FF/ SANG NAMJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 1


TITLE   : SANG NAMJA

AUTHOR : JEOKIM HANA

GENRE   : romance , comedy , school life

LENGTH : chapter

 

CAST :

  • KIM HANA   ( OC )
  • JEON JUNGKOOK ( BTS )
  • KIM TAEHYUNG ( BTS )
  • BTS OTHER MEMBER

 real sm satu

 

Ff ini terinspirasi waktu nonton mv boy in luv *authornya baru nyadar ,   yah walaupun jalan ceritanya ga sama kaya mvnya kkk~ typo kemungkinan ada dan penulisan ga sesuai EYD. Cast disini hanya pengembangan dari author. Author rasa ff bangtan di wp ini yang mendominasi main castnya si bang suga , jadi author bikin aja main cast di sini kaka jungkook sekaligus biasnya author yang nomer dua setelah taehyung lakinya author *don’t bash😉 . jadi anggaplah mereka semua masih anak SMA di ff ini😉 . ff murni dari author ga plagiat ga ngopy siapa siapa . happy reading, hope u enjoy it readers ^^

 

 

STORY BEGIN ~

 

 

 

“ ya! Nana bangun “ teriak ibu dari luar kamar anak perempuannya itu . waktu menunjukkan pukul 6 pagi dan hari ini adalah hari dimana Hana akan menjadi siswa tingkat pertama di Daegu High School .

Sementara itu Hana yang sudah bangun sejak setengah jam yang lalu dan baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk yang bertengger di atas kepalanya . “ aku sudah bangun eomma..” sahut Hana pada ibunya . kemudian dia menuju lemari bajunya .

“ kau sudah mandi Nana-ya?” tanya ibu lagi dibalik pintu

“ nde eomma , aku sudah mandi ” sahut Hana lagi . ibu mengangguk kemudian berlalu dari pintu kamar Hana menuju dapur .

Hana tersenyum melihat baju seragam barunya yang menggantung rapi di lemarinya . dia kemudian mengambil seragamnya itu dan menghadap kedepan cermin sambil menenteng baju sragamnya itu depan badannya . “ ah , jadi hari ini aku murid sma ya.. chukkae Hana semoga sukses!”ujarnya di depan cermin . kemudian dia memasang seragamnya dengan senyum yang mengembang di wajahnya , setelahnya Hana berdandan ala anak sekolah dengan bedak tipis dan mengoles lip balm di bibirnya . kemudian menata rambut hitam sebahu milliknya hanya dengan menyisir dan membiarkan digerai saja karna rambutnya tidak terlalu panjang . waktu menunjukkan pukul setengah tujuh , setelah Hana siap dengan penampilannya dia pun keluar dari kamarnya dan berjalan menuju lantai bawah karna memang kamarnya berada di lantai dua .

Hana berhenti di depan sebuah pintu kamar yang bersebelahan dengan kamarnya . Hana mengetuk pintu kamar itu untuk memastikan orang di dalam kamar itu sudah bangun atau belum karna ini menyangkut datang tepat waktunya atau tidak menuju sekolah .

 

“ kau sudah bangun?” tanya Hana sambil mengetuk pintu , tidak ada jawaban dari dalam kemudian Hana mengetuk lagi pintu itu sedikit lebih keras .

“ ya! kau sudah bangun belum?” tanya Hana lagi sedikit meninggikan suaranya . Hana mendengus sambil bersandar di dinding samping pintu kamar . tak lama kemudian pintu kamar itu terbuka dan menampakkan seorang anak laki laki dengan handuk yang bertengger di atas kepalanya . Hana melongo menoleh ke samping menatap orang yang dia tunggu dari tadi mulai dari bawah ke atas . kemudian berdecak kesal .

“ ya! kau baru selesai mandi?” tanya Hana dengan raut wajah kesal . sedangkan orang yang ditanya hanya nyengir sambil menggosokkan handuk ke rambutnya yang basah .

