FF/ MISSING YOU/ BTS-BANGTAN/ 2 of 2 (FINAL)


Tittle   : Missing You [Twoshot]/BTS-Bangtan/Part2 (Final)

Author : Dindatrii

Cast     : – Lee hyun ri

– Jeon Jungkook (BTS)

– Kim Namjoon (BTS) as Barista

Genre : Sad, hurt, fantasy

Note : Kalimat yang di miringkan adalah flashback dan narasi Jungkook di masa lalu dari ingatan Hyun ri dan semua menggunakan Author POV

FF ini terinspirasi dari drama Kara Secret Love

img1404580175244

 

“ Ketika seorang yang kita cintai pergi untuk selamanya, apa yang akan kau lakukan ? apa kau akan menentang takdir itu ? dan ketika cinta itu pergi kau baru menyadari betapa berharganya dia untukmu dan betapa kau mencintai dia. Dan akankah kau kembali ke masa lalu untuk menyelamatkannya dari kematian? yaitu dengan merubah takdir yang sudah di tetapkan Tuhan .”

===

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“…bisakah aku bertemu dengannya lagi ? “

***

Hyun ri menempel kembali foto waktu senja milik Jungkook yang kemarin diremas dan dilempar oleh pria itu . Hyun ri tersenyum sambil memandang foto itu.

Jungkook datang dan mencabut kembali foto itu. Hyun ri protes kenapa pria itu membuangnya, Jungkook sangat menyesalinya saat ia membuang itu. Hyun ri sadar kalau ia keceplosan dan meralat, pria itu akan menyesalinya. Tapi Jungkook tak mau mendengar, menyesali apa, itu bukanlah hal yang besar.

Hyun ri berusaha merebut foto itu. Foto yang butuh 2 bulan untuk memotretnya. Itu adalah foto Jungkook yang paling berharga. Lalu lelaki itu menjauhkan foto itu dari Hyun ri dan duduk.

“ Kau merasa gelisah kan? Kau tidak ingin memotret seperti bagaimana kau disuruh. Kau takut hasilnya tidak sesuai yang kau bayangkan. Kau bahkan tidak tahu apa yang harus dipotret. Apakah kau pikir akan berhasil jika kau menyerah ? “

“ Hentikan. Mengapa kau menjadi sangat ribut ? “

“ Aku juga seperti itu . Aku gelisah dan takut. “

Jungkook tak mengatakan apapun lagi, dan melamun. Hyun ri merebut foto itu, dan tanpa sengaja dia duduk di pangkuan Jungkook. Hyun ri bilang Jungkook tidak akan berhenti memotret, Jungkook akan menjadi fotografer terbaik. Foto Jungkook memiliki kekuatan untuk menyembuhkan orang-orang. Hyun ri tersenyum. Lalu dengan canggung, Jungkook bertanya sampai kapan gadis itu akan duduk di pangkuannya.

Hyun ri pun tersadar, dan langsung bangkit berdiri. Dan meminta maaf. Jungkook tak mengatakan apapun, dia hanya memandang Hyun ri.

***

Jungkook bermain basket bersama teman-temannya. Kemudia teman-temannya menunjuk ke suatu arah. Jungkook dan ia menoleh dan ternyata Hyun ri datang menghampiri mereka. Teman-teman Jungkook menyorakinya, menyangka kalau Hyun ri adalah kekasihnya.

Lalu Hyun ri menunjukkan minuman yang ia bawa untuk mereka. Jungkook tersenyum malu-malu dan menghampiri Hyun ri.

Setelah itu mereka beruda membaca komik bersama di padang rumput. Mereka seperti sedang berpiknik. Jungkook tertawa-tawa membaca komiknya. Hyun ri penasaran dengan apa yang di baca Jungkook dan berusaha mengintip.

Hyun ri ternyata sudah memesan mie untuk mereka dan memanggil penjual mie itu agar membawa pesanannya. Jungkook mengacungkan jempolnya untuk Hyun ri. Hyun ri pun tersenyum bangga dengan idenya itu.

Mereka kemudian makan mie bersama. Hyun ri membersihkan mulut Jungkook yang berlepotan dengan saus. Jungkook pun nempak canggung. Akankah Jungkook mulai menyukai Hyun ri?

