FF/ PLUVIOPHILE/ BTS-BANGTAN/ pt. 6


Author : hwanggrey (author freelance)
Genre : Romance, Schoollife
Cast :
      Min Yoongi
      Hwang Hyeseul
      Kim Myungsoo
      Jeon Jungkook
      Kim Seok Jin
      Han Yoonji
      Kim Taehyung
      Lee Chanie

      All BTS’s Members

aa

 
Hi Hallo readers !!!! hehehehe… makasih yaa, komen komen kalian bikin seneng hahahaha , eh iya, minta dipanjangin ? duh.. masalahnya aku selalu mentok di lembar ke 10 /ms.word/ aku usahain deh bakal jadi nambah beberapa lembar gtu hahaha , baidewai makaciw buat yg masih setia baca fanfict abalku ini yg gajelas alurnya wkwk. Sook.. silahkan dilanjut bacanya ^^ happy reading .

Yoongi melihat mata sembab dan hidung merah hyeseul, gadis itu menggelengkan kepalanya, yoongi tersenyum , gadis ini berbohong lagi. Yoongi mendekatkan wajahnya pada hyeseul, hyeseul masih menatap yoongi. “kenapa kau berbohong lagi?”setelah mengucapkan itu yoongi mendaratkan bibirnya pada bibir hyeseul, hyeseul hanya terdiam dan memejamkan matanya, air matanya mengalir bersamaan dengan air hujan, yoongi menekan tengkuk hyeseul untuk memperdalam ciuman mereka.
****
“Appa! Eomma !!!” teriak hyeseul melihat appa dan eommanya yg sudah sampai beberapa jam lalu. Hyeseul dan yoongi berdiri didepan pintu dengan keadaan yang basah kuyup.
“hyeseul-ah…” panggil appanya “…kenapa kau selalu bermain dengan hujan huh ? apa kau tidak peduli dengan kesehatanmu huh?”
“appa… aku tidak apa apa, bagaimana dengan liburan kalian ? apa kalian senang ? apa kalian membawakan sesuatu untukku ?”
“kau ini, keringkan dulu tubuhmu, lalu kita bicara bersama” ucap appanya sambil mengacak pelan rambut basah hyeseul.
“aihh.. arrasoo…oppa!! Yoongi sunbae ikut bermain hujan bersamaku lagi”
“mwo ? yaa.. yoongi-ah, kau akan sakit jika terus terusan mengikuti dia mencari hujan nya(?)” omel seokjin sambil membawa handuk.
“aah.. ini temanmu yg menginap disini ?” Tanya tn. Hwang
“ne, aboeji.. min yoongi namanya”
“annyeonghaseyo , min yoongi imnida…” yoongi pun akhirnya memperkenalkan dirinya, sekarang dia sedang menahan rasa dingin yg dia rasakan dari guyuran air hujan yg tadi.
“ah.. terima kasih yoongi-ah kau menemani putriku bermain dengan hujan, pasti kau kedinginan, biar seokjin merawatmu..”
“ah.. kamsahamnida ajusshi, aku bisa sendiri, terlalu merepotkan seokjin hyung, terima kasih juga sudah membiarkan aku tinggal disini bersama mereka…”
“aissh.. gwenchana gwenchana, kau bisa menginap selama kau mau… kami akan senang”
“kamsahamnida ajusshi, kalau begitu aku ke kamar dulu”
“ah.. silahkan, istirahatlah yg cukup”
****
“hyeseul-ah?kau didalam?” yoongi mengetuk pintu kamar hyeseul. dengan membawa beberapa makanan diatas nampan dan dua cangkir susu coklat hangat favorit hyeseul.
“ne sunbae.. ada apa?” Tanya hyeseul dari dalam kamarnya.
“ani, apa kau sudah ingin tidur ?” hyeseul membuka pintu kamarnya, dan melihat yoongi yg terlihat imut sekarang, menurutnya.
“sunbae… emm, ani. Kau ingin masuk?” tawar hyeseul. yoongi menaikan sebelah alisnya dan tersenyum manis, hyeseul merasa sedikit aneh, tapi kapan lagi yoongi bersikap manis seperti ini kepadanya.
