FF/ STUPID LOVE/ BTS-BANGTAN/ pt. 4


Author  : Jennie Jung

Cast:

Shim Min Ra
Min Yoongi
Kim Seokjin
Jung Young Mi
Jung Hoseok
Park Jimin
Han Song Shin
Kim Taehyung
Jeon Jungkook
Park Hyun syeo

Rated : general
Genre: Romace, Sad, School Life.
Length: chaptered
14046502049761 (1)

Summary:

“Oppa apa yang sebenarnya terjadi?”…

“Apa yang kau lakukan pada Jung Young Mi?”

“JAGA UCAPANMU SHIM MINRA!”

“Aku membencimu Yoongi sunbae!”.

___________

Tampak seorang yeoja sedang menundukan wajahnya menatap gundukan tanah yang sudah tampak kering. Air matanya tak henti-hentinya menetes, membasahi wajah cantiknya. Tangan kirinya membersihkan rumput liar yang tumbuh disekitarnya. Angin berhembus menerbangkan helaian rambutnya, seolah tau keadaannya saat ini. 

“Eomma apa kau bahagia disana?”

Rintihan kecil Minra terdengar jelas diantara sepinya pemakaman. Ia masih saja menangis, walaupun sudah beberapa tahun yang lalu hidupnya seperti ini. Jika saja ia bisa mengubah takdir mungkin saat ini ia akan hidup bahagia. Bersama keluarga utuhnya, tapi itupun tak akan pernah terjadi lagi. Minra tak pernah menyalahkan takdir hidupnya yang terasa begitu sulit untuk ia jalani. Walaupun pada kenyataannya ia hanyalah yeoja lemah, yang selalu merutuki nasib hidupnya. Nasib yang tak pernah memihak padanya. Ia hanyalah yeoja rapuh, yang berharap suatu keajaiban datang padanya. Walaupun terkadang rasa putus asa itu selalu menyelinap dalam hatinya, tapi setidaknya ia meyakini suatu hal yang membuatnya mampu bertahan hingga saat ini. 

‘Semua akan indah pada saat waktunya’

“Apa eomma tau?? Appa saat ini sudah bahagia dengan keluarga barunya.. hiks”

“Eomma, jangan lupa untuk menjemputku ne? Tunggu aku disurga eomma!”

—————-

Taehyung melangkahkan kakinya diantara lorong koridor sekolah yang masih tampak senyap karna memang ini masih terlalu pagi. Matanya menelusuri setiap sudut sekolah, mencari siapa saja yang bisa diajaknya bicara. Jika saja saat itu eomma dan appanya tidak mengantarkanya, mungkin saat ini ia masih bergerumul dengan selimutnya. Taehyung menghela nafas beratnya. Ia lebih memilih untuk berjalan menuju kelasnya dibandingkan menghabiskan tenaganya hanya untuk berjalan mengitari sekolahnya.

Taehyung tertegun memandang yeoja yang sibuk dengan aktifitas membacanya. Rambutnya tergerai dengan indah, menambahkan kesan natural pada wajahnya. Taehyung bingung karna biasanya yeoja yang mengejarnya, tetapi berbeda dengan yeoja yang satu ini. Bahkan ia hanya menatap Taehyung sekilas yang masih berdiri didepan pintu, dengan wajah datarnya. 

“Apa kau masih ingin berdiri didepan pintu? Kau tau, tubuhmu itu menghalangi jalan masuk!”.

Taehyung tampak kaget dengan perkataan yeoja yang sama sekali tak menatap kearahnya. Dengan langkah memburu ia berjalan menuju mejanya. Wajahnya sudah sangat memerah menahan malu. Dengan terburu-buru Taehyung mengeluarkan komiknya dan mulai membacanya. Hyun Syeo hanya terkekeh geli melihat tingkah laku Taehyung. Setelah itu, suasana kembali canggung. Hanya ada mereka berdua yang berada didalam kelas ini. Hyun Syeo agak risih dengan situasi seperti ini. Yeoja itu, memutuskan untuk menghampiri Taehyung yang sibuk dengan komiknya.

“Bagaimana bisa kau membaca buku terbalik seperti itu?”.

Hyun Syeo tertawa geli melihat respon Taehyung yang sangat lucu dimatanya. Taehyung membelalakan matanya, sadar bahwa yeoja itu hanya mengerjainya.

“Pletak”

jitakan lembut mendarat pada kepala Hyun Syeo, membuat yeoja itu mengerang kesakitan. Sedang namja dihadapanya hanya tertawa penuh kemenangan melihat yeoja itu sedang bersungut-sungut menahan amarahnya.

