FF/ KISS ADDICT/ BTS-bangtan/pt.9


Tittle                : Kiss Addict [Chapter 9]

Author             : Honeyaa

Casts               : Lee Yoonrae, Min Yoongi, Kim Taehyung, Min Yeonmi, and others

Leght               : Multichapter

Genre              : Romance

Rating             : PG 17

 

 

tumblr_mpizmukije1s70o1po1_1280

 

***

 

 

 

Yoonrae tak bisa bernafas dengan benar. Tenggorokannya seperti tercekat sesuatu yang mungkin dia sendiri tak tau apa itu. Wajahnya memucat, seperti kedinginan.

 

Padahal malam ini hujan sama sekali tak turun, apalagi salju. Ini kan musim panas. Itu sangat tidak mungkin.

 

Namun tubuhnya serasa membeku, tak dapat digerakkan sama sekali. Tangannya masih memegang sendok yang baru saja ia gunakan untuk menyuapkan makanan ke dalam mulutnya.

 

Matanya menatap lurus pada Yoongi. Sorot ketakutan dan kegelisahan terlihat jelas. Jeda dua puluh detik sebelum ia berani mengeluarkan kata-kata dari mulutnya.

 

“Taehyung?”

 

Yoongi mengangguk, tak ada keraguan sama sekali. Tatapan Yoongi yang tajam sepertin ingin menelanjanginya, mencoba mencari tau apa yang sebenarnya disembunyikan Yoonrae dari dirinya.

 

Yoonrae bertambah gugup. Dengan tangan bergetar ia meletakkan kembali sendoknyaㅡtepat diatas piring dengan menelungkup. Ragu-ragu ia balik menatap Yoongi, berharap jika keputusannya ini tepat.

 

Namun salah. Ia malah semakin gugup. Tangannya meremas rok yang dipakainya, berusaha meredam kegugupannya.

 

“Ke..ke..kenapa sunbae bertanya seperti itu?”

 

Bibirnya kembali menutup. Ada getaran yang terlihat semu disana. Menandakan jika ia benar-benar berada dalam kegugupan serta ketakutan yang sudah ia tau apa.

 

Mata mereka masih saling memandang satu sama lain. Tatapan ingin tau dan menutupi sesuatu. Ada jeda sekian detik sebelum Yoongi berbicara.

 

“Seseorang mengatakan padaku kalau dia melihatmu sedang…”

 

Mati kau Yoonrae.

 

Jantungnya berdebar semakin kencang sekarang. Ia berharap semoga saja apa yang akan dikatakan Yoongi bukanlah seperti yang ada dipikirannya.

 

“…berciuman dengan Taehyung?”

 

Badannya menegang. Nyawanya serasa melayang keluar dari tubuhnya. Mereka sama-sama terdiam. Tentunya dengan raut wajah yang sama sekali berbeda.

 

Yoonrae tertawa hambar. Kentara sekali sangat dipaksakan. Sekarang, hanya itu yang bisa ia lakukan untuk menutupi semuanya. Berdoa saja supaya Yoongi tak menyadari ada yang aneh dari dirinya.

 

“Haha.. Itu tidak mungkin, sunbae. Memang dimana orang itu melihatku bersama Taehyung?”

 

Kalimat itu meluncur begitu saja. Otaknya sedang kalut, mana mungkin ia bisa berpikir jernih dalam suasana seperti ini.

 

“Di taman belakang sekolah, saat istirahat baru saja selesai.”

 

Yoonrae mencoba mengingat-ingat. Separuh perkataan Yoongi memang ada benarnya, namun tentang ciuman itu tentu saja tidak.

 

Berciuman? Taehyung kan hanya mendekatkan wajahnya, lalu

 

Sekarang Yoonrae mengerti, orang itu tentu saja hanya melihat dari satu sisi. Memang posisi seperti itu bisa saja menimbulkan kesalahpahaman.

 

“Tidak! Aku tidak berciuman dengan Taehyung! Itu tidak benar! Aku hanya menemuinya tapi tidakㅡ”

 

“Kau menemui Taehyung?”

 

Mulut sialan.

 

Oh, sekarang Yoonrae ingin sekali memukuli dirinya. Bisa-bisanya ia berkata seperti itu.

 

“Tidak! Bukan seperti itu! Hanya…yaㅡberpapasan! Berpapasan! Seperti itu!”

 

Yoongi menatap penuh selidik. Ia tau ada yang tidak beres. Seperti Yoonrae sedang menyembunyikan sesuatu darinya. Yoonrae hanya tersenyumㅡtepatnya dipaksakan. Siapa tau saja, senyumannya yang manis itu dapat meluluhkan hati Yoongi.

 

Ia tak ingin Yoongi tau bahwa kehidupannya sekarang ini diusik oleh Taehyung. Apalagi alasannya untuk mendapatkan Yoongi. Yoonrae sama sekali tak ingin Yoongi terlibat dalam masalah ini. Cukup ia berjuang sendiri hingga akhir.

 

“Pasti orang itu salah liat, sunbae.”

 

Yoongi menghembuskan nafasnya kasar. Untuk sekarang ia mencoba untuk mempercai Yoonrae. Namun tidak begitu saja, ia juga akan mencoba mencari tau apa yang sebenarnya Yoonrae sembunyikan darinya.

 

“Baiklah, untuk kali ini aku akan percaya.”

 

Yoonrae berkali-kali mengucapkan terima kasih pada Tuhan dalam hatinya. Tiba-tiba rasa ingin tau tentang siapa orang yang dibicarakan Yoongi keluar begitu saja.

 

Ah memang, Yoonrae juga manusia biasa yang selalu penasaran akan sesuatu. Informasi ini bisa ia gunakan untuk membungkam siapa sebenarnya yang membocorkan rahasianya pada Yoongi.

 

“Memang siapa orang yang berbicara seperti itu padamu, sunbae?”

 

Yoongi menyeringai. Pikiran nakalnya untuk menjahili Yoonrae tiba-tiba saja keluar.

 

“Kau ingin tau, huh?”

 

Ia melihat Yoonrae yang sekarang terlihat bimbang. Ragu-ragu untuk menjawabnya.

 

“Errr…yaㅡjika sunbae mengijinkan.”

 

Seringaiannya semakin lebar.

 

“Cium aku tanpa henti selama sepuluh menit dan aku akan memberitaumu. Bagaimana?”

 

Yoonrae menahan nafasnya. Disaat seperti ini bisa-bisanya Yoongi berpikiran seperti itu. Ia kan bukan sesuatu yang bisa ia ciumi setiap hari.

 

“Mesum!”

 

“Hei, ini penawaran yang sangat bagus Yoonrae. Bukankah tak ada yang dirugikan? Yah, kalau kau menikmatinya sih.”

