FF/ BUT I LOVE YOU/ BTS-BANGTAN/ pt. 1


Author  : Nett’s

Title                  : But I Love You

Length  : multi chapter

Genre    : romance, little comedy (maybe), school life,

Cast                  :

– Kim Hyo Na (OC)

– Park Min Soo (OC)

– Go Jae Min (OC)

– Jung Ho seok (J-Hope of BTS)

– Cha Young Min (OC)

– Han Min Woo (OC)

 

J-hope2

Hyona Pov

 

 

 

 

Masih ku ingat saat pertama kali aku mendengar namamu, ya, namamu, dari teman satu sekolahku, memang tidak sekelas denganku, tapi kelasku dan kelasnya cukup berdekatan. Saat itu aku sedang berjalan sendiri entah sejak kapan aku merasa ada yg aneh dari semua temanku, mereka menjauhiku, kecuali satu, Lee Eun Ah, sahabatku dari awal masuk SMP,.

 

“Ya~ Minsoo-ah, benarkah kau berpacaran dengan Jung Ho Seok?  Yaaa… kalian sangatlah cocok! ” ucap Minwoo setengah mengguncang badan Minsoo, Minsoo tak menjawab, ia hanya tersipu malu dan raut wajahnya berubah menjadi merah padam, “Aihh… mengaku saja, kami semua sudah tau menahu tentang itu Minsoo-ah, kau tenang saja.. hihihi” ucap Youngmin menyela pembicaraan mereka, aku yang tidak sengaja mendengar pura-pura tak tau apa-apa dan terus berjaa melewati mereka. ‘Jung Ho Seok?  Sepertinya aku pernah membaca nama itu di daftar pertemnan facebookku’ ucapku dalam hati, ‘ah sudahlah, tak perlu kiranya aku mengurusi urusan mereka.’

Yap, Minsoo, Minwoo, Youngmin dan teman-temannya memang anak yang cukup populer di sekolah, bagaimana tidak, Minsoo adalah anak yang cantik, kaya dan tentu saja pintar, bahkan dia rangking 1 paralel di sekolahku, hanya saja tubuhnya agak sedikit gempal, bahkan bisa dibilang gendut kalau di bandingkan denganku, kkkkk~. Bukan hanya itu yang membuat dia dikenal banyak orang di sekolah, dia juga ketua organisasi siswa intra sekolah di salah satu sekolah favorite di korea, sekolahku.

Tak selang waktu lama setelah itu aku tak sengaja mendengar (lagi) perbincangan Minsoo dan teman-temannya, ‘Aih.. mengapa sekarang mereka membicarakan pria lain eoh?  Apa Minso itu seorang playgirl? Aarrghh tidak.. tidak… aku tidak tau apa-apa, maka dari itu aku tak boleh sok tau dan soksok ikut mencampuri urusan mereka.. ahhh babo Hyona !’ Dalam hati aku mengerutuki diriku sendiri.

 

 

 

 

 

–00–

 

 

 

 

Hari sudah menjelang larut malam, tetapi tetap saja mataku ini enggan untuk terpejam. Ku putuskan untuk memeriksa facebookku sebentar, dan apa ini?  Ada anyak sekali pemberitahuan, dan isinya?  Ini Kenyataan atau mimpi eoh?  Jung Ho Seok?!  Pacar Minsoo?!  Mengapa banyak sekali menyukai status-statusku?  Anii… aku tak boleh merasa GR, tapi ini gila.. banyak sekali… ‘Apa aku harus mengirim pesan padanya?’ Pertanyaan itu berputar dan terus berputar di kepalaku, ‘ah.. ku coba saja.’

‘Thank’s for like my status..🙂’  lalu ku tekan tombol enter pada laptopku, ah ternyata dia sedang online, apa online?  Oh mengapa jantungku serasa akan copot eoh? ‘Dug..dug..dug..dug’ jantungku berdegup kencang, apalagi saat melihat ‘typing a messege’ dan dia membalasnya, lalu aku pun bergantian menyukai semua statusnya, dan dia mengucapkan apa yg tadi aku ucapkan kepadamu, dan padapada akhirnya kita berbicara, bercanda, dan akhirnya aku tau bahwa kau dan Minsoo sudah tidak menjalin hubungan lagi..

