FF oneshot/ UNSPOKEN/ BTS-BANGTAN


Tittle                : UNSPOKEN

Cast               : Min Yoongi (SUGA), Yang Yesun (OC)

Genre            : Romance, Sad

Length           : One Shoot

Author           : weniwk

 

 

Poster 1(2)

Summary:

“Yoongi-ah….. You are my first love, Saranghae~”

 

 

 

Author’s Pov

Seseorang datang dari balik pintu ketika Yesun dan teman-temannya sedang bermain origami di kelas.Perempuan paruh baya berambut hitam pendek sepundak itu masuk dengan seseorang disampingnya.Digandengnya lelaki kecil itu memasuki kelas. Dia berdiri didepan para siswa dengan senyum khasnya yang amat manis.

“Selamat pagi anak-anak!Hari ini kita kedatangan murid baru dari Seoul” Kata perempuan paruh baya tersebut.“Silahkan perkenalkan dirimu” Tambahnya.

“Ne ssaem, Annyeonghaseyo naneun Min Yoongi imnida~ Bangapseumnida!” kata lelaki kecil itu dengan malu-malu.Lelaki itu masih berumur 8th jadi wajar saja jika dia masih malu-malu untuk berbicara didepan orang yang baru saja dia kenal.

“Yoongia, kau duduk di kursi kosong itu ne?” suruh ssaem sambil menunjuk bangku kosong yang berada didepan bangku Yesun.

“Ne ssaem!” laki-laki itu berjalan diantara meja-meja anak-anak yang lain. Dia berjalan sambil menundukkan wajahnya karena sedikit malu.Lalu dia segera duduk di bangku kosong yang tadi sudah ditunjuk oleh ssaem.Semua mata siswi di kelas itu termasuk Yesun tertuju pada sosok namja cilik yang barusan melewati mereka satu persatu itu. Mereka sepertinya terpesona dengan kulit seputih susu yang dimiliki Yoongi.

“Baiklah anak-anak pelajaran kita mulai!”

 

*

Bel pelajaran berakhirpun bebunyi.Semua siswa-siswi segera berhamburan keluar kelas ketika Sunhwa Ssaem mengakhiri pelajaran mereka hari ini.Yoongi masih ditempat duduknya saat semua murid keluar kelas dengan semangatnya untuk pulang. Dia masih membereskan buku-buku dan alat tulisnya yang tadi ia keluarkan semua karena dia mencari sebuah penghapus berbentuk pororo yang tadinya ia sangka hilang. Dan ternyata penghapus tersebut berada didalam saku baju seragam Yoongi.Setelah dia selesai membereskan alat tulisnya dia segera keluar dari kelas dan berjalan menuju rumahnya.Semua teman-temannya dijemput oleh orangtua mereka namun tidak dengan Yoongi.Yoongi, anak lelaki berumur 8th itu berjalan sendiri kearah rumahnya yang memang tidak jauh dari sekolahnya itu.

 

Yoongi baru saja pindah dari Seoul, lebih tepatnya dipindahkan.Dia disini tidak tinggal bersama orangtuanya.Orangtuanya hanya mengantarnya sampai rumah bibinya saja, lalu setelah itu mereka kembali ke Seoul.Ya, Yoongi disini tinggal bersama bibi dan pamannya yang sangat menyayanginya seperti anak mereka sendiri.Yoongi memiliki kakak dan adik laki-laki, namun keduanya tidak tinggal bersamanya disini, di Busan.Mereka berdua tinggal bersama orangtua Yoongi di Seoul.Apakah kalian berfikir jika Yoongi adalah anak yang dibuang oleh kedua orangtuanya?Tidak.Orangtua Yoongi sangat mencintai Yoongi, mereka hanya menitipkan Yoongi kepada paman dan bibinya untuk sementara waktu karena alasan pribadi.Lagi pula Yoongi juga tidak keberatan mengenani hal itu.

 

 

“Yoongi, cepat kemari!Makan malam sudah hampir siap!”Seru bibi Yoongi yang berada di dapur yang tengah menyiapkan makan malam.

“Nde!!Jjangkamanyo~” Yoongi tengah membereskan buku-buku gambarnya yang berserakan dilantai kamarnya.Dia sangat suka menggambar, gambarannya bagus untuk anak seumurannya.Setelah selesai membereskan buku gambarnya dia segera turun untuk makan malam.

 

 

Yesun’s Pov

Hari ini kelasku kedatangan murid baru. Dia sangat manis dan tampan. Sepertinya kepribadiannya juga baik, dia sangat sopan keliatannya. Namanya Min Yoongi, bukankah itu nama yang bagus?

“Yesun-ah!” panggil seseorang dari balik pintu kamarku.Itu pasti eommaku, tebakku. “Ayo ikut eomma, eomma mau mengenalkanmu dengan seseorang”

“Nde?Nugu?”Jawabku sambil beranjak dari tempat tidurku yang nyaman ini dan melangkah mendekati eomma.

“Kajja!Nanti kau juga akan tau” Kata eomma membuatku semakin penasaran.

 

Eomma menggandeng tanganku saat berjalan menuju rumah Hyosung ahjumma.Aku tidak mengerti kenapa dia mengajakku kemari. Dan siapa ‘seseorang’ yang akan eomma kenalkan kepadaku itu?

Eomma memencet bel rumah Hyosung ahjumma lalu tanpa menunggu lama, ahjumma segera membukakan pintu rumahnya dan mempersilahkan kami masuk.

Aku sangat terkejut melihat pemandangan didepanku saat ini.Seorang namja kecil yang tidak asing bagiku sedang makan malam bersama keluarga Hyosung ahjumma.

“Bukankah dia….” Oke, kata-kata itu spontan saja keluar dari mulutku.Kadang aku sangat tidak suka dengan mulutku ini heish.

“Iya, dia adalah Yoongi.Dia teman barumu disekolah bukan?”Potong eomma.

Bocah itu berdiri dari tempat duduknya dan membungkuk untuk memberi salam. “Annyeonghaseyo, Min Yoongi imnida” bahkan ketika kami semua sudah mengetahui namanya, dia masih segan untuk memperkenalkan dirinya.Dia sangat sopan bukan?Bahkan dia membukuk membentuk suduk 90 derajat, daebak.

Lalu perkenalan kami malam itu ditutup dengan makan malam bersama dirumah Hyosung ahjumma.

Sejujurnya malam itu aku sangat senang sekali karena ternyata Yoongi adalah tetangga dekatku.Aku yakin dengan ini kami bisa berteman dan bermain bersama.

 

*

 

Dua bulan, tiga bulan berlalu aku dan Yoongi menjadi semakin dekat. Kami sering bermain bersama di taman dekat rumah kami. Kami ternyata memiliki banyak kesamaan.Dia sangat suka ramen, aku juga.Dia sangat suka menggambar, aku juga (ya walaupun gambaranku tidak sebagus dia).Dia suka Manga, aku juga.Kami sering menontonCartoon Manga berdua di rumahnya.Dia bahkan tidak menolak saat aku meminta gambar manganya untukku.Dia sangat baik kepadaku.Aku menyayanginya sebagai temanku sampai pada suatu hari aku rasa perasaan itu berubah menjadi perasaan suka yang lebih dari sekedar teman. Mungkin ini terlalu cepat untuk anak 8th merasakan cinta tapi…. Aku menyukainya, sungguh.

 

*

 

“Ya! Tunggu! Kau meninggalkanku lagi!” seru seseorang dari kejauhan.Aku segera menghentikan langkahku dan melipat kedua tanganku didada.Yoongi memang selalu begitu.Dia selalu menyuruhku untuk menunggunya tapi dia tidak bisa bangun pagi, jadi aku selalu meninggalkannya. Aku meninggalkannya karena aku hanya tidak ingin terlambat masuk sekolah. Aku tidak salah kan?

“Ya!!Ppali ppali!!” bentakku.Dia terlihat sangat lelah dengan keringat yang mengucur di pelipisnya dan nafasnya yang tak teratur.

“Kajja!Hehe” katanya, sambil memperlihatkan tawa polosnya itu.

 

 

Di kelas…

 

“Hey Yesun-ah!Apa kau tau kalau Ji Eun menyukai sahabatmu itu?” bisik Yura, teman sebangkuku.

“MWO?!MAKSUDMU YOONGI?” jawabku kaget.Bagaimana tidak, Ji Eun itu juga anak baru yang 1 minggu yang lalu masuk sekolah ini.Dia memang cantik, tidak sepertiku.Aku takut, jika Yoongi juga menyukai Ji Eun.

