FF/ ROMANCE HIGH SCHOOL pt. 7 / BTS-BANGTAN


Author: AlvianyHwang

Title: ROMANCE HIGH SCHOOL pt.7

Cast:

+ Hwang Tae Ri

+ Min Yoon Gi (BTS’s Suga)

+ Jung Ho Seok (BTS’s JHOPE)

+ Choi Hwe Ji

+ Park Ji Min (BTS’s Jimin)

+ Yoo Eun Bi

+ Kim Seok Jin (BTS’s Jin)

+ Jeon Jung Kook (BTS’s Jungkook)

+ Park Se Ra

+ Kim Tae Hyung (BTS’s V)

+ BTS members

Length: CHAPTER

Genre: Romance, NC17, school, love-comedy

NB:

mian ya semua kalo aku lama banget post yang part 7 >.< itu gara2 aku sedikit ada kendala! ;D untuk yang part ini masih belom aku taroh bumbu NC dan akhirnya aku akan putusin untuk part yang ber-scene NC gak akan aku kasih PW ;D haha

oke oke daripada lamalama dengerin curhatan aku(?) mening langsung aja ya! check it out!❤

knsn

***

 

 

Langkah kaki Taeri menghentak kasar lantai koridor sekolah. Ia setengah berlari dengan wajah sedikit pucat menuju kelasnya. Bukan karena ia telat mengikuti pelajaran sekolah, bahkan matahari saja masih teduh dan baru keluar dari persinggahannya. Tapi lebih tepatnya ia menghindari seseorang. Berkali-kali ia menoleh ke belakang, memastikan tidak ada orang lain yang mengikutinya atau siap menyerangnya.

Akhirnya ambang pintu kelas terlihat di pelupuk matanya dengan jelas. Taeri tersenyum lebar. Pintu kelasnya seperti tersenyum menyambutnya datang. Akhirnya ia bisa bersembunyi di balik pelukan sang pintu bewarna putih itu.

 

BRAK!!

 

Langkah Taeri langsung terhenti ketika menyadari sosok lelaki menahan pintu yang akan Taeri buka hingga pintu menutup dengan dobrakan keras. Mata Taeri terbuka lebar ketika menyadari siapa sosok yang berada di hadapannya saat ini.

Min Yoongi.

Mata sipit lelaki itu menatap Taeri dengan dingin dan tajam. Di saat itu juga Eunbi yang baru datang dan berdiri di belakang Taeri mencuri dengar apa yang mereka bicarakan. Ia sengaja tidak memasuki kelas. Toh jika memasuki kelas juga tidak mungkin dengan posisi tangan Yoongi yang menahan pintu.

 

“kau sudah janji akan memberikan morning sex kan?”

Pertanyaan Yoongi begitu frontal. Ia bahkan mengucapkannya dengan nada yang sedikit keras. Wajah Taeri langsung memucat. Eunbi yang sudah pasti mendengar apa yang Yoongi ucapkan hanya bisa mengangakan mulutnya dengan muka tak percaya.

Taeri juga tidak tahu apa yang harus ia katakan.

Mungkin karena kesal dan setengah gemas Yoongi meraih tangan Taeri dan menariknya. Yoongi mendorong Taeri kearah dinding dan menghimpit tubuh gadis itu. wajah Yoongi begitu dekat dari wajah gadis itu. tubuh mereka juga melekat dekat dan mungkin saking dekatnya Yoongi bisa saja mendengar gemuruh jantung Taeri yang sudah terasa di dada gadis itu. wajah Yoongi perlahan mendekat, sudah bisa di pastikan apa yang lelaki itu inginkan pada Taeri.

 

 

TING TONG TENG

 

 

Gerakan Yoongi terhenti begitu saja ketika suara nyaring bell berbunyi di seluruh sekolah. Pertanda masuk dan di mulainya kegiatan belajar mengajar di sekolah ini. Entah kenapa Eunbi yang melihat pemandangan itu hampir saja menyemburkan tawa kerasnya jika saja ia tidak menahannya, tentu saja ia masih belum mau mati. Tapi itu sangat lucu ketika melihat adegan mesra dan sedikit vulgar harus terhenti karena nyaringnya suara bell sekolah.

Tapi di lain hal itu malah menjadi keberuntungan untuk Taeri. dengan gerakan cepat gadis itu mendorong pelan tubuh Yoongi agar menjauh darinya, tersenyum lebar dan menepuk-nepuk pundak lelaki itu.

“selamat belajar, Yoongi sunbae.”

Ucap Taeri dengan nada riang. Dan gadis itu pun berjalan mengikuti langkah para murid menuju kelasnya meninggalkan Yoongi yang masih diam tak bisa berbuat apa-apa. Karena tidak mau ikut mendapatkan masalah dengan cepat Eunbi berjalan masuk kedalam kelasnya juga.

 

 

Eunbi duduk di samping Taeri yang sudah lebih dