FF/ I NEED YOU…!!!/ BTS-BANGTAN/pt. 1


Tittle: I Need You…!!! [chapter 1] || Author: Lisa Kim @LisaKim0403 (Author Freelance) || Genre: Romance, Friendship, School life, AU || Main Cast: Nam Sohyun (OC), Kim Seokjin (BTS), Min Yoongi (BTS) || Other Cast: Nam Woohyun dan Kim Sunggyu (INFINITE), Jung Hoseok, Park Jimin (BTS) and others || OC’s: Lee li aa, Kim Na Rim, Shin Minah || Rating: T || Length: Chaptered

 i-need-you-for-lisa-kim

Disclaimer

FF ini murni hasil karya aku. OC’s dan Semua yang ada dalam FF ini milik aku kecuali Cast.

A/N

Ini FF pertama aku jadi aku yakin se-yakin-yakinnya di FF ini pasti buanyakkkk banget kekurangan di sana sini, jadi harap maklum yaa.heheh dan dibutuhkan banget kritik dan saran dari kalian…Gamsa *bow*

FF ini sebelumnya udah pernah Author post di Blog sejenis blog ini. jadi, kalau kalian nemu FF ini di lain tempat itu gak ada unsur palagiat selama Authornya masih Lisa Kim istrinya Kim Seokjin, selingkuhanya Min Suga, pacarnya Jung Hoseok, TTM-nya Rapmon, Noonanya Jimin Taehyung dan Jungkook ß Ini apa? kekekekekeke intinya perhatikan nama Authornya.

Okesipp itu aja… Kalau banyak Typo harap maklum.hhe…

Happy Reading ^_^

Summary:

“Mianhae Sohyun-ah, Jeongmal mianhae,”

-Kim Seokjin-

###

Author Pov

“Yya, Nam Sohyun pplli…..!!!” seru seorang namja tampan keras. ia baru saja selesai mengikat tali sepatunya dan terus menerus mengarahkan pandangan matanya kearah lantai dua rumahnya.

“Ne..Oppa tunggu sebentar!” Sahut seorang yeoja dari arah lantai dua.

Namja itu hanya bisa menghelan nafasnya panjang melihat kebiasaan adik semata wayangnya itu.

15 menit kemudian….

berulang kali namja yang sedang duduk menunggu adiknya itu melirik cemas kearah jam tangan hitam miliknya.

“Aish…anak itu jincaa…” keluh namja itu sedikit kesal.

“Yya….Nam So…” namja itu tidak melanjutkan kalimatnya ketika ia merasakan ponsel disaku celananya bergetar. menandakan ada sebuah panggilan masuk untuknya, dan dengan cepat ia mengambil ponselnya dan melihat nama Son Dongwoon tertera di screen ponselnya.

yeobseo..”

“…..”

“ahh.. ne araso araso,aku berangkat sekarang….keuno,” ucap namja itu dan mengakhiri panggilan teleponnya.

“Sohyun-ah, Oppa sudah benar-benar terlambat. Oppa berangkat duluan yaa? kau pergi naik bus saja hari ini, mianhae dongsaeng-ah…..oppa pergi!” Namja itu segera menggambil kunci mobilnya dan tanpa menunggu jawaban dari Sohyun namja itu langsung bergegas keluar rumah menuju mobilnya.

“YYA…Oppaaaaaaaaaa Chamkkamannnn…!!!”

~Nam Sohyun Pov~

“YYA…Oppaaaaaaaaaa Chamkkamannnn…!!!” Aku bergegas keluar dari kamar dan segera berlari menuruni anak tangga.

Namun….

*Brukkkk..*

“huaaaaaa… Appoooo,” teriakku menahan rasa sakit dilututku yang baru saja mendarat dengan mulus dilantai setelah kakiku kehilangan keseimbangan saat menginjak dua anak tangga terakhir.

“appooo..” ringisku lagi. aku berusaha berdiri dan dengan berlahan-lahan berjalan untuk mengejar Oppaku itu.

“Oppaaaaaaaaaaaa…!!!” teriakku frustasi ketika melihat mobil sedan hitam milik Oppa baru saja keluar dari gerbang rumah dan nampaknya si empu-nya mobil itu tidak mendengar teriakanku, karena tidak ada tanda-tanda mobil itu akan kembali.

