FF/ LOVE’s accident (bday present)/ EXO/ 1 of 2


Author: hvyrara

Cast:

o   Nam Seorin a.k.a Alviany Hwang (kak api)

o   Kim Minseok/Xiumin

o   Find your self

 

SAENGIL CHUKKA HAMNIDA!! SAENGIL CHUKKA HAMNIDAAA!!! Happy birthday but kak api a.k.a alviany hwang a.k.a Nam Seorin atau ownnya Fanfictionside.wordpress.com ff ini merupakan salah satu project buat kak api yang lagi ultah. Sama prank yang dilakuin di grup wa author ffside itu semua rencana kita buat ngerjain kak api hahaha. Mianhae!!! Selamat ulangtahun kak api, meskipun tambah tua tapi tetep makin cantik, di murahkan rezekinya, sehat selalu dan semoga apa yang ditarget kan diusia ini bisa tercapai amin. Maaf ya kak kalau ff buatan hvyrara gaje hehe soalnya baru pengalaman pertama bikin ff. Sebenernya mau bikin oneshoot tapi karena sesuatu hal jadi dibikin 2shoot, ntar lanjutannya nyusul ya kak {}. Btw ini ra hadir dengan ff MinSeo yaa semoga suka, sekali lagi HAPPY BIRTHDAY KITA PARA AUTHOR FFSIDE SAYANG SAMA KAK API. Maaf kalau di grup kemaren bikin kesel hehehe muah.

 maxresdefault

-oooooooo-

Cinta adalah sebuah takdir yang sudah ditentukan oleh tuhan. Dimana pun, kapan pun dan dalam kondisi dan situasi apapun itu bisa saja menjadi sebuah kesempatan untuk bertemu dengan takdir itu.

Seorin’s POV

Tok tok tok

“seorin-ah~ apa kau sudah tidur?”

“sebentar lagi eomma”

Ya, persis seperti dugaan ku. Itu pasti ibu.

“eomma tau kamu sedang bermain dengan komputer mu seorin! Berhentilah bermain dengan akun sosial mu atau eomma akan matikan jaringan internet nya!”. Teriak eomma dari luar pintu kamar ku.

“aigooo, arrasoyo eomma. Seorin akan tidur sekarang juga”

“anak ini benar-benar. Jangan lupa kamu besok sudah mulai masuk sekolah baru seorin!”

Ah! Benar. Kalau jam segini aku belum tidur pasti besok terlambat.

“nee eomma”

Segera aku mengehentikan segala aktivitas yang tadi aku kerjakan. Mematikan lampu dan segera tidur di kamar ku yang nyaman ini.

“ah jaljaa Mr. Suga”

Setelah memberi ucapan selamat malam kepada boneka kesayangan ku Mr. Suga, aku langsung terlelap ke alam mimpi.

 

-oooooooo-

 

Bukkkk

Ah jatuh dari tempat tidur membuat tersadar dari tidur malam. Tunggu, sudah jam berapa ini?

“omo!!!” teriak ku

“Seorin-ah!! Mau jam berapa pergi sekolah nya? Ini sudah terlambat!” suara eomma dari dapur menggema hingga terdengar kedalam kamar.

Aish aku terlambat!. Dengan kesadaran yang masih setengah dan rambut yang acak-acakan, segera bersiap-siap tanpa harus repot-repot untuk mandi. Menggosok gigi itu sudah hal yang paling bersih bukan dalam situasi yang seperti ini? hahaha.

“eomma Seorin berangkat dulu ya” seraya memakai kaos kakiku sembarangan.

“tidak mau sarapan dulu?”

“anni eomma, aku sarapan disekolah saja nanti. Tapi tunggu, sepotong roti saja sepertinya tidak masalah”

Aku langsung mencomot selembar roti dan dengan sekali gerakan memasukkannya ke mulut sambil berlari keluar.

“seorin tunggu dulu!”