“Yak kau Kim Taehyung!!”,bentak Hyun Syeo kesal. Ia mengelus kepalanya yan masih terasa sakit akibat jitakan Taehyung.

Taehyung memeletkan lidahnya, merasa menang karna telah berhasil mengerjai yeoja itu. Hyun Syeo hanya menatap Taehyung geram, detik berikutnya ia tertegun ketika melihat senyum milik Taehyung. Senyum itu sangat mirip dengan senyum milik namja yang sangat ia cintai.

Flashback

“Oppa kenapa kita kemari?”

Hyun Syeo menatap bingung namja yang ada disampingnya. Sejak tadi, namja itu tak mengeluarkan sepatah katapun dari bibirnya. Ada sedikit perasaan khawatir  ketika melihat raut wajah namja itu. Jantungnya berdetak tak karuan ketika melihat air mata sudah membasahi wajah tampannya.

“Oppa apa yang sebenarnya terjadi?”.

Hyun Syeo mulai panik ketika namja itu menatapnya dengan tatapan sayunya. Ia sama sekali tak tau apa yang terjadi karna sejak tadi namja itu hanya mendiamkannya. 

-Chu-

Ciuman terakhir yang namja itu berikan. Hyun Syeo bahkan masih mengingatnya hingga saat ini sejak pertemuan terakhir mereka.

“Mianhae”

Hanya itu yang namja itu ucapkan, dan hari berikutnya ia menghilang begitu saja. Hyun Syeo hanya mampu mengingat setiap waktu yang ia habiskan bersamanya. Sudah bagaikan bayangan yang lebur, ketika ia mencoba untuk mengingatnya kembali.

‘Sakit’

Hanya itu yang mampu Hyun Syeo katakan setelah kejadian itu. Walaupun hatinya masih mengarapkan keajaiban itu kembali. 

‘Mustahil’

End Flasback

Sejak saat itu Hyun Syeo memutuskan untuk menutup rapat hatinya. Sejak kejadian lalu, yeoja itu memutuskan untuk menunggu keajaiban itu datang. Ia berharap jika namja itu datang untuk menjelaskan segalanya.

“Aku tau aku sangat tampan, tapi jangan menatapku seperti itu!”.

Hyun Syeo tersentakkaget mendengar ucapan Taehyung. Taehyung tertegun memandang sudut mata Hyun Syeo yang berair. Mungkin jika yeoja itu mengerjapkan matanya, cairan bening itu akan keluar membasahi wajahnya. Hyun Syeo mangalihkan wajahnya, air matanya kembali menetes. Dulu, yeoja itu bahkan lupa caranya untuk menangis. Hingga ingatan itu kembali datang.

“Gwaenchana?”

Taehyung tampak sedikit panik. Ia bahkan binggung kenapa yeoja itu menangis. ‘Apa ada yang salah dalam perkataanku?’, batin Taehyung. Hyun Syeo hanya tersenyum menanggapi perkataan Taehyung

“Gwaenchana”, ucapnya lagi. 

________________

Minra menapaki lorong sekolahnya yang telah tampak ramai beberapa menit yang lalu. langkahnya terlihat gontai. Matanya sedikit bengkak, karna ia terus menangis semalaman. Ia benar-benar muak dengan tingkah laku orang-orang yang selalu merendahkanya. Yeoja itu menghela nafas beratnya, nafasnya sedikit terhambat karna keadaanya yang sedang buruk saat ini.

Minra memilih duduk dibarisan paling belakang. Menyembunyikan wajahnya dengan menjadikan tanganya sebai tumpuannya. Badanya sudah terasa sangat berat untuk berjalan. Yeoja itu memejamkan matanya hingga…

“Brak” 

Seseorang menendang bangkunya dengan kasar. Minra terkejut, karna setaunya sejak tadi ia hanya sendiri di ruang ini. Yeojs itu mendongakkan wajahnya, dan matanya membulat sempurna ketika mendapati sosok itu..

‘Min Yoongi’

‘Ada apa ini?’

Yoongi menarik paksa tangan Minra untuk keluar kelas. Cengkramanya terasa begitu nyeri ditanganya. Minra terus memberontak, tapi tenaganya tak berpengaruh apapun terhadap Yoongi. 

“Lepaskan!”, teriak Minra. Air matanya sudah mengalir sejak tadi, membasahi pipi tirusnya. Yoongi tak menghiraukan perkataan Minra, ia malah mengencangkan genggamanya pada tangan yeoja itu.

Yoongi menghempaskan tangan Minra begitu saja saat mereka telah samapai digudang belakang sekolah. Minra jatuh tersungkur. Genggaman Yoongi meninggalkan bekas kemerahan pada tangan Minra. Minra sedikit meringis kesakitan saat memegang tanganya.

