FF/ KISS ADDICT/ BTS-bangtan/pt.7


Tittle                : Kiss Addict [Chapter 7]

Author             : Honeyaa

Casts               : Lee Yoonrae, Min Yoongi, Kim Taehyung, Min Yeonmi, and others

Leght               : Multichapter

Genre              : Romance

Rating             : PG 17

 

Suga-V-bts-35186255-500-332

 

***

 

 

 

 

Author POV

 

 

Yoonrae yakin kepala ibunya tak terantuk batu ataupun tiang listrik. Ia juga sangat yakin jika ibunya tak mempunyai riwayat penyakit kejiwaan.

 

Yoonrae sangat yakin.

 

Yakin sekali.

 

Semua pemikiran itu sekejap berubah ketika ibunya berhasil memergoki dirinya dan Yoongi tidur seranjang tadi pagi. Ibunya tak berhenti tersenyum hingga membuat Yoonrae ketakutan.

 

Tersenyum memang baik, tapi kalau berlebihanㅡyah kalian tau jika semua yang berlebihan itu tak baik.

 

“Berhenti tersenyum seperti itu. Eomma terlihat mengerikan.”

 

Yoonrae merasa risih. Ia menatap ibunya tak suka. Ia ingin segera berangkat sekolah dan berharap saat ia pulang nanti ibunya sudah kembali ke dalam mode normal.

 

“Aku sudah selesai.”

 

Ah, Yoonrae baru ingat jika ada Yoongi di sampingnya. Gara-gara ibunya, ia sampai mengabaikan Yoongi di ruangan ini.

 

Jangan tanya kenapa Yoongi masih berada di rumah Yoonrae. Tentu saja karena dipaksa oleh ibunya untuk sarapan disini. Alasannya sangat klasik, terlalu banyak memakan waktu jika Yoongi pulang ke rumahnya.

 

“Aku juga sudah selesai. Kami berangkat dulu, eomma. Sampai jumpa!”

 

Yoonrae segera menggamit lengan Yoongi dan beranjak pergi. Yoongi terkejut mendapati perlakuan tak biasa dari Yoonrae. Biasanya kan Yoongi yang inisiatif duluan.

 

Yoonrae hanya ingin cepat-cepat keluar dari rumah. Suasana di dalam tadi cukup canggung, ditambah lagi ibunya yang bersikap tak normal.

 

Sebenarnya ia juga tak ingin Yoongi berpikiran macam-macam tentang ibunya, walaupun Yoonrae tau jika sedari tadi Yoongi menatap ibunya dengan aneh. Mau bagaimana lagi, ibunya sudah terlanjur memberikan first impression yang mengejutkan.

 

“Hati-hati di jalan!”

 

Samar ia masih bisa mendengar ibunya berteriak begitu. Yoonrae yakin ibunya sekarang masih tersenyum tak jelas seperti tadi.

 

Kalian ingin tau apa yang terjadi tadi pagi setelah Yoonrae dan Yoongi kedapatan tidur seranjang?

 

Ketika Yoongi dan Yoonrae sibuk mengelak dan menjelaskan dengan berbagai alasan bahwa yang dilihat ibunya hanyalah salah paham, ibunya yang tadi menatap mereka dengan tajam tiba-tiba tersenyum sambil berkata,

 

“Wah, ternyata putriku sudah besar.”

 

Yoonrae dan Yoongi hanya bisa jawsdrop mendengarnya, diikuti kekehan geli dari mulut ibunya yang memandangi mereka dengan tatapan bahagia.

 

 

 

 

***

 

 

 

 

 

Mereka berjalan beriringan menuju halte bus. Yoongi tak bisa menyembunyikan kebahagiaan yang sedang ia rasakan. Terlalu banyak hal yang membuatnya bahagia hari ini.

 

“Sekarang kau suka sekali dekat-dekat denganku ya, Yoonrae?”

 

Yoongi mengatakannya sambil tersenyum tanpa mengalihkan pandangannya lurus ke depan. Yoonrae yang tak mengerti apa maksud Yoongi hanya menatapnya penasaran.

 

Yoongi menundukkan wajahnya dan menatap lengannya yang sedari tadi masih digenggam erat oleh Yoonrae.

 

Yoonrae mengikuti arah pandang Yoongi dan seketika itu juga ia buru-buru melepaskan genggamannya dengan wajah yang bersemu merah. Ia segera menjauh dari Yoongi dan mempercepat langkahnya.

 

“Jangan salah paham. Aku tak bermaksud seperti itu tau!” kata Yoonrae setengah berteriak.

 

Ia mempercepat langkahnya menuju halte bus yang sudah terlihat di depan sana. Meninggalkan Yoongi yang tertawa di belakangnya.

 

Yoongi mengejar Yoonrae dengan setengah berlari yang sudah berada tepat di depan halte bus. Ia memposisikan dirinya tepat di samping Yoonrae.

 

Yoonrae menjauh satu langkah. Ia masih malu dengan kejadian tadi. Yoongi kembali mendekatinya.

