FF/ WHAT’S WRONG WITH A KISS?/ pt. 10


Author : Z

Title : What’s wrong with a kiss? (Part 10)

Cast :

☆ Park Lizzy (OC)

☆ Lee Chi Hoon

☆ Kim Joon Myeon [Suho]

☆ Shin Eyoung (OC)

☆ Park Hyung Seok

☆ Byun Baekhyun

☆ Park Tae Jun

☆ Seo Eun Ju (OC)

Lenght : Chapter

Genre : Romance, School life, NC, Comedy(?)

What's wrong with a kiss #10

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

“eun ju?” yeoja itu berbalik ketika merasa namanya dipanggi.

 

“tae jun oppa?” eun ju tampak senang dengan kehadiran tae jun disini.

 

“apa yang kau lakukan didaerah sini?” tanya tae jun.

 

~

 

Tae jun tertawa mendengar cerita eun ju barusan. “bagaimana bisa kau tersesat sampai kesini?” tanyanya menahan tawa.

 

“mana aku tau. Tapi apa yang oppa lakukan malam-malam begini disini?”

 

“aku? Aku baru saja selesai mengerjakan sesuatu di perusahaan. Dan mampir kesini membeli sedikit makanan.”

 

“ohh..” eun ju meneguk coffy yang baru saja ia beli.

 

“kau sudah memberitau yang lain jika kau tersesat?”

 

Eun ju hampir saja tersedak karena ucapan tae jun barusan. “baekhyun!” eun ju segera menggambil ponselnya untuk menghubungi baekhyun tapi rencana itu gagal karena eun ju sadar bahwa ia tak memiliki nomor baekhyun yang baru.

 

“oppa. Bisa pinjam ponsel sebentar?”

 

Tae jun memberikan ponselnya ke eun ju. Dan segera menghubungi baekhyun.

 

“baekhyun-ah”

 

‘eun ju? Kau sedang bersama tae jun hyung?!’

 

“ne. Mianhae tadi aku tersesat dan tak sengaja bertemu dengan tae jun oppa.”

 

‘syukurlah kau baik-baik saja. Sekarang pulanglah. Dan bisa bicara dengan hyung?’

 

“ah ne..” eun ju menggembalikan ponsel tae jun. “baekhyun ini bicara.”

 

Tae jun segera menerima ponselnya dan meneruskan telfon dari baekhyun. “wae?”

 

‘hyung. Kau antar eun ju pulang.’

 

“tanpa kau suruh aku juga tau.”

 

‘dan juga..’

 

Di sepanjang perjalanan menuju rumah chi hoon tae jun terus memikirkan ucapan baekhyun di telfon tadi.

 

‘sepertinya chi hoon hyung juga sedang mencari eun ju. Tapi dia tak membawa ponselnya. Aku takut jika dia terlalu khawatir dan terus mencarinya semalaman.’

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Pintu rumah chi hoon terbuka. Tae jun masuk diikuti pula dengan eun ju.

 

Baekhyun segera menghampiri keduanya. “Ya! Bagaimana bisa kau tersesat? Kau pergi kemana saja?” tanya baekhyun yang masih tampak khawatir dengan eun ju.

 

Tae jun mencoba menetralkan suasana. “sudahlah lagipula eun ju sudah disini sekarang. Dia belum pulang?” tanyanya.

 

“belum.”

 

Eun ju melihat wajah tae jun dan baekhyun bergantian. “siapa yang belum pulang? Chi hoon oppa?” “memang dia pergi kemana?” tanya eun ju penasaran.

 

Baekhyun mengajak taejun dan eun ju untuk duduk dan mengobrolkan apa yang sebenarnya sedang terjadi.

 

Berjam-jam mereka menunggu kedatangan chi hoon tapi namja itu masih juga belum terlihat sama sekali.

 

Jam menunjukkan pukul satu dini hari. Tae jun mulai lelah menunggu. Ia sama sekali belum tidur maupun beristirahan karena ia harus menggurus perusahaan kemarin. “sebaiknya aku pulang. Aku mau istirahat sebelum nanti bersekolah.”

 

“baiklah. Hati-hati di jalan hyung.”

 

Sebelum pergi tae jun melihat kearah eun ju. Yeoja itu masih khawatir akan keadaan chi hoon sekarang. Ia tak tau apa yang namja itu lakukan sekarang.

 

“eun ju. Kau juga harus tidur. Chi hoon akan baik-baik saja.”

 

Eun ju hanya menggelengkan kepalanya pelan tanpa menatap balik namja itu.

 

“kau jangan memaksakan dirimu. Chi hoon bukanlah anak kecil yang kau kenal dulu. Ia lebih bisa berfikir dewasa sekarang.” ucap tae jun dan segera pergi meninggalkan baekhyun dan juga eun ju.

 

Setengah jam berlalu setelah tae jun pergi. Baekhyun mulai tak tahan menghadapi rasa kantuk yang terus membiusnya untuk tertidur.

 

Namja itu memutuskan membaringkan badannya ke sofa dan tidur sejenak.

 

Tapi itu semua tak berlaku untuk eun ju. Yeoja itu masih saja menunggu kedatangan chi hoon walaupun ia tak tau kapan namja itu akan datang.

 

Beberapa menit kemudian yeoja itu memutuskan untuk menunggu chi hoon diluar.

 

“oppa pulanglah.. Aku sudah dirumah..” ucap eun ju pelan dan memeluk kedua lututnya.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Jam menunjukkan pukul setengah tiga dini hari. Chi hoon memarkirkan mobilnya di garasi rumahnya. Ia berjalan menuju pintu rumahnya.

 

Matanya tertuju kesesosok yeoja yang sangat menarik perhatiannya. Yeoja itu sedang duduk di bangku teras dengan posisi memeluk lututnya.

 

Chi hoon menghampiri yeoja itu. Namja itu ingin menyentuh rambut yeoja dihadapannya itu. Tapi ia masih ragu untuk melakukannya.

 

*flashback*

 

Empat tahun yang lalu..

 

Eun ju menunggu chi hoon di taman bermain yang sudah mereka tentukan. Eun ju ingin membicarakan sesuatu pada chi hoon. Untuk itu ia ingin bertemu dengannya.

 

Beberapa saat kemudian chi hoon datang dan duduk disebelah eun ju.

 

“oppa.. Aku ingin mengatakan sesuatu pada oppa.. ” ucap eun ju pelan.

 

“eun ju. Aku menyukaimu.” “sudah sejak lama aku memilipi perasaan padamu.” eun ju terbelak mendengar ucapan chi hoon barusan. Ia menatap namja itu tak percaya.

 

Namja itu juga menatapnya. “maukah kau menjadi pacarku?” ucap chi hoon dan menggecup bibir eun ju sekilas.

 

Jantung eun ju berdebar saat chi hoon melakukannya. Sampai wajahnya sedikit memerah. “ya! Oppa!” eun ju menggusap bibirnya itu berharap bekas bibir chi hoon menghilang.

 

“apa yang kau lakukan?!” ucap eun ju dan pergi. Tapi chi hoon menahannya dan memeluknya.

 

“tolong jawab aku.”

 

Eun ju mendorong chi hoon untuk melepaskannya dan itu berhasil. “kita masih kecil! Tak baik melakukan itu sebelum dewasa!”

 

Chi hoon memegang tangan eun ju. Tapi dengan reflek eun ju menarik tangannya tak mau chi hoon memegangnya. “jangan sentuh aku! Aku tak suka itu!” eun ju berlari menghindari chi hoon. Untuk saat ini ia tak ingin melihat namja yang barusaja menggecupnya itu.

 

Dua hari kemudian..

 

Tae jun dan hyung seok sedang berjalan bersama memasuki lorong sekolah. “jam berapa penerbangan eun ju?” tanya hyung seok.