 

“aku baru selesai mandi , kenapa memang?” tanya orang itu santai . Hana yang kesal kemudian mendorong anak laki laki itu masuk kedalam kamar begitu juga dengan dia yang ikut masuk . Hana mengedarkan pandangannya kepenjuru kamar milik kakak laki laki satu satunya itu tidak menemukan seragam sekolah yang biasanya sudah terletak di atas ranjang .

“ bahkan kau belum menyiapkan seragam milikmu?” Hana menatap kakak laki lakinya itu dengan wajah cemberut.

“ aku tidak sempat , kalau begitu tolong kau siapkan okeh?” pinta kakak laki lakinya itu sambil menaik turunkan sebelah alisnya .

 

“ YA! KIM TAEHYUNG!!” teriak Hana sambil menunjuk kakak laki lakinya itu dengan wajah kesalnya .

 

“ ada apa ini? kenapa pagi pagi kau sudah berteriak di kamar kakakmu ini Nana-ya?” tanya ibu yang tiba tiba sudah ada di depan pintu dengan pandangan heran melihat kedua anaknya .

 

“ ya eomma! bahkan taehyung oppa belum menyiapkan seragamnya , bagaimana jika aku terlambat nanti?” rengek Hana pada ibunya , sedangkan Taehyung dia berjalan sambil berujar menanggapi tingkah adik perempuannya itu .

 

“ kau terlalu berlebihan , aku bisa saja berpakaian dengan cepat jika kau mau” ujar taehyung sambil membuka lemari miliknya kemudian mengambil seramnya .

“ kalau begitu cepatlah!” sahut Hana ketus .

Taehyung hanya mengangkat jempolnya menanggapi Hana . “ kalau begitu kau cepat keluar dari kamarku.”

Ibu hanya menggelengkaan kepala melihat tingkah kedua anaknya itu kemudian menarik tangan Hana untuk keluar dari kamar Taehyung .

“ kajja kita keluar Nana , kau harus sarapan” ajak ibu sambil menarik tangan Hana berjalan keluar menuju ruang makan .

 

 

 

 

 

Hana memakan roti isi miliknya di meja makan , tidak lama kemudian Taehyung menuruni anak tangga menuju meja makan dengan seragam lengkap yang sudah di pakainya . Taehyung mengambil tempat duduk di samping Hana kemudian memakan roti isi yang terletak di piring di depannya .

 

“ kau dikelas berapa Nana?” tanya taehyung sembari memakan rotinya sambil menatap kearah Hana .

 

“ aku di kelas 1-1 , kenapa memangnya?” tanya Hana yang sudah selesai dengan sarapannya .

 

“ hebat juga kau bisa masuk kelas itu” sahut taehyung menanggapi pertanyaan Hana .

 

“ kau akan punya banyak saingan jadi ku harap kau jangan mempermalukan aku nantinya”

 

Hana menatap kearah kakaknya itu , mencerna perkataan kakaknya barusan . sedangkan taehyung sudah selesai dengan sarapannya kemudian beranjak dari duduknya sambil menenteng ranselnya .

“ aku sudah selesai , ayo kita berangkat “ ajak taehyung pada Hana . Hana tersadar dari pemikirannya . kemudian bangkit dari duduknya sambil merapikan almamaternya .

“ eomma , kami berangkat ya “ ucap Hana pada ibunya yang berada di dapur .

 

“ eh sudah mau berangkat ya? hati hati di jalan ya” ujar ibu yang sudah keluar dari dapur kemudian mengantarkan Hana menuju pintu depan.

Sedangkan taehyung sudah berada di luar sambil menyandar di mobil sport merah miliknya . Hana berjalan kearah taehyung kemudian membuka pintu mobil untuk masuk .

“ taehyungie.. menyetirlah dengan benar “ titah ibu sambil melambaikan tangannya .

“nde eomma , kalau begitu kami berangkat “ ucap taehyung , kemudian memasuki mobil untuk menuju sekolah . ibu melambaikan tangannya lagi ketika mobil taehyung sudah keluar dari pagar dan menghilang dari pandangan.