“apa aku mengganggumu ?” Tanya yoongi sambil meletakkan nampan yg dia bawa tadi, mereka pun duduk di sofa tepat menghadap kearah televisi yang ada didalam kamar hyeseul.
“ani, apa itu susu coklat hangat ? untukku ?” hyeseul bertanya dengan imutnya membuat yoongi tersenyum olehnya
“hmmm.. tentu saja, coba rasakan, bagaimana ?”
“emm… tidak buruk, coklat ini masih kurang manis, tidak sepertiku hahahahaha”
“yaa, kau ini. Ku kira coklat ini benar benar kurang manis, ternyata.. aisshh…”
“hahahahaha…. lalu, sunbae mau bicara apa ? apa ada yg ingin sunbae sampaikan?”
“ani, aku rasa aku hanya belum mengantuk, jadi aku perlu teman untuk menemaniku, seokjin hyung sangat sibuk dengan appamu saat ini, mereka membicarakan tentang perusahaan yg ditinggalkan appamu seminggu lalu”
“aah.. arrasso, begitulah appa. Padahal dia baru saja sampai tapi langsung membicarakan tentang pekerjaan…”
Hening kemudian… mereka lebih memperhatikan televise yg mereka lihat, seperti sangat canggung. Sesekali yoongi melirik kearah hyeseul yg sedang memegangi coklat hangat yg dia buatkan tadi. Pandangan yoongi berhenti pada bibir hyeseul yg sedang meminum coklat hangatnya. Meskipun hyeseul dan seokjin bukan saudara kandung tapi mereka punya kesamaan fisik, pada bibir mereka. Yoongi tak ingin lebih jauh memandang hyeseul lagi, tak ingin hyeseul merasa tak nyaman dengan nya.
“… mmm hyeseul-ah..” panggil yoongi
“ne sunbae ?” jawab hyeseul dengan mata yang masih terfokus pada televise yang ada didepan nya
“.. apa kau dengan myungsoo ..” hyeseul menoleh kearah yoongi begitu mendengar nama myungsoo.
“aku ? dengan dia ?” hyeseul menundukan kepalan nya, yoongi merasa bersalah menanyakan tentang ini, membuat semakin canggung. “… aku tidak tau, sudah beberapa kali aku menghubunginya tapi dia tidak mengangkat nya..” suara hyeseul terdengar bergetar. Apa gadis ini menahan tangisan nya ? yoongi menaruh coklat hangat yg dia pegang , lalu tangan kanan nya meraih cangkir yg dipegang hyeseul menaruhnya pada meja lalu memegang erat tangan gadis itu, menatap gadis itu dengan lamat.
“maafkan aku, sudah menanyakan ini. Apa kau baik baik saja ?” hyeseul menatap orang yg sedang berbicara padanya , matanya berkaca kaca senyumnya terukir manis dimata yoongi.
“gwenchana sunbae, mungkin myungsoo oppa juga sudah lelah berhubungan dengan ku, kami sudah lama tidak saling memberikan kabar, mungkin ini bisa jadi salah satu penyebab hubungan kami seperti ini. Tapi aku tetap percaya pada myungsoo oppa, selama apapun dia meninggalkan aku, dia tidak akan menyakiti perasaanku, malah aku yang selalu menyakiti perasaan nya…” yaa , gadis didepan yoongi ini sudah meneteskan kesekian air matanya. Matanya terlihat sangat sayu, bibirnya gemetar, nafasnya seperti terburu buru. Yoongi mengusap pelan telapak tangan hyeseul, sesekali memeluk dan memberikan kehangatan pada tangan hyeseul.
***
HYESEUL POV
Pagi ini aku berangkat sekolah bersama yoongi sunbae, sepulang sekolah ini dia sudah tidak kembali lagi kerumahku, dia sudah kembali ke rumahnya. Ah aku pasti akan kesepian lagi, meliat orang orang yang selalu sibuk disekitarku.