“Yya…Nam Woohyun Oppa pabooooo..!” makiku kesal “Tidak bisakah dia menungguku sedikit lebih lama? dasar Oppa menyebalkan…..lihat saja nnti akan aku laporkan kelakuanya pada Eomma dan Appa nanti…huh,” rutukku.

Aku benar-benar kesal sekarang. Hari ini aku terpaksa harus berjalan sampai ke halte bus. yaa memang tidak terlalu jauh.. tapi jika dilihat dari kondisi lututku yang terasa nyeri pasca terjatuh tadi jalan yang tidak seberapa jauh itu akan terasa jauh…..ahhh menyebalkan. Tapi apa boleh buat hanya itu satu-satunya cara agar aku bisa berangkat ke sekolah.

hemmm…baiklah, sebaiknya aku mulai berjalan sekarang.

***

~Author pov~

Dengan berlahan Sohyun melangkahkan kakinya menyusuri trotoar jalan menuju halte bus yang jaraknya sudah tidak seberapa jauh “Eoh…itu busnya,” pekiknya ketika dia melihat sebuah bus berhenti dihalte. Sohyun segera berlari mengejar bus tersebut tanpa memperdulikan lututnya yang sebenarnya masih sedikit terasa nyeri, yang ada dipikiran Sohyun saat ini adalah dia harus sampai halte sebelum bus itu pergi.

“Sebentar lagi,” Ucapnya semangat saat ia sudah semakin dekat dengan bus tujuanya itu. Namun…

*Brukkkkk…*

~Nam Sohyun pov~

Tubuhku kehilangan keseimbangan dan dengan sekejap tubuhku sudah bersimpuh ditrotoar jalan…….huaaaaaa daebak kesialan apa lagi yang aku alami hari ini? aku yakin aku baru saja menabrak seseorang yang baru turun dari bus dan eoh andwaeeee…busnya…busnya sudah pergi…Andwaeeee….!!!

“Aish jincaa…” keluhku kesal.

“Mianhae Agassi, Neo Gwenchana?”

Aku melihat seseorang mengulurkan tangan kanannya kearahku. dari suaranya aku yakin dia seorang namja muda dan ingin rasanya aku memakinya atas apa yang terjadi sekarang. Egois memang…karena tabrakan ini terjadi bukan sepenuhnya kesalahanya.

ahh tapi aku benar-benar kesal dan butuh seseorang untuk melampiaskan kemarahanku ini……dan namja ini-lah yang akan menjadi sasaran kemarahanku…hha. aku menyeringai kecil dan dengan cepat aku mengalihkan pandangan mata membunuhku ke arah namja itu dan…….Omo Neomu Kyeopta. pikiran itu terlintas begitu saja ketika kedua mataku sudah seutuhnya menatap namja didepanku ini. ia menundukan sedikit badannya dan menatapku cemas dan dengan sekejab tatapan membunuhku berubah menjadi tatapan terpesona.

“Agassi kau baik-baik saja?” Tanya namja itu lagi dan membuatku langsung tersadar dari keterpesonaanku.

“Eoh…” hanya kata itu yang dapat keluar dari mulutku. Namja didepanku ini langsung meraih tanganku dan membantuku berdiri.

“Gwenchana???” ulang namja itu lagi setelah ia berhasil membantuku berdiri. ia masih menatapku dengan cemas.

“eoh…nan gwenchana,” kataku akhirnya dengan senyum termanisku.

“Jeongmal mianhae Agassi, kau jadi tertinggal busnya,”

“ne? ahh…aniya….ini salahku, aku yang terlalu terburu-buru dan tidak memperhatikan jalan. Mianhae..” aku melihatnya tersenyum. ahhhh manisnya…

“ahh ne perkenalkan aku Min Yoongi, ” dia mengulurkan tangan kananya kearahku lagi. kali ini bukan untuk membantuku berdiri, tetapi untuk mengajaklu berkenlan….jincaa? huaaaa daebak daebak daebak……mimpi apa aku semalam sehingga aku bisa bertemu dengan namja manis ini? Ternyata hari ini bukan hanya hari sialku tetapi hari keberuntunganku juga…assa. Ahh matta aku harus segera membalas uluran tanganya.

“aku Nam Sohyun,” ucapku dan membalas uluran tanganya. lagi-lagi namja bernama Min Yoongi ini tersenyum manis kearahku sembari menggangguk-anggukan kepalanya pelan…..so cuteeee.

