FF/ STUPID LOVE/ BTS-BANGTAN/ pt. 2


Author  : Jennie Jung
Cast:

Shim Min Ra
Min Yoongi
Kim Seokjin
Jung Young Mi
Jung Hoseok
Park Jimin
Han Song Shin
Kim Taehyung
Jeon Jungkook
Park Hyun syeo

Rated : general
Length: chaptered
Genre: Romace, Sad, School Life

14046502049761(1)

Summary:

Pengakuan Kedua

Setidaknya mulai hari ini aku bisa bernafas lega. Bisa menjauh dari status bodoh yang kau buat. Karna kau, aku harus kehilangan namja itu. Tak apalah, setidaknya ini hari terakhir. Ya, hari terakhir kesepakatan itu berlaku dan setelah itu kau tak akan menganggu hidupku.

Aku akan mengatakan perasaanku…

Bahwa sebenarnya…

“Aku Mencintaimu Kim Seokjin”

Shim Min Ra yeoja tingkat satu Chungdam Senior High School. Hari ini ia sengaja memberangkatkan dirinya lebih awal. Bukan karna hari ini ia mendapat tugas piket kelas, melainkan ia menghindari sesuatu. Menghindari sunbae satu tingkat diatasnya yang selalu menuntutnya melakukan hal yang ia sukai. Min Yoongi. Namja yang sudah menjadi ‘PACAR KONTRAKNYA’ selama 1 minggu ini. Oh ini sungguh melelahkan. Sejak kejadian lalu, Minra memutuskan untuk menjauhi Yoongi. Bukankah hari ini hari terakhir kontrak itu berakhir?. Terimakasih tuhan, itu artinya Minra akan benar-benar hidup bebas setelah ini. Ah senangnya….

Minra, yeoja itu melangkahkan kakinya perlahan, matanya terus saja mewaspadai apapun yang ada dihadapanya. Ia terlihat seperti tampang pencuri sekarang. Minra menghembuskan nafasnya lega saat sudah berada dihadapan pintu kelasnya.

“Aman”, gumamnya lirih. Ia memasuki kelasnya dan duduk di bangku paling belakang. Mulai mengambil earphone nya, mendengarkan beberapa lagu yang ia sukai sembari memejamkan matanya.

Yoongi berdecak kesal saat yeoja itu tak membalas pesan singkatnya. Ini sudah memasuki jam istirahat, tetapi mata tajamnya tak menangkap wajah gadis itu. Shim Min Ra. Ia sudah berkeliling seluruh penjuru sekolah, tapi sama sekali tak menemukan bayangan seorang Shim Min Ra. Yoongi mengacak rambutnya frustasi. Ia menyerah untuk mencari gadis itu, dan memutuskan untuk kembali kekelasnya. Matanya menatap dingin saat yeoja itu berjalan berlawanan arah dengannya. Mereka berpapasan, dan saat itu juga namja itu menghentikan langkahnya.

“Sudah menyerah Jung Young Mi?” Tanya Yoongi dingin dengan menekankan setiap kata yang keluar dari mulutnya.

Hening

Mereka masih terpaku pada dunia mereka masing-masing, tak menyadari sepasang mata melihat mereka penuh kemenangan. Kim Seokjin.

“Kerja yang bagus” ucapnya lalu ia berlalu begitu saja masih dengan seringaian yang terpasang jelas pada wajah tampanya.

Young Mi berdehem, menghilangkan rasa canggung yang menyelimuti mereka berdua. Yeoja itu akhirnya melangkahkan kakinya yang terasa lemas, menjauhi namja yang masih terpaku pada tempatnya. Langkah itu terhenti saat seseorang menarik tanganya membawanya pergi entah kemana. Yeoja itu hanya pasrah mengikuti langkah namja yang membawanya.

Jam istirahat Min Ra habiskan hanya untuk berada pada atap sekolah. Memandangi langit biru yang entah sejak kapan begitu indah dimatanya. Ia menghembuskan kasar nafasnya, kembali menerawang ingatan yang berusaha ia lupakan.

