FF/ CAMERA BOY/ BTS-BANGTAN/ pt. 2


Cast : Min Yoongi, Han Yuna, Ahn Lena, BTS members

BjQQA8NCYAAP8vN.jpg large(1)

 

Part 2 – Yoongi POV

 

Aku berjalan menuju ke kampus dengan suasana hati yang tidak sebaik biasanya.Camera masih mengalung seperti biasanya dileherku. Aku berjalan menyusuri halaman depan kampus, ketika aku melihat sosok yang biasa aku foto berjalan bersama dengan sahabatnya.

Yuna dan Lena.

Hari ini seperti biasa, Yuna datang dengan pakaian yang feminim, tapi hari ini dia lebih feminim daripada biasanya. Dia memakai atasan polos yang berwarna pink lembut dengan rok panjang bermotif bunga yang terlihat begitu manis. Rambutnya tetap dikuncir kuda seperti biasanya. Manis.

Dan seperti biasanya, tanganku langsung meraih camera yang terkalung dileher, hendak memfotonya.Tapi belum sempat aku memfotonya, ada tepukan dipundak yang mengagetkanku.

“Hyung!!”, tepuk sebuah suara yang sangat aku kenal.

Aku hanya memandang Jimin yang datang begitu saja. Aku lalu mau mengarahkan lensa cameraku lagi, siap-siap memfoto, tapi..

“Ciee..hyung mau foto Lena nuna lagi ya??”, candanya.

Aku tidak peduli, aku kemudian mengklik kameraku tapi tepukan di pundak yang satunya membuat jepretanku bergetar.

“Akh..”, aku langsung memandang kearah cameraku. “Ah, shit, Namjoon! Kau membuat gambarnya goyang”, kataku, kesal.

“Aiguuu, kau memotret Lena nuna lagi?Sini biar aku panggilkan dia”, kata Namjoon.Dia kemudian langsung melambai-lambai dan memanggil Lena, membuat Lena dan Yuna memandang kearah kami dan segera berjalan kearah kami.

Jujur saja, mataku tidak lepas memandang Yuna. Dia manis sekali hari ini. Ah..ketika semakin dekat, dia terlihat memakai lipstick tipis. Tidak biasanya dia memakai lipstick tipis seperti itu.

“Hai~ pagi semua”, sapa Lena, ceria.

“Nuna, lihat, Yoongi hyung memotretmu lagi, ckckck”, kata Namjoon.

Lena hanya tertawa kecil.Aku memperhatikan Yuna, mata kami bertemu. Aku tersenyum padanya, tapi dia kemudian membuang muka kearah lain. Aku kaget, biasanya dia akan tersenyum balik kepadaku.

“Memang Yoongi itu salah jurusan, harusnya dia masuk jurusan seni”, kata Lena.

“Eyy nuna, kalau dia masuk jurusan seni, dia tidak akan mengenalmu, hihihi”, kata Jimin.

“Eyy..tidak mengenalku juga tidak apa-apa, dasar kalian ini”, kata Lena. “Iya, kan, Yoongi??”, tanyanya padaku.

“Eh?? Aahh..bagaimana aku tidak akan mengenalmu?? Walau bagaimanapun kita akan berteman kan??”, kataku.

Aku memperhatikan Yuna, dia hanya diam saja, dia kelihatan cemberut.

“Yuna, kenapa kau diam saja?”, tanyaku.

Dia memandangku, lalu tersenyum sekenanya, “Aniya, aku hanya agak capek…”

“Apa kau tidak bisa tidur semalam, nuna??”, tanya Jimin dengan nada bercandanya yang khas itu.

“He?Aku tidur nyenyak kok”, jawabnya.

Jimin tertawa kecil, “Ih~ kau ini menutupi kenyataan saja hihhi”, katanya.

Yuna terlihat bingung, aku lalu menyahut, “Memangnya ada apa??”, tanyaku.

“Nah, nah, kalian belum mengecek facebook lagi pagi ini??”, tanya Namjoon.

“He?” aku bingung.