 

“Menjauh dariku.”

 

“Tidak.”

 

“Menjauh.”

 

“Tidak.”

 

“Menjauh.”

 

“Tidak.”

 

“Aku bilang menㅡ”

 

Yoonrae tak sempat menyelesaikan kalimatnya ketika Yoongi dengan tiba-tiba mengenggam telapak tangannya dan menariknya memasuki bus. Ia terlalu sibuk mendebat Yoongi hingga tak menyadari jika bus yang mereka tumpangi sudah datang.

 

Mereka segera duduk dibangku paling belakang. Yoonrae melepaskan genggaman Yoongi dari tangannya. Sentuhan sekecil apapun yang diberikan Yoongi pasti selalu membuat jantungnya berdetak lebih cepat dan membuat wajahnya memerah tersipu.

 

“Asal kau tau saja, aku tak akan menjauh darimu. Karena kau adalah milikku.”

 

“Aku tak pernah bilang mau menjadi milikmu.”

 

“Kau bilang kau juga mencintaiku kan?”

 

“Hn. Tapi aku tak pernah bilang mau menjadi milikmu kan?”

 

“Jangan menjawab pertanyaan dengan pertanyaan, Yoonrae.”

 

“Apa begitu?”

 

Yoongi hanya mendengus kesal. Yoonrae puas sekali bisa membuat Yoongi jengkel. Hitung-hitung untuk pembalasannya karena Yoongi selalu saja menggodanya.

 

Bus yang mereka tumpangi akhirnya berhenti. Para penumpang turun bergantian, termasuk Yoongi dan Yoonrae. Mereka segera berjalan menuju sekolah yang terletak tak jauh dari halte.

 

Yoonrae berjalan lebih dulu meninggalkan Yoongi yang berada di belakangnya. Ia baru sadar jika jaket yang Yoongi pinjami masih ia pakai. Berhubung kemejanya masih sobek, tak ada salahnya kan memakainya lebih lama?

 

“Yoonrae berhenti!”

 

Ia menghentikan langkah kakinya di depan gerbang sekolah setelah mendengar teriakan Yoongi. Yoongi mempercepat langkahnya mendekati Yoonrae.

 

“Ada apa?”

 

“Mulai sekarang lebih berhati-hatilah. Aku tak ingin kau terluka lagi,”

 

“Tenang saja. Aku bisa menjaga diri kok, sunbae.”

 

“Dan untuk ponselmu yang rusak aku akan menggantinya.”

 

“Tapi.. itu kan bukan salah sunbae. Sunbae tak perlu menggantinya.”

 

Yoongi hanya tersenyum. Kemudian ia memegang kedua bahu Yoonrae dengan erat. Kedua matanya yang sipit menatap tepat pada kedua mata Yoonrae.

 

“Anggap saja sebagai permintaan maafku karena tak datang tepat waktu untuk menyelamatkanmu, mengerti?”

 

“Tapi kan ituㅡ”

 

Yoonrae tak sempat meneruskan kata-katanya karena jari telunjuk Yoongi yang tepat berada di depan bibirnya, mengisyaratkan untuk menerima saja apa yang dikatakan Yoongi.

 

Akhirnya Yoonrae hanya bisa mengangguk mengerti. Toh jika ia menerimanya, ia juga tidak akan dirugikan. Yoonrae hanya tak enak hati pada Yoongi yang sudah banyak membantunya.

 

Tanpa disadari oleh Yoonrae, ternyata Yoongi sudah mendekatkan wajahnya. Yoonrae membulatkan matanya terkejut.

 

Namun entah mengapa, tubuhnya tak dapat digerakkan sejengkalpun. Mata Yoongi menatapnya dengan tajam membuat tubuhnya beku. Yoongi mendekatkan bibirnya pada bibir Yoonrae.

 

 

Lebih dekat..

 

 

Hingga Yoonrae bisa merasakan hembusan nafas Yoongi di permukaan wajahnya.

 

 

Lebih dekat..

 

 

Hingga Yoonrae mendapati Yoongi sudah memejamkan matanya.

 

 

Lebih dekat..

 

 

Hinggabibir mereka tinggal berjarak satu sentimeter saja.

 

 

Lebih dekat..

 

 

Hinggaㅡ

 

 

Yoonrae menyadari jika ada Taehyung dibelakang Yoongi sedang menatap tajam kearahnya dengan wajah yang sedang menahan emosi.

 

Ia segera menyingkirkan tangan Yoongi yang berada di kedua bahunya dan berlari menuju ke dalam sekolah. Ia berlari secepat yang ia bisa, sebisa mungkin menghindari Taehyung yang tak ingin ditemuinya.

 

“YAK YOONRAE!!!!”

 

Telinganya masih bisa mendengar teriakan Yoongi. Namun ia lebih memilih untuk mengabaikannya dan berlari lebih cepat agar segera sampai ke dalam kelas.

 

Ia tak peduli jika setelah ini Yoongi memaki-makinya karena dirinya yang pergi begitu saja tanpa alasan. Yang terpenting, ia bisa menghindari Taehyung dan itu berarti nyawanya telah terselamatkan.

