FF/ BOY IN LUV/ BTS-BANGTAN/ pt. 4


Author : raniminnie / @bee_minnie

 

Tittle : Boy In Luv (Chapther 3) 

 

Cast :

– Min Yoon Gi (SUGA)

 

– Song Ji Hyun (You)

 

– Kim Seok Jin (Jin)

 

– ALL BTS Members

 

Rating : Romance, PG-17.

 

Summary :

 

 

 

“ what you want? “

“ YOU “

“ …… “

“ from now, you’re officially mine “

 BkTrlQ0CcAA5Q1Y_副本

 

 

Matahari pagi menembus melewati celah-celah jendela sebuah kamar dimana di isi oleh pasangan yang tengah tertidur dengan lelapnya. Cahaya itu berusaha dengan kerasnya menyinari wajah kedua insan itu.

“ eungh~ “ lenguh sang wanita seraya merenggangkan kedua tangannya. Ia menutupi sebagian wajahnya dengan telapak tangannya melarang cahaya terik itu menyinari wajahnya. Ia terduduk dengan setengah mengantuk, kedua matanya masih tertutup, bibirnya terbuka dan mengeluarkan lenguhan seperti menguap. Perlahan matanya terbuka, matanya mengitari sekitar ruangan ini.

“ eh? Aku di kamar? “ sedetik ia bertanya pada dirinya sendiri. Pandangannya terarah pada kaki disamping tubuhnya. pandangannya terarah dari kaki, paha, perut, dada, dan wajah pemilik tubuh itu. Mata Jihyun membulat sempurna dengan cepat ia melihat kearah tubuhnya. tubuhnya masih terbalut kemeja dan rok seperti semalam hanya saja blazernya menghilang.

“ a-ah… “ sosok tubuh itu menggeliat dan terduduk dengan reflek untuk menghindari sinar matahari yang menyinari wajahnya itu. Namja itu mengusap-usap mata sipitnya lalu menoleh kepada Jihyun dengan wajah datar mengantuknya.

Jihyun masih terdiam dengan ekspresi kagetnya tidak berani  mengucap sepatah kata pada sosok didepannya.

“ sepertinya tidurmu nyenyak sekali “ celoteh namja itu dengan malas lalu mengalihkan pandangan kedepan. “ tidur dipundak seorang namja. Cih.. “ setelah mengatakan itu Yoongi beranjak dari tempat tidur lalu mengambil handuknya dan masuk kedalam kamar mandi yang terdapat di kamar itu.

Jihyun termenung memikirkan perkataan Yoongi. “ mwoya? Dia bicara apa sih. Tsk! “ Jihyun mengacak-acak rambutnya asal sebelum akhirnya ia bangun dari tempat tidur dan melangkahkan kakinya ke dapur. Karena hari ini hari minggu ia akan bersantai di rumah. Jihyun mengambil bacon, telur dan roti dari dalam kulkas. Ia sudah memikirkan akan membuat bacon, telur mata sapi dan roti panggang.

Tepat saat Jihyun tengah menyibukkan dirinya di dapur Yoongi datang dengan celana pendek, kaos putih polosnya dan handuk menggantung di lehernya. Rambutnya yang basah semakin membuat wajah sexy nya menjadi semakin sexy. Namun sayang Jihyun sama sekali tidak menghiraukan kehadiran Yoongi. Ia masih saja sibuk dengan perlatan dapur itu.

Yoongi menduduki dirinya di kursi didepan meja pantry menatap Jihyun yang tengah sibuk.

“ yah~! “

“ ….. “

Yoongi mendesis kesal karena sahutannya sama sekali tidak dibalas. Ia melihat sekitar meja pantry dan menemukan kacang polong dengan segera ia mengambil satu biji kacang polong lalu melemparkan kacang itu ke wajah Jihyun. Jihyun tersentak, ia mendongakkan kepala menatap Yoongi dengan wajah kesalnya.

“ mwo?! “

“ sehabis ini kau ikut aku! “ ucapnya dengan nada paksaan. Jihyun berdecak kesal tanpa niat untuk membalas ucapan Yoongi karena ia tahu sebagaimanapun ia menolak. Yoongi pasti akan terus memaksanya.

 

Setelah kedua insan itu memakan sarapannya dengan hikmat. Jihyun yang saat itu sudah selesai dengan sarapannya segera beranjak dari duduknya lalu melangkah begitu saja membuat tangan Yoongi menariknya dengan cepat.

“ mau kemana? “

“ tsk! Siap-siap. Kau bilang aku harus ikut dengan mu “

Yoongi mengangkat bahunya tidak peduli lalu ia melepas tangan Jihyun begitu saja dan melanjutkan acara makannya. Jihyun hanya memutar kedua matanya tidak berselera melihat Yoongi. Yoongi melirik punggung Jihyun yang menjauh perlahan sampai akhirnya punggung itu menghilang dibalik tangga. Ia menghela napas berat pikirannya kembali terbang pada kejadian malam itu.

 

[Flashback]

 

Yoongi melirik jam dinding di ruang tamunya, jam itu menunjukan pukul 10 malam. Pikirannya sudah tidak tenang, ia tengah memikirkan gadis itu.

‘ apa ia kedinginan? ‘

‘ ku yakin dia belum makan.. ‘

‘ pasti ia sendirian ‘

‘ jangan-jangan dia depresi dan loncat dari atap. Lalu pagi nanti ada berita bahwa guru bunuh diri karena muridnya. Aigoo~! ‘

Begitulah sekilas yang ada dipikiran Yoongi saat ini. ia sangat mengkhawatirkan sosok gadis itu. bagaimanapun gadis itu adalah istri sah-nya dan mau tidak mau ia harus bertanggung jawab akan istrinya itu. namun Yoongi selalu mengelak ketika kau bertanya soal gadis itu. hanya satu yang akan dijawab olehnya. ‘ siapa Jihyun? Apa peduli ku? ‘

Setelah bergulat dengan pikirannya akhirnya Yoongi beranjak dari sofa nyaman itu dan pergi ke kamar untuk mengambil jaket tebal untuknya dan untuk Jihyun. Ia mengambil kunci mobil lalu pergi ke sekolah untuk menemui yeoja itu dan membawanya pulang setelah itu ia akan bersikap tidak tahu akan lolosnya Jihyun untuk ke-kedua kalinya.

