FF/ SAY WHAT YOU WANT!/ BTS-BANGTAN/ 1 of 2


Title       :  Say what you want !
Author  : F.taehan
Genre   : Romance, school life
Maincast  : Kim Taehyung a.k.a BTS V
     Kim Yoo Jung
 And other cast
 
Rating   : R, PG 16
Length  : Twoshoot, Ficlet
Summary  : ‘kau harus bertanggung jawab akan rasa ini, aku tidak akan menerima sebuah penolakan. Jangan ragu untuk menatapku……’
Disclamer  : ff murni dari ide author, dont plagiarisme! Dont be silent readers. Mohon tinggalkan jejak setelah membaca, happy reading chingudeul~
.
.
.
say what you want ! 
                Pandanganku terpaku menatap sosok yeoja yang tengah berjalan menghampiriku dengan anggun nya, hairstyle hitam lurus sebahunya menambah kesan cute yang melekat dalam diri yeoja bermata bulat dan berkulit putih susu yang secara tiba tiba muncul dihadapanku.
“Annyeong, taehyung oppa ..” yeoja itu meracuni otakku dalam sekejap. Aku masih enggan mengembalikan kesadaranku, ku nikmati aura keindahan yang baru pertama kali muncul secara nyata.. bahkan sekarang ini aku tengah memasang ekspresi blank, terpaku akan persona yeoja manis didepanku.
“YAK !! HYUNG … berhenti menatap Yoo Jung – ku !!!” suara jimin bergema dengan kerasnya dalam ruang tengah tempat dimana aku berpijak sekarang. –mwo? Yoo jung?- seketika aku terbelalak menatap jimin, ku lirik yeoja manis yang masih betah berdiri di depanku.
“Kau.. kau Kim Yoo Jung? Yoo jung adik jimin?” tanyaku memastikan,
“eumh, nde oppa.. kau tak mengenaliku?” ku tatap yoo jung dengan lamat, mulutku ternganga tak percaya akan perubahan seorang kim yoo jung. Beberapa menit setelah mengamati yoo jung, aku segera merengkuh tubuh mungil yeoja itu dengan gampangnya.
“bogoshipo yoo jung-ah..” ku peluk erat tubuh yoo jung, -uh.. nyaman sekali memeluknya- saat bertahan beberapa detik memeluk yoo jung, kurasakan tangan kekar jimin menghempaskan tubuhku begitu saja.
“YAK . KIM TAEHYUNG ! kau tak boleh memeluk yoo jung sembarangan! Sekarang dia sudah dewasa, dia bukan anak kecil seperti dulu lagi. Aishhh……..”  ku lemparkan cengiran khasku ke arah jimin, yang sukses membuat jimin semakin menggeram frustasi. Ujung mataku melirik ke arah yoo jung yang berjalan meninggalkan ruang tengah, aku menatap punggung yoo jung yang mulai menjauh.
“yoo jung tumbuh dengan sangat baik, uhh neomu kyeoptaa.. hey park jimin! Boleh aku menyukai adik mu eoh?” ku dapati jimin tengah menutup matanya rapat sambil menahan nafasnya, dengan sekali gerakan ia menguncang guncang bahuku dengan keras.
“YAK .. YAK .. hyung! Mana mungkin kau akan memacari adiku yang cantik itu huh? dia tidak akan mau menerima seorang kim taehyung, bukankah dulu kau sering menjahilinya ? ah dia pasti membencimu … !”
“kau yakin? Apa kau ingin bertaruh?” tawarku pada jimin, ia terlihat tengah berfikir..
“mana mungkin aku akan mempertaruhkan adikku sendiri huh?……….tapi itu juga bukan ide yang buruk, ahh baiklah.. mari bertaruh ..” sesaat mendengar jawaban dari jimin, seketika ekspresi ku blank. Mataku berputar menandakan aku tengah berfikir dengan hikmat,
“aha! Beri aku waktu 2 hari untuk mendekati yoo jung.. jika aku gagal, kau boleh meminta apapun dariku” jelas ku pada jimin,
“MWO? Kau yakin? Bagaimana jika kau menang hyung?” jimin masih menunggu jawabanku, aku berfikir sejenak. Senyumku mengembang secara sempurna menampilkan deretan gigi putihku
“jika aku  menang? Kau cukup merestui hubunganku dengan yoo jung..”
.
.
.
Jantungku berdegub abnormal saat yoo jung berhadapan denganku, aroma parfum yang menyeruak dari tubuh yeoja itu benar benar memabukkan.
“kau yang menjemputku? Lalu, jimin oppa?” satu kalimat dari yoo jung berhasil membuyarkan khayalan ku tentangnya, wajah tenang itu masih memperhatikanku untuk mendengar jawabanku atas pertanyaannya barusan.