 

Tae jun melihat jam tangannya. “kurasa sebentarlagi.”

 

“ahh sayang sekali kita tak bisa mengantarnya sampai bandara.” “tapi kenapa eun ju belum memberi tau chi hoon jika dia akan pergi?”

 

“aku ju-”

 

“apa maksud kalian?” sesosok namja memotong pembicaraan tae jun dan hyung seok.

 

“chi hoon?!” ucap mereka berdua. Mereka tampak terkejud dengan kehadiran chi hoon yang tiba-tiba. Dan sejak kapan ia berada di belakang tae jun dan juga hyung seok?

 

“aku tanya apa maksud kalian?!!” chi hoon berteriak meminta penjelasan pada dua temannya itu. Mata namja itu sudah bisa dibilang merah sekarang.

 

Chi hoon segera berlari keluar setelah mendengar penjelasan dari temannya itu. Namja itu masuk kedalam mobil yang ia mengantarnya kesekolah dan segera menyuruh sopir untuk kebandara.

 

‘dia bilang akan tinggal di jepang entah sampai kapan.’ ‘Jika tidak ada gangguan pesawatnya akan berangkat limabelas menit lagi.’ ‘dan ia bilang jika hanya kau yang tidak tau dia akan pergi.’

 

“bisakah lebih cepat?!”

 

Beberapa belas menit kemudian mobil yang chi hoon naiki berhenti didepan pintu masuk bandara. Tanpa pikir panjang namja itu segera keluar dan berlari masuk kedalam bandara.

 

Tepat saat namja itu masuk terdengar suara pemberitahuan bahwa pesawat yang membawa eun ju akan segera lepas landas.

 

Chi hoon pun berlari menuju sebuah batas yang membatasi antara pengantar dan penumpang. Tapi ia dihadang oleh dua orang petugas keamanan. “EUN JU!!”

 

Karena chi hoon tidak bisa menunjukkan paspor dan tiket iapun terpaksa dibawa menjauh.

 

Dari jauh chi hoon melihat pesawat yang mulai lepas landas. “kenapa kau pergi?” chi hoon memukul dinding kaca didepannya kesal. Untuk kaca itu termasuk kaca yang sulit dipecahkan dengan sebuah pukulan anak kelas satu smp.

 

*flashback end*

 

Chi hoon melepas jaketnya dan menyelimutkan jaket itu ke tubuh eun ju. Awalnya chi hoon berencana untuk menggendong eun ju masuk. Tapi ia takut hal itu malah membuat eun ju terbangun.

 

Chi hoon segera beranjak masuk. “oppa?” namja itu menghentikan langkahnya.

 

Eun ju segera berlari dan memeluk chi hoon dari belakang. “mianhae.. Jeomal mianhae..” “mian saat itu aku berbicara kasar pada oppa.” “saat itu aku ingin mengatakan tentang kepergianku tapi karena oppa mengatakan sesuatu yang tidak terduga aku jadi ragu untuk mengatakannya.” “sebenarnya dulu aku juga menyukaimu.” “walaupun kau suka membuat ku menangis. Walaupun kau suka usil padaku..” air mata eun ju menetes membasahi punggung chi hoon. “tapi aku tetap menyukaimu.”

 

Mata chi hoon terbelak mendengar penjelasan eun ju. Ia tak pernah menyangka selama ini eun ju memiliki perasaan padanya. Perasaan lebih dari seorang teman.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Eyoung menyuruh hyung seok untuk menurunkannya ditempat yang tidak terlalu terlihat oleh para murid yang lain. “turunkan aku disini.”

 

Hyung seok tetap menyetir mobilnya masuk kedalam kawasan sekolah. “ya. Sunbae. Apa yang kau lakukan?”

 

“kau tidak lihat? Aku sedang menyetir.”

 

Namja itu memarkirkan mobilnya dan turun. Tapi tidak dengan eyoung ia lebih memilih turun lebih akhir.

 

“kau tak mau turun?”

 

“kau duluan saja.”

 

“baiklah.” hyung seok meninggalkan eyoung didalam mobilnya dan pergi

 

Setiap saat yeoja itu melihat kekanan dan kekiri memastikan tak ada orang yang lewat tapi itu percuma. Semakin siang murid-murid semakin bertambah.

 

Eyoung memutuskan keluar dengan menutup wajahnya menggunakan tasnya. Tapi belum sempat melakukan itu yeoja itu menghadapi suatu masalah. Sabuk pengaman yang melekat ditubuhnya tak mau dilepaskan.

 

“hei mobil jelek! Lepaskan aku!” eyoung terus menggerutu dengan masih berusaha melepaskan sabuk itu. “apakah ini rusak?” “aisshh..”

 

Eyoung memutuskan untuk menghubungi hyung seok. Hanya dia satu-satunya yang bisa menolong eyoung saat ini.

 

“ya! Sunbaeee!!”

 

‘pelankan suaramu. Ada apa?’

 

“sabuk pengamannya tak bisa dilepas. Kesinilah sekarang.”

 

‘kau saja yang tidak bisa melepasnya.’

 

“kau pikir aku tak mengerti cara melepas sabuk pengaman? Ha?”

 

‘hemm aku kesana sekarang.’

 

Beberapa menit kemudian..

 

Hyung seok kembali masuk kedalam mobilnya.

 

“ya sunbae. Kenapa mobilmu seperti ini?”

 

Hyung seok melihat sabuk pengaman yang melekat pada tubuh eyoung. Namja itu mencoba menyelidiki apa penyebab sabuk pengaman itu bisa macet. “aku tidak tau. Kemarin baik-baik saja.”

 

Hyung seok mendekatkan wajahnya ke muka sebelah kanan eyoung. Ia sedikit memukul kunci sabuk itu. Dan berhasil. “sudah bisa.”

 

Hyung seok kembali ke posisi semulanya. Duduk biasa di bangku kemudi. Tapi tatapannya menuju ke sosok yeoja yang tengah memandanginya dari kaca depan mobil.

 

Merasa aneh dengan tatapan hyung seok eyoungpun ikut menatap kedepan. Matanya terbelak saat melihat shinhyo tengah berdiri didepan mobil.

 

Menyadari penghuni mobil itu melihatnya shin hyo segera lari masuk kedalam kelas.

 

“sepertinya kau ketahuan.” ucap hyung seok biasa.

 

Eyoung segera keluar dari mobil dan berlari menyusul shin hyo.

 

Hyung seok melihat kebangku belakangnya. Terdapat subuah tas dibangku itu. “dasar..”

 

Hyung seok segera menghubungi eyoung untuk kembali dan mengambil tasnya yang tertinggal.

 

‘ada apa?’ suara eyoung terdengar seperti ia sedang berlari. Apakah ia masih mengejar shin hyo?

 

“tasmu.”

 

‘tas?’ ‘aaa aku lupa.’ sunbae. Bisa kau bawakan tasku? Ada sesuatu yang penting yang harus segera aku selesaikan.’

 

“jika kau mau melihat aku jalan menuju kelasmu dam memberikan tasmu didepan semua teman-temanmu baiklah.”

 

‘eh? J-jangan! Baiklah aku kesana sekarang.’ eyoung menutup telfon itu dan segera berlari menuju tasnya berada saat ini yaitu mobil hyung seok.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Bel telah berbunyi dari kejauhan eyoung beberapa kali melirik kearah shin hyo. Ia takut jika shin hyo membocorkan apa yang ia lihat tadi.

 

Guru jung masuk kedalam kelas. “selamat pagi..”

 

“pagi..”

 

“ada kabar gembira untuk kalian semua.. Kita kembali kedatangan murid pindahan. Kali ini orangtuanya secara resmi anaknya ingin berada di kelas ini. Benarkan baekhyun?”

