FF/ SUGA AND SUGAR/ BTS-BANGTAN/pt. 1


Annyeong… aku hadir lagi di ffside ini buat menuhin permintaan beberapa reader yang pengen ff ‘SUGA AND SUGAR’ dibikin chapter. Author ff ini tetep sama kok, dulu namanya D-Hopie tapi sekarang ganti jadi Choi Hee Gi soalnya D-Hopie itu nama temenku, gakpapa kan? Buat selanjutnya bakal tetep Choi Hee Gi biar reader-deul gak bingung. Umm… maaf yahh kalo ff ini kurang ‘eh’. Aku masih amatiran, pake banget malahan. Maaf juga kalo banyak typo di sana-sini. Makasih banget buat owner wordpress ini, sudah mau nerbitin(?) ff geje yang aku buat. Oke… author gak mau banyak curhat. Selamat membaca reader-deul tersayang. J

Title                       : Suga and Sugar
Author                  : Choi Hee Gi
Main Cast            : Han Hani (OC)

                                   BTS’s Suga

Length                  : Chaptered.

Genre                   : Romance, Fluff.
Rating                   : PG-15

 Sugar and Suga cover2 (1)

 

 

Hani’s POV

 

                Ahhh… akhirnya impianku bersekolah di salah satu sekolah menengah atas favorit akhirnya terwujud juga. Ku lihat pantulan diriku di cermin kamar, jas sekolah mewah yang sudah pasti di inginkan semua remaja kini ku pakai. Cantik. Sangat cantik. Maksudku seragam yang ku pakai. Tapii… wajahku? Sebenarnya banyak yang memujiku cantik, mulai dari tukang sampah, penjaga toilet di sebuah tempat perbelanjaan, sampai eommaku. Ah, tapi aku memiliki eyes smile dan rambut hitam berkilau sepanjang bahuku. Make up? Aku tak memakainya, aku lebih suka tampil natural dengan polesan bedak tipis seadanya dan lip balm warna pink alami, tak lupa memakai bando pita yang sudah menjadi penghias rambutku setiap hari.

                “Ommoo… anakku cantik sekali.” Seru eomma tiba-tiba masuk ke dalam kamar yang memang tak ku kunci.

                “Eomma… bagaimana? Aku cocok tidak memakai seragam ini?” Tanyaku dengan mata yang berbinar-binar.

                “Anak eomma kan cantik, memakai apapun pasti cocok.” Ujar eomma sembari merapikan poni yang menutupi setengah mataku.

                “….”

                “Nahh… kau sudah sangat cantik, ayo turun! Appa sudah menunggumu sarapan dari tadi.”

                “Appa? Kapan appa datang dari Jepang?”

                “Tadi malam, sudah jangan banyak bertanya. Ayo turun ke bawah!” Ajak eomma dengan menarik tanganku.

 

Author’s POV

 

                “Waahh appaaa!! Bogoshipeoyo…” Hani berlari lalu memeluk appanya dengan sangat erat, rasanya sudah sangat lama sejak terakhir kali ia memeluk tuan Han.

                “Hani… kau sudah besar uh? Sudah mempunyai pacar?”

                “Mwo? Ah aniyaa appaa… aku tak mempunyai pacar.” Jawab Hani dengan gugup. Pacar dia memang tak mempunyai, bahkan sekedar orang yang disukainya pun dia tak punya.

                “Ah… Yoongi! Kau sudah bangun? Ayo sarapan dulu sebelum berangkat ke sekolah!” Hani mengangkat sebelah matanya ketika mendengar ucapan eommanya. Yoongi? Apa dia saudara sepupu Hani? Sepertinya dia tak mempunyai saudara sepupu yang bernama Yoongi. Dengan penuh rasa penasaran, Hani pun membalikkan tubuhnya untuk melihat sosok Yoongi yang dipanggil eommanya.

                “Maaf ahjumma saya terlambat.” Jawab Yoongi dengan sopan. Hani menatap wajah tampan Yoongi dengan takjub, tak sedikitpun mata Hani berkedip. Tanpa sengaja, Yoongi juga menatap Hani sehingga membuat Hani salah tingkah.

                “Tak apa. Ayo duduk! Hani, perkenalkan dirimu!”

                “Ahh nde. Han Hani imnida. Kau? Siapa?” Taakkk! Jitakan eomma Hani mendarat sempurna di puncak kepala gadis itu.

                “Sopanlah sedikit, dia itu lebih tua darimu!” Bisik eomma Hani. Gadis itu hanya meringis kesakitan sambil mengelus kepalanya yang sakit.

                “Yoongi imnida.” Jawab Yoongi dengan dingin tanpa senyum sedikitpun. Hani membelalakkan matanya tak percaya, tak biasanya ada namja yang bersikap dingin kepadanya. Dari dulu, Hanilah yang selalu bersikap dingin kepada semua lelaki yang mencoba mendekatinya. Sampai hari ini, harga diri gadis itu seakan runtuh.