“ahhh, cham Sohyun-ssi apa kau bersekolah di Seoul High School?” tanyanya sambari memperhatikan seragam sekolahku.

“iya benar, kenapa?”

“aniya, geunyang aku….”

“Chagiaaaaaaa…!” ucapanya berhenti ketika seorang namja dengan keras memanggilku ‘chagiaaa’ dan oh namja itu langsung saja merangkul pundakku seenaknya.

Aku sudah sangat kenal dengan suara itu dan kenapa namja ini selalu datang dimoment seperti ini? huaaaaaaaa…….

“kau disini rupanya,” namja disampingku ini tersenyum manis kearahku tanpa memperdulikan tatapan kesalku.

“eoh, geu namja nugu?” tanyanya lagi, setelah ia menyadari seorang namja sedang menatap bingung kearah kami.

“emm..aku hanya seseoang yangi tidak sengaja bertabrakan dengan nona ini tadi,” jawab Min Yoongi. aku melihatnya tersenyum kikuk.

“uwwaahh jincaa?” namja disampingku ini tertawa garing. ingin rasanya aku membekap mulutnya nya itu…….aaargghhh…“Aku rasa menabrak orang sudah menjadi kebiasaan nona muda Nam ini, bukan begitu Sohyun-ssi?” aish…sungguh ingin rasanya aku mencabik-cabik wajah namja menyebalkan ini.

Aku melihat Yoongi hanya tersenyum mendengar ucapan namja disampingku ini, entah apa yang sekarang sedang dipikirkan Yoongi tentangku, yang pasti ucapan dari namja bersuara cempreng disampingku ini sudah sedikit membuatku terlihat jelek..ck

“kalau begitu aku permisi dulu. sekali lagi aku minta maaf untuk tabrakan-nya tadi Sohyun-ssi,” aku hanya bisa tersenyum membalas ucapan Yoongi. Perasaan bahagiaku tadi seketika berubah menjadi kesal karena kehadiran namja yang masih asik merangkul pundakku ini.

“Geurom..” ucapnya lagi menundukan sedikit kepalanya lalu berjalan pergi meninggalkanku bersama namja menyebalkan ini dan aku sekarang benar-benar yakin bahwa hari ini memang hari sialku..! menyebalkan…semuanya menyebalkan……Aaaaargghhh….

“YYA KIM SEOKJIN PABO-YA….!!!”

~Author pov~

“YYA KIM SEOKJIN PABO-YA….!!!” Sohyun dengan kasar menginjak kaki namja bernama Kim Seokjin itu.

“YYA…Appooo…!!!” Jin meringis kesakitan atas serangan mendadak Sohyun, tubuhnya terhuyung-huyung memegangi kakinya yang baru saja diinjak kasar oleh yeoja itu. Sohyun yang melihat Jin kesakitan bukannya merasa kasihan dia malah langsung memukuli Jin dengan tas punggungnya.

“pabo-ya…pabo-ya, kim Seokjin pabooo..!!!” maki Sohyun kesal sembari terus memukuli Jin dengan tasnya. tanpa memperdulikan Jin yang nampaknya benar-benar kesakitan dan juga Sohyun tidak memperdulikan tatapan-tatapan dari beberapa orang yang menatap ngeri kearahnya dan Jin. Sohyun benar-benar tidak memperdulikan itu karena ia benar-benar sangat kesal dengan kesialan yang ia alami hari ini dan Jin-lah yang menjadi pelampiasan kekesalannya sekarang, selalu seperti itu.

“Sohyun-ah appo……yya hentikan jebal..!” Jin sudah berusaha menghindar dari serangan Sohyun, namun Sohyun terus saja memukulnya.

“Aish…..jincaa. neo arra kamu benar-benar menyebalkan Kim Seokjin!!!”

“ahhhh….wae wae…waeeeeeeeee?” teriak Jin setelah ia berhasil merebut paksa tas punggung sohyun dan berhasil membuat sohyun berhenti memukulnya.

“Mwo? kamu bertanya kenapa? neo molla??” Tanya Sohyun memandang namja didepanya itu sebal.

“ne…nan molla. memangnya apa salahku, eoh?” Jin balik bertanya. Sohyun menatap Jin kesal sementara yang ditatap hanya memasang wajah tanpa dosa.

“ahhh…molla, neo jincaa,” Ucap sohyun ketus, lalu mengambil kasar tas punggungnya dari tangan Jin dan segera meninggalkannya ketika ia melihat bus baru saja berhenti.