 

Semua pandangan tertuju pada baekhyun. “kenapa dia membeberkannya?” keluh baekhyun pelan dan menundukkan kepalanya.

 

“baiklah silahkan masuk.”

 

Yeoja itu segera masuk dan berdiri didekat guru jung berdiri.

 

“silahkan perkenalkan namamu.”

 

“ne. Namaku seo eun ju. Teman-temanku biasa memanggilku eun ju. Senang bertemu kalian.” eun ju membungkuk setelah memperkenalkan dirinya.

 

“eun ju ini baru pindah dari jepang. Semoga kalian bisa kompak ne.” “emm jin hyuk bisa kau ambilkan bangku untuk eun ju? Sepertinya kita kekurangan bangku.” pinta guru jung.

 

“ne.” jin hyuk segera keluar dan mencari bangku di gudang penyimpanan.

 

 

Tak lama jin hyuk pun kembali dengan membawa sebuah meja.

 

“taruhlah disamping ahri.” pinta guru jung pada jin hyuk. “baiklah kau boleh duduk.”

 

“ne. Kamsahamida..”

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Baekhyun dan eun ju jalan bersama munuju gedung olahraga. Baekhyun sengaja mengajak eun ju ke gedung olahraga karena dia harus latihan. Sedangkan eun ju harus pulang bersama baekhyun.

 

“memang kapan pensi akan dimulai?” tanya eun ju.

 

“sekitar satu minggu lagi.”

 

Baekhyun dan eun ju masuk kedalam gedung. Suasana di dalam gedung sudah cukup padat. “kau bisa berkeliling melihat-lihat. Tapi jangan sampai tersesat.”

 

“kau pikir aku anak kecil apa?”

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Shin hyo terus saja melihat kearah hyung seok yang sedang menghafalkan dialog. ‘Apakah mereka pacaran? Tapi itu tidak mungkin. Mana mungkin sunbae mau dengan eyoung. Apakah mereka kebetulan bertemu dan eyoung meminta boncengan? Tapi sunbae tak semudah itu memberik boncengan.’ shi hyo masih saja memikirkan apa yang sebenarnya ia lihat tadi pagi.

 

Yeoja itu bingung. Kenapa bisa eyoung ada dimobil hyung seok?

 

Eyoung sadar akan tingkah shi hyo yang sedang memandangi hyung seok. Iapun mendekati yeoja itu.

“shi hyo? Ada waktu sebentar?”

 

“aku masih harus berlatih gerakan. Jadi lain kali saja ne.” yeoja itu telah bersiap untuk pergi meninggalkan eyoung.

 

“yang kau lihat tadi pagi. Lupakanlah.”

 

“kenapa aku harus melupakannya? Apakah itu kejadian yang luar biasa? Seorang eyoung berada satu mobil dengan hyung seok sunbae?”

 

“aku kebetulan bertemu dengannya di jalan. Saat itu ban mobilku pecah dan aku bertemu dengannya.”

 

Shi hyo tertawa kecil. “eyoung kau lucu sekali. Sejak kapan kau kesekolah naik mobil? Bukankah kau lebih suka jalan kaki?” “aku akan terus menyelidikimu. Ingat itu. Aku pergi ne..”

 

Eyoung terdiam. Ia menyesal dengan apa yang ia takan barusan.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

“bolehkah aku duduk disini?” tanya eun ju pada seorang yeoja yang sedang membaca buku.

 

“ah ne. Silahkan.”

 

“apakah kita berada dikelas yang sama?” tanya eunju. Karena sepertinya ia pernah melihat wajah yeoja itu.

 

“ne. Kau eun ju kan? Aku lizzy.”

 

“lizzy?”

 

“ne. Wae?”

 

“ahh aniya.” “kau tidak latihan?”

 

“latihan?” lizzy menghela nafasnya. “aku hanya seorang tukang pemberi minum disini.” “kau sedang lihat-lihat?”

 

“ne.”

 

‘jadi kau yang bernama lizzy..’ gumam eun ju dalam hati.

 

*flashback*

 

“percuma kau mengatakannya sekarang.”

 

Perlahan eun ju melepaskan pelukannya itu.

 

“sekarang aku sudah memiliki seseorang yang harus aku jaga.”

 

“apakah itu lizzy?” tanya eun ju.

 

Chi hoon terkejut kenapa yeoja di depannya ini bisa tau nama lizzy. Apakah mereka pernah bertemu sebelumnya?

 

Eun ju memberikan ponsel chi hoon yang tadi ia simpan. “maafkan aku. Aku tak sengaja membuka pesan oppa.”

 

Chi hoon mengambil ponsel itu dan melihat pesan yang dimaksud eun ju.

 

‘lihat. Sekarang aku sudah pulang dengan selamat. Jadi kau tak perlu menghawatirkanku lagi :p’

 

“kau bahkan memberi tanda love di belakang namanya.” “oppa pasti sangat menyayanginya.. Jaga dia ne.”

 

*flashback end*

 

Chanyeol menghampiri lizzy. “lizzy kau tau dimana hyojin?” “aishh anak itu.”

 

“hyojin? Kurasa tadi dia berada di dekat sunbae.”

 

“iya tadi dia bersama ku tapi dia aku suruh mencoba gerakan dulu. Dan sampai sekarang aku belum melihatnya.”

 

“kalau begitu biar aku mencarinya.”

 

“baiklah. Aku serahkan padamu.” ucap chanyeol dan pergi. Tapi namja itu kembali berbalik. “dan siapa kau?” tanyanya sambil melihat kearah eun ju.

 

“ahh dia? Dia murid baru dikelasku.” “eun ju. Ini chanyeol sunbae.” “Dan sunbae. Ini eun ju.”

 

“oh. Apa yang kau lakukan disini?” tanya chanyeol yang sedikit tak suka dengan keberadaan eun ju.

 

Chanyeol dikenal sebagai ketua kelas yang taat dengan peraturan termasuk peraturan yang ia buat sendiri. Yaitu orang yang tdiak berkepentingan dilarang masuk kedalam geduang olahraga saat sedang ada latihan.

 

“a-aku hanya melihat-lihat saja.” eun ju tak suka melihat muka chanyeol yang serius itu.

 

“jika tak ada keperluan lain. Pergilah.” chanyeol segera meninggalkan lizzy dan juga eun ju.

 

Eun ju tak percaya dengan apa yang ia lihat barusan. Ini pertama kalinya ia melihat orang seperti chanyeol. “apa? Baiklah aku akan pergi!” ucap eun ju kesal dan pergi.

 

Lizzy hanya melihat chanyeol dan juga eun ju bingung. Sampai akhirnya ia memilih untuk mencari hyojin.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

“CEPAT MASUK!” “Dan kau pangeran. Jangan temui anakku lagi.”

 

Lizzy tersendak mendengar suara teriakan. Seperti seseorang yang sedang marah. Dengan penasaran yeoja itu masuk kedalam kelas asal suara itu muncul.

 

“Sudah aku bilang berapa kali?! Kau tidak boleh berhubungan dengan orang luar istana! Tapi kenapa kau tetap saja masih bertemu dengan sang pangeran?!”

 

Lizzy bertepuk tangan melihat akting hyojin barusan. “daebak..”

 

Sadar lizzy memperhatikannya yeoja itu menghentikan latihannya. “ah lizzy. Sejak kapan kau disana?”

 

“baru saja. Kau dicari chanyeol sunbae.”

 

“benarkah?” hyo jin melihat jam yang ada di dinding kelas. “astaga. Aku terlalu lama disini.” ucapnya dan berlari pergi. “terimakasih telah mengingatkanku.”

 

Lizzy masih diam berdiri di dekat pintu. Sampai akhirnya ia memilih untuk kembali ke ruang latihan.