Setelah iti, mereka makan es krim bersama di tepian kolam. Mereka bermain air dan saling mencolekkan es krim ke wajah mereka. Hyun ri pun tersenyum gembira.

***

Hyun ri menuntun Jungkook yang menutup matanya ke sebuah tempat yang tinggi (mungkin sebuah jembatan). Gadis itu menujukkan pemandangan senja pada Jungkook. Pria itu takjub melihatnya dan segera mengeluarkan ponselnya untuk memotret pemandangan itu. Jungkook memotret Hyun ri dari samping dan gadis itu menoleh.

Jungkook lalu bertanya apakah Hyun ri sering berkencan seperti itu bersama pacarnya. Hyun ri tersenyum, sudah lama sekali. Sudah lama sekali mereka tidak melakukannya, mungkin dia akan sangat menyukainya . Hyun ri bilang bahwa dirinya bukanlah orang yang baik.

“ Tapi pria yang mencintaimu itu pasti berpijar seperti matahari terbenam, di hari dia bertemu denganmu. Karena dia menerima sebuah cinta yang mengagumkan. “

“ Oppa..” mata Hyun ri berkaca-kaca. Dia lalu meminta maaf. Tidak seharusnya dia bersedih seperti itu.

Jungkook bilang tidak apa-apa. Hyun ri adalah manusia. Jadi menangis saja jika ingin menangis. Tertawa jika ingin tertawa. Dan jika Hyun ri marah, marah saja. Bahkan jika Hyun ri merasa nyaman dengannya, Jungkook akan mendengarkan Hyun ri. Hyun ri bilang bahwa orang itu mirip dengannya, jadi anggap saja itu sebagai layanan.

Tapi Hyun ri tidak bisa melakukannya. Tertawa lagi, menagis, marah ataupun jatuh cinta lagi. Di saat orang itu sangat kesepian, bagaimana bisa Hyun ri melakukannya. Mata Hyun ri masih berkaca-kaca. Dan Jungkook bilang itu bukanlah kesalahan nya.

“ Bagaimana kau tahu? Itu kesalahanku. Dia meninggal karena aku.Jika itu kau , kau tidak akan marah? “

“ Aku mungkin akan marah. Jika orang itu aku, aku mungkin akan sangat marah. Karena aku, pacarku sengsara. Gadis itu tidak bisa tertawa karena aku.. aku mungkin akan sangat marah. Itu bukan kesalahanmu. Jadi jika kau memikirkan orang itu maka demi orang itu hiduplah dengan bahagia. Jika itu aku, aku mungkin ingin melihat itu .Ingin melihat gadis itu tertawa lagi. ” balas Jungkook

Hyun ri berterima kasih atas penghiburan Jungkook (Hyun ri mungkin berpikir memang itu yang akan di katakan Jungkook yang sudah meninggal, bukankah mereka orang yang sama? Berarti pemikarannya pun sama). Hyun ri akan mengingat apa yang di katakan pria itu., bahkan saat dia kembali. Jungkook hanya mengangguk.

Jungkook kemudian menahan Hyun ri yang hendak pergi.

“ Bisakah kau tidak pergi? Tinggallah bersamaku. Aku tidak keberatan, bahkan jika kau salah mengira aku sebagai orang itu. Saat ini.. aku ingin tinggal bersamamu. Jika kau mau, aku akan menjadi ‘orang itu’ untukmu. “

Hyun ri menangis.. tak sanggup berkata bahwa orang itu memang Jungkook.

“ Kau sangat lelah kan? Maafkan aku. Untuk meninggalkanmu sendirian..khawatir sendirian. Menyakitimu..aku meminta maaf. “ ujar Jungkook pada Hyun ri, menempatkan dirinya kalau dia sebagai ‘orang itu’.

Jungkook memeluk Hyun ri yang terus menangis. Hyun ri pasti menangis haru. Jungkook benar-benar sudah jatuh cinta pada Hyun ri. Dia bahkan rela menempatkan dirinya sebagai ‘orang itu’ untuk Hyun ri.

***

Jungkook dan Hyun ri makan bersama di sebuah restoran. Hyun ri memandangi Jungkook yang sedang makan. Tak lama alat nya berbunyi, alarm peringatan, tanda waktunya tinggal sebentar lagi. Hyun ri juga teringat perkataan Barista itu, jika Hyun ri melebihi batas waktu yang di tentukan Hyun ri akan mati. Dan Hyun ri harus segera kembali saat peringatan itu berhenti.