“apa yg kau pikirkan ?” Tanya yoongi sunbae, kami mulai meninggalkan parkiran dan berjalan memasuki koridor sekolah. Aku mendengar pertanyaan yoongi sunbae, tapi aku malas untuk menjawabnya hahaha, dia terlalu ingin tau.
“ya! Kau tidak menjawab pertanyaanku ?” omel yoongi sunbae
“sunbae terlalu ingin tau, merong!!” aku berlari meninggalkan dia yg masih tercengang dengan ejekanku hahahaha. Ah! Itu jungkook, dan.. teman temanku yang lain.
“jungkook!! Channie!!” teriakku, mereka yang merasa namanya dipanggil pun menoleh kearahku . aku berlari mendekati mereka.
“wah.. ada jimin oppa juga, annyeong oppa…”
“annyeong hyeseul-ah, kau baru datang?”
“emm.. ne” hihihihi… liat raut muka taehyung oppa, apa dia sangat ingin disapa oleh ku hahaha. “aihh… kau terlihat masam oppa, annyeong taehyung oppa ^^”
“ahh… kau melihatku ? aku kira tidak” lihat dia, channie yang gemas dengan tingkah laku pacarnya itupun mencubit nya gemas.
“sedang apa kalian ramai ramai disini ?”Tanyaku
“uri jungkook, dia ingin bergabung dengan tim basket, tapi dia masih ragu” jawab channie sambil menyenggol lengan jungkook, jungkook hanya tersenyum malu.
“jinjjaaa? Woaah!! Daebak, lalu bagaimana?”woah jungkook mengikuti basket , lagi.
“aku sudah bilang padanya untuk bergabung saja, kami menerima siapapun untuk masuk dalam tim” jelas jimin oppa, aku mengangguk sambil melirik ke arah jungkook
“yaa! tunggu apalagi ? kau tinggal bergabung dengan mereka”
“apa menurutmu aku bisa mengikuti latihan dengan baik dan berkembang seperti mereka?”
“yaa jeon jungkook, kau ini kenpa? Semua cocok dengan mu, hanya bagaimana kau menjalaninya, aku mendukungmu pasti itu” aku merangkul pundak jungkook memberikan semangat dan memastikan laki laki ini yakin pada dirinya.
“kapan aku bisa ikut berlatih?” Tanya jungkook. Kami saling berpandang satu sama lain.
“KAMIS INI!” ucap kami serempak. “woaah chukhae jeon jungkook” aku meloncat senang dan memeluk jungkook, jungkook dan yang lainya hanya tertawa . baiklah mulai sekarang tak ada lagi jeon jungkook yang berhenti bermain basket karena masalalu yg konyol.
***
Pelajaran favoritku pun dimulai , woaah!!! Aku merindukan ruang music ini, eh ahhaha aku kan setiap hari kesini, bagaimana aku masih terus merindukan tempat ini hahaha.
“baiklah anak anak, bagaimana kalau hari ini kita bersenang senang ? aku akan membiarkan kalian membuat showcase kecil ditempat ini, karena pelajaranku berlangsung selama 3jam, kalian bisa menggunakan 1jam untuk berlatih lalu aku akan kembali dengan showcase kecil kalian, ottokhae ? kalian setuju?” ujar cha ssaem. Jinjaaa ? showcase kecil ? mau sekecil apapun itu aku sangat senang !! cha ssaem ! kami mencintaimu!
“NE SSAEM!” ucap kami serempak. Cha ssaem pun pergi meninggalkan kelas dan akan kembali satu jam kemudian.
“kooki-ah!! Aku imgin kita berduet seperti dulu” pinta ku pada jungkook.