 

 

 

 

 

Mobil taehyung sudah memasuki area parkir sekolah , taehyung segera memarkirkan mobilnya. Hana melepas sabuk pengaman yang melekat di badannya begitu juga dengan taehyung . kemudian mereka keluar dari mobil memasuki gedung sekolah .

“ ku pikir kau termasuk siswa populer di sekolah ini” ucap Hana yang berjalan berbarengan dengan kakaknya itu memasuki gedung sekolah .

“ kau berpikir seperti itu? berarti kau harus bangga memiliki kakak yang keren dan populer seperti ku” ucap taehyung sambil mengedipkan sebelah matanya pada Hana . Hana hanya memutar bola matanya ambil berdecak menanggapi kenarsisan kakaknya itu .

 

“ ini kelasmu kan?” tanya taehyung , ketika mereka sudah sampai didepan pintu kelas yang bertuliskan ‘ruang kelas 1-1’ di atasnya . Hana mengangguk kemudian tersenyum pada taehyung .

 

“ selamat datang di sekolah baru , belajar dengan benar ne jangan membuatku malu “ ucap taehyung sambil mengacak rambut Hana .

 

“ ya! sejak kapan kau berlaku manis seperti itu , aiguu” Hana tertawa sambil merapikan rambutnya . sedangkan taehyung sudah berbalik berjalan menuju kelasnya di atas . Hana memasuki kelasnya yang lumayan ramai , dengan langkah santai dia menuju tempat duduknya.

 

Setengah jam kemudian bel listrik berbunyi tanda jam pelajaran akan segera dimulai , Hana mengeluarkan buku pelajarannya dari dalam ransel . kemudian merapikan jas almamaternya dan rambutnya yang tergerai . anak anak di kelas 1-1 di kejutkan dengan kedatangan 2 anak laki laki yang memasuki kelas mereka . tak terkecuali Hana, dia juga terkejut dan malah sekarang dia menyembunyikan wajahnya di balik buku yang tadi dia baca karena diantara 2 anak laki laki itu dia mengenali salah satu dari mereka . ‘aish , kenapa dia ada disini? Bagaimana kalau dia mengenaliku nanti. mati aku’ Hana membatin memikirkan apa yang akan terjadi dengannya setelah ini.

 

 

 

[ FLASHBACK ]

 

Hana bersama dengan taehyung melihat daftar nama nama murid yang lulus masuk Daegu High School Hana memicingkan matanya menatap lembaran kertas yang menempel di majalah dinding kemudian menunjuk kertas itu menandakan dia menemukan namanya .

“ ya oppa! coba kau lihat ini” ujar Hana pada taehyung yang juga sedang mencari nama adik kandungnya itu. Taehyung mengarahkan pandangannya menuju nama di kertas yang Hana tunjuk.

 

“ Kim Hana.. urutan ke … dua” gumam taehyung .

 

“ sudah ku bilangkan aku pasti akan masuk di sekolah ini” ucap Hana sambil melipat kedua tangannya di depan dada sambil tersenyum remeh pada taehyung.

 

“ ya ya.. aku percaya pada kemampuanmu sekarang” ucap taehyung sambil menganggukkan kepala. kemudian berjalan melewati Hana .

 

“ya! kau mau kemana?” tanya Hana , taehyung menghentikan langkahnya kemudian berbalik .

 

“ aku mau ke kelas dulu , kau mau ikut?”

 

“ tidak , aku mau berkeliling melihat lihat dulu” ucap Hana.

 

“ baiklah, kau pulang naik bus saja nanti aku ada pelajaran malam hari ini” kata taehyung sambil memasukkan tangannya ke saku celana.

 

“ arraseo , bye..” kemudian Hana berjalan menyusuri koridor sekolah sementara taehyung kembali ke kelasnya .