 

 

 

 

–00–

 

 

 

 

 

 

Hari demi hari berlalu, semakin hari akhirnya aku semakin dekat denganmu, Jung Ho Seok. Aku bahkan berulang kali membuka profile facebook dan tiwttermu, aku menjadi stalkermu~xixixi..  Ternyata kau sangat menyenangkan, dan juga……….tampan~ kau mempunyai mata yg indah, bening, menyejukan dan menenangkan hati, hidungmu yang bangir membuat kesan sangat menarik, dan sepertinya aku pernah melihat wajahmu, iya wajahmu…. “Eomma? ” ucapku setengah berteriak, “Ah.. baboo!!  Tak mungkin dia mirip eommaku” ucapku lagi. Tapi benar, iya sangat mirip dengan eommaku, dan aku sadar, dia sanga mirip denganku, memang saat melihat wajahku dan wajahnya sekilas dan tanpa memperhatikan tidak mirip, tetapi jika diamati dengan seksama aku dan dia memiliki banyak kesamaan dari segi wajah maupun sifat, tapi mungkin tingkah laku sangat tidak mirip, bahkan bersebrangan. Aku adala yeoja yang cerewet, sedikit tomboy, bahkan bisa dibilang kasar, cuek, dan acuh. Dan dia?  Walau dia selalu menutupi sifat aslinya di depanku dengan pura-pura menjadi pendiam, sebenarnya aku tau dia itu seperti apa, ya, aku tau, aku sering mencari informasi tentangnya lewat Jaemin, Go Jae Min, saudara sepupunya.

Baru saja seminggu aku mengenalmu, Hoseok-ah, aku sudah merasa sepeeti bertahun-tahun mengenal dan dekat denganmu. Nyaman. Aku sangat nyaman saat aku melihat mata itu untuk pertama kalinya. Di depan rumah Minhyun temanku saat aku sedang berlatih untuk tugas dramaku. Kau datang dengan Taehyung sahabatmu. Ya, hanya untuk menemuiku untuk yang pertama kali. Kau mengenakan hoddie hijau (warna kesukaan Hoseok) dan celana jeans tigaperempat yang semakin membuatmu cool. Hoddie itu membalut dadamu yang bidang, oh tidak, ternyata dia jauh lebih tinggi dariku, dia sangat memenuhi bahkan melewati kriteria namja idealku. Sangat tampan, dan tinggi tentunya. Aku sampai merasa tak percaya diri dengan tinggi badakubadanku yang hanya mencapai dadamu, aih.. ternyat aku pendek, sangat pendek. 26 Januari, hari itu menjadi hari yang sangat tak terlupakan.

 

 

 

 

 

 

 

–00–

Hyona Pov

 

 

 

 

 

 

“Ya~ Jung hoseok!  Kembalikan itu padaku!!” Ucapku karena kesal dengan ucapannya. “Kejar kalu kau bisa! ” ucapnya sambil memeletkan lidah. Meledekku. Akupun menghentakan kaki karena kesal, “Ya~ kau kejar saja dirimu sendiri! ” ucapku lalu duduk lagi, “Ya~ hei kau yeoja aneh!  Mengapa kau menyuruhku untuk mengejar diriku sendiri eoh? Baboo Hyona! ” ucapnya sambil menjitak kepalaku. “Aahh~ appoo!!! ” ucapku mengeluh sambil menginjak kuat-kuat kakinya yang besar.

