FF/ I HATE YOU, BUT… IS LOVE?/ BTS-BANGTAN/ pt. 1


Tittle                      : I Hate You, but…. is Love?

Author                  : Shin Hyesub & Park Changi

Cast                       :

Alya Hwang

Jung Hoseok (J-Hope BTS)

Kim Nam Joon (Rap Monster BTS)

Nam Yura

Min Yoong (Suga BTS)

Ahn Sarah

Kim Seokjin (Jin BTS)

Jeon Jeongguk (Jungkook BTS)

Choi Hyeri

Park Jimin (Jimin BTS)

Lee Eunsang

Kim Taehyung (V BTS)

15939

Leght                     : Chapter

Genre                   : Romance, NC, School-Life, Love

Dislaimer             : FF ini di buat berdasarkan naluri dari 2 author yang masih amatir. Mohon comment yaa.. jika ada typo mohon maafkan. Karena kami adalah manusia ciptaan Tuhan yang mempunyai kekurangan. Happy reading ^^

Alya POV

Aku membuka mataku berharap pagi ini adalah pagi yang cerah. Oh ya, sebelumnya aku Alya, nama lengkapku Alya Hwang. Namaku sedikit aneh di dengar seperti bukan nama Korea. Ya, memang benar Ibuk orang Indonesia Ayahku adalah orang Korea. Mereka dipertemukan karena mereka pernah bekerja bersama dan saling jatuh cinta. Hmmm.. Hari ini hari pertama aku merasakan tinggal di Korea. Sebelumnya, aku tinggal di Indonesia dan baru saja tinggal di Korea sekitar 1 Tahun.

“ ALYA, CEPAT BANGUN!!! MAU JADI WANITA APA KAMU? SUDAH JAM BERAPA INI? APAKAH KAMU TIDAK BERANGKAT SEKOLAH, EOH?” Ibuku membangungkan seolah telingaku hanya satu, dan itu sangat menyakitkan di telingaku.

“Iya eomma, Arraseo! Bisakah tidak berteriak, ketuk pintu dan aku pun akan bangun” sahutku. “Eomma tahu persis bahwa kamu tidak akan bangun jika tidak eomma teriak, sayang. Cepat bangun dan mandi, Appa sudah menunggu di bawah untuk sarapan bersama!” Eommaku berbicara santai. “Ne, eomma”

 

“Wah anak Appa cantik sekali? Apakah karena ini hari pertammu sekolah?” Appaku melihatku dr atas sampai bawah pakaian sekolahku.

“Ah appa! Aniya! Aku cantik karena eomma cantik, dan aku suka dengan pakain sekolah ini, di tempat tinggalku dulu tidak memakai seragam seperti ini kan?” Kataku sambil memegang dan merapihkan baju seragamku.

“Karena itu anak appa semakin cantik menggunakan seragam ini?” Ayahku melihat kembali dengan memegang rotinya.

“Sudah appa, cepat makan jangan kau lihat terus anak kesayangnmu, dia akan semakin besar kepala jika terus di puji appanya!” Ibuku menyiapakn roti untukku sambil menciibirku.

”YA! eomma! Kenapa selalu seperti itu berbicara kepada appa, aku cantik juga karena eomma dan appaku sangat tampan dan cantik, ish” Aku berbicara sambil menggerutu. “Haha sudahlah, eomma, Alya setiap pagi selalu saja berdebat karena Kecantikan. Kalian semua kesayangan Appa!, Arraseo?” Appaku berkati sambil tertawa.

“Arraseo yeobu hahaha. Aku hanya bercanda, aku senang melihat anakku jika seperti ini, aiguuu semakin besar anakku yang cantik, seperti eomma, hm?” Eomma tertawa melihatku selalu di bully olehnya.

“Eoh eomma. Hmm nymmm eomma hmm aku berangkat! Sudah terlambat, kajja appa! Ppaliwa!” Gerutu sambil mengunyah roti.

“Hmm eoh, Kajja! Yeobu, aku berangkat?”

“Eomma, aku juga!” aku pun sambil mensilahkan tasku.

“Kami berangkat!” Kataku dan Appa bersamaan.

“Hati-hati semuanya” Sambil melambaikan tangan.

 

 

 

 

@ Seoul High School

 

“jha, kita sudah sampai” ayah memberhentikan mobil di depan gerbang sekolah.

“appa, apakah aku tak salah melihat? Ini sekolah apa? Bagus sekali? Berbeda dengan …” aku berkata tidak ada henti dan..

“Sudah cepat turun jangan banyak bicara, ini sudah pukul berapa, hm?”

“Baiklah appa, hmm appa aku masuk ya. Saranghae appa. Appa hati-hati ne!” aku mengomel tiada henti.

“oh, nado. Jadilah anak yang pandai, arraseo?” appa menggosokan tangannya di kepala.

“ne, appa! Anyyeong.” Aku membuka pintu mobil dan turun dari mobil sambil melambaikan tanganku.

“eoh!” appaku melambaikan tangannya sambil mengemudikan mobil.

 

Author PoV

Alya sangat terkejut saat ia melihat sekolahnya yang berbeda jauh dengan sekolah sekolah yang ada di negaranya

Alya juga begitu canggung untuk berjalan sendirian di tempat yang asing itu,terlebih lagi ia memiliki paras yang berbeda dengan semua murid yang ada di sana.

Alya berjalan ragu menuju kelas yang kemarin telah di tunjukan oleh seongsamnim pada saat ia dan ayahnya pergi ke sekolah tersebut yaitu kelas 1-3

Pada saat ia berjalan tiba tiba ada seorang namja yang berjalan terburu buru tanpa melihat sekitarnya ,dan karena alya berjalan dengan melihat lihat dia tidak mengetahui jika ada namja yang jalan ke arahnya dan kemudian mereka bertabrakan

 

Alya Pov

“brukkk”

“aaughh, ah appo” kataku sambil mengelus pundak

“oh, mianhae, Sorry. Are you okay? Gwenchna?” kata laki-laki yang menabrakku

“oh, I’m fine , Its okay hmm gwenchana, oh?” aku mengelus pundakku dan berkata sambil aku menatap wajahnya yang tampan dan lucu..

“Seriously? I seem to see you in pain, sorry I did not see you running up.” Kata laki-laki yang menabrakku.

“Hmm Its okay hmm Sunbaenim” aku berkata sambil tersenyum dan membungkukan badan.

“oh ne hehe, bisa berbicara bahasa korea?aku belum pernah melihatmu , sepertinya kau anak baru ? Katanya sambil tersenyum dan menggaruk kepalanya.

“ah ne sunbae aku bisa berbahasa korea anak baru dari kelas 1-3, namaku Alya Hwang, Sunbae bisa memanggilku Alya hehe.” Aku berbicara sambil tertawa geli.

“oh Alya, aku Kim Nam Joon. Kelas 3-1. You can call me Namjun or Rapmon hehe. Kau Dari mana?” Katanya yang agak serius dan juga sambil tertawa.

“oh Namjun Sunbaenim, sebentar Rapmon? Apa itu nama sunbae banyak sekali hehe. Aku berasal dari Indonesia sunbae ” aku berkata sambil tertawa kecil.

“Rapmon adalah panggilan akrab dari teman-teman dan juga anak sini. Wow dari Indonesia, sepertinya menarik, Oh ya aku terburu-buru aku harus ke lapangan karena akan ada latihan basket. Jika kamu berkenan untuk melihat, datang ke lapangan belakang ya. Aku akan berlatih disana”

“Ne, Sunbaenim. Gamsahabnida! Sampai berjumpa lagi hehe, anyyeong” Kataku.

“oh ya! Bye hehe” Jawab Sunbaenim yang agak sedikit aneh mukanya.

Lalu aku berjalan kembali dan aku menemukan kelasku, tapi ada seseorang yang memanggilku, sepertinya Guru disini.

 

Author Pov

Setelah namja itu pergi meninggalkan alya tiba tida dari belakang ada seorang wanita paruh baya dengan rambut sebahu menyapa nya

“Are you Alya Hwang from Indonesia?” wanita itu bertanya padanya

“Yes, I am.”

Wanita itu adalah kim sella saem dia adalah guru bahasa inggris di sekolah itu

“Well, follow me to the office to fill out your full of data and I’ll deliver for introduction into your class with your class friends.”

“Oh yes, Thank you, Saem!”

Alya berjalan masuk keruang guru dan menemui walikelasnya yang ,pada saat yang sama alya melihat seorang namja yang terlihat seumuran dengannya ,sepertinya sedang dihukum oleh salah seorang guru

Alya Pov

Setelah aku berjalan masuk ke ruang guru dan aku menemui wali kelasku disana. Dan aku menamati anak laki-laki, sepertinya dia seumurku, atau mungkin di atas kelasku. Dia sedang di hukum sepertinya oleh guru pria. Mukanya tampan tapi sepertinya agak berandal. Dan mukanya lucu, hanya saja agak aneh juga sama seperti Namjum sunbae.

“Alya, hallo?” Kata wali kelasku.

“oh Ne, anyyeonghaseyo, nan Alyaibnida, bangabseubnida” Sambil membungkuk dan memberi salam.

“Wah kamu sangat mengerti sekali budaya disini, oh Iya ayahmu orang Korea. Maaf aku lupa haha. Perkenalkan namaku Park In Sang, Guru Fisika sekaligus wali kelasmu.”

“oh ne Park saem.”

“Tolong tulis data dirimu disini, setalah selesai ikut aku kelas untuk perkenalan.”

“Ne Park saem.

 

 

Kim Namjoon & BTS POV

 

Ah sial, aku menabrak orang, padahal aku terburu-buru sekali. Untung saja dia baik sekali.

 

“Ya! Guys! You know? Aku tadi menabrak orang, sepertinya dia anak baru ….. huh huh huh” Kataku sambil mengendat nafas.

“Ya, Namjun! Siapa? Atur nafasmu lalu bicara, jangan setangah-setengah!” Jin berkata sambil melempar-lempar bola.

“jamkkan hyung! Aku sulit bernafas karena melihatnya, dia cantik sekali. Meskipun tadi aku hanya menatap sedikit aneh dan sini tetapi dia menajubkan haha!”

“haha! Seperti apa cantiknya tipemu Namjun? Setauku, tipemu adalah tipe anak pandai dan juga bukan orang korea haha!” Jin berkata sambil tertawa lepas

“Ya! Hyung, meskipun aku menyukai orang barat, tapi aku di lahirkan disini! Dia dari INDONESA HYUNG!” aku berkata sambil membesarkan suaraku.

“YA! BISAKAH KAU BERKATA TANPA MEMPERKERAS VOLUME SUARAMU, KIM NAMJOON!” Jin membalasa pembicaraan dengan nada besar.

“haha! I’m Sorry Jin hyung! Aku hanya meras asnenag saja melihatnya hahahaha!” kataku sambil tertawa terbahak-bahak

“abata! Aku jadi penasaran dengan perempuanmu! Bisa kau tunjukan?” Jin hyung berkata dengan penasaran

Dan tiba-tiba Jimin dan Taehyung datang…

“HAI HYUNGNIM! HAHAHAHAH” kata mereka berdua.

“bisakah kalian berbicara biasa saja ha?” Jin hyung menatap datar.

“haha! Ini masih pagi hyung! Wajar kita sangat ceria benar , Taehyung?”

“yups! Benar sekali! Ini namanya semangat! Oh ya aku melihat dari Kejauhan. Apa yang kalian bicarakan? Katakan pada kami!” Taehyung berkata dengan muka penasaran.

“Namjoon, He has falling in love falling in love haha” Jin berkata sambil bernyanyi mengatakannya

“Jinjja?” Kata Jimin

“Jeongmal??” Kata Taehyung

“Apa yang kalian katakan, ho??” aku berkata malu.

“Sudah aku saja. Kamu suka dengannya kan? Yeoja anak baru itu? wkwk” Jin mempersempit Namjoon agar tidak berkata lagi

“woaaaahh?jinjja? jeongmal? Chukkae hyung! Akhirnya hyung kita jatuh cinta haha!” Taehyung dan Jimin berkata bersama.

“Sudahlah, jangan berkata seperti itu. aku malu guys” sambil menggaruk-garuk rambutnya.

“Aku penasaran dengan yeoja itu! sehebat apakah dia.dapat membuatmu seperti ini, Rap Monster! Hahaha” Jin berkata menantang

“Kami juga, hyung haha” Taehyung dan Jimin membalasa juga

“Baiklah! Nanti jika dia lewat. Kalian pasti akan mengerti guys!”

“Sudah sudah, omong-omong where’s yoongi? Tumben dia tidak keliatan? Kata Jin

“ddrrtttt….drrttttt…….” Hp Jin bergetar

“Yeobuseyo?”Jin mengangkat

“Hyung, where?” Yoongi bertanya

“oh Sug, Lapangan basket! Ppaliwa!” Jin berkata

“oh Okay!”

“Yo sug!” Jin menutup telpon

 

15 menit kemudian….

 

“Yo, guys! Min Suga here haha!”