 

Yoongi yang masih berada di gerbang sekolah terus saja mengumpat tak jelas. Rencananya untuk mencium Yoonrae kandas begitu saja hanya karena Yoonrae berlari meninggalkannya tanpa sepatah kata pun.

 

Yoongi terkejut ketika bahunya ditepuk oleh seseorang karena terlalu sibuk mengumpati Yoonrae yang baru saja pergi meninggalkannya. Ia berbalik dan tiba-tiba berteriak,

 

“YAK JANGAN MENGEJUTKANKU SEPERTI ITU!!!”

 

Orang yang menepuk bahu Yoongi ternyata Taehyung. Ia menutupi telinganya karena tak ingin tuli tiba-tiba hanya karena mendengarkan teriakan Yoongi.

 

Taehyung menatap wajah Yoongi yang sedang terengah-engah sesudah berteriak. Ia melepaskan kedua tangannya yang ia gunakan untuk menutupi telinga.

 

Matanya menatap Yoongi dengan polos. Kemudian ia tersenyum yang sama anehnya dengan senyuman ibu Yoonrae. Tanpa Yoongi duga, tiba-tiba Taehyungㅡ

 

“AKU HANYA INGIN MENYAPAMU DAN KAU BERTERIAK TEPAT DI DEPANKU? AKU BISA TULI YOONGI BODOH!!!”

 

Teriakannya terdengar lebih nyaring daripada yang sebelumnya. Yoongi hanya menatap geram pada Taehyung.

 

Tadi Yoonrae dan sekarangTaehyung? Ada apa dengan orang-orang pagi ini?

 

Yoongi yang sedang dalam emosi tak terima dengan teriakan Taehyung dan balas berteriak padanya,

 

“KAU MENGEJUTKANKU BODOH!!! BAGAIMANA AKU TIDAK BERTERIAK HAH??”

 

“KAU YANG BODOH!!”

 

“AKU TIDAK BODOH!!”

 

“BODOH!!”

 

“TIDAK!!”

 

“BODOH!!”

 

“TIDAK!!”

 

“BODOH!!”

 

Yoongi tak tahan lagi dengan semua ini. Pagi yang seharusnya indah, hilang begitu saja karena orang-orang aneh ini. Yoongi menarik nafasnya dalam dan kemudianㅡ

 

“AKU BODOH!!! KAU PUAS KIM TAEHYUNG?!?!”

 

Nafasnya terengah-engah setelah mengeluarkan satu teriakan nyaring yang mungkin bisa didengar oleh orang-orang yang beradius lima puluh meter dari tempatnya.

 

Taehyung hanya memberikan cengiran polos sebagai balasannya. Oh ya ampun, Yoongi ingin sekali menenggelamkan sahabatnya yang satu ini ke dalam bak mandiㅡbukan, laut maksudnya.

 

Taehyung tiba-tiba merangkul pundak Yoongi yang memang sedikit lebih pendek darinya. Ia baru menyadari jika sedari tadi mereka dijadikan bahan tontonan oleh para siswa yang lewat disekitar mereka.

 

Hancurlah sudah citranya sebagai ketua OSIS yang dianggap selalu tenang dalam menghadapi semua masalah.

 

“Kau bersemangat sekali ya pagi ini?” gurau Taehyung dengan kekehan kecilnya.

 

“Aku anggap itu pujian,” jawab Yoongi dengan wajah masamnya.

 

Taehyung hanya bisa tertawa melihat Yoongi yang terlihat kesal. Mereka berjalan memasuki sekolah dengan lengan Taehyung yang masih merangkul pundak Yoongi.

 

“Bukankah kita terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang bertengkar daripada seperti teman?”

 

“Kita? Kekasih?”

 

Taehyung mengangguk pasti. Sekarang gilirang Yoongi yang tak bisa menyembunyikan tawanya karena mendengar pertanyaan Taehyung yang menurutnya tidak masuk akal itu.

 

“Apakah ini sebuah tawaran?”

 

“Apa kau melihatnya begitu?”

 

Yoongi masih saja tertawa. Tawaran Taehyung benar-benar terdengar lucu baginya. Setau Yoongi, Taehyung kan straight. Yah walaupun Taehyung itu orang yang aneh sih.

 

“Bagaimana jika aku menganggapnya begitu?”

 

Taehyung tersentak mendengarnya. Apakah sekarang Taehyung boleh berharap? Ini salah satu kesempatan untuk mendapatkan Yoongi dari genggaman Yoonrae.

 

“Lalu kau akan menerimanya?” balas Taehyung dengan nada ceria.

 

Yoongi malah tertawa semakin keras. Ia menyingkirkan lengan Taehyung yang berada di pundaknya.

 

“Jangan bermimpi Taehyung.”

 

 

Dor!

 

 

Seketika itu juga rasanya dunia Taehyung terjungkir balik. Hatinya seperti ditusuk-tusuk jarum. Sakit dan perih yang tak berujung. Taehyung membeku di tempat. Menatap punggung Yoongi yang semakin menjauhinya.