“Ah..notifikasi facebook dari foto semalam ya.. aku sudah melihatnya”, sahut Lena.

“Memangnya apa? Aku bangun telat tadi…”, kataku.

Tiba-tiba aku melihat sesosok cowok tinggi, tampan dengan penampilan santai plus jaket dengan snapback keren berjalan kearah kami.

“Hey~”, sapanya, dengan senyum cerahnya.

Dan aku melihat Yuna tersenyum. Ugh..aku mendadak merasa kesal. Yuna bahkan memandangnya. Mau apa cowok ini datang kemari??!

“Boleh aku bicara dengan Yuna nuna sebentar??”, tanyanya.

Dia mau bicara apa?! Ugh, aku merasa kesal.

“Tentu, tentu, silahkan~ silahkan~”, kata Namjoon.

“Memangnya siapa yang memberi ijin??”, sahutku, dengan nada kesal.

Semua orang memandangku, aku jadi salah tingkah sendiri.

“Kau kenapa, hyung?”, tanya Jimin.

“Ah, aniya..” gumamku.

Hoseok lalu tersenyum, “Yuna Nuna, kau belum melihat facebook lagi hari ini?”, tanyanya.

Yuna hanya menggeleng, dan Hoseok tersenyum lagi. Geez!! Sampai kapan orang ini akan tebar pesona seperti itu! Mengesalkan! Tapi ngomong-ngomong, ada apa dengan notifikasi foto semalam, ya?

“Kalau begitu bisa kita bicara sebentar? Aku ingin ngobrol denganmu, semalam aku menanyakan itu, jadi..kau ada waktu hari ini? Hanya sebentar kok”, kata Hoseok.

Aku tidak henti memperhatikan dia, cara dia melihati Yuna sambil tersenyum seperti itu. Geez.Seperti serigala berbulu domba. Ugh!

Yuna akhirnya menyahut, “Hmm.. boleh. Sekarang saja bagaimana??”, tanyanya.

“Oke, ayoo..”, katanya, sambil mengulurkan tangan.

Eyy!! Cowok ini! Apa maunya…

Tiba-tiba Yuna menggapai tangan itu dan mereka pergi bersama sambil bergandengan tangan! Yaaakk!! Awas kau..ugghh.

“Sepertinya..akan ada pasangan baru dikampus, hihihi”, kata Jimin.

“Taruhan, kalau mereka jadi, kau belikanku pizza!”, timpal Namjoon.

“Call!”, sahut Jimin.

“Kalian..memangnya ini ajang taruhan?!”, sahut Lena.

Aku kemudian memandang Lena, dia lalu pergi begitu saja dari kami, membuat kami bingung.Tiba-tiba pundakku diraih oleh Namjoon.

“Hyung, sepertinya kau harus menyatakan cinta juga kepada Lena nuna.Kau lihat, Hoseok saja berani langsung bicara pada Yuna nuna”, kata Namjoon.

“Maksudmu???!! Menyatakan cinta???”, aku kaget.

Namjoon dan Jimin mengangguk, “Cek saja notifikasi facebookmu hyung.Kami pergi dulu yah, ada kelas pagi. Bye hyung”, kata Jimin.

Mereka berlalu dari sana, meninggalkanku sendirian yang berdiri disana dengan shock. Cowok itu..mau menyatakan cinta pada Yuna-ku??! Ah, shit, memalukan sekali aku memanggilnya Yuna-ku, padahal…

Ah, aku malas masuk kelas. Lebih baik mengecek notifikasi facebook semalam.

———————–

Aku duduk dibelakang gedung, duduk bersandar ditembok dan langsung mengeluarkan handphoneku.Benar saja, ada banyak notifikasi.

Ah..semalam aku hanya menulis tanda titik-titik itu karena kesal. Aku baca dari sana saja.