“wah hyung, keliatan senang sekali? Ada apa?” Tanya Jimin

“haha! Hari-hariku selalu senang! Tidak sepertimu! Haha”

“Ya, Yoongi. Darimana saja? Kami menunggumu” Jin bertanya

“haha maaf hyung” Suga meringis

“ayo kita latihan. Ini sangat terlambat!” Jin berkata dengan ketus

“Let’s go!” Kata mereka bersamaan

 

J-Hope POV

 

Haha senang rasanya bisa datang ke sekolah yang aneh ini. Meski aneh aku dapat merasakan hal apapun yang aku suka! Bergonta ganti pasangan hingga menyinyiakan mereka sepertinya seru. Ya, aku Jung Hoseok, tapi mereka kadang memanggilku J-hope. Aku anak pemilik saham di sekolah ini. Sebenernya appa yang mempunyai uangnya, bukan aku. Aku sadar sekali aku merasa sok karena appa menanam saham besar dan semua sekolah tau siapa aku. Ya itu hakku berbuat apa saja. Jangan pernah ada yang meremehkan aku, atau aku akan meledak mereka satu-satu “booom booomm ddaarrr” hahahhaa

“Hmm sepi sekali kemana mereka semua?” Ujar Hoseok

“Hai baby!” Yura berlari dan memelukku

“oh! Hmm sedang apa?” tanyaku

“aku menyapamulah! Kau kan pacarku Jung Hoseok!” sambil memanyunkan bibirnya

“Sudahlah, aku tak suka dengan caramu. Jelek sekali haha”

“YA! APA YANG KAU KATAKAN!” Yura semakin marah

“Iya iya, maafkan aku! Mau makan?” Tanyaku

“Boleh! But Morning Kiss please?” sambil memberikan puppy eyesnya

“In here? Micheosseo?” tanyaku semakin datar

“aniya! Follow me, baby!” Yuara menggoda seduktif

“haha alright!” kataku

 

 

“hmmmmm ssshh aahhh baby please dont tease me aaahhh” desah yura takkaruan hingga berantakan semua tubuhnya

“wanna more babee hmm?” Hoseok mencium lehernya dan mengangkat kaki kirinya dan ditaruhnya di pundak kiri

“ppaliwa! Kita tidak ada waktu” Kata Yura

“hm”

 

Author Pov

 

Lalu Hoseok melepas semua pakain Yura dan juga dia melepaskan pakainnya. Ya, ini memang selalu dilakukan Hoseok dengan semua wanita yang iya dekati. Dan mereka selalu punya ruang pribadi dimana orang lain tidak akan bisa masuk kesana.

“aaaghh fuck! Ssshhh appoohh aaghhh” Yura mendesah gila

“Tahan sedikit” Hoseok memasukan bagiannya ke dalam milik Yura yang sering ia mainkan setiap pagi

“teruusshh aahh ppaliwa oppa aahhh”

Hoseok memasukan dan memaju mundurkan miliknya ke dalam lubang milik yura hingga akhirnya yura melepas cairannya

“haha ternyata kau cepat sekali” sindir hoseok

“aku tak tahan! Aku lelah” kata Yura

“Siapa yang menggoda? Rasakan! Aku belum ingin keluar dan aku hanya ingin ini hingga aku selesai” mengeluarkan smriknya

“MWOO? Ini hhmm aahh ada kelas? Kamu sudah gilaa aagghh apoohh fuck!” Yura semakin tak tahan melihat Hoseok yang semakin ta karuan memainkan miliknya

“aaaghhh tahan sayang”

“ploookk ploookk plookk” dengan gaya doggy stylenya

“aagghh aku sudah tidak kuat aku ingiin…”

Hoseok menutup mulut yura dengan jarinya dan membuat yura sulit berkata untuk mengehntikan aktifitas mereka

“keluarkan bersama mhhh..”

“mmhhh aaghhh aku keluar mmmhhh”

Mereka mengeluarkan cairan bersama dan Hoseok memasukan cairannya ke dalam miss V yura

Hoseok menyelesaikan aktifitas mereka dan Yura semakin lemas tak berdaya di buatnya

Hoseok segera memakai pakain seragamnya dan memebenarkan dirinya. Begitu juga dengan Yura. Hanya saja Yura sulit berjalan karena aktifitas yang di lakukannya.

“Bisa berjalan? Atau mau ku gendong?” Tanya Hoseok

“ani! Aku bisa. Jika kamu menggendongku semua akan bertanya” Jawab yura

“Baiklah, keluarlah terlebih dahulu. Aku akan menyusul. Thanks for anyting baby” sambil mengecup bibir dan meremas boobs yura

“STOP! Ini sakit sayang! Sambil meninggalkan hoseok.