 

Hana berjalan sambil melihat lihat sekitar , suasana sekolah tidak terlalu ramai karena sedang dalam jam belajar mengajar. Sementara di lapangan terlihat beberapa murid laki laki sedang bermain basket . ketika melewati lapangan , tiba tiba saja bola basket melayang jatuh dan menimpuk tepat di kepala Hana . Hana yang kepalanya tertimpuk bola basket seketika oleng dan jatuh terduduk sambil memijati kepalanya .

 

“ ya! siapa yang melakukan ini!!” teriak Hana ketika sudah berdiri kembali sambil memegangi kepalanya. Semua murid laki laki yang berada di lapangan melihat ke arah Hana dengan pandangan biasa .

 

“ siapa yang melempar bola tadi huh?” tanya Hana ketus , beberapa di antara mereka saling pandang satu sama lain .

“ aku , memangnya kenapa?” ucap salah satu murid laki laki itu sambil maju satu langkah di depan teman temannya . Hana menatap garang murid laki laki itu sedangkan yang di tatap hanya memasan wajah santai .

 

“ ya! gara gara kau kepalaku terkena lemparan burukmu itu “ omel Hana .

 

“ bukan lemparanku yang buruk hanya kaunya saja yang terlalu bodoh dan tidak memperhatikan jalan dengan benar” sahut murid laki laki itu sambil memasukkan tangan ke saku celananya .

“ apa kau bilang? cih, dasar tidak tahu diri kau yang salah kenapa malah menyalahkanku . sekarang cepat minta maaf padaku” ucap Hana dengan nada kesal .

 

“ minta maaf padamu? hey nona! kau pikir kau siapa memang seenaknya saja menyuruhku meminta maaf padaku. Bukankah sudah kubilang kau yang salah jadi seharusnya kau yang minta maaf padaku sekarang karena menuduhku macam macam” jelas anak laki laki itu tak mau kalah dengan Hana .

Hana membulatkan matanya menatap laki laki itu . “ kau yang salah bukan aku! seharusnya kau minta maaf padaku dan menyadari kesalahanmu itu!” jelas Hana sambil berteriak kesal . murid laki laki berjalan mendekat kearah Hana , dekat dan semakin dekat membuat Hana memundurkan tubuhnya yang terdorong oleh tubuh murid laki laki itu .

 

“ya! a..apa yang kau la..lakukan?” tanya Hana takut. Sedangkan murid laki laki itu terus bergerak maju seiring tubuh Hana yang bergerak mundur . Hana menghentikan langkah mundurnya dan memejamkan matanya takut.

 

“ku rasa kau siswa tingkat pertama di sekolah ini , jadi jangan bertingkah macam macam dengan seniormu. kau pikir kau siapa berani berteriak padaku seperti itu” ucap murid laki laki itu tepat di telinga Hana dengan nada rendah tapi penuh penekanan . Hana masih memejamkan matanya , dia takut membuka matanya takut takut laki laki itu melakukan sesuatu padanya . tetapi Hana tidak merasakan apa apa lagi setelah itu , ketika dia membuka matanya hanya dia sendirian yang berada di lapangan sedangkan murid laki laki yang bermain basket itu sudah pergi dan tidak Hana temukan di pandangannya. Hana mengingat kembali apa yang di ucapkan murid laki laki itu masih terekam jelas di otaknya . ‘apa dia murid senior? kalau begitu matilah aku’ Hana membatin.

 

 

[FLASHBACK END]                                                                  

 

 

 

 

“Sebagai senior kami ucapkan selamat datang pada kalian yang diterima dan berhasil lulus masuk sekolah ini” ucap salah satu dari anak laki laki yang berdiri di depan semua murid kelas 1-1 .

“ berperilakulah dengan baik dan hormati kami para senior kalian” tambahnya lagi . semua murid menyahut mengiyakan ucapan yang di sampaikan senior mereka itu .

 

“ bukankah baru saja ku bilang hormati senior kalian , tapi baru saja aku menyampaikan hal yang ringan seperti ini masih saja ada yan tidak memperhatikan”

Semua murid saling pandang satu sama lain , mencari siapa yang tidak memperhatikan penyampaian dari senior mereka . sedangkan Hana semakin menelusupkan wajahnya kedalam buku .

