FF/ THE BELLE OF MY HEART/ BAP-BTS-EXO/ pt. 2


Cast:

Lee Minha (OC)

Jung Daehyun (BAP)

Kim Taehyung (BTS)

Byun Baekhyun (EXO)

Rating: +17

Genre: Romance.

Author: zelonim

Disclaimer: Pure from my mind. Typos everywhere. Dont judge my story if you don’t like it! Enjoy it~~

 

Untitled-2

 

Minha POV

 

Aku tidak dapat menahan perasaanku ketika melihat Jung Daehyun ada disini, di tempat Ayahku!!!

Aku menjatuhkan nampan ku dan  terduduk dibawah.

Seluruh orang panik, tetapi aku tidak dapat mendengar apapun.

Semuanya gelap dan hanya Jung Daehyun yang bersinar ditengah kegelapan.

Aku menatapnya tidak percaya.

 

“kau mengenalku?” tanya Jung Daehyun menunduk dan juga heran padaku.

Bibirku sangat kelu untuk menjawab pertanyaannya. Aku merasa jika ada lem di bibirku.

Tak lama, aku merasakan sekelilingku berwarna abu-abu.

Semua orang berteriak. Aku tidak mengerti mengapa mereka semua berteriak.

 

Minha POV end

 

Author POV

 

“YAAAA, LEE MINHA!!” teriak Ibu saat melihat Minha pingsan.

Taehyung mendelik kesal pada Daehyun dan hyung-nya itu tidak mengerti. Dengan cepat, Taehyung membopong tubuh Minha ke kamar nya. Hyung-hyung-nya itu mengikuti karena khawatir.

Dan…..

Taehyung terperangah saat melihat keadaan kamar Minha. Baekhyun menganga. Dan…

Daehyun hampir terjatuh saat melihat keadaan kamar Minha. Dia melihat sekelilingnya penuh dengan foto dirinya itu.

“HAH! Kau kan yang ada disini!!! Di poster semuaaaa ini…” pekik Ibu Minha menunjuk Daehyun saat menyadari jika Minha adalah fans Daehyun.

Taehyung menaruh tubuh Minha ke ranjang tidurnya dan menyelimutinya dengan selimut barbie milik Minha.

 

Daehyun mengerjapkan matanya. tak percaya setelah melihat semua ini. Baekhyun juga menatap hyung-nya itu yang sedang dalam keadaan tidak percaya.

Taehyung membalikkan badannya dan berjalan mengelilingi kamar Minha.

Baekhyun mengikuti adikknya itu, sedangkan Daehyun berpegangan dengan pintu.

Tak lama, Daehyun memberikan tatapan yang sulit mengerti pada Minha yang sedang tertidur karena pingsan itu.

“sebeginikah kau menyukaiku?” batin Daehyun bertanya-tanya.

Daehyun merogoh sakunya dan mengangkat hp.

“halo?”

……..

“apakah itu darurat?”

………

“baiklah, saya akan kesana dalam 15 menit”

 

Daehyun menutup hp-nya dan menatap kedua adiknya itu.

Baekhyun mengangguk. Taehyung pun mengangguk.
“ahjumma, kami…pulang dulu…” ujar Daehyun pelan

“aaaah…..ternyata kau memang tampan. Pantas anakku menyukaimu” kata Ibu sambil mengelus pipinya.

“te…terima kasih….” jawab Daehyun.

“Ahjumma, terima kasih atas ddeokbokkinya” lanjut Baekhyun.

“Ahjumma, ddeokbokkinya enak sekali….nanti aku akan kembali kesini!!!” kata Taehyung. Baekhyun menganggukkan perkataan Taehyung tadi.

Ibu Minha tersenyum.

“Baiklah, ahjumma menunggu. Terutama……kau…” Ibu Minha menunjuk Daehyun

Daehyun tersenyum simpul.

 

“Kami permisi, ahjumma.”

Didalam Mobil

“woah, hyung! Ternyata kau mempunyai fans fanatik ya…Chukkae Chukkae” teriak Baekhyun sambil menyetir.

Daehyun menghela nafas. Dan begitupun Taehyung.

“Ya, kalian kenapa sih???”

 

“Ternyata…Minha menyukai Dae-hyung. Bagaimana nasibku selanjutnya?” batin Taehyung.