 

 

Chu~

 

 

Satu kecupan hangat mendarat di sudut bibirku. Akupun diam membeku. Mungkin wajahku sudah memerah seperti saus tomat yang biasa aku makan. “Hei!  Tak usah salah tingakah seperti itu. Aku tau aku memang namja tampan.” Ucap Hoseok menyadarkanku. Hei, apa dia bilang?  Tampan?  Sebenarnya memang benar apa yang dikatakan namja itu, dia tampan, tapi aku enggan engatakan sejujurnya, aku tak mau membuatnya besar kepala. “Apa kau bilang?  Tampan?  Bahkan kau jauh dari kata tampan!  Bahkan jika diandingkan Jelly sekalipun, tetap lebih tampan Jelly! ”  ucapku membandingkan dengan kucing peliharaanku, “Aih.. Aku di samakan dengan kucing eoh ?? Apa kau bodoh ? Aku ini sangat mirip dengan J-Hope personil boyband idolamu itu !” Ucapnya sambil memanyunkan bibirnya, lalu duduk. “Aku dapat !” Ucapku setelah merebut sepatu sebelah kananku dari tangan Hoseok, lalu mengambil tas Hoseok dan mencoba meledeknya. “Hei, Hoseok ! Liat ini ! ” ucapku sambil memeletkan lidah “Ya~ aku lebih tua 3tahun darimu! Tapi mengapa kau tak memanggilku dengan sebutan Oppa eoh ? Bahkan kau meledekku!” Ucapnya kesal, “Aku akan memanggilmu ‘Oppa’ jika kau berhasil mengambil tas ini dariku !” Ucapku meledek. “Yaa~ awas kau Kim Hyo Na !!” Ucapnya lalu mengejarku, aku pun berlari sekencang yang aku bisa, dan tiba-tiba……….

 

 

“Braakkk!! Pyaarrr!!”

“Huaaaaaaaa!!!! Kim Hyonaa~!!!!” Jeritan yang sepertinya terdengar familiar di telingaku.

 

Aku jatuh tersungkur dengan posisi yang sama sekali tidak elit.. bahkan ini sangat menyakitkan, kurasa tulang punggungku akan patah.. aku diam tak bergeming, untuk berdiri saja rasanya tulang-tulangku akan patah, apa aku menabrak tronton eoh?  Sampai aku mrasa tulangku akan rontok semua.

 

“Hyaaaa!!!!! Bajukuuu!!! ” jeritan itu juga terasa familiar di telingaku.

 

Akupun mencoba mendongakan kepalaku, melihat siapa yang telah aku tabrak dan menjadi berteriak sebegitu hebohnya. “Yeobo, kau tidak apa-apa??” Ucap Hoseok terengah-engah, nampaknya dia sangat mengkhawatirkanku. Kkkkkkk~

Saat ku mencoba melihatnya, aku terkejut bukan main.. dia… ah tamat sudah riwayatmu Kim Hyona!!  Ucapku dalam hati, dia Minso,  Park Min Soo. Yappss, betul mantan Hoseok!!

 

Hoseok membantuku untuk bangun, dan ku rasa kini tatapan tajam dan mengerikan terarah padaku dan Hoseok, tatapan Minsoo yang sangat mengerikan. Matilah kau Hyona!!  Rutukku dalam hati. “Mian.. sungguh aku tak sengaja Minsoo-ssi…” ucapku pelan dan menundukan kepalaku, aku tau ini akan menjadi masalah besar. Hoseok merangkulku, karna kakiku terkilir, dan aku menyadari bahwa Minsoo semakin menatapku tajam, “Hei Kim Hyona!  Apa kau tak tau eoh?! Bajku ini sangatlah mahal!!!  Dan sekarang kau membuatnya kotor!! Kau sangat menyebalkan Hyonaa !!!!” Ucapnya kesal lalu mendorong tubuhku hingga aku hampir terjatuh lagi, untung saja ada Hoseok yang menahan tubuhku, “Mianhaeyo Minsoo-ssi.. ” ucapku menyesal, “Hei kau matras !! Itu hanyalah noda kecil !! Kenapa kau begitu mempermasalahkannya eoh ?!!” Ucap Hoseok dengan nada yang begitu kesal, kkk~ aku menahan tawaku saat Hoseok menyebut Minsoo dengan sebutan ‘MATRAS’ haha.. tentu saja karena badannya yang mirip matras itu. Upss…

