FF/ THIS DIRTY LOVE/ BTS-BANGTAN/ pt. 4


  • Author : Kyo
  • Casts :

–         Jeon JungKook (Kook)

–         Lee Chaelin (CL /Lin/Ce)

–         Park SeokJin (Jin)

–         Park Bom (Bomi / Mimi)

And others~

  • Genre : Romance,comedy

THIS DIRTY LOVE 4

 

Oke ! author datang lagi menghantui kalian untuk yang ke-4 kalinya ! tetap baca ff ku sampai akhir ya, soalnya ada episode spesial yang masih dirahasiakan (?).

Happy reading !! J

 

“a-apa………?” ucap Vi yang mulai panik.

Jungkook dan yang lain pun mendekati Hyuna & Vi, mereka seolah menyelidiki apa yang Vi&Hyuna lakukan tadi, seperti polisi yang sedang menyelidiki sebuah kecelakaan.

“woah !!! woah !!!” teriak Jehop heboh, seperti menemukan sesuatu. “waeyo ?! waeyoo ??!” ucap Jia menghampiri Jehop.

 

“tasnya Jungkook kotor !!!” lanjut Jehop. “Jehoooppp~~!!” kesal teman-temannya sambil menabok kepala Jehop, jadi tabok massal (?)

 

“piece bro piece……” ampun Jehop sambil melindungi kepalanya.

“ngomongnya biasa aja dong !! aku kira kau menemukan sesuatu yang penting !” omel Jimin menabok kepala Jehop.

“lagian juga, tas aku kotor sedikit kok” tambah Jungkook.

Semua sibuk memarahi Jehop, kecuali Vi & Hyuna. Mereka hanya diam, mereka tak ingin bicara karna sudah pasti mereka tertangkap basah sedang berciuman.

 

“eeehh sudah sudah ! katanya mau kerumah Jin, ayo berangkat. Keburu sore nih” ucap Vi mengalihkan pembicaraan. “oiya , yok cabut. yang yeoja jadi kan kerumah Bomi?” tanya Jimin. “iya, kami duluan ya !” CL, Jia, Boa, dan Hyuna bergegas menuju mobil dan pergi ketempat tujuan, demikian juga dengan Jungkook, Jehop, Jimin, dan Vi. Seketika mereka semua lupa dengan masalah Vi & Hyuna.

 

 

 

(Jungkook POV)

 

*OTW rumah Jin*

 

‘ah, semua ini gara-gara kau, Jin ! aku jadi tidak bisa pulang dengan Lin !! sh*t !’

 

“Jungkook !! awas !!!” teriak Jimin yang memecah lamunanku , aah ! aku hampir menabrak tiang listrik ! langsung aku banting stir ke arah kiri.

 

“CIITT !!!” (suara mobil ceritanya)

 

Mobilku pun berhenti didekat pohon besar. Aah, untung saja aku bisa mengatasinya, kalau tidak aku sudah menabrak tiang.

“aish Kook !! bisa mengemudi tidak sih ?! “ omel jehop memukul bahu Jungkook. “maaf maaf” ucap ku,akupun kembali mengemudikan mobil.

 

……………………………

 

“bosan, dengerin musik ah” aku menghidupkan tape mobil, hmm…begini lebih baik.

*now playing : BTS – Miss right*

“you’re my miss right miss right ~~!” aku menyanyi dengan hebohnya.

“ganti ganti !!!” Vi yang duduk dibelakang pun maju kedepan sedikit(?), untuk mengganti lagu.

*now playing : BTS – Triptych*

“yo…yo…yo…” Gaya Vi sok keren.

“ini lagunya ribet !! tidak enak didengar !! ganti ganti !!” Jimin yang duduk di depan pun dengan mudah mengganti lagu.

*now playing : BigBang – fantastic baby*

“ini kan enak…waw~~ fantastic baby. Dance~~~ uwoooo~~” lanjut jimin sambil menari-narikan jarinya.

“aahh gak enak gak enak !! ganti !!!” Jehop yang duduk dibelakang bersama Vi pun ikut-ikutan mengganti lagu.

*now playing : Miss A – hush*

“kiss kiss kiss baby~~ hush hush baby~~ yeaahh” heboh Jehop.

“eehh !! udah enak denger lagu Miss right, malah kalian ganti-ganti, ini tape milikku -_- . ini lagu apa lagi. Selera mu aneh Jehop…” omel ku.

*now playing : Hari – gwiyomi song*

“aaaa !!! gantii !!!” ucap Jimin, Jehop, dan Vi bersamaan. “berisik !!! tidak ada gonta ganti lagu lagi !! ntar tape ku rusak !!” omel ku lagi. Aah bisa naik darah aku jika bersama mereka-_-.

“hmph” semuanya pun kesal dengan tangan bersila(?).

 

 

(CL POV)

 

*OTW rumah Bomi*

Aku melihat pemandangan sekitar lewat jendela mobil, hari ini mendung sekali, sepertinya akan ada hujan deras.

 

“Ce, rumahnya dimana ? kita udah masuk jalan gangnam nih” tanya Boa yang membawa mobil.

“ooh iya, tinggal belok kanan aja. Nanti ada perempatan belok kanan lagi, jalan terus sampai ada rumah bercat warna biru tua. Itu rumah Bomi” jelasku.

“siip…”

 

*later…*

 

“akhirnya sampai… turun………………” ucapanku berhenti ketika aku melihat Hyuna dan Jia molor (tidur) dengan kepala mendongak ke atas dan mulut terbuka (nganga) .

“waduh -_- , pantesan selama perjalanan terasa sangat sepi. Rupanya mereka berdua tidur…” ucap Boa menggeleng-gelengkan kepalanya.

“tidurnya mangap lagi..” aku pun mengambil minyak aromatherapy yang terdapat di tasku, dan ku oleskan di bagian rahang atas Hyuna.

 

“hhmmphh…panas panas !” keluh Hyuna yang langsung bangun dan mengusap – usap rahang atas nya.

“ppffttt……” ucapku menahan tawa.

“aakkhh … ! ini pasti ulahmu ! dasar semok !!” kesal Hyuna memukul bahuku.

“aaaawwww~~~ -_- . habis kau tidur saja. Ini sudah sampai, ayo turun !” ucap ku dengan suara sedikit keras.

“Jia nya gak dibangunin tuh ?” tanya Boa.

“oiya…………………” aku berpikir sejenak, apa yang akan ia lakukan supaya ia bangun ? (gitu aja kok ribet?).

“whooaa !!! Justin Bieber lewat aaaaa !!!! Justin !! Justiiinn !! I love you !!!!” teriakku heboh sambil memukul jendela mobil seakan – akan melihat Justin bieber lewat di depan mobil, padahal sebenarnya tidak ada siapa-siapa.

 

“aahh !!! mana mana ??!! Justin !!!” teriak Jia yang langsung bangun dan celingak celinguk mencari JB .

“ituu !!! ituu tuuuhh !!!” teriakku sambil menunjuk jendela.

Jia langsung nemplok(?) di jendela mobil. ahahaha !! I got you Jia !!

 

“Liinn !!! mana Justin nya ?! ngerjain niihh !!” omel Jia yang memukul bahuku (lagi)

“bhahahaha !! maaf maaf, kita sudah sampai di rumah Bomi. Ayo turun” ucapku

 

 

(Bomi / Mimi’s POV)

 

*Mimi’s house w/ Jin*

 

“………” sepertinya kali ini aku tidur dengan sangat pulas, aku bermimpi sedang bercinta dengan Jin, aah… memang sedikit mengerikan(?) , tapi…itu mimpi…yang indah…

 

“hmm…?” aku mulai membuka mataku, kudapati diriku sedang berbaring diatas kasur dengan badan tertutup selimut, aku merasa badanku tidak memakai sehelai pakaian.

 

……………………

“…………hah ?!” aku tersadar kalau aku…tidur ? dikasur ? selimut ? tanpa busana ?!

Aku langsung bangun, aku menoleh ke kiri dan………

“j-jin ?” kulihat Jin yang tidur dengan pulas, badannya juga ditutupi selimut, dan sepertinya juga tanpa busana. What the heck ?! what did I do ?! apa…aku…benar-benar bercinta dengannya ? berarti itu bukan mimpi ?!

Aah iya, aku benar-benar melakukannya. Saat pulang sekolah, Jin langsung mengajakku pulang. Aku kira ia hanya ingin mengantarku, dan setelah itu ia kembali lagi ke rumahnya. Namun, Ia masih ingin tinggal di rumahku, dan……setelah itu……………ia menciumku lagi dan akhirnya…………aku melakukan hal bodoh dan tercela bersamanya.

 

‘kau perempuan bodoh !! perjalananmu masih panjang Park Bom !! kau baru kelas 2 SMU. Apa kau mau hamil diluar nikah ?! lalu kau tiba-tiba berhenti sekolah dan menikah muda dengan Jin ?! mana prinsip hidupmu yang sangat mengutamakan pendidikan, Park Bom ??!! kau bodoh ! bodoh !!!’ batinku frustasti. Aaah Jin !! mengapa kau lakukan ini padaku ?! bagaimana kalau aku hamil ?! kau bodoh Jin !!.

 

Aku terdiam, melamunkan apa yang sudah aku perbuat. Aku sudah berusaha keras menolak untuk bermain dengannya, tapi dia bersikeras untuk tetap “bermain” denganku. Seketika aku lupa apa yang aku lakukan tadi, itu terjadi dengan sangat cepat.