“mmm! Tentu saja aku juga ingin seperti itu”
“woaah baiklah kalau begitu! Channie kau masih ingat dengan tarian yg waktu itu kita lombakan kan ? ayo kita lakukan”
“ne, tentu !! kau bersemangat sekali hyeseul-ah”
“hahahah ini kan showcase kita !!!kajja kita berlatih”
****
AUTHOR POV
#playing Ice Cream- Leeteuk ft. Joo
Yeojaramyeon jeonbu da ireoneungeolkka
haru yeoldubeon kibuni pakkwilkka

algeotkattadagado eoryeopta eoryeopta
neottaeme meori apha
namjadeureun jeongmal moreuneungeolkka
malhanmadiga jungyohangeol
waemolla naemaeumeul
pabo sarangdo mothaebwasseo
nakat’eun saram eodi eopseulkkeol
‘mereka bernyanyi dengan baik…’ ‘aku merasa sedang melihat showcase yang sesungguhnya…’ ‘murid baru itu punya suara yg sangat baik’
neoeun t’okhamyeon aicheoreom
mame andeureo jibekallae
keureolttaemajeo nan euseumina
hwado motnae na eotcheoda ireolkka
keugeon oppaga jal aljanha
naega kakkeum jom meotdaero kukinhaedo
ttak hansaraman joahae nan
neon naekkeoya neonnaekkeoya
keureonmaeum ppuningeoya
‘omo! Betapa cute nya mereka’ ‘momment ini bagus untuk di bagikan’
hwaga nankeot gat’a
oneuldo aesseotta
keumbangphullideoni paeshishi eutneunda
himi deuldagado nokneunda nokneunda

neottaeme maennal noka
aesseuneungeol kat’a oneureun bwajunda
keureonmoseub deouk kwiyeoungeol
gomaweo neottaemune oneul harudi talk’omhaesseo
nakat’eun saram eodi eopseulkkeol
‘apa benar mereka hanya bersahabat ? bukankah mereka sangat cocok? Ah aku iri’

neoeun t’okhamyeon aicheoreom
mame andeureo jibekallae
keureolttaemajeo nan euseumina
hwado motnae na eotcheoda ireolkka
keugeon oppaga jal aljanha
naega kakkeum jom meotdaero kukinhaedo
ttak hansaraman joahae nan
neon naekkeoya neonnaekkeoya
keureonmaeum ppuningeoya
‘hei.. kalian ini, sedari tadi membicarakan orang lain terus ckckck’ ‘channie, apa mereka berpacaran?’ ‘yang benar saja kau ini’
nuga mweoraedo (naesaramingeol)
eonjekkajina (urideuriman)
neorang narangman saranghalkkeoya
aiseuk’eurim kat’eun ni marhae noka
almyeonseodo tto maebeon soka
seupgwan twibeorilkka
keokjeonnggwido
oneuldo tto utgo mara eotteokhae
‘tuh… bahakan tidak ada kecanggukan pada mereka saat berpegangan tangan, mereka pasti mempunyai hubungan yg spesial’ ‘bukankah ini sesuatu yg pantas dibicarakan di SNS?’
urin geuraeseo turingeoya
nado neoege wanjeonhi ppajyeobeoringeol
mweol eotteokhae mweoleotteokhae
neon naekkeoya neonaekkeoya
keu maminmyeon twoeneungeoya
turiraseo joheungeoya
suara riuh tepuk tangan menghiasi kelas music, ini penutup yang sangat manis. Semua tersenyum gembira, dengan ini usai sudah showcase kecil yang mereka buat.
“showcase kalian, … BENAR BENAR LUAR BIASA! Bagaimana kalian bisa menyiapkan nya dengan sebagus ini, aku bangga kepada kalian semua, kalian semua bekerja keras. Yang kalian butuhkan hanya showcase yang sebenarnya…”
 Suara riuh murid pun kembali terdengar, mereka sangat puas dengan showcase singkat ini.
**3Hari Kemudian**
“yaa! apa kalian berpacaran huh ? semua membicarakan kalian sejak showcase kecil yg diberikan cha ssaem” selidik channie. Orang yang ditanyai malah kebingungan, mereka menatap satu sama lain. Jungkook dan hyeseul pun menggelengkan kepala secara bersamaan.
“apa kalian tidak tau , kalian menjadi pasangan favorit diseoklah?” Tanya taehyung.
“ne ?” jungkook mengeluarkan suaranya. Dia heran, yaa mereka berdua memang tidak merasakan ada yang aneh, tapi kenapa sekarang menjadi aneh.