 

Yoongi mengerling nakal. Dilihatnya pipi Yoonrae yang merona. Di matanya, Yoonrae sekarang terlihat seperti kelinci manis yang siap terkam. Untung saja, ia masih bisa mengontrol dirinya.

 

“Tidak! Tidak akan pernah! Lagipula, aku juga sudah tak penasaran lagi,” katanya sambil mengalihkan tatapannya ke arah lain yang secara langsung membuat Yoongi terkekeh geli melihat sikapnya.

 

Percakapan mereka berhenti sampai disitu. Yoongi mengajak Yoonrae untuk keluar setelah membayar makanannya dan segera melanjutkan kencan mereka.

 

Mereka hanya berkeliling kota, menikmati indahnya malam, dan sesekali berhenti di tempat yang Yoonrae ingin datangi.

 

Malam semakin pekat. Namun bintang-bintang masih berkerlip bergantian menemani sang bulan yang masih bercahaya.

 

Yoongi memberhentikan motornya di sebuah taman bermain kecil yang terletak tak jauh di samping sebuah sekolah dasar yang mereka berdua pun tak tau namanya.

 

Walaupun kecil taman itu terlihat bersih dan rapi. Tak ada pagar, hanya ada tanaman yang tumbuh subur mengelilingi taman itu. Sangat kentara jika taman ini diperuntukkan untuk siapa saja yang ingin datang.

 

“Tunggu disini. Aku akan membeli minuman sebentar.”

 

Yoongi segera melangkahkan kakinya ke seberang jalan untuk membeli minuman di sebuah minimarket.

 

Yoonrae melihat ada dua ayunan kecil disana. Sudah lama sekali sejak terakhir kali ia bermain ayunan. Mungkin saat sekolah dasar?

 

Ia segera duduk di salah satunya. Kakinya menyentuh tanah, tak menggantung. Oh tentu saja, sekarang sudah berapa tingginya? Mana mungkin kakinya akan menggantung seperti kaki-kaki kecil milik anak-anak yang biasa bermain di sini.

 

Yoonrae mencoba menggerakan ayunannya. Memundurkan tubuhnya kebelakang dan segera meluruskan kakinya.

 

Ayunan itu bergerak ke depan dan belakang berulang kali. Sepertinya dorongannya terlalu kuat, hingga ia terangkat tinggi ke atas.

 

Yoonrae tertawa lepas. Menyenangkan sekali pikirnya. Lain kali ia akan datang kesini untuk bermain lagi.

 

Ia tak menyadari jika ada sepasang mata yang mendekat memperhatikannya. Pemilik mata ituㅡYoongi tersenyum lembut. Melihat Yoonrae tertawa seperti itu membuat hatinya bahagia. Ia terlihat sangat menawan dan tentu saja manis.

 

“Ini untukmu,” katanya memberikan minuman pada Yoonrae.

 

Yoonrae segera menghentikan ayunannya. Sedari tadi ia sama sekali tak memperhatikan Yoongi yang ternyata sudah berada di sampingnya. Ayunan tadi berhasil merebut perhatiannya.

 

“Oh maaf, sunbae. Terima kasih.”

 

Yoongi hanya tersenyum. Ia segera duduk di ayunan yang berada di samping Yoonrae, lalu membuka minumannya.

 

Minuman itu sudah habis dalam beberapa tegukan, begitu juga Yoonrae. Mereka melemparkannya bersama-sama dan tepat masuk ke dalam tempat sampah yang berada tak jauh di depannya.

 

Yoonrae tertawa senang mengetahui lemparannya masuk tepat pada sasaran. Merasa sedang dipandangi, ia berhenti tertawa dan menolah ke samping. Benar saja Yoongi sedang memandanginya dengan intens.

 

“Kemarilah,” ujar Yoongi sambil menepuk-nepuk pahanya, mengisyaratkan Yoonrae untuk duduk di pangkuannya.

 

Yoonrae perlahan mendekat ke arahnya. Ia juga tak mengerti mengapa tubuhnya bergerak begitu saja, seolah perkataan Yoongi adalah perintah yang harus dilakukan.

 

Kedua tangannya memegangi masing-masing rantai ayunan. Yoongi melingkarkan lengannya di sekeliling pinggang Yoonrae.

 

Yoonrae semakin mengeratkan pegangannya ketika Yoongi sengaja meletakkan dagunya di bahu kanan Yoonrae. Menghirup dalam-dalam aroma tubuh Yoonrae.

 

“Yoonrae..”

 

Mendengar namanya dipanggil Yoonrae segera menoleh ke belakang. Tepat saat itu pula ia mendapati bibirnya sudah menempel sempurna dengan bibir Yoongi.

 

Ia membelalakkan matanya terkejut. Berbeda dengan Yoongi yang justru memejamkan matanya menikmati kehangatan dari bibir masing-masing.

 

Lima detik berlalu, tak ada pergerakan sama sekali. Yoongi kembali membuka matanya. Ia melihat Yoonrae yang sedang menatap tajam padanya.

 

Yoonrae berusaha menjauhkan wajahnya. Namun sia-sia. Yoongi menekan tengkuk Yoonrae untuk kembali menyatukan bibir mereka.

 

Yoongi memberikan kecupan tanpa henti pada bibir Yoonrae. Yoonrae yang tak tau apa yang harus dilakukannya hanya diam, membiarkan Yoongi mendominasinya.

 

Tak suka bermain sendiri, Yoongi memilih untuk melumat bibir atas dan bawah Yoonrae bergantian. Berulang-ulang, tanpa henti, hingga Yoonrae balik membalasnya.

 

Yoonrae melepaskan genggamannya pada rantai ayunan. Lengannya mengalung sempurna pada leher Yoongi.

 

Yoonrae mencoba mengimbangi ciuman Yoongi walaupun Yoongi lebih mendominasi. Saling melumat, menghisap, ditambah dengan kecupan yang tanpa henti membuat mereka melupakan segalanya.

 

Seperti tak menyadari dimana mereka duduk sekarang, keduanya semakin mendekatkan diri satu sama lain. Saling menekan tengkuk mereka agar ciuman ini semakin dalam.

 

Kaki Yoongi tak sengaja mendorong ayunan yang mereka duduki membuat mereka jatuh ke tanah. Beruntung ayunan itu tak seberapa tingginya.

 

Ciuman mereka terlepas begitu saja. Yoonrae jatuh tepat diatas tubuh Yoongi. Mata mereka bertemu mengunci, memandangi wajah mereka yang sama merona.

 

Nafas mereka masih memburu. Dan jangan lupa, bibir mereka yang memerah akibat ciuman yang baru saja terlepas.

 

Tiba-tiba tanpa kesengajaan mereka sama-sama tertawa. Menertawai kebodohan mereka akibat jatuh dari ayunan yang tak seberapa tingginya.