“Dia….sangat menyukaiku…..kenapa jantungku berdegup kencang? Padahal baru pertama kali menemukan seperti ini….” Batin Daehyun.

 

“Baekhyun, sebaiknya kita antar Tae ke apertemen. Kita ada rapat penting. Nanti Tae tidak ada kerjaan jika menunggu” Ucap Daehyun layaknya seperti seorang Bos.

“sebegitukah hyung?” balas Taehyung tajam.

“Eissssshh….kalian kenapa sih? sudahlah, Taehyung, benar yang dikatakan Daehyun hyung, lebih baik kau pulang!” Baekhyun menengahi.

“ckk…baiklah!!!”

Daehyun menghela nafas lagi dan menatap jalan yang dilewatinya.

 

Minha’s House

 

“MWOOOOO???????” teriak Minha dan terduduk kembali ke bawah.

Ibu Minha hanya memijitkan keningnya dan Ayah membaca koran.

“EOMMA, benarkah yang eomma katakan????” tanya Minha lagi.

“neeee….Jung Daehyun bersaudara masuk kekamarmu!!!”

Minha tidak tahu harus percaya atau tidak akan tetapi sepertinya dia harus percaya apa yang dikatakan ibunya itu.

“HUWAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” tangis Minha dan menutup wajahnya.

“Ya Ya, kenapaaa???” tanya Ayah Minha.

 

“Appa!!!!! Bagaimana nasibku saat bekerja besok!!! Arrrggghhh” kesalnya dan menutupi wajahnya.

“Kerja saja. Memang kenapa sih?” jawab Ibu.

Minha membuka kedua tangannya dari wajahnya.

“Eomma! Appa!”

“huh?”

“Dia itu……Jung Daehyun….”

“Iya, kami tau, terus?”

“ckkkk…”

“cepatlah beritahu…..”

Minha menghela nafas. “Dia itu….presiden direktur JBK Company pusat alias Bos-ku……………….”

“APAAAAAAAAAA????” teriak Ibu dan Ayah Minha bersamaan.

 

Sementara…di JBK’s meeting room.

 

“Jadi…kita akan mengganti posisi manajer disetiap bagian?” tanya Daehyun sambil menatap kertas yang diberikan padanya.

“ne, sajangnim”

“hummm……” gumam Daehyun sambil memeriksa kertas tentang penggantian posisi manajer dan Baekhyun melihat itu di belakang Daehyun.

“heh….hyung!” bisik Baekhyun pada Daehyun dan menunjuk sebuah nama di kertas itu

Kim Taehyung (posisi: Manajer bagian Administrasi)

Mereka berdua saling menatap. Daehyun berdecak kesal dan menoleh pada Yoon Ahjussi. Yoon Ahjussi mendekati mereka.

Semua petinggi melihat kakak-beradik itu heran.

“Yoon Ahjussi….” kata Daehyun pelan

“ne…..tuan muda…”

“jawab yang jujur…”

“baiklah….tuan muda.”

“apa….Taehyung yang memintamu…” tanya Daehyun sambil menunjukkan nama Taehyung dikertas itu.

Yoon Ahjussi mengangguk.

Baekhyun terkekeh. Daehyun menggelengkan kepalanya.

“dasar..bocah itu…..benar-benar menyukai wanita tadi…tapi… mereka lumayan cocok” ujar Baekhyun.

Daehyun merasa kesal saat Baekhyun mengatakan itu.

“Kenapa aku kesal?” batin Daehyun.

Daehyun tidak menyadari jika ia telah meremas kertas itu sampai hampir robek.

“hyung….kertasnya…”

Daehyun tersadar dan melihat seluruh petinggi heran akan sikapnya itu.

“maa…maaf….silakan lanjutkan”

 

Minha POV

 

Ini hari pertamaku bekerja di JBK Company. Aku sangat excited. Tetapi di sisi lain….

Aku takut aku tidak bisa menahan malu untuk menghadapi dia… Jung daehyun.

Aku menggelengkan kepalaku.

“You can do it, Lee Minha! Fighting!” teriaknya semangat.

 

Aku melangkahkan kakiku masuk ke JBK Company yang menjulang tinggi dan menyentuh matahar itu. Aku menelan air ludahku. Aku melongo seperti bocah yang kesasaran ditengah pasar. Padahal kemarin aku baik-baik saja.

Kenapa aku seperti ini? Apa aku takut bertemu Jung Daehyun?

