pertama mereka disekolah. Untung saja ayah mereka-Park In Guk- memberi 2 kamar mandi di kamar mereka, jadi tidak perlu repot untuk berebut kamar mandi

Setelah sekitar tiga perempat jam mereka habis kan untuk menyiapkan segara peralatan untuk sekolah dan lain-lain. Dan tadipun ada saja yang mereka permasalahkan, seperti memperebutkan penghapus, pulpen, tas sekolah, sepatu, kunciran, dll. Ada saja yang mereka perebutkan, padahal jam masih menunjukkan pukul 06.15 KST, dan sekolah akan dimulai pukul 07.00 KST. Tapi mereka tidak tau menau keadaan jalan raya kota Seoul sekarang, bukan?

Setelah berkutat dengan permasalahan yang mereka perbuat dirumah pagi ini, mereka pun turun kebawah untuk sarapan. Dimeja makan, sudah terlihat ayahnya sedang menghabisakan sarapannya dan sesekali mengecek handphone nya. Dan terlihat juga Kim Ahjumma yang sedang membersihkan alat-alat yang ia gunakan untuk memasak.

Gutten Morgen, appa” ujar sang adik-Minah- seraya mencium pipi ayahnya. Sedangkan Minji? Ia hanya mengucapkan “Pagi” dan langsung menghabiskan semua sarapannya. Ya… meskipun mereka berdua memiliki wajah yang lumayan mirip, tetapi sifat dan sikap mereka berbeda.

Park MinJi seorang anak yang 1 menit dilahirkan sebelum adiknya-Park Minah-. Minji termasuk anak yang tomboy, nakal, keras kepala, tidak mau diatur, dan lain-lain. Saat SMP pun ia pernah mendapatkan julukan Bad Girl bukan dalam arti bad girl tanda kutip. Melainkan ia sering sekali membolos, meskipun membolosnya ke perpustakaan-_-“. Meskipun begitu, ia termasuk anak yang pandai dan berbakat. Ia berbakat dalam hal sepak bola, basket, dan bermain gitar.

Sedangkan Park MinAh seorang anak yang 1 menit dilahirkan setelah kakaknya-Park MinJi-. Berbeda halnya dengan Minji, Minah termasuk tipikal anak yang feminim. Ia suka menyanyi, bermain piano, fashion show, dan yang berhubungan dengan feminim. Minah juga termasuk anak yang pandai, meskipun ia selalu 1 peringkat dibawah Minji-kakaknya-.

YOU

Terlihat mobil Alphard hitam terpakir indah di salah satu sekolah yang sangat terkenal di Seoul, bahkan di Korea Selatan, Pyeonggok High School. Ya, hampir seluruh warga Korea Selatan ingin memasuki sekolah tersebut. Tapi apa daya, mereka tidak bisa membayar sekolah dan semua kebutuhan mereka.

“Wah.. Appa.. Jinjja kita berdua akan bersekolah disini? Sekarang?” teriak Minah sangat antusias yang berhasil membuat hampir seluruh mata menuju padanya. “Kau memalukan” ucap Minji to the point. “Mian..” ucapnya seraya berjalan menundukkan kepalanya. “ssttt.. Minji.. bisakah kau ubah sikap dingin dan cuek mu itu? Dia itu adik mu.” Ujar ayahnya seraya menenangkan Minah yang sudah mulai terisak. “Ya, maaf minah-ya” ujar Minji malas sambil mengulurkan tangannya. Minji yang mendengar ucapan permintaan maaf kakaknya pun segera memeluk kakaknya-Minji­- tanpa mengucapkan kan sepatah katapun. Minji pun terpaksa membalas pelukan sang adik. “Ya, ya, sudah.. Uljima” ucapnya. “Ne” jawab Minah semangat. Minji pun bingung sambil bergumam ‘aneh’..

 

YOU

Bel tanda dimulainya pelajaran pertama dihari itu sudah bunyi beberapa menit yang lalu. Tetapi kedua anak kembar itupun masih enggan untuk masuk. “Wae..?” Tanya sang ayah. “Ani ayah.. Baik ayo kita masuk.” Ucap Minah semangat. Sedangkan Minji? Hanya diam.

Suasana didalam kelas…

            “Baiklah anak-anak, hari ini kita kedatangan murid baru. Ayo, silahkan masuk” Ujar songsaenim dan merekapun masuk, bukan, bukan mereka, melainkan Minah. Dengan gembiranya Minah masuk ke dalam kelas dan memamerkan sederetan gigi kelincinya yang indah. Dan para namja yang awalnya tidak peduli dengan kedatangan murid baru-yang mereka kira culun-,sekarang berubah drastis. Wajah mereka berseri seri melihat sesosok wanita,ani, bidadari yang jatuh dari kayangan. Berbeda halnya dengan bidadari di film film. Biasanya mereka-bidadari- memakai bakhota peri atau sebagainya, tapi ini berbeda dengan memakai bandana berwarna pink cerahpun, bidadari ini terlihat lebih cantik. Terkecuali satu namja yang tidak peduli dengan anak baru itu, mau cantik ataupun culun. Karena menurut dia, semuanya sama saja.

Mata Minah dengan isengnya melihat-lihat ke seluruh penjuru kelas. Dan dia melihat seorang namja yang sedang membaca komiknya di pojok kelas. Tampan.., batin Minah.

“Perkenalkan dirimu” ujar sang songsaenim.