 

“Aku kira kau tidak akan mau.”

 

Wajah Yoonrae semakin merona. Ia masih ingat percakapan mereka tentang mencium Yoongi tanpa henti selama sepuluh menit. Jelas-jelas ia sudah menolak, namun baru saja ia mlah melakukan kebalikannya.

 

“Ini malah lebih dari sepuluh menit, Yoonrae.” kata Yoongi diiringi tawa gelinya.

 

“Berhenti membicarakan itu!”

 

Yoonrae memukuli dada Yoongi berulang kali menyuruhnya untuk berhenti. Usahanya sia-sia belaka. Yoongi berhasil mengenggam tangannya. Mata mereka bertemu kembali.

 

Wajah mereka saling mendekat. Bibir mereka kembali menempel melanjutkannya ciuman mereka yang sempat terlepas.

 

Seolah mengerti rasa hati mereka, malam ini bulan bersinar lebih terang. Tak membiarkan mereka berada dalam kegelapan sendirian.

 

Titik-titik kecil di sekelilingnya pun juga merasakan. Berkerlip padu menemani mereka di pekatnya malam.

 

Malam ini sepertinya akan menjadi malam yang panjang dan menyenangkan bagi mereka berdua.

 

 

 

 

***

 

 

 

 

Ia sendiri. Berdiri di sebuah tempat yang ia sendiri tak tau apa. Luas, terlihat tanpa batas. Putih, tanpa ada setitik goresan pun.

 

Kepalanya menengadah. Tak ada ujung.

 

Kepalanya menunduk. Kakinya masih menapak.

 

Kepalanya menoleh ke belakang. Tak ada satu pun celah yang ia lihat.

 

Kembali menatap lurus ke depan. Tak ada batas.

 

Tiba-tiba semua gelap. Hanya hitam yang bisa ia lihat. Mau tak mau ia menjerit. Ketakutannya menampakkan diri.

 

“SIAPAPUN TOLONG AKU!”

 

Suaranya menggema. Namun nihil. Tak ada seorang pun yang datang.

 

Air matanya luruh. Ia menjambak rambutnya sendiri yang terurai bebas. Berharap sedikit mengurangi rasa takutnya.

 

Ia masih terisak. Namun tetap tak ada yang datang. Ia berteriak. Namun tak ada yang mendengar.

 

Ia benci gelap, itu sudah pasti. Dalam kegelapan ia tak tau mana kawan mana lawan. Dalam kegelapan ia tak tau mana yang benar dan mana yang salah.

 

Ditengah kekalutannya yang mendera, pijakannya tiba-tiba runtuh. Namun tanpa suara. Ia dibawa lebih dalam menembus kegelapan.

 

Ia jatuh, namun tak ada rasa sakit.

 

Ia mencoba berdiri kembali. Ada seberkas cahaya yang masuk tak tau dari celah yang mana. Padahal ia mengamati tak ada celah sama sekali.

 

Cahaya itu terasa dekat, namun jauh. Ia mencoba mengejarnya. Semakin dekat, semakin dekat hingga ia melihat siluet seseorang berdiri membelakanginya.

 

Ia tak bisa melihat wajahnya. Namun dari postur tubuhnya, ia bisa menduga bahwa dia adalah wanita.

 

“Pembohong.”

 

Ia tak tau darimana suara itu berasal. Mungkinkah dari orang di depannya ini?

 

“Pembohong!”

 

Suaranya semakin meninggi. Penuh kebencian.

 

Ia tetap maju melanjutkan langkahnya. Mendekati sesosok wanita di depannya.

 

Ia menepuk pundaknya dan wanita itu berbalik.

 

“Pembohong!”

 

Kemarahan jelas tergambar. Jeritan itu melengking tinggi hingga ia harus menutup telinganya jika tak ingin tuli.

 

Wajahnya samar-samar terlihat ketika cahaya itu mendekat ke arahnya. Ia berjengit setelah tau.

 

Sahabatnya tersenyum meremehkan ke arahnyaoh, tepatnya menyeringai.

 

“Kau puas, hah?”

 

Ia menggeleng keras.

 

“Kau puas, hah!?”

 

Ia kembali terisak. Gelengannya semakin kuat.

 

Tenggorokannya tercekat. Ia tak bisa bernafas.

 

Tangan itu mencekik lehernya kuat-kuat. Berusaha menghentikan laju pernafasannya.

 

“Hen..ti..kan!”

 

Namun malah semakin kencang. Dadanya terasa sesak. Ia ingin berteriak meminta pertolongan namun itu akan sia-sia. Tak akan ada yang mendengarkan.

 

“Ber..hen..ti!”

 

Namun lawannya malah tertawa. Diabaikan. Seperti tak ada.

 

“Sekarang kau tau rasanya? Ini belum seberapa sialan!”

 

Ia menangis lagi, lebih keras. Tak peduli jika air matanya mungkin akan habis dalam sekejap. Mungkinkah ini akhir dari hidupnya?

 

Tidak. Ia tak ingin itu terjadi.

 

Matanya terpejam berusaha mengabaikan apa yang sedang terjadi. Ia merasakan tangan itu menghilang.

 

Ia bisa bernafas seperti biasa. Namun isakan tak bisa ia tahan. Apakah sebegitu sakit rasanya?

 

Matanya kembali terbuka. Ia berada di tempat lain.

 

Hawa dingin menusuk kulitnya. Seluruh memori kebahagian yang ia miliki seperti lenyap begitu saja.

 

Hanya ada satu jendela kecil di pojok sana. Satu-satunya jalan cahaya untuk masuk. Tak ada pintu, namun ia masih bisa merasakan tembok membendungnya.

 

Fokus cahaya itu behenti di satu titik. Terlihat dua orang sedang berdiri berhadapan. Mereka berdua laki-laki. Terlihat dari proporsi tubuhnya.

 

Ia mencoba mendekat. Berharap jika mereka mau menolongnya keluar dari sini.

 

Dengan air mata yang masih menetes, ia berlari. Dua langkah lebih seperempat dari mereka ia berhenti.

 

Min Yoongi dan Kim Taehyung berciuman di hadapannya.

 

Hatinya remuk. Akalnya tak bisa menerima. Ada air mata yang jatuh lagi.

 

Ia diabaikan. Tak dianggap.

 

“HENTIKAN!!!”

 

Jeritannya keras, namun tak di dengar. Percuma. Mereka seolah tuli.

 

Ciuman mereka masih berlanjut. Lebih intens. Lebih panas. Decapannya terdengar jelas.

 

Ia jatuh terduduk. Mengisak sekeras yang ia bisa. Sakit. Perih. Hancur.