Aku mengacak-acak rambutku.

“kenapa aku tiba-tiba lupa segalanya!!! Arrggghh” gumamku.

Seseorang merangkul pundakku dan aku terkejut.

“halo, Lee Minha!” senyumnya yang ternyata adalah Taehyung.

Aku menghela nafas dan tersenyum padanya.

Tunggu.

Aku kembali teringat dengan perkataan Eomma.

“neeee….Jung Daehyun bersaudara masuk kekamarmu!!!”

 

Aku langsung mengalihkan pandanganku dari Taehyung dan berjalan menuju Lift.

“ya ya, nona Lee. Kau mau kemana!!”  teriak Taehyung dan mengejarku.

Aku berusaha menghindarinya dan juga saudaranya itu. Aku sangat sangat malu menghadapi mereka.

Aku menekan tombol lift itu berulang kali tetapi tetap saja pintunya tidak terbuka.

“Sial. Ayolah!!!” rengekku/?

Dan Taehyung terlihat ngos-ngosan/?

“Ckckckck. Nona, kau ini atlit lari?”

Aku menghiraukannya dan fokus ke Lift.

“Ya, nona. Apa kau tidak mau menjawab?” tanyanya lagi.

“….”

“Aku ini bos-mu!” katanya tegas.

 

“dia hanya bercanda. Jangan anggap serius, Minha. Manajer mu itu Manajer Gong!” batinku sambil berdoa juga.

Kulirik lift, belum terbuka. Setinggi apakah gedung ini sampai 3 menit belum terbuka?

Tak sengaja, aku melihat dipantulan lift.

Jung Daehyun bersama bodyguard-nya dan juga itu Baekhyun kah namanya? Aku juga lupa.

Oh tidak…tubuhku tiba-tiba membeku tidak bisa bergerak.

 

TING

 

Pintu Lift terbuka, dengan secepat kilat aku memasukki Lift itu dan menekan tombol angka 23 dengan berulang-ulang. Aku tidak mau Jung daehyun melihatku.

“Ck…ayolah!!!!”

Perlahan lift menutup dan tak sengaja mataku dan mata Daehyun saling menatap.

Aku terdiam dan dia menatapku dengan serius.

Pada akhirnya Lift tertutup. Aku kembali terduduk di bawah.

“HAH! Jung Daehyun, kau sialan!!!!!” teriakku sambil mengacak-acak rambutku.

Minha POV end

 

Author POV

 

Daehyun menatap serius ke Minha yang telah berada di Lift.

Taehyung yang menatap mereka berdua itupun langsung mengernyitkan matanya.

“Ya Ya, hyung!”

“kenapa?”

“Kau menyukainya juga?”

“Entahlah”

“HYUNG, dia punyaku!!” rengek Taehyung.

Daehyun menghiraukannya dan masuk ke lift bersama Bodyguardnya itu.

“HAH!!!!” kesal Taehyung.

 

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

“Anyeonghasseo, Lee Minha-imnida! Bangapta”

Semua orang bertepuk tangan.

“nona Lee, kau duduk disebelah Kim Seokjin!” Manager Gong menunjukkan tempat Minha akan bekerja.

Minha mengikuti Manager Gong.

“Terima kasih, Manager….”

Manager Gong mengangguk.

“Hai, aku Kim Seokjin. bisa panggil aku Jin” panggilnya.

“Lee Minha. Panggil aku Minha..senang berkenalan denganmu dan tolong bimbing aku” senyum Minha.

“Aku juga senang! Aku akan mencoba sebaiknya!” balas Jin semangat.
BRAKKKK

Tiba-tiba pintu terbuka lebar. Seseorang sedang mengatur nafasnya di depan pintu.

Semua orang didalam ruangan menatap orang itu.

Dia tersenyum.

“kenalkan semua, aku Kim Taehyung, manager baru kalian.” Ucapnya tegas.

Semua orang menganga terutama para wanita yang terperangah melihat keseksian Taehyung habis berlari-lari dengan keringat yang bercucuran dari wajah tampannya itu.

Minha menutupi wajahnya dengan buku agar tidak dilihat Taehyung.

Taehyung mencari-cari wajah yang ingin dia lihat. Dan menemukannya. Taehyung berjalan santai kearahnya. Semua wanita terpesona melihatnya.

Minha merasakan bulu kuduknya berdiri.

“Sial” umpatnya.