 

“Walaupun begitu kau masih tetap temanku, Taehyung!” teriak Yoongi dari jauh masih dengan tawanya.

 

Mungkin bagi Yoongi ini hanyalah sebuah gurauan tanpa arti yang dibuat Taehyung untuk menghiburnya. Namun bagi Taehyung ini bukanlah gurauan yang akan terlupakan begitu saja.

 

Taehyung mengepalkan tangannya erat. Pikirannya sekarang tertuju pada Yoonrae. Ia yang membuat semuanya seperti ini.

 

 

Andai saja Yoongi tak pernah mengenal Yoonrae.

 

 

Andai saja Yoonrae tak pernah ada.

 

 

Andai saja Yoonrae pergi dari kehidupanYoongi.

 

 

Dan sekarang Taehyung tau. Ia hanya perlu menyingkirkan Yoonrae dari kehidupan Yoongi. Jika perlu ia bisa melenyapkannya. Hingga obsesinya untuk memiliki Yoongi bisa terwujud sempurna.

 

 

 

***

 

 

 

 

 

Bel istirahat baru saja berbunyi. Satu persatu siswa pergi meninggalkan kelas untuk mengisi jam istirahat mereka.

 

Namun itu semua tak berlaku bagi Yoonrae. Walau bel istirahat sudah berbunyi, ia masih saja duduk terdiam di bangkunya.

 

Selama pelajaran tadi hanya ia habiskan untuk melamun. Tak ada sama sekali pelajaran yang ia perhatikan.

 

Pikirannya selalu tertuju pada Yoongi dan Taehyung. Ia tak tau harus melakukan apa jika betemu salah satu dari merekaㅡoh atau mungkin mereka berdua sekaligus.

 

“..rae.. Yoonrae!”

 

Yoonrae tersadar dari lamunannya ketika seseorang memanggilnya. Ia bertambah terkejut ketika Yeonmi ternyata sudah berada tepat di depannya.

 

“Kau mengejutkanku!”

 

“Kau saja yang dari tadi melamun. Aku sudah memanggilmu berulang kali tau,”

 

Yoonrae hanya menghembuskan nafasnya berat. Tiba-tiba perutnya berbunyi minta diisi. Memikirkan mereka berdua ternyata tak hanya melelahkan pikiran.

 

“Mau ke kantin?” tawar Yeonmi.

 

Yoonrae hanya mengangguk dan segera mengikuti Yeonmi yang sudah lebih dulu berjalan keluar kelas.

 

Yeonmi merasa ada yang tidak beres dengan Yoonrae. Sepanjang perjalanan menuju kantin, Yoonrae tak banyak bicara. Waktu pelajaran tadi ia mendapatinya melamun tanpa memperhatikan pelajaran sama sekali.

 

Yeonmi hanya bisa menebak apakah semua ini berkaitan dengan kejadian kemarin?

 

Ia tak berani bertanya pada Yoonrae. Yeonmi takut jika itu hanya akan membuat Yoonrae semakin tertekan. Jika Yoonrae sudah siap, ia pasti akan menceritakannya pada Yeonmi.  Yeonmi hanya bisa menunggu hingga saat itu tiba.

 

Kantin mulai ramai. Yeonmi segera mengantri untuk mendapatkan makanan yang ia inginkan. Sedangkan Yoonrae sudah mendapatkan satu gelas jus jeruk ditangannya.

 

Matanya mengamati sekeliling mencari tempat duduk untuk mereka berdua. Ah, akhirnya ia mendapatkan satu disana. Tepat di tengah-tengah kantin.

 

Ia segera duduk dan menyesap jus yang baru dibelinya. Yoonrae sebenarnya lapar, namun ia terlalu malas untuk mengantri. Yeonmi yang telah selesai membeli makanannya segera duduk berhadapan dengan Yoonrae.

 

“Apakah kau baik-baik saja Yoonrae?”

 

Yoonrae mencoba tersenyum di hadapan sahabatnya. Ia tak ingin Yeonmi khawatir. Namun sepintar apa pun Yoonrae menutupinya, lambat laun Yeonmi pasti akan tau.

 

“Hanya sedikit lelah. Tak usah dipikirkan. Aku bisa mengatasinya.”

 

“Jika ada sesuatu yang terjadi, ceritakanlah padaku. Mungkin aku bisa membantu,”

 

Yoonrae mengangguk. Matanya menatap malas ke arah jus jeruk yang berada di depannya. Yeonmi hanya bisa menghembuskan nafasnya berat. Menurutnya, Yoonrae sedang menyembunyikan sesuatu darinya.

 

Oppa!

 

Yoonrae mengangkat kepalanya. Ia penasaran siapa yang dipanggil Yeonmi. Firasatnya mulai tak enak.

 

Jangan bilang itu Yoongi sunbae.

 

Yoonrae menatap Yeonmi dengan wajah penasaran. Jantungnya berdetak tak karuan. Harap-harap cemas siapa yang menghampiri mereka.