Aku sama sekali tidak memperdulikan teriakan eomma, dan terus berlari menuju halte bus yang berjarak 1 kg dari rumah.

Hampir saja aku ketinggalan bus saat tiba di halte tadi. Dan sekarang aku duduk dibangku tengah dekat dengan jendela. Sesaat, kulirik jam

“pasti terlambat kalau sudah jam segini”

Eoh! Sudah kah aku memperkenal kan diri? Nama ku Nam Seorin, aku adalah anak pertama dari 2 orang bersaudara. Sekarang aku berumur 15 tahun dan adik perempuan ku bernama Nam Seora berumur 7 tahun. Aku berada di tingkat pertama di SOPA, sekolah dimana para anak yang rrr bisa dikatakan berkelas dan terkenal di Seoul. Appa adalah seorang pengusaha pabrik elektronik terkenal di Seoul, tapi appa tidak pernah memanjakan kami. Menurut appa itu akan membuat kami sangat manja. Sangat simpel kan, tapi itu lah keluarga Nam.

Setelah bus berhenti, aku langsung berlari keluar. Dan benar saja, gerbang sekolah sudah di tutup bahkan di gembok.

“oh ayolah~ ini hari pertama dan aku sudah menuliskan namaku di buku laknat itu”

Aku menatap iba kepada gerbang sekolah itu. Tapi tunggu! Hey, kenapa tidak ku gunakan saja ke ahlian memanjat ku saja. Aku berjalan mengendap-ngendap ke pagar belakang sekolah, karena memang pagar ini lebih rendah dibandingkan dengan pagar yang lainnya.

Tas sekolah ku sudah mendarat mulus di dalam, sekarang tinggal aku. Setelah bersusah bersusah payah, aku melompat dari pagar.

“omo! Kau mengaget kan ku”

Ku lihat ada seorang pria yang memegang buku komik ditangannya dan duduk tepat di samping dimana aku melompat tadi. Sesaat mata kami bertemu, dia bedeham dan kembali melanjutkan aktivitasnya membaca buku. Melihat itu pun, aku melangkahkan kaki untuk kembali ke kelas.

“harusnya tadi pagi kau tidak hanya menggunakan celana dalam tapi juga celana pendek didalam rok mu”

Deg

Apa katanya tadi? Apa dia melihatnya?!!!!!

Aku berbalik arah untuk langsung menatap nya. Dia tetap fokus dengan bacaannya tanpa mau menatap atau sekedar melirik ke arah ku.

“kau! Apa maksudmu?”

“harusnya kau melihat dulu sebelum melompat nona” jawabnya datar sambil berdiri berhadapan dengan ku. Aku menatapnya tajam.

“kalau kau tau yang melompat adalah wanita, harusnya kau menutup mata atau pergi! bukan malah melihatnya!! Dasar namja mesum!” ku tendang kaki nya tepat di tulang kering. Ah kurasa itu cukup sakit

“aaaaggghhhh yak!!!! Dasar yeoja jadi-jadian”

“rasakan, dasar namja mesum wooh” aku langsung pergi meninggal kan pria mesum itu disitu

-ooooo-

Author’s POV

Hampir saja gadis itu terlambat masuk pelajaran Kang seongsenim yang terkenal killernya pada hari pertama masuk sekolah.

“Seorin-ah~”

Panggil seorang gadis bernametag Ara kepada gadis yang duduk dengan posisi kepala yang diletakkan di atas meja.

“hmmm”

“apa kau tidak lapar? Ayo ke kantin”

“aku sangat malas Ara, mood ku benar-benar buruk sejak pagi tadi”

“ayolah, masa tega membiarkan teman mu yang cantik ini berjalan sendirian ke kantin. Kalau aku diganggu oleh sunbae-sunbe galak bagaimana?”

“aigoo, uri Ara benar-benar hebat berimaginasi. Bahkan untuk melihat mu saja sunbae-sunbae itu tidak mau hahaha”

Gadis yang bernama Ara langsung mempoutkan bibirnya mendengar ledekan Seorin.