Semua tentang lelaki itu…

Yang sempat menjadi ambisinya…

Ia menepis kasar segala ingatanya yang berlalu begitu saja. Menikmati angin yang menerpa kulit putihnya.

“Aku menyukaimu sunbae!!”

“Mianhae aku sudah memiliki yeojachingu”

Ingatan itu kembali berputar seperi kaset yang benar-benar rusak saat ini. Hari disaat namja itu menolaknya. Hari disaat ribuan jarum menusuk hatinya, dadanya sesak saat kembali mengingat itu.

“Aku membencimu sunbae!”, teriak Minra sekencang-kencangnya. Ia meluapkan seluruh amarahnya yang telah membuat sesak dadanya. Bulir bening itu kembali membasahi pipi mulus Minra.

“Tapi nyatanya aku masih menyukaimu”, ucapnya lagi dengan nada yang rendah, yang hanya bisa didengarnya dan hembusan angin yang selalu menemaninya. Min Ra tersenyum miris memandangi nasibnya sendiri.

“Bisakah kau menyukaiku sunbae?”

Jin berlari mencari yeoja yang sudah beberapa minggu ini mengusik hatinya. Ia berjalan menuju kelas hoobaenya, kelas yeoja yang ia cari. Tapi nihil ia sama sekali tak menemukanya.

“Aish! Dimana anak itu?”

Ia membuang nafasnya perlahan, menyeret langkahnya yang terasa berat.

Flashback

“Kudengar Yoongi sunbae memiliki pacar satu angkatan dengan kita!”, ucap seorang yeoja berambut panjang itu dengan antusiasnya.

“Mwo? Benarkah?”, ucap yeoja lain tak kalah antusiasnya.

“Ne, namanya Shim Min Ra”

Jantung jin saat itu juga lupa caranya akan berdetak. Ia bahkan tak mengetahui alasan mengapa ia melakukanya. Ia mematung ditempat, otaknya terus mengulang perkataan hoobaenya itu.

“Shim Min Ra, pacar Yoongi sunbae”

Flashback end

Jin kembali menghela nafas beratnya. Hari ini moodnya turun sangat drastis. Ia tersenyum sinis saat kembali mengingat nama Min Yoongi. Namja brengsek yang dengan beraninya mengambil sesuatu yang seharusnya menjadi miliknya.

“Akan kurebut Min Ra darimu Min Yoongi!”

“Sudah menyerah Jung Young Mi?” , ulang Yoongi saat mereka telah sampai gudang belakang sekolah. Yoongi mengkunci pintu gudang sekolah yang gelap, hanya tampak cahaya matahari yang masuk melalui celah jendela gudang yang sudah nampak tua. Young Mi memundurkan langkahnya saat Yoongi mulai mendekatinya.

“Aa-paa m-aksudmu”, ucap Young Mi gugup. Ia sama sekali tak mengerti arah pembicaraan namja dihadapanya.

“Kau sangat cantik Young Mi”, ucap Yoongi tepat pada telinga Young Mi. Membuat yeoja itu gugup. Young mi hanya bisa menunduk saat Yoongi mengelus pipinya lembut. Ia berusaha mengatur detak jantungnya sendiri.

“Apa kau tidak menyukaiku huh?”, ucapYoongi menjaukan wajahnya dari hadapan Young Mi.

“Aa-ku”

“Aku tau kau menyukaiku, katakanlah Young Mi!”

Young Mi sudah tidak tahan lagi. Ia bahkan sama sekali tak mengetahui perasaan macam apa ini. Mana mungkin ia menyukai namja yang dulu ia benci, tapi memang itu kenyataannya. Air mata yang sejak tadi berusaha ditahanya, mencelos begitu saja membasahi pipi mulusnya. Yoongi tertegun, menatap sosok yang menangis itu dalam diam. Ingin sekali ia menarik yeoja itu kedalam pelukannya, tapi ia tak ingin yeoja itu menjauhinya lagi seperti beberapa hari yang lalu. Hatinya begitu sakit saat yeoja yang ia sukai menjauhinya begitu saja.

