FF oneshot/ I’M OFFICALY MISSING YOU/ BTS-BANGTAN


Tittle : i’m officially missing you
Cast :
– Kim TaeHyung / V (bts)
– Han Hyo Bi (oc)
– Kim Seok Jin (bts)
Gendre : romance,sad
Lenght : one shot
Author : eun_eun

Warning~ TYPO bertebaran,GAJE, please RCL (read,comment,like), gomawo nde… oh ya.. ff ini juga pernah author post di blog author http://www.fanfictiontypo.wordpress.com
Buat yang udah ngepost gomawo nde ^^

Seorang yeoja terlihat berlari disisi jalan kota seoul. Wajahnya memerah sesekali matanya meneliti beberapa gedung mewah yang berdiri disampingnya.

Hyo bi atau hyo berhenti disebuah gedung yang bisa dibilang terbilang sangat mewah dan tinggi membuat semua orang menatap gedung itu dengan perasaan kagum kecuali yeoja itu sendiri.

Hyo berlari kedalam gedung itu, tanpa memikirkan high heels yang ia pakai dia tetap berlari.

” dimana taehyung ? ” tanya hyo pada salah satu karyawan.

Karyawan itu menatapnya keget ” nona han anda-”

” dimana dia ? ” Belum selesai bicara hyo langsung membuka suara duluan.

Merasa takut karyawan itu segera mengantarkan hyo, sesampainya didepan pintu karyawan itu hanya menunduk dan pergi.

” YAK ! ” dengan kasar hyo membuka pintu itu.

Namja yang bernama taehyung itu hanya terdiam dengan wajah datarnya.

” ige moya ? ” hyo mengangkat kertas yang ia pegang lalu melemparnya.

” neol.. pencuri ” desis hyo

” aku bukan pencuri hyo bi ssi.. ” jawabnya santai.

” kau tau aku bisa menuntutmu kali ini ”

V menyungging senyumannya” kau sudah dua kali menuntut ku ”

” pertama saat kita bercerai dan kedua… saat aku tidak sengaja menabrak mobilmu ” lanjut V.

” apa itu hobi barumu ? ” tanya V dengan wajah kekanak-kanakannya.

Hyo benci situasi ini.. situasi yang mampu membuatnya gugup untuk menjawab suatu hal.

V tersenyum….

” geurae.. ” hyo meninggalkan ruangan V.

Untuk apa memikirkan hal itu pikir hyo.

Pernikahan mereka hanya pernikahan yang direncanakan. Hanya untuk menyatukan ke-2 perusahaan appa mereka.

Hyo menggugat V pertama dan namja itu menerimanya,bukan karena hyo tidak ‘mencintainya’. Sikap hyo yang angkuh untuk mengatakannya.

Sedangkan V dengan santainya mengatakan menyukai seseorang dan itu adalah sahabat hyo sendiri. Hanya saja mungkin V merasa sakit karena yeoja itu menolak perasaannya dan menjadikan hyo tumpuan rasa sakitnya.

Dan hyo mulai membenci namja itu.

—officialy—

” hyung ! ” panggil V saat melihat seorang pria yang menghanpiri mejanya.

Namja itu menarik bangkunya dan duduk di depan V ” kau tau kau harus mentraktirku saat ini ”

” hyung.. temani aku ” V mengeluarkan aegyonya.

Jin hanya terdiam menyaksikan tinggkah V yang tidak berubah.

” minta saja kekasihmu ” jawab jin santai.

” nugu ? ” tanya V tanpa mengeluarlan ekspresi wajah apapun.

” hyun…bi… ” jawabnya pelan.

V hanya terdiam. Nama yeoja itu.. yeoja yang menolaknya dan membuatnya menyakiti hyo.

” kenapa kau diam ? ” jin mengibaskan tangannya didepan wajah V.

” hyung…” gumam V.

” nde ? ” jin menoleh sekilas lalu tatapannya menuju etalase cafe itu.

V menundukkan kepalanya.

” hyun bi dia menolakku dan berkata dia tidak mencintaiku, apa yang harus ku lakukan ? Kau tau kan ? Aku hanya ingin menikah dengan cinta pertama ku ? Dan dia cinta pertamaku ”

V menatap bangku jin.. dan V kini merasa bodoh.

Jin menghilang…

” percuma aku bicara dengannya ”

V mendesah pelan.

Sementara itu jin berlari mengejar seseorang dan itu hyo bi.

” hyo ! Hyo bi ! ” jin terus berlari saat namja itu mendekat hyo berbalik dan menatap jin bingung.

” nde ? ” tanya hyo.

” kau mau kemana ? Lama tidak berjumpa ” jin tersenyum.

” kau masih mengingat ku ? ” hyo balas tersenyum.

” siapa yang tidak melupakan teman SMAnya ”

Wajah hyo berubah drastis. Teman ? Hyo menanyakan hal itu dalam hatinya. V adalah namja yang mampu menghapuskan cinta pertama yeoja itu.

Jin lah cinta pertamanya.

Haruskah… haruskah hyo mengulang waktu ? .

” aku dengar kau sudah menikah ? ”

Belum sempat hyo bicara jin malah tersenyum dan..

” selamat nde !! ”

” aku sudah bercerai jin ah ” lirih hyo

” hah ? Jinjja yo ? Aigoo mianhae ” jin merasa menyakiti hati yeoja itu.

Jin hanya berpura-pura tidak tau saja, jin tau hyo dan V menikah tapi tidak sampai tau mereka bercerai. Jin tau karena tidak sengaja jin melihat foto mereka berdua.

Dan itu membuat jin merasa kesal sekaligus sakit. Berusaha tersenyum dan mengucapkan selamat seperti itu jalan keluarnya bagi jin. Tapi saat mendengar kata-kata hyo tadi membuatnya akan kembali ke cafe dan memukuli V.

” ada apa ? ” tanya hyo.

Jin hanya menatap jalanan disampingnya dengan tatapan kosong.

” aish.. aneh ” hyo meninggalkan jin.

” hyo ! Tunggu ! ”

—officialy—

Hyo kini berada dikamarnya. Hyo tinggal disebuah apartement. Yeoja itu hanya berguling kekiri dan kekanan.

Ting…Ting..Ting..

” yeobboseo ” tanya hyo lemas.

” apa yang kau lakukan hari ini ? “ tanya namja yang ada disebrang sana.

Hyo menatap layar ponselnya dan berdecak kesal.

” mwo ? Wae ? Jangan menghubungiku jika itu tidak penting”

-TUT-

Hyo melempar pelan ponselnya kekasur king size itu. Hyo tau apa yang akan V bicarakan jika ia mendengarkan pembicaraan itu terus hyo pasti akan merasa sesak.

1 bulan kemudian.

V hanya terdiam menyaksikan tingkah jin yang melihat beberapa gelas milik V.

” aigoo~ ” jin memekik dan mengambil gelas berbentuk kelinci berwarna pink soft.

” sejak kapan kau menyukai hal seperti ini ? ” tanya jin sambil memperhatikan gelas itu.

‘ Sejak kapan ? ‘ Batin V.

” apa kau memberinya untuk seseorang ? ” tanya jin antusias.

‘ Itu untuk hyo bi aku membelikannya karena dia menyukainya bodoh ‘ jawab V dalam hati.

V mengerutkan alisnya’ tunggu ! apa ? ‘

” ambil saja hyung ” ujar V

—officialy—

Jin hanya tersenyum menatap hyo yang terus memperhatikan gelas itu. Hyo senang.

Jin dan hyo sudah mulai dekat. Mereka sering bersama sekarang. Jin adalah namja yang berhasil membuatnya tersenyum.

Hyo tersenyum” gomawo nde oppa… ”

” joha ? ” tanya jin

” hmm.. neomu joha ”

” aku akan menyimpannya ” hyo mengelus gelas itu.

Mereka hanya berdiri ditengah taman itu. Jin mengelus puncak kepala hyo membuat hyo hanya bisa menunduk malu.

Sementara itu V hanya bisa memperhatikan mereka dengan tatapan kosong. Taman itu tidak jauh dari kantornya.

‘ untuk apa aku disini ? ‘

V tersenyum kecut memandang apa yang dibawa hyo. Itu miliknya dan harusnya namja itu yang memberikannya bukan jin.

Haruskah V mengaku bisa melupakan yeoja yang dulu ia cintai dan mulai menyukai yeoja yang berdirik didepan orang yang ia anggap ‘hyung’nya ?.

—officialy—

Jam 23.00 KST.

V hanya terdiam dikamarnya. Padahal namja itu berusaha menutup matanya untuk tertidur,tapi dia tidak bisa.

V ingin bisa melupakan kejadian tadi. Tidak,dia tidak bisa.

‘ meskipun kau tidak bisa merasakan apapun jika kau merasa sakit biarkan aku mengobatinya ‘

V teringat perkataan hyo saat mereka masih bersama.

Dan kini V perlu obat. V terlalu sakit, kebodohan V yang membuang (?) Yeoja yang bersedia menemaninya.

‘ pernikahan yang bodoh bukan ‘ V menyungging senyumannya.

V berjalan kearah meja kecil disampingnya. Hanya ada 1 cincin kecil berukuran jari seorang yeoja. Namja itu masih menyimpan cincin hyo.

V mengambil cincin itu ” kau tau aku sakit saat ini, dan aku binggung kenapa kau tidak mengetahuinya ”

V hanya berbicara pada angin. 2 kali artinya 2 kali namja itu disakiti.

@Hyo Bi Apartement.

Hyo duduk disofa empuknya, cahaya lampu yang menyilaukan menemani malamnya. Sunyi….

Yeoja itu berfikir….

” haruskah aku memberinya kesempatan ? ” gumam hyo dan menatap gelas yang jin berikan.

—Flash back—

” hyo bi ah ”

” Nde ? ” hyo mendongkakkan kepalanya menatap jin.

” aku.. hanya bertanya saja ” jin tersenyum kecil.

Hyo semakin penasaran..

” katalanlah ”

” jika kau sama dengan ku..jika kau masih mempunyai perasaan yang sama denganku.. maukah kau bersamaku ? ”

Perkataan jin membuatnya bingung. Jin hanya bertanya bukan ? Harusnya hyo menjawabnya, serasa mulutnya diberi lem yeoja itu diam.

” aku mengerti.. tapi… biarkan aku membuatmu tersenyum seperti ini selamanya ”

—Flash Back End—

” haruskah ? ” hyo kini mulai gila.

Sebagian hatinya merasa nyaman bersama jin. Sebagiannya masih merasa ragu, tapi isi pikirannya memikirkan perasaan V.

Hyo sudah sangat lama menunggu namja itu ya.. taehyung…

Hanya saja hyo terlalu angkuh untuk itu. Kini hubungan mereka hanya ‘rival’ tidak ada hal manis yang tersisa diantara mereka.

Ting Tong*Ting Tong

Hyo mengerutkan alisnya dan berjalan ke arah pintu dan membukanya.

*BRUK

Hyo menutup mulut mungilnya dengan kedua telapak tangannya. Menyaksikan pemandangan yang mengagetkannya, sedangkan bau alcohol mendominasi udara yang ia hirup.

” taehyung… ireona ” hyo mengguncang badan hyo dan menegakkan badannya.

V terbangun lalu berdiri dengan terhuyung. Belum pernah V menyentuh minuman ‘sesat’ itu. Dan bagi V minuman itu membuatnya ingin tidur.

V tersenyum ” aku ingin tidur ”

Tanpa ijin pemilik rumah V berjalan kesofa melepas sepatunya dan tertidur disana.

Hyo duduk disofa kecil. V langsung menegakan badannya memposisikan badannya duduk .

” apa kau sakit ? ” tanya V yang memandang lurus kedepan.

Hyo mengerutkan alisnya “sepertinya kau minum terlalu banyak ”

” ah… sepertinya begitu ” V tidak mabuk, dia hanya pusing dan itu yang namja itu rasakan saat ini.

” aish !! ” hyo bangun dari sofa lalu mengambil segelas air.

