FF/ ROMANCE HIGH SCHOOL/ BTS-BANGTAN/ pt. 20


Author: AlvianyHwang

Title: ROMANCE HIGH SCHOOL pt.20

Cast:

+ Hwang Tae Ri

+ Min Yoon Gi (BTS’s Suga)

+ Jung Ho Seok (BTS’s JHOPE)

+ Choi Hwe Ji

+ Park Ji Min (BTS’s Jimin)

+ Yoo Eun Bi                 

+ Kim Seok Jin (BTS’s Jin)

+ Jeon Jung Kook (BTS’s Jungkook)

+ Park Se Ra

+ Kim Tae Hyung (BTS’s V)

Length: CHAPTER

Genre: Romance, NC, school, lovecomedy

 Taeri ff

 hwang taeri anime’s ver

 

*

 

 

Angin sejuk di pantai Gyeongpo menyibak rambut Taeri hingga mata gadis itu memicing karena ujung rambutnya mengenai matanya sendiri. Tapi ia juga tidak mempedulikannya karena Yoongi, seseorang yang saat ini membuatnya tertawa terus memperlakukannya dengan hangat. Mengacak rambutnya dengan lembut dan memeluk tubuh gadis itu begitu erat.

 

PRIIIIIIIIIIIIIIIIIT

Taeri menutup kedua telinganya ketika suara bising terdengar dari kejauhan. suara bising pluit itu semakin lama semakin mendekat membuat telinganya pengang.

“Yoongi oppa, berisik sekali. Aku takut.”

Taeri meremas lengan Yoongi yang berada di sampingnya. Tapi tak ada jawaban dari Yoongi selain tepukan pelan tangan lelaki itu di bahunya.

Taeri mulai curiga, tak biasanya Yoongi bersikap setenang itu saat ada yang menganggu kegiatan bermesraan mereka. Taeri mengangkat wajahnya, memastikan jika Yoongi baik-baik saja.

Ia memang mendapati sosok lelaki di sampingnya. Tapi itu bukan Yoongi.

Lelaki itu tersenyum manis kearah Taeri dan menepuk-nepuk pundak Taeri sekali lagi.

Hoseok. Lelaki itu dan senyum khasnya.

“kau tidak bisa bersama Yoongi lagi. Ingat itu.”

Wajah Taeri langsung memucat mendengar ucapan Hoseok. angin kencang seketika datang dan petir saling bersahutan.

 

 

 

“GYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”
Taeri beranjak dari tidurannya dengan keringat mengucur deras.

Eunbi dan Hweji menyingkir terkejut dari jarak mereka berdiri ketika mendengar teriakan tiba-tiba Taeri.

Nafas Taeri tersenggal-senggal. Ia mengamati sekitar kamarnya dengan mata memerah dan airmata mengembang.

“ya. Apa kau gila?” Eunbi menatap Taeri emosi.

“tadi mimpikan?” Taeri balas bertanya.

“aku tidak peduli soal mimpimu tapi teriakanmu itu gila.”

“beritahu aku jika tadi aku bermimpi.”

“aku berdoa jika mimpimu tadi benar-benar terjadi.”

“Eunbi kau jelek sekali seperti Jung Juri.”

Urat emosi di dahi Eunbi menyembul begitu saja, tangan gadis itu meremas ujung sisir yang ia genggam, perasaan Hweji mulai tidak enak. Dengan cepat ia beranjak dari duduknya untuk mendekati Eunbi.

“SIAL KAU!! GADIS SIAL!!! KEMARI KAU KEMARIII AKAN KU GUNTING RAMBUTMU HINGGA BOTAK HINGGA KAU TIDAK PUNYA RAMBUT DAN YOONGI MENINGGALKANMU!”

Untung saja Hweji dengan cepat menahan Eunbi, jika tidak mungkin gadis itu sudah akan menghajar Taeri, karena Taeri juga tengah memeletkan lidahnya mengejek Eunbi.

Kedua gadis itu memang tidak pernah kehabisan tenaga untuk saling meributkan hal yang tidak penting.

“ah!”

Hweji berhenti menahan tubuh Eunbi. Ia menyentuh perutnya sendiri yang tiba-tiba terasa nyeri. Eunbi menyadari rintihan kecil Hweji dan menghentikan pergerakan tubuhnya.

“Hweji?”

Taeri beranjak dari tidurnya dan menghampiri Hweji yang berjongkok sambil tetap memegang perutnya sendiri. Dari ekspresi gadis itu sangat terlihat ia tengah menahan rasa nyeri di perutnya.

“apa sebaiknya kita panggil dokter?” Taeri menatap Eunbi, yang ada di pikirannya saat ini hanyalah hal itu.

Dengan cepat Hweji meraih tangan Taeri seraya menggelengkan kepalanya. Taeri bisa merasakan tangan Hweji yang dingin dan sedikit gemetar.

“jangan panggil dokter. Kehamilanku akan diketahui kalau aku memeriksakan diri pada dokter.” Suara Hweji bergetar dan wajah gadis itu sangat terlihat pucat.

“tapi kau pucat sekali, Hweji. Hanya periksa saja. Setidaknya itu bisa membuatmu lebih baik.”

“a-ani.” Hweji tetap menggelengkan kepalanya tanpa menatap Taeri ataupun Eunbi. Wajah gadis itu semakin terlihat pucat. Pasti gadis itu terus menahan rasa sakitnya.

“kami akan menyuruh dokternya untuk tidak mengatakan apapun pada ssaem! Tenang saja, Hweji!”

“sudahlah, Taeri. jika kita membawa Hweji kerumah sakit itu bukan keputusan yang bagus!”

Taeri menatap Eunbi yang tiba-tiba menyelak ucapannya. Ia mengerutkan kening menatap Eunbi.

“wae-“

“apa kau tidak pernah mendengar larangan seseorang yang hamil tidak boleh meminum obat sembarangan?? Apalagi jika obat itu yang diberikan dokter. Dokter juga tidak akan bodoh untuk tidak memberitahu para guru tentang kehamilan Hweji. Pikirkan apa yang akan terjadi nantinya.”

Taeri terdiam mendengar ucapan Eunbi. ia akhirnya tersadar dengan kecerobohannya sendiri. Ia menatap kearah Hweji yang masih terlihat menunduk dengan muka pucat.

Dengan segera ia memeluk Hweji. Memeluk gadis itu seerat mungkin.

Eunbi menatap Taeri yang memeluk Hweji. Wajah gadis itu juga tertunduk tapi ia sangat tahu jika Taeri telah meneteskan airmatanya. Eunbi tersenyum, hingga akhirnya gadis itu ikut memeluk kedua temannya.

Hweji bisa merasakan perasaan yang kedua sahabatnya kirimkan padanya melalui pelukan hangat mereka. Hweji tersenyum, wajah pucatnya perlahan menghilang tergantikan dengan senyum bahagia yang gadis itu berikan.

 

**

 

“KESITU! KESITU!!”

Taeri menarik Hweji penuh semangat bersama dengan Eunbi. mereka bertiga berlari bersama menuju pantai setelah tadi mereka menunggu keadaan Hweji membaik. Sekarang Hweji sudah bisa kembali tertawa dan menggerakan tubuhnya lebih leluasa. Wajah pucatnya juga sudah tak terlihat.

Mereka bertiga saling menyipratkan air pantai, berlari dari kejaran ombak dan menggunakan ban mereka untuk berenang di bagian dalam pantai.

Pada akhirnya mereka bertiga memilih duduk di tepi pantai, menghilangkan rasa lelah mereka.

Hweji menidurkan dirinya sambil terus tertawa. Ia menatap langit biru cerah yang seakan seperti ikut tertawa bersamanya. Ia menaruh tangannya untuk menudungi matanya dari terpaan sinar matahari yg begitu terik.

Taeri melirik kearah Hweji yang tampak diam menatap langit dengan mata sendu. Ia sedikit menutupi matanya dengan tangan seakan sengaja agar tidak ada yg bisa melihat ekspresinya saat ini. tapi Taeri sudah menyadarinya.

“apa tubuhmu terasa lemas lagi?” tanya Taeri menatap Hweji khawatir. Hweji cukup lama terdiam hingga akhirnya ia menyingkirkan tangannya dari muka. Tersenyum menatap Taeri. taeri menyerngitkan dahinya. Ia sudah cukup mengenal lama Hweji dan segala hal tentang gadis itu. Taeri tahu saat ini gadis itu hanya sedang memasang senyum palsunya.