 

Yoongi memakirkan mobilnya dihalaman sekolah. Untungnya pagar sekolah tidak dikunci oleh satpam mungkin satpam itu lupa, pikirnya. Tidak ingin menunggu lama Yoongi melangkahkan kakinya menuju atap sekolah. Ketika ia ingin membuka pintu atap sebuah suara menghentikannya secara tiba-tiba. Tangannya perlahan membuka pintu itu secara perlahan dan membukanya sedikit agar ia bisa melihat suara siapa itu.

“ jihyun-ah-… eoh.. “

Ketika Jin ingin menoleh kepada Jihyun kepala Jihyun sudah lebih dulu mendarat di bahu bidang Jin. Jin menatap wajah Jihyun dari samping lalu kembali menatap bintang. wajah Yoongi masih terlihat tenang dan datar ia sudah tahu siapa sosok lelaki disamping gadisnya itu. Jin..

“ daebak.. kau bahkan bisa membuat jantung seseorang menjadi abnormal seperti ini “ ujar Jin dengan sangat pelan lebih tepatnya seperti beribisik.

Jin merangkulkan tangannya ke tubuh Jihyun lalu memeluk gadis itu dari samping memberikan gadis itu sedikit kehangatan dari tubuhnya. Kedua mata sipit Yoongi perlahan terbuka dengan lebarnya. Jin menyisir rambut Jihyun dengan jari-jarinya masih menatap wajah tidur Jihyun yang terlihat sangat tenang. Dengan perlahan ia mendekatkan wajahnya perlahan tatapannya teralih ke arah bibir tipis Jihyun. Kedua mata Yoongi semakin melebar dengan sempurna. Badannya terasa panas melihat scene di depannya tanpa aba-aba Yoongi dengan kesal membanting pintu sampai terdengar suara gebrakkan yang sangat kencang.

 

BRAKK

 

Jin terkejut saat mendengar pintu terdobrak dengan kencangnya. Ia menoleh kearah pintu memastikan siapa yang datang dengan tiba-tiba itu. tatapan nya terlihat sangat tajam dan datar.

“ apa yang kau lakukan? “ tanya Yoongi dengan nada dingin. Tangannya terlihat tengah memegang sebuah jaket tebal. Ya, ia berniat ingin memasangkan jaket itu ke Jihyun lalu membawa Jihyun pulang.

Jin tidak menjawab pertanyaan dari sosok Yoongi yang terlihat sangat marah kali ini. Jin tahu hal ini pasti terjadi dan ia siap-siap saja akan dibenci oleh sosok dihadapannya. Namun bagi sosok dihadapannya bukan kesetiaan dan perjanjian yang telah mereka buat sejak dulu melainkan….. sosok gadis disampingnya.

Jin sedikit menggendong tubuh Jihyun untuk mendudukannya dibagian tepi atap agar Jihyun bisa bersandar di dinding pembantas atap itu. namun perlakuan Jin itu bukannya membuat emosi Yoongi turun melainkan semakin menjadi. Yoongi hanya bisa meremas jaket Jihyun dengan kencang. Sekali lagi Jin menyentuh gadisnya Yoongi yakin wajah Jin akan ada bekas dari tangan Yoongi.

Jin melangkahkan kaki mendekat kea rah Yoongi dengan senyuman mengejek seperti ‘smirk’ dimata Yoongi. Yoongi memutar kepalanya yang sedikit pegal karena tekanan emosi sejak tadi.

“ jadi kau pahlawan kesiangannya? “ tanya Yoongi datar, menatap Jin tajam tepat dimatanya.

Jin tidak menjawab melainkan tertawa pelan seraya memasukkan tangannya kedalam saku jeansnya itu. Yoongi semakin kesal akan tingkah Jin. Dengan kesal ia melempar jaket Jihyun kesembarang arah lalu menarik kerah baju Jin dengan kasar.

“ jawab aku!Kau yang meloloskan Jihyun?! “

“ nde. Wae? apa salah? “

“ cih! “ dengan kasar Yoongi melepaskan cengkramannya di kerah Jin.

“ kita akan selalu bersama sampai kapan pun “ ucap Jin yang mengingatkan Yoongi akan perjanjian diantara mereka bertujuh. “ Jika kau lulus kita akan lulus. Selamanya bersama.. Bang-tan! “ Jin kembali melanjutkan perjanjian persahabatan itu.

Yoongi terdiam mulai mencerna perkataan Jin yang sama sekali ia tidak mengerti.

“ aku ingin lulus tahun ini. “

“ mwo? “

“ aku ingin lulus tahun ini. “

Yoongi tertawa mengejek mendengar perkataan Jin yang tiba-tiba itu. sementara Jin hanya memasang wajah datarnya sambil menunggu jawaban apa yang akan dilontarkan oleh Yoongi.

“ mwoyaaa? Kau bilang sendiri tidak akan lulus dari sekolah ini. dan kita pun sudah membuat perjanjian itu “ Yoongi mengalihkan pandangannya kearah Jihyun. “ lalu.. apa hubungannya dengan yeoja itu? ….. kau- menyukainya, huh? “

Jin tersenyum miring lalu dengan ringannya tangan panjangnya itu meninju kecil bahu Yoongi. “ aku hanya ingin mendekatkannya secara perlahan agar bisa lulus.. “

Yoongi menelusuk kedalam mata Jin mencari kejujuran dari ucapannya. Sedetik kemudian Yoongi tersenyum tipis.