“kau, bukan kah mempunyai akun SNS ?”
“aku sudah melihatnya, lagipula itu kan duet biasa , yaa kan jungkook, kami dulu juga melakukanya di SMP , kami senang bernyanyi berdua, bahkan kau tau itu kan channie” jelas hyeseul.
“lalu apa yg mereka ributkan ?” Tanya jungkook heran.
“kalian, kalian berdua yg selalu berduaan. Bukan kah itu membuat orang orang heran juga? Mereka berpikir seperti itu” taehyung menjawab dengan seenak jidatnya. Memang nya salah apa mereka berduaan lagipula orang orang itu seperti tak ada kerjaan saja.
“hyeseul-ah bisa kita bicara ?”
****
“ada apa sunbae ?sunbae juga ingin menanyakan apakah aku berpacaran dengan jungkook seperti yang lainya?” Tanya hyeseul, mereka berada di atap sekolah sekarang.
“mwo ? kau berpacaran dengan jungkook ?”
“eh.. jadi kau tidak ingin menanyakan itu ? mianh…”
“jadi kenapa kau bertanya seperti itu ?”
“ah aku hanya bingung saja, masa hanya karena aku berduet dengan jungkook di showcase kecil yang dibuat cha ssaem . mereka jadi membicarakan ku dan jungkook”
“apa kau keberatan ?”
“eh.. ani. Hanya saja itu menggangguku, tepatnya mengganggu kami berdua, aku dan jungkook seperti diikuti, aku yg merasa aneh atau hanya perasaan ku saja”
“yasudah lupakan saja, aku kesini ingin memberi mu ini” yoongi memberikan sebungkus surat. “… ini dari myungsoo” hyeseul menatap yoongi, tangan nya yang sudah terulur akan menerima surat itu pun gemetar, hyeseul sedang mencari kebohongan pada yoongi, tapi nihil tak ada raut kebohongan dari yoongi. Hyeseul mengambil surat itu dengan ragu.
“menangislah, kalau memang itu membuatmu sedih…”?
“kenapa dia memberiku surat …? Kenapaa dia tidak menemuiku ?”
“entah, surat itu tidak kudapatkan langsung darinya , tetapi dari wanita itu”
“nugu ?”
“apa maksudmu ?”
“aku harus pergi, sangat lama . mungkin aku tak akan kembali” “… wanita yang saat itu, yang kalian lihat berasamaku saat kita bertemu di lobbi, dia sepupuku dari amerika…”
“sepupu? Tapi kenapa ?”
“enthalah, mungkin kau bisa menemukan jawabanya pada surat itu”
“gomawo sunbae…”
****
Hyeseul tengah tertidur pulas dikamar nya. tanpa dia ketahui dia hanya dirumah sendirian tak ada orang selain dia . tiba tiba listrik padam, hyeseul yang mulai merasa tak biasa dengan keadaan yg sepeti ini pun terbangun. Dengan langkah berani dia pergi keluar kamar nya dan memanggil satu persatu anggota keluarganya.
“Appa!!??”
“Eomma?”
“Seokjin Oppa?”
“kalian dimana  ? kenapa listrik tiba tiba padam?”
“appa, kau tidak lupa membayar tagihan listrik kan…”
“eommaa, ? apa eomma didalam ?”
“oppaa!!!!! Aku takut! Ya! Seokjin!!!”
Hyeseul yg menyadari dia dirumah sendirian pun menelpon satu persatu anggota keluarganya. Appa nya adalah orang pertama yang dia hubungi, namun tak segera diangkat, hyeseul pun menelpon eomma tirinya. Dijawab!
“eomma dimana ? kenapa meninggalkan ku sendiri ?”
“kau dirumah sendiri ? bukan kah oppamu dirumah ? aku sedang dirumah nenek mu, beliau sedang sakit, eomma sudah bilang tadi sore kan”
“eomma.. tak ada orang dirumah selain aku, aku takut rumah sedang padam”
“mwo ? kemana oppamu?”
“molla.. eommaa, ottokhae ?”