“yaa,,yaa Nam sohyun tunggu aku..!” panggil Jin ketika melihat Sohyun sudah berjalan ke arah bus. sementara Sohyun yang dipanggil terus saja berjalan tidak memperdulikan Jin.

“Sohyun-ah, Nam sohyun…..Aigoo kamu benar-benar marah, eoh?” Jin mengikuti Sohyun yang baru saja masuk kedalam bus, lalu duduk disamping Sohyun yang masih memasang wajah kesalnya.

“Sohyun-ah, neo arra kamu benar-benar terlihat jelek jika cemberut seperti itu….aigooo,” ledek Jin dan membuat Sohyun langsung memandang dirinya dengan tatapan membunuhnya.

“Araso….araso, mian,” ucap Jin mengalah, namun Sohyun tidak merespon ucapan Jin. Yeoja itu masih saja menunjukan wajah kesalnya.

“Mianhae Sohyun-ah, jeongmal mianhae,” Ucap Jin lagi. kali ini terdengar tulus dan itu berhasil membuat Sohyun kembali memandang dirinya.

“Menyebalkan…huh..” rungut Sohyun. tatapan kesal Sohyun sudah sedikit melunak.

“Yya Kim Seokjin, kenapa kau selalu datang di moment-moment seperti tadi sih? Dan selalu membuatku gagal berkenalan dengan namja..!!”

“Memangnya kapan aku pernah melakukannya?” tanya Jin Polos.

“kau sudah lupa? Biar ku ingatkan lagi. yang pertama saat aku sedang makan malam bersama Minho sunbae, tiba-tiba kamu datang dan ikut makan malam bersama kami. Yang kedua saat aku sedang bekenalan dengan namja bernama Yoo Youngjae dipesta ulangtahun Lee li aa, tiba-tiba kamu datang dan langsung bilang kepadanya kau adalah namjachingu ku. dan sekarang dengan suara cemprengmu itu kamu memanggilku ‘chagia’ di depan namja bernama Min Yoongi tadi. Ahh dia pasti berpikir kau adalah namjachinguku……kamu merusak moment berhargaku kim Seokjin..!”

Jin mengaguk-anggukan kepalanya saat mendengar penjelasan panjang Sohyun. dia akui semua itu memang benar , tetapi tentu saja dia punya alasan kenapa ia melakukan itu semua. alasan yang sebenarnya….. ‘mungkin’.

“eyyyy…Agassi kau sendiri juga tahu kan ada alasan kenapa aku bisa melakukan itu semua? Ahhh biar aku jelaskan lagi……yang pertama aku memang sengaja mengacaukan makan malammu bersama namja bernama Choi minho itu. karena aku tidak sengaja mendengar percakapan Lee Taemin dan Kim Kibum yang bilang kalau Minho itu hanya berniat mejadikanmu barang taruhan mereka. dan malam itu dia akan menjalankan aksinya agar bisa memenangkan taruhannya bersama dua teman berekseknya itu dan itulah sebabnya kenapa tiba-tiba aku datang dan mengacaukan makan malam kalian. Seharusnya kau berterima kasih denganku,” Jelas Jin, dia mencibir kearah Sohyun.

Sohyun membenarkan penjelasan Jin. Namja berengsek bernama choi minho itu memang berniat menjadikannya barang taruhan bersama kedua temannya yang tak kalah berengseknya. Minho dan dua temannya itu berencana akan melancarkan aksinya pada malam saat Minho mengajak Sohyun makan malam bersamanya. dia akan menyatakan cinta kepada Sohyun dan jika Sohyun menerimanya otomatis Minho akan memenangkan taruhanya itu. namun beruntung Jin datang dan menggabungkan diri ditengah-tengah mereka tepat sebelum Minho melancarkan aksinya.