“Ssshh!! Jangan keras-keras, nanti yang lain bisa mendengarmu!” Yura mencoba menenangkanku.“Kau tidak boleh mengatakannya kepada siapapun!” tambahnya.

“Eoh!Nde, arraseo!” aku kembali menatap buku bahasa Inggrisku yang sedari tadi kugambari gambar Naruto dan Serigala berekor sembilannya.Aku sangat terkejut, jujur.Sangat amat terkejut. ‘eottoke’

 

*

 

“Yoongi-ah~” panggilku pelan.Kami sedang berada di ruang tamu rumah Hyesung ahjumma.Hari ini adalah jadwal kami menonton Serial TV Naruto bersama.

“hmm?” jawabnya tanpa menoleh kearahku. Dia masih setia menatap TVnya yang sedang menyiarkan serial cartoon kesayangan kami itu.

“Apa pendapatmu tentang Ji Eun?”Aku memberanikan diriku menanyakannya soal Ji Eun.Aku hanya penasaran.Apakah dia juga menyukai Ji Eun seperti Ji Eun menyukainya.

“Ehm… Dia, lumayan cantik” jawabnya singkat, masih tetap tidak menatap kearahku.Aku sangat terkejut mendengar jawabannya.Tapi aku coba menyembunyikan ekspresi terkejutku.

“Ah..kau benar, dia cantik. Apa…. Apa kau… menyukainya?” untuk pertanyaan yang satu ini aku sudah memikirkannya matang-matang.

“Molla” jawabnya singkat, dan kali ini dia memandang kearahku.

Ah Yonggi-ah! Kau membuatku sangat bingung dengan jawabanmu itu! Sungguh!

 

*

Sepertinya tentang Yoongi menyukai Ji Eun itu tidak benar adanya.Karena sampai saat ini, saat kami sudah 2th bersama dia belum juga menyatakannya.Lagi pula siapa yang bilang jika Yoongi menyukai Ji Eun? Ah ada apa denganku ini. Aku selalu berfikir negative terhadap Yoongi sejak Yura mengatakan bahwa Ji Eun menyukai Yoongi. Ini semua karena Yura!

 

Hari ini sekolah libur karena hari minggu -__- aku sengaja bangun siang karena hari minggu adalah hari bermalas-malasanku. Lagi pula di hari Minggu aku juga tidak ada jadwal menonton serial TV cartoon Naruto bersama Yoongi. Jadi aku bisa istirahat penuh hari ini. Baru saja aku akan melanjutkan tidurku, eomma masuk ke kamarku.

“Yesun-ah~” kata eomma sambil mengusap-usap kepalaku.Sejujurnya aku malas mendengarkan kata-katanya sekarang karena aku sangat mengantuk. “apa kau tau bahwa hari ini Yoongi akan kembali ke Seoul?”

 

DEG

 

Pertanyaan eomma barusan seperti menusuk hatiku.Aku membulatkan mataku.Aku hanya bisa terdiam.Yoongi tidak pernah mengatakan apa-apa soal kembalinya dia ke Seoul.Dan bodohnya aku, aku juga tidak pernah menanyakannya soal ini.

 

“N..nde? Dia akan kembali ke Seoul? Hari ini?” jawabku dengan ekspresi sedatar mungkin.Aku memaksakan diriku untuk berekspresi datar seperti tidak meraskan sakit sedikitpun mendengar tentang kepergiannya. Sebaliknya…. Didalam hatiku, aku sangat sakit.

“Eoh~ dia sedang bersiap-siap sekarang.Kau mau menemuinya untuk yang terakhir kalinya?”Eomma memperlihatkan ekspresi kasihannya kepadaku.Ayolah eomma aku tidak semenyedihkan itu.

“Ah..tidak, cepat atau lambat dia juga besok akan kembali lagi kesini” jawabku malas.

Ditinggalkan oleh Yoongi? Ya mungkin itu berat tapi dia akan kembali lagi kan? Jadi untuk apa menyalaminya dan mengucapkannya selamat tinggal? Pikirku.

“Baiklah terserah kau, jangan pernah menyesal nantinya” eomma lalu meninggalkanku sendiri di kamar setelah mengatakan hal itu.

 

 

2 tahun kemudian…..