Nanti kita lanjutkan lagi, huh” Jawab Yura

“Okay! Bye sweety haha” Sambil mengeluarkan ketawa bahagianya

 

Hoseok Pov

 

Setelah aku melakukan aktifitasku, aku menuju ke lapangan basket dan menemui teman-teman lainnya

“Huy guys!” dengan muka sumringah

“tumben sekali? Ada apa denganmu? Dan baumu berbeda lagi? Apa yang kau lakukan J-Hope?” Jin mulai mengomel dan merasa aneh melihat Hoseok

“Ah apa yang kau katakan Hyung? Sudahlah!” Jawabku

“Kau berganti wanita lagi?” Tanya Jin

“Kenapa? Kau mau dengannya?”

“haha! Aku tidak akan memakan wanita bekasmu! Kelas murah untukku haha” jawab Jin menyindiri

“Sial kau hyung! Tapi mereka semua enak untuk di nikamti haha” Jawabku sambil tertawa

“Sudah jangan bahasa perempuan-perempuan. Daritadi aku kenyang mendengar curahan para dongsaengku tentang perempuan.” Jawab Jin

“Siapa? Tumben sekali?”

“Rapmon. Namjoon! Dia sedang jatuh cinta haha” Jawab Jin

“hahaha pasti dia anak yang pandai. Dia beda denganku”

“Mungkin saja. Tapi aku heran saja melihatnya sangat senang. Sepertinya dia perempuan special dan anak baru disini” kata Jin

“hmm aku tak penasaran. Sudah mari kita lanjutkan”

“Ya hyung, sedang apa? Intens sekali?” kata Namjoon, Taehyung, Suga dan Jimin

“Aku hanya berkata bahwa kau sedang jatuh cinta! Haha” Jawab Jin

“Ya Hyung!” Namjoon mengelak

“Sudah mari kita bermain!” Jawab Yoongi

“oh!” jawaban mereka semua

“Jimini, cepat kau telfon adik kesayanganmu Jungkook! Agar datang pagi ini.” Jin berkata

“yo hoo hyung!” Jimin mengiyakan jawabannya

 

Alya Hwang POV

 

“Anak-anak. Perkenalkan murid baru disini. Dia berasal dari Indonesia mohon bantu dia untuk nyaman belajar disini! Arraseo!”

“ne, park Saem!” Jawaban murid-murid

“Alya, silahkan memperkenalkan diri.”

“Ne, gamshahabnida Saem. Anyyeonghaseyo, Hwang Yeon Hyo atau Alya Hwangibnida. Kalian bisa memanggilku Alya. Aku dari Indonesia. Mohon bantuannya. Gomawo”

“Alya silahkan duduk disana!” Park Saem sambil menunjuk bangku di sebelah kiri

“Ne, Gamshahabnida Park Saem.”

Aku berjalan menuju bangku yang Park Saem berikan dan aku duduk disebelah sana, lalu aku di persilahkan duduk olah teman sebangkuku. Sepertinya dia ramah.

 

“Alya, Come here!”

“Perkenalkan. Namaku Sarah. Ahn Sarah”

“Ne, Alya Hwang. Banggawayo Sarah haha.”

“oh iya Alya, yang di depanku ini temanku juga hehe…”

“Nan, Choi Hyeri. Call me Hyeri hehe”

“Wah senangnya bisa bertemu kalian. Nice to meet you Sarah, Hyeri haha”

“Kita juga sangat senang bertemu teman baru, dari Indonesia pula. Padahal aku dan Hyeri berencana akan berlibur kesana. Ternyata kami mengenalmu. Wah sangat kebetulan.”

“Iya Alya, pasti sangat menyenangkan ya. Kapan-kapan jika kamu ke Indonesia bolehkah kami ikut?”

“Tentu saja! Aku pasti akan mengajak kalian. Jangan khawatir ne hahaha” Alya berkata riang dengan mereka.