BLUSH’

Hyo kini merasa lelah, hyo tau saat mereka berpisah V mampu melupakannya dengan mudah dan mengaku menyukai yeoja lain tapi apakah harus begini ?.

” YAK ! ” V membelalakan matanya dan syukurlah hanya kepalanya yang basah.

” kenapa kau jadi seperti ini ? ” tanya yeoja itu pelan dan tenang.

” kenapa kau selalu menjadikanku tumpuan saja !, kenapa selalu aku ? ” intonasi yeoja itu meninggi membuat sang pendengar terdiam dan berfikir.

Entah apa yang ada dipikiran V dia hanya diam mendengarkan apa yang yeoja itu katakan.

Merasa tidak ada balasan hyo membuka suaranya lagi ” apa kau tidak tau ? Jika kau menyukainya katakan saja tapi tolong jangan begini ! ”

” kau tau aku sudah menunggumu ! Aku menunggumu ” V akhirnya menoleh menatap hyo yang berdiri didepannya.

” ayo kita mulai dari awal ” gumam V.

” kau mabuk ! ” hyo segera pergi, bermaksut untuk menendang (?) V keluar apartementnya itu.

Tapi sebelum itu namja tadi langsung menarik tubuh mungil yeoja itu dari belakang dan memeluknya erat.

” anieyo.. aku akan merubah semuanya ”

” dari awal hingga akhir ” lanjut V.

Hyo hanya bisa memejamkan matanya. Otaknya memerintahnya untuk memberontak,berteriak,atau menampar pipi V saat ini.

Dan tubuhnya berkata lain, tubuhnya merindukan ini, hyo merasa hangat, lebih hangat dari pada selimut yang mampu menghangatkan badanmu disaat hujan dan jauh lebih menenangkan.

V meletakan dagunya dibahu hyo” Membencimu adalah hal buruk dalam ingatanku, karenanya aku tak bisa melakukannya…Aku begitu merindukanmu ”

” Apakah kau mengetahuinya? ” lirih V.

V sangat merindukan yeoja itu. Namja itu merasa bodoh bisa meninggalkan hyo begitu saja,apa yang harus dia lakukan kali ini ? Memaksa hyo ? Menariknya secara paksa dan membawanya pergi ? Menggendongnya secara paksa dan memaksanya untuk menikah dengannya ?.

Hyo satu-satunya wanita yang mengerti tentangnya,yang mampu merubah sifat kekanak-kanakannya. Bahkan saat mereka berpisah V mengalami insomnia dan mungkin karena yeoja ini bukan hyun bi.

Bahu hyo bergetar ” cukup ! Jangan lanjutkan ” tegas hyo dan matanya menyipit menaham air matanya yang akan jatuh.

” can’t nobody doing like you ? You know that ? Said something sweet for me, officially.. i’m missing you ” ujar V pelan.

” jebal.. jangan lanjutkan itu ” tegas hyo lagi.

‘Aku kira aku bisa lari dari sini,setelah aku tau ternyata tidak ada jalan keluar ‘ batin hyo dan satu persatu air mata membasahi pipinya.

Hyo ingin mendengar kata-kata itu, mungkin hanya V yang mampu megucapkan kata-kata itu dan hyo ingin mendengarnya lagi.

” aku memerlukanmu lebih dari pada aku ingin bernafas ” lirih V

Mereka masih berdiri dengan posisi mereka saat ini.

” kau mabuk ! ” tegas hyo sekali lagi, hyo berusaha tersadar,hyo tidak ingin jatuh lebih dalam.

” meskipun kau tidak bisa merasakan apapun jika kau merasa sakit biarkan aku mengobatinya ”

V mengulang perkataan hyo, membuat pikiran yeoja itu kacau.

‘ haruskah ? Haruskah ? Haruskah ? ‘

Hati hyo serasa ingin meledak. Apa yang ia harus lakukan. Hyo melepaskan tangan V yang sedari tadi memeluknya.

” pulang lah.. ini sudah terlalu malam”

Namja itu terdiam mendengar perkataan hyo. Apa dia menolaknya ? Apa mengusirnya ?.