 

“AKU BILANG HENTIKAN!!!”

 

Teriakannya menggema. Mereka tak berhenti. Seolah-olah ia tak ada.

 

Keadaan semakin memanas. Ciumannya berpindah ke leher Yoongi.

 

Cukup. Ia tak akan sangggup melihatnya.

 

Padahal ia telah mencoba. Ia rela ditampar dan dipukul demi melindungi Yoongi. Ia mati-matian menyembunyikannya agar Yoongi tak terlibat.

 

Ia bahkan rela membohongi dirinya sendiri jika semuanya baik-baik saja, namun tidak.

 

Inikah akhir dari semuanya?

 

Apakah ia harus berhenti? Membuang seluruh rasa cintanya untuk Yoongi?

 

Apakah sekarang keadaan berbalik memusuhinya?

 

Apakah sekarang ia harus menerima jika Taehyung berhasil mendapatkan Yoongi?

 

Mereka belum juga berhenti. Semakin jauh membuka pakaian masing-masing.

 

Jika ia mau, ia masih bisa menghentikannya. Merebut Yoongi dan membawanya ke pelukannya kembali.

 

Ia ingin, namun tak bisa.

 

“CUKUP SUNBAE!!!!!”

 

Nafasnya memburu. Sekujur tubuhnya mengeluarkan keringat dingin. Tangannya terangkat mengusap mata. Ada air mata disana.

 

Mimpi yang sama selama seminggu sejak kencan pertamanya dengan Yoongi. Haruskah ia takut sekarang?

 

Tiba-tiba pintunya menjeblak terbuka. Wajah ibunya yang penuh kerutan namun tak menutupi sisa-sisa kecantikan waktu mudanya sedang menatap dirinya garang.

 

“Yak Yoonrae!!! Kenapa berteriak tak jelas seperti itu? Lihat sudah jam berapa ini? Kau bisa telat masuk sekolah!!!”

 

Ia menatap jam dinding yang tergantung tepat diatas lemarinya. Ibunya benar. Ia harus segera bersiap jika tak ingin terlambat.

 

Ibunya menatap Yoonrae tajam. Ia hanya tersenyum cerah menutupi kebodohanya. Pintunya kembali menutup.

 

Ia segera melompat keluar dari tempat tidur. Bersiap-siap untuk segera berangkat sekolah secepat yang ia bisa. Oh tentunya mandi lebih dulu.

 

Pikirannya tetap tertuju pada mimpi yang baru saja ia alami. Apakah ini pertanda jika kesialan akan menghampirinya sebentar lagi?

 

Ia akan lebih berhati-hati. Sebisanya mungkin ia akan menghindari Taehyung dan segera menyelesaikan masalahnya dengan Yeonmi.

 

Ia tak ingin masalahnya dengan Yeonmi terjadi berlarut-larut tanpa ada kejelasan. Sudah seminggu ini ia berusaha meminta penjelasan dari Yeonmi namun diabaikan.

 

Hari ini apapun yang terjadi, ia harus menyelesaikan masalahnya dengan Yeonmi. Tak peduli konsekuensi apa yang akan ia dapatkan kemudian hari.

 

Siapa yang tau kebahagiaan atau kesedihan yang akan ia dapatkan?

 

 

 

 

***

 

 

 

 

Bersyukur sekali Yoonrae hari ini. Tak bertemu Taehyung berarti surga. Bertemu Taehyung adalah neraka.

 

Dan Yoonrae mendapatkan pilihan pertama. Setidaknya untuk saat ini.

 

Pelajaran terakhir mereka akan selesai dalam sepuluh menit. Satu-persatu murid di kelasnya maju untuk mengumpulkan tugas yang mereka tulis di buku.

 

Semua hampir sudah mengumpulkan tugasnya. Ia melihat sekeliling. Hanya kurang ia dan Yeonmi.

 

Bicara soal Yeonmi, Yoonrae bertekad sepulang sekolah nanti ia akan mencegat Yeonmi untuk menyelesaikan masalah dengannya. Jika Yeonmi tak mau ia akan memaksa. Sekali-kali ia juga harus bisa bersikap tegas.

 

“Yang terakhir mengumpulkan, tolong bawa seluruh tugas ini ke ruangan saya,” ujar guru mereka di depan sana.

 

Keadaan kelas menjadi hening. Tak ada satu pun yang berbicara. Yoonrae kembali mengamati sekeliling. Semua mata menatap padanyaㅡtidak, kecuali Yeonmi.

 

Sial. Jangan bilang aku yang terakhir.

 

Terlambat. Bel sudah berbunyi ia cepat-cepat menyelesaikan tugasnya dan mengumpulkannya ke depan kelas.

 

“Yoonrae, tolong bawa tugas ini ke ruangan saya.”

 

Yoonrae hanya bisa mengangguk pasrah. Gurunya segera pergi keluar kelas. Yoonrae berbalik mengambil tasnya yang masih berada di atas meja.

 

Melihat Yeonmi yang sudah berada di ambang pintu, ia segera berlari kesana. Mencekal tangannya dan berusaha berbicara walaupun Yeonmi tak sedikitpun menoleh padanya.

 

“Tunggu aku di gerbang sekolah. Masalah kita harus diselesaikan. Aku tak ingin terus menerus seperti ini.”

 

“Hn..”

 

Walaupun itu hanya sebuah gumaman kecil, menurut Yoonrae itu sangat berarti. Yeonmi menyetujui ajakannya. Sepertinya ini akan berjalan lancar. Ia tak sabar untuk segera kembali berbaikan dengan Yeonmi.

 

Yeonmi melepaskan tangannya dan melangkah kembali keluar kelas. Seulas senyum kecil terpatri di wajahnya.

 

Jika boleh jujur, sebenarnya Yeonmi juga mengharapkannya. Setelah ia pikir-pikir tak ada gunanya memusuhi Yoonrae. Ia juga akan belajar menerima jika memang yang disukai Yoonrae adalah Taehyung.

 

Yeonmi hanya terlalu gengsi untuk meminta maaf lebih dulu. Egonya lebih besar daripada keinginannya untuk berbaikan.

 

Yoonrae segera membawa tugas kelasnya dan beranjak menuju ruang guru. Padahal baru saja sepuluh menit berlalu sejak bel pulang berbunyi, namun sekolah sudah terlihat sepi.

 

Ia mengetuk pintu ruang guru. Tak ada sahutan. Yoonrae mengetuk lagi. Namun tetap sama. Ia memutuskan untuk segera masuk saja.

 

Sudah tak ada satu orang pun disana. Hanya ada dia sendiri dan segala berkas yang tersusun rapi di meja para guru.

 

Ia segera mencari meja yang bertuliskan nama gurunya. Setelah ketemu, ia langsung saja meletakkan seluruh tugasnya disana.

