FF oneshot/ KISS!/ BTS-IU


Title                         :  KISS !
Author                    :  F.taehan
Genre                     :  Romance, fluuf, AU,
Rating                     :  PG 15, R
Main cast               :  – Kim Taehyung a.k.a BTS V
                                     – Lee Ji Eun a.k.a IU
Summary               :   Aku telah jatuh kedalam dirimu, jadi kumohon tetaplah disini bersamaku. Aku hanya ingin mengatakan aku mencintaimu secara jujur

Disclamer              :  FF murni muncul dari otak author, dont plagiat and no silent readers. Harap maklum kalau belum dapet feel nya, author masih dalam tahap belajar~ Happy reading ^^

kiss !

.
.
.
.
 
Seakan paham siapa yang akan menghubungiku dipagi pagi buta seperti ini, secara cepat ku matikan ponsel yang sedari tadi berdering menandakan ada panggilan masuk. Ku eratkan selimut bersiap melanjutkan tidurku, hari ini ku putuskan untuk bolos tidak masuk kesekolah karna lelah.
Tak lama aku memejamkan mata, kurasakan seseorang mengecup bibirku singkat.
“UH.. Lee Ji eun?” sergapku singkat sesaat setelah membuka mata karna kaget
“kau mematikan ponselmu huh? berniat menjauhi ku?” yeoja itu terlihat mengerucutkan bibirnya
“YA! Kenapa kau selalu datang ke kamar apartement ku eoh? mencium ku dengan sembarangan!” Ku singkirkan selimutku untuk beranjak meninggalkan ji eun, sayangnya ia menahan tanganku dan dengan cepat mengecup singkat bibirku lagi. Mataku mendelik kesal kearah ji eun, kebiasaan yang ku anggap aneh dalam dirinya ialah selalu mengecup bibirku kapanpun ia mau.. –Aishhhhh..-
“Lee ji eun berhenti selalu menciumku!” erangku frustasi sambil mengacak rambut orange ku
“eumh? Aku tidak menciummu, bahkan kita tak saling bertukar saliva. Yang selama ini aku lakukan hanya sebatas mengecup bibir kim taehyung, anggap saja kecupan itu seperti sapaan dari ku oppa..”
“sapaan berbentuk kecupan dibibir? Cih.. yang benar saja..” dengus taehyung lirih.
Lee ji eun tak berhenti mengangguku, niatan ku untuk bolos ke sekolah kini hilang sudah. Ji eun terus merengek rengek memintaku untuk pergi kesekolah hari ini, sepanjang perjalanan di dalam bus ia terus menyenderkan kepalanya ke bahuku sambil berbagi earphone denganku untuk mendengarkan music. –uh.. nyaman nya………- terdengar lirihan dari bibir mungil ji eun dan di ikuti senyuman juga semburat rona merah di pipinya.
“Singkirkan kepalamu eun-ah.. atau aku akan turun dari bis ini sekarang juga..” ancam taehyung
“huh benarkah? Kau akan meninggalkanku? Apa kau tak takut denganku huh?” ji eun mulai mengangkat kepalanya dari bahu taehyung, ia memicingkan matanya menatap taehyung tajam
“nde, tentu saja aku akan meninggalkanmu kapanpun aku mau… !” teriak taehyung tepat ditelinga ji eun, -huftthhhhh- ji eun menghela nafas panjang, namun sedetik kemudian ia memunculkan evil smirknya. Taehyung yang menyadari perubahan ekspresi ji eun mulai khawatir.
“YA ! YAK ! kenapa kau menatapku seperti itu huh? mau apa kau?” taehyung mulai menjaga jarak dari ji eun yang kini mengarahkan wajahnya mendekati wajah taehyung, bahkan sekarang kepalanya terbentur kaca  bus yang berati taehyung tak bisa menjauhkan wajahnya lagi.
“YAK TAEHYUNG OPPA … KENAPA SETIAP KITA BERCIUMAN KAU SELALU SAJA TAK PERNAH MEMBERIKU KESEMPATAN UNTUK BERNAFAS HUH? KAU SELALU MEMAKSAKU MEMBUKA MULUT, KENAPA KAU SELALU MELESAKKAN LIDAHMU? AHH KAU SELALU BERBUAT SEPERTI ITU PADAKU KAPANPUN KAU MAU…” semua mata yang berada di dalam bus menatap taehyung dengan spontan karna ulah ji eun yang berteriak kencang,
“uh.. aniyo, dia berbohong.. jangan percaya dia.. dia wanita gila” aku membela diri dengan tersenyum canggung ke arah semua orang yang tengah menatapku tajam. Orang orang terdengar mulai berbisik membicarakanku.
‘Wahh anak sekolah jaman sekarang sudah berani melakukan hal hal seperti tu’
‘kasian sekali wanitanya, mungkin ia dipaksa harus berciuman terus menerus oleh pemuda itu’
‘pemuda itu terlihat tampan, tapi ternyata ia kurang menghargai pacarnya’
Karna geram aku menarik tangan ji eun untuk berhenti di halte pemberhentian selanjutnya.
“Uh oppa, kenapa kita berhenti disini? Bukankah sekolah kita masih jauh?”
“hari ini kita membolos saja, tidak usah datang kesekolah”
Suara dingin Taehyung membuat ji eun bergidik, namja itu sepertinya sangat marah dengan ulah ji eun barusan. –bukankah aku sudah biasa menganggu taehyung?-
“uh kita mau kemana oppa? Apa kau akan membelikanku ice cream eoh?” suara polos ji eun terdengar menggemaskan, ia juga terlihat bergelayut manja di lengan taehyung. Taehyung menghentikan langkahnya kemudian menatap ji eun lekat, tatapannya kali ini sukses membuat ji eun risih dan canggung.
“oppa.. jangan menatapku seperti itu, apa kau tak taut denganku huh?” suara jieun mulai terbata
“kenapa kau selalu mengancamku? Kenapa selalu mengangguku? Kenapa selalu mengikutiku? Kenapa kau selalu datang ketempatku?” suara dingin taehyung membuat nyaliku menciut. Aku bahkan tak berani menatap kearahnya, ia mulai berjalan mendekatiku.
“uh taehyung oppa, kau membuatku canggung saja.. bukankah biasanya aku yang berjalan kearahmu huh? kenapa sekarang malah kau yang berjalan ke arahku, ahh jinjaa,, membuatku berdebar saja.. menjauhlah, jangan seperti ini..” ku dorong pelan bahu taehyung yang mulai mendekati ku, sayangnya doronganku tak berpengaruh apa apa. Aku segera membalikkan tubuhku berusaha untuk kabur, belum juga kulangkahkan kakiku.. sesuatu tengah menahanku, -omo! Taehyung memelukku, ia melingkarkan tangannya di pinggangku. Membalikan badanku menghadapnya, mengulang pelukannya lagi.. apa aku tengah bermimpi?-
“kau pernah berciuman?” suara dingin taehyung kembali terdengar,
“uh.. mwo? Uhh bukankah aku menciummu setiap hari?” jawabku terbata karna gugup
“Ani, kau bilang itu bukan ciuman.. tapi kecupan seperti sapaan..”
Taehyung terdiam menatapku, seakan ia tengah menunggu jawaban atas pertanyaannya barusan.
-Cuupppp- mataku mendelik sempurna saat Tehyung menciumku, ani..bahkan ia menggerakkan bibirnya, menutup matanya, melumat bibirku lembut.
“eungh..” lenguh ku saat ia mulai melesakkan lidahnya mengajakku untuk bertukar saliva.
Beberapa saat kami menikmati ciuman ini, taehyung secara tiba tiba melepaskan tautan bibirnya.
“kau menikmatinya? Apa Kau tidak akan berterimakasih padaku?”
“maksud oppa?”
“ah kau tidak paham maksudku.. bukankah aku membantumu untuk tidak menjadi wanita pembohong eoh? kau ingat kata katamu di bus tadi? Sekarang aku membuat kata katamu menjadi kenyataan…” ku lihat ia mulai berjalan meninggalkanku, airmataku mulai turun melewati wajah yang masih memasang ekspresi keterkejutanku akan perkataan taehyung.
-wae? Kenapa kau meninggalkanku begitu saja? Apa aku salah menyukaimu?-