“Sudah, sekarang kita lanjutkan pelajaran. Selepas ini kan istirahat. Kita berbincang bersama. Okay? Hahaha” Jawab Hyeri

“Okay! Hahaha” mereke bertika menjawab bersama”

 

“Silahkan buka buku kalian, buka halaman 25. Hyeri. tolong berikan 1 bukumu ke Alya agar dia bisa mengikutinya juga”

“Ne, Saem” Jawab Hyeri

 

Pukul 12.00 PM @ Seoul High School

 

“Akhirnya selesai juga ya!” Keluh Sarah

“Aku lelah jika menatap buku setebal ini huh!” Keluh Hyeri

“Haha kalian ini. Aku tau ini berat tapi aku harap kalian bersabar. Kita memang akan melewati masa sulit haha” Jawab Alya

“Kau sangat bersemangat sekali, Hwang! Hahhaa. Mari kita ke Kantin. AKU SUDAH LAPAR!” Jawab Hyeri

“Kajja kajja!” Jawab Sarah

“eoh! Kajja hehe” Jawabku juga yang sangat bersemangat

 

 

“Alya, duduklah disana. Aku dan Hyeri akan membeli makan. Kau mau apa?”

“Baiklah. Hmm apa saja. Aku tidak terlalu lapar hanya haus.”

“Hm ara. Wait! Haha”

“yups!” jawabku

 

Author Pov

Alya duduk di salah satu bangku kosong yang ada di kantin sekolahnya, dia duduk sambil melihat lihat tempat sekitanya yang masih asing baginya.

Tiba tiba alya melihat suatu pemandangan yang belum pernah ia lihat seumur hidupnya saat ia bersekolah di negaranya,dia melihat seorang namja sedang berpangkuan dengan seorang yeoja, alya melihat sepertinya namja dan yeoja itu lebih tua darinya

Alya berfikir mungkin itu kakak kelasnya, karena pada saat jam istirahat semua murid memiliki jam istirahat yang sama mulai anak kelas 1 hingga kelas 3

Pada saat alya sedang melihat kearah kedua pasangan mesum tersebut, ternyata tiba tiba namja itu melihat keaarah alya

 

Alya PoV

“Ah mereka sudah gila. Ini kan kantin. Apa pantas mereka melakukan hal ini disini, aish namja itu melihatku pula ” batin alya sambil memalingkan wajahnya

“YA! ALYA! SEDANG APA KAU? HAHAHA” teriak Hyeri dan Sarah

“O-ooh aniya hehe. Aku hanya sedang melihat-lihat. Ah kalian membuatku takut.”

“Mianhae, aku melihatmu seperti melamun. Ini Minumanmu.” Kata Hyeri

“haha aniya. Gomawo.” Jawab Alya sambil meminum minumannya.

“hey.” Bisik Sarah ke arah Alya dan Hyeri

“Apa kalian tidak melihat Senior kita. Jung Hoseok. Dia pria yang tampan hanya saja dia selalu melakukan kissing dengan wanita di kantin ini. Sangat di sayangkan” Keluh Sarah yang kecewa

“ah, iya. Sangat disayangkan sekali. Dia adalah namja yang tampan dan ayahnya mempunyai saham besar di sekolah ini. Aku sedikit ngilu ketika melihat dia berbuat mesum. Tapi aku juga ingin diciumnya haha” Jawab hyeri dan tertawa

“Memang dia siapa? Namja aneh. Tidak tahu malu. Memang tidak ada tempat lain untuk berbuat seperti itu?” Keluh Alya sambil meminum minumannya

“Ya dia suka berbuat semuanya. Tapi dia tampan aaahhh” rengek Hyeri

“Sudah! Dia sudah mempunyai yeoja. Kau sudah gila?” bentak Sarah

“Oh ya, apakah kau melihat lelaki tampan yang lain yang kau sukai, Alya?” Tanya Sarah

“Oh? Siapa? Aku tidak mengerti… “ Alya menjawab ragu

“Katakan pada kami?” mereka berdua bertanya dengan mata memohon

“Aku? Sebenernya aku memikirkan namja yang tadi pagi menabrakku. Dia lucu hanya saja agak aneh. Tapi keliatannya pintar hehe” Sambil memainkan sedotan minumannya

“Siapa? Siapa???” membuat Hyeri dan Sarah penasaran

“Kalau tidak salah kim….kim namjoon? Kalau tidak salah itu namanya saat aku melihat di name tagnya” jawab alya sambil sedikit mengingat” nama yang ada di nametag baju namja tersebut

“MWO??? APAKAH BENAR KIM NAMJOON? Maksudmu rap monster?”sarah dan hyeri memelankan suara mereka?