“hahahaha baik baik, ayo aku temani dasar jelek”

Saat mereka berjalan menuju kantin sekolah, tanpa sengaja Seorin menabrak beberapa orang pria dan menumpahkan salah satu minuman pria itu.

“maaf kan aku” Seorin langsung menunduk meminta maaf tanpa melihat siapa orang yang ada di hadapannya

“aishhh kau lagi. Tidak kah kau melihat dengan mata mu?”

“eo? Pria mesum?” ucap Seorin polos.

“mwo? Mesum? Hahaha ya Minseok, gadis ini menyebutmu mesum? Ujar pria bername tag Chanyeol yang berada disebelah Minseok.

“aish diam kau, gadi jadi-jadian ini yang sembarangan memanggil orang”

“siapa yang kau panggil gadis jadi-jadian, dasar pria mesum bermuka dua!” suara Seorin meninggi

“Seorin-ah sudah sudah, Chanyeol sunbae.. Minseok sunbae maaf kami, kami tidak sengaja” Ara menunduk untuk meminta maaf.

“jadi nama mu Seorin? Kau murid sepuluh kan? Pantas saja kau tidak mengenal kami”

“anniya, aku kenal. Aku kenal kau, kau pria mesum kan” ucapnya polos

“aish kau “

“sudah Minseok, dia anak baru jadi biarkan saja. Lebih baik kita pergi sekarang” chanyeol menarik pergi Minseok meninggalkan Ara dan Seorin. Terlihat Seorin sedang menjulurkan lidah memberikan senyuman mengejek pada Minseok.

“kau kenal Minseok sunbae?” ujar Ara menatap temannya tak percaya

“tidak. Hanya saja dia pria mesum yang aku ceritakan pagi tadi”

“astaga Seorin!! Minseok sunbae adalah sunbae yang digilai para yeoja kelas sepuluh, dia sunbae yang terkenal ramah kau tau?”

“menurutku dia biasa saja. Apanya yang ramah, kalau mesum baru benar” Seorin berlalu kembali ke kelas, meninggalkan Ara yang terbengong mendengar perkataannya tadi.

“yak Nam Seorin tunggu aku!!!”

-ooooo-

“kau mengenali dua gadis tadi Minseok?” tanya Chanyeol dengan wajah penasaran

“aku hanya mengenali gadis yang bernama Seorin tadi. Itu pun karena sebuah kecelakaan yang memalukan”

“omo, apa karena itu dia memanggil mu mesum?”

“seperti yang kau lihat” Minseok menunjukkan tampang kesal nya. Chanyeol yang melihat itu hanya tertawa terbahak-bahak

“apa yang lucu eo?” nada suara Minseok terdengar ketus

“tidak kah lucu? Dia gadis pertama yang kulihat menghina mu dengan terang-terangan Miseok-ah, bukan kah biasa nya gadis-gadis memuja mu karena tampang mu yang bak malaikat itu”

“hentikan, itu sangat tidak lucu”

“TAPI MENURUTKU ITU LUCU HAHAHAHA MPHHHH MMMP”

Minseok langsung saja menyumbatkan kertas kedalam mulut temannya itu agar berhenti mentertawainya. Karena mood nya benar-benar buruk karena ulah gadis itu.

-ooooo-

Setelah pelajaran sekolah selesai, saatnya bagi seluruh siswa dan siswi di SOPA untuk pulang, begitu juga Seorin yang memang menantikan kepulangan karena kesialan di hari pertama nya ini.

Saat berada di depan gerbang sekolah.

“baiklah sampai sini dulu Seorin-ah, hati-hati di jalan pulang. Aku duluan” begitu ucapan gadis yang bernama Ara.

“hmm, kau juga hati-hati dijalan. Awas nanti kau malah jadi korban penculikan lagi” Seorin berkata dengan wajah yang serius.

“jinjha???? Apa kau serius???”