 

About fanfictionside

just me

15 thoughts on “FF oneshot/ KISS!/ BTS-IU

  1. Oh my Tahyung ><!! Dingin amat ama Jieun? Kn dia baik.
    Apakah ini ada kelanjutannya? Rasanya miris banget ngeliat endingnya, pas Jieun yang lagi sedih gara2 ditinggal Taehyung😦

  2. gatau harus ngomong apa setelah baca ff ini.. pas di ending rasanya itu antara sweet dan nyesek.. gak bisa diungkapin sama kata” :’)

  3. Jujur…. aku ga ngerti jalan ceritanya D:
    Sebenarnya Taehyung nerima Jieun di sebelahnya atau ngga sih?? Tapi kalo Taehyung ga suka kenapa dia senang waktu di dalam bis itu sama nyium Jieun???? /mikir keras -;-/
    Kalo aku jadi Taehyung,, udah kutendang tuh Jieun *ehh
    wkwkwkk

  4. Aaa, ini udah selesai? Ada kelanjutannya nggak ya?😀 duh, aku gemes banget sama Taehyung. Kenapa dingin kaya gitu? Cuek nggak ketulungan lagi -.- iya, sama kaya comment di atas. Aku kasihan sama Jieun, tahu-tahu kok ditinggal Taehyung

  5. Wahhhhh,,,,
    Keren Sih,glaw 2 Gmna Gtu,,,apalgi Ending.A Huhuhuu`sdih Bngt,,,tpi Kok Gantung Sih,,,smbung Lgi Donk,,,,^w^
    Bye:readersssss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s