“ aku ingin lulus jadi kita mesti lulus. Besok kita akan minta sedikit dari otaknya untuk meluluskan kita. “ ucap Jin asal ia menoleh sekilas kearah Jihyun lalu menepuk-nepuk bahu Yoongi sebelum akhirnya ia meninggalkan atap ini.  ‘ kau bodoh…. Kim Seok Jin ‘

Yoongi memiringkan bibirnya lalu tertawa pelan mencerna sekali lagi ucapan Jin sebelumnya. ‘ aku hanya mendekatkannya secara perlahan agar bisa lulus ‘

“ kau pikir aku bodoh.. berusaha menciumnya? Dua kali meloloskannya? Memeluknya?! BABO-YA!”

Yoongi menendang angin dengan kesal. Rahang wajahnya semakin terlihat mengeras dari sebelumnya. Ia menatap Jihyun yang masih tertidur dengan tenangnya. Yoongi mendesis pelan lalu memutar badannya bersiap akan meninggalkan atap ini. selangkah, dua langkah ia bisa melakukan itu ketika ketiga langkahnya ia berhenti lalu kembali menatap Jihyun. Tanpa ragu akhirnya ia membalikkan badannya lalu memungut jaket Jihyun sedikit membersihkannya sebelum akhirnya ia berjalan kearah Jihyun. Dipasangkan jaket tebal itu ke badan Jihyun lalu menggendong Jihyun dan membawanya kedalam mobilnya.

 

[End Flashback]

 

 

            Yoongi tengah menunggu Jihyun di bawah tangga. Sedari tadi ia terus menerus meneriakkan nama Jihyun namun sosok itu belum menampakkan dirinya dari kamar.

“ SONG JIHYUN!! “

“ aisshhhh!! “

Jihyun mendesis kesal seraya turun dari tangga sambil tangannya menguncir rambutnya ke atas dengan asal. “ kau berisik sekali! Ssh~! “ Ketika Jihyun sampai dihadapan Yoongi. Yoongi dengan santainya mengangkat bahunya lalu pergi meninggalkan Jihyun dibelakangnya. Jihyun menatap sosok laki-laki itu dengan tidak percaya, ia sudah terburu-buru memakai pakaiannya bahkan ia belum sempat menyisir rambutnya dan sekarang laki-laki itu meninggalkannya. Benar-benar!

 

Jihyun membanting pintu mobil ketika ia telah masuk kedalamnya. Yoongi tersentak karena nya, dengan sinis ia menatap Jihyun. Bisa-bisanya gadis itu membanting pintu mobil kesayangannya ini, awas saja jika mobilnya ini rusak ia tidak akan membiarkan Jihyun hidup tenang.

“ wae? cepat jalan! Bukan nya kau yang terburu-buru tadi? tsk~ “

“ kau ini.. aisshh! “

Jihyun membanting punggungnya ke kursi seraya melipat tangannya di dada. Ia masih bingung dengan ajakan Yoongi yang tiba-tiba ini. apa ia akan mengajak Jihyun kencan? ‘ aishh.. aniya Jihyun. Seorang Yoongi mengajakmu kencan. Tunggu sampai bumi ini terbalik.. ‘

 

Yoongi menghentikan mobil didepan sebuah gedung kecil yang seperti studio dance? Jihyun menatap gedung didepannya dengan banyak pertanyaan yang hinggap diatas kepalanya. Yoongi turun dari mobilnya lalu pergi untuk membukakan pintu untuk Jihyun.

“ keluar “

Jihyun mengerutkan bibirnya sebelum akhirnya ia menuruti perintah Yoongi. “ mau apa kita kesini? “

Yoongi menghiraukan Jihyun dengan berjalan begitu saja masuk kedalam gedung itu. Jihyun menghentakkan kakinya kesal sebelum akhirnya ia mengikuti Yoongi. Tepat saat ia masuk kedalamnya ia langsung melihat cermin besar yang lebar dan disamping pintu masuk terlihat meja bar tender berserta kursi bulat putar itu.

“ annyeong seonsaeng-nim~!! “ seru ketiga namja dengan riangnya disudut ruangan yang terdapat sofa lebar. Jihyun menatap namja berambut merah, hitam, dan coklat itu dengan bingung. Bangtan Boys?

Jihyun mengedarkan pandangannya untuk mencari sosok Yoongi dan ia menemukan namja itu sedang di meja bar tender bersama namja berambut putih sepertinya tengah bercakap. Tiba-tiba saja suara berat mengejutkannya.

“ saem~ “ Jihyun menoleh kearah namja berambut orange itu dengan bingung.

“ uh? N-nde? “

“ duduklah saem! “ sahut Jimin yang langsung berdiri untuk memberikan Jihyun duduk. Dan saat itu pula Hoseok dan Jungkook berdiri untuk mempersilahkan Jihyun duduk sendiri di sofa lebar itu. tepat Jihyun duduk diatas sofa itu. ketiga namja didepannya melempar senyuman kearahnya.

“ kalian aneh.. “ ujar Jihyun ngeri akan sikap namja-namja ini. ia mengusap-usap tengkuknya merasa merinding melihat perubahan namja-namja ini.

Selang beberapa menit ditengah kebisuan akhirnya Yoongi dan Namjoon ikut bergabung mengelilingi sofa itu dengan duduk dilantai menghadap Jihyun.

“ mian.. aku telat “

Semua kepala menoleh kearah pintu dan terlihatlah Jin yang masuk dengan santainya lalu langsung duduk disamping Taehyung. “ kalian baru ingin mulai kan? Mulailah~ “ ucapnya yang diiringi dengan senyuman.

Jihyun menghela napasnya seraya membanting punggungnya ke sofa.

“ mwoya? Apa lagi? Kalian ingin menyiksa ku di tempat ini? “ tanya Jihyun dengan nada malas untuk memberontak kali ini.

“ aniyo, kita hanya ingin minta permohonan kepadamu.. “ ujar Namjoon yang disetujui oleh ke-enam namja itu kecuali Yoongi yang terlihat malas menanggapinya.

“ kami ingin kau menjadi wali kelas kami sekaligus guru private kami di luar sekolah. Kami akan membayar mu “ lanjut Hoseok. Jihyun hanya mendengarkannya dengan seksama.