Hweji beranjak dari tidurnya di pasir. Memeluk kakinya sendiri yang menekuk dan menyandarkan dagunya pada kedua lututnya. Menatap datar kearah pantai. Taeri ikut menatap pantai, begitu juga Eunbi yang sedari tadi hanya diam.

Tidak ada yang mengucapkan sepatah katapun. Mereka hanya diam dan membiarkan angin kencang pantai terus ribut memecah keheningan mereka.

“keputusanku.”

Suara Hweji terdengar diantara keheningan mereka. suara yang pertama kali memecah suara angin diantara mereka.

“keputusan ku untuk menggugurkan kandungan ini. apa itu keputusan yang tepat?”

Taeri dan Eunbi menoleh menatap Hweji bersamaan.

Hweji meremas telapak tangannya.

“melenyapkan bekas yang telah Jimin berikan, apa itu berarti aku sedang berjalan satu langkah untuk melupakannya?”

Hweji semakin meremas tangannya kencang. Suara gadis itu terdengar bergetar.

“awalnya, aku pikir hanya dengan menggugurkan saja itu akan menjadi hal yang mudah. Kata ibu aku masih terlalu kecil untuk mempunyai anak seberapa keras aku meyakinkan ibuku.

Ibu memang benar, saat itu aku sangat ketakutan. Tak ada hal lain yang aku lakukan selain bersembunyi di dalam selimut. Berharap semua hal yang terjadi padaku adalah mimpi. Karena ibu selalu berada di sampingku, aku sangat yakin jika keputusan ibu untuk menggugurkan kandungan adalah hal yang tepat. Tapi, setelah bertemu kembali dengan Jimin dan melihat tatapan lelaki itu…”

Hweji menundukan kepalanya. Tubuhnya bergetar.

“Hweji…” Taeri mengelus punggung gadis itu. menatapnya khawatir. Eunbi juga ikut melakukan hal yang sama.

“saat aku melihat Jimin, semua kemuanku untuk menyingkirkan bekasnya langsung lenyap begitu saja. Rasanya seperti ada hal lain yang aku rasakan selain rasa takut.”
Hweji, gadis itu memang tidak menangis saat ini. tapi mata gadis itu begitu memerah.

 

“kalau begitu jangan gugurkan.”

Hweji terdiam mendengar suara lain yang ikut menyahut. Taeri dan Eunbi langsung menoleh kearah belakang mereka. mata keduanya melotot menyadari siapa sosok yang sudah berdiri di belakang mereka.

“Jimin? Kau. Sejak kapan kau berdiri disitu dan mendengar semua pembicaraan kita?”

Taeri menyerngitkan dahinya menatap Jimin.

Hweji tak berani menoleh kebelakang setelah mendengar nama Jimin. Mendengar nama lelaki itu di sebut. Ia merapatkan pelukannya pada kedua kakinya yang tertekuk.

“maaf, Eunbi. Taeri. bisa kalian meninggalkan aku dan Hweji berdua? Ada yang ingin aku bicarakan padanya.” Ucap Jimin masih terus menatap Hweji. Tatapan lelaki itu hanya tertuju pada gadis itu.

“ah, baiklah. ayo Taeri.” Eunbi beranjak dari duduknya, Taeri yang sempat terdiam menatap kearah Eunbi dan lalu Hweji. Hingga akhirnya gadis itu ikut berdiri.

Ia mengikuti langkah Eunbi untuk meninggalkan keduanya.

Kini hanya tinggal Jimin dan Hweji. Meskipun tidak menghadap belakang, Hweji sudah sangat tahu jika saat ini Jimin sedang berdiri di belakangnya dan menatapnya.

Jimin menghela nafasnya dan berjalan kearah Hweji. Duduk di samping gadis itu. ikut menatap lurus kearah pantai.

“kau tidak membenciku?”

Tanya Hweji dengan suara serak. Ia tetap tidak menatap Jimin.

“kenapa aku harus?”

Kini Jimin yang bertanya balik, lelaki itu juga tidak menatap kearah Hweji, meskipun saat ini ia sangat ingin menatap gadis itu selama mungkin. Begitu menyiksa ketika ia harus mati-matian menahan rasa rindunya yang begitu besar.

“aku sudah membuatmu kecewa ketika aku mengatakan akan menggugurkan kandungan. Membuat keputusan sendiri tanpa berunding denganmu. Aku jelas sudah membuatmu menunggu tapi ketika datang aku langsung mengatakan hal seperti itu.”

Jimin diam. Ia tak menatap kearah Hweji. Menghela nafasnya yang terasa berat. Kecewa? Mungkin iya. Tapi untuk membencinya?

Jimin menoleh kearah Hweji dan dengan cepat lelaki itu menarik gadis itu kedalam pelukannya.

“kau bisa berpikir aku kecewa padamu, tapi jangan pernah berpikir jika aku membencimu. Kau tahu? Bahkan sekalipun aku berpikir untuk mempunyai perasaan itu padamu, lebih baik aku membenci diriku sendiri.”

Hweji berusaha menahan tangisnya ketika mendengar apa yang Jimin ucapkan. Ia balik membalas pelukan Jimin. Menaruh tangannya diantara punggung lelaki itu.

“tapi aku tahu Hweji. Aku yang egois saat ini, aku tidak bisa mengerti bagaimana keadaanmu. Mungkin kau masih sangat takut untuk mengandung atau menjadi seorang ibu. Jadi aku tidak akan berpikir sendiri lagi, aku menerima semua keputusanmu-“

“aku tidak akan menggugurkan kandungan ini.”

Jimin terdiam. Ia tidak sempat melanjutkan kata-katanya. Ia menatap Hweji dengan tatapan terkejut. Hweji semakin merapatkan pelukannya pada Jimin. Ia sudah berada dalam batasnya untuk menahan rasa rindunya pada lelaki itu.

“aku tidak akan menggugurkan kandungan ini dan aku akan berjalan bersamamu apapun yang terjadi.”

Jimin masih terus menatap Hweji. Ia tidak mau mengakuinya, tapi entah kenapa ia merasa perasaan yang hangat pada dadanya.

Ia balas memeluk Hweji semakin erat. Mencium puncak kepala gadis itu.

Meskipun ia tidak menjawab semua ucapan Hweji tapi ia yakin Hweji sudah akan tahu apa jawabannya.

Apapun yang terjadi ia akan terus membantu gadis itu berjalan.

 

 

***

 

 

Dari kejauhan Taeri dan Eunbi tersenyum melihat kedua pasangan yang sekarang tampak sedang berpelukan itu.

“aku senang melihat mereka yang seperti itu. rasanya sudah sangat lama sejak terakhir kali.” Ujar Taeri tersenyum, Eunbi ikut mengangguk.

“bagaimanapun masalah Hweji memang lebih berat dari masalah cinta kita berdua.”

Ucap Taeri menghela nafasnya. Eunbi menatap Taeri dengan kerutan kening.

“masalah cinta bagaimana? Hubunganmu saja dengan Yoongi sunbae berjalan sangat lancar. Masalah cinta kedua terbesar setelah Hweji itu AKU.”

Taeri ikut mengerutkan keningnya menatap Eunbi.

“ya. Kau pikir aku tidak punya masalah sekarang??? Kau tidak akan pernah mengerti sebelum melihatnya sendir- AH!” ucapan Taeri terpotong. Tatapan gadis itu kearah lain dan tampak berbinar. Gadis itu beranjak dari duduknya di bangku dekat pantai.

“YOONGI OPPAAAA!!!” Taeri berlari dengan langkah riang. Eunbi menatap jijik gadis itu, ia sudah sangat tahu siapa yang Taeri lihat dari semenjak melihat tatapan berbinar gadis itu.

Taeri langsung memeluk lengan Yoongi dengan manja. Yoongi yang saat itu tengah membeli minuman dingin di mesin pembeli minuman hanya tersenyum menatap Taeri. lelaki itu mengelus rambut Taeri lembut.

Melihat hal itu, Eunbi yang duduk tak jauh dari mereka hanya bisa terdiam melihat kemesraan yang Taeri dan Yoongi perlihatkan.