 

♡~♡~ What’s weong with a kiss? ~♡~♡

 

Hyo jin berlari menghampiri chanyeol. “mian sunbae..”

 

“kau darimana saja?”

 

“aku berlatih di kelas.”

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Dua hari sebelum pentas dimulai..

 

“kalian bisa pulang cepat hari ini. Besok tak ada latihan jadi kalian bisa beristirahat.” ucap chanyeol memberitau para pemain.

 

Hampir semua pemain bersorak gembira mendengar ucapan chanyeol itu. Dalam sekejap gedung olahraga itu menjadi sepi hanya tinggal beberapa orang saja yang masih disana.

 

“chanyeol?” panggil suzy.

 

“wae?”

 

“mianhae. Tadi pagi aku barusaja diberitau oleh kedua orangtuaku jika besok aku harus pergi keamerika dalam waktu satu minggu.”

 

“APA?!” “kapan kau berangkat?”

 

“besok pagi.”

 

“aishh kenap kau baru bilang sekarang?”

 

“mianhae..” “aku belum memberi tau siapapun akan keberangkatanku ini.”

 

Chanyeol tampak bingung dengan keadaan ini. Pentas akan dilaksanakan sebentar lagi. Sedangkan jika mencari pemain pengganti itu akan memerlukan latihan berminggu-minggu.

 

Chanyeol melihat kearah kiri lapangan. Dilihatnya lizzy yang sedang mengangkat telfon. Suzy pun juga ikut milihat kearah yeoja itu.

 

“bisakah dia?” tanya suzy.

 

“kita coba. Lagipula sudah tak ada pilihan lain.”

 

Lizzy berjalan keluar setelah menutup telfonnya itu tapi langkahnya terhenti saat chanyeol memanggilnya.

 

Iapun menghampiri chanyeol dan juga suzy. “ne? Sunbae memanggilku?”

 

“lizzy. Kau jadi pemeran utama.”

 

Lizzy yang awalnya terdiam seketika terkejut dengan ucapan chanyeol barusan. “apa?!” “a-aku?” “w-wae?”

 

Suzy membungkuk kearah lizzy meminta yeoja itu menggantikannya. “aku mohon gantikan aku.”

 

Lizzy terlihat sungkan karena para sunbaenya sedang meminta bantuannya. “t-tapi kenapa aku?”

 

“karena kita sudah tak punya waktu dan kau juga sudah melihat semua latihannya. Jadi itu akan mudah.” jelas chanyeol.

 

“biar aku pikirkan dulu ne..”

 

“tidak ada waktu memikirkannya.” “suzy berikan naskahmu padanya.”

 

Seperti yang diperintahkan chanyeol suzypun melakukannya.

 

“bacalah dan berlatihlah dirumah.”

 

“t-tapi..” lizzy masih ragu untuk melakukannya.

 

Ponsel lizzy berdering. Yeoja itu menggambil ponselnya dan melihat nama yang sama dengan orang yang menghubunginya tadi.

 

Iapun mengangkatnya. “kau bisa pulang dulu. Aku masih sedikit ada urusan.” ucap lizzy dan mematikan telfon itu.

 

“tapi sunbae. Aku tidak cocok memerankannya.”

 

“kau pasti bisa. Dan harus bisa. Semua tergantung padamu sekarang.”

 

Lizzy masih berfikir sejenak. “baiklah. Aku akan mencobanya.”

 

Chi hoon masuk kedalam gedung olahraga. “HEI! LIZZY!” langkah namja itu terhenti seketika saat mendapati tiga sosok yang sedang menatap kearahnya.

 

“apa yang kau lakukan disini?” tanya chanyeol. Mengingat chi hoon datang dengan memanggil nama lizzy namja itu kemudian melirik kearah lizzy. “kau mencari lizzy? Aku pinjam dia sebentar.”

 

“tch.” chi hoon mengurungkan niatnya untuk masuk dan memilih untuk menunggu diluar.

 

Chanyeol tersenyum tipis. “kenapa chi hoon mencarimu? Jangan-jangan telfon tadi darinya?”

 

Lizzy tersentak dengan ucapan chanyeol barusan. Ia tak tau harus menjawab apa. Jika ia menjawab ‘iya’ ia bisa ketahuan jika dirinya sedang berpacaran dengan chi hoon.

 

“kau kenapa? Apakah ada sesuatu yang kau sembunyikan?” tanya chanyeol yang melihat sikap lizzy.

 

Lizzy membuat alasan supaya chanyeol tidak terus menanyakan pertanyaan yang lizzy tak ingin jawab. “ah~ aniya. Aku akan menggambil peran ini. Kalau begitu aku pulang dulu ne.”

 

“baiklah kau boleh pulang.” namja itupun mengizinkan lizzy untuk pulang supaya yeoja itu bisa menghafalkan naskahnya.

 

Lizzy segera pergi dan tak mau menatap chanyeol maupun suzy.

 

“bukankah dulu lizzy pernah berciuman dengan chi hoon.” ucap suzy yang masih menatap punggung lizzy yang mulai menjauh.

 

“ah kejadian dikantin waktu itu? Chi hoon memang suka seenaknya.”

 

“tapi apa alasan chi hoon menciumnya dulu? Aku masih penasaran dengan itu.”

 

“mana aku tau. Bukankah chi hoon memang sering seperti itu pada yeoja?” chanyeol melirik suzy yang masih menatap ke arah lizzy pergi. “jangan-jangan kau ingin dicium chi hoon ya?”

 

“a-apa? Dicium chi hoon? Kau gila ya?!” “mana mungkin aku mau!”

 

Chanyeol tertawa pelan. “wajahmu memerah.” godanya.

 

“siapa?! Wajahku tidak merah!” suzy memutuskan untuk meninggalkan chanyeol dan segera pergi. Tapi namja itu juga ikut pergi meninggalkan gedung olahraga.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Lizzy menghampiri mengetuk jendela mobil chi hoon. Yang membuat pintu mobil itu terbuka. Tanpa basa-basi lizzy pun masuk dan duduk di sebelah chi hoon.

 

“Ya! Kenapa kau kesana? Kan sudah aku bilang. Sunbae pulang saja dulu. Bagaimana jika chanyeol sunbae curiga? Apakah sunbae ti-” sebuah kecupan singkat menempel di bibir lizzy.

 

“kau diamlah.” lizzy masih terpaku dengan kecupan singkat itu. Ia tak pernah menyangkan chi hoon akan mengecupnya tiba-tiba.

 

“y-ya! Siapa yang mengizinkanmu mengecupku?” yeoja itu memalingkan wajahnya memilih memandang kearah kanan jendela.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Di kebun, rumah, maupun tempat kerja. Lizzy terus menghafalkan naskah yang sudah ia terima. Tak butuh waktu cukup lama yeoja itu sudah cukup hafal karakter yang harus ia perankan.

 

Besok adalah hari dimana pelaksanaan pensi. Karena itu hari ini para murid dijadwalkan pulang lebih pagi.

 

“aaa lizzy. Aku gugup untuk pensi besok.”

 

“kau pasti bisa. Kau kan sudah berlatih keras.” lizzy belum mengatakan pada temannya itu jika ia menggantikan suzy menjadi pemeran utama. Apakah sebaiknya ia mengatakannya sekarang?

 

“ne. Tapi kau tak merasakan kegugupanku. Aku akan tampil dihadapan seluruh guru dan murid. Mana bisa aku tenang.”

 

“aku juga sedikit gugup tapi aku percaya aku bisa melakukannya.”

 

“kau hanya memberikan minum sepada pemain. Aku tak heran jika kau bisa melakukannya.”

 

Lizzy sedikit memelankan suaranya. “sebenarnya aku mendapatkan peran dari chanyeol sunbae.”