 

“Siapa?”

 

Yeonmi menyengir lebar mendengar pertanyaan Yoonrae. Itu membuat Yoonrae semakin penasaran. Ia akhirnya berbalik mengikuti arah pandang Yeonmi.

 

Sial. Itu Yoongi sunbae.

 

Yoonrae tak tau harus bersikap bagaimana. Mereka hanya berjarak sekitar lima langkah. Tunggu, ada seseorang lagi dibelakang Yoongi. Dan itu adalahㅡ

 

Hell. Kenapa Taehyung sunbae juga disini?

 

Yoonrae tak henti-hentinya mengumpat dalam hati. Mungkin Yeonmi merasa senang dengan kedatangan Taehyung. Jelas sekali lewat wajahnya yang sedikit memerah dan matanya yang bersinar-sinar menatap Taehyung.

 

Berbeda seratus delapan puluh derajat dengan Yoonrae. Ia hanya bisa berdoa agar tak terjadi apa-apa dengannya.

 

Yoongi duduk disebelah Yoonrae yang sedang berusaha menyembunyikan ketakutannya. Sedangkan Taehyung memilih untuk mengalah dengan duduk disamping Yeonmi.

 

Oh, betapa bahagianya hati Yeonmi.

 

Yoongi merasa heran dengan Yoonrae. Ketika ia dan Taehyung datang tadi, ia bisa melihat wajah keterkejutan Yoonrae. Dan sesaat kemudian wajahnya berubah takut walaupun ia berusaha menyembunyikannya.

 

“Kau sakit Yoonrae?”

 

Punggung tangannya ia tempelkan ke dahi Yoonrae. Yoonrae menggeleng dengan cepat dan berusaha menjauhkan tubuhnya dari Yoongi. Yoongi mengerutkan dahinya.

 

Ada yang salah dengan Yoonrae.

 

“Jangan menunduk terus. Aku tak bisa melihat wajahmu.”

 

Yoonrae tak menghiraukan perintah Yoongi. Taehyung sekarang duduk tepat di depannya. Jika dia mendongakkan kepalanya pasti ia akan bertatapan langsung dengan Taehyung.

 

“Yoonrae.. angkat wajahmu sekarang juga atau aku akan menciummu disini!”

 

Ancaman Yoongi memang selalu ampuh. Terbukti Yoonrae sekarang sudah mengangkat kepalanya. Sebisa mungkin ia mengalihkan pandangannya dari Taehyung. Namun ia bisa merasakan jika Taehyung sedang menatapnya dengan tajam sekarang.

 

Yoongi menatap Taehyung dan Yoonrae bergantian. Seperti ada sesuatu diantara mereka, namun Yoongi tak tau pasti apa itu.

 

Jangan-jangan Taehyung menyukai Yoonrae?

 

Ia berusaha menepis pikiran-pikiran itu. Namun kenyataannya tak bisa diabaikan. Taehyung menatap Yoonrae tajam dan dalam.

 

“Hei Taehyung! Kau menyukai Yoonrae, eh?”

 

MerekaㅡTaehyung, Yeonmi maupun Yoonrae terkejut mendengar kalimat yang keluar dari mulut Yoongi.

 

“Apa? Mana mungkin! Lebih baik aku menyukai Yeonmi daripada Yoonrae. Lagipula bukankah kau yang menyukainya?”

 

Taehyung, kau pintar sekali mempermainkan hati orang nak.

 

Yeonmi yang mendengarnya menjadi salah tingkah. Wajahnya mulai memerah. Harapan Yeonmi untuk memiliki Taehyung tumbuh semakin besar hanya gara-gara kalimat Taehyung barusan.

 

“Kalau itu, tentu saja aku menyukai Yoonrae.”

 

Wajah Yoonrae sekarang juga ikut-ikutan memerah seperti Yeonmi. Ditambah lagi dengan senyuman Yoongi yang begitu manis seperti gula, author pastikan jika kalian ada di posisi Yoonrae akan pingsan seketika.

 

Oh, jangan lupakan Taehyung. Wajahnya sekarang juga ikut-ikutan memerah layaknya Yeonmi maupun Yoonrae. Namun untuk alasan yang berbeda.

 

Ia sedang menahan emosi melihat pasangan yang sedang ber-lovey dovey di depannya ini. Tangannya mengepal keras, hingga mengeluarkan urat-uratnya.

 

Sekarang ia ingin sekali membawa Yoonrae ke gudang, menyekapnyaㅡlalu membakarnya dengan api agar tak satu pun orang tak dapat menemukan tubuhnya. Oh Taehyung, kau benar-benar seorang psikopat nak.

 

Baru saja Taehyung ingin menggebrak meja karena emosinya yang sudah tak tertahan, speaker yang dipasang di sudut-sudut sekolah untuk memberikan informasi tiba-tiba berbunyi.

 

Perhatian. Kepada Min Yoongi dimohon untuk segera pergi ke ruang OSIS sekarang juga.

