FF/ UMBRELLA GIRL/ BTS-BANGTAN/ pt. 1 ?


Title: Umbrella Girl
Author: Chocochips
Rating: T
Genre: Romance
Length: Chaptered
Cast :
·         Bangtan Boy’s Min Yoongi
·         Lee Jooyeon (OC)
Minor Cast : You will find it in the story
Desclaimer: I dont own anything beside story and oc. This story pure my imagination, any similaries to other stories, dramas and etc. Is purely coincidental.
Chocochips © 2014. All rights reserved. No plagirism. Strictly FICTIONAL . No copying, without author`s consent.
  
Lets check it out….
 

 –
 
Seorang gadis berjalan dengan langkah pasti menghampiri sekumpulan lelaki yang mungkin sedang menunggunya, ditangannya sudah ada sebuah payung berwarna biru tua. Gadis itu adalah Umbrellagirl jadi jangan heran kenapa dia membawa payung, Wajah yang cantik tubuh yang sexy dan senyum menawan menjadi modal utama yang membuat gadis itu menjadi Umbrellagirl.
 
Sesekali gadis itu mencoba menurunkan rokmini nya yang terlalu mini, dia bersumpah kalau bukan karena tuntutan pekerjaan dia tidak mau memakai baju kekurangan bahan ini. Ia juga menyumpahi orang gila yang mendesaign baju ini. Gadis itu selalu mendengus ketika mendengar siulan bahkan gombalan yang dilontaran beberapa laki-laki ketika Gadis itu melewatinya. Tapi maaf saja gadis itu hanya akan bersikap manis pada tuannya, orang yang menyewanya hari ini.
 
“Hello” sapa gadis itu dengan senyum manis terhadap kumpulan lelaki yang diantaranya ada orang yang menyewanya. “Lee Jooyeon-ssi ?” Gadis itu mengangguk lucu dan tersenyum ramah lagi, hei- ini tuntutan pekerjaan.
 
“Apa kau Suga oppa~? ”
 
“Bukan aku tapi dia” ucap lelaki yang sedari tadi berbicara dengan Jooyeon, lelaki itu menunjuk seorang lelaki disebelahnya yang memandang Jooyeon dari atas lalu kebawah begitu sedari tadi. Meneliti setiap lekuk tubuh Jooyeon, Tubuh Jooyeon memanglah sempurna tapi kalau dari pandangan Lelaki itu bisa disimpulkan ada sesuatu yang tidak disukainya dari sosok Jooyeon.

Jooyeon bergerak mengandeng Suga err- dia juga dituntut untuk bersikap agresif karena itulah pesan dari managernya, katanya itu akan membuat Tuannya senang. Beberapa mata menatap Lelaki yang digandeng Jooyeon dengan pandangan iri. Bukan rahasia umum kalau Lee Jooyeon adalah Umbrellagirl yang terkenal dikalangan pembalap, Banyak yang menginginkan Jooyeon tapi karena saking banyaknya yang menginginkan gadis itu tidak semua pembalap bisa memesannya.
 
Jooyeon menyadari beberapa pasang mata menatap lapar kearahnya, namun gadis mungil itu tidak mau ambil pusing dan membalas mereka yang menatapnya dengan senyuman –sok- ramah.
 
“Berapa umur mu ?- YA! Seokjin hyung kukira kau akan menyewakanku seorang Noona ” Jooyeon mengerjapkan matanya dan melepaskan gandengan tangannya pada seseorang yang bernama Suga itu. Jooyeon sedikit mendengus ketika merasakan tatapan dingin dari lelaki itu, oh- jangan lupakan gadis itu juga mempunyai tatapan yang tak kalah tajam!
 