Eunbi menoleh kearah lain. Melihat keberhasilan temannya dalam mengubah sifat dingin Yoongi. gadis yang berhasil membuat mata Yoongi hanya menatap kearahnya.

Saat itu juga Eunbi tiba-tiba saja teringat dengan Jungkook. Ia merogoh kantung baju untuk meraih ponselnya. Mengeceknya. Tidak ada notifikasi pesan masuk ataupun sapaan lelaki itu lagi. Eunbi menatap datar layar ponselnya.

 

*

 

“Yoongi oppa, latihan basketnya sudah selesai kan? Bagaimana kalau kita makan sama-sama? atau bermain di pinggir pantai? Naik banana boat sama-sama? ayo ayo ayooooo.”

Taeri menggoyang-goyangkan tubuh Yoongi dengan manja saat lelaki itu tengah meneguk minumannya.

“kalau untuk berduaan saja seperti ini aku masih bisa, tapi aku tidak bisa beraktifitas bebas hari ini.” ucap Yoongi kembali menghadapkan tubuhnya pada mesin pembeli minuman. Ekspresi senang Taeri langsung menghilang

“eh? Kenapa???”

kenapa? Latihan hanya 3-4 jam tidak akan cukup.”

Taeri menatap punggung Yoongi tidak terima. Sudah cukup lama ia menunggu dengan sabar untuk bisa berduaan dengan Yoongi. tapi kini lelaki itu tetap memilih basket ketimbang dirinya sendiri???

“tapi kan-“

Ucapan Taeri terhenti ketika Yoongi tiba-tiba menempelkan kaleng minuman cola yang sangat dingin di keningnya.

“ah! Oppa, kalengnya dingin!” Taeri menyingkirkan kaleng minuman dan menutup dahinya. Mengembungkan mulutnya.

Yoongi tertawa melihat tingkah gadis itu. ia tetap menyodorkan kaleng minuman colanya kearah Taeri.

“ini, anggap saja ini sebagai tanda janjiku akan membawamu berjalan-jalan saat malam.”

“eh? Malam? Jalan-jalan?” Taeri menatap Yoongi seraya meraih kaleng minuman cola. Yoongi tersenyum.

“kita akan berkencan saat malam hari.” Ucap lelaki itu mengacak rambut Taeri. rona merah pada pipi Taeri terlihat, ia langsung tersenyum riang mendengar ucapan Yoongi.

“kau harus janji oppa! Jangan ingkari lagi!”

“memang kapan aku mengingkari janjiku?”

“kau kan selalu bisa melupakanku jika sudah berhubungan dengan basket!” Taeri mengembungkan pipinya lalu menjulurkan lidahnya menggoda Yoongi. Yoongi tersenyum. Ia langsung mencubit kedua pipi Taeri.

“tetap saja kau yang lebih penting.” Tatapan Yoongi saat itu begitu dalam menatap mata Taeri. begitu juga dengan Taeri yang menatap lelaki itu dengan tersipu. Jarak wajah mereka sudah sangat dekat.

SRET

Taeri melototkan matanya ketika hoodie renangnya ditarik oleh seseorang dari belakang, membuat jaraknya dengan Yoongi menjadi sedikit menjauh. Taeri dengan cepat menoleh kearah sosok yang dengan berani menganggu waktu berharganya bersama Yoongi.

Jantung Taeri terasa berhenti berdetak ketika mendapati Hoseok sudah berdiri di belakangnya dengan senyuman khasnya menatap Yoongi.

“ini sudah tugasku menghalangi kedekatan kalian, kan?” ucap Hoseok menarik tubuh Taeri lagi agar lebih jauh dari Yoongi.

“sunbae!!! Kau menganggap ucapan Nam ssaem serius saat itu??? tidak!! Tidak!!!” Taeri berusaha menyingkirkan tangan Hoseok yang terus menggenggam hoodienya.

“Nam ssaem bukan type orang yang suka menarik setiap perintahnya.” Hoseok menatap Taeri tersenyum.

“TAPI KAN!!!” Taeri sudah tidak tahu harus berkata apa lagi. Ia mengembungkan pipinya kesal, tetap berusaha menyingkirkan tangan Hoseok.

Yoongi menatap Hoseok dingin.

“kau bisa menjadi tembok pemisah yang sangat menganggu, tapi kau juga tidak pantas menambah langkahmu untuk mendekati Taeri.”

Hoseok tersenyum menatap Yoongi. senyuman licik yang membuat Yoongi muak.

“harusnya aku sudah mengetahuinya sejak awal.” Ucap Yoongi lagi. Lebih terdengar seperti bergumam.

“bergegas. Kita harus latihan lagi.” Yoongi membalik tubuhnya dan lalu berjalan meninggalkan Taeri dan Hoseok. taeri terdiam menatap Yoongi yang bersikap begitu dingin. Taeri kembali sadar dengan tangan Hoseok yang masih menggenggam hoodienya.

“LEPAS!!!” jerit Taeri kesal. Hoseok akhirnya melepas genggamannya dan menatap Taeri.

“aku tidak tahu apa yang sunbae pikirkan, tapi tidak bisakah sunbae menyerah saja???? Berhenti menganggu hubunganku dengan Yoongi oppa!!” ucap Taeri dengan tatapan kesal menatap Hoseok. hoseok diam menatap Taeri juga. tidak ada jawaban dari lelaki itu. hingga lelaki itu membalik tubuhnya, berjalan searah dengan Yoongi.

“malam ini aku akan tetap menghalangimu bertemu dengan Yoongi.” ucap Hoseok sembari berjalan meninggalkan Taeri. taeri tersentak mendengar ucapan Hoseok. ia meremas kaleng minuman colanya dengan kesal. ia tidak pernah merasa begitu kesal seperti ini sebelumnya.

“apa itu? kenapa Hoseok sunbae masih mengejarmu?”

Eunbi berjalan mendekati Taeri. sepertinya gadis itu melihat semuanya.

molla!!! ARRGHHH!!!” Taeri mengacak rambutnya sendiri dengan kesal. Eunbi memundurkan langkahnya takut, Taeri. gadis itu bisa menjadi seperti anjing galak kalau sudah diganggu.

 

 

**

 

Sera berdiri di pinggir lapangan ketika siswa basket tengah berlatih. Mata gadis itu tak mengarah ke setiap siswa seperti biasanya, dia hanya mengarahkan tatapannya kearah Taehyung.

Bukan karena ia harus terus mengamati Taehyung karena ia dan lelaki itu baru menjalin hubungan, tapi hal lain yang begitu ia khawatirkan.

Taehyung, lelaki itu kini tengah meringis menggenggam kakinya sendiri, pelatih membantu lelaki itu meregangkan kakinya.

“kau tidak bisa ikut bermain di pertandingan penyisihan terakhir.” Ucap pelatih setelah selesai membantu meregangkan kaki Taehyung. Taehyung menatap pelatih tidak percaya.

“aku masih bisa bermain, ini cuman keram biasa dan pasti akan pulih dengan cepat.”

“sera, ambil chlorethyl spray.” Pelatih menatap Sera dan dengan cepat gadis yang selalu berada di sampingnya merogoh ransel besar berisi peralatan medis.

“pelatih! Aku masih bisa bermain!”

Pelatih menyemprotkan chlorethyl spray pada tulang kering Taehyung yang terlihat memar parah dan bengkak setelah ia melepaskan perban gipsnya.

“posisimu akan di gantikan Hoseok.”

Taehyung mengerutkan keningnya menatap pelatih tidak percaya.

“tapi dia juga cedera! Itu konyol pelatih!”

“keadaanmu tidak sama dengan Hoseok. dia hanya mengalami keram otot di tubuhnya, tapi kau mengalami cedera memar yang cukup parah. Kau harus istirahat dengan benar, duduk di bangku sekarang dan jangan ikut latihan. Jangan memikirkan egomu saat ini, kau memilih beristirahat atau tetap bermain dan pada akhirnya tak bisa bermain basket lagi setelah itu?”

Pelatih menatap Taehyung dengan tatapan dinginnya membuat lelaki itu terpaku tak tahu harus berkata apa. Sera menatap Taehyung khawatir yang masih menatap pelatih ketika lelaki itu beranjak dari jongkoknya.