“ lalu? “

“ kau bersedia kah? “ tanya Jungkook.

“ shireo! Sudah? Aku ingin pulang.. “ dengan gerakan cepat Jihyun beranjak dari duduknya lalu melangkahkan kakinya begitu saja. Tepat saat ia melangkah tepat ditengah-tengah Yoongi dan Namjoon tangan Yoongi dengan cepat menarik kaki Jihyun sehingga membuat gadis itu terjatuh dengan indahnya ke lantai.

Jin tersentak saat melihat Jihyun yang dengan indahnya terlungkup jatuh dilantai. Ia menatap Yoongi dengan pandangan yang tidak bisa dijelaskan.

“ kau ingin balas dendam, huh? “ tanya Yoongi dengan tajam tangannya masih bertengger manis dipergelangan kakinya.

Jihyun yang masih dengan posisinya meringis kesakitan. Ia menoleh dengan cepat kearah Yoongi lalu langsung menepuk tangan Yoongi yang berada dikakinya dengan kencang membuat sang pemilik tangan itu mengibas-ngibaskan tangannya kesakitan.

“ YAH! “

Jihyun berusaha berdiri ia sekarang merasakan nyeri pada lututnya akibat benturan tadi. ia meringis seraya mengusap-usap lututnya membuat ke enam namja itu menatap miris dan kasihan pada Jihyun.

“ dengar… AKU-TIDAK-AKAN-MEMBANTU-KALIAN!!! “ pekik Jihyun sebelum akhirnya ia pergi keluar dari gedung itu yang membuat ke tujuh pasang mata disana membulat dengan sempurnanya.

“ min yoon gi.. kau bodoh! “ seru Namjoon yang langsung menjitak namja itu. “ ahh! Appo! Yahh! Apa salah ku?! “

“ kau sudah membuatnya jatuh hyung~ “ ujar Hoseok dengan air muka sedihnya membayangkan kejadian ‘ jihyun-jatuh-karena-yoongi ‘ tadi.

“ ahh~ aku ingin lulus~! “ seru Jungkook kemudian ia menghempaskan tubuhnya ke sofa yang disusul oleh jimin. “ aku juga~ “

Yoongi hanya memutar matanya mendengar ucapan-ucapan dongsaengnya itu. Taehyung merangkul pundak Yoongi dengan erat. “ kau harus membuat dia menyetujuinya “

“ MWO?! WAEE?!! KENAPA AKU? “

“ karena kau yang telah membuatnya semakin marah.. “ sambung Jin yang langsung berdiri lalu berjalan menuju meja bar tender. Yoongi menatap punggung Jin dengan pandangan yang tidak bersahabat. Ia tidak suka dengan perkataan Jin yang tadi, itu seolah-olah bahwa ia lah yang sepenuhnya salah dan seperti ia tidak suka atas perilakunya terhadap Jihyun.

Yoongi berdecak kesal, ia beranjak dari duduknya lalu menghadap kearah dongsaeng-dongsaengnya itu. “ jadi ini salah ku? yah! Dengar! Sudah ku bilang sejak awal dia tidak akan mau. Kenapa kalian keras kepala sekali. Aisshh~! “

“ yah! Hyung! “

“ hyung! Eodigaa~~~ “

“ Yoongi HYUNG! “

 

Yoongi membanting pintu mobilnya dengan kesal. Kenapa ia jadi kesal terhadap dongsaeng-dongsaengnya itu. ia menoleh kesamping kursi dan menemukan tas Jihyun yang duduk dengan indahnya di kursi itu menggantikan pemilik tas itu. Yoongi yakin yeoja itu pasti tidak membawa ponselnya dan dompetnya. Yoongi mulai menyalakan mesin mobil dan mulai mengendarainya menuju halte bus di daerah ini.

Namja itu yakin pasti Jihyun tengah menunggu bus di halte dan merutuki nasibnya yang kabur dari gedung itu. plus lututnya yang sakit saat ia bawa jalan. Jihyun menatap mobil sedan hitam kelam yang berhenti didepan halte bus. Jihyun mendesis mengetahui siapa pemilik mobil itu. Ia mengalihkan pandangannya ketika kaca mobil itu perlahan turun dan memperlihatkan siapa yang berada didalamnya.

Yoongi mengisyaratkan yeoja itu untuk masuk ke dalam mobil dengan gerakan palanya. Jihyun yang meliriknya sekilas langsung kembali membuang mukanya. Yoongi menatap tajam Jihyun yang berani-beraninya menolaknya dengan seperti itu. tanpa jawaban yang lain akhirnya Yoongi keluar dari mobil dan menggeret Jihyun masuk kedalam mobil. Jihyun yang terus berontak masih saja dipaksa oleh namja berkelahiran Daegu itu.

Jihyun mengerucutkan bibirnya seraya melipat tangannya di dada. Ia tak berhenti-hentinya mengomel selama perjalanan yang entah kemana Yoongi membawanya. Yoongi menatap kesal kearah Jihyun yang terdengar sangat berisik.

“ hentikan mulutmu sebelum akhirnya aku menghentikan mulutmu “ ucapnya yang masih fokus dengan jalanan didepannya.

“ tsk! Kau menyebalkan! Setelah kau menyiksaku dengan teman-temanmu itu kau malah memohon padaku untuk membuat kalian lulus. Mau dengan cara apa huh? Mau dengan menyiksaku? Mengancam ku agar aku luluskan kalian dengan percuma, huh? Ani, ani! Aku ti-… “

 

CIITT

 

DUG!

“ AHHH! “ Jihyun memegang kepalanya yang terkantuk dashboard mobil dengan kerasnya. Yoongi menoleh kearah Jihyun dengan senyuman kemenangan.

“ sudah kubilang “ Yoongi menahan senyumnya sebelum akhirnya kembali menjalan kan mobilnya.