“ah waee.. kalian membuatku kaget saja.ah molla, yang aku tau hanya kim namjoon namanya

“WAH DAEBAK! DAEBAK!” Jawab Sarah

“JINJJA? KIM NAMJOON??” tanya Hyeri

“Hmm memang kenapa?” sambil memberikan muka bertanya kepada mereka

“dia sesuai yang kau pikirkan, Alya!” kata Hyeri

“iya, hebat hebat! Dekati dia! Dia anak yang pintar…” putus Sarah

“dan dia anak nomer satu di sekolah ini!” saut Hyeri

“ah jinjja?” alya menanyakannya lagi dengan pipi yang memerah seperti tomat

“aaahhh! Jangan jangan kamu benar-benar menyukainya, ya? Haha” goda Sarah & Hyeri

“A- Aniya!” sambil tersenyum malu

Kriinngg….kriingggg…kringgggg

 

“ah bel sudah berbunyi mari kita masuk kelas. Kajja!” ajak Sarah dan Hyeri

“oh. Ne. Kalian duluan saja. Aku akan pergi ke kamar mandi terlebih dahulu” Jawabku

“oh Arraseo. Jangan lama-lama! Guru yang ini agak sedikit menakutkan!” Jawab Sarah

“Okay!”

 

 

 

J-Hope POV

 

“Ddrrttt…drrttt..”

Hpnya bergetar dan ternyata dari Yura. Dibukanya ternyata hanya meninggalkan pesan

 

From: Yura Baby

Honey, aku tunggu di kantin seperti biasa! Aku tidak sabar bertemu denganmu. Saranghae.”

 

Ah sial kenapa dia harus menghubungiku di saat aku sedang asik bermain. Menyebalkan sekali. Sebenarnya aku tidak terlalu tertarik dengannya, hanya saja aku bosan sendiri dan bosan dengan wanita-wanita lainnya.

 

 

“To: Yura Baby

Oh,chakkamanyo”

 

 

 

“ya.. aku pergi dulu , mendadak ada urusan”pamit Hoseok kepada temannya

“YA! Mau kemana? Datang terlambat sudah ingin pergi saja” jawab lainnya

“nanti akan ku belikan makan semuanya! Bye bye” berpamitan dengan aegyo

“cih, dasar!” Jin marah

 

Aku berjalan ke arah kantin, disana sudah ada Yura yang menungguku.

 

“oppa.”panggil yura sambil melambaikan tangannya

 

Aku langsung memasang senyum dan berjalan mendekat kearahnya

 

“kenapa? Sudah rindu?” jawab Hoseok sambil menyibakkan rambut yura
“oppa! bogoshipeo” jawab yura manja

“duduk sini” sambil memukul pahanya agar Yura duduk di pangkuannya

“kau memangku? Apa tidak apa? Tidak malu?” jawab Yura malu

“untuk apa malu? Kau pacarku. Semua orang tau siapa kita kan?” jawabku sambil menarik tangan Yura ke pangkuanku

“aahh oppa” Yura jatuh ke pelukanku dan ku raba pahanya yang mulus dan kuhadapkan ke hadapan mukaku

“jangan malu. Jika kamu merindukanku jangan pernah malu dengan siapapun!” jawabku tegas

“iya sayang” sambil memegang pipi Hoseok dan mendekatkan muka Yura ke mukaku

Lalu aku mendekatkan bibirku ke bibir Yura dan kami berciuman. Lalu kami bertukar saliva dengan manja. Yura yang sepertinya begitu nafsu karena tanganku pun masuk ke dalam rok Yura yang sexy. Yura mulai menggelinjang dan ternyata underware Yura sudah basah. Lalu aku tidak akan menganggurkan tangan kananku, kuremas pelan payudara Yura yang sepertinya memancing adrenalinku untuk segera melucutinya.

 

Author PoV

 

“Kringggg…Kringggg..Kringgg”

Bel masuk berbunyi, aku tetap melakukannya dengan Yura, hanya saja yura mulai tidak nyaman dan hoseok melepaskan ciumanku dengannya.

 

“Kita ke tempat lain saja.” Ajak hoseok

“sepertinya menarik” rayu yura

 

hoseok menurunkan Yura dan menarik tangannya.hoseok mengajak yura tempat yang dia pikir sepi karena biasanya tempat tersebut sepi.