 

Hell. Baiklah, aku pergi dulu. Selamat menikmati istirahat kalian!”

 

Ia mengecup sekilas kening Yoonrae dan segera melenggang pergi. Wajah Yoonrae semakin memerah tersipu.

 

Taehyung yang berada di depannya sudah tak tahan lagi. Ia segera pergi menuju kelasnya. Saat ia melewati Yoonrae, Taehyung membisikkan sesuatu padanya.

 

“Aku menunggumu di taman belakang setelah istirahat berakhir. Pergi kesana atau aku akan melakukan sesuatu pada Yeonmi.”

 

Ia berjalan kembali menjauhi Yoonrae dan Yeonmi. Yoonrae terpaku tak tau apa yang harus ia lakukan.

 

Ini masalahnya dengan Taehyung. Ia tak akan memaafkan dirinya sendiri jika sesuatu benar-benar terjadi pada Yeonmi. Apalagi Yeonmi tak tau apa-apa tentang ia dan Taehyung.

 

Yeonmi menatap Yoonrae dalam. Ia melihat Taehyung mengatakan sesuatu pada Yoonrae. Tapi ia tak bisa mendengarnya. Apalagi setelah itu, ekspresi Yoonrae berubah seperti takut akan sesuatu.

 

Hati Yeonmi merasa tak enak. Ia sebenarnya cemburu melihat Taehyung yang dekat dengan Yoonrae, namun di sisi lain ia juga percaya jika Yoonrae tak memiliki hubungan apa-apa dengan Taehyung.

 

Yeonmi kembali memakan makanannya. Sebisa mungkin ia mengabaikan perasaan-perasaan tadi.

 

Sepuluh menit setelah itu, bel masuk akhirnya berbunyi. Para siswa segera masuk ke dalam kelasnya masing-masing.

 

“Yeonmi, aku ingin ke toilet dulu. Kau pergilah lebih dulu.”

 

“Kau tidak apa-apa? Apa kau sakit?”

 

“Tidak. Aku hanya ingin membasuh muka. Pergilah lebih dulu.”

 

“Kau yakin?”

 

Yoonrae mengangguk pasti. Ia berjalan menjauh meninggalkan Yeonmi. Namun Yeonmi merasa jika Yoonrae sedang tidak baik-baik saja.

 

Ia memandangi punggung Yoonrae yang berada jauh di depannya. Yeonmi akhirnya memutuskan untuk mengikuti Yoonrae. Ia tak ingin sesuatu yang buruk menimpa sahabatnya lagi.

 

 

 

 

***

 

 

 

 

 

Bukankah Yoonrae ingin ke toilet? Kenapa ia malah menuju taman belakang?

 

Dugaan Yeonmi sepertinya benar. Ada yang salah dengan Yoonrae. Ia berbohong pada Yeonmi soal ingin ke toilet.

 

Sibuk dengan pikirannya, Yeonmi baru menyadari jika Yoonrae sudah tak terlihat lagi. Namun yang pasti, Yeonmi tau tempat yang akan Yoonrae tuju.

 

Ia mempercepat langkahnya. Ketika ia hendak berbelok diujung lorong, matanya membulat terkejut mengetahui sesuatu.

 

Yeonmi buru-buru menyembunyikan tubuhnya di balik dinding. Ia masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya.

 

Yoonrae sedang berdua dengan Taehyung.

 

Dugaan-dugaan Yeonmi tentang mereka semakin menguat. Ia tak tau harus bagaimana. Yeonmi merasa bodoh karena sudah dibohongi oleh sahabatnya sendiri.

 

Dan ketika Yeonmi keluar dari persembunyiannya, ia melihat sesuatu yang tak seharusnya ia lihat.

 

Dia melihat Taehyung mendekatkan wajahnya pada Yoonrae. Taehyung memiringkan kepalanya sehingga ia tak bisa melihat wajah Yoonrae. Namun, ia tau apa yang akan terjadi selanjutnya.

 

Hatinya hancur. Air matanya luruh seketika.

 

Yeonmi benar-benar merasa seperti orang bodoh yang tak tau apa-apa. Ia menutup mulutnya tak ingin isakannya diketahui siapapun. Dengan sekuat tenaga ia berlari menjauh dari tempat ini.

 

Jika saja Yeonmi tau, yang dilihatnya hanyalah sebuah kesalah pahaman. Mungkin ia akan berbalik membantu Yoonrae.

 

Disana, Taehyung masih belum menjauhkan wajahnya. Ia membisikkan sesuatu ke telinga Yoonrae.

 

“Kau berani mengabaikanku, eh?”

 

Yoonrae hanya bisa meringis kesakitan. Pergelangan tangannya dicekal dengan erat oleh Taehyung.

 

Taehyung menancapkan kuku-kukunya di pergelangan tangan Yoonrae. Walaupun tak mengeluarkan darah, kau pasti tau rasanyaㅡsakit.

 

“Bukankah ini sakit?”