“Umurku sudah lebih dari 17 tahun , dan apakah kau mau aku berdandan seperti Noona-noona kesukaanmu itu ? Aku bisa melakukannya” ucap Jooyeon ketus kedua tangan gadis itu sudah bersedekap didepan dadanya, Matanya menatap tajam kearah Suga, secara tak langsung lelaki itu sudah menolak Jooyeon bukan?. Hilang sudah sikap sok centilnya tadi, dia melupakannya; biarlah managernya nanti marah. Jooyeon ditolak dan menurutnya itu bentuk dari penurunan harga dirinya, sebagai anggota keluarga Lee yang menjunjung tinggi harga diri mereka dia tidak bisa diam saja bukan? . Jooyeon memasang tampang sebal yang terlihat sangat lucu.
 
“Hahaha, kau lucu sekali” Terdengarlah suara tawa seorang lelaki yang tadi dipanggil Suga sebagai Seokjin, Lelaki itu sungguh tidak tahu keadaan saat tertawa. Kedua mata tajam menatapnya membuat suara tawanya menjadi sumbang dan kemudian hilang.
 
“Apakah menurutmu itu lucu ?” Suga berucap sambil mengeluarkan dompetnya mengeluarkan selembar won dan memberikannya kepada Jooyeon, Jooyeon menatap selembar won itu dengan pandangan aneh.


“Apa ini ?”
 
“Itu uang, bodoh”
 
Dahi Jooyeon berdenyut aneh, Jika dalam komik sudah pasti ada empat sudut siku-siku dikepalanya.
 
“Aku tahu ini uang, maksudku untuk apa kau memberikanku selembar won?”
 
“Apalagi tentu saja bayaranmu” jawab Suga dengan nada santai tangan lelaki itu lebih memilih bermain dengan handphone mengabaikan tatapan Jooyeon.
 
Jooyeon memperhatikan selembar won ditangannya “ini bahkan bukan seperempat dari bayaranku yang sebenarnya-” tangan Jooyeon bergerak berebut  handphone yang dimainkan oleh Suga “Kau sudah memesanku jadi sudah menjadi KEWAJIBANMU untuk membayarku full walaupun kau tidak memakaiku, karena kau sudah membuang waktuku” ucap Jooyeon panjang-lebar dengan nada yang menggebu-gebu err- yang lebih mirip seperti orasi saat demo. Gadis itu mendengus ketika kata-kata tidak dengarkan oleh Suga. Lelaki itu bahkan sedang mengorek-ngorek telinganya, seperti malas mendengarkan orasi Jooyeon.
 
“Kau- BRENGSEK!” Jooyeon menendang kaki Suga dan menginjaknya dengan mata heelnya yang runcing,
 
“YAH! KAU GADIS GILA” teriak Suga sambil memegangi kakinya, Jooyeon memandangan acuh tak acuh. Gadis itu menyibukkan dirinya dengan lembaran won yang diolesinya dengan air liurnya entah untuk apa.
 
“Pembalap jelek, diamlah”
 
Seokjin yang sedari tadi memperhatikan pertengkaran antara Temannya –Suga- juga sang Dewi payung, -Lee Jooyeon- hanya diam sambil menahan tawanya. Bukankah lucu ketika seorang pembalap playboy seperti suga terdiam setelah ditempeli Selembar won dijidatnya, seperti vampire cina. Oh sayang sekali dia tidak merekam kejadian langka ini.
 
Setelah merasa tidak ada pergerakan dari Suga, Jooyeon berjalan menjauhi Suga yang diam dengan wajah memerah. Lembaran won yag tadi menempel dijidatnya sudah terjatuh karena perekat –air liur Jooyeon- telah kering.
 
“Kau salah karena kau mencari masalah denganku nona.”
***
 
Suga mengejar Jooyeon hendak membalas dendamnya atas semua yang dilakukan oleh gadis itu terhadapanya. Tapi semua itu tertahan ketika dilihatnya Jooyeon yang ditarik berbicara oleh Jongin, lawannya nanti. Suga menaikkan alisnya ketika Jong In mencoba memeluk Jooyeon tetapi gadis itu bergerak menjauh seperti tidak ingin disentuh. Dia berjalan mendekati Jooyeon dan Jongin yang sepertinya sedang berdebat, Suga menarik tangan kanan Jooyeon. Tetapi Jongin yang melihat itu dengan segera menarik tangan kiri Jooyeon, Suga menatap tajam kearah Jong In yang memegangi Jooyeon.
 