“ YAH! MIN YOON GI!!! “

 

**

 

Yoongi menggerakkan kakinya pelan dengan bosan membuat ayunan yang ia duduki terayun dengan pelannya. Sementara disebrangnya terlihat Jihyun yang asik sedang menjilat es krimnya seperti anak kecil. Apa kalian bisa tebak? Apa yang sudah terjadi? Tepat saat kejadian ‘rem-mendadak’ itu Jihyun menuntutnya untuk menurunkannya saat itu juga dari mobil tapi Yoongi menolak dan semakin mempercepat laju mobilnya. Namun Jihyun tidak berhenti sampai itu juga. Ia mengancam akan membuka pintu mobil dan meloncat keluar. Namun Yoongi hanya tertawa lalu membiarkannya. Dan yeoja itu benar-benar serius tepat saat mobil melaju ia membuka pintu mobil yang dengan cepat langsung ditarik oleh Yoongi.

 

‘ YAH! MICHEO-SEO!! KAU INGIN MATI?! ‘

‘ KAU MENGESALKAN MIN YOON GI!  ‘

‘ TIDAK BISA KAH KAU BERHENTI BERTERIAK DAN MENGOMEL! MEMBUAT KUPINGKU PANASS! ‘

‘ TIDAK! MULUT, MULUTKU! BUKAN MULUT MU! TERSERAH AKU!  ‘

‘ BERHENTILAH BERTERIAK! … ARASEO! KAU INGIN APA? ASALKAN KAU BISA MENUTUP MULUT BESARMU ITU! ‘

‘ aku? …. Ice cream? Hihi ‘

 

Yoongi menatap yeoja disamping ini dengan pandangan yang kalian tidak bisa tebak. Anatara tidak percaya, jijik, dan kesal.

“ kau senang? “

Jihyun hanya menganggukkan kepalanya masih menjilat es krim dengan lahapnya. Yoongi hanya menggeleng-gelengkan kepalanya. Yeoja ini bukan terlihat seperti yeoja yang berumur 23th melainkan yeoja kecil berumur 10th sungguh seperti anak kecil.

“ kau benar tidak ingin membantu kita? “ kaki Yoongi tergerak mengayunkan ayunannya sehingga tubuhnya terayun kedepan kebelakang.

“ kalian benar-benar….. ingin… lulus? “ ucap Jihyun yang terputus karena tengah menjilat-jilati jarinya yang terkena lelehan es krim.

“ hmm “

“ jika aku membantu kalian.. “ Jihyun membenarkan duduknya lalu menatap Yoongi. “ apa kalian akan berhenti menjadi anak berandal dan mengikuti peraturan yang ku buat dan menuruti perintahku? “

“ mwo-ya?! “

“ wae? shireo? “

Yoongi memberhentikan ayunannya lalu menatap Jihyun dengan kesal. Ia sudah mencium sesuatu seperti hidupnya akan tergantung didalam peraturan yang akan Jihyun buat nanti. Dan Yoongi benci itu…

“ yasudah kalau tidak mau.. “ Jihyun sudah berdiri dan bersiap meninggalkannya sampai akhirnya sebuah tangan menariknya hingga Jihyun tertarik kebelakang dan berhenti tepat di depan tubuh Yoongi yang masih terduduk di ayunan. Yoongi mendongakkan kepalanya agar bisa menatap Jihyun dengan jelas. Sementara yang ditatap hanya bisa terpaku akan pemandangan wajah yang terlihat dari atas sangat tampan. Yoongi terlhat sangat tampan.. dan Jihyun akui ini untuk ke sekian kalinya.

“ araseo.. buatlah peraturan itu dan berjanjilah akan membantu kami “

Jihyun hanya menganggukkan kepalanya pelan ia masih belum bisa berpaling dari wajah Yoongi. Tangan Yoongi yang tengah mencengkram pergelangan tangannya perlahan berpindah menjadi menggenggam tangan Jihyun.

“ baguslah.. “ kedua sudut bibir Yoongi tertarik membentuk senyuman yang sangat manis dan itu semakin membuat Jihyun terpanah dan merasakan rasa panas di pipinya. “ eoh.. “ Yoongi memiringkan palanya, ia menelisik wajah Jihyun. Perlahan tangannya terangangkat ke wajah Jihyun, jempolnya dengan perlahan menghapus sisa es krim dibibir Jihyun.

Yoongi merasakan bibir lembut dan halus Jihyun yang membuatnya terdiam. Sekarang tatapannya teralih ke bibir tipis Jihyun yang sedikit terbuka akibat gerakan jempolnya. Sementara Jihyun yakin wajahnya sudah memanas dan memerah seperti kepiting rebus. Jihyun tidak bergerak sama sekali tepat ketika jempol Yoongi menghapus sisa es krim dibibirnya.

Dan yang membuat Jihyun terjerumus adalah ketika mata tajam itu menatap bibirnya yang membuat Jihyun ikut menatap bibir Yoongi yang perlahan terbuka. Tanpa ia sadari pun tangan yang tadinya menggenggam tangannya berpindah ke belakang tengkuk Jihyun menarik kepala Jihyun menunduk kea rah Yoongi. Entah ini dorongan darimana yang pasti saat ini yang Jihyun rasakan adalah ia hanya ingin cepat-cepat menyentuh bibir Yoongi dengan bibirnya.

Kedua mata Yoongi membulat sempurna ketika dengan gerakan cepat Jihyun menempelkan bibir tipisnya itu tepat diatas bibir pink yang lembut milik Yoongi. Jihyun menutup kedua matanya merasakan betapa lembutnya bibir Yoongi. Sementara Yoongi yang dibawahnya mulai berani membuka sedikit celah bibirnya lalu melahap bibir bawah Jihyun dan melumatnya dengan lembut. Merasakan sisa rasa coklat pada es krim yang baru saja Jihyun makan.

Mereka semakin terhanyut akan ciuman lembut mereka. Ini adalah yang pertama bagi mereka berdua. First kiss for Jihyun and First kiss for Yoongi. Dan Yoongi tidak akan menyi-nyiakan kejadian ini. dengan perlahan ia semakin mendorong tengkuk Jihyun lalu semakin mencium, melumat bahkan sesekali menggigit bibir Jihyun dengan lembut.