 

“APA?!” ucap eyoung spontan.

 

“pelankan suaramu.”.

 

“peran apa? Kenapa kau tidak memberi tauku?”

 

“aku baru diberitau kemarin kemarin. Aku menggantikan suzy eonni.”

 

“KAU?” eyoung dan lizzy menoleh kebelakang mendengar suara seorang namja yang tiba-tiba menyahut.

 

“kau jadi pemeran utama?” tanya namja itu tak percaya.

 

“suho-ya sejak kapan kau menguping?” tanya eyoung.

 

“ne.” jawab lizzy.

 

“berarti kau akan berpe-” suho tak meneruskannya dan memilih mengganti kata-kata yang akan ia ucapkan. “ah kau akan menggantikan suzy nuna? Wae?”

 

“suzy nuna tak bisa menghadiri pensi ini karena dia harus ke amerika.”

 

Di dalam hati suho tak ingin melihat chi hoon memeluk lizzy. Walaupun ini hanya sebuah pensi. Peran suho adalah pengawal chi hoon jadi ia hanya bisa dia melihat chi hoon memeluk lizzy di depan matanya sendiri.

 

“aku harus pergi.” suho segera beranjak dan keluar kelas.

 

“kenapa dia?” tanya eyoung bingung.

 

Lizzy hanya mengangkat bahunya tak tau.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss ~♡~♡

 

Baekhyun dan eun ju berjalan menuju ke kantin. “baekhyun aku semangat ne. Aku akan melihatmu dari bangku penonton.”

 

“pasti.”

 

“baekhyun?!” panggil seorang namja dari kejauhan.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Eun ju duduk sendiri dengan makanan di mejanya. Ini tak akan terjadi jika suho tak datang dan meminjam baekhyun.

 

“bolehkah aku duduk disini?”

 

“silahkan.” ucap eun ju yang sedang memakan makanannya.

 

Beberapa menit kemudian eun ju melihat namja yang duduk didepannya. Yang tak lain adalah namja yang tadi meminta izin untuk duduk disana.

 

“kau?” “kau yang mengusirku itukan?”

 

Namja itu menghentikan makannya dan melihat kearah eun ju. “mengusir? Apa maksudmu?”

 

“kau yang mengusirku waktu di gedung olahraga itu kan? Iya pasti kau.”

 

“aku tak pernah mengusir orang.” ucap namja itu santai dan melanjutkan makannya.

 

“apa?” “jelas-jelas kau mengusirku.”

 

“siapa yang mengusirmu? Memang kita pernah bertemu?”

 

“hah?!” “sudah lupakan.” dengan menahan emosi eun ju pun melanjutkan makannya.

 

Seorang namja duduk disamping eun ju dan langsung memakan makanannya.

 

“tae jun oppa?” ucap eun ju saat melihat namja yang duduk disampingnya itu. “dimana yang lain? Kenapa oppa sendiri?” terusnya.

 

“aku tidak tau. Mereka pergi meninggalkanku sendiri.” “dimana baekhyun?” tae jun melihat kearah chanyeol yang sedang makan.

 

“suho tadi mencarinya jadi dia bersamanya.”

 

“ohh..”

 

Chanyeol melihat kearah eun ju dan tae jun sayng sedang asik menggobrol. “kau terlihat akrab dengannya.” tanyanya pada tae jun.

 

“benarkah. Apakah terlihat seperti itu?” “dia adalah eun ju. Teman kecilku.”

 

“eun ju?” “ohh jadi namamu eun ju? Aku ingat sekarang.”

 

“kalian sudah saling kenal?”

 

“tidak aku tidak mengenalnya.” ucap eun ju langsung. ‘apa-apaan dia? Dia hanya mengingat namaku? Namja macam apa dia.’ eun ju masih menahan emosinya. Entah kenapa sejak awal bertemu ia sudah tak suka dengan namja di depannya itu.

 

“kau yang bersama lizzy waktu itu kan?”

 

“aku tak ingat.” eun ju segera menghabiskan makannya dan cepat-cepat pergi.

 

Chanyeol menaruh sendok yang dari tadi masih ia pegang. “hei pendek. Kau tidak sopan.”

 

Eun ju menghentikan langkahnya.

 

“chanyeol.” ucap tae jun. Tak ingin namja itu membuat keributan.

 

“dimana sopan santunmu?”

 

Eun ju meremas nampan yang ia pegang untuk meliapkan emosinya. Lalu yeoja itu menghela nafasnya mencoba membuat dirinya lebih tenang.

 

Eun ju segera berbalik dan membungkuk. “mianhae..”

 

Tae jun melihat kearah eun ju. Namja itu ingin menghentikannya dan membawa eun ju pergi. Tapi tubuh namja itu terasa terpaku dibangkunya.

 

Yeoja itu segera pergi dari hadapan chanyeol. Tak ingin melihat wajah namja itu lagi.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss ~♡~♡

 

para guru dan murid mulai memenuhi aula gedung sekolah untuk melihat pertunjukan-pertunjukan yanga kan di tampilkan oleh para murid.

 

~

 

Suara gemuruh tepuk tangan telah terdengar berulang kali. Menandakan telah penampilan dari beberapa kelas telah selesai.

 

Hyo jin mengintip dari belakang panggung. “aku jadi gugup.”

 

Jin hyuk menepuk pundah hyo jin. “kau pasti bisa.” yeoja itu hanya menganguk meng iya kan ucapan jin hyuk.

 

Chanyeol masuk kekrumunan dimana para pemainnya berada. Sekitar lima menit lagi kita tampil. Jadi siap-siap.

 

“Ne!” jawab semua kompak.

 

Lima menit kemudian..

 

“tadi kita telah mendengarkan alunan musik yang indah sekarang kita akan milihat teater yang luar biasa. Baiklah selanjutnya adalah penampilan kombinasi dari kelas 2-A dan 1-A.” ucap MC yang bertugas.

 

Para pemainpun mengambil posisi yang mereka perankan dengan baik.

 

Chanyeol merasa ada yang berubah dari formasi pemain. “jin hyuk!” panggil chanyeol. “kenapa suho menjadi pengawal lizzy? Bukankah seharusnya dia menjadi pengawal chi hoon?”

 

“aku tidak tau tentang masalah ini.”

 

“aishh..” keluh chanyeol.

 

Setengah penampilan telah berjalan dengan lancar. Para pemain menampilkan apa yang seharusnya mereka tampilkan. Sampai akhirnya..

 

Sebuah pedang telah terlepas dari pembalutnya dan terarah pada chi hoon. “kembalikan tuan putri padaku!”

 

Baekhyun bersiap mengeluarkan pedangnya tapi chi hoon memverikan tanda pada namja itu untuk tidak melakukannya. “biar aku yang melakukannya.”

 

Chi hoon menarik pedangnya. “tak kan kubiarkan yeoja yang aku cintai pergi dariku.”

 

Permainan pedangpun tak bisa terhindari. Kedua namja itu berusah untuk saling menusuk satu sama lain.

 

Sudah lewat dua menit mereka melakukannya. Chanyeol melihat kedua namja itu bingung. “jika seperti ini teater tak akan berhenti.” “lizzy? Dimana dia?”

 

Lizzy segera menghampiri chanyeol. “ne?”

 

“kau masuk sekarang. Lakukan apa saja supaya salau satu dari mereka menang.” chanyeol sedikit mendong lizzy memasuki panggung.

 

Yeoja itu segera berlari menghampiri kedua namja yang sedang menghuntuskan pedangnya. “hentikan! Aku mohon hentikan!” merekapun menghentikan perselisihan itu.

 

“aku tak ingin salah satu dari kalian mati.”

 

“tuan putri. Kembalilah keistana bersamaku.” ucap suho.