“Lepaskan tangan kotor itu sialan” ucap Suga tegas dan penuh menekanan, ditariknya Jooyeon mendekat kearahnya
 
“Kau yang lepaskan, aku lebih dulu melihatnya” ucap Jong In tak kalah tegas, Lelaki itu menarik kembali Jooyeon mendekat kearahnya.
 
“Tapi aku lebih dulu menyewanya, dia milikku” jawab Suga dengan penekanan pada kata Milikku, Tubuh Jooyeon kembali mendekat kearah Suga tapi dengan cepat tubuh gadis itu mendekat kearah Jong In.
 
“Dia milikku!”
 
“Milikku, menjauhlah brengsek!”
 
“Kau yang menjauh”
 
Terjadilah aksi tarik menarik yang mengundang perhatian orang yang akan menonton balapan nanti, Tubuh mungil Jooyeon masih terombang-ambing kekanan dan kekiri.


“HENTIKAN!!” Teriak Jooyeon, mengagetkan dua orang lelaki yang menarik-narik tubuhnya. Jooyeon mengempaskan tangannya membuat pegangan dua orang lelaki yang memperebutkannya tadi terlepas.
 
“Kau Kim JongIn- Aku bukan milikmu, Aku memang sudah disewa oleh Suga-ssi” Suga tersenyum kemenangan mendengar perkataan Jooyeon, dia tersenyum meremehkan kearah Jong In. “Dan kau Suga-ssi, Bukankah kau sudah membayarku ? pekerjaanku sudah selesai, kontraknya sudah habis. Aku-bukan-milikmu-lagi” Jooyeon melangkah pergi meninggalkan dua orang yang terpaku karenanya.
 
Suga tersadar lebih dulu dan memandang Jongin yang memandangi kepergian Jooyeon; lelaki bernama Jongin itu sepertinya menyukai Lee Jooyeon, Suga menepuk pelan bahu JongIn menyadarkan lelaki itu.
 
“Bagaimana kalau taruhannya kita ubah ? Siapa yang menang dia berhak mendapatkan gadis itu-” JongIn tersenyum miring setelahnya “Dan siapa yang kalah harus membayar gadis itu untuk yang menang” Lanjut Jongin, Keduanya berjabat tangan dan saling menatap kemudian berjalan memasuki mobil masing-masing.  Balapan akan dimulai.
 