 

 

“ ………. “ seorang bocah laki-laki menjatuhkan es krim nya dengan shock.

“ EOMMAAA!! ADA NOONA DAN HYUNG YANG SEDANG BERCIUMAN!! “ bocah laki-laki itu berlari kea rah Eomma-nya.

 

Jihyun membulatkan matanya sekejap sama seperti Yoongi. Sepertinya mereka berdua sangat terkejut setelah mendengar teriakan bocah laki-laki itu. masih dengan bibir yang menempel satu sama lain akhirnya Yoongi tersadar dan kembali menginjak bumi.

 

BRUUK

 

Keduanya sama-sama menghempaskan diri menjauhi diri satu sama lain hingga akhirnya Jihyun terjatuh ke tanah sementara Yoongi terjatuh kebelakang membuatnya terjengkang dengan sempurna.

 

“ Ahhhh~! “ ringis mereka berdua bersaaman. Yoongi mengusap-usap bokongnya yang sangat sakit ketika telah mencium tanah dengan sempurna. Sementara Jihyun berdiri seraya membersihkan tangannya dari pasir-pasir.

“ sssh! Kau bodoh?! “ kesal Yoongi yang langsung menyemprot Jihyun dengan kemarahannya padahal tidak ada yang salah didalam kasus ini.

“ mwo?! Kenapa aku?! Kau yang bodoh! “

“ nde? Kau yang menciumku!! “

“ mwoya?! Cih! Kau menuduhku? Yah! Siapa yang duluan memulai? Kau! “

“ aigoo~ kau masih bisa mengelak? Sudah jelas-jelas kau yang menciumku! “

“ aisshh! Aku? Bahkan aku tidak akan sudi lagi menempatkan bibirku disana! Cih! “

“ mwoo?! Araseo! Jangan pernah menciumku lagi! “

“ setuju! Lagi pula anggap saja tadi sebuah ke-ce-la-ka-an “ setelah mengatakan itu Jihyun melangkahkan kakinya pergi dari tempat itu. begitu pula dengan Yoongi yang sudah sangat kesal. Ia masuk kedalam mobilnya dan membanting pintu mobilnya itu.

 

***

 

Jihyun terus merutuki dirinya selama diperjalanan yang entah kemana itu. ia bahkan tidak tahu dimana dia sekarang. Dan kenapa ia mesti bertengkar dengan Yoongi beginilah hasilnya ia kabur dari Yoongi dan berjalan tanpa arah sama sekali tidak tahu ia berada dimana. Jihyun menghela napasnya lalu terduduk di bangku panjang yang berada dipinggir jalan ini.

“ ahh~ lelahnya.. “ tangan mungilnya itu mulai meninju-ninju kecil kakinya yang terasa pegal. Ia menatap jalan raya yang sangat padat akan mobil dan manusia yang berlalu lalang. Jihyun tersentak kaget ketika rasa dingin menyentuh pipinya. Ia menolehkan kepalanya dengan cepat kepada siapa yang melakukan itu.

“ eoh.. Jin? “

Jin hanya tersenyum membalas ucapan Jihyun lalu ia duduk tepat disampingnya dan tangannya terarah untuk menyodorkan bubble tea mango yang baru saja ia beli di café tepat didepan jalan ini. Jihyun tanpa ragu menerima bubble tea itu dan tersenyum dengan manisnya kepada Jin.

“ gomawo “

“ sama-sama “ Jin menyandarkan punggungnya ke bangku panjang itu lalu melirik Jihyun yang dengan hausnya meminum bubble tea yang baru saja ia berikan kepada Jihyun. “ sangat haus? “

Jihyun menganggukkan kepalanya menyetujui pertanyaan Jin. Ia menoleh ke Jin dan menatapnya dengan pandangan bertanya. “ kenapa kau bisa berada disini? “

“ aku sedang berada di café itu “ tunjuk Jin pada café didepan jalan ini. “ lalu aku melihat mu disini. Ya sudah aku menghampiri mu “ ia kembali menunjukan senyumannya pada Jihyun. Tangannya terangkat untuk mengacak-acak pelan rambut Jihyun.

“ kenapa kau bisa berada disini? “ Jin kembali membalikkan pertanyaan kepada Jihyun. Jihyun terdiam, ingatannya kembali pada kejadian tadi.

“ karena namja bodoh itu! “ sahutnya tanpa ragu lalu kembali menyesap bubble tea nya itu.

“ Yoongi? Ia meninggalkan mu begitu saja? “

“ menurutmu? “

Jin terdiam dalam pikirannya menjawab pertanyaan Jihyun itu. sedetik kemudian ia tersenyum dan berterima kasih kepada Yoongi yang telah meninggalkan Jihyun begitu saja.

“ lalu sekarang kau ingin kemana? “

Jihyun berpikir sesaat. Awalnya ia ingin segera pulang karena kakinya sangat sakit tetapi setelah memikirkannya matang-matang jika ia pulang ia akan bertemu dengan Yoongi. Mungkin lebih baik ia tidak pulang kerumah mengingat kejadian ‘ciuman’ tadi membuatnya sangat malu.

“ molla.. “

“ kau ingin pergi denganku? “ Jin menyodorkan tangannya untuk Jihyun menggenggamnya. Jihyun tersenyum tipis lalu menggapai tangan Jin dan menggeggamnya.

 

*

 

Yoongi menonton acara di televisi dengan tenangnya. Bahkan wajahnya sangat terlihat tenang sama sekali tidak memikirkan sosok gadis yang sampai jam 11 ini belum pulang kerumah. Ia memejamkan matanya lalu membanting remote tv ke depan meja didepannya lalu berdiri dengan kesalnya.