 

Tangannya memutar kenop pintu dengan pelan. Tiba-tiba saja perasaan tak enak meyelimuti hatinya. Seperti perasaan sesuatu yang buruk akan terjadi.

 

Itu hanya perasaanmu saja Yoonrae. Tetaplah berpikiran positif.

 

Mengabaikan perasaan-perasaannya tadi, ia mencoba tenang sepanjang lorong sekolah yang dilewatinya.

 

Ketenangan yang dipertahankannya terusik ketika ia merasa sedang diikuti oleh seseorang. Ia menoleh ke belakang.

 

 

Ia tak bisa merasakan tubuhnya lagi setelah seseorang membekap mulut dan hidungnya dengan sebuah sapu tangan. Yang ia tau hanyalah ia diseret menuju gudang sekolah sebelum matanya terpejam sempurna.

 

 

 

 

***

 

 

 

 

 

Bibir itu menyeringai semakin lebar ketika tawanannya kembali membuka matanya perlahan. Oh, ia tak pernah merasa sesenang ini.

 

“Apakah tidurmu nyenyak, Yoonrae?”

 

Yoonrae membelalakkan matanya terkejut. Taehyung sudah berada di depannya dengan seringaian jahat yang mengerikanㅡmenurutnya.

 

“Bukankah ini tempat yang sangat sempurna untuk menghabisimu, huh?”

 

“Lepaskan aku, Taehyung!”

 

Tar!

 

Yoonrae mendapatkan sebuah tamparan keras di pipi kanannya. Taehyung sekarang tak menyeringai lagi. Wajahnya penuh dengan amarah.

 

Yoonrae ingin sekali melepaskan diri. Namun apa daya, tangannya diikat pada sebuah kursi yang ia gunakan untuk duduk.

 

Wajah Taehyung mendekat. Dielusnya pipi Yoonrae yang baru saja ditamparnya. Yoonrae mengalihkan pandangannya kearah lain, tak ingin berkontak mata dengan Taehyung.

 

“Apakah ini sakit?” bisik Taehyung di telinganya. Suaranya menunjukkan rasa khawatir yang dalam, namun itu hanyalah sebuah kamuflase.

 

Taehyung mengangkat dagu Yoonrae. Matanya menatap tajam tepat di kedua bola mata Yoonrae. Hidung mereka malah sudah bersentuhan.

 

Dengan segala keberaniannya, ia balik menatap Taehyung. Hanya ada kebencian yang sangat di kedua matanya.

 

“Aku bilang lepaskan!”

 

Tar!

 

Pipi kirinya bernasib sama. Keduanya sama-sama memerah. Jika bersama Yoongi memerah malu, dengan Taehyung hanya kesakitan yang ia dapat.

 

“Panggil aku sunbae, bodoh!”

 

Teriak Taehyung tepat di depan wajahnya. Di tengah situasi yang semakin memanas, ponselnya tiba-tiba berbunyi, menandakan satu pesan masuk. Oh, bahkan Yoonrae melupakannya karena kehadiran Taehyung.

 

Ponselnya berada di dalam tas. Dan tas itu sekarang ada di dekat pintu. Taehyung yang juga mendengarnya segera mengambil ponselnya.

 

Yoonrae sekarang sedang mengutuki dirinya sendiri. Kenapa ponselnya tidak ia beri password? Inilah akibatnya jika ia terlalu malas untuk menghafal. Perasaannya semakin kalut ketika Taehyung tiba-tiba menyeringai setelah membuka ponselnya.

 

“Yoongi perhatian sekali kepadamu, eh?”

 

Ketakutan semakin merasukinya ketika Taehyung mengetik balasan untuk Yoongi, namun ia tak tau apa isinya. Padahal ia mengira jika Taehyung akan merusak ponselnya seperti yang pernah ia lakukan.

 

Taehyung memasukkan ponsel Yoonrae ke dalam tas nya kembali. Seringaiannya semakin lebar. Wajah Taehyung mendekat ke telinganya,

 

“Kali ini kau tidak akan selamat, Yoonrae.”

 

Ia mengulum cuping telinga Yoonrae hingga membuatnya bergidik.

 

Sebenarnya apa yang direncanakan oleh Taehyung?

 

 

 

 

***

 

 

 

 

 

A/N: Gue balik lagi nih. Thanks buat komennya di chapter kemarin, itu sangat membantu kakak-kakak. Maaf kalau chapter kemarin gak memuaskan, gue coba perbaikin di chapter ini. Semoga yang ini lebih baik deh ya. Makasih buat yang udah nungguin fanfic ini, jujur pertama gue males banget buat nulis lanjutannya kemarin. Tapi setelah liat komen kalian, gue jadi termotivasi/cielah/ buat ngelanjutinnya. Gue seneng banget liat komennya, membangun banget. Bukan cuma pujian aja, sekali-kali bikin saran dan kritikan yang pedes juga gapapa kok. Pasti gue terima, pokok jangan bash ye u,u Oke bro, jangan lupa ngasih komen ya. Kayaknya bentar lagi nih fanfic bakal selesai deh. Tapi gue masih bimbang, enaknya Yoongi-Yoonrae putus apa tetep jadian nih? Oh ya, hayoo siapa yang bisa nebak apa isi smsnya Yoongi plus balesan yang Taehyung kirim? Yang jawabannya bener atau nyrempetlah dapet kecup manja dari gue plus Yoongi ama Taehyung, wakaka. At last but not very least, see ya!!!!!^^

 

 

About fanfictionside

just me

163 thoughts on “FF/ KISS ADDICT/ BTS-bangtan/pt.9

  1. Jangan dibuat putus thor! Kesian yoonrae, udah dilecehin teyung, diputusin yungi pula -_- etapi kok perasaan chap ini pendek? *ngook* nyampe ratusan episode gue juga rela kok biar ngalahin cinta pitri yg bersisen-sisen :3

  2. Duh taehyung knp kejam bener sh!!
    Jgn thor, kalo mereka putus, ntar yoongi ma tehyung dong, kan gg lucu…
    Moga” aj deh pkiran taehyung cpet d buka, dn buat yoongi tw gmn klakuan taehyung thor, gemes leat yonrae yg tersiksa mulu.
    Isi sms nya…
    “Plang breng yuk??”
    “Ogah, ku lg sibuk ma cwo laen!”
    Bgtu kah????😀
    Entahlah…

  3. Muke gile pendek amat thor?
    Akhirnya gaya author kembali eh, aku suka😀
    Ini feelnya dapet banget thor😀
    Btw, tadi pasti Yoongi sms
    “neng jajan di warteg yuuuk”
    Taehyung bales “warteg isn’t my style bang” -___- /ABAIKAN/

    Pokoknya Yoongi Yoonrae harus bersama selamanya! Yakin mau bikin mereka putus thor? *acungin cangkul*

  4. Sorry to say thor kalo gak banyak spasi tiap kalimatnya pasti ini ff jdi pendek. Kiss addict ini salah satu ff fav aku disini tpi maaf lgi ini thor, buat chap ini, aku kurang puas. Tpi tetap I luv you thor sama ff ini❤ :*

  5. thor,,yoonrae’a jgn dibuat tersiksa trz dong…kasian…hrz’a yoongi muncul pas yoonrae disiksa ma taehyun…

  6. Yah endingnya jgn diputusin kek thor ngenes amet -___- happy ending thor, mereka tetep jadian terus taehyung di rehab/? Lanjut thor aku penasaran smsnya yoongi hehe….