***
 
Pub itu selalu ramai diatas jam 2 pagi, menjamu para keparat dengan minuman yang selalu dipuja dan juga wanita siap pakai. Tempat ini tidak pernah sepi pengunjung mengingat ini adalah pub ter-favorite bagi para pemakai dan sejenisnya. Tempat yang selalu menyediakan yang terbaik dari yang paling terbaik.
Setiap ruangan telah terisi penuh oleh pasangan-pasangan ilegal yang diketahui tidak saling mengenal satu sama lain. Bahkan hingga bilik-bilik ditoilet pun berisi pasangan yang sedang menikmati tubuh pasangan masing-masing. Tempat paling keparat yang pernah ada di Seoul.
Ruangan gelap, penuh asap rokok, cahaya yang selalu berganti warna setiap detiknya yang membuat kepala terasa hampir ingin pecah membuat tempat ini terlihat semakin memukau untuk mereka yang penikmat dunia malam.
Jooyeon mendengus pelan saat tahu tempat yang menjadi perantara pertemuaannya dengan Tuan-nya malam ini adalah sebuah Pub, Jooyeon tidak suka gelap dan dia tidak suka asap rokok. Itulah yang membuat Jooyeon tidak menyukai tempat dengan cahaya warna-warni yang berkelap-kelip. Dia kembali meringis ketika mendengar suara teriakan kegirangan dari orang-orang yang sedang menari dilantai dansa, Jooyeon mengutuk seorang DJ yang memutarkan lagu berisik membuat kepalanya berdenyut pusing.
Gadis itu melihat handphonenya kembali membaca pesan dari managernya yang mengatakan kalau dia harus pergi keruang VVIP untuk mencari tuannya, dalam hati gadis itu berdoa supaya diruang VVIP nanti tidak semeriah diruangan dimana sekarang dia berada, Jooyeon kembali melangkahkan kakinya  menaiki sebuah tangga yang akan mengantarkannya keruangan VVIP.
Mata Jooyeon membulat ketika mendapati seorang lelaki yang duduk dengan tenang ditemani segelas minuman memabukkan, Jooyeon hendak berbalik ketika langkahnya terhalangi oleh seorang lelaki yang dia juga kenali. Tubuh mungilnya terdorong mendekati seorang yang tadi duduk. Jooyeon duduk dengan posisi siaga, berjaga-jaga menghindari kejadiaan seperti siang tadi dimana tubuhnya terombang-ambing kesana-kemari.
“Aku menyewamu untuknya, jadi puaskanlah dia setelah itu kembali padaku”bisik JongIn tepat ditelinga Jooyeon dan setelah itu Lelaki dengan Kulit tan itu pergi meninggalkan Jooyeon; Jooyeon panik. Dia bukan seorang pelacur hei ingat dia hanya seorang Umbrellagirl.
“Tapi aku tidak menyewakan tubuhku” gumamnya pelan, belum sempat Jooyeon sadar dari keterkejutannya, tubuhnya kembali ditarik berdiri oleh Suga, Jooyeon mencoba melepaskan genggaman Suga tetapi gengaman lelaki itu sungguh kuat. Jooyeon tidak bisa melepaskannya.
“A-a..Aku-” ucapan Jooyeon tertahan ketika Suga menatap tajam kearahnya entah kenapa sekarang nyali gadis itu menciut, padahal tadi siang dia sama sekali tidak takut dengan tatapan tajam dari sisipit Suga.
“Aku sudah tidak tahan lagi, jadi diamlah kau hanya boleh berbicara ketika kita diranjang nanti” Jooyeon menatap horror kearah Punggung lelaki didepannya, Jooyeon seperti boneka bodoh yang diam dan mengikuti langkah Suga. Sungguh untuk berpikirpun gadis itu tidak bisa lagi karena memikirkan nasibnya nanti.
Oke baiklah ini tidak baik, Berbahaya; itulah ‘warning’ yang diperintahkan oleh otak kecil  Jooyeon. Setelah sadar dari lamunannya tadi Jooyeon langsung berontak, Gadis itu menarik tangannya yang digengam erat oleh Lelaki mesum bernama Suga. Usahanya berhasil dengan gerakan cepat juga Jooyeon menendang bagian vital Suga, sedikit takut karena tendangannya itu membuat Suga terkapar dan memegangi bagian vitalnya. Jooyeon sedikit meringis dan bimbang antar ingin membantu atau kabur.
“Lee Jooyeon, kau bisa merusak masa depanku!!” Teriak Suga dengan geraman marah yang membuat Jooyeon membulatkan matanya takut.
Salah sendiri karena berani menyentuhku, gumam Jooyeon dalam hati.
“eng- maaf” itulah kata terakhir yang digumamkan oleh Jooyeon sebelum dia berlari menjauhi sosok Suga yang tergeletak menahan sakit.

END or NEXT ?
(bad respone, END. good respone, NEXT)
i need ur comment, so pls dont be silent reader ^o^
with love,
chocochips

About fanfictionside

just me

25 thoughts on “FF/ UMBRELLA GIRL/ BTS-BANGTAN/ pt. 1 ?

  1. Seru.. wajib di lanjut thor..
    Suka krn disini suga jd pembalap..tp mesumnya gak ketinggalan yah? Hehehe
    Semangat!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s