 

Chi hoon mengarahkan pedangnya tepat ke wajah suho. “tak kan kubiarkan itu terjadi. Mulai sekarang ia adalah tuan putri dari kerajaanku.”

 

“pangeran. Turunkan pedangmu. Aku mohon.” pinta lizzy. Namja itu perlahan menurunkan pedangnya.

 

“y-ya! Siapa yang mengizinkanmu mengecupku?” yeoja itu memalingkan wajahnya memilih memandang kearah kanan jendela.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Di kebun, rumah, maupun tempat kerja. Lizzy terus menghafalkan naskah yang sudah ia terima. Tak butuh waktu cukup lama yeoja itu sudah cukup hafal karakter yang harus ia perankan.

 

Besok adalah hari dimana pelaksanaan pensi. Karena itu hari ini para murid dijadwalkan pulang lebih pagi.

 

“aaa lizzy. Aku gugup untuk pensi besok.”

 

“kau pasti bisa. Kau kan sudah berlatih keras.” lizzy belum mengatakan pada temannya itu jika ia menggantikan suzy menjadi pemeran utama. Apakah sebaiknya ia mengatakannya sekarang?

 

“ne. Tapi kau tak merasakan kegugupanku. Aku akan tampil dihadapan seluruh guru dan murid. Mana bisa aku tenang.”

 

“aku juga sedikit gugup tapi aku percaya aku bisa melakukannya.”

 

“kau hanya memberikan minum sepada pemain. Aku tak heran jika kau bisa melakukannya.”

 

Lizzy sedikit memelankan suaranya. “sebenarnya aku mendapatkan peran dari chanyeol sunbae.”

 

“APA?!” ucap eyoung spontan.

 

“pelankan suaramu.”.

 

“peran apa? Kenapa kau tidak memberi tauku?”

 

“aku baru diberitau kemarin kemarin. Aku menggantikan suzy eonni.”

 

“KAU?” eyoung dan lizzy menoleh kebelakang mendengar suara seorang namja yang tiba-tiba menyahut.

 

“kau jadi pemeran utama?” tanya namja itu tak percaya.

 

“suho-ya sejak kapan kau menguping?” tanya eyoung.

“ne.” jawab lizzy.

 

“berarti kau akan berpe-” suho tak meneruskannya dan memilih mengganti kata-kata yang akan ia ucapkan. “ah kau akan menggantikan suzy nuna? Wae?”

 

“suzy nuna tak bisa menghadiri pensi ini karena dia harus ke amerika.”

 

Di dalam hati suho tak ingin melihat chi hoon memeluk lizzy. Walaupun ini hanya sebuah pensi. Peran suho adalah pengawal chi hoon jadi ia hanya bisa dia melihat chi hoon memeluk lizzy di depan matanya sendiri.

 

“aku harus pergi.” suho segera beranjak dan keluar kelas.

 

“kenapa dia?” tanya eyoung bingung.

 

Lizzy hanya mengangkat bahunya tak tau.

 

♡~♡~What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Baekhyun dan eun ju berjalan menuju ke kantin. “baekhyun aku semangat ne. Aku akan melihatmu dari bangku penonton.”

 

“pasti.”

 

“baekhyun?!” panggil seorang namja dari kejauhan.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Eun ju duduk sendiri dengan makanan di mejanya. Ini tak akan terjadi jika suho tak datang dan meminjam baekhyun.

 

“bolehkah aku duduk disini?”

 

“silahkan.” ucap eun ju yang sedang memakan makanannya.

 

Beberapa menit kemudian eun ju melihat namja yang duduk didepannya. Yang tak lain adalah namja yang tadi meminta izin untuk duduk disana.

 

“kau?” “kau yang mengusirku itukan?”

 

Namja itu menghentikan makannya dan melihat kearah eun ju. “mengusir? Apa maksudmu?”

 

“kau yang mengusirku waktu di gedung olahraga itu kan? Iya pasti kau.”

 

“aku tak pernah mengusir orang.” ucap namja itu santai dan melanjutkan makannya.

 

“apa?” “jelas-jelas kau mengusirku.”

 

“siapa yang mengusirmu? Memang kita pernah bertemu?”

 

“hah?!” “sudah lupakan.” dengan menahan emosi eun ju pun melanjutkan makannya.

 

Seorang namja duduk disamping eun ju dan langsung memakan makanannya.

 

“tae jun oppa?” ucap eun ju saat melihat namja yang duduk disampingnya itu. “dimana yang lain? Kenapa oppa sendiri?” terusnya.

 

“aku tidak tau. Mereka pergi meninggalkanku sendiri.” “dimana baekhyun?” tae jun melihat kearah chanyeol yang sedang makan.

 

“suho tadi mencarinya jadi dia bersamanya.”

 

“ohh..”

 

Chanyeol melihat kearah eun ju dan tae jun sayng sedang asik menggobrol. “kau terlihat akrab dengannya.” tanyanya pada tae jun.

 

“benarkah. Apakah terlihat seperti itu?” “dia adalah eun ju. Teman kecilku.”

 

“eun ju?” “ohh jadi namamu eun ju? Aku ingat sekarang.”

 

“kalian sudah saling kenal?”

 

“tidak aku tidak mengenalnya.” ucap eun ju langsung. ‘apa-apaan dia? Dia hanya mengingat namaku? Namja macam apa dia.’ eun ju masih menahan emosinya. Entah kenapa sejak awal bertemu ia sudah tak suka dengan namja di depannya itu.

 

“kau yang bersama lizzy waktu itu kan?”

 

“aku tak ingat.” eun ju segera menghabiskan makannya dan cepat-cepat pergi.

 

Chanyeol menaruh sendok yang dari tadi masih ia pegang. “hei pendek. Kau tidak sopan.”

 

Eun ju menghentikan langkahnya.

 

“chanyeol.” ucap tae jun. Tak ingin namja itu membuat keributan.

 

“dimana sopan santunmu?”

 

Eun ju meremas nampan yang ia pegang untuk meliapkan emosinya. Lalu yeoja itu menghela nafasnya mencoba membuat dirinya lebih tenang.

 

Eun ju segera berbalik dan membungkuk. “mianhae..”

 

Tae jun melihat kearah eun ju. Namja itu ingin menghentikannya dan membawa eun ju pergi. Tapi tubuh namja itu terasa terpaku dibangkunya.

 

Yeoja itu segera pergi dari hadapan chanyeol. Tak ingin melihat wajah namja itu lagi.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss ~♡~♡

 

para guru dan murid mulai memenuhi aula gedung sekolah untuk melihat pertunjukan-pertunjukan yanga kan di tampilkan oleh para murid.

 

~

 

Suara gemuruh tepuk tangan telah terdengar berulang kali. Menandakan telah penampilan dari beberapa kelas telah selesai.

 

Hyo jin mengintip dari belakang panggung. “aku jadi gugup.”

 

Jin hyuk menepuk pundah hyo jin. “kau pasti bisa.” yeoja itu hanya menganguk meng iya kan ucapan jin hyuk.

 

Chanyeol masuk kekrumunan dimana para pemainnya berada. Sekitar lima menit lagi kita tampil. Jadi siap-siap.

 

“Ne!” jawab semua kompak.

 

Lima menit kemudian..

 

“tadi kita telah mendengarkan alunan musik yang indah sekarang kita akan milihat teater yang luar biasa. Baiklah selanjutnya adalah penampilan kombinasi dari kelas 2-A dan 1-A.” ucap MC yang bertugas.

 

Para pemainpun mengambil posisi yang mereka perankan dengan baik.

 

Chanyeol merasa ada yang berubah dari formasi pemain. “jin hyuk!” panggil chanyeol. “kenapa suho menjadi pengawal lizzy? Bukankah seharusnya dia menjadi pengawal chi hoon?”