  7. Ya jgn dibuat putus dong thor sia” dong pengorbanan Yoonrae rela disiksa Taetae biar Yoongi gatau. Next part lbh panjang ya thor, klo bs sampe 100 lembar jg gapapa😀 hahaha

  8. Waaah thor terimakasih sdh mau ngelanjut *pelukAuthor
    Thor jgn dibuat sedih2 amat ah, yoonrae-yoongi jgn dipisahin. Trus buat si Alien sembuh thor, kasian yoonmi-nya pula. Happy ending is the best!

    Klo sms mungkin intinya yoongi nanyain keberadaan yoonrae dimana juga ngajakin ketemuan dan taehyung balasnya si yoongi hrs tunggu, yoonrae akan dtng. Pokoknya si taehyung mau ngebuat yoongi kecewa sm yoonrae. Hehe #abaikan

    Keep SEMANGAT thor, ditunggu lanjutannya^^

  9. Akhirnya.. Gua nungguin ff ini keluar ampe lumutan tau -_- well.. TAEHYUNG GO TAEHYUNG GO!!!! /ditikam yoonrae/ oke. Gak ada kata kata yg alay kan lebih baik kaya gini. Pertahanin thor! Gua suka yg begini~ good job!! :* /?

  10. Aku gak bisa nebak thor, tapi aku pinginnya yoonrae sama yoongi gak putus. Next nya cepetan thor, jadi bikin penasaran, semangat thor, jangan males males !!🙂😀

  11. Kena TBC again..ck
    Andwae! Jangan dbikin puTus lah thor,y0onrae uda berjuang sendirian mpe kayak gitU juga..cm perjalanan cintanya agak dsengsarain dikit aja, gk usah banyak2😀 biar nyambung ma efek perlakuan TaeTae ke y0onrae n sikap y0onrae yg nuTup2in masalahnya #semoga kau mengerti maksudq thor😛
    oiya thor,chapter ini kependekan dEh dan yg bkin jd pendek tUh klo menurut aku mimpinya..hehe, shock pas bCa yaoi-nya. jgn ad part itU lg please, mendingan bCa NC drpd yaoi

  12. Taehyung kenapa kejam gitu coba? Demi dapetin suga kenapa mesti pake nyolong(?) Si yoonrae?
    Gtw suga sms apa dan taehyung ngebalesnya apa, mungkin isinya utk ngejebak suga

  13. yaampun beb lu ngapa jahat bener dahh-____- main tampar anak orang segala, ckck /jewer tae/ TOLONG JANGAN PTUUUSSSSSS!!! oh noooo jangan sampai putus, jangan sampai putus. bikin yoonrae menderita aja dulu engga papa kok /loh/ asalkan jangan putus merekanya.
    an request ya, taehyungnya dijadika normal lagi pelissss T.T adooohh gue ga kuat baca yaoi-an begitu wkwkwk. gue merinding bo wkwkwk.
    next chapter pleaseeee?

  14. elaah lagi serius serius baca malah tbc masa -_- authornya kembali srius + bikin tegang haha . next chapt di tunggu thor , yoonraeyoongi jan di bikin putus thor . kalo bisa itu laki gua yang begituan si taehyung biar ketahuan aja jahatnya😀

  15. Jangan putus lah,,, kasian yoonggi yonrae .. He he,,
    sarannya; ff’nya kurang panjang.. He he🙂 .
    Ditunggu part 10🙂

  16. Oh astajimin .. Lagi seru thor ! Lagi seru ! Nape tbc nya nyumpel coba ?

    Serius, knapa si Taehyung jahat banget sih ? Psikopat kali ni orang #dihajarV
    minta dicium eh salah, dihajar

    eh trus tuh gula gula, masih aja mesum ditengah keseriusan /bahasa apa ini /
    gak tau situasi, asal bilang minta ciVok aja -_-

    pokoknya ini bener bener asdgjtmjdgktw lah ..

    Chap 10 ditunggu
    keep writing🙂

  17. JANGAN DIBIKIN PUTUS THOR JEBAL JANGAN T-T
    gatau mau komen apa, gak ada yg bisa dicela, so perfect~
    lanjut thor! fighting!

  18. Yah, jangan dibikin putus dong thor, kesian yonrae nya ntar.. Udah di ciumin yoongi mulu, disiksa taehyung, di benci yeonmi pula. Kurang melas apa coba yonrae nya.. Hehe
    Udah deh, di lanjut ya thor..
    Next part ditunggu…

  19. LOH LOH LOH WOO YA JANGAN PUTUS THOR JEBALLL😦
    KALO PUTUS MASA YOONGI YAOIAN SAMA TAEHYUNG ANDWEEE /TERIAK PAKE TOA/ ok gua alay-_-
    Tunggu chap selanjutnyaaa :]

  20. Yehett !! Udah lama ditungguin akhir’nya keluar jg !! .
    Nampyeon gue jahat banget sih sama yoonrae , kasihan kan yoonrae eonni’nya. Yonggi manee ?? nape lu kagak dateng bang , kasian yoonrae eonni .. Yeonmi juga kagak nyusul nyusul dehh >< .. Lanjut thor ,, jangan lama2 yakhh !!*maksa amat luu😮

  21. Isi smsnya apaan emang? *disuruh nebak malah nanya xD
    bang, insaf napa, kan cewe banyak, kenapa situ sukanya malah ama si suga ga pake r? -_- *ngomong ama Taehyung pake wajah melas*
    kalo Yoongi sama Yoonrae putus kayanya lebih seru deh *ditabok massa xD terserah dirimu lah mau bikin mereka putus atau engga, yang penting sekarang diriku mau bikin Taehyung insaf dulu. bye *tarik Taehyung*