“Hoseok, untuk 3 pertandingan berikutnya kau gantikan posisi Taehyung.”

“eh? Kenapa?”

“kau tidak bisa melihat? Dia cedera cukup parah.”

Hoseok menatap Taehyung yang kini terlihat menundukan kepalanya. Keadaan lelaki itu terlihat begitu berantakan.

Sera berjongkok menyeimbangkan jaraknya dengan Taehyung. Ia menatap lelaki itu yang tampak terpukul.

“Taehyung, kau harus mendengarkan perintah pelatih dan tetap beristirahat.”

Taehyung tidak menjawab. Ia beranjak dengan tubuh sedikit sempoyong.

“Taehyung-“

Taehyung tidak sekalipun menatap kearah Sera, lelaki itu berjalan meninggalkan lapangan basket tanpa menatap kearah yang lainnya. Siswa basket yang lainnya menatap punggung lelaki itu yang menjauh.

“dia marah?”

“aku yakin dia merasa terpukul, dia memang sudah berlatih sekeras mungkin untuk bisa membawa SMA kita masuk kedalam list pertandingan musim panas secara resmi.”

Sera meremas tangannya, ia tahu bagaimana perasaan Taehyung saat ini. ia pun berjalan mengikuti langkah Taehyung untuk menghampiri lelaki itu.

 

“baiklah, kembali fokus berlatih!!!”

Teriak Pelatih meniupkan pluitnya dan dengan langsung membuat para siswa bergegas fokus berlatih kembali.

 

 

*

 

“Tae?”

Sera berjalan menghampiri Taehyung dengan hati-hati ketika mendapati lelaki itu terlihat duduk sendiri di bangku yang tepat menghadap kearah pantai. Ia ikut duduk di samping Taehyung.

Taehyung menoleh menatap Sera, melihat ekspresi khawatir gadis itu. sera juga bisa melihat ekspresi kecewa pada wajah Taehyung.

“maafkan aku karena bersikap seperti tadi.” Ucap Taehyung pelan.

“aniya. Aku mengerti perasaanmu, Tae.” Sera menggelengkan kepalanya. Ia meraih tangan Taehyung dan menggenggamnya seerat mungkin. Bermaksud memberikan rasa nyaman pada lelaki itu.

“aku mengerti keinginanmu untuk bisa ikut bertanding begitu besar, tapi kau juga harus memikirkan kesehatan tubuhmu sendiri. Apa yang pelatih katakan benar.”

Taehyung diam mendengar ucapan Sera, ia menundukan kepalanya. Inilah ekspresi sedih Taehyung yang baru pertama kali Sera lihat.

“kau, juga harus memikirkan perasaanku, Tae.” Sera mengeratkan genggaman tangannya. Taehyung mengangkat wajahnya dan menatap gadis di hadapannya.

“aku tidak mau melihat kau merasakan hal yang lebih menyakitkan dari ini. percayalah, jika kau tetap ingin bermain kau akan lebih merasa sakit sesudahnya. Aku tidak mau kau kenapa-kenapa, Tae.”

Sera tampak menahan airmatanya yang hendak terjatuh. Suara gadis itu begitu parau dan bergetar.

Taehyung menarik tubuh Sera dan memeluk tubuh gadis itu seerat mungkin. Hal itu berhasil membuatnya merasa lebih nyaman dari sebelumnya.

Sera juga bisa merasakan permintaan maaf Taehyung ketika lelaki itu memeluknya begitu erat seakan tidak mau melepasnya.

“aku akan mendengar kata-kata pelatih dan beristirahat.” Ucap Taehyung, Sera mengangkat wajahnya dengan senyum sumringah.

“benarkah?? Kalau begitu kau harus istirahat-“

“tapi selama beristirahat di rumahku kau harus menemaniku.”

“eh?” sera menatap Taehyung terkejut mendengar apa yang lelaki itu ucapkan. Taehyung memasang smirk-nya.

“waaaa!!! Kau mesum!!!” Sera memukul-mukul dada Taehyung dengan pelan. Wajah gadis itu memerah.

“aku kan tidak bilang apa-apa selain menemaniku. Ah, apa kau yang malah mengharapkan yang lebih ya? Coba lihat mukamu merah sekali.” Taehyung menunjuk muka Sera hingga wajah gadis benar-benar memerah melebihi udang rebus. Lelaki itu tertawa menggoda Sera berusaha menghindari pukulan kesal Sera.

Tangan Taehyung menghentikan gerakan tangan Sera hingga gadis itu tidak bisa menggerakan tangannya lagi.

Ia menatap Sera dengan lamat. Wajah Sera memerah ketika wajah Taehyung menjadi begitu dekat. Jantungnya berdebar kencang melebihi batas normal, ia tidak pernah merasakan keadaan seperti itu sebelumnya.

Belum sempat Sera menuntaskan keinginannya untuk memejamkan mata Taehyung sudah menarik kepalanya dan mencium bibir gadis itu sedalam mungkin. Menggerak-gerakan bibirnya dengan lincah pada bibir Sera hingga membuat gadis itu kewalahan. Lidah Taehyung sudah berhasil menyapu bersih lidah gadis itu. sera berusaha membuat dirinya seimbang dengan Taehyung tapi tetap saja lelaki itu selalu bisa saja membuat dirinya kewalahan.

Akhirnya Taehyung menghentikan lumatannya yang cukup menyiksa Sera. sera berusaha mengambil nafas sebanyak mungkin.

“kau sama sekali tidak romantis! Lakukan dengan pelan dong!” omel Sera menatap Taehyung dengan muka memerah.

“pelan? Itumah tidak seru.” Taehyung menjulurkan lidahnya untuk menggoda gadis itu. dengan cepat Sera memukul lengan Taehyung, lelaki itu tertawa menghindari pukulan Sera.

 

*

 

Yoongi menghela keringatnya yang sudah mengucur banyak di pelipisnya. ia meraih minuman botol yang berada di ranselnya dan langsung meneguknya hingga habis.

Beberapa siswa basket yang lain juga terlihat mengalami hal yang sama. masalah mereka hanya dahaga yang lebih sering terasa di banding rasa lapar. Bayangkan mereka yang harus berlatih outdoor di bawah sinar terik matahari musim panas.

“gila. Ketika para siswa lain sedang bersenang-senang dengan liburan kali ini, kita malah berlatih seharian tanpa istirahat yang cukup.” Keluh Park Chanyeol, center tim mereka yang bertubuh tinggi. Sejauh ini memang Chanyeol lah yang lebih sering mengeluh di banding siswa yang lainnya.

“terima sajalah. Ini juga untuk kebaikan kita.” Jin tersenyum menepuk-nepuk pundak Chanyeol.

“hah. Ini juga karena Taehyung cedera kan? Apa tim kita juga punya kesempatan kalau posisi Taehyung digantikan Hoseok? kita tahu Taehyung itu terbaik dalam melakukan shooting.”

“hey.” Jin menyenggol Chanyeol agar lelaki itu lebih bisa menjaga ucapannya. Tapi Chanyeol seakan tidak peduli. Jelas ia melihat Hoseok berada tidak jauh dari mereka dan sudah pasti mendengar pembicaraan mereka.

“oy, Hoseok. jangan permalukan kita nanti, ya.” Ucap Chanyeol dengan suara lantang. Lelaki itu seperti sengaja melakukan itu.

Yoongi yang mendengar itu seperti pura-pura acuh padahal seluruh siswa tengah mengamati suasana tegang itu.

“aku tidak mau melihat kegagalanmu melakukan shooting. Mungkin saja jika diingatkan seperti ini kau akan lebih berusaha lagi untuk menggantikan posisi Taehyung, untuk sementara.”

“hey. cukup.” Jin sadar jika Hoseok sedang berusaha menahan amarahnya, ia menyentuh pundak Chanyeol berharap lelaki itu menghentikan tingkahnya.

Yoongi menaruh botol mineralnya.

“Park Chanyeol. Kelilingi lapangan 50 kali putaran.” Ucap Yoongi tiba-tiba tanpa menatap kearah Chanyeol. Chanyeol menatap Yoongi terkejut.

“apa? Kenapa tiba-tiba??”

“kau tidak menunjukan rasa percayamu pada salah satu tim. Tentu kau ingat kata pelatih? Itu juga termaksud pelanggaran.” Ucap Yoongi dengan nada dingin.