“Anny-…” ucapnya tertahan ketika mendengar suara ketukan pintu. “Silahkan masuk” perintah songsaenim. Karena ucapannya disela oleh orang lain, ia pun ikutan menengok untuk melihat siapa yang berani telah memotong pembicaraannya.

Perlahan…

Perlahan..

Perlahan tapi pasti pintu itu terbuka. Songsaenim pun kaget. Karena para murid yang bingung mengapa gurunya itu kaget, para muridpun penasaran dan keadaan kelas pun menjadi gaduh.

Siapa yang dating?’ seorang murid menanyakannya ke murid yang duduk disampingnya.

Dan terdengar bisikan bisikan lainnya seperti..

‘Memangnya siapa yang dating sih?’

‘Aku penasaran’

‘Oh god, please. Don’t make me mati penasaran in here’

Dan sebagainya.

Berbeda halnya dengan murid yang lain. Park Minah malah tersenyum melihat siapa yang datang.

Perlahan tapi pasti Park Minji masuk ke dalam kelas. Keadaan kelas yang sebelumnya gaduh, mendadak menjadi sepi. Bagaimana tidak, yang masuk ke dalam kelasnya adalah seorang yeoja yang tomboy. Berpenampilan tidak rapih, rambutnya dikuncir kuda asal, lengan bajunya dilipat keatas, dan memakan permen karet, ya, dia.. Park Minji.

Dan terdengar lagi bisikkan seperti..

Apa-apaan dia, kembar tetapi berbeda..’

‘Ya, cantikkan yang feminism itu’

‘Woahh, keren sekali penampilannya! Daebakk!!’

Ya, seperti itulah bisikkan mereka. Ada yang suka, dan ada yang tidak.

Terasa sadar dari kekagetannya, songsaenim pun menyuruh mereka berdua memperkenalkan diri mereka.

Gutten Morgen All.. Annyeong, naneun Park Minah imnida. Bangapseumnida.. Ohiya, kalau kalian ada yang ingin meminta nomor ponsel ku, ini aku beri..” ujar Minah pede seraya menulis kan nomor ponselnya di papan tulis. Dan keadaan kelas menjadi riuh kembali dikarenakan para namja dengan cepat dan tidak sabaran berebut untuk mendapatkan nomor ponselnya. Minah pun tersenyum tipis.

“Semua balik ke tempat masing-masing!” Teriak sang songsaenim. Baiklah Minah-ssi terima kasih. Dan kau, perkenalkan dirimu.”lanjutnya.

Park Minji.” Ujar Minji singkat, padat, dan jelas.

Dan semua murid pun dibuat menganga oleh kata kata Minji barusan. Sangat singkat, padat, dan jelas. Beda halnya dengan seorang namja.. Kim Taehyung.

 

KIM TAEHYUNG POV

Gutten Morgen All.. Annyeong, naneun Park Minah imnida. Bangapseumnida.. Ohiya, kalau kalian ada yang ingin meminta nomor ponsel ku, ini aku beri..” ujar seseorang-muridbaru,Minah- dengan sangat pedenya seraya menulis kan nomor ponselnya di papan tulis. Dan keadaan kelas menjadi riuh kembali. Cih, menjijikan.. Dia pun tersenyum tipis sambil menatapku. Senyuman apa itu, cih.. batinku. Aku pun segera melanjutkan kegiatan membaca komikku yang tadi sempat tertunda. Dan tidak peduli lagi dengan keadaan sekitarku, aku janji.

“Semua balik ke tempat masing-masing!” Teriak songsaenim. Baiklah Minah-ssi terima kasih. Dan kau, perkenalkan dirimu.” lanjutnya.

Park Minji.” Ujar seseorang singkat, padat, dan jelas.

Dan semua murid pun dibuat menganga oleh kata kata nya barusan. Aku pun penasaran siapa yang bersikap dingin disini kecuali aku.. Ku alihkan pandanganku lagi kedepan dan melihat seorang yeoja dengan rambut dikuncir kuda asal, bajunya tak rapih, dan sedang mengunyah permen karet dihadapan semua murid dan juga songsaenim didepan.

Ku perhatikan penampilannya dari atas sampai bawah.. terus menerus.. Ku simpulkan, Bad Girl..

                                    Menarik…

TBC

 

Maaf kalau FF nya pendek, kurang jelas dan aneh. Kata kata nya kurang bagus, mungkin. Tapi makasih banyak yang udah sempetin baca FF aku ini. Maklumin ya, FF pertama. Kritikan dan saran diterima.

DON’T FORGET TO COMMENT..

About fanfictionside

just me

8 thoughts on “FF/ YOU/ BTS-BANGTAN/ pt. 1

  1. minji ama taehyung titik/? aih suka karakternya minjiiii wakakak. minah terkesan kelewat feminim malah keliatan sok manis /digampar😄
    bagus2. aku nyari ff kaya gini nih wkwk

  2. meskipun pendek asik ceritanya ~ lanjut lanjut ! park minji sma taehyung cocok kek ny :v duh ff ny tipe aku bgt ini /? /kisseu author ny/😄 di tunggu kelanjutan nya yanq/?

  3. Yaya aku suka minji ama taehyung.. fix nggak boleh diganggu gugat..
    Minah yg bener aja perkenalan pake acara ngasih no hp
    Ditunggu next chapnya.. Fighting!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s