Hyun ri minum untuk menghilangkan rasa gugupnya, Jungkook bertanya kenapa Hyun ri diam saja. Jungkook juga bilang hatinya berdebar menunggu hasil cetak foto, tapi tidak banyak jika dibandingkan bisa bersama Hyun ri. Hyun ri bilang hatinya juga berdebar. Kemudia Hyun ri agak lama terdiam, memikirkan sesuatu yang ingin dia tanyakan.

“ Jungkook-ssi..Apa kau bahagia hari ini? “

“ Ya..” Jungkook tersenyum. “ Kau tahu.. saat kau kembali ke L.A, kau mau menjadi modelku? Ada festival fotografi internasional di Perancis., aku..“ kata-kata Jungkook terhenti ketika begitu dia melihat Hyun ri memandang sedih ke arahnya. Jungkook pun bertanya kenapa Hyun ri seperti itu. Hyun ri sudah aneh sejak tadi, apa ada sesuatu yang terjadi.

Hyun ri menyangkal, tidak terjadi apa-apa. Hyun ri kemudian bergegas pamit untuk mengambil hasil cetak foto yang mungkin sudah selesai dikerjakan. Hyun ri pun meninggalkan alarm nya yang berbunyi.

Jungkook memanggil Hyun ri untuk memberikan alat yang berbunyi itu, tapi ponsel miliknya juga berbunyi. Jungkook menjawab telepon dari sepupunya, Ji Hae.

Jungkook ternyata sebelumnya sudah menelepon Ji Hae tapi tidak di angkat karna Ji Hae sedang sibuk dengan agensinya. Jungkook bilang dia hanya ingin memberitahu bahwa pemotretan dengan Hyun ri berjalan dengan lancar dan baik, dan Ji Hae tidak perlu khawatir. Ji Hae tak mengerti, siapa Hyun ri. Jungkook bilang model yang Ji Hae kirim untuk mengambil foto profil.

“ Apa yang kau katakan ? Siapa yang aku kirim? “ Ji Hae kemudian menutup teleponnya.

Jungkook pun bingung. Hyun ri bilang dia dikirim Ji Hae. Tapi Ji Hae tidak mengenal Hyun ri dan tidak mengirimkan apapun pada pada pria itu. Jungkook kemudian mengambil alat milik Hyun ri. Dia melihat gambar muka depan sebuah video, Hyun ri dengan seseorang yang sangat mirip dengannya. Video itu bertanggal 6 Juni 2014. Jungkook sedikit bingung, karena mereka sedang di tahun 2007 .

Jungkook memutar video itu, video tentang Hyun ri yang sebenarnya dia yang membuat video itu.

“ Anak ini..aku ingin menghiburnya. Saat itu, itulah yang aku pikirkan. Tapi kemudian, akulah yang menerima penghiburan darimu. Aku bertemu denganmu dan mulai memotret lagi, dan saat itu aku bahagia.”

Jungkook kemudian teringat Hyun ri yang berkata bahwa Jungkook akan menjadi fotografer yang terkenal. Hyun ri yang memanggil namanya dan memeluknya saat pertama kali bertemu. Hyun ri bilang kalau dia datang untuk menyelamatkan Jungkook. Jungkook pun seakan tersadar, hyun ri mungkin memang benar dari masa depannya.

Jungkook pun berjalan keluar mencari Hyun ri untuk menanyakan kebenarannya. Yang di cari, bersembunyi tak jauh dari tempat Jungkook berdiri. Hyun ri menatap Jungkook dengan sedih.

Jungkook masih mencari Hyun ri. Ponselnya kemudian bordering, ada telepon dari Jeong Hee, Jungkook menjawabnya. Jeong Hee bertanya apa gadis yang ada di rumahmu waktu itu (Hyun ri) adalah anak sekolah. Jungkook kembali bertanya memangnya kenapa.

***

Hyun ri masuk ke dalam elevator yang akan membawanya kembali ke masa kini. Di dalam elevator sudah ada Barista yang menunggunya. Terlihat sekali langkah Hyun ri tersa berat saat akan masuk. Barista bertanya apa hari Hyun ri menyenangkan.