“YA! AKU MENYUKAIMU MIN YOOGI!”, ucapnya dengan nada yang bergetar.

Minra masih asik menatap awan biru, menikmati hembusan angin yang menerpa permukaan kulitnya. Ia sama sekali tak menghiraukan bel pulang sekolah yang sudah berbunyi 10 menit yang lalu. Kembali menghembuskan nafasnya kasar, mengatur detak jantungnya yang semakin cepat. Yeoja itu mulai beranjak dari tempatnya, mempersiapkan dirinya yang entah sejak kapan telah berkeringat dingin itu.

“Haruskah aku mengungkapkannya untuk yang kedua kalinya?”, ucapnya ragu. Ia mengeluarkan sesuatu dari saku blazernya. Sebuah kalung liontin yang sangat berarti baginya.

“Tapi aku harus!”, ucapnya lagi. Kali ini ia nampak lebih yakin dari yang sebelumnya, perasaan nya benar -benar menyiksa hatinya.

Minra mulai memasuki kelasnya yang mulai senyap karna jam pelajaran yang memang telah berakhir sejak 10 menit yang lalu. Keringatnya semakin megucur dengan derasnya saat ia mulai melangkahkan kakinya menuju kelas namja 1 tingkat diatasnya. Minra meneguk salivanya berulang kali, meskipun sudah yang kedua kalinya ia melakukan hal yang sama tetap saja perasaan gugupnya selalu mengusiknya.

Dengan langkah yang terlihat bergetar ia memasuki kelas yang ama senyapnya dengan kelasnya. Ia mengedarkan pandanganya mencari sosoknamja itu, tapi nihil. Matanya sama sekali tak menangkap bayangan namja itu. Minra mendengus kesal. Ia membalikan tubuhnya lesu, tetapi tangan seseorang menyeretnya menuju gudang sekolah.

“BLAM”, suara pintu gudang yang ditutup dengan kencangnya, membuat Minra melongo menatap namja yang ada dihadapanya saat ini.

Tubuhnya bergetar hebat saat namja itu menatapnya. Minra mundur selangkah ketika namja itu mulai mendekatinya.

“Apa kau mencintai Yoongi?”, ucapnya dengan suaranya yang lembut.

“Aapa maksudmu sunbae?”, ujar Minra dengan suaranya yang bergetar.

“JAWAB AKU SHIM MIN RA!”, bentaknya membuat Minra hanya menunduk takut, tak berani menatap namja yang sekarang sedang mengeluarkan smirknya. Namja itu mendekatkan tubuhnya pada Minra, menangkup pipi gadis yang masih menghindari kontak mata denganya.

“Jawab aku Shim Min Ra”. Ia mengelus pipi Min Ra lembut membuat jantung Minra ingin melompat dari tempatnya.

“Aku mencintaimu Kim Seokjin”. Minra masih menunduk, menyembunyikan wajahnya yang telah memerah seperti tomat.

Jin kembali mempersempit jarak diantara mereka, tetapi…

“BRAKK”, seseorang menendang pintu itu dengan kasarnya, membuat keduanya menatap kaget sosok yang sudah berada di ambang pintu.

“MIN YOONGI”, ucap mereka bersamaan…

TBC…..

Annyeong haseyo…..
Masih ada yang nungguin ff ini gak?? Hehe..
Makasih buat kakak owner wp ini yang udah mau ngepublish ff gak jelas ini… ini adalah ff kedua saya, mian kalo ceritanya gak jelas, karna di part 1  dan 2 masih dalam penjelasan, belum masuk ke ceritanya….
mohon komen nya ya..,biar ff ini bisa lebih baik lagi…
sekali lagi mohon komen nya readerdul…😀

 

About fanfictionside

just me

10 thoughts on “FF/ STUPID LOVE/ BTS-BANGTAN/ pt. 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s