“hahahahaha tentu saja tidak bodoh. Sana cepat pulang, nanti kau dimarahi eomma mu karena pulang telat”

“asih sialan kau! Baiklah sampai ketemu besok Seorin” Seorin melihat kepergian Ara dan setelah itu mulai melangkah kan kakinya ke halte yang menuju arah rumahnya. Saat di perjalanan dia menggerutu akibat kesialannya hari ini, sampai akhirnya dia menendang kaleng cola tanpa melihat arah tendangannya.

“aduh!!! Yak siapa yang menendang kaleng ini!!” teriak seseorang di seberang sana

Sontak Seorin yang mendengar teriakan itu, melihat ke arah depan dan tampak terkejut dengan pemandangan yang ada di hadapannya itu.

“k..kau…”

“aish!! Kau lagi dasar gadis jadi-jadian. Tak bisakah kau tidak mengacaukan hari ku untuk sekali saja” ucap Minseok tidak percaya kepada Seorin.

“mwo?? Harus nya aku yang berkata seperti itu! Semenjak bertemu kau aku jadi sial dasar namja mesum’

Mereka sama-sama saling memberikan tatapan tajam seolah-olah muncul sengatan yang menguhubungkan tatapan mereka.

“anak jaman sekarang cara mereka berpacaran aneh-aneh saja” ucap seorang ahjumma yang duduk tak jauh dari Minseok dan Seorin.

“KAMI TIDAK BERPACARAN AHJUMMA!” ucap mereka serentak

“omo, kalian mengagetkan ku. Sudah ke tahuan malah menyangkal” balas ahjumma yang langsung berlalu pergi menaiki bus yang berhenti di halte mereka. Sedang kan Minseok dan Seorin melanjutkan aktivitas menatap mereka tanpa sadar bus tujuan mereka sudah berhenti.

“anak muda, masih mau berpacaran atau aku tinggal” ucap supir bus yang melihat mereka dengan tatapan kesal.

“SUDAH KAMI BILANG KALAU KAMI TIDAK BERPACARAN” serentak lalu sambil menatap satu sama lain dengan tatapan kesal.

“minggir!” Minseok melangkah masuk lebih dulu dan meninggalkan Seorin

“dasar namja pabo” gumam Seorin dan ikut melangkah masuk ke bus.

Saat itu hanya satu tempat duduk yang tersisa, dan sudah diduduki oleh Minseok. Seorin lebih memilih untuk berdiri.

“hai anak muda, kenapa tidak duduk dengan pacar mu saja dari pada harus berdiri seperti itu” ucap ahjumma yang berada di halte tadi.

“sudah ku bilang ahjumma, dia itu bukan pacar ku. Lagian dari pada aku duduk dengannya, lebih baik aku duduk diatap bus” Seorin menjawab dengan wajah jengkel. Sementara Minseok berpura-pura tidak mendengar dan lebih berkonsentrasi dengan musik yang dia dengar dari handphone nya.

Kenapa perasaan ku tidak enak begini

Seorin melihat sekitar dan dia merasa aneh karena tak biasanya bus tujuannya pada jam segini sangat ramai.

Citttttt

Bus yang mereka tumpangi tiba-tiba rem mendadak dan membuat lutut Seorin dengan mulus mencium lantai. Penumpang yang lain juga sedang memprotes hal itu.

“ahh sakit” Seorin meringis kesakitan karena kejadian tadi dia harus mendapatkan luka dan itu berdarah.

“gadis keras kepala, buang ego mu dan duduk disini” Minseok berkata tanpa melihat sama sekali ke arah gadis itu.

“siapa yang kau bilang keras kepala huh” lawan bicara yang dimaksud hanya diam menatap kearah luar jendela bus.

Seorin mau tidak mau harus duduk karena kondisi lutut nya yang tidak bisa diajak kompromi saat ini. sedang kan Minseok hanya tersenyum dalam diam melihat kelakuan gadis disampingnya ini.