//Choco Jimin : Yoongi hyung kenapa deh…//

//Jung Hobie : wah.. fotoku kelihatan bagus sekali~ terimakasih Yuna nuna//

//Yuna : Nee, itu aku tidak sengaja memfotonya tadi, dan hasilnya ternyata bagus//

//Jung Hobie : Apa kau punya foto lain, nuna? Wah, kau berbakat fotografi juga//

//Yuna : Aniya, aku hanya ingin memfoto saja..//

//Jung Hobie : aiguu, kalau hanya ingin memfoto kenapa bisa begini bagus??//

//Choco Jimin : Itu karena dia memfotomu, hyung, hihi~//

//Jung Hobie : oya?? Hahahaa aku jadi terkesan 8D//

Shit. Cowok sialan ini.Aku lalu menscrol lagi kebawah.

//Namjoon Kece : sepertinya semua orang sudah tidur yah? Yoongi hyung kemana deh//

//Pink Jin : Aku belom tidur//

//Namjoon Kece : Aku tidak tanya kau, hyung -_-. Ah, jangan-jangan Lena nuna dan Yoongi hyung buka chat room neh berdua…eaahh~//

//Jung Hobie : wah chat room.. tapi chat room Yuna nuna sepertinya tidak nyala//

//Yuna : ah, aku tidak suka menyalakan chat room. Memang kenapa??//

//Choco Jimin : Eaahh~ Hoseok hyung ingin bicara denganmu berdua saja, eeaa~//

//Yuna : Eh.. bicara disini saja..//

//Jung Hobie : Kalau bicara disini, akan diganggu terus oleh Jimin//

//Choco Jimin : *Bbuing2* aku kan tidak mengganggu~//

//Namjoon Kece : Cepat tidur sana kau anak kecil//

//Choco Jimin : -_- mengesalkan~ eh.. kemana tadi Yuna nuna dan Hoseok hyung?//

//Namjoon Kece : mungkin di chat room??//

//Choco Jimin : yah..kalau begitu kita tidur saja hyung//

//Namjoon Kece : Ayolah.. kita saling berpelukan, jimin, huhuhu//

//Yuna : Kalian -_- apa yang kalian lakukan ditempat umum??//

//Choco Jimin : Kalau kau, apa yang kau lakukan di chat room dengan Hoseok hyung, nuna???hihihi//

//Jung Hobie : bukan urusanmu, :p//

//Choco Jimin : o.o kalian bermesraan di chat room???//

//Yuna : Jimin,… -_-//

//Namjoon Kece : sudah diam, jimin. Ayo tidur. Bye~//

//Jung Hobie : Kalian semua sudah mau tidur? Yah…//

//Choco Jimin : Kau kan sudah dichat room dengan Yuna nuna//

//Jung Hobie : Yuna nuna entah kemana sekarang…//

//Choco Jimin : Woah.. berarti memang tadi ngobrol berdua saja yah..eaahh eaahh//

//Yuna : Aku tidur yah, sudah malam, capek eh. Met bobo semuanya//

//Jung Hobie : eh.. Yuna nuna..aku mau bicara sesuatu denganmu…//

//Choco Jimin : sepertinya dia sudah tidur hyung…//

10 menit kemudian.

//Choco Jimin : sepertinya dia sudah tidur, hyung…//

//Jung Hobie : Kalau begitu… baiklah, besok saja//

//Choco Jimin : selamat tidur//

//Pink Jin : Selamat tidur~//

//Choco Jimin : Astaga Jin hyung, kau masih ada saja?? Geez -_-//

Dan mereka tidak menulis lagi sampai pagi.Aku menghela nafas. Shit. Sejak kapan mereka dekat? Aah… pasti karena acara ini juga.

Acara pergelaran seni kemarin adalah ide Yuna nuna.Dia ingin membuat acara yang berbeda dari biasanya, dan hanya acara bersenang-senang karena memasuki semester baru.Tentu semua orang menyambut dengan gembira.Kemudian dia mulai merancang acara tersebut.

Hoseok adalah ketua club dance di kampus, dia pasti orang yang dihubungi oleh Yuna nuna.Dan tentu saja mereka jadi dekat karena mempersiapkan semuanya bersama-sama.