 

“aku tidak tau tentang masalah ini.”

 

“aishh..” keluh chanyeol.

 

Setengah penampilan telah berjalan dengan lancar. Para pemain menampilkan apa yang seharusnya mereka tampilkan. Sampai akhirnya..

 

Sebuah pedang telah terlepas dari pembalutnya dan terarah pada chi hoon. “kembalikan tuan putri padaku!”

 

Baekhyun bersiap mengeluarkan pedangnya tapi chi hoon memverikan tanda pada namja itu untuk tidak melakukannya. “biar aku yang melakukannya.”

 

Chi hoon menarik pedangnya. “tak kan kubiarkan yeoja yang aku cintai pergi dariku.”

 

Permainan pedangpun tak bisa terhindari. Kedua namja itu berusah untuk saling menusuk satu sama lain.

 

Sudah lewat dua menit mereka melakukannya. Chanyeol melihat kedua namja itu bingung. “jika seperti ini teater tak akan berhenti.” “lizzy? Dimana dia?”

 

Lizzy segera menghampiri chanyeol. “ne?”

 

“kau masuk sekarang. Lakukan apa saja supaya salau satu dari mereka menang.” chanyeol sedikit mendong lizzy memasuki panggung.

 

Yeoja itu segera berlari menghampiri kedua namja yang sedang menghuntuskan pedangnya. “hentikan! Aku mohon hentikan!” merekapun menghentikan perselisihan itu.

 

“aku tak ingin salah satu dari kalian mati.”

 

“tuan putri. Kembalilah keistana bersamaku.” ucap suho.

 

Chi hoon mengarahkan pedangnya tepat ke wajah suho. “tak kan kubiarkan itu terjadi. Mulai sekarang ia adalah tuan putri dari kerajaanku.”

 

“pangeran. Turunkan pedangmu. Aku mohon.” pinta lizzy. Namja itu perlahan menurunkan pedangnya.

 

“maafkan aku pengawal suho. Aku tak ingin pulang ke istana itu lagi. Aku ingin hidup bebas bersama seseorang yang aku cintai.” “sebaiknya kau pulang sekarang..” lizzy tampak lembut mengatakannya. Seperti seorang ibu yang sedang berbicara pada anaknya.

 

“aku tak bisa melakukan itu. Tugasku adalah melindungimu dan membawamu pulang.” suho membali mengangkat pedangnya dan mengarahkannya pada chi hoon. Tapi lizzy berdiri tepat didepan chi hoon dan menghalangi suho.

 

“putri. Sebaiknya kau menyingkir.”

 

“aku tak akan menyingkir. Bunuh aku jika kau bisa.”

 

Mata suho memerah. “aku tak akan bisa membunuh seseorang yang aku cintai.”

 

Lizzy terdiam menatap mata suho. “kau adalah pengawal sekaligus temanku. Aku tak pernah mengangapmu lebih dari itu.”

 

Suho perlahan tapi pasti mulai menurunkan pedangnya. “apakah tak bisa kau mengangapku sebagai seorang namja?”

 

“kau sudah aku angap sebagai anggota keluarga kerajaan sekaligus teman yang selalu ada buatku.”

 

Chi hoon melihat kearah chanyeol yang sedari tadi menunjuk jam tangannya. Chi hoon tau maksud dari gerakan chanyeol itu.

 

“putri..” chi hoon membalikan posisi lizzy supaya menatapnya. “aku mencintaimu..” kecupan lama tanpa lumatan sukses mendarat di bibir lembut lizzy.

 

Jantung lizzy berdebar tak karuan. Wajah yeoja itupun juga mulai memerah. Sampai akhirnya tirai panggung itu tertutup dan sorakan tepuktangan terdengar bergemuruh.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Lizzy masih saja menahan malunya didalam toilet sekolah. Setelah pentas tadi. Yeoja itu segera berlari ketoilet dan masuk kesalah satu bilik untuk menenangkan dirinya.

 

Jantungnya masih saja berdetak tak normal ketika mengingat kejadian memalukan tadi. Lizzy menepuk pipinya pelan berusaha menenangkan dirinya.

 

“pabo. pabo. pabo. Chi hoon pabo.” ucapnya pelan.

 

Setelah lebih dari setengah jam lizzy akhirnya keluar dan kembali ke kerumunan kelasnya.

 

Beberapa temannya memandang kearah lizzy dan menghampirinya. “aktingmu bagus. Aku merasa kau benar-benar sedang diperebutkan tadi.”

 

“ah jinjja?”

 

Eyoung menghampiri lizzy dan menariknya menjauhi kerumunan. “apa yang kau lakukan? Itu semua tidak ada didalam naskah.”

 

“apa yang aku lakukan? Ini bukan kesalahkanku.”

 

“maksudku kenapa chi hoon sunbae bisa menciummu?”

 

“tanya saja padanya! Aku jiga tak tau kenapa dia melakukannya!” lizzy malas untuk membahasnya. Dan memilih untuk pergi. “ah eyoung. Dimana suho?”

 

“tadi dia bilang ingin melihat awan.”

 

Lizzy segera pergi ketempat dimana sekiranya suho akan pergi.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Dihadapan lizzy swkarang adalah pintu yang memisahkan antara atap dan ruang sekolah. Perlahan yeoja itu membuka pintu itu.

 

“kau telah membuat kesalahan besar.” ucap chi hoon yang duduk di dekat suho.

 

“kenapa kau menciumnya tadi? Kau ingin mempermainkannya?” “apakah kau belum puas membuatnya sengsara selama ini? Menjauhlah darinya.”

 

Chi hoon tersenyum. “kau salah.” “aku tidak mempermainkannya. Dan aku tak akan menjauh darinya. Karena dia sudah menjadi milikku sekarang.”

 

“apa maksudmu?”

 

“sudah ku duga kau tak tau.” namja itu tersenyum menang. “kau memang tak akan pernah tau.”

 

“apa maksudmu?”

 

“lizzy tak pernah melihatmu sebagai seorang namja. Kau hanyalah sebatas teman baginya.”

 

Suho berdiri dan meremas bagian kerah chi hoon. “tau apa kau tentang aku?”

 

Chi hoon tertawa sinis. “kau jangan hanya memikirkan dirimu sendiri. Sadarlah lizzy tak-” sebuah pukulan tepat mengenai wajah sebelah kanan chi hoon. Dan membuat chi hoon sedikit oleng.

 

“Suho!” lizzy menghampiri chi hoon dan membantunya berdiri tegak. “apa yang kau lakukan?!”

 

“lizzy?” “sejak kapan kau disini?”

 

“aku sudah lama disini.”

 

“apakah kau mendengarkan pembicaraanku barusan?”

 

“ne. Aku telah mendengar semuanya.”

 

Suho mengepalkan kedua tangannya. “Aku mencintaimu. Sudah sejak lama aku mencintaimu. Tapi aku begitu takut untuk menyatakannya.” mata namja itu memerah entah menahan marahnya atau menahan tangisnya.

 

“kau adalah teman ku. Teman yang selaku membantuku dan menghiburku ketika aku sedih. Itu lebih penting dari apapun.”

 

Suho menatal lizzy lamat. “bolehkah aku memelukmu?”

 

Lizzy mendekat kearah suho dan memeluk namja itu. Namja itu memejamkan matanya merasakan pelukan hangat yang lizzy berikan.

 

Tak tahan yeoja kesayangannya berpelukan dengan namja lain. Chi hoon memisahkannya dan membawa lizzy pergi.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Lizzy sekarang berada di ruang kesehatan. Tampak sepi disana. Itu karena pensi masih belum usai dan para guru yang biasa menjaga masih melihat pensi-pensi yang sedang ditampilkab.

 

Lizzy mengobati wajah kanan chi hoon yang sedikit memar karena pukulan suho tadi. “kenapa kau melakukan itu?”