  22. Kok taehyungnya makin kyk psikopat ya -.- aneh bikin ngeri pula
    Duh knp pasangan itu selalu diusik kan kasian😦

  23. jangan samapai putus lah thooor… pokoknya segera kasih tau Yeonmi naah ntar Yeonmi ngasih tau Yoongi deh apa yang sebenernya terjadi.. kasian tau Yoonrae nya..
    jangan di biarkan berlarut-larut thoor ga tega liat Yoonrae nya ga tega juga liat Taehyung nya…
    fightiiing thoor.. panjangin lagi yaak… kekekekeee~

    isi sms Yoongi : yakk Yoonrae ku dimana.. kutunggu kau di depan halte ..:*
    balasan Taehyung : Jangan menggangguku!!!!!
    *just prediksi.. hahahahaha😀

  24. Taehyung lu ngapain???ini bias nae udah dangerous banget dah..Yoonrae itu couplenya Yoongi keyless jangan diganggu lagi… *TeriaPakeToak
    Part ini memuaskan… :)Semoga part selanjutnya Yoonrae dan Yeonmi Bisa damai…

  25. APA?? thor, ini pendek banget ceritanya (u,u) ok gk papa thor, ditunggu chap selanjutnya ya thor…dibuat yang panjang n makin seru ne…FIGHTING THORR!!

  26. nah kalo di kritik jangan pernah goyah sama kritikan yang tajam sekali pun, mereka yang mengkritik kan berarti mereka yang pingin karya kamu jauh lebih bagus🙂
    aaaahh demi apaaa my baby tae tae kenapa jadi psikopat gini ya ampun, yoonrae sama yoongi jangan putus, aku sih berharapnya kalo yoongi tau busuknya taehyung. kasian yoonrae disalahin terus😦
    ditunggu next chapter . semangat ^^

  27. aiss…….
    Taehyung kau benar2 menyebalkan >o<
    Kira2 apa pesan dri Yoongi ya ?
    Dan gimana nasipnya Yeonmi yg lgi ngu Yoonrae ? Apa mereka akan baikan ? Semoga😀

    btw di part ini perasaan pendek ya thor, berasa cepet bgt bca'a
    baru bentar udh selesai😀

    Ditnggu kelanjutannya ^.^

  28. lagi lagi sebel liat TBC :c
    ff ini yang paling aku tunggu thor. jangan sapai sad ending, kasian si yoonrae yang udah pertahanin tapi malah putus.
    adegan di ayunan kocak, pas ngekiss dapet banget feel nya, jadi mau/g

    aku tebak
    “Yoonrae, eodiseo?”
    “Aku di gudang sedang mencari sesuatu”
    nah disitu si taehyung lagi cium yoonrae ketauan deh (aneh ye aneh) wk

    ditunggu ya next chapt nya🙂

  29. jgn putus thor… tega lu sama gue tega !!! lu ga tau siang malem gue nungguin ff lu keluar sampe nangis2 sesegukan !!!/ga
    btw V itu pan suami ane thor…. kesian dia masa jd maho-_- pokoknya chapter selanjutnya harus lebih panjang ye…. lebih panjang dr episod tukang haji naik bubur !!! oke fix ‘-‘)9

  30. yoonrae mau diapain sama taehyung itu~ >.<

    kasian yoonrae nya!! trus apa ya kira² yg d'tlis sama tae tae.. penasarann,,,,
    next thor^^

  31. Akhirnya nemu juga nih lanjutannya== chapter ini jjang thor!!! Moment Suga-Yoonrae nya sosweet gils. Taehyung maruk plis, mau Suga tapi Yoonraenya juga diembat, nah loh(?) wkwk. Kayaknya kalo Suga sm Yoonraenya putus lebih greget thor, antimainstream gitulah, hehe. Endingnya yang greget ya thor, keep writing!!!😀

  32. tega amat yaoloh taehyunggg. akhirnya dibikin putus aja thor trus ntar yoongi jadian sama gueee haha gadengg jangan tetep jadian aja merekaa, trus taehyung nya move on ke yoonmi dehhhh

  33. Iiiihhh!!!! Benci sama taehyung #di ff ini doang!!!! KESEL poko’e yoonggi hrs sama yeonrae!!! Keep writting thor!!!

  34. Pendek amat thor T.T
    Jangan dibikin putus atuh yoongi-yoonraenya >,< sayaaangggg…..
    aduh aku gak bisa nebak isi sms yoongi plus balesan Taehyungnya *tepok jidat
    keren pokoknya thor..

  35. Duh Suga Yoonrae aaaaaaaaaaaaaaaaah >.<
    so sweet banget xD
    itu Taehyung ganggu aja ih syuh syuh(?)
    ditunggu ya thor, semoga next chapnya Taehyung cepet sadar dan sukanya sama Yoonmi bukan Suga ;A;

  36. keren banget thor. daebak. feel nya dapet banget. hehehe kenalin thor readers baru hehe. salam kenal /bow/ JANGAN PUTUS DONG THOR kasian atuh yoonraenya. nexttt~

  37. Taehyung makin² nih ><
    Jadi kesel xD #kebawaalurcerita
    Tapi keren thour,Dapet feel nya.
    Jadi makin cinta ama bang suga #plak plok *ditampar jimin and j-hope.
    Sama nasibnya ama yoonrae -__-
    Next thour!!! Hwaiting !!!

  38. lanjutin thor, bcanya smpe brgidik, last chap.nya jgn lma”, hbs puasa lngsng aj(wlo sbnr.nya JJ enggk puasa, gr” non-islam, dan JJ kbelet mw bca, JJ tetep sabar) tpi ksian aj reader yg puasa…. fighting thor!

  39. oh thor, mian slh mencet, mau.x nglnjutin ni komen bacot.x, si V ky Raimonster aje, maen tabok, shrus.x ntu Yoonrae brngkt sklh bwa golok, biar V kgk macem”, pkok.x d next chap, happy ending, kgk sanggup dah klo liat sad end, Yoonrae wjah.x udh melas #plak, digituin mlh tmbh melas.. daebak deh….

  40. Kalau boleh saran, untuk Yoongi-Yoonrae Happy ending itu mungkin biasa, kenapa ga berubah alur chap selanjutnya jadi yaoi? Taehyung yang psikopat ketahuan suka Yoongi dan sisi feminim & manis Taehyung keluar memohon pada Yoongi untuk menerima cintanya, Yeonmi harus rela demi kebahagiaan ku eh, Taehyung saya maksud, begitupun Yoonrae. #TaeGiShip Semangat!