“itu bukan pelanggaran karena pasti bukan aku saja yang berpikir-“

“LAKUKAN SEKARANG!”

Chanyeol tersentak tak bisa berkata apa-apa ketika suara Yoongi mulai meninggi. Melawan juga tidak mungkin karena Yoongi adalah kapten dan juga pemain terkuat di tim mereka. itu sama saja menyingkirkan dirinya sendiri dari tim inti. Chanyeol menahan emosinya. Sekilas ia menatap kearah Hoseok dengan benci hingga akhirnya ia berjalan kearah lapangan untuk melaksanakan hukumannya.

Hoseok menatap Yoongi yang kini terlihat memainkan ponselnya. Ia pun menunduk dengan ekspresi yang tak bisa di tebak oleh siapapun.

 

 

.

 

 

Yoongi baru saja memasuki seluruh peralatan berlatihnya ketika tadi ia melakukan latihan sendiri. Langit sudah berwarna oranye pertanda akan segera gelap. Hanya tinggal dia sendiri di lapangan saat ini.

“kau tidak perlu melakukan hal seperti itu tadi.”

Gerakan tangan Yoongi terhenti ketika mendengar suara lain dari belakangnya. Yoongi menoleh dengan malas. Sekedar memastikan jika tebakannya benar. Itu adalah Hoseok yang berdiri di belakangnya. Menatapnya dengan dingin.

“melakukan apa?” Yoongi kembali fokus pada ranselnya. Nada suara lelaki itu terdengar dingin dan seolah memberi pertanda pada Hoseok jika ia tidak ingin di ganggu.

“menghukum Chanyeol.”

“dia memang pantas di hukum. Itu pelanggaran yang di umumkan pelatih sebelumnya.”

“kau tidak bermaksud membuatku luluh dan menyerah mengganggu hubungan mu dan Taeri kan?”

Yoongi memasangkan ranselnya pada pundaknya. Berdiri diam menatap Hoseok.

“dengar Yoongi. aku tidak akan menyerah untuk Taeri. bagaimanapun juga akulah orang pertama yang menemukannya. Akulah yang sudah menyimpan perasaan untuknya dari awal. Kau tidak pantas untuk memilikinya.”

Ekspresi Hoseok benar-benar berbeda dari sebelumnya. Lelaki itu begitu melepas emosinya pada Yoongi. Yoongi hanya menatap Hoseok dengan datar.

“Taeri bukan barang. Dia bukan barang yang setelah kau temukan pertama kali harus kau juga yang memilikinya. Ah, apa kau malah berpikir seperti itu padanya?”

Hoseok menyerngit mendengar ucapan Yoongi. ia meremas tangannya sendiri.

“kau itu, tidak pernah serius dalam melakukan sesuatu, kan? Begitu juga pada basket. Ketika kau gagal sekali, kau memang berusaha, tapi usahamu begitu kecil. Kau hanya berlatih tanpa menambah semua potensi itu lagi. Hal itu membuatmu menjadi begitu tak terlihat di banding yang lainnya. Itu alasan pelatih merubah posisimu untuk tidak menjadikanmu pemain inti.”

Ucap Yoongi menatap Hoseok datar. Yoongi meraih bola basket yang ada di dekatnya.

ia melemparnya dengan kencang kearah Hoseok membuat lelaki itu kewalahan meraihnya. Hoseok mengerutkan keningnya menatap Yoongi.

“sebelum kau berpikir untuk merebut Taeri dari ku lagi, kau harus pertimbangkan dirimu sendiri. Apa kau akan serius? Aku yakin kau punya otak untuk memikirkannya.”

Hoseok terdiam menatap bola basket yang ada di tangannya. Memikirkan setiap kata-kata Yoongi.

Yoongi pun berlalu meninggalkan Hoseok tanpa menoleh kearah lelaki itu lagi.

Hoseok terjatuh berlutut masih menggenggam bola basket di tangannya. Terus menatap bola itu.

“lebih serius?”

Gumamnya. Bola basket itu mulai menggelinding dari tangan Hoseok. ia membaringkan dirinya di lapangan untuk menatap langit yang sudah mulai gelap. Tatapannya kosong untuk menerawang sesuatu.

Ia menutup matanya dengan lengannya.

“sial. Lagi-lagi dia yang membuatku sadar.”

Hoseok menggertakan giginya dan menutup matanya lebih rapat dengan lengannya. Tak terasa buliran bening mulai terjatuh melewati pipinya.

“sial.”

 

 

 

***

 

“YOONGI OPPAAAA!!!!!”
tangan Taeri melambai-lambai dari kejauhan ketika ia sudah melihat sosok Yoongi hendak berjalan kearahnya. Senyum lebar merekah di bibirnya. rasanya ia begitu bahagia bisa bersama Yoongi saat malam terakhir mereka di Gyeongpo.

Penampilan Yoongi saat itu benar-benar terlihat keren meskipun lelaki itu hanya memakai kaus jersey dan celana basketnya. Ia juga memakai topi dengan posisi terbalik menutupi poninya.

Berbeda dengan Taeri yang mengenakan dress pendek simple bewarna pastel namun terlihat seksi. Taeri menggandeng lengan Yoongi dengan manja seiring langkah mereka mengitari jalanan pinggir pantai.

Banyak yang mereka lakukan semalaman itu. membeli kembang api dan bermain bersama, bermain kejar-kejaran bersama ombak dan menyewa sepeda untuk di kendarai berdua.

Taeri tidak bisa berhenti tersenyum semalaman itu. rasanya tidak ada lagi hari yang membahagiakan selain hari itu.

Kini mereka berdua tengah duduk di bangku yang menghadap arah pantai. Taeri masih memeluk lengan Yoongi dengan manja.

“ah! Shooting star!” Taeri mengarahkan tangannya kearah langit. Yoongi ikut menoleh kearah apa yang Taeri tunjuk.

shooting star? Bintang jatuh huh?” Yoongi menyerngitkan keningnya.

“uhm! Ayo kita buat permintaan!” dengan cepat Taeri menyatukan kedua tangannya dan memejamkan matanya untuk berdoa. Yoongi menatap kearah Taeri dan tingkah gadis itu.

Taeri mulai membuka matanya dan mendapati Yoongi yang sama sekali tidak berdoa seperti dirinya.

“kenapa oppa tidak buat permintaan???”

“itukan cuman mitos.”

“tapi apa salahnya untuk mencoba? Mungkin saja itu benar-benar akan terwujud.” Taeri mengembungkan pipinya menatap Yoongi. Yoongi tertawa.

“lalu apa yang kau minta tadi?” Yoongi mendekatkan tubuhnya pada Taeri.

“i-itukan rahasia! Kenapa aku harus memberitahunya???”

“cuman beritahu saja.”

“kalau di beritahu nanti tidak akan terwujud!” helak Taeri keukeuh untuk tidak memberitahu apa yang ia minta pada Yoongi.

Yoongi tersenyum menatap Taeri dan mengacak rambut gadis itu. Taeri berusaha mengelak agar Yoongi tidak semakin membuat rambutnya berantakan.

“ah, oppa. Tapi ada yang aneh. kenapa Hoseok sunbae tidak mengganggu, ya? Kan dia masih dalam misinya-“

Ucapan Taeri terhenti ketika Yoongi meraih mukanya dengan kedua tangan lelaki itu. mendekatkan wajahnya pada wajah Taeri. menatap gadis itu dengan lamat.

“jangan menyebut nama itu ketika kita sedang berdua.” Ucap Yoongi dengan suara beratnya. Taeri terlena menatap mata Yoongi yang menatapnya begitu tajam.

“Taeri.”

Yoongi mengelus pipi Taeri, rona merah di pipi Taeri semakin bertambah.

Bibir Yoongi mulai mendekat dan menempel lembut pada bibir gadis itu. taeri memejamkan matanya. Ia pun melingkarkan tangannya pada leher Yoongi. membalas setiap lumatan Yoongi yang terasa memabukkan untuknya.

 

Aku mencintaimu.”

 

 

**

 

 

Eunbi sedang mempersiapkan seluruh peralatannya kedalam kopernya. Besok hari mereka untuk kembali ke Seoul. Kini hanya ia sendiri yang berada di dalam kamar resort. Taeri sedang pergi bersama dengan Yoongi begitu juga Hweji yang pergi bersama Jimin.