-ooooo-

Sudah lama bus ini berjalan tapi kenapa belum sampai pada halte yang mereka tuju. Setidak nya itu lah yang ada difikiran Seorin saat ini melihat waktu yang dia tempuh tidak seperti biasanya.

“ahjussi, bukankah pemberhentian terakhir sudah lewat? Kau mau mengendarai bus ini kemana?” ucap Minseok setengah berteriak dan diikuti dengan omongan para penumpang yang lainnya. Namun, supir bus sama sekali tidak menjawab dan malah memberhentikan busnya dekat dengan hutan yang tidak ada orang sama sekali, sedangkan hari sudah mulai gelap menandakan sore telah berganti dengan malam. Tiba-tiba sekelompok pria yang berpakaian hitam dan bertopeng masuk kedalam bus dengan senjata api ditangan mereka.

“oh tuhan apa lagi ini” gumam Seorin.

Sontak melihat sekelompok pria masuk dengan berpakaian seperti itu para penumpang berteriak histeris, sementara Seorin hanya mendesah pasrah.

“DIAM SEMUA!!!! KALAU NYAWA KALIAN INGIN SELAMAT DARI SINI!!” ucap seseorang dari kelompok pria yang baru masuk sambil menodongkan senjata kepada ahjumma yang duduk paling depan.

“oh tuhan kesialan apa lagi ini? boleh kah aku pingsan sekarang” gumam Seorin yang masih bisa didengar oleh Minseok yang duduk di sebelah nya

“tenang lah, kita tidak akan kenapa-kenapa” ucap Minseok menenangkan.

“mwo? Kau lihat mereka membawa senjata, pasti kita tidak akan selamat” wajah Seorin terlihat panik.

“semua akan baik-baik saja kalau kau tenang dasar pabo, ada aku disini”

“kau? AKU TERUS TERKENA SIAL KARENA KAU MINSEOK!”

“YAK YAK KAU PIKIR AKU KENA SIAL SEMENJAK BERTEMU SIAPA? KAU GADIS PABO” mereka saling berteriak tanpa memperhatikan salah satu pembajak yang sedari tadi mengamati mereka.

“liat siapa yang tengah beradu mulut disini. Sepasang kekasih muda” ucap salah satu dari mereka.

“SIAPA YANG KA-MMMMPPP” benar saja, belum selesai Seorin berbicara Minseok sudah menutup mulut Seorin dengan tangannya. Lalu dengan sigap penjahat itu menodongkan senjata nya tepat ke kepala Seorin. Seketika Seorin menegang, takut yang mendominasi sehingga tubuhnya bergetar hebat.

“maafkan kekasih ku tuan……dia memang sedikit emosian” ucap Minseok. Sontak mendengar pernyataan dari Minseok, Seorin mengalihkan pandangannya kepada Minseok seolah-olah ingin meminta penjelasan. Namun, Minseok hanya mentap tepat ke arah manik mata Seorin seolah berkata –turuti-saja-perkataan-ku-

“baiklah sebaiknya kau dan kekasih mu yang cerewet ini bisa diam atau kalian aku buang ke laut”

-deg- tubuh Seorin kembali menegang tanpa dia sadari tangannya memegang erat almamater sekolah milik Minseok. Minseok yang melihat itu langsung saja mengaitkan jemarinya pada jemari Seorin

“gwenchana…… “

Dorrr

To be continue

Sekali lagi maaf ff nya gaje hahaha, dont forget to comment. Dan maaf jika ada kesamaan cerita. Tapi ini pure dari pemikiran author sendiri. Salam olahraga-

About fanfictionside

just me

3 thoughts on “FF/ LOVE’s accident (bday present)/ EXO/ 1 of 2

  1. Yak! Aku baru pertama kali nemu ff yg maincast’nya Bang Xiu.. Disini aku suka sama karakter Bang xiu sama si OC.. Bagus! penasaran sama kelanjutannya..😀

    Keep writing ,Thor!

    ~ppyong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s