Taehyung menyingkirkan buku dari wajah Minha dan tersenyum.

Minha menelan air ludahnya. Taehyung melambaikan tangannya dengan perasaan bahagia.

“Anyeong, Minha!” teriaknya.

Minha membalasnya dengan senyuman dan langsung bangkit dari tempat duduknya itu.

Taehyung menahannya. “Mau kemana?”

“Ke kamar mandi, manager. Apa boleh?” pinta Minha.

“Perlu aku temani?” tanya Taehyung lembut.

Semua orang terkejut saat Taehyung mengatakan itu pada Minha.

“Tidak perlu, ma-na-ger….” jawab Minha gugup dan langsung melangkahkan kakinya keluar ruangan.

Taehyung memberikan smirknya dan menatap ke semua orang di ruangan ini.

“dia itu calon istriku”

Semuanya menganga mendengar Pernyataan Taehyung itu.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

 

“Eh? Sebentar…kamar mandi dimana??? Huh?” Minha celingak-celinguk ke sekelilingnya. Dia bingung.

Minha terus menelusuri lorong dimana ruangan kerja nya melewati lorong ini.

Dia berjalan pelan. Sesekali menundukkan kepalanya disaat atasannya lewat di depannya.

Minha menggaruk kepalanya walau tidak gatal.

“astaga, gedung ini seperti labirin membuatku tidak tahu jalan keluarnya (*kamar mandi*)” batin Minha sambil menggelengkan kepalanya.

Sudah hampir 10 menit, Minha mengelilingi tetapi tidak dapat menemukan kamar mandi.

Minha menghela nafas.

Dan melihat suatu pintu yang sangat besar.

“Apakah disitu?” gumam Minha dan melangkahkan kakiknya menuju pintu itu.
KREK

 

Minha mengintip ke dalam ruangan itu. Dan dia menganga setelah melihat sekelilingnya.

Tak sadar, ia telah memasuki ruangan itu dan melihat sekelilingnya.

“wah….” kagum Minha saat melihat ruangan penuh dengan warna berdominasi emas, dengan banyak bingkai besar-besar, ac, komputer, meja kantor dengan iMac diatasnya, dan sebuah foto?

Minha mendekati meja itu dan menyipitkan matanya.

Dia terkejut dan berlari menuju ke depan meja untuk melihat sebuah papan nama.

Minha kembali terduduk kebawah.

 

J u n g  D a e h y u n  -excecutive president of JBKC

 

Minha menelan air ludahnya.

“Sial. Aku harus keluar dari sini!”

Ketika Minha ingin melangkahkan kakinya ke pintu, seseorang membuka pintu.

 

Dengan melihat sekelilingnya untuk mencari tempat bersembunyi, Minha berlari menuju meja kantor Daehyun untuk bersembunyi.

“sajangnim, bagaimana dengan rapat nya?” tanya orang yang suaranya tidak dikenal Minha.

Minha hanya diam.

“Yah…lumayan lah…agak membosankan” balas Daehyun sambil melonggarkan dasinya dan membuka jasnya menuju ke meja kantornya. Dan duduk di tempat duduknya. Akan tetapi, Daehyun merasa aneh karena kakinya menyentuh sesuatu dibawah meja kantornya itu.

“Apa sajangnim perlu hiburan?”

“tidak! Aku hanya per….” disaat Daehyun memeriksa ke bawah meja nya itu, dia terkejut.

Minha mengisyaratkan agar Daehyun tidak memberi tahu jika dia ada disini.

Daehyun mengangguk.

“Jin, aku perlu istirahat. Bisakah kau keluar?” pinta Daehyun.

“baiklah sajangnim” Jin meninggalkan Daehyun.

 

Daehyun menghela nafas.

“Ya, keluar…” perintah Daehyun.

Minha merangkak dari bawah meja dan berdiri tegak. Dia membungkukkan badannya dan langsung menuju pintu.

“apakah saya menyuruh anda keluar?” tanya Daehyun tegas dan formal.

Minha menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya. Akan tetapi, dia menundukkan kepalanya.

“Lee Minha? Tatap saya.” Perintah Daehyun.

“maaf, sajangnim, saya sakit mata.” Jawab Minha bohong.

“kalau begitu, saya akan menelpon dokter pribadi saya agar anda dapat menatap saya”

“AHHH….”