                “Yoongi ini anak teman appa, kemarin malam dia menginap di rumah kita, tapi nanti malam dia akan tinggal di apartementnya sendiri karena orang tuanya berbisnis di Jepang. Dan mulai hari ini kau akan satu sekolah dengan Yoongi.”

                “Jeongmal?” Tanya Hani antusias dengan menatap Yoongi yang sedang makan roti bakar buatan eomma Hani.

                “Nde, jadi meskipun tingkat kelas kalian berbeda. Kau Hani, harus menemani Yoongi jika istirahat di sekolah!”

                “Na-naneun? Kenapa harus aku?” Tanya Hani bingung, namun jauh di lubuk hatinya. Gadis ini sangat senang. Tapi kenapa Yoongi terlihat biasa saja? Ternyata ada namja yang tak mempan dengan pesona Hani.

                “Kau hanya menemaniku sampai aku mendapat teman. Jadi mohon bantu aku!” Yoongi tersenyum, walau hanya mengangkat satu sudut bibirnya. Itu sudah membuat Hani terpukau tak berdaya dan dengan kikuknya dia mengangguk menyetujui permintaan Yoongi.

 

 

Hani’s POV

 

                Aku tak tahu semalam bermimpi apa sehingga sekarang ini aku makan siang dengan seorang namja bak pangeran. Meskipun baru tadi aku mengenalnya, tapi aku sudah benar-benar tertarik kepadanya. Namun ada yang aneh dengan namja itu, kenapa dia tak sedikitpun memandang kearahku? Apa aku tak cukup cantik di matanya? Heeii… seharusnya dia bersyukur aku menyukainya dan mau makan siang dengannya. Lihat saja! Banyak namja yang memandang iri kepada seorang siswa baru seperti Min Yoongi. Oh ya? Aku harus memanggilnya apa? Sunbae atau oppa?

                “Ehhmm…” Aku berdehem untuk memecahkan suasana hening yang menyelimuti makan siangku dengannya.

                “….” Lelaki itu hanya memandang datar kearahku sebentar setelah itu ia tak mengeluarkan suara sekecil apapun. Melihatnya bersikap seperti ini kepadaku membuatku merasa gagal menjadi seorang wanita. Benar-benar merasa gagal.

                “Ehhmm…” Aku berdehem lagi, berharap dia akan mengeluarkan suaranya. Ayolahh berapa sih harga suaranya…

                “Kau kenapa?” Yoongi menghentikan acara makannya dan menatapku dengan aneh.

                “Ehmm… beginii… aku bingung memanggilmu apa, Yoongi sunbae atau Yoongi oppa?” Ehh… kenapa pertanyaan aneh itu keluar dari mulutku?

                “Oppa saja! Agar terlihat lebih akrab!” Jawabnya dengan tersenyum, dan kali ini benar-benar tersenyum, maniissss…. kenapa aku baru menyadarinya bahwa Yoongi ‘oppa’ tak hanya tampan, tetapi dia juga sangat manis.

                “Op-ppa ingin akrab denganku?”

                “M-mwwoo?”

                “Ah ani. Jangan pedulikan pertanyaan bodohku. Suga oppa.”

                “Suga?”

                “Nde, senyummu manis seperti gula. Jadi aku boleh memanggilmu Suga Oppa?”

                “Kau sedang merayuku?”

                “A-a-aniyaaa….”

                “Terserah kau memanggilku apa. Sudah makannya? Jika sudah. Ayo antarkan aku ke kelasku!!” Ucap ‘Suga Oppa’ dengan dingin, dan tanpa menunggu jawaban dariku, tangan Suga Oppa sudah menarik tanganku dengan terburu-buru. Bisa ku lihat, beberapa namja yang entah sejak kapan menjadi penguntitku kini terkejut dengan mengangakan mulutnya dan juga ada beberapa yeoja, ah tidak. Bukan beberapa. Tapi banyak sekali yeoja yang sepertinya menyukai Suga oppa menatapku dengan tajam.

                “Suga Oppa, pelan-pelan jalannya! Aku tak bisa menyeimbangi langkahmu.”

                “Hehee, mian. Kau sangat lambat seperti siput. Apa perlu aku menggendongmu?” Tanya Suga oppa dengan kekehan yang baru aku lihat darinya, dugaanku mengenai Min Yoongi yang dingin sepertinya salah. Ku pandangi terus wajah tampannya yang mulai menjadi kesukaanku dengan lamat. Senyuman yang terukir di wajahnya sangat indah sampai-sampai membuatku yang sulit jatuh cinta kini dengan mudahnya jatuh tepat di genggaman Suga Oppa. Tiba-tiba… sreett… Kwangmin sunbae menarik tanganku dengan kasar, membuatku sedikit terhuyung.

                “Sunbae apa-apa’an sih?”

                “Kau siapa?” Bukan menjawab pertanyaanku, Kwangmin sunbae malah bertanya balik kepada Suga Oppa dengan dingin dan tatapan mata yang sudah terlihat jelas bahwa ia tak menyukai Suga Oppa.

                “Akuu…” Suga Oppa menggantungkan kata-katanya dan menatapku dengan tatapan seolah bertanya. Aku pun mengangguk perlahan-lahan, seakan menjawab pertanyaan dari Suga Oppa yang ia siratkan melalui kontak matanya. Padahal sebenarnya, aku sama sekali tak tahu apa yang ia maksud.

                “Kau siapa?” Tegas Kwangmin sunbae dengan sedikit emosi.

                “Namaku… Suga.”

                “Aku tak peduli siapa namamu, yang ku maksud adalah kau ada hubungan apa dengan Hani? Kau siapanya Hani?”

                “Yak! Sunbae… kau itu kenapa sih? Jangan seenaknya!” Protesku dengan melepaskan cengkraman Kwangmin sunbae yang membuat pergelangan tanganku menjadi sakit.

                “Diam kau Chagiya!” Kwangmin sunbae kembali menarikku dengan kasar, membuatku meringis kesakitan dan ingin mengeluarkan air mata.

                “Ya! Aku tak suka kau bersikap kasar dengan Hani.”

                “Apa urusanmu? Kau tahu siapa aku? Aku kekasih dari yeoja yang bernama Han Hani. Jadi jangan pernah menggandeng tangan yeojaku ataupun mendekatinya lagi.”

                “Yaaaaa sunbaee…. lepaskan tanganku! Aku bukan pacarmu!”

                “Mwo? Kau bilang apa?” Tanya Kwangmin sunbae dengan tatapan mengerikan yang baru aku ketahui.

“Kau bukan pacarku, kau kasar dan aku membenci sikapmu kepadaku. Aku tak menyukai seorang badboy sepertimu.”

                “Mwo? Kau bilang a-“

                “Kau dengar sendiri kan? Hani tak menyukaimu. Berhenti memaksanya,Karena mulai sekarang Hani adalah… yeojachingu dari Suga.”

                “Oppa?”

TBC

 

 

Kelar deh part 1 ff ‘SUGA AND SUGAR’. Gimana? Geje ya? Jelek ya? Kurang panjang ya? (dasar author cerewet -_-) maaf banget kalau banyak reader-deul yang kecewa dengan ff yang author buat. Tapi author bakalan berusaha untuk memperbaikinya lagi kok. oh ya…. maaf ya kalau poster ff ini gak menarik pake banget, jujur… aku nggak bisa bikin poster. mau minta tolong ke temen, tapi rasanya nggak enak banget, ngerepotin. Buat next part, aku usahain buat ‘agak’ manjangin ceritanya. Jangan lupa comment yahh reader-deul yang baik… saranghae❤

About fanfictionside

just me

26 thoughts on “FF/ SUGA AND SUGAR/ BTS-BANGTAN/pt. 1

  1. OMO!
    Suga Oppa?! Saranghae! :* Senyumnya suga oppa emang manis kaya gula.
    Thor, next chap harus ada romance’nya ya?
    Btw, aku kaget pas waktu ff ini dijadiin ff chapter.😀

    Oke,thor!
    See you next chap! ~kkeut

  2. Annyeong… ak reader yg baru nyadar kesini
    Eeh kwangmin-ku knp jdi bad boy? Gak cocok kan dia terlalu imut
    Anyway, i like this ff… tpi chapter slnjutnya panjangin yaa~ kependekan thor

  3. kwangmin jd orang ketiga(?) nya ini? dih harus banget kwangmin gitu/? -_-
    kok gue bacanya berasa agak kecepetan gitu ya/? kwangmin nya jgn dijadiin pengganggu ya thor, kwangmin nya buat gue aja /plak. hoho next chapter panjangin oke

  4. senengnya nih FF jadi chapter🙂

    thor! nextnya jangan lama-lama yah😉
    *maksa

    ntu yg ngomong suga ya??
    “Kau dengar sendiri kan?
    Hani tak menyukaimu. Berhenti
    memaksanya,Karena mulai sekarang
    Hani adalah… yeojachingu dari Suga.”

    wow! gk sabar nunggu kelanjutannya😀

  5. Idiih beneran deh suga udah senyumnya manis, putih pula, udah mirip gula lah (y) suka ffnyah ^^ tapi kependekkan😦 next chapternya jangan lama lama ya thooor, penasaran aslii v^_^v

  6. Padahal lagi seru-serunya… Eh… ceritanya malah udah kelar. Nggak apa deh, ff nya o.k. lumayan lah buat hati dakdikduk lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s