“ aissshh! Kenapa dia belum pulang juga! Apa ia lupa dimana rumahnya! Tsk! “ ia menatap jam dinding yang masih terus berdetak dengan sempurna ia mengecek ponselnya dan sama sekali tidak menerima sms atau telpon dari gadis itu. ah, dia lupa, Jihyun bahkan tidak tahu bahwa ia telah menyimpan nomer nya sendiri di ponselnya Jihyun mana mungkin gadis itu menelponnya. Bodohnya dirimu Yoongi…

Akhirnya tanpa sedikit ragu ia menekan tombol 1 dan munculah nama ‘ babo yeoja ‘ dilayarnya. Apa kalian bisa tebak? Yoongi mengganti panggilan cepatnya yang sebelumnya panggilan no.1 itu adalah untuk ‘Eomma-nya’ dan sekarang panggilan no.1 itu berganti menjadi ‘istri-nya’.

Yoongi masih sabar mendengar bunyi ‘tut’ disebrangnya. Ia berdecak kesal ketika ponsel itu tidak diangkat.

“ tsk! Kenapa tidak diangkat, YAH! “ ia memekik pada ponselnya yang entah itu ada artinya atau tidak. Toh Jihyun tidak akan mendengarnya dari sebrang sana. dan akhirnya ia kembali menekan tombol 1. Ia kembali mendengar bunyi ‘tut’ dan kali ini ia berusaha sabar untuk menunggunya.

“ yoboseyo “

“ …….. “

“ …….. “

Yoongi berusaha mencerna siapa suara itu didalam ingatannya.

“ kemana Jihyun!! “

Terdengar disebrang sana suara kekehan yang membuat emosi Yoongi semakin naik.

 

 “ dia sedang bersama ku “

 

 

 

 

TBC

Hallo~~ ^~^

Aku kembali membawa part 4 nya. di part ini aku ngerasa sedikit fail ;;;

Semoga aja part ini gak buat kecewa kalian ya. Aku lagi stuck imagine ini. akhirnya aku nulis seperti ini. untuk next part aku bakal buat yang lebih baik lagi J

Hayoo~ kalian milih Yoongi&Jihyun atau Jihyun&Jin ? kkkk

Gamsahamnida yang udak mau baca dan comment :3

About fanfictionside

just me

87 thoughts on “FF/ BOY IN LUV/ BTS-BANGTAN/ pt. 4

  1. di chapter 4 ini aku ga nge feel banget thor:( gatau kenapa padahal bacanya udah diulang2. trus pas kissing kaya maksa gitu:( tapi aku ketawa sih pas bayangin kalo anak kecilnya ngeliat mereka berdua lagi ciuman:D trus juga tbc bikin yang penasaran dong thorrrr jebal:'( ohya btw aku readers baru hehe:) couple nya yoongi sama jihyun ya thor, kalo bisa adain part yang nyesek entah itu yoongi apa jihyun:D hehe keep writing thor, aku tungguin chapter 5 nya:)

  2. sempat ngakak pas adegan yoongi dengan jihyun ketahuan ciuman sama anak kecil. aku sih lebih milih yoongi&jihyun si thor ^^
    next chap bakal ditunggu thor🙂

  3. Halo author? Aku reader baru disini.ceritanya bagus thor,aku suka jalan ceritanya.keep fighting ya thor.ditunggu kelanjutan2 ff lainnya🙂

  4. Akhirnya next ffnya terbit juga😀
    makin seru min ffnya
    so sweet min pas jihyun yoongi kissing😀,konflik yoongi ama jinnya makin seru
    pokoknya ffnya makin seru + keren deh😀 .
    Next ff nya ditunggu ya min jangan lama lama ya min next nya🙂
    semangat min

  5. Padahal tadi udah ada romantis romantisnya kenapa akhirnya mereka bertengkar lagi..
    Tapi gak papa aku tetep masih suka kok thor, seperti biasa chapter nextnya ditunggu thor. Semangat thor ^^

  6. hmmm, yoongi udah mulai suka sma jihyun nih,
    aku suka scene waktu mreka kissing trus ketauan anak kecil, ngebayangin ekspresi anak kecilnya bkin ngakak.😀
    aku lebih suka yoo-hyun dripda jin-hyun,,
    lanjuut thor… ^^

  7. halo author-nim, aku readers baru:) maaf baru bisa comment di chap ini. ceritanya greget banget sumpah hoho, cepetan lanjut yaa.. aku pro jin-jihyun hohoho, eh jihyun-suga juga boleh/? atau jin-suga /salah

  8. Ga fail kok thor, ah tpi thanks dirimu membuatku berteriak di akhir cerita ketika menemukan kata “tbc” ahhhh ayo thor jgn lama2 buat next capt ya huerr ;-;

  9. Yoongi jihyun thor😀
    Cerita nya bgus,tuh suga tega bnget bkin jihyun smpe jatoh gitu gk minta maaf lgi,
    tpi ska sma adegan pertengkaran yoongi sma jihyun yg d mobil ngebayangin nya ajj udh ngakak next chapter nya jgn lama” thor d tunggu smoga d chapter berikut nya lbh dpt lgi greget nya🙂 fighting *astaga bru sdr pnjng banget komenan ku* -_-

  10. sayang jihyun&jin couple aja deh thor:3 kesel sam yoonginyaa-_- apa banget jadi cowo kaya giduuu:3 tapi cuka skinshipnya mereka, hihi kissnya gitu amat sih katanya first kiss tapo handal gidu wkwk:p oia thor, jihyun kok moodnya gampang amat baik yak-_- ditunggu kelanjutannya haha

  11. Fix jihyun&yoongi thor kkk~ seokjin buattt aku ajaah udaah haha. Bagian jihyun&yoongi yg wkt ciuman di taman duhh anak kecilnya ganggu aja lg enakk2/? Wkwkk. Part selanjutnya jgn lamaa2 ya thorr hehe^^

  12. Ffnya keren min..
    Aku baru baca, jadi maaf aku gak komen dari part 1🙂. Aslii suka banget sama sifatnya sugar. Cuek cuek cinta haha. Pokoknya sugar harus sama jihyun #maksa. Jin sama aku aja haha #plakk. Next min jgan lama lama…

  13. cie yoongi udah mulai suka sama jihyun :3
    aku yoongi-jihyun ajaaaa eh tapi apa bagusan Jihyun&Jin (?) ehaha
    gaktau deh.-.