“Yaa~ tiang jemuran !! Bajuku ini sangat mahalll !!!! Aku tak kan membiarkan begitu saja karena baju ini sangat mahaalll !! Limited edition you know ?!!” Ucap Minsoo

 

 

 

 

 

 

–00–

Minsoo Pov

 

 

 

 

 

“Yaa~ tiang jemuran !! Bajuku ini sangat mahalll !!!! Aku tak kan membiarkan begitu saja karena baju ini sangat mahaalll !! Limited edition you know ?!!” Mengapa kau menjadi sangat kasar denganku Hoseok-ah?  Apa kau tak menyukaiku lagi?  Kau sungguh jahat Hoseok-ah, rasanya aku tak kuasa harus berdebat denganmu hanya karna Hyona, apa dia pacar barumu eoh?  Bahkan kau memanggilnya dengan sebutan ‘yeobo’. Rasanya hatiku hancur berkeping-keping.. sakit..

 

“Hei anak orang kaya ! Itu hanyalah noda kecil ! Jika di cucipun pasti akan hilang nodanya ! Kau hanya melebih-lebihkannya ! Cih !”

 

Kata-kata itu semakin membuat hatiku sakit.. sangat sakit.. aku menyembunyikan tangisku, dan pergi melewatinya dan Hyona begitu saja, hatiku sangatlah sakit.. sakit sekali.. tega-teganya dia membentakku dengan begitu kasarnya.. air mataku pun jatuh tak terbendung.. aku berlari tak memperdulikan berapa banyak orang yang melihat aneh kearahku, “Minsoo-ah.. tunggu akuu !” Aku tak berani menengok kebelakang, takut akan sakit hatiku makin memuncak, tak memperdulikan seberapa kencang Minwoo dan Youngmin memanggilku. Aku terhenti di depan pohon besar nan rindang, menangis sejadi-jadinya, meluapkan semua rasa sakitku dan berharap rasa sakit itu akan hilang,

 

 

 

 

–00–

Author pov

 

 

 

 

 

“Minsoo-ah.. kau kenapa eoh?….. ehmm?  Mengapa kau menangis eoh? ” ucap Minwoo terengah-engah karena mengejarku sedari tadi, “Hei baboo Minwoo!  Jelas-jelas Minsoo menangis karna Hoseok menggertaknya!! ” ucap youngmin sambil menonyor kepaa Minwoo. “Yaaa~mengapa kau menonyor kepalaku eoh?!” Ucap Minwoo kesal, mereka berdua sama sekali tak memperdulikan Minsoo yang sedang sesenggukan menahan tangisannya, “Kau saja yang baboo Minwooo!!  Lihatt… ” “Berhentii!!!!  Atau aku tak akan menjadi teman kalian lagi!!!” Ucap Minsoo memotog perkataan Youngmin. “Mianhae Minsoo-ah, kami tak bermaksu….”   “Diam kau!!  Atau akan ku sumpal mulutmu itu!! ” ancam Minsoo kembali memotong perkataan Youngmin.

 

Youngmin pun terdiam, begitupun dengan Minwoo.. mereka takut akan kemarahan Minsoo semakin memuncak. “Ya~ Minsoo-ah, kau ini yeoja yang cantik, kau populer, kau pintar, bahkan kau adalah ketua osis, kau pasti akan mendapatkan yang lebih baik bahkan jauh lebih baik dari sepupuku itu. Apa kau tak pernah menyadari kesalahanmu eoh ?? Kau dulu selalu bertindak semaumu kepadanya, bahkan kau meninggalkannya demi namja lain, dan lihatlah, saat kau bersama namja lain, dan Hoseok sudah menemukan yeojanya kau justru seperti ini. Kau tak menyadari akan kesalahanmu yang selalu menyalahkan Hoseok. ” ucap seorang yeoja imut dari arah belakang pohon rindang itu. “Go Jae Min ?” Ucap Minsoo kaget dan segera menghapus air matanya.