“ Orang itu bahagia.. itu cukup. “ Jawab Hyun ri

Kemudian alat milik Barista berbunyi. Sebuah kejadian yang sebelumnya tidak ada, sebentar lagi akan terjadi. Hyun ri melihatnya. Jungkook akan bertemu dengan Hyun ri remaja. Hyun ri panic dan bergegas keluar.

Barista menahannya, Hyun ri tidak bisa ke sana. “ Tidak ada waktu lagi, jika kau tidak kembali sekarang kau akan mati. Apa kau ingin mati? “

Hyun ri menarik tangannya dari Barista itu, dan tanpa berkata apapun ia langsung berlari keluar tidak mengubris panggilan Barista.

Ya. Hyun ri memilih mati, daripada Jungkook yang akan mati di masa depan.

***

Di sebuah klub, Hyun ri remaja di tarik oleh dua orang preman. Dan mendudukkannya. Seseorang menunjukkan sebuah surat, dan tagihan hutang. Hyun ri remaja kemudian di paksa membubuhkan cap jempolnya. Entah apa isi surat itu, yang jelas Hyun ri remaja berusaha memberontak, menolak membubuhkan cap jempolnya.

Jungkook tiba di klub itu. Sepertinya tadi Jeong Hee mengabarkan pada Jungkook dia melihat Hyun ri remaja disana. Jungkook mengedarkan pandangannya dan melihat Hyun ri remaja sedang di paksa oleh preman. Jungkook hendak menghampirinya.

“ Jungkook Oppa! “ Hyun ri muncul di belakangnya, menghentikan langkah Jungkook.

Jungkook menoleh , Hyun ri ada di hadapannya. Jungkook melihat kea rah Hyun ri remaja dan pada Hyun ri. Mirip. Jungkook tercengang.

Hyun ri yang mulai melemah menghampiri Jungkook. Terdengar suara jeritan Hyun ri remaja. Mereka menoleh. Hyun ri remaja terluka di bagian tangannya dan otomatis di tangan Hyun ri juga muncul bekas luka di tangannya.

Mendengar teriakan Hyun ri remaja, Jungkook berlalri ke arahnya. Sementara Hyun ri kembali merasa lemas.

Jungkook menghajar para preman yang memaksa Hyun ri remaja. Saat jungkook hendak mengahampiri Hyun ri remaja. Hyun ri muncul dan menarik Jungkook menjauhi Hyun ri remaja, mencegah mereka saling menatap. Hyun ri berteriak menyuruh Hyun ri remaja untuk segera pergi. Hyun ri remaja pun segera berlari.

Hyun ri mendorong preman yang akan mengejar Hyu ri remaja. Jungkook bangkit lalu menarik Hyun ri pergi untuk pergi dari sana.

Mereka terus berlari hingga ke pinggir jalan. Jungkook dan Hyun ri bersembunyi di balik semak-semak menghindari para preman itu. Setelah preman itu menjauh, mereka keluar dari persembunyian dan merasa lega.

Jungkook bertanya mengapa Hyun ri tidak memberitahu nya., bahwa ‘orang itu’ adalah dirinya. Mengapa Hyun ri tidak memberitahunya bahwa mereka ditakdirkan untuk jatuh cinta. Mengapa Hyun ri mencoba untuk pergi (kembali ke masa kini) dan tidak memberitahunya. (Jungkook ternyata yakin jika Hyun ri memang dari masa depannya setelah melihat dia Hyun ri dihadapannya tadi).

“ Aku tidak bisa memberitahumu. Kau mati karena aku. Jika kau bahagia walau hanya untuk satu hari, aku ingin meninggalkanmu dengan ingatan seperti itu. “

Jungkook berkaca-kaca , “ Aku bahagia. Terima kasih. “

Hyun ri tersenyum kecil. Hyun ri semakin melemah dan hampir jatuh begitu saja jika Jungkook tidak segera menangkapnya. Jungkook panic dan bertanya apa Hyun ri baik-baik saja. Hyun ri bilang waktunya pasti habis. Jungkook bilang dia akan menolong nya, apa yang harus dia lakukan. Jungkook merangkul Hyun ri. Hyun ri pun menguatkan diri untuk duduk tegak dan menatap Jungkook.

“ berjanjilah padaku..bahwa kau akan hidup. Berpura-pura lah tidak mengenalku. Bahwa kau tidak akan pernah mencintaiku, bahkan jika kau bertemu denganku lagi. Dan berjanjilah kau akan hidup bahagia..“ ujar Hyun ri menahan tangisnya.

“ Hanya itu? Benarkah jika aku melakukan itu kau akan baik-baik saja? “ Jungkook berkaca-kaca

Hyun ri mengangguk pelan.

Jungkook menangis dan memegang tangan Hyun ri, “ Aku berjanji.. jadi kembalilah ke masa depan dan tunggu aku. Aku akan hidup dan menemukanmu.”

“ Aku.. tidak akan mengingatmu. “ ujar Hyun ri yang semakin melemah.

Jungkook semakin terisak, “ Aku akan mengingatnya.. kau tahu,aku tidak bisa mati sebelum aku menemukanmu.. Aku mencintaimu ,Hyun ri-ya “

“ Aku juga mencintaimu.. “ balas Hyun ri

Lalu Jungkook pun mencium Hyun ri. Setelah itu Hyun ri menutup matanya dan menghilang. Jungkook terbelalak, tak percaya gadis yang di cintainya menghilang.

Tak lama muncul hyun ri remaja di belakang Jungkook, “ Mungkinkah kau orang yang menolongku tadi?”

Jungkook melihat hyun ri hanya dari sudut matanya. Dia teringat Hyun ri yang memintanya berjanji untuk jangan pernah melihat ke arahnya dan mencintainya. Jungkook kembali terisak, dan meneguhkan hatinya.

Jungkook berdiri dan berjalan kearah Hyun ri remaja sambil menunduk. Jungkook tak menjawab pertanyaan Hyun ri remaja dan berjalan menjauh.

Hyun ri remaja tak mengejar ataupun bertanya lebih lanjut, dia meneruskan langkahnya dan menjauh dari Jungkook.

Jungkook berhenti berjalan dan menoleh, melihat punggung Hyun ri remaja yang sudah menjauh.

***

.

.

~7 years later~

Jungkook sampai di bandara . Karena Jungkook baru pulang dari luar negeri.

Pria itu masuk ke galeri seni, tempat pertama dia bertemu dengan Hyun ri.

Saat ini adalah ‘masa kini’ dimana Hyun ri dulu berasal. Tapi sepertinya semuanya memang sudah berubah akibat Hyun ri yang kembali ke masa lalu dan mengubah takdirnya. Karena sekarang Jungkook masih sehat dan mengadakan pameran fotografinya di galeri itu. Terdengar seperti narasi dari Jungkook:

“ Ada saat-saat penentuan dalam hubungan diantara dua orang. Apakah saat itu sudah berlalu antara aku dan dirinya? Ataukah belum datang? “

Jungkook berdiri di tengah memandang ruangan itu. Lalu matanya tertuju pada punggung seorang gadis yang mirip dengan Hyun ri. Jungkook pun berlari mengejarnya.

Wanita itu memencet tombol dan menunggu lift, dengan tangan di letakkan dibelakang, persis kebiasaan Hyun ri.

Jungkook pun membalikkan badan gadis itu, dan ternyata dia bukan Hyun ri. Jungkook membungkuk meminta maaf atas tindakannya yang tidak sopan.

Dan Jungkook tidak menyadari kalau Hyun ri sedang berjalan di belakangnya.

“ Aku belum menemukan gadis itu, dan gadis itu belum menemukanku. “

.

Jungkook kemudian makan bersama Jeong Hee dan Ji Hae. Ji Hae mempertanyakan Jungkook yang setelah tujuh tahun tidak pernah menginjakkan Korea tapi sekarang setelah dia kembali katanya dia ingin mencari seseorang.

. Ji Hae menebak kalau itu adalah kekasih Jungkook. Jeong Hee terkejut ternyata Jungkook masih belum punya pacar, padahal banyak wanita yang menyukai Jungkook dan menangis karenanya. Jeong Hee bertanya apa itu karena dirinya, karena Jungkook belum bisa melupakannya.

Jungkook meminta Jeong Hee untuk tidak bercanda dan ia menanyakan bagaimana kabar suami Jeong Hee.

Tapi tiba-tiba Jeong Hee merasa mual dan berlari ke toilet. Ji Hae menyusulnya. Dan Jungkook hanya tertawa menggeleng.

Seorang koki menghampiri Jungkook dan menyerahkan pesanan Jungkook. Jungkook menoleh, dan terbelalak kaget. Koki itu.. Hyun ri.