Helaan nafas keluar dari mulutnya. Entah kenapa ia merasa sedikit kesepian. Padahal Taeri dan Hweji sudah cukup sering menghabiskan waktu bersamanya.

Dddrtttt

Satu getaran dari ponsel Eunbi yang tergeletak di atas meja. Satu getaran pertanda untuk notif yang masuk ke dalam ponselnya.

Eunbi meraih ponselnya untuk memeriksa notifikasi itu. dugaannya pasti itu pesan dari ibu atau ayahnya.

Tapi jantung Eunbi terasa berhenti ketika melihat apa yang tertampak di ponselnya.

Satu pesan line yang berasal dari Jungkook.

Jari Eunbi terasa kaku untuk membuka pesan itu, tapi ia begitu ingin melihatnya. Sekuat tenaga ia mencoba menekan tanda baca di pesan itu, hingga akhirnya perlahan pesan line itu terbuka.

Satu pesan yang berhasil membuat seluruh tubuh Eunbi terasa kaku dan panas.

 

Noona, aku mencintaimu. Jangan pergi lagi. Dan jadi milikku ketika kau sampai disini.

 

 

 

To Be Continue

About fanfictionside

just me

140 thoughts on “FF/ ROMANCE HIGH SCHOOL/ BTS-BANGTAN/ pt. 20

  1. Wah ,finally ><
    ah hoseok harus sdar jgn ganggu Taeri lg .
    Huaah Tae-Ra moment emang yg pling sweet ,buat aku senyum2 sndiri pipi ku panas .great Tae-Ra

    lah Eunbi Jungkook harus jd ,eunbi jgn sama jin !

    Di tunggu next nya
    keep writing ,fighting !

  2. Maksud perkataan jungkook itu, dia mau buat eunbi milik dia selamanya? Menurut aku, romancenya kurang…

    Keep Writting thor~

  3. Kookie romantis ih kata2nya ;~; taehyung sera makin greget aw aw/? hyomin nya udh ilang kan thor(?) hweji jimin konflik nya jan banyak kek kasian gue wkwk. ini ff bikin penasaran bgt ><

  4. Hwa…. Hoseok oppa bikin aku jengkel pingin ku lempar pakai kaleng bekas😀 #plak #ditendangARMY
    Aku penasaran sama 3 couple ini selanjutnya ! terutama Jungkook eunbi😀
    Next Thor🙂

  5. ah akhirnya update juga😀 , pliss jhope kau harus sadar yah jangan ganggu hubungan taerixyonggi yah , ah eunbi mau balikan ama kookie yah ? Padahal kayanya cocokan ama jin hehe
    next thor😀

  6. yeayy bahagia semua yaaa ett kecuali si eunbi itu masih gantung ya.
    nunggu ff ini lama bangetttttt.
    yoongi-taeri nya dibanyakin dong thor hehe.
    nextt😀

  7. Wahhh nnggu lmak bnget nie ff
    Sneng deh ud d publikasi
    Huff si honseok jdi pnggangngu
    Hweji jngan d gugurin kandngannya
    Wahhh akhirnya jongkook ngrm pesan k eunbi
    Nextt thor

  8. pas bagian jimin-hweji dapet banget feel nya, pokoknya mereka harus tetep bareng:^^^ bagian taeri-yoongi nya cuma dikit😥 ditunggu lanjutannya thor, fighting!!!^^

  9. Jungkook mah kecil kecil udah milikku milikuan😀
    Yoongi jihyun & jimin hweji langgeng terus daah
    Dan hoseok cepet sadar🙂
    Aku selalu suka sama ff ini dari chapter awal sampek akhir gak ada bosen bosennya dah, part selanjutnya ditunggu, semangat thor🙂

  10. ReRe~~ lu sama gua di sogok nih di part ini(?)
    ye kali thor chanyeol takut sama suga??? secara itu tiang listrik sama balakaciprut(?) wakwak
    gua udh takut ja si taera atau taerigi(?) bakal lepas kendali lagi(?)
    Hoseok lalayeyelalayeye banget dah(?) kasih joy aja udah hopie(?)
    guide para tokoh nya mana dah? tiap part baru dikasih gitu? bujugbuneng(?)
    bisa banget itu si dede ditaro di hari terakir, ntr klo dah balik eunbi minta salam kangen buat dede gyeomi dah(?)
    ini gua ngomen apaan dah=.=
    ntr kalau suga team tanding basket pada punya kemampuan dong!! siapa gitu jadi in tokek eyes(?)
    cepetan ya thor part 21 nya. klo ga di post sebelum tanggal 24, gua kasih obat bius si ReRe(?)

    • kek nya hweji lbh cocok ama chanyeol deh (?) ama chanyeol aja udeh (?) auk si yoongi marahin chanyeol nya dongak kali ye (?) ada johnny ga tuh di tim basket? (?) kan tinggi (?)

  11. Akhirnya.. finally.. setelah sekian lama menunggu,RHS akhirnya update juga ♥ seneng seneng seneng
    Ohmygod ,itu bang yoongi makan apa? Kok kata-katanya jadi dewasa gitu? Tapi so sweeeeet kok sama taeri nya ♡ dan tumben suga gak berpikiran yadong? -_-a
    Jimin hweji.. akhirnya kalian damai juga kkk~ semoga orang tua hweji bisa nerima keputusan hweji yaa /amin/
    Taehyung-sera, kurang romantis.. apa coba tuh taetae bisa gak sih dia romantis dikit aja.. jangan asal nyosor(?) aja :p
    Jungkook.. akhirnya kamu nongol juga saeng kkk~ semoga eunbi sama jongkook.. biar eunbi bisa menyadarkan jungkook untuk kembali ke jalan yang lurus(?)
    Next part.. always always ditunggu ♥♥♥ peluk author {}

  12. Akhirnya nih ff update jga stiap hari bolak balik ke blog ini :-p😀

    Woah!!!! Yonggi – Taeri Couple faforit ku ini (y) daebak thor ff y makin seru , romantis :-* hilangin dong yg gangguin taeri sama yonggi :-p , hoseok dikasih pasangan aja thor biar gak ganggu taeri yonggi lagi :-p trs perbanyak adegan NC yonggi taeri dong thor #plak :-p jangan lama2 thor update y..? :-*

  13. Wahh,, seneng banget ff dah update >.<
    ah, iri banget sama hubungan taeri yoongi😀 kasih konflik berat dong thor sama hubungan taeri yoongi biar lebih seru!

    Aku tunggu pt.21 thor,,
    fighting buat author😀

  14. Wah, finally ><
    ah Hoseok harus sdar, jgn
    ganggu Yoongi-Taeri lg. Ah Eunbi mau balikan ama Junkookie yah? Padahal kayanya cocokan ama Jin hehe…. Akhirnya Jongkook
    ngrm pesan ke Eunbi… next thor🙂

  15. akkkhhhh author bikin aku frustasi nehhh … knp hatus tbc di bagian eunbo dan jongkook???
    next thor tp jgn lama lama yooo !!! author SARANGHAE !!!

  16. akkkhhhh author bikin aku frustasi nehhh … knp harus tbc di bagian eunbi dan jongkook???
    next thor tp jgn lama lama yooo !!! author SARANGHAE !!!

  17. Aaaaaaaaaaaa akhirnyaaaa, aduh kenapa selalu senyam senyum dibagian Tae-Ra mungkin mereka couple yang cepecial (?) *ketularan alay anak bacon

    Ciee eunbi cieee dpt pesan dri jungkook, cie cieee😀 , PNF(Pajak NgeFly)nya jan lupa ya eunbii :v

    Aduh kenapa si yoo-ri tuh selalu ada adegan ‘anu’ nya -.-” bikin gereget :3 , oke oke ditunggu next jan lama lama, ntar lumutan lgi ini FF😀

  18. “ne jungkook-ah”

    aiahhhhh kirain end nya part 20.. woaaa lanjut nee~~ banyakin part yoongi-Taeri ya.. suka couple itu suka suka suka.. ♥

  19. yeay hoseok gak ganggu2 taeri lagi \^^/
    jungkook balik sama eunbi lagi? ahhh aku seneng, sebernya sama jin jg gpp sih tpi…..ya jungkook ajalah kekeke
    next next next~~~~~

  20. Akhirnya pt 20 di posting juga…
    yeaay!!!!!

    next chap d tnggu ya thor…jgn lama2 jebal…

    bnyakin tae sera moment ya thor…
    Fighting thor^^

  21. ahhh akhirnya ff ini d posting juga,ceritanya tambah menarik,akhirnya jimin ama hweji baikan lagi,buat Hoseok Oppa carilah yeoja lain,jangan ganggu hubungan yoongi ama taeri-_

    ini juga sera ama Taehyun makin romantis aja,eunbi and Jungkook aja thor,gua tnggu moment mereka juga>_<

    d tnggu chap berikutnya ne,kalau bisa jangan lama" ne hehehehe😀

  22. hi thor ^^, maaf bru comment
    sbnernya aku sring bca ff ni
    tp gg prnh comment alias siders
    tp skrng dh tobat😀
    bingung mw ngomong apa ?
    ff nya kereeeen..