 

“Bagaimana ini Minwoo-ah ? Aku takut mereka akan bertengkar kembali seperti kemarin, kau tau kan walau mereka berdua adalah teman kita tetapi Jemin itu kan…” bisik Youngmin sambil menyikut Minwoo tetapi belum sempat melanjutkan perkataannya Minwoo segera menyelanya “Yak.. aku sudah tau, tetapi aku kagum dengan Jaemin yang selalu berkata apa adanya tentang Minsoo, ya walaupun itu kejelekannya sekalipun, dia sungguh berani.” bisik Minwoo.

“Ya ini aku ? Kenapa kau terlihat begitu terkejut eoh ? Minsoo-ah, aku tau kau bisa mendapatkan semua yang kau mau, tetapi tetap saja kau tak bisa bertindak semaumu.” Ucap Jaemin lagi.

 

“Ya~ berani-beraninya kau Jaemin berkata seperti itu padaku !! Apa kau mau jika aku mengadu pada appaku dan kau akan dikeluarkan dari sekolah eoh ??” Ucap Minsoo kesal sambil mengacungkan jari tepat di depan wajah Jaemin. “Heii.. hei.. calm down okey ? Aku berbicara apa adanya Minsoo-ah, kau seharusnya menyadari itu. Bukan hanya mengandalkan kekayaan appamu itu Minsoo-ah. Ingatlah, cinta tak bisa di beli.” Ucap Jaemin menepuk bahu Minsoo dan berlalu meninggalkannya bersama Youngmin dan Minwoo. Benar memang adanya, cinta tak dapat di beli, cinta tak dapat di paksakan, cinta akan datang secara tiba-tiba, tak memandang seberapa kaya orang itu, tak melihat seberapa cantik atau tampan orang itu. Tetapi cinta sejati muncul dari dalam hati yang paling dalam, tak pernah ada paksaan.

 

 

 

 

–00–

Di sisi lain..

 

 

 

 

 

“Hyona-ah, kau sungguh tidak apa-apa eoh? Kakimu terkilir, lebih baik aku menggendongmu yeobo..” ucap namja tampan yangyang diketahui namanya Hoseok itu. “Tak usah, aku yeoja tangguh, ini hanya terkilir, ayolah, jangan terlalu mengkhawatirkanku..” ucap Hyona sambil memegang pipi Hoseok megrahkan menghadap padaya lalu menepuknya, tiba-tiba…

 

“Kyaaaaa!!!  Aku tak mau Hoseok-ahh!!!  Aku malu dilihat banyak orang seperti sekarang iniii!!! ” ucap Hyona yang sedag di gendong bridal style oleh Hoseok. “Ini semuasemua salahmu. ” ucap Hoseok santai “Mengapa aku yang disalahkan eoh?! ” ucap Hyona sedikit kesal, “Salahmu. Karena kau beitubegitu menggmaskan.” Ucap Hoseok sambil memeletkan lidahnya. “Ya~ Hoseok ah ! Turunkan aku sekarang!!! ” ucapucap Hyona sambil memukul-mukul lengan Hoseok, “aku akan menurunkanmu jika kau menuruti permintaanku.” Ucap Hoseok. “Ne, aku akan menurutimu, sebab kalu tidak aku akan semakin malu dilihat banyak orang yang lewat di tempat ini.” Ucap Hyona sambil menutupi mukanya. “Aku ingin kau mengatakan “aku cinta Jung Ho Seok selamanya aku akan mencintainya” diatas sana.” Ucap Hoseok sambil menengokkan kepalanya kearah halaman coffee shop yang letaknya lebih tinggi satu meter dari tempat yang Hoseok pijak sekarang, Hyona membelalakan matanya, “Apa kau bilang ?! Kau ingin membuatku mati berdiri karna malu eoh ?! Kau jahat Hoseok-ah!! Jahat !!” Ucap Hyona sambil memukul dada Hoseok. “Haha.. yasudah kalau kau tak mau melakukannya. Aku tak akan menurunkanmu.” Ucap Hoseok sambil memeletkan lidahnya. “Aih.. namja ini sangat menyebalkan, tetapi tetap saja aku mencintainya.. love you Hoseok-ah.. xxixixixi” batin Hyona.

 

“Ya~ Hoseok-ah, sampai kapan kau akan menggendongmu seperti ini terus ? Aku malu..” ucap Hyona sambil terus menutupi mukanya, “kau harusnya merasa beruntung karena kau dapat dilihat orang banyak saat kau digendong namja super duper tampan sepertiku.” Ucap Hoseok sambil menyeringai, “tampan.. tapi saat mirip dengan eommaku..” batin Hyona sambil terus memandangi wajah Hoseok, “Yakk jangan melamun. Sudah ku bilang jika aku ini super duper tampan. Jadi jangan sampai terheran-heran seperti itu saat melihat wajahku.” Ucap Hoseok “Percaya diri sekali.. Cih!” Hyona mencibir, Hoseok hanya tertawa saat mendengar cibiran yeoja yang sangat ia cintai itu.

 

 

 

 

 

–00–

 

Hoseok Pov

 

 

 

 

“Hoseok-ah.. ku mohon turunkan aku sekarang juga.. aku sangat malu di lihat bajyak orang sedari tadi.. lagi pula ini sudah dekat dengan rumahku..” ucap Hyona memohon, sebenarnya aku sangat senang bisa menggendongnya sepeti sekarang ini, tubuhku dan tubuhnya sangat dekat, jantungku pun seakan mau copot, tetapi sungguh amat nyaman dan menyenangkan, walau sedikit melelahkan.

 

“Tidak mau..” ucapku, sebenarnya aku hanya ingin menggodanya, karena menurutku dia sangat menggemaskan saat digoda seperti itu. “Hei, kau telah melewati gang rumahku Hoseok-ah” ucap Hyona lagi, aku sengaja melewatkan gang rumahnya.. xixixi.. karena aku ingin lebih lama berdekatan seperti ini dengannya. “Eoh ? Benarkan begitu ? Aku rasa aku mengalami anemia sehingga lupa dengan gang rumah yeojaku sendiri.” Ucapku berbohong sebenarnya aku sengaja.. kkkkk~ eoh ? Tadi aku ucap apa ? Anemia ? Ahh baboo Hoseok ! Aku memang selalu seperti itu, berbicara tanpa aku rencanakan, kata anemia itu keluar begitu saja, padahal aku ingin mengatakan amnesia.. ah baboo… –”

 

“Baboo! Amnesia bodoh bukan anemia !” Ucap Hyona lalu mendaratkan dengan indah jitakan menyakitkan di kepalaku. “Aawww… appoo!!” Ucapku tanpa sadar aku menurunkan gendonganku. “Yeesss!! Aku sudah tak malu lagii.. wekk…” ucap Hyona memeletkan lidahnya seperti anak TK, lalu berlari menuju gang rumahnya. “Kau tak akan lepas dariku nona Kim..” ucapku mengejarnya lalu menggendongnya lagi, tapi kini ku gedong di belakang, heemm… apa ini.. kenapa rasanya…. emm……………..pu……..kk….. ??!

 

About fanfictionside

just me

5 thoughts on “FF/ BUT I LOVE YOU/ BTS-BANGTAN/ pt. 1

  1. Hai2.. aku author ff ini.. maaf lupa ngasih author note nya.. .,.
    Iya ini chapt 2 nya lagi dalam pengerjaan.. mohon bersabar ya..🙂 baru setengah jadi soalnya.. hihi.. kalo mau bertemen sama aku add fbku Rienetta Delia Sandhy atau follow twitterku @netta_netnot..🙂

  2. dati mulai hyona bilang ho seok mukanya mirip sama ibunya ada filing klo dia ade kk -,- atau aku salah ?? semoga aja gak ㅠ.ㅠ(hnya menebak -.-v) jangn sampe ho seok sama hyona ade kk nexttt thor bikin penasaran supahh daebakkk >.<

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s