“uh? Jimin? Ah… dia sedang mengantar eomma mu ke suatu tempat,. jimin juga berpesan agar aku  mengajakmu makan siang..”  jawabku ragu karna yoo jung terus memandangku tanpa berkedip, karna lama menunggu yoo jung mengeluarkan kalimatnya.. segera ku tarik tangan yoo jung, menyeretnya untuk menaiki motor besarku.
-ahhhh jinja.. kenapa yeoja ini tak berpegangan? Apa laju motorku kurang kencang? Aishhhh..- gerutuku terus menerus, sepanjang perjalanan yoo jung tak sekalipun menyentuh pinggangku. –apa dia tak khawatir akan jatuh?-
“Kenapa kau terus memandangku seperti itu?”
“memandang seperti apa maksudmu?” aku balik tanya pada yoo jung, ia berdecak kesal sambil terus melahap makanannya.
“Kim yoo jung…….. jadilah pacarku!” ucapku datar, yoo jung terlihat mengedipkan matanya berkali kali, wajahnya terlihat bingung.. ani, -ia terlihat cantik dengan wajah polosnya yang kebingungan-
“apa oppa tengah mengutarakan kalimat cinta? bukankah kita baru bertemu kemarin?”
“eumh, kita memang baru bertemu kemarin.. tapi bukankah kita saling mengenal semenjak kecil?” yoo jung mulai menghentikan aktifitas memakan burger nya, ia menatapku sekilas kemudian menenguk air minumnya cepat.
“tapi aku tak menyukai oppa sejak kecil! Kau selalu menganggu ku, menjahili ku sampai aku menangis. Apa oppa tidak mengingat nya eoh?”
“YAK! Itu masa lalu ! kalau kau ingin menolakku, berikan alasan yang tepat…” aku mulai beranjak meninggalkan yoo jung, -biasanya saat seperti ini, si yeoja akan memanggil si namja.. kemudian ia akan mengatakan iya.. haha benar, ayolah yoo jung panggil aku- gumamku lirih, 1 langkah, 2 langkah, 3 langkah.. ‘kenapa yoo jung tak memanggilku?’ segera ku balikkan tubuhku menatap yoo jung, -mwo? Dia malah melanjutkan makan? Aigoooo…-
“YA! KIM YOO JUNG , kenapa kau tak memanggilku huh?” bentakku saat langkahku terhenti tepat di sampingnya, ia menatapku bingung dengan pipi yang terisi penuh dengan makanan.
“uh? Bukankah oppa ingin pulang? Eumh,, aku bisa pulang sendiri setelah menghabiskan makanan ini.. aku lapar tahyung oppa…….” aku hanya bisa menghela nafas saat mendengar jawaban yoo jung.
“arra.. cepat habiskan makananmu, aku akan mengantarmu pulang..”
Sebuah keberuntungan mampu melihatnya, menatapnya, berbicara dengannya, juga menghirup aromanya. Bahkan wajah polosnya membuatku percaya tentang cinta pada pandangan pertama..
-kim yoo jung, kau telah memenjarakan ku. Jadi kau harus bertanggungjawab akan rasa ini,-
“Kenapa hari ini oppa selalu menatapku seperti itu?” pertanyaan yang sama kembali di lontarkan yoo jung, aku terkekeh pelan kemudian kembali menatapnya intens.
“sudah aku bilang, aku menyukaimu! Kau harus menjadi yeojachingu ku..”
“apa itu harus?” ku hela nafas panjang saat  mendengar pertanyaan bodoh yoo jung, -bocah ini polos atau bodoh sebenarnya..- batinku dalam hati.
“tentu saja harus, karna seorang kim taehyung tidak akan menerima penolakan.” Tegasku pada yoo jung, ia terlihat berfikir sejenak..
“maka dari itu, kau harus belajar menerima penolakan.. aku menolakmu oppa..” ujarnya polos.
Karna geram, ku cengkram kedua lengan yoo jung keras. Ia hanya membalas perlakuanku dengan tatapan datar tanpa merasakan kesakitan, ia bahkan tak memundurkan wajahnya saat aku mendekati wajahnya dengan jarak sangat dekat.
“kim yoo jung… SAY WHAT YOU WANT…” yeoja itu terlihat tak bergeming, ia menatapku datar tanpa ekspresi.. segera ku jauhkan tubuhku darinya, menatapnya sekilas..
“baiklah, kau terlalu polos yoo jung-ah… tapi aku akan berusaha lebih keras lagi agar bisa membuatmu menjadi yeojachinguku…”
“………………” yoo jung tetap tak bereaksi akan perkataanku, -ahhhhhhh jinjaaa- geramku frustasi
 
 
To Be Continued

 

About fanfictionside

just me

6 thoughts on “FF/ SAY WHAT YOU WANT!/ BTS-BANGTAN/ 1 of 2

  1. thor, ff nya bgs
    tp kim yoo jung itu beneran adiknya jimin? kalo beneran, kan seharusnya park yoo jung
    trus taehyung itu lebih muda dripda jimin, tp knp jimin manggil hyung k taehyung?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s