“coba hubungi oppamu, aku akan menelpo appamu”
HYESEUL POV
Yaa! seokjin sesibuk apa kau huh? Kenapa yg mengangkat telpon nya operator huh? Jungkook! Ah malam seperti ini pastinya dia sudah tidur, tapi apa salah nya dicoba ?
Benarkaan!! Jungkook sudah tidur, jadi ini apa ? aku akan sendirian di padam nya listrik ini ? mengerikan, andai saja masih ada yoongi sunbae dirumah. Yoongi sunbae? Apa dia masih terbangun dijam ini ?
“ne yeobosseo?”
“sunbaae ?”
*****
AUTHOR POV
Yoongi pun memakirkan motornya dihalaman rumah Tn. Hwang. Bagaimana bisa listrik padam hanya pada rumah hyeseul sedangkan tetangga yg lain rumahnya tampak masih disinari cahaya lampu malam. Ini memang sudah memasuki tengah malam, tapi merasa dibutuhkan yoongi pun dengan senang hati datang menolong.
“hyeseul-ah hyeseul-ah” yoongi mengetuk pintu rumah itu.
“sunbae ? apa itu sunbae?”
“iya ini aku, kau baik baik saja ?” hyeseul membuka pintu rumahnya , dan melihat orang yg ada dihadapan nya ini. Dan langsung menghambur dalam pelukan nya.
“sunbae, terimakasih sudah mau datang menemaniku, aku sangat merepotkanmu”
“gwenchana, kau sudah menghubungi oppa mu?” hyeseul menganggukan kepalanya. Yoongi menggandeng hyeseul masuk kedalam rumah dan mencari lilin atau penerangan yang lain nya.
“sunbae… sekali lagi terima kasih” ucap hyeseul pelan
“sudahlah jangan terus terusan berterima kasih, dimana biasanya kau meletakkan lilin?”
“aku tidak tau…” yoongi berhenti mencari benda yang bernama lilin itu, dan menatap gadis yg sedang memegang tangan nya erat dalam gelap. Yoongi menghembuskan nafasnya berat. “sunbae tidak apa apa ?” Tanya hyeseul panic.
“gwenchana… hanya saja, kau ini bodoh apa bagaimana ? inikan rumahmu, bagaimana kau tidak tau lilin nya dimana?”
“ah.. itu, mianh .. aku memang benar benar tidak tau” hyeseul menundukan kepalanya.
“baiklah kalau begitu kau masih harus tetap beristirahat, aku akan menemanimu”
“yaksokhae ?”
****
 “sunbae…?” yaa, hyeseul dan yoongi berada didalam kamar hyeseul, yoongi tepat duduk di samping tempat tidur hyeseul.
“hmmm.. ada apa ?” suara yoongi terdengar berat, apa dia lelah ?
“sunbae, mm… apa kau, tidak merasakan kalau ini sangat canggung?”
“hmm ? apa kau merasa begitu ?”
“eh … tidak, hanya saja …” hyeseul sedikit merenggangkan genggaman nya pada lengan yoongi. Yoongi malah menarik tangan hyeseul dan membuat semakin erat memegang lengan nya . yoongi berbalik badan dan menatap hyeseul yg didepan nya, ah tidak, dibawahnya tepatnya. Jarak mereka sangat dekat, dan itu membuat hyeseul benar benar merasakan kecanggungan yang luar biasa. Berkali kali hyeseul mengerjapkan matanya, apa benar benar posisi nya benar seperti ini. Yoongi menatap hyeseul dengan tatapanya yang susah diartikan.
“bagaimana kalau seperti ini? Kau merasa canggung ?” hembusan nafas yoongi menerpa kulit wajah hyeseul, jarak mereka benar benar sangat dekat. “…bukankah, kita sudah sering dengan jarak yang sedekat ini ?” goda yoongi. Hyeseul meneguk ludahnya. Hyeseul mengalihkan pandangan nya kearah lain, walaupun dalam keadaan gelap, dengan bantuan cahaya bulan yang masuk kedalam kamar hyeseul, hyeseul bisa melihat wajah yoongi yg benar benar tepat berada didepan nya.