Sambil hoseok melayai nafsu yura yang sedang memuncak dia tiba tiba berfikir “Aku mulai bosan seperti inikah hubunganku dengannya. Tapi aku juga membutuhkan kehangatan wanita. Wanita murah dan mudah kudapatkan juga”

Tiba tiba seorang yeoja keluar dari kamar mandi , yeoja itu terlihat begitu kaget dengan apa yang di lakukan hoseok dan yura di depan kamar mandi

 

Alya Pov

Aku sedang pergi kekamar mandi untuk mencuci muka dan tangan ku agar lebih segar saat pelajaran selanjutnya tiba tiba saat aku keluar kamar mandi aku melihat pemandangan yang mengejutkan

Ada seorang namja dan yeoja yang sedang berbuat mesum di depan kamar mandi, dan sepertinya mereka akan masuk kekamar mandi ini

“omo..m-mianhae ” sontak sambil membungkukkan badan dengan kagetnya karena melihat pemandangan yang sangat menjijikkan itu lalu alya meninggalkan mereka berdua

“aishhh sial sekali aku bertemu dengan sunbae mesum itu lagi, bukankah itu sunbae yang di bicarakan sarah dan hyeri tadi, mengapa mereka bisa sangat memuja namja mesum seperti itu” batin alya di tengah pelajaran

“ya.. alya apa yang sedang kau pikirkan kau jangan melamun di saat guru ini ” bisik sarah kepada alya

“ahh ani.. sarah baiklah”sahut alya dengan berbisik sambil kembali memfokuskan dirinya ke pelajaran

 

Kringggg…….krigggg

“Pelajaran telah berakhir saatnya untuk kalian pulang dan jangan lupa kerjakan tugas yang tadi saem berikan “ tutur seosaengnim

“neee saem” sahut semua murid di kelas termasuk aku dan teman temannya

“alya ayo kita pulang bersama”sahut hyeri dan sarah

“maaf , tapi aku masih ingin di sekolah ini aku ingin berkeliling agar besok aku tidak tersesat dan ingin mengenal lebih jauh letak letak beberapa tempat di sekolah kita” jawab ku

“Baiklah alya hati hati jika kau pulang nanti , tetapi besok kau harus pulang bersama kami ne” sahut hyeri

“ahh arasso ^^” jawab ku

 

Author PoV

Alya berjalan menyusuri tiap tiap lorong di kelas , memang masih ada beberapa murid yang ada di sana termasuk sanbaenim kelas 3 karena mereka bersiap untuk menghadapi ujian untuk masuk ke perguruan tinggi.

Alya berputar mengelilingi lorong dan kelas di tiap lantai untuk mengamati ruang ruang tertentu seperti ruang kompter dan beberapa lab yang ada di sekolah itu

“Ahh jadi disini ruang lab fisika “jadi ini ruang computer”batin alya saat terus menyusuri sekolah sambil menghafalkan beberapa ruangan tersebut

Saat di lantai 3 dia melihat ada ruang kesenian , dia sangat tertarik dengan ruang kesenian tersebut, karena yang ia sangat menyukai pelajaran di bidang kesenian selain itu ia juga mendengar sekolah tersebut memiliki ruang kesenian yang bagus dan sangat luas di banding ruangan ruangan lain yang ada di sekolah itu

“ahh jadi ruang kesenian ada di lantai ini” batin alya sambil dia melihat isi ruangan tersebut dari jendelanya.

Cklek

“mwo pintunya tidak terkunci”batin alya saat ia tidak sengaja membuka pintu ruang kesenian tersebut

Alya masuk ke dalam ruangan tersebut ,ke ruangan yang gelap dan hanya bersinarkan sinar matahari sore yang menembus dari luar jendela ruang tersebut.

Saat alya masuk dia melihat lihat ruangan tersebut ,pada saat dia sedang melihat lihat tiba tiba ia mendengar suara pintu yang tertutup

Alya kaget karena pada saat itu tidak ada orang di sekitar ruangan itu ruangan menjadi semakin gelap, dan alya mulai merasakan perasaan yang tidak enak menghantui dirinya

Alya panik dan saat ia berjalan menuju pintu tersebut ia melihat sesosok namja yang berada di depan pintu dengan menggunakan headset tergantung di telinganya,saat alya menajamkan matanya untuk melihat siapa namja tersebut,matanya langsung membulat karena dia mengenali siapa namja tersebut.

 

 

TBC

 

 

 

 

 

Hmmm maaf mungkin FF ini sedikit agak senonoh, maaf kalo kependekan, kekurang atau berlebihan. Tinggalkan komen ya. Komen kalian membantu kami untuk memperbaikinya. Gomawo ^^

About fanfictionside

just me

12 thoughts on “FF/ I HATE YOU, BUT… IS LOVE?/ BTS-BANGTAN/ pt. 1

  1. wah, ternyata karakter jhope disitu dibuat begitu.-.
    terus gimana sama rapmoon? terus perasaan alya gimana?
    lah itu yang didepan pintu siapaaaa….
    next thor, gepeel. semangka’-‘)/9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s