Jadi..apa benar Hoseok ingin mengatakan sesuatu yang penting itu adalah.. dia ingin menyatakan cinta pada Yuna?? Ah, damn, shit! Cih.Aku membuang nafas dengan kesal.Aku memandang ketaman di depanku. Apalagi hari ini Yuna berdandan manis sekali seperti itu..

Rasa kesal menguasaiku,

“Yoongi”, panggil sebuah suara.

Aku melihat kearah suara, “Lena..ada apa? Kau tidak masuk kelas??”, tanyaku.

Dia hanya menggeleng, “Boleh aku duduk disebelahmu?”, tanyanya. Wajahnya kelihatan cemberut.

Aku hanya mengangguk. Dia lalu berkata lagi, “Boleh pinjam cameramu?”, tanyanya.

Aku hanya memberikan cameraku kepadanya, sedang aku sendiri hanya bersandar menikmati suasana yang tenang tapi pikiranku sangat kacau. Yuna, Yuna, Yuna, apa yang kau lakukan disana?? Membayangkan mereka bergandengan saja membuatku kesal sekali.

“Kau masih mempassword foto-foto Yuna??”, tanya Lena.

“Hmm”, jawabku, malas.

Dia lalu mendesah kesal, “Ini semua karena salahmu”, katanya.

Aku memandangnya, “Mwo? Aku salah apa??”, tanyaku.

“Karena kau! Semua karena kau yang tidak tegas pada semua orang, jadinya seperti ini!”, kata Lena, dengan nada marah.

Aku lalu duduk tegak dan memandangnya serius, “Ya! Kenapa kau tiba-tiba datang dan marah-marah padaku??”, tanyaku, kesal.

“Kalau kau tegas memberitahukan kalau kita tidak ada hubungan apa-apa, ini semua tidak akan terjadi! Kau pasti sudah memiliki Yuna dan aku..”, dia tiba-tiba terdiam.

Aku memandangnya, “Dan kauapa?? Apa Lena??”, tanyaku.

Dia lalu membuang muka, “Sudahlah..tidak ada gunanya juga. Mereka sekarang sedang bersama, aku tidak tahu apa yang mereka lakukan”, katanya, sambil terduduk lemas.

Aku mencoba berpikir, dan..“Tunggu dulu! Apa kau menyukai Hoseok??”, aku sampai kaget sendiri.

Lena memandangku dengan cemberut, “Yoongi yang lamban!! Mengesalkan!! Kau teman yang sungguh lamban, lamban, lamban!”, teriak Lena.

Dia lalu berdiri, hendak pergi dari sini.Aku kemudian langsung berdiri dan menghentikannya dengan meraih tangannya.

“Kau..sungguh-sungguh menyukai.. Hoseok??”, tanyaku, kaget.

“Ugh! Min Yoongi!! Kau menyukai Yuna, kan? Kenapa kau tidak pernah bilang padanya????Aarrghh , kau menyebalkan! Sekarang kalau dia ..dia..bersama Hoseok..aku..aku harus bagaimana????”, suara Lena bergetar.

Aku mendesah pelan, “Aku..aku harus menunggu waktu yang tepat…”.

“Sebenarnya apalagi sieh yang kau tunggu?? Dekati dia bisa kan?? Apa kerjaanmu hanya akan mengambil fotonya dari jauh?? huhuhu”, Lena mengeluarkan semua unek-uneknya.

Aku hanya terdiam.

“Bagaimana kalau sekarang dia bersama Hoseok..dan mereka..mereka.. lalu, lalu aku bagaimana??? Hiks..aku tidak mungkin meninggalkan Yuna, dan juga, aku tidak mungkin.. melihat mereka bersama..hiks”, Lena menitikkan airmata.

Hah…sekarang malah aku bikin anak orang menangis seperti ini.

“Maafkan aku… aku hanya takut dia tidak menyukaiku…”

“Dia menyukaimu”, kata Lena.

“He?”, rasanya jantungku berhenti sejenak. Kemudian telingaku memastikan apa yang kudengar tidak salah.

“Dia menyukaimu, Yoongi.Dia selalu menyukaimu, dia cemburu kalau orang-orang mengatakan hal tentang kita. Apa kau tidak sadar??”, kata Lena, yang menghapus sendiri airmatanya.