Yaa Sohyun memang sangat berterima kasih untuk itu, tapi ada satu hal yang masih sedikit membingungkan bagi sohyun. yaitu dia masih bertanya-tanya kenapa Jin bisa berada di café tempatnya dan Minho makan malam? Sehingga Jin bisa mendengar percakapan Taemin dan Kibum yang memang ternyata diam-diam sedang mengawasi Sohyun dan Minho malam itu. Yang Sohyun ingat saat itu Jin bilang dia sedang sakit. bahkan saat awal-awal Sohyun dekat dengan Minho Jin terkesan tidak perduli. saat Sohyun dengan semangat menceritakan tentang Minho kepada Jin, Jin malah bersikap dingin kepada Sohyun dan Sohyun ingat saat Minho mengajaknya makan malam Sohyun terlebih dulu meminta Jin untuk menemaninya, karena bagaimanapun itu adalah kencan pertamanya dengan seorang namja, terlepas dari Jin tentunya. namun saat Sohyun meminta Jin untuk menemaninya namja itu dengan tegas menolak dengan beralasan dia kurang enak badan. saat itu Sohyun memang melihat Jin agak sedikit pucat dan terlihat tidak bersemangat. Alhasil Sohyun pergi sendiri dan karena alasan itulah Sohyun menjadi sedikit bingung mengetahui Jin berada di café itu. Tapi yasudahlah, yang jelas kehadiran Jin tepat pada waktunya.

“yang kedua…..saat dipesta ulangtahun Li aa itu aku terpaksa melakukanya. kau ingat kan saat itu Shin Minah terus saja mengekor dibelakangku? Aku benar-benar kesal dengan gadis bermuka palsu itu! saat itu aku melihatmu dan pikiran mengaku sebagai namjachingumu terlintas begitu saja. tapi sungguh aku benar-benar tidak bermaksud merusak moment-mu bersama namja bernama Youngjae itu, niatku hanya ingin membuat Shin Minah menjauh dariku dan untuk itu aku minta maaf,” Jelas Jin lagi.

Sohyun ingat kejadian itu dan dia juga sudah memaafkan Jin untuk hal itu. Karena sohyun juga tidak suka dengan yeoja bernama Shin Minah yang terus menerus mendekati Jin. saat Jin mengaku namjachingu Sohyun Minah memang terlihat terkejut dan dia langsung meninggalkan Jin dengan wajah kesalnya.

“okee…untuk kedua pristiwa itu alasanya bisa aku terima. tapi untuk yang sekarang apa alasanmu?” Tanya sohyun.

“itu…..aku hanya reflexs melakukanya. aku kan memang sudah sering memanggilmu chagia, lagipula aku tidak menyadari kalau kau bersama seorang namja tadi..hhe, mian,” jawab Jin sambil tersenyum kikuk. Sohyun hanya mencibiir mendengar alasan Jin.

“dan aku tidak menyangka kau akan sangat marah tadi. bahkan tega memukuli sahabatmu ini hanya karena namja yang baru kamu kenal tadi,” Ucap Jin memasang wajah sedihnya didepan Sohyun.

“Mian….manhi appo?” Tanya Sohyun sedikit cemas dan merasa bersalah sekarang.

“ani….Gwenchana. aku sudah terbiasa mendapatkanya darimu,” Jawab Jin dan membuat Sohyun mendesis pelan.

“aku sedang kesal hari ini,” Sohyun menarik nafasnya dan menghembuskanya kasar.

“kenapa? ahya..kenapa kau berangkat dengan bus hari ini? bukannya seharusnya kau pergi bersama Woohyun Hyung?” Tanya Jin yang baru teringat akan hal itu. karena sudah hampir 2 minggu ini sohyun memang pergi bersama Oppanya itu.

“itulah yang membuatku kesal hari ini! Woohyun Oppa meninggalkan ku tadi, bahkan membuatku sampai terjatuh dari tangga karena berusaha mengejarnya dan itu juga salahmu Jin-ah…..menyebalkan,” ucap Sohyun memasang wajah cemberutnya lagi.

“mwo? salahku? Yya apa salahku dalam masalah itu? kau saja yang memang tidak bisa bangun pagi…….geunde apa kamu baik-baik saja?” Tanya Jin cemas ketika mengetahui Sohyun sempat terjatuh tadi, bahkan sampai dua kali terjatuh.

“eoh….gwenchana, nyeri dilututku sudah hilang..….geokjongma,” Jin terlihat lega mendengar jawaban Sohyun. “Iyaa itu salahmu juga! kalau saja kita berangkat bersama tadi, pasti hal itu tidak akan terjadi. dan kapan kau kembali kerumah, eoh? Dan kenapa kamu bisa berada disini? dimana motormu?” Tanya Sohyun lagi. yang dimaksud rumah oleh Sohyun adalah rumah Jin yang memang berada disamping rumah Sohyun dan biasanya sohyun dan Jin memang selalu berangkat dan pulang sekolah bersama. namun sudah hampir dua minggu ini Jin tidak pulang kerumahnya.