    nexy thor, gepeel. semangka’-‘)/9

  14. ME NU RUT LOE?!?!:(((( JINGI DONG(?) HYUNGI(?) AHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA:((( GA FAIL KOOOO GILAAA LANJUTKAN SEKARANG JUGA ATAU KAU AKAN MATI DI TANGAN TAEHYUNG HA HA HA(?)=_=

  15. Aaaa min berasil bikin waitingT..T ciee nyongi mulai suka sama jihyun.. tapi kenapa jadi cepet yaa? Yaudah cepetan yaa min dipost part selanjutnya:))

  16. wah udah ada part 4nya ^^, seru ko part ini tapi emang rada kurang greget (?)nya tapi tetep seru ko jalan ceritanya hehe jihyun-yoongi dong thor pas aja kayaknya, suka sama karakternya yoongi disini ditunggu part selanjutnya yaaa author ^^ hwaiting !!

  17. Ahhhh,, serunya🙂 accident kiss nya lucu bangt ya, hahaha😀 sebenarnya sih pengen milih Jihhyun&Jin, soalnya aku suka bngt karakter Jin disini❤ tapi yaaaa,, udahlah terserah author yg buat couplenya, next chapter 5 'FIGHTING'🙂

  18. Aku suka chapter ini, banyak Yoongi-jihyun momentnya hehe:p aku lebih suka Yoongi-jihyun thorrrr, kalo jin lebih cocok ama akooo ;;) /dihajar sekelurahan/ next chapter ditungguuu terussss yaaa

  19. THOR! SEBENERNYA YANG LAEN TAU KAGAK HUBUNGAN ANTARA YONGGI SAMA JIHYUNG??? BIASANYA KAN KALO MEREKA SAMPE TAU FEELINGNYA GIMANA GITU. MASA IYE GURU DAN MURID *MALAHBUATFFSENDIRI
    AHAH MIANHAEYO THOR, CUMA KEPO AJA GASABAR NUNGGU NEXT CHAPTER!!!!<3 gidalilge ^^

  20. Kyaaaaaaa………. makin seru aja ni ff… ><
    Yoongi sihh, jadi jihyunnya ama seokjin kan…😀
    Next part d tunggu ya🙂

  21. jihyun&jin jeballll…….
    jin tau gak sih kalo si yoongi suaminya jihyun?
    kayaknya mulai muncul rasa-rasa tuh di hatinya yoongi,kkkk~

  22. Aaaaa seru seru…….. Suga udah mulai demen nih nampaknaa…. Makin penasaran nih sama lanjutannaa… Jangan lama2 lanjutannaa thor~~~~

  23. Aaaakkhirnya di post jugaa
    lucu +tegang kalo liat jin sama suga berantem ngerebutin si jihyun
    nggak sabar pengen cpet2 baca lanjutan ceritanya kkkkk suka karakter.jihyun di sini yh tetap sabar ngadepin yoongi hehe

  24. oh jebal jihyun jangan ama jin lebih cocok ama yoongi -_-” lagian mleka udah nikah kan ya aaaaaa unnie jebal buat jihyun dan yoongi besatu aling love2 dong unnie😀 gk tahan liat jihyun dicelakain mulu:-/ but ditunggu next cht nya jangan lama2 ya😀

  25. Tumben min cepet nge-post nya hihihi😀
    ceritanya tambah seru min, tapi kalo boleh saran..
    Ceritanya agak dipanjangin lg ya min, soalnya menurutku masih pendek🙂
    HWAITING buat part selanjutnya🙂

  26. susah thor milih antara yoongi-jihyun sama jin-jihyun. apalagi jin, susah ditebak sifatnya itu benar-benar tulus ke jihyun atau cuma manfaatin doang😮

  27. Whoa akhirnya post jugaa>< makin seru thor bikin gereget keren!♡ , tapi akhiranya agak ngegantung ya(?) Dan agak kurang panjang:"D Oiya thor ditunggu ya next chap nya♡jangan lama lama^3^

  28. kyaaaaa kocak… kayaknya part ini konfliknya udah mulai makin makin nih :v ..
    jin so sweet bgt, tapi tetep aku lebih ngeship suga jihyun, soalnya dimana mereka lg bareng itu selalu bikin ngakak..
    gabisa bayangin kalo nantinya jin tau si jihyun itu istrinya suga.. next part thor~

  29. Menurutku part 4 ini pembawaan author yg trbaik dibanding part 1,2 dan 3nya.

    Karena aku sudah baca part 5 duluan sedangkan part 4nya belakangan, jadi langsung aja jangan lama2 part 6nya ya thor ckck

    Btw Bangtan boys disini berubah drastis, padahal di part sebelumnya otak mereka kriminal bgt tp skrng manis bgt ke jihyun ckck

  30. part ini maaf kurang gereget gtu thor ^_^v

    pilih Yoongi&Jihyun coz kya’a lebih seru tantangan kisahnya😀

    kalo Jin&Jihyun itu terlalu natural nanti kisahnya🙂

  31. siapa yg ngangkat tlpn jihyun ya?
    *a.jinppa?
    *b.yoongi
    *c.ny.min
    kajja kata maen tebaktebakberhadiah xD
    #apa sih gajelas xP
    ABAIKAN
    BAGUS thor daebak ff nya keren !

  32. uwaaahhh, akhirnya bisa baca FF lagi setelah sekian lama gak internetan wkwk😀 daebak thor ffnya seru banget >,<

  33. Hanjerrr Jihyun labil banget –” jadi kaya playgirl dia disini hahahaha /maaf/ . Lagian Yoongi gengsi’an banget kwkwkwk

    Jihyun dikit-dikit kabur yeee -..- ngayab mulu

  34. persaingan antara jin dan yoongi makin memanas
    wow wow akhirnya mereka ciuman juga hahahahaha
    dasar pasangan aneh
    tuh anak kecil kalo gk teriak pasti masih berlanjut tuh ciumannya kekekeke

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s