  23. Wua… jungkok kamu ternyata-
    Iya thor,, romance ny kurang, lbh mmbhas k msalah” personal.
    Tp gpp, ttep keren kok.
    D tunggu next part ny.

  24. Kenapa Jungkook baru ngeline Eunbiiiii??? X/
    Hoseok jangan gangguin Taeri-Yoongi, gangguin aku aja rela kok!😄 /apaini/
    Gewla~ ngebayangin tampang Taehyung kalo lg romantisan begitu, imajinasi jadi liar gimana gitu bhahahaha xD

  25. AKHIRNYA SETELAH SEKIAN LAMA CHAP INI MUNCUL JUGA OMAIGATTTT. BAGUS BAGUS EUNBI HARUS JADI SAMA JUNGKOOK POKOKNYA HARUS /INI MAKSA/ WKWKWK NEXT CHAP JANGAN LAMA LAMA YA THOR. SARANGEK LAH POKOKNYA♡

  26. aaaaaaaaah akhirnya post ! tuhkan aku suka gatau diri, ini udah syukur lanjutan chapternya keluar dan sekarang aku penasaran sama kelanjutannya. alviany eonnie saranghanda❤

  27. Author keren!!! Tapi jangan buat hoseok jadi jomblo karena taeri. Cariin dia pacar juga biar taeri sama yoongi ga digangguin sama hoseok

  28. Ah akhirnya YoonGi nyadarin Hoseok lagiii wkwkwkk, akhirnya sweet moment lagi di YoonRi couple ^_^
    Thor banyakin ceritanya YoonGi dong hehe …
    next chap thor, Fighting !!!

  29. Aphy jangan lupa janjimu padaku, hoseok harus jadi lajang elite disini, oke? xD

    hoseoka, takdirmu udah jadi lajang elite, sudah relakan saja Taeri untuk Yoongi :v

    wah Taehyung Sera so sweet ya? Jimin Hweji juga😀

    aduh, kenapa ada CarkPhanyeol disini? Mana musuhan sama hoseok lagi.. Yaampun kedua suamikuuuu xD

    next part ditunggu ya Aphy^^

  30. akhirnya muncul jga, taehyun_ah “kalo pelanmah gak seru” wkwkwk maonya yg buru” mulu taehyun oh_taehyun…penasaran ama eunbi, nanti eunbi pasangannya spa???? and mian saya bru bsa komend di part ini ^^v maklum ktinggalan jauuuh bgt dan penyakit malasnya dateng.

  31. Yeeeeeeee ternyata ada adegan romancenya taeri yoongi !!!!makasih eonnn :*** fighting next part jan lama2 !!!

  32. OH MY GODDDD !!!!! Part ini bener-bener manis kaya permen kapas !! Waktu jungkook bilang “jadi milikku ketika kau sampai di sini”. Itu maksud nya apa ya ?? *mesummodeon* pengen banget jadi Taeri eunbi ma sera !!

  33. Weeehhhh udah di post /jingkrak2/
    Huuuwwaaa.. padahal suka banget Eunbi sama Jin, dibanding jungkook yg apa ya (?)
    Please dong eunbi ama Jin aja =D Ehehehe

    Part delanjutnya lebih cepat ya… I keep waiting =D *bow

  34. akh! demi apa shock pas bagian endingnya hiks.
    Setelah menunggu 737282922 tahun/? akhirnya ff ini dilanjutin. juga hiks 😢 . intinya bagus! ditunggu next chapternya thor *^O^*

  35. asdfghjkl deg2an bacanya thor huhu seriuuuu bbgtt jgn di tamatin dulu doong.. Suka bgt sama couple taeri yoongi omg lucu bangeett. Lanjutnya jgn lama2 ya thor keke fighting!

  36. Kasihan couplenya Yoongi dan Taeri hihihihi diganggu sana hoseok sabar ya….thir penasaran banget gimana kalau Yoongi cemburu kalau hoseok dekatin Taeri lagi dan Gimana hweji kalau sampai lahiran bisa berantakan skolahnya dan plus buat eunbi cepat cepat deh jadinya sama Jungkook kasihan Jungkook digantungin gitu….
    Ditunggu thor part 21 *woah!panjangpartny🙂

  37. kritik: pendek e talah thor part inii.hehe.pis.. :Dv
    saran: hoseok dikasih pengganti taeri knapa thor :3 kesian kn anak orang. trus dia udh sadar kn klo dia kurang maksimal klo brusaha, nah ini saat yg tepat mendatangkan cinta yg baru *eaaaa*
    at least maapkan fansmu yg cerewet ini y.mihihi

  38. Ahh, akhirnya di lanjut juga. lama banget aku nunggu nih ff. Senengnya,, tapi kurang panjanggg aku pengen baca terus penasaran..

    Oh yg god, kenapa harus TBC pas si kookie lagi. Aku suka couple Jungkook – Eunbi. Please di part selanjutnya banyakin park jungkook – eunbi..

    Jangan lama-lama buat ngepost part selanjutnya yah.. Fighting!!

  39. tumben ne post’y lama…tpi gpp makin seru ff’y…..kasian hoseok dah di bikin nyerah aja tu..wah jangan buat hweji gugurin kandungannya ea thor bikin solusi lai,,,hehe maksa….oya bikin moment teri ma yoogi lbih banyak…n di tunggu peningkatan hubungan eunbi ma joongkok kra” apa yang bakal di lakuin joongkok pas eunbi dah pulang liburan akan kah ada yadong”n antara eunbi ma joongkok di part selanjutnya di tunggu thor jangan lama” ya fighting buat pasangan sera ma taehyun makin sweeeeetttt aja hahahaha….

  40. yaelaaahhhhh lgi asyik” baca udah TBC aja -_-

    huaaaaaaa gua greget bget sm Taehyung Sera _<

    next thor
    jan lama"😀

  41. Akhirnya muncul jga.. Kyaaa.. Author lama bgttt pos nya..
    Hoho.. Jgn lama2 lah thor? Aku ga sabar untuk nextnya~
    oh iya? Blh komen perbaikan ya thor? Kata cuman bisa dganti hanya thor? Menurut aku lbh baku

  42. Kyaaa part yg aku tunggu2 ke share juga ><
    Yaampun, ini kerennn thor. cuma agak panjangin dikit dan jangan lama2 buat share nya yaa thor.. author kan baik🙂
    Truss panjangin part Jimin Hweji sama Eunbi Jungkook ya thor😀 pen tau nasib kedepan mereka gimana nantinya🙂

  43. kak tumben ada beberapa typo di tulisan kakak😀 tapi tetep ga rubah penilai,an aku tentang epep ini yang begitu keren :3 hehe

    kak kok jin muncul nya dikit ya, trus eunbi gimana ama jin apa jungkuk, padahal kan aku ngarep nya jin ama eunbi dan jungkuk ama aku *Deerrrrrrr* 😀 hihi

    Moment tiap pasangan sweet banget di part ini, wokeh di tunggu next partnya ye kak !! semangaaaatttt !! *treak gawoles*😀

  44. Kenapa sih Hweji g dibawa kabur aja sama Jimin klau emang eommanya Hweji g setuju.. Lagian aborsi kn bahaya T.T #reader yg anarkis seenaknya suruh bawa kabur ank org😀

    D part ini nae nampyeon Hoseokie sian bgt,, udh jelas” d tolak Taeri masih mau berjuang,, udh berhenti aja berharap cintanya Taeri nae Hoseokie😉
    d team basket sian jg masa kurg d percayai gtu huhuu pupuk Hoseok..