V hanya tersenyum kecil dan meninggalkan tempat itu. Hyo hanya menatap punggung V yang menghilang dihadapannya. Setelah memastikan pintu tertutup, tubuh lemas hyo terperosot dibalik pintu.

Punggungnya bersandar dipintu. Mengeluarkan semua isakan yang ia tahan. Tanpa ia sadari V juga melakukan hal yang sama.

Namja itu bersandar dipintu luar apartement hyo bi. Matanya mengeluarkan bulir-bulir kecil, V masih bisa mendengar isakan kecil hyo. Dia lah yang membuatnya sakit seperti ini.

3 HARI KEMUDIAN

” Baiklah jika itu maumu aku menerimanya ” hyo hanya terdiam dengan jawaban jin.

‘ dia marah ? ‘

” aku tidak marah.. hanya terkejut ” ujar namja itu lembut dan tersenyum.

” aku bisa mengerti ” jin menunduk.

” bisakah.. kita tetap berteman oppa ? ” tanya hyo pelan.

” tenti saja… ”

” hyo.. setelah ini kau bagaimana dengan taehyung ? ” lanjut jin. Jin merass gugup karena takut membuat yeoja itu bersedih lagi.

Hyo tersenyum membuat jin terkejut.

” aku akan meningalkan seoul, dan pergi ke amerika hari ini ” hyo masih tersenyum.

” nde ? Oh.. wae ? ”

” jebal.. jangan katakan ini pada taehyung… jebal ” dengan bodohnya hyo masih tersenyum.

” arraseo ! Tapi kau harus menghubungiku dan memberiku informasi ” tegas jin dan itu sukses membuat hyo tertawa pelan.

Hyo menyesap teh hangatnya dan meletakannya dimeja ” seperti wartawan saja ” bisik hyo.

Jin ikut terkekeh mendengarnya.

Jin terdiam ” hmm…hyo bi ah ”

” nde ? ”

” gelas itu.. gelas itu dari taehyung ” jin menutup matanya berharap yeoja itu tidak akan memarahinya.

” geurae.. gelas itu sudah pecah ” jin membuka matanya.

” mwo ? Aish.. jinjja lebih baik kau berikan saja padaku ! Aku menyukai gelas itu ! ” gerutu jin.

Hyo terpenganga dengan perkataan jin.

” yak ! Kau juga yang memberikannya kan padaku ?! Eoh ! ” jawab hyo tidak mau kalah.

—officialy—

1 MINGGU KEMUDIAN.

Kehidupan hyo merasa lebih ringan disana. Hanya saja bayangan V masih sedikit ada dibenaknya.

Bahkan gelas kelinci itu masih ia bawa. Dia merasa bersalah harus membohongi jin waktu itu.

” oh.. i’am sorry sir.. but it’s my bag ” ujarnya pada seseorang yang mengambil tasnya.

” oh.. mianhae ” jawab namja tadi dengan bahasa korea dan memberikan tas itu.

Hyo sedikit terkejut hanya saja dia penasaran kenapa namja itu tau hyo warga korea.

” aggassi.. neol.. ireum-”

” kim taehyung inmida ” jawab V dan membuka topinya.

—officialy—

” hyo bi.. ” seorang yeoja yang pastinya adalah teman hyo menghampirinya dengan keringat yang membasuhi wajahnya.

” why ? ” hyo yang sedang duduk di taman terkejut melihat gerak gerik temannya itu.

” your boyfriend.. ”

” he is not my boyfriend clara ” jawab hyo sinis. Tapi.. sepertinya itu terbanding terbalik dengan perasaannya.

” okay.. your ‘friend’ went to korea now he’s going to get on a plane now”

” what you said ? ”

V sama sekali tidak memberi tahunya, apa namja itu ingin membalas hyo ?. Dan itu membuatnya risih.

” HYO !! ” teriak clara saat yeoja itu menghilang dari hadapannya.

Setelah mencari taksi hyo terdiam disana. Kenapa setiap menit rasanya seperti 1 jam ? Apa mobil ini berjalan sangat lama ? Rutuknya.