 

Sejak kepergian Yoongi 2 tahun yang lalu.Aku tidak pernah berkomunikasi lagi dengannya.Kami masih terlalu kecil waktu itu untuk mengenal jejaring social seperti facebook dan semacamnya.Kami bahkan tidak memiliki ponsel pribadi jadi yaa beginilah kami.Lost contact.

Bagaimana dengan perasaanku? Tentu aku masih menyukainya sama seperti dulu. Aku masih diam memendam perasaanku sendiri.Aku tidak tau-dia tau tentang perasaanku atau tidak.

 

Aku sekarang adalah Yesun yang dewasa.Aku bersekolah di Kirin Junior High school.Sejujurnya aku sedang menyukai seseorang saat ini.Tapi bayangan Yoongi masih tidak bisa lepas dari pikiranku.

Aku berharap aku bisa bertemu lagi dengannya.Aku dengar dari Hyosung ahjumma bahwa sekarang dia rajin ke Gereja.Dia juga sering sekali beribadah.Dia tumbuh menjadi laki-laki yang Baik.Semua berita tentangnya hanya aku dengar dari Hyosung ahjumma, berita baik.Aku harap dia kembali kesini dan kami bisa menonton Serial TV kesayangan kami lagi seperti dulu.Harus ku akui.Aku merindukannya.Sungguh.Aku sangat berharap dia bisa kembali lagi kesini, hanya sekedar berkunjung untuk beberapa hari.Aku masih berharap hingga sekarang tapi semua harapan itu hilang ketika suatu hari berita kepergiaanya terdengar ditelingaku.

 

*

“Yesun-ah~”

Percayalah aku masih sangat mengantuk pada waktu itu.Dan eomma berhasil membangunkanku dari tidur cantikku.

“Nde eomma, wae? Ini masih sangat pagi untuk pergi kesekolah kan?” balasku malas.

“Ada berita duka datang dari Seoul” aku mengerjap-ngerjapkan kedua mataku, menggosok-gosoknya dengan punggung tanganku.Aku sedang mengingat-ingat sesuatu.Mengingat-ingat apakah kami mempunyai saudara dari Seoul?Hmm…

“Yoongi….” Lanjut eomma.

 

DEG

 

Aku sedikit tidak percaya waktu itu. Ketika mendengar nama itu aku langsung teringat oleh ‘Yoongi-ku’. Namun aku mencoba berfikir lagi, itu mungkin saudaraku yang kebetulan memilikinama yang sama dengan Yoongi.

“Yoo.. Yoongi… Nugu?”Kata-kataku terpotong menjawab pernyataan eomma.

“Yoongi teman masa kecilmu, eomma baru saja dikabari oleh Hyosung ahjumma bahwa dia mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.Dia tertabrak oleh truk ketika perjalanannya menuju Gereja.Eomma sangat terkejut sekali mendengar ini.Hyosung ahjumma sekarang sedang mencari tiket untuk terbang ke Seoul” setelah mengatakan itu eomma meninggalkanku sendirian di kamar.

Aku melipat kedua kakiku dan memeluknya.Air mataku yang sedari tadi aku tahan karena tidak ingin eomma mengetahuinya akhirnya jatuh juga.Aku benar-benar terpukul dengan datangnya berita ini.‘Yoongi Yoongi Yoongi’ itu yang ada dipikiranku saat ini.Kenapa hidupnya harus berakhir seperti ini?Bahkan aku belum memberitahunya tentang perasaanku.Dan aku sangat menyesal dengan kejadian hari itu.Ketika dia bersiap untuk kembali lagi ke Seoul, dan aku tidak ingin menemuinya untuk sekedar menjabat tangannya.Aku terlalu malu atau mungkin…. gengsi.

Jika aku tau itu adalah hari terakhir aku bisa bertemu dengannya, aku pasti sudah menemuinya dan mengatakan segalanya. Tentang perasaanku…..

Mungkin Tuhan lebih menyayanginya dari pada aku.Tuhan ingin dia kembali ke sisi-Nya.

 

“Yoongi-ah~ Aku harap aku bisa memutar waktu dan mengemabalikkan masa lalu. Yoongi-ah~ seandainya aku bisa, aku akan mengatakan semuanya padamu hari itu juga. Yoongi-ah….. You are my first love, Saranghae~”

 

 

-Fin-

About fanfictionside

just me

8 thoughts on “FF oneshot/ UNSPOKEN/ BTS-BANGTAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s