 

“ ya kau! Kau yang menutup wajah dengan buku! kau dengar apa yang aku sampaikan?” tanya anak laki   laki itu dengan nada tegas. Hana yang merasa di tegur dengan enggan mengangkat wajahnya kemudian menunduk .

 

“ kau dengar apa yang dia sampaikan tidak?” tanya teman dari anak laki laki itu pada Hana .

 

“ n..nde aku dengar s..sunbae” ucap Hana pelan masih sambil menundukan kepala .

 

“ kenapa kau terus menundukkan kepalamu? apa wajah kami begitu menakutkan?”

 

Hana memberanikan diri mengangkat wajahnya . matanya bertemu pandang dengan anak laki laki yang pernah menimpuk kepalanya dengan bola basket . ‘dia benar benar seniorku , apa yang harus ku lakukan ‘ batin Hana . sedangkan anak laki laki itu sedikit kaget saat melihat Hana kemudian tersenyum miring .

 

“apa ada yang ingin kalian tanyakan?” tanya anak laki laki itu .

Seorang murid perempuan mengangkat tangannya kemudian bertanya. “ sunbae.. bisakah kalian memperkenalkan diri?” pinta murid perempuan itu .

“ ah perkenalkan namaku Jeon Jungkook dan ini Park Jimin “ . anak laki laki bernama Jungkook itu meperkenalkan diri .

“ aku adalah ketua OSIS sedangkan Jimin sendiri sebagai wakil , kami berdua merupakan siswa tingkat kedua”

 

“ sunbae , kalian berada di kelas mana?” tanya salah satu murid perempuan lainnya .

 

“kami berada di kelas 3-2 “ sahut Jimin selaku wakil ketua OSIS .

Hana membelalakkan matanya ketika mendengar ucapan Jimin , kelas 3-2 merupakan kelas yang di tempati kakaknya, Kim Taehyung. ‘apa berarti mereka   satu kelas dengan taehyung oppa’ pikir Hana .

 

“ kalau begitu , kami harus pergi dari sini untuk mengucapkan selamat ke kelas lainnya” ucap Jungkook , kemudian mereka berdua membungkuk hormat dan berjalan keluar dari kelas Hana . Jungkook sempat menoleh sekilas kearah Hana dengan tatapan yang Hana sendiri tidak tahu maksudnya.

 

 

 

 

 

 

Hana , mengaduk jusnya tanpa memperhatikan taehyung yang duduk di depannya sekarang. Dia tidak menyadari bahwa taehyung duduk satu meja dengannya, otaknya masih memutar memori saat dia pertama kali bertemu Jungkook yang saat itu mereka berdua bertengkar karena Jungkook yang melempar bola secara tidak sengaja mengenai kepala Hana .

 

“ kalau tidak ingin diminum berikan saja padaku , setidaknya jus itu tidak akan habis sia sia karena kau aduk secara terus terusan” ujar taehyung yang sukse membuat Hana tersadar dari lamunannya .

 

“sejak kapan oppa berada di sini?” tanya Hana heran mendapati taehyung yang berada di depannya .

 

“ sejak kau melamun dan tidak menyadari kedatanganku.” sahut taehyung , Hana mengangguk kemudian meminum jusnya sedangkan taehyung membaca komik miliknya .

 

“ kau tidak punya teman apa jadi mau duduk denganku?” tanya Hana pada taehyung .

 

“ tentu punya , dia sedang memesan makanan. ku lihat kau duduk di sini sendirian dan lagi pula kantin ini sudah terlalu ramai” jelas taehyung tanpa mengalihkan perhatian pada komik yang di bacanya.

 

Tidak lama kemudian seorang murid laki laki datang diantara Taehyung dan Hana sambil membawa dua buah minuman soda dan snack . “yoo! Taehyung” sapa murid laki laki itu kemudian duduk di samping taehyung. Murid laki laki itu menatap Hana yang berada di depannya , Hana tersenyum kemudian sedikit membungkukkan badannya . Murid laki laki itu balas tersenyum kemudian dengan cepat menoleh pada taehyung dengan senyum lebar .