Dan pada akhirnya mereka saling menatap.

Minha tidak bisa berlama-lama menatap Daehyun karena jika begitu ia akan meleleh seperti halnya es batu didekatkan dengan api.

“Maaf sajangnim, saya harus kembali”

“Anda menyukai saya.” Kata Daehyun santai.
DEG

 

Jantung Minha secara tiba-tiba saat Daehyun mengatakan itu.

Kerongkongan Minha tercekat.

Bibirnya kelu.

Dan juga tubuhnya membeku.

 

Daehyun mengulum senyumnya dan bangkit dari tempat duduknya untuk mendekati Minha.

 

“tatap aku, nona Lee” perintahnya dengan tidak formal lagi.

“Aku tidak bisa menatapmu, Jung Daehyun!!!!” batin Minha berteriak dan berguling-guling di lantai

Daehyun menangkup pipi Minha dan membuat Minha menatap Daehyun sepenuhnya.

Minha menelan air ludahnya perlahan.

“Sial.kenapa dia tampan sekali!!!” batin Minha lagi.

 

“nona Lee…”

“i…i…iya…sajangnim….” balas Minha gugup.

“aku bingung tapi…”

Minha menatapnya penuh pertanyaan dan sekaligus gugup.

“bagaimana….kalau…kau menjadi pacar rahasiaku?” tawar Daehyun.

“HAHHHHHHHHHHHHHHHHHHH?” teriak Minha.

“ssssttt…diam nona Lee…jadi bagaimana?” Daehyun membisikkan di telinga Minha, dan menciumi telinga Minha.

Wajah Minha memerah saat Daehyun menciumi telinganya.

“aku anggap kau menerimanya, nona Lee. Sekarang, aku bisa berbuat apapun”

“maksudnya…”

“maksudnya ini nona Lee…”

 

 

Daehyun mengecup bibir merah muda Minha itu.

Minha membeku.

Daehyun tertawa melihat ekspresi Minha yang menurutnya itu sangat lucu. Dia mencubit pipi Minha.

Minha menatap Daehyun dengan tidak percaya. Dia masih tidak percaya, jika Daehyun menganggapnya pacar yah walaupun pacar rahasia.

“Sudah kuduga…” ujar seseorang yang sedari tadi mengintip dari pintu.

Minha menoleh dan Daehyun berdecak kesal. Wajah Minha memerah dan dia menangkup wajahnya dengan kedua tangannya.

“Ya, baekhyun. Kalau mau masuk, lebih baik ketuk dulu! Dasar.” Keluh Daehyun.

“dan juga kau bersyukurkan hyung, untung bukan Taehyung yang ada disini…ck” Baekhyun menggelengkan kepalanya.

“HAH! Baiklah. Tolong rahasiakan dari Taehyung” pinta Daehyun.

“oke, tapi ada syarat, hyung!”

“apa syaratnya?” tanya Daehyun

“mobil sport baru, ferrari.” jawab Baekhyun sambil mengedipkan matanya.

“MWO? Ya, bulan lalu kau baru mendapatkan lamborghini, dan sekaraang? Kau meminta ferrari???” pekik Daehyun

Minha terperangah saat mendengar percakapan Daehyun dan Baekhyun mengenai mobil-mobilan yang harganya hampir mencapai langit/?

“tidak dibelikan juga tidak apa-apa kok, tapi sekarang aku akan ketempat Taehyung dan….”

“STOP!!!!” teriak Daehyun.

Baekhyun terkekeh dan merasa sekarang hyung-nya itu lemah karena rahasianya itu.

“dalam waktu seminggu, kau akan mendapatkannya” balas Daehyun.

“baiklah…terima kasih hyung!!! Dan juga….” Baekhyun melirik Minha yang sedari tadi bengong.

“Noona…” panggilnya.

“huh?”

“Aku duluan…” Baekhyun melambaikan tangannya dan pergi keluar.
Minha masih terdiam ditempat, dan ya kebiasaan dia, terduduk dilantai.

Daehyun menoleh.

“Ya! Kau kenapa, huh?” tanya Daehyun lembut.

“Apa aku bermimpi…” gumam Minha

“huh?”

“HaHaHA, iya benar, aku pasti bermimpi….” gumam Minha lagi.

Daehyun mencubit pipi Minha.

“AW” rintih Minha

“bagaimana? Kau masih merasa bermimpi?”

“…..”