  41. Jangan purusss, kasian Yoongi sama Yoonraenya *kasian saya yang udh ngayal mereka bahagia* Mungkin si taehyung ngebalesinnya kalo dia lagi ditempat disekap, tapi nnti pas yoongi nyamperin dia lagi kisseu kisseu sama taehyung..jadinya yoongi ngeliat…>_<mian ya thor aku baru komeb di part ini.. aku baru tau FF ini karena mampir di Readers Room, aku baca dari part satu borongan.. dan aku baru ninggalin jejak disiniii~ sekali lagi maaf thor… keep writingg:D

  42. Keren (y) gue tau FF ini dri tmen gue,kta.ny keren. Eh ternyata bener keren abis dah.siip (y) kelanjutan.ny slalu di tunggu thor

  43. Aromanya ga enak nih Taehyung sepertinya akan bikin salah paham antara Yongi dan Rae. Atau malah kebenaran yang terungkap kalau Tae menyukai Yongi..thor lama nian ga di pos lagi lanjutannya.

  44. Cepet lanjutin dong thorrrrr T.T udah nunggu lama nihhh greget jadinya/?
    Greget banget thor sumpah-_-
    Jangan lama lama updatenya ya thorrr

  45. Annyeong thor~
    Aku reader baru disini… Maaf baru komen disini… udh kebiasaan klo baca ff chapter, tpi klo chapternya udh lebih dri 1, pasti komennya di chapter yg baru di upload…
    Btw, cerita nya seru… tpi kenpa taehyung harus jdi Homo? kan gimna gitu…. bacanya sedikit menjijikan… Aku sarannin, ceritanya dibuat lebih panjang lgi, trus ditambah adegan yg bikin deg-degan gitu…
    Ok, segitu aja dri aku, semoga bermanfaat…

    Jangan lama² ya thor uploadnya😉

  46. Thorr mna sih pt 10 ny….???? nae udah nunggu lma bget nih….mlai Author update ampe skrang gak muncul” aduh huff…😦

    Udah lebih 4 bulan nae nunggu klanjutan ff ini!!! Tapi……. Gak ada klanjutan ny😦😦

    Ayo donk thorr update pt 10 ny kmi udah nunggu Lma nih……

  47. ohalooo!! aku reader baru yg iseng iseng baca ini gegara tertarik sama judulnya wkwk.

    eh ini ff bagus banget sih, beneran deh. aku baca 9 chapter dalam waktu nggak sampek setengah hari loh, bayangin aja betapa penasarannya aku.
    dan untuk ff ini, sekali lagi ini tuh keren banget. ngebayangin ada diposisinya yoonrae itu kayaknya beraaat gitu, kalo aku jadi yoonrae sih, aku milih nyerah dan move on ke jungkook(lah?!) jimin juga boleh kok#abaikan. dari chap 1-9 aku baca, aku belum nemuin kekurangan sih, aku juga gak seberapa bisa ngasih kritikan atau saran soalnya aku sendiri masih author amatiran #gaknanya. tapi untuk sejauh ini, bahasa dan penulisanya masih nyaman dibaca kok😉

    oke update soon yaa😀 kutungguu

  48. Thorrrrrrrr,,,,
    G akan d lanjutin nich ff na kok lama banget sich pt.10 nya
    Udh 7bln nichhh,,,
    kalo lagi hamil udh syukuran 7blan dah..
    Jualan rujak

  49. HUAAA, INI MANA CHAPTER.10 NYaaaa??
    Btw, gilaa keren banget thor.. tapi chapt ini pendek deh .. CHAPTER10 NYA MANAAA? T^T Keep writing thor!

  50. Thor aku readers baru😀 .. Sungkemm2 “Bagapta” .. Aku udah bca dari part 1-9, daebak th0r !! (y) .. tapi kok pt.10 nya kok nggak nemu aku yha thor ? Vlis jgn nggantung thor😥 >_<

  51. Makin sedih aja sih chapnya. Huhu taehyung aku hadi jahat banget huhu. Cepet apdet cepet bikin taehyung jadi baik. Hihi

  52. keren banget ceritanya ^^ sampe emak ngomel2 pun tetep aja dilanjutin bacanya😀 chap 10 nya kapan min ?? kok ngga nemu ??

  53. Lanjutt dong thor .. ahh ppali aku tidak sabar .. jangan lama” ff nya keren .. chap.10 kok gak nemu? Ini bukan end kan? Ppali juseyoo .. buat seromantis mungkin thor .. 🙌

  54. yaelah thor ini chap 10 nya buruan donk..nanggung bgt niih….btw ntu taetae dbuat sadar donk thor, masa jadi gay trs, agak risih jadinya thor…keep writing thor😉

  55. udah pasrah aja wehh.. ini gak bakal dilanjut lagi… authornya udah gk bisa di kontak lagi… mungkin dia uda ganti bias jadi gini deh -_-

  56. maaf sebalumnya aku jarang coment! #jadinggaenak aku bener-bener suka bnget sama ini ff…. entah kenapa aku pengennya si Taehyung itu terus nyiksa si Yoonrae…#dasarjiwapsikopat Thor… lanjut ya!!●▽●

  57. annyeong saya reader baru, sebenernya saya udah baca ff ini dari awal tapi saya baru bisa coment sekarang, mian, tapi kok ff ini gak di lanjutin kan sayang ceritanya keren banget

  58. Ini sudah gk dilanjutin lgi ya author?? Nanggung bgt ni! Jangan sampe yoonrae sma yoonggi putus. Tu taehyung jga abnormal–“. Intiny ceritany ni bagus, bikin penasaran terus. Jangan lupa di lanjutin..

  59. annyeong. apakah fanfic ini ada terusannya? astaga aku sedih bacanya kenapa yungi jadi semesum dan tehyung sebrutal itu 😂 tapi meski begitu aku penasaran sungguh. aku juga ngakak terus ngga bisa berhenti 😂 pokoknya daebaklah thor. kkk

  60. Ealah
    Udah hmpir 2th aq baru nemu ff keren kek gini…love my suga..apa deh
    Saeng,part 10nya emg blm ada ya?apa eonni yg gak nemu2??km lg sibuk ya ampe gak ngepost lanjutannya hehe
    Ditunhhue saeng..aq suka suga yg mesum…:*..hihihi
    Iya bener…dibikin happy end..tae2 biar sembuh&ama yeonmi
    Isi sms suga..chagiya km dmn?
    Blsn tae2…aq mau putus oppa
    Tp suga curiga krn bhs sms&cara ngetik smsnya beda.Trus suga nyari yoonrae ampe TKP dan berhasil nyelametin dia
    Hihihi… Ttp dtunggu lah lanjutannya
    Salam
    Ahra eonni

  61. lanjut dong author 😭 lama bangett nunggunya.. udah lumutan ini.-. jangan lama2 lanjutnya 😢 semangat author 💪

  62. author lanjut dong 😢 udah brp tahun nunggu sampe lumutan… semangat author… jangan lama2 updatenya 💪💪😘

  63. Thor ini kapan lanjut. Jang di stop aku penasaran bngt.. ㅠㅠㅠㅠ
    Keep writing. Next chapter selalu aku tunggu. Fighting! 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s