Hyun ri tersenyum dan memberitahu bahwa pesanan yang lain akan segera datang. Jungkook masih belum sadar dari keterkejutannya dan terus memandang Hyun ri. Hyun ri mersa sedikit tidak nyaman, lalu dia tersenyum dan meminta Jungkook untuk menyicipi masakannya.

Jungkook mencicipi makanan itu dan bilang kalau itu enak. Hyun ri tersenyum, melihat ekspresi Jungkook dia menduga kalau apa yang dibilang Jungkook tidak sesuai yang di harapkan pria itu. Tanpa di tanya kemudian Hyun ri memberitahu bahwa dia belajar di Italy selama lima tahun. Jungkook bertanya mengapa Hyun ri belajar memasak.

“ Jika aku ingin melakukan sesuatu, aku harus melakukannya sekarang. Lakukan yang terbaik dan berbahagia. Aku menerima beberapa kata bijaksana. Jika aku bisa menjadi orang yang bisa membuat orang lain bahagia dengan makanan enak, itu akan membuatku menjadi orang yang paling bahagia. Apakah kau bahagia setelah mencobanya Jeon Jungkook-ssi ? “

Jungkook berkaca-kaca, bagaimana bisa Hyun ri tahu namanya. Hyun ri tersenyum dan memberitahu bahwa dia adalah seorang penggemar. Dia penggemar foto-foto Jungkook.

Hyun ri mengambil sebuah majalah dan menujukkan foto senja dan foto Hyun ri yang Nampak dari belakang yang pernah di ambil Jungkook. Hyun ri bertanya bagaimana Jungkook mengambil foto yang menghibur seperti itu.

Jungkook meneteskan air mata. Hyun ri heran dan bertanya mengapa Jungkook seperti itu. Jungkook menyembunyikan kesedihannya dan berkata masakan Hyun ri enak. Jungkook berterima kasih dan menyebut nama Hyun ri. Jungkook lalu berdiri dan keluar. Hyun ri bingung bagaimana Jungkook tahu namanya.

***

Jungkook merenung di luar. Mungkinkah dia belum siap dengan pertemuan itu? Pertemuan yang sudah dia nantikan selama ini. Atau mungkin dia tidak menyangka bisa bertemu Hyun ri di sana. Yang jelas, Jungkook berusaha menata hatinya yang sangat merindukan Hyun ri. Berusaha agar terlihat wajar.

Hyun ri menyusul Jungkook keluar, dia bertanya apa Jungkook tidak keberatan untuk mencicipi makanan penutup sebelum pergi. Jungkook menoleh dan melihat Hyun ri tersenyum. Jungkook teringat perkataan wanita itu waktu itu, bahwa dia mungkin tidak akan mengingat Jungkook. Saat itu Jungkook berjanji akan mengingatnya dan akan menemukan Hyun ri.

Jungkook tak bisa memendung tangisnya lagi. Dia terlalu bahagia karena bisa bertemu dengan Hyun ri lagi. Jungkook langsung memeluk Hyun ri, erat. Lelaki itu menangis haru, sangat bahagia.

Hyun ri mengulurkan tangannya dan menepuk-nepuk punggung Jungkook, berusaha menenangkannya.

Setelah di rasa bisa menguasai diri, Jungkook melepas pelukannya. Jungkook menatap Hyun ri dan tersenyum bahagia. Hyun ri yang sebenarnya belum mengerti apa yang terjadi pun hanya bisa menatap Jungkook.

***

Hyun ri masa kini meninggal , tapi Hyun ri dari masa lalu masih hidup. Dan karena Jungkook menghindari Hyun ri seperti janjinya pada Hyun ri masa kini, maka Hyun ri pun benar-benar tidak mengenalnya. Setelah tujuh tahun, dimana Jungkook dari masa lain meninggal menyelamatkan Hyun ri, Jungkook yang sekarang masih hidup dan bertemu dengan Hyun ri.

Singkatnya, Jungkook masih hidup, tapi Hyun ri tidak mengenal Jungkook lagi. Hanya Jungkook yang mengingat Hyun ri.

~END~

About fanfictionside

just me

8 thoughts on “FF/ MISSING YOU/ BTS-BANGTAN/ 2 of 2 (FINAL)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s