 

 

“ woaah taehyung.. kau hebat , bahkan di hari pertama murid tingkat pertama kau sudah menggaet salah satu dari mereka, daebakk!” ucap murid laki laki yang bernametag ‘Jung Hoseok’ itu .

Hana mengernyitkan dahinya mendengar perkataan teman kakaknya itu, kemudian Hana tertawa.

“ya sunbae! apa aku terlihat begitu cocok dengan orang aneh ini?” tanya Hana pada Hoseok , Hoseok yang mendengar pertanyaan Hana megerutkan dahinya bingung kemudian menatap ke arah taehyung di sampingnya meminta penjelasan.

Taehyung yang seakan mengerti tatapan dari temannya itu lalu menutup komik miliknya dan menarik nafas . “ dia adikku..” ucap taehyung santai . begitu mendengar perkataan Taehyung , Hoseok memasang tampang bodoh sekaligus terkejut miliknya .

“ kau terkejut ya? haha” tanya Taehyung pada Hoseok , kemudian Taehyung mengambil minuman kaleng dihadapan Hoseok dan meminumnya.

 

“ kau punya adik? bahkan kau tidak pernah bilang padaku” Hoseok mendesis .

 

“ ya.. faktanya aku memang adik dari taehyung oppa , walaupun sebenarnya dalam hati aku tidak ingin memiliki kakak seperti dia haha” jelas ku pada Hoseok sunbae sambil tertawa . sedangkan taehyung dia hanya memandang datar pada Hana.

 

“ ya dia adikku , tepatnya adik yang kurang ajar pada kakaknya . namanya Kim Hana , Hana kenalkan ini Jung Hoseok temanku , Hoseok kenalkan ini Kim Hana adikku” kata taehyung memperkenalkan Hoseok pada Hana dan sebaliknya .

 

“ Hoseok sunbae kau teman sekelas taehyung oppa?” tanya Hana pada Hoseok .

 

“ ya aku teman sekelasnya, dan aku juga temannya” ucap Hoseok sambil merangkul bahu taehyung .

 

“ kau pikir aku menganggapmu teman?” Taehyung melepaskan tangan Hoseok dari bahunya , kemudian memandang sinis pada Hoseok .

 

“ ya kau! Sialan” umpat Hoseok kemudian memukul lengan Taehyung yang dibalas dengan suara tawa dari Taehyung .

 

Hana memandang aneh kedua anak laki laki di depannya . ‘mereka berdua sama saja anehnya’ batin Hana . Hana mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kantin , matanya membulat kaget ketika mendapati Jungkook sedang menatap dengan pandangan tajam padanya , buru buru Hana mengalihkan pandangannya dari Jungkook seolah olah dia tidak melihatnya. ‘aish , bagaimana bisa aku bertemu dengannya lagi’ . Hoseok yang menyadari kerisihan Hana kemudian menyenggol bahu Taehyung.

 

“ kau kenapa?” tanya Taehyung pada Hana .

 

“mwo? a..ani , aku tidak apa apa” ucap Hana dengang wajah yang terlihat tegang .

 

“ lalu kenapa kau terlihat tegang begitu?” tanya Hoseok sambil menunjuk wajah Hana .

 

“hah? sunbae bilang aku te..tegang? haha a..aku baik baik saja” bantah Hana sambil berusaha untuk menghilangkan raut wajahnya yang tegang .

“yoo ! Hoseok Taehyung !” teriak seorang anak laki laki sambil melambaikan tangannya pada Taehyung dan Hoseok . merasa namanya di panggil Taehyung dan Hoseok pun menoleh mencari sumber suara yang memanggilnya . “ hey Jimin!” teriak Hoseok memanggil Jimin sambil melambaikan tangan pada Jimin .