“i..iya, memang … hanya saja , aku.. aku .. belum bisa mengendalikan detak jantungku, ketika berdekatan denganmu…” ucap hyeseul lirih, tentu saja yoongi mendengarnya, jarak mereka sangat dekat. Yoongi terkekeh dengan jawaban polos dari hyeseul. yoongi membelai pelan rambut hyeseul, sang pemilik rambut pun tersentak kaget dan kembali menatap orang didepan nya itu.
“apa itu artinya kau menyukaiku ?” goda yoongi sekali lagi, dan BLUSH! Benar saja dia membuat semburat merah pada pipi hyeseul.
“ke.. kenapa.. sunbae berpikir seperti itu ?” hyeseul sendiri bingung kenapa tiba tiba gagap seperti itu.
“menelponku, memelukku, menggenggam erat tanganku, menemanimu, merasa canggung, kau tidak bisa mengendalikan detak jantungmu, ketika berdekatan denganku.. bukankah itu sudah jelas membuktikan kau menyukaiku?” entah kenapa yoongi malah senang menggoda hyeseul. hyeseul membulatkan matanya, perasaan nya bercampur aduk.
“… apalagi setelah ini ? bukankah posisi ku mendukung untuk melakukan sesuatu padamu ? mencium mu, dan setelah itu,……… melakukan yang lain nya…?” DEG!! Jantung hyeseul berdetak lebih cepat dari sebelumnya. Mata kecilnya membulat sempurna. Yoongi tertawa lepas. “anak kecil, hahaha tentu saja aku tidak akan melakukanya padamu hahaha, bagaimana kau bisa sekaget itu hahaha…”
Hyeseul menatap tajam lakilaki didepan nya itu, betapa mengesalkan nya dia, sudah membuat jantung nya berdebar debar, dan kini menertawakanya.
“aku tidak akan melakukan apapun kecuali yang satu ini…” hyeseul mengangkat sebelah alisnya, seperti bertanya ‘maksud sunbae?’ yoongi semakin mendekatkan wajahnya pada hyeseul, dan tepat menempelkan bibir nya pada bibir hyeseul. dan gadis itu pun kembali merasakan jantungnya berdetak cepat kembali. Yoongi mencium hyeseul dengan sangat lembut, mereka sama sama memejamkan mata sampai listrik yang menyala, tapi yoongi masih enggan melepas bibir hyeseul yang kini menjadi candunya.
“Hwang hyeseul!! kau dimana ?” suara teriakan seokjin terdengar sampai kedalam kamar hyeseul, hyeseul melepas pertautan mereka dengan menahan wajah yoongi dengan kedua tangan nya yang menempel pada pipi yoongi.
“Hwang hyeseul!! kau didalam ?” seokjin mengetok pintu kamar hyeseul. hyeseul menoleh kearah pintu . “iyaa oppa !!!!” balas hyeseul.
“kau  baik baik saja ? apa kau bersama yoongi? Aku melihat motornya diluar”
“iyaaaa aku tidak apa apa, aku sedang bersama yoong….” Yoongi kembali menempelkan bibirnya pada hyeseul dan membuat gadis itu kaget.
“apa? Kenapa ? kau bicara apa tadi ?yoongi bersamamu?”
“sunbae.. kau ini..” hyeseul menatap kesal pada laki laki bernama yoongi itu, yang ditatap malah memamerkan senyum indahnya.
“apa terjadi sesuatu didalam ? yaa! hyeseul-ah!”
“aku tidak apa apa oppa!!”
****
Mereka bertiga, yaps! Hyeseul, seokjin, dan yoongi sedang berada diruang tamu sekarang. Pasalnya karena seokjin penasaran dengan apa yg terjadi didalam kamar hyeseul, maka dari itu dia memaksa masuk kedalam dan melihat adik nya itu.
“apa yang kalian lakukan didalam?” selidik seokjin. Hyeseul menundukan kepalanya sambil menggigit kukunya, dia terlihat sangat gugup. Tidak dengan yoongi , laki laki itu menatap seokjin dengan wajah datarnya.
“aku menemaninya, dan… aku mencium adikmu” seokjin tidak kaget dengan jawaban yoongi, karena memang itu yang dia lihat tadi. Seokjin menghela nafasnya berat, dia menatap kedua orang yang sedang dia selidiki itu.
“baiklah… aku percaya padamu, terima kasih sudah menemani adikku, istirahatlah..” hanya kalimat itu yang seokjin ucapkan. Yoongi berjalan kearah kamar seokjin untuk beristirahat disana. Seokjin masih menatap adik tirinya itu.
“oppaa…” seokjin masih tetap menatap hyeseul “… mianh, lagipula kenapa kau tidak mengangkat telfon mu, apa kau begitu sibuk sehingga meninggalkanku sendirian ?”
“kau menyalahkanku ? kalau begitu aku minta maaf, istirahatlah… kau harus tidur kembali”
“oppa, kau baik baik saja? Kau tidak memarahiku?”
“untuk apa aku memarahimu ? kau sudah cukup remaja … sudah tidur kembali sana”
“emm.. baiklah”
‘aneh sekali, kenapa dia tidak marah ? tapi jika aku bermain dengan hujan dia marah, apa hujan lebih bahaya daripada yoongi sunbae?’
****
 “hyeseul-aaah!!!!” jungkook dengan seragam basket nya, tunggu … seragam basketnya?
“kookie!! Woaah kau terlihat tampan” puji hyeseul. jungkook menggaruk rambut nya yang sama sekali tidak gatal.
“benarkah ? gomawo hyeseul-ah”
“eihh.. sudahlah tak usah malu seperti itu, ah iya, kau memanggilku . ada apa ? eihh.. kau ingin pamer seragam basket mu ini yaaa…” goda hyeseul sambil menoel (?) pundak jungkook.
“eish.. kau ini, bukan . semalam … aku sudah tertidur, jadi aku tidak bisa mengangkat telfonmu, apa kau baik baik saja ? kau bahkan berkali kali menelpon ku, itu pasti sesuatu yang penting”
“ah… kau lihat aku sekarang bukan…” hyeseul tampak memperlihatkan kalau dia benar benar tidak apa apa dengan memutar tubuhnya “… aku sehat, hehehe. Hanya saja semalam… semalam listrik dirumahku padam tiba tiba dan aku hanya sendirian dirumah.. yaa kau tau laah aku tidak suka sendirian, apalagi ditempat yang gelap hehehehe…”
“lalu ? siapa yang menemanimu ?”
“yoongi sunbae…”
“yoongi sunbae ?”
“mmmm… kenapa ?”
“eh, ani.. hyeseul-ah sepulang sekolah ini, mmm… tepatnya setelah aku selesai latihan , ayoo kita jalan jalan, sudah lama kita tidak liburan hehehe…”
“hmmm.. tentu saja, aku akan menunggumu… latihan lah dengan giat kookie-ah!!hwai…”
“kalian akan pergi bersama ?” keduanya menoleh kesumber suara yang tiba tiba terdengar itu.
“sunbae…” ucap keduanya.
 
TBC!!! ^^v
Wuehehehe.. gimana ? udah panjang kan, ini cukup menguras imajinasi. Hyeseul sedang galau memilih laki laki idaman nya (?) kemaren dia curhat ke saya katanya kalo sama yoongi dia merasa tenang tapi kalo sama jungkook dia senang /apasihluthor-,-“ /abaikan yang satu ini. Aaah!! Makasih banget buat yang masih setia baca fanfict abalku ini, /padahal ceritanya makin ngawur dan ngga menarik T.T/  maaciw yaa readers /kasihseokjinsatusatu/

About fanfictionside

just me

14 thoughts on “FF/ PLUVIOPHILE/ BTS-BANGTAN/ pt. 6

  1. baru baca ff ini…Bagus bagus ! baru bisa komen sekarang, karna dari tadi ngebut bacanya. Aku suka karakter Yoongi disini, nunggu banget moment Yoongi sama Hyeseul pacaran. Chapter berikutnya di tunggu ya thor…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s