“mungkin lusa aku akan kembali kerumah. Motorku butuh diservice dan aku baru saja membawanya ke bengkel Ahn Ahjussi. itulah sebabnya kanapa aku bisa berada disini sekarang” jelas Jin.

“ahh geure. ngomong-ngomong bagaimana keadaan Sunggyu oppa?” Tanya sohyun.

“sudah jauh lebih baik. Tulangnya hanya retak. mungkin lusa juga dia sudah mulai kembali berkerja” jawab Jin.

Mereka sedang membicarakan Hyungnya Jin yang bernama Kim Sunggyu yang dua minggu lalu mengalami kecelakan motor tunggal dan membuat tangan kanannya retak tulang. itulah sebabnya Jin sudah hampir dua minggu ini tinggal di alpartemen Hyungnya untuk mengurusnya karena kedua orangtua mereka sedang berada di Jepang untuk menjenguk kakek nya Jin yang sedang sakit dan baru akan kembali lusa. Sunggyu memang sudah hampir satu tahun memilih tinggal sendiri di alpartemen dengan alasan lebih dekat dengan tempat kerjanya. dia adalah seorang Pengacara muda yang berkerja disalah satu kantor Hukum di Seoul.

“apa sebaiknya aku menjenguk Sunggyu oppa lagi yaa?” Tanya sohyun lebih kepada dirinya sendiri.

“eyyyy….tidak usah! dia pasti akan bermanja-manja dengan kau nanti….menggelikan,” Cegah Jin. ia sedikit menggidik membayangkan kelakuan Hyungnya itu jika sudah bersama Sohyun. Sohyun dan Sunggyu memang sangat dekat, Sunggyu sudah menganggap Sohyun seperti adik perempuanya sendiri, begitu juga dengan Sohyun. sohyun menyayangi Sunggyu sama seperti halnya dia menyayangi Woohyun, Oppa kandungnya sendiri.

“Wae? Lagipula aku memang sudah merindukan mata sipit menggemaskanya itu. terakhir kali Woohyun Oppa menjenguknya aku tidak bisa ikut. Pulang sekolah nanti aku ikut bersamamu yaa, tapi sebelum itu kita pergi ketoko buah dulu. aku ingin membelikan Sunggyu Oppa buah strawberry kesukanya,” ucap Sohyun semangat.

“terserah kau saja lah…” ucap Jin mengalah.

TBC

Di part ini masih datar yaa. konfliknya belum keliatan, tunggu aja.hhe..

Maaf kalau semua yang ada di FF ini kurang memuaskan. entah dari ceritanya, bahasanya, penulisanya atau apapun itu. ini bener-bener FF pertamaku loh, jadi pasti masih banyak banget kekuranganya…Maaf.

Sebenernya FF ini awalnya aku buat maincastnya tuh member Infinite, tapi karena suatu alasan tertentu maincastnya aku ganti jadi member BTS. Myungsoo-nya jadi Jin *sungkemMyungsoo*. Tapi buat Sunggyu sama Woohyun tetap aku biarkan seperti itu. gpp yaaa Sunggyu jd Hyungnya Jin dlu disini? Kekekek

jadi tolong dimaafkan yaa kalau disini banyak typo. Misalnya ada beberapa nama yg lupa diganti gitu. Semoga kalian ngerti yaa.. *bow*

Jangan Lupa kritik dan sarannya Jeballlll……!!!

About fanfictionside

just me

10 thoughts on “FF/ I NEED YOU…!!!/ BTS-BANGTAN/pt. 1

  1. Blum ad komfliknya ya hehehe Gwenchana

    Author klo bisa cast nya ngak usah Artis semua klo bsa buat nama sendiri korea aj ok hehehe😀

    Next Next Thorr nan cebal jgan Lma” ya Post pt 2 ny *Bow breng jimin*

    • wahhh Aku udh terlanjur buat artis semua nie pemainnya dan gx sempet ngedit lg….huhuhu..
      klw kurang puas Mianhae *bowBrngJin*

      okeee…secepatnya aku kirim… tinggal dikirim aja kok.hehehe..

      btw terima kasih banyak yaa udh bersedia baca dan kasih komennya *bowBrngSuga* >_<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s