 

“hmm…? Mimi ? sudah bangun ?” tanya Jin yang mulai bangun.

“ne…” jawabku singkat.

“ada apa denganmu, hmm ?”tanya Jin kembali yang memeluk badanku dari samping, dan meletakkan kepalanya di atas bahuku.

“ti…tidak, aku tidak apa-apa…”jawabku tersenyum kecil.

“good…” Jin kembali berulah, ia mencium bahuku, dan ciuman itu berpindah ke leherku. Aah sekarang apa lagi, Jin ?

“mmnn~ Oppa~~” aku hanya pasrah, ku biarkan ia melakukan hal tersebut, karna sudah percuma kalau aku berontak, aku sudah berhubungan intim dengannya.

 

“TING…TONG…TING…TONG…”

 

“oppa…ada yang datang. Cepat pakai kembali bajumu, bersikaplah normal” ucap ku yang lekas bangun dan segera memakai baju, demikian dengan Jin.

 

“eh ? Lin ?? a-ada apa ?” aku membuka pintu dan bertanya seperti orang Judes.

“bomi !! aahh syukurlah kau tidak apa-apa !!” Lin langsung memelukku, rupanya ia datang bersama Hyuna, Boa, dan Jia.

 

 

(Author’s POV)

 

“kau kenapa Bom ? kok tadi aku telfon tidak kau angkat?” tanya Hyuna khawatir. “a-aku…………”

“trus tadi kenapa kau tidak latihan ?” elak Jia.

Mimi baru ingat kalau hari ini ada latihan menari. Apa yang harus ia katakan ke teman-temannya ? sangat tidak mungkin jika ia mengatakan yang sebenarnya.

“uumm……kalian masuk dulu, ini sudah mau hujan. Nanti kalian kehujanan” ajak Mimi. Semua pun masuk kerumah nya.

 

“duduk dulu, aku akan mengambil minum. Kan kalian lelah habis dari sekolah langsung kesini” Mimi meninggalkan teman-temannya dan menuju ke dapur.

 

“hmm……? Bomi kelihatan aneh…” ucap Jia. “iya, dia kelihatan sedikit beda” tambah Boa.

 

“KRIING !! KRIING !!”

 

“Jungkook menelfonku. Tunggu sebentar ya”

CL mengangkat telfon dari Jungkook :

 

Jungkook    : “Lin, kamu sudah sampai rumah Bomi?”

CL                        : “Sudah, syukurlah dia baik-baik saja”

Jungkook    : “syukurlah, aku sudah sampai rumah Jin. Namun di rumahnya tidak

ada orang”

CL              : “uuhh…coba aku tanya-“

 

Ketika CL ingin melanjutkan bicaranya, Jin tiba-tiba keluar dari kamar Bomi.

 

CL              : “Kook, Jin ada di rumah Bomi. Sebaiknya kau kesini…”

Jungkook    : “ooh.. ke…rumah bomi ? baiklah”

 

 

*10 minutes…*

 

“TING…TONG…TING…TONG…”

 

“aah, itu pasti Jungkook. Akan ku bukakan” ucap CL yang langsung beranjak dari

Kursi. “biar aku saja…” Jin pun lebih dulu membukakan pintu.

 

“ya ?” tanya Jin kepada Jungkook setelah membuka pintu.

“kemana saja kau ?” tanya Jungkook kesal

“………CL ada di dalam, sebaiknya kau masuk” ucap Jin mengalihkan pembicaraan.

 

 

“Kook !!” panggil CL yang berlari menghampiri Jungkook. Disaat bersamaan, Bomi keluar dengan membawa beberapa gelas teh.

“ooh, sejak kapan Jungkook dan temannya yang lain ada disini ?” tanya Bomi dingin.

“baru saja mereka datang Mi” jawab Jin.

“wah, semuanya jadi ngumpul……” ucap Hyuna.

“oiya, Bomi, kau belum menjawab pertanyaanku” tambah Jia.

“yang mana ?” tanya Bomi pura-pura tidak tau.

“kenapa kalian berdua gak latihan ?” tanya Jimin mempersingkat pembicaraan. “jadi itu pertanyaannya?” ucap Jin.

 

“kami…kami……”

“tadi pulang sekolah aku langsung mengajak Mimi pulang, ia sedang tidak enak badan” elak Jin memotong pembicaraan Bomi.

“lalu kenapa kalian tidak memberi kabar ? kami susah menghubungi kalian” tambah Boa.

“sinyalnya sedang tidak mendukung” jawab Jin singkat.

Jungkook daritadi terlihat diam saja, raut mukanya pun seperti orang kesal.

“aah, gara-gara kau aku jadi tidak bisa ……………” Jungkook menghentikan omongannya.

 

“tidak bisa apa ?”

 

To Be continued…

About fanfictionside

just me

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s