Dan 20 menit perjalanan hyo tanpa menghitung dollar yang ia bawa hyo memberikannya pada supir itu dan berlari ke air port. Dipikirannya hanya ada V.

Hyo mengigit ujung kukunya. Berputar ditempatnya. Apa yang harus dia lakukan ?.

” apa yang harus ku lakukan ohh.. otthoke !! ” yeoja itu menangis.

” otthoke ? ” yeoja itu terisak pelan.

” ah.. otthoke.. aigo~ otthoke taehyung sudah pergi hahaha ” samar-samar hyo mendengar suara seorang namja dibelakangnya.

Suaranya seperti mengejeknya dan terdengar seperti anak kecil.

Hyo menghapus air matanya dan berdecak kesal.

” NEOL !! ” teriak hyo sambil menghentakan kakinya.

V tertawa melihat tingkah hyo” hahahaha.. seperti dugaanku temanmu bisa dipercaya ya ”

Hyo mendekati V dan mengigit bibirnya.

” kau jahat ! Nappeun ! Jahat ! Paboya ! Pabo ! Pabo !! ” hyo memukul dada dan lengan V bertubi-tubi.

” aku senang kau berkata seperti itu ”

V menarik tangan hyo yang sedari tadi memukulnya. Dan membawa tubuh mungil yeoja itu kepelukannya.

V tersenyun” aku senang kau menghawatirkanku seperti tadi ” .

Hyo melepas pelukan V membuat V mendesah kecewa.

” kau merusak suasana ini ” gerutu V kesal.

Hyo tidak menjawab pekataan V. Hyo hanya menatap jemarinya, matanya terlihat sayu dan terlihat hyo menahan air matanya yang sebentar lagi keluar.

” ige… ige moya ? ” hyo tetap menatap jemarinya.

Tanpa hyo tau V memasangkan cincin hyo yang dulu tentunya pernah ia pakai sebelumnya. Hyo bingung..

” we will start again, I’ve said it before ” .

” so ? What ? ” hyo menatap V kesal.

” kau merusak segalanya ” gumam V pelan.

” will you marry me ?… again ? ” tanya V dan V merasa sedikit gugup karena yeoja itu hanya menangis.

” uljima nde.. kau membuatku merasa bersalah ” V mendekat lalu menghapus air mata yeoja itu.

Jarak mereka yang begitu dekat membuat hyo bisa melihat V lebih mudah.

Chuu~

V hanya terdiam merasakan semuanya. Hyo tidak tau harus berkata apa dan itu lah jawaban dari hyo.

” I’am officially missing you too ” lirih hyo.

” jangan pergi jebal… ” hyo memeluk V erat.

” arraseo.. mianhae hyo ah ” V mengelus puncak kepala hyo dengan lembut.

” saranghae ” ucap mereka bersamaan.

-Fin-

Hahm.. gimana ?? Author bingung.. sedikit curhat nih.. author lagi galau.. gara-gara author ketemu namja yang author suka dulu.. tapi dia gak nyapa author sama sekali.. jadi makanya judulnya ‘i’am officialy missing you’ yah… gomawo nde.. tolong RCL ya…

About fanfictionside

just me

14 thoughts on “FF oneshot/ I’M OFFICALY MISSING YOU/ BTS-BANGTAN

  1. Bagus min, alurnya ssebenernya ga terlal jelas, dimana V ngassih cicinnya, trus pas bilang jangan pergi, itu lagi dibandaaraa kan? Bandara mana :v itu mungkin bisa lebih diperhatiin ne🙂 tapi semuanya bagus kok! Daebak!😀

  2. alurnya kecepetan min jadi kaya buru buru gitu , ini semacam ada mirip adegan emergency couple pas hyo nyiram air ke taehyung . tapi ff ini bagus kok menyentuhlah ;3

  3. inti ceritanya bagus thor ^^ aku suka.
    tapi iya nih alurnya kecepatan. akan lebih baik jika ditulis deskripsi yg lebih dalam. hehe. tpi gapapa kok. aku juga pernah ngalamin yg kaya gini. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s