“Apa yang kau lakukan pada Jung Young Mi?”

Minra terkekeh pelan mendengar perkataan Yoongi. Menurutnya pertanyaan ini sama sekali tak berguna baginya.

“apa yang kau tertawakan?”.

Yoongi mulai geram karna sejak tadi yeoja itu tak menjawab pertanyaanya. Yoongi mencengkram kuat lengan Minra, membuat yeoja itu meringis kesakitan untuk yang kedua kalinya.

“Lepaskan”, teriak Minra. Yoongi melepas kasar tanganya, kemudian menatap Minra tajam. Minra hanya mendengus remeh atas tindakan Yoongi.

“Cih, beginikah sifatmu terhadap setiap yeoja, sunbae?”

Minra memberi penekanan pada setiap kata yang ia ucapkan. Minra tak tau apa yang membuatnya seberani ini menghadapi Yoongi. Padahal Minra adalah yeoja yang lemah. Jauh didalam hati yeoja itu mengutuk dirinya sendiri yang telah lancang mengeluarkan kata-kata yang bisa membuat emosi namja yang ada dihadapanya ini meledak. Minra tak peduli, karna memang inilah yang sedari dulu ia ingin katakan.

“Apa karna Young Mi kau selemah ini?”.

Minra sedikit menurunkan nada bicaranya. Menghela nafas beratnya dan kembali menatap Yoongi sinis.

“Seharusnya kau sadar bahwa Young Mi tak sebaik yang kau pikirkan!”, bentak Minra. Tubuhnya naik turun meluapkan emosi yang sejak tadi ia tahan.

“Plak”

Tamparan itu mendarat tepat pada wajah tirus Minra, membuat sang empunya mengelus pelan wajahnya yang terasa perih akibat tamparan Yoongi. Minra kembali menatap Yoongi sinis, ia tertawa parau menerima perlakuan Yoongi.

“Ckck, Ternyara benar, selama ini kau ada hubungan khusus denganya”. Minra terkekeh geli, dan menatap sinis kearah namja yang saat  ini membuang wajahnya menahan emosinya. Yoongi ingin sekali menampar pipi gadis itu, jika saja dia adalah seorang namja.

“Ckck sudahlah, kalian ini sama saja!”

“Plaak” 

Yoongi menampar pipi Minra, dengan keras. Lebih keras dari tamparan sebelumnya, membuat Minra sedikit terisak menahan rasa sakit disudut bibirnya yang telah mengeluarkan darah segar. 

“JAGA MULUTMU SHIM MINRA!”, bentak Yoongi. Namja itu sudah tak sanggup menahan emosinya yang telah mencapai batasnya. Minra mengelap kasar sudut bibirnya yang berdarah. Yeoja itu tersenyum menatap punggung Yoongi yang hampir menghilang dari pandanganya. Tangannya tampak menggenggam sebuah liontin yang entah sejak kapan telah berada ditangannya. Perlahan air matanya menetes membasahi wajah sendunya. 

“Hiks, nappeun!”, ucapnya lirih. Dengan tangan bergetar ia mengusap permukaan liontin itu, sesekali memejamkan matanya. Mencoba mencari ketenangan pada dirinya. Angin sore berhembus, menyibakan helaian rambutnya yang tampak menyedihkan sama seperti dirinya. Minra masih terisak ditempatnya, tamparan itu begitu menyakitkan bagi dirinya.

“Aku membencimu Yoongi Sunbae”

————–

Hari ini kau menamparku. Kau tau? Aku tak akan pernah melupakan kejadian itu… walaupun aku mati, aku akan tetap mengingatnya,,,, aku membemcimu,, sangat membencimu…

liontin itu, akan tetap aku simpan walaupun kau tak pernah mengingatnya….
aku tak masalah jika kau tak mengingatku, tapi aku mohon jangan pernah menghindar dariku…

aku merindukan sosok mu yang dulu, disaat kejadian itu tak pernah ada dalam hidupku.. bisakah masa itu terulang lagi?

TBC

Annyeong reader!!! Balik lagi di part 4,,, hoho, udah ada pemain baru nih😛, oh ya, gmn udh agak panjang kan?? *agak, okehhh buat yang gak nhgerti ceritanya, maap yah,., sebenernya ini ff aku buat misterius gitu, jadinya begini deh.. gagal -__-, *pelukjungkook… okeh selamat menunggu next chap nya yahhhhh *ketawaevil*…

jangan lupa tinggalkan jejak…. ppa-ppai…..

 

 

About fanfictionside

just me

8 thoughts on “FF/ STUPID LOVE/ BTS-BANGTAN/ pt. 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s