 

Yoonrae tak berkata apa-apa. Ia terlalu sibuk menahan rasa sakit di pergelangan tangannya. Taehyung memegang dagu Yoonrae, mendongakkannya agar ia bisa menatap tepat di kedua matanya.

 

“Jauhi Yoongi. Dan aku tak akan melakukan lebih dari ini. Tapi jika kau mengabaikannya, aku akanㅡ”

 

“Aku tak akan menjauhinya!”

 

Taehyung terkejut mendengar bentakan Yoonrae, namun sedetik kemudian dia menyeringai jahat.

 

“Eh? Benarkah?”

 

Ia memegang kedua pipi Yoonrae. Mendekatkan wajahnya kembali. Seringaiannya semakin lebar. Matanya menatap tajam pada kedua bola mata Yoonrae.

 

“Ini akan menyenangkan.”

 

 

 

 

 

 

TO BE CONTINUED

 

 

 

 

 

 

A/N: Gue tau ini jelek dan gak ada feel nya, sori banget T____T Nih lagi sibuk-sibuknya belajar mau UN. Apalagi minggu depan seleksi masuk SMA, asdfghjkl banget :v Tapi tetep kok, big thankseu buat yang udah nungguin nih ff. Big hugs juga buat yang udah komen. Tanpa kalian gue bukan apa-apa, readers O:) Oke, yang belum enek sama nih ff tungguin chapter depan ye. Gue gak tau kapan ngepostnya, yang pasti nunggu selesai seleksi dulu, wqwq. Udah dulu deh, see ya next chapter!^^ Gdluck buat kalian dan gdluck buat gue yang mau UN & seleksi masuk SMA. Semoga lancar, amiiin. Hehe😀 *ciumsatusatu* :*********

About fanfictionside

just me

95 thoughts on “FF/ KISS ADDICT/ BTS-bangtan/pt.7

  1. aaaa taehyung chagi stop!!! >< thor please jangan lama2 lanjutnya T^T
    taehyung-ah kenapa kau seperti itu huh??!

  2. Fighting thor! Ohh authornya msh smp toh kira aku sm kaya aku mau lulus SMA. Hehe keren ko keren ceritanya.

  3. waa author sumpeh dmi ape gue sampe lumutan/? nungguin ni epep :3 aku jg mau UN, hwaiting thor! Lanjutannya ditunggu~

  4. Akhirnyaaa keluar juga nih ff.
    Kenapa yeonmi harus salah paham? Kenapa taehyung-ku such a psychopat? Dan kenapa yoongi harus cool bgt disini?
    Good job thor^^ next part jangan lama-lama

  5. pertengkaran antara yoonrae-yeonmi kaya nya akan dimulai …
    asli saya gak suka karakter taehyung disini, masih belum rela gitu pacar saya😄 jadi gay+psikopat gitu ..

  6. taehyung serem bgt…mudah2an yoonrae ga di apa2in…tpi klo judul cerita’a kiss addict trz genre’a romance knp bnyk adegan psikopat’a dri chapter lalu??jdi nyeremin baca’a…

  7. aaaaaa >< Taehyung berhenti!! yoonrae hanya milik yoongi!!!!! good luck UN nyaa!! feel nya masih kerasa ko ka ._.

  8. haaah. apa ini,Kenapa ada tbcnya? aaahhhh Kenapa tbc sih? kurang panjang huhuhu *tendang tulisan tbc
    ffnya berhasil bikin perasaan aku campur aduk. menurut aku chapter ini ga failed kok. walaupun kalimat penjelasnya pendek, tapi feelnya kerasa banget. tau ff ini di update aku bahagia lahir batin. begitu tbc aku langsung lempar handphone,ke kasur sih ehehe saking gregetnya.
    jangan psycho dong bui! anak manis dilarang psycho (?)
    jangan lama lama ya ke next chap thor. duuuh ga sabar ama next chapnya.

  9. yoo akhirnya post juga ini ff T.T setelah lama bener nunggunya *curcol . itu si taehyung sayang . kenapa psikopat bener , daebakk thor !! . weheee , kirain authornya anak sma kelas 3 ternyata sama kaya gua juga kelas 9 wks , semangat thor !! next chap di tunggu

  10. aisshh.. ngga, thor~ aku g’mau pingsan klo liat yoongi senyum kya g2(?) ..klo pingsan entar g’bisa liat senyum ny thor :v *gaje
    huuuaaa T..T taehyung~ah! >_<
    next thor.. jgan lama² ya^^

  11. Kim taehyung anak nakal ini..!!oh gosh..bawa dia pergi jauh dong pliss siapa pun..nge fell kok author..sampek kaku leherku..saking serius bacanya..

  12. sumpah, taehyung makin serem, pmikirannya bkin mrinding, hiiiy
    di tunggu next partnya,
    oh, good luck buat UN nya thor,,

  13. AKHIRRNYAA KELUARR JUGA LANJUTANNYAA MOAH AUTHOR AKU CINTA PADAMU/? Good luck ya thoor buat UN-nya semoga author masuk ke sma yang di inginkan amiinnn. Di tunggu ya lanjutannya thor moah :* /?