“Kau masih merasa kalau sedang bermimpi?”

Minha kembali tidak percaya jika ia tidak bermimpi.

Daehyun membantu Minha berdiri dengan memegang pinggangnya.

 

BRAKKK

 

“hah..hah..” nafas Taehyung masih tidak stabil dan menatap tajam hyung-nya itu.

Daehyun kaget begitupun Minha.

Taehyung berjalan menuju mereka dan menghentakkan kakinya.

Taehyung langsung merebut Minha dari pegangan Daehyun

 

“Dia calon istriku hyung, jangan mencoba merebutnya” kata Taehyung dengan tegas dan yakin

 

“APA?” teriak Daehyun dan Minha bersamaan.

 

 

 

TBC

 

 

 

 

HI!!! Zelonim back dengan part2. Part2nya udah muncul aja ya, pasti kalian bertanya2 kenapa cepat banget? Hahah itu rahasia gue dong lol ignore aja omongan gue…. Gmn yeorobun? Bagus kah ceritanya? Atau agak gaje? Kalau gitu ya gue minta maaf deh ya hahahaha. Btw btw kalian lebih mendukung Minha-Daehyun atau Minha-Taehyung nih? Soalnya gue juga bingung mau bikin Minha berakhir happy ending atau sad ending. Tapi spertinya sih gue bakal bikin happy ending tapi kemungkinan Minha sama Daehyun {ini masih kemungkinan ya} tapi lagi….lihatlah gmn ide gue mengalir, kalau udah ngalir ya langsung gue tuangkan ke part berikutnya….hahah gaje kan gue? yodahlah gausah urusin gue, urusin aja ceritanya:p wkwkwkwk. Okelah okelah, gue butuh komen kalian, jangan lupa komen yaw! Kiss for you all!  Sampai berjumpa di part selanjutnya!!!!JJ

About fanfictionside

just me

17 thoughts on “FF/ THE BELLE OF MY HEART/ BAP-BTS-EXO/ pt. 2

  1. Minha daehyun pastinya…
    Tpi alur ny agak kcepetan deh,, msa daehyun lgsg nmbk gtu aj, dn ternyata??? Daehyun mesum!!
    Tp ttp keren thor.
    next next…

  2. Heeeh:/ eh Taehyung lu jangan ngaku-ngaku Minha tu calon istri lo,gua setuju tu Minha ama Daehyun,next chap fighting😀 ditunggu..

  3. Daehyun mesum !!! Tae hyung Pengakuan !! Baekhyun Pemerasan😄 gak sabar sama next chapter nya author-nim . Jangan lama2 ne ^^

  4. Taeeeeee;-; kan yang calon istri lo itu gueeee;–; biarkan minha sama daehyun taeee…. /apalah ini/
    terus baekhyun gimana thor? dia jomblo?.-.
    lanjutin thor secepatnya kalo bisa kkk… dan saya bakal seneng banget kalo ternyata akhirnya minha sama baekhyun wwkwkwk… alur berada ditanganmu thor. Teruskaaaan~~~

  5. Nyihihihi
    Good story, thor,,
    Sedikit saran dari gue ye, thor,,
    Klo mnurut gw alurnya kayaknya agak kecepetan,,
    Tapi ceritanya bagus kok,, next part jangan lama lama ye thoooorrrrr,,,

  6. 😄 kocak”….
    thor alur nya agak kecepatan kya nya msa daehyun langsung nembak minha *0* aku jga pengen jdi minha klo gtu😄 *apa ini abaikan* *di jitak suami taehyung*
    Sii baekhyun mah pemerasan bnget sma hyung nya -_-
    thor” next chapter ppali juseyo🙂

  7. keren banget thooooorrrr (y) lanjutin deh ffnya cepetan ya. kenapa taehyungnya gak diganti sama jungkook aja? kkkk biar castnya bias gue semua hahahaha.

  8. AAA THOR SUKA BANGEEET
    KEREN ADUH ENAKNYA JADI MINHA :”’
    UPDATE SEMAKIN CEPET MAKIN BAGUS THOR FIGHTING
    MAAF YA CAPS SEMUA AKU EXCITED BANGET YAAMPUN MELTING BACANYAAAA ><

  9. aaa~~~~ DAEBAKKKK *gak bsa ngmong apa2* ska bnget ama eyeliner family, #3twins xD
    .
    Next ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s