Hana menundukkan wajahnya memikirkan apa yang akan dia lakukan setelah ini jika seandainya Jungkook dan Jimin ikut duduk satu meja dengannya . ‘apa anak laki laki bernama Jungkook itu juga teman Taehyung oppa?’ .

 

“ ya oppa sebaiknya aku ke kelas saja sekarang ne?” ucap Hana .

 

“ kenapa memangnya? kau disini saja ” pinta Taehyung .

 

“tapi aku- “ belum sempat melanjutkan perkataannya , tiba tiba Jimin dan Jungkook sudah berada di hadapan Hana , Taehyung dan Hoseok .

Hana menatap kaget dengan kedatangan Jimin dan Jungkook . dan sekarang Jimin dan Jungkook duduk satu meja dengannya , dengan Jungkook yang duduk di sebelah Hoseok sedangkan Jimin duduk di sebelah Hana .

 

“ kau yang di kelas 1-1 tadikan?” tanya Jimin yang juga terlihat kaget mendapati Hana duduk satu meja dengan temannya .

 

“ nde s..sunbae” ucap Hana tergagap dengan senyum yang terlihat dipaksakan .

 

“ lalu bagaimana bisa kau duduk satu meja dengan mereka?” tanya Jungkook tiba tiba .

 

Hana menundukkan kepala tidak menjawab pertanyaan dari Jungkook .

“ dia adiknya Taehyung” sahut Hoseok . Jungkook dan Jimin mengarahkan pandangannya pada Taehyung dengan pandangan terkejut . sedangkan Taehyung hanya menanggapi dengan cengiran bodohnya .

Jungkook memandang ke arah Hana dengan tatapan tajamnya dan sukses membuat gadis itu enggan menatap Jungkook .

 

 

 

 

 

 

Hana berjalan dengan langkah tidak semangat menuju toilet untuk membasuh muka , pikirannya jadi kacau sebab kejadian di kantin tadi . Hana memutar keran air dan membasuh mukanya agar pikirannya lebih segar .

‘aiguu .. kenapa pikiranku jadi kacau begini , seharusnya aku tidak perlu takut padanya hanya karna dia seniorku . lagi pula yang salahkan bukan aku tapi dia jadi untuk apa aku takut dengannya’ Hana bergumam di depan cermin .

 

Hana berjalan menyusuri koridor untuk menuju kelasnya kembali . langkah terhenti ketika melihat Jungkook yang berjalan berlawanan arah dengannya . jantungnya berdegup kencang ketika matanya kembali bertemu pandang dengan anak laki laki bernama Jungkook itu , Hana tidak dapat menggerakkan kakinya rasanya terlalu kaku di tambah dengan jantungnya yang berdegup seakan ingin keluar dari tempatnya . ‘ kenapa jantungku berdegup seperti ini? apa aku takut ah tidak tidak aku tidak takut dengannya’.

 

 

 

 

TBC

 

waaaa gimana? gaje kah atau malah membosankan? harap maklum sajalah readers authornya masih amatiran dan kurang pintar membuat kalimat ini . komen juseyoo readers dan kasihlah saran yang membangun untuk author amatiran ini kkk . ppyong…

About fanfictionside

just me

30 thoughts on “FF/ SANG NAMJA/ BTS-BANGTAN/ pt. 1

  1. Hahaha tumben2an nih si Jungkook jadi sunbae, pertama baca aku udah ngakak masa😄

    Hana awalnya deg2an karena takut, lama2 pasti deg2an karena jatuh cinta hahahaha😄

    Ngefeel banget thor, kalo ditatap Jungkook mungkin aku juga cuma bisa nunduk.. Ahaha.. *padahal aku mamanya Jungkook*

  2. Suka banget sama karakter kookie di sini !!! Kyaaaa Keereenn banget So Cool xd , Next Chap jangan lama2 ya author-nim😀

  3. Jungkook ketos? Jungkook ketos? Jungkook ketos? Jungkook……ketos?! Oh great T^T
    Ceritanya bagus kok. Wkwk lucu sama Taehyungnya biasalah bias gitu /loh/
    next chapter yaaaa~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s