Aku masih terpaku.Benarkah Yuna menyukaiku??

“Kau yakin??”

“Kau memang lamban. Dia benar-benar menyukaimu! Sekarang..sekarang demi persahabatan kita, kumohon, datangi Yuna sekarang juga, dan katakan kalau kau menyukainya!”, kata Lena.

“Ta..tapi..”

“Min Yoongi!! Demi Tuhan, apa kau akan membiarkan orang yang kau sukai sekian lama jadi milik orang lain hanya karena kau keduluan menyatakan cinta???”, Lena seperti frustasi.

“Kau..mengatakan ini agar aku memisahkan mereka kan? Kau ingin bersama Hoseok kan??”, tanyaku, penuh selidik.

Lena sepertinya kesal sekali padaku, “Aku sendiri yang akan bilang pada Hoseok kalau aku menyukainya, kau urus saja Yuna. Kalau tidak, kau akan menyesal!”, kata Lena, yang langsung pergi dari sana.

Aku melongo memandang Lena.dia mau pergi kemana?? Dalam keadaan emosi begitu. Geez, jangan bilang dia akan pergi ketempat Hoseok dan Yuna! Aku langsung mengikuti Lena pergi.

————————

Benar dugaanku.Lena menghampiri Hoseok dan Yuna yang sedang duduk bersama. Entah apa yang Lena bilang, sepertinya mereka berdua kaget, lalu Hoseok mengajak Lena pergi dari sana, meninggalkan Yuna seorang diri.

Aku memandangnya dari jauh. Dia diam, diam saja disana, seolah dia patung yang indah dibawah taman sakura. Aku kemudian mengangkat cameraku, dan ketika aku sudah mengarahkan lensa kearahnya, dan akan mengklik tombol tekannya…

Yuna mengalihkan pandangan kearahku, dengan wajah kagetnya, dan aku yang kaget tiba-tiba mengklik tombol itu.

Klik~

Rasanya waktu masih berhenti ketika aku kemudian menurunkan cameraku.Dia memandang kearahku.Aku melihat ke cameraku segera.Foto dia memandang kearahku, tidak bergetar, tidak tertutupi oleh orang lain. Hanya foto Yuna seorang.Manis.Aku tersenyum, mungkin memang benar apa yang dikatakan Lena, tidak ada salahnya mencoba mengatakan apa yang aku rasakan.

Aku kemudian berjalan kearahnya, mendatanginya dan menyapanya.

“Yuna..”

Tiba-tiba dia berdiri, aku kaget dan hanya menatapnya.Dia menatapku dalam.Entah kenapa aku tidak bisa mengatakan apapun. Aku belum pernah ada dalam suasana seperti ini dengannya, apalagi hanya berdua…

“Aku menyukaimu, Yoongi”, katanya, pelan.

Waktu serasa berhenti.Aku sampai membelalak kaget memandangnya.Apa yang aku dengar ini tidak salah?? Dia..dia..

“Ma..maafkan aku, aku..aku mengatakan hal ini, tapi..”

Aku tidak peduli dia bilang apa, rasanya aku bahagia sekali. Aku langsung meraih tangannya dan memeluknya erat. Memeluknya erat kedalam pelukanku.

—- tbc —-

About fanfictionside

just me

17 thoughts on “FF/ CAMERA BOY/ BTS-BANGTAN/ pt. 2

  1. Menurutku..menurutku ya..
    Hoseok ngajak Yuna bicara buat minta ngedeketin dia sama Lena..
    Tapi itu menurutku ><
    yah Yoongi payah, keduluan Yuna yg mengaku cinta -_-

    percakapannya di fb kocak eh, apalagi yg di pt 1 kemaren😄

    NB : btw, AKU RAPOPO liat Hoseok sama Lena, AKU RAPOPO T-T *cangkul Hoseok*

    • hehhee makasih yah xD yaahh kita liat saja lanjutannya kekeke

      duh dicangkul kasian donk hoseoknya xD kekeke

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s