    Favorit couple dah TaeRa.. Untung Taehyung mau dengerin kta pelsti krna mikirin era jg ^_^ aaah le ini..

    Mwo ?? Jd maksudnya Jungkook gmn. tuh ?? Dtunggu kelanjutannya author-nim ~_^

  45. aku greget sama hoseok ><
    tpi disini.. akhir ny hwejimin bersatu ^o^ yeeyy!!

    dan.. next part yg bkal berstu kookkie-eunbi :'v *yehet!
    next..

  46. ahh romantisnya :*
    Suka suka suka😀 haha, hweji jimin buruan nikah ya😀 trus taeri yoongie makin HOT aja, sera taehyun wowwww, *bayangin**plak* hahaha

    Wahh joongkook keren nge-line eunbi tegas gitu, jangan nakal-nakal lagi ya kookie :3

  47. Ko chapter ini pendek yah? Padahal aku udh nunggu lama bgt thor -_- yaudh lah gpp, seruuu ko ceritanya🙂 ditunggu kelanjutannya yah thor!! jangan lama”!!! ^^

  48. Aku ngebut baca dari part 1,,maaf baru komentar disini /.\
    Hosoek masih ganggu terus ._.
    penasaran banget sama kelanjutan jimin hweji ,,kasian mereka :” jangan ditambah konflik lagi thor mereka ,yayaya/?

    Aaa~ pokonya lope lope banget sama ff ini ><
    Next chap ditunggu thor🙂

  49. uwwwaaaaaaaaaaaa!!!!!! YoonGi TaeRi keyen *-* /mimisan/?/
    Taehyung Sera lanjutkan/? xD
    Jimin Hweji fighting!!!! cemungud eaa/??

    nah loh si Eunbi sama jungkook begimana?? ‘-‘
    lanjut thor ditunggu eaps xD

  50. Yahhh kok kayanya pendek ya thor?:( itu jhope kurang kerjaan ihh mending sama aku ajaa kkkk eunbi lebih cocok sma jin dehh
    keep writing ya thor ditunggu kelanjutannya^^

  51. Finally saya telat baca LAGI ㅠㅠ
    Hoseok-ah jangan ganggu mereka berdua lagi ya, daripada lu gangguin hidup mereka mending lu gangguin hidup gua lah, gua rela wkwkwkwkwk😄

    Betewe, gua kangen Jungkook di ff ini.

  52. oh my Got!! author ini bagussss banget tauu , aku suka moment sera n tae wkwk hmm stuju sih eubi sama jungkook tapi kookie jadi cowo baik baik aja dah T.T tapi lebih stuju eunbi sama jin ajah xD jungkook telah mnjadi miliku *plak-..-
    part ini pendek yah ini yg plg aq tunggu” -..- tp malah pemdek😥 huwee
    di tunggu slanjutnya yaaaaaaaaaaa love you thooiorrrrr
    #fanny a.k.a kim hye in ^^

  53. untuk author tercinta *lebay /plak/ xD
    thorrrrrrr ff nya keren banget !!!!! (y)
    Chap 21 nya di panjangin dong ;;)
    kok perasaan chap ini pendek banget ‘-‘)/
    Udah itu aja xD
    Fighting ya thor !! ^-^)9

  54. co cwet amet si hweji ama jimin (?) bsk2 si johnny munculin thor jd tim basket jg jd tim lawan aja dah (?) kali gitu si hweji sembuh dan akhir nya lbh tertarik ke johnny (?) masukin taeyong jg thor gigitin sate (?) *apaini

  55. wahh keren… bikin penasaran weh… kkk…
    ciee akhirnya jungkook ama eunbi xD..
    next part nya jangan lama2 yeth😀😀
    maap telat komen T_T

  56. Thor aku suka bgt sm cerita member bts disini,semua nya dapet feel nya tp gatau kenapa yg tbtb jungkook sms eunbi aku ngerasa merinding kaya jadi eunbi gt hahaha lebay sih tp gatau knp line dari jungkook bikin aku deg-degan. Dan ternyata tbc-_- chapter 21 cepetin ya thor hehehe

  57. aaaaaaa baru sempet buka wordpress ini ternyata high school romance nya uda lanjut. bagus thor. dilanjut ya kalo bisa jangan lama lama. trus part nya. dipanjangin lagi ya thor. authir jjang(y) FIGHTING THOR!^^)9

  58. wahh, nggak ada moment eunbi x jin nih di gyeongpo??? :’v
    part ini sukses bikin senyum dan terharu, partnya jimin x hweji, momentnya suga x taeri ahhhh
    dan jihop yg sadar wkkwk

  59. Keren ,..
    lama banget nunggu FF ini , baru tau kalo udah dipost bulan lalu >..< , Tae-Ra juga so sweet :v
    Jimin ama Hwejinnya moga aja bareng terus .., sampe nanti lulus sekolahnya :v
    KOOKIEnya So Sweet ^^~~

  60. thor tolong banget…next nya,soal nya aku dirumah sakit ini .cma bisa baca gk bisa ngpa*in jdi cman ff ini yg aku tunggi.. cman fg ini thor yg nemenin biar gk bosen :’)
    #soalnya ini ff super Daebak !

  61. Aku suka bener sama part disini aaaaaaaaa jungkooook jadilah manly nak
    Oh ya belom memperkenalkan diri
    Annyeong aku icaaa
    Aku sangat sangat menyukai BTS dan Jeon Jungkook
    Tapi aku juga suka grup lain yaitu exo hehehehe mungkin untuk seterusnya aku bakalan terus nongkrong disini. Oh yaa maaf ya thor kalo komen aku singkat ntar aku perpanjang dan detail deh hahaha

    Aku pengen eunbi jungkook momentnya di banyakkin yaaa trus jungkook bakalan berubah jadi anak baik gak tuh thor?? Aaaaa penasaraaan trus sebenarnya eunbi suka sama jungkook atau jin??
    Aku seneng sera sama taehyung akhirnya jadiaan aaaa aku juga suka sikap manly jimin disini. Pokoknya sukaaaaa

    Lanjut yaa thoorr fighting!!! Maaf kepanjangan hahaha😉

  62. eh, ini author yg bikin exo special boys ya? waahh aku padamu thor(?) xD
    it ff exo pertama yg q baca full, dan yg uda bikin q penasaran ngenal exo#padahal uda tau kenal sejak debut, tp gamau tau xD
    sekarang malah jd exo-l akut xP
    makasi bgt lo thor(?) Kkkk~
    dan keknya ff ni jg bkal bkin q penasaran am suga juga, kasus exo sama soalnye ama Bts xp
    cuma keknya bakal fokus suga, ni ff jg q lonctin trus, bca yg taeri-suga xp cos q ga ngepel ama brondong wkwkwk xD
    di tunggu next nya thor!^^

  63. Uwoo uwooo w sering banget ngikutin kelanjutan ff ini
    Y ampun stiap part ny bkin w penasaran author nye keren imajenasi u tinggi ini yg bkin ff ny mkin keren

  64. hey, kenalin aku reader baru disini.
    aku suka sama FF ini, waah semakin lama semakin seru ><
    aku harap FFnya bisa dilanjutkan yaaaa. hwaiting.

    PS: Aku nge fans sama pasangan eunbi dan jungkook

  65. Hayyy aku readers baru dan mohon maaf krna bru bisa meninggalkan jejak disini hihihi aku fokus baca dulu soalnya kkk~
    Kyaaaaaa jungkook-ah romantis bgt deh ck~ udhlah eunbi sma kookie aja yayayaya
    Paling suka banget sama pasangan Taehyung – Sera kyaaaaaaa uri Taetae aiguuuu salanghae
    Kaka banyakin momen TaeRa dan EunKook dong :3

  66. aih semakin penasaran dan membuat w bete klo ff ini ngga cepet cepet next ke chapter 21.. aku tunggu yah sampe ff ini tamat.

  67. pernah baca ff ini wktu premierenya(?) trus lanjut baca lgi ehh udah chapt. 20. Daeebaaak thoorr critanya *mata lopelope* <3<3<3 anyway busway kpan lanjutannyya thor :^((

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s