 

“melakukan apa?”

 

“kau jangan pura-pura bodoh sunbae. Apa kau tak tau betapa malunya aku tadi?”

 

“ahh ciuman tadi?” “sudahlah lagipula mereka tau jika itu hanya akting.”

 

Lizzy menekan memar di wajah kanan chi hoon. “akting? Apakah seperti itu akting? Mana bisa sunbae bilang itu akting?”

 

“a a a” “ya! Apa yang kau lakukan.” “obati yang benar.” “memang kenapa? Lagi pula kitakan sudah pacaran.”

 

“tapi itu memalukan.”

 

“kau malu? Hah! Sudahlah jangan dipikirkan anggap itu hanya sebuah akting.”

 

“tapi kau benar-benar menciumku di depan banyak orang.”

 

PRANG!

 

Suara piring logam jatuh terdengar. Chi hoon dan juga lizzy menoleh kearah suara itu berasal. Dibukanya tirai sekat yang memisahkan antara satu ranjang dengan ranjang yang lain.

 

Mata lizzy melibar mendapati shin hyo yang tengah duduk terpatung didepannya.

 

“e m-mianhae..” shin hyo segera merapikan pakaiannya dan segera pergi. Sebenarnya ia tak sengaja mendengar pembicaraan chi hoon dan lizzy tapi ia merasa telah mendapatkan sesuatu peristiwa yang tak pernah ia duga bahkan tak pernah terbawangkan olehnya.

 

Lizzy menahan tangan shin hyo. “kau mau kenama?”

 

“a-aku tadi merasa tak enak badan dan beristirahat sejenak disini. Tapi sekarang aku sudah merasa baikan jadi kau tak perlu khawatir.”

 

“shin hyo.. Aku mohon rahasiakan ini. Anggap kau tak pernah mendengar apa pun. Aku mohon..” lizzy berusah membujuk shin hyo untuk tidak menceritakan pada siapapun tentang apa yang ia lihat maupun ia dengar.

 

Lizzy tak mau hubungannya dengan chi hooon diketahui oleh seluruh murid. Mungkin lebih tepatnya lizzy belum siap untuk mempublikasikannya.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

Chanyeol menyeret baekhyun menjauh dari kerumunan. “kenapa kau bisa bertukar peran dengan suho? Kau ingin mengacaukannya? Ha?”

 

“Mwo? Bukankah hyung yang menyuruh suho untuk bertukar peran denganku?”

 

*flashback*

 

Suho menghampiri baekhyun yang sedang berjalan bersama eun ju.

 

“aku pinjam baekhyun sebentar..” suho menarik baekhyun untuk ikut bersamanya dan membicarakan sesuatu hal.

 

Suho membawa baekhyun tak terlalu jauh dari tempat mereka bertemu tadi.

 

“wae?” tanya baekhyun yang merasa terganggu akan sikap suho.

 

“chanyeol hyung menyuruhku untuk bertukar peran denganmu.”

 

“mwo? Jinjja? Itu tidak mungkin.” “besok pensi akan dimulai. Orang bodoh mana yang ingin mengganti pemainnya saat pemain itu telah hafal dengan karakter yang ia mainkan.”

 

“jika kau tak mau aku akan bilang ke chanyeol hyung.” suho sudah bersiap akan pergi tapi baekhyun menahannya.

 

“kau serius? Hyung benar-benar menyuruhmu?”

 

“kau mau tidak?” tanya suho dengan malas.

 

“jika chanyeol hyung yang menyuruh apa boleh buat. Tapi naskahmu tidak panjangkan?”

 

“tenang saja. Aku hanya keluar dua tiga kali. Jadi kau akan mudah memerankannya.”

 

*flashback end*

 

“suho? Jadi ini kerjaan suho? Dimana dia?” “kenapa dia begitu ceroboh?” chanyeol tak suka dengan orang yang telah melanggar peraturan yang sudah ia buat dengan persetujuan semua pihak. Karena kecerobohan suho pensi kaliin hampir saja tidak akan bisa dilanjutkan.

 

Walaupun chanyeol masih tak terlalu setuju dengan cara chi hoon mengakhiri teater tapi ia masih bersyukur teater yang ia pimpin berjalan dengan sukses.

 

“aku tidak tau. Tanyakan saja pada orang lain..” baekhyun pergi meninggalakn chanyeol dan kembali berkumpul dengan yang lain.

 

♡~♡~ What’s wrong with a kiss? ~♡~♡

 

“ini semua karena sunbae.” “aishh bagaimana jika shin hyo menceritakannya pada murid lain?” “aiisshh aku bisa mati.” lizzy terus saja menggerutu takut jika statusnya dengan chi hoon terbongkar karena kecerobohan chi hoon maupum lizzy sendiri.

 

“sudahlah. Bukankah itu bagus? Kenapa kita harus menutup-nutupi hubungan kita? Kau tak suka jika ada seseorang tau kau adalah pacarku?”

 

“ne. Aku tak suka itu. Sebenarnya aku masih ragu dengan hubungan ini.”

 

Bersambung..

 

Nb :

 

Huhh! Tiga hari MOS itu inspirasi sama sekali engga jalan :v

Mana pulang sore terus dan ga ada waktu untuk nulis. Tapi akhirnya bisa jadi dan dikirim di minggu ini..

About fanfictionside

just me

32 thoughts on “FF/ WHAT’S WRONG WITH A KISS?/ pt. 10

  1. Udah update.. Ya mwo itu suho nya kasian.. Sumpah penasaran banget apa yang akan terjadi sama si suho. Lanjut thor! Makin daebak!

  2. Crtnya bgs hanya z mnurut q bnyk kalimat yg g trlalu pnting jd buang2 kt. D tunggu next part n author fighting

  3. Wah, kata2 lizzy yg terakhir itu ‘jleb’ banget..
    Masa bilang ga suka didepan chi hoon yg tempramen, ntar kalo marah, trus putus, trus sama eun ju.. Wehh.. Potek dah.. Ahaha
    Kenapa tadi ada tulisan yg kepotong thor ? trus jadi ngulang beberapa paragraf ? Perlu jadi koreksi yah..😀
    Tapi meskipun gitu ni crita tetep keren, as always.. Hehe
    Ditunggu lanjutannya..😀

    • Iya maaf soal itu ._. Z nulisnya di note hp terus z beuetooth ke tab baru di edit dan angkai disana.. nah terkadang waktu ngerangkai itu ke copy dua kali dan z udah periksa ternyata masih ya .-. Ya semoga part selanjutnya ga terulang dan z akan lebih teliti .-. Hehe

      /.\ terimakasih udah mau nyempetin membaca ff yang tidak seberapa ini /kasih flykiss satu-satu(?)/

  4. Chihoon-lizzynya momentnya kurang greget nih thor *apadah*
    keep write thor! Ohya ada masukan nih, mungkin tulisannya bisa dirapihin lagi dari tanda baca kutip sama paragrafnya hehehe FIGHTING!

  5. Thor banyakin adegan romance nya dong😉
    Hyung seok dengan eyoung gak papa klo bisa chi hoon sama si lizzy sekalian(?) #plakk
    Next ditunggu ne😉

  6. Kyanya ada benih” cinta yg bkalan mekar nnti antra Chanyeol dan Eun ju, y g sih thor ?? Hahaha

    Shin hyo jd pemegang rahasia Lizzy dan Eyoung hahaha..

    Okeh d tunggu kelanjutan thor ^^

  7. chi hoon! :*
    lanjut thorrr .. gk pake banyak cincong, gk pake sambel, gk pake kuah #nahloh
    daebak pkoknya!
    part lizzy sama chi hoon nya d banyakin dong thor hehehe😀
    love you thor😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s