  14. Mposss nasib yoonrae gimane ToT kesian beuh, duh yeonmi pea napa bentar doang lihatnya haduh nambah masalah aje/? Wks

  15. kyaaa akhirnya nih ff dilanjutin jugaa!!!!#bahagia
    nextt min penasaran sama si taehyung mau ngelakuin apa sama si yoonrae ㅂㅈㅂ kkkk~~~

  16. Aduh thor, si taehyung kturunan anak psikopat ye. . Sadis bro. . Thor lanjt, sekian lama menunggu ni ff😀 JGN BOSEN YA THOR BUAT CRITNYA, DAN JGN LAMA2 JGA NGEPOST NYA THOR😀 hehe

  17. Taehyung.. kenapa.. huwee ;_;
    aduh ga mau deh ngebayangin Taehyung yang kaya begitu, takut ><
    eh, si Yeonmi keburu salah paham–'' bukan seperti itu nak, kamu salah paham.. coba pukul kepala Taehyung pake balok, pasti nanti tau *ajaran sesat. wkwk xD
    Yoongi juga ga peka-peka nih jadi orang–'' temen lu kan mencurigakan bang, curiga napa-_-
    ah yasugalah, yang penting chapter ini udah dipost, jadi ga penasaran lagi😀
    eh iya, semangat yaa buat UN nyaa!! ^-^9

  18. Aduhh taehyung kuuu merusak suasana deh-,- loh, authornya lebih muda dari aku toh-..- hehe, next chapter ditungguuu yaa

  19. plis taehyung lo lama-lama gue gorok mau/? itu si yoonrae mau diapain, pikiran gue ampe ngelayang jauh gini-_- next chap harus cepat dipublish thorr

  20. TAEHYUNG…..
    tega bgt kenapa jahat😦
    Yeonmi itu semua salah paham,
    semoga salah paham ini bsa ctp berakhir, dan di share lanjutan’a ga lama2 sma authornya😀

  21. Thor klo ska ama org gpp greget…
    Tp klo buat nungguin Nextny jgn buat greget bgt ya thor^^
    Fighting!!!>•<

  22. Omo….
    Authorny still SMP nd????
    Tapi FFny kok bisa keren pake banget…..FFnya Kayak Udah dipikrin mateng2.

    Akkhhh…pokonya nae suka banget…gak salah nunggu berminggu2 beginilah hasilnya ternyata…DAEBAKKK…🙂

  23. Euy tae tobat maneh!:( yeonminjangan pergi dulu harusnyaaa;-; kkk ffnya bagus aku mennti sudah sejak lama! Oya batu seleseai un ya??? Semangatt semoga bagus nilainya!^-^

  24. aaaa yeonmi salah sangka pasti. dan…dan….oke bisa gue yakini kalo di chapter selanjutnya bakalan ada problem baru. okesip ditunggu kok lanjutannya, dan buatmuu semangat UN nya ^^

  25. Taehyung :’v kamu gay sekaligus pshyco yap :’v bagus anak pinter xV lanjutkan ya nak/? /GA! (~ ‘3’)~ Next min :v

  26. thor…ini keren bangeeettt dan membuat makin penasaran!! aku gk bisa bayangin wajah taehyung waktu jahatin yoonrae, dan kenapa saat yoonrae lagi disiksa(?) taehyung, knp yoongi selalu gk ada? yoongi datanglah!selamatkan yoonrae!?![~.~] ok..lanjut thor…>.<

  27. Thor,UN msk SMA jga?klo iya,post epepny abs UN aja ya.. Gw jg lg UN bwt msk SMA… Oke thor!gdlck y…

  28. Next!next!next! saoloh selingkuhan gue jahat weh, masa disini perannya dia jadi gay .-.
    tapi ff nya seru thor *walaupunradagareladisiniTaehyungjadigay -_-
    cepet lanjutin ya thor, oh iya fighting juga buat UN nya besok ‘-‘)9 dan mian baru bisa komen sekarang hoho😀

  29. huah gereget banget thor! kasian yeonmi salah paham gitu ㅠㅠ next chapt thor! semangat ya UN nya^^)9

  30. Omoo?!! Baby Taeee! KAu benar-benar psikopat yang melebihi kejam nakk!! .. keep writing thorr.. and cepat publish yang chapt selanjutnya nee^^

  31. Terlalu sedikit thor… tambah lagi yak wkwk xD

    Tapi DAEBAK THOR! Ditunggu next chapternya!😉

    Cepet updatenya yaakkk!! Palli! Kan unnya udh slesai ㅋㅋㅋ~

  32. njirrr taehyung nya psikopat deh, bingung juga si kali ada di posisi yoonrae, u.u
    omoo dan akhirnya terjadilah kesalahpahaman -_-
    dan satu lagi, ternyata kamu baru lulus smp ya author ?
    aku tadinya panggil kamu kaka loh padahal aku kelas 2 SMA xD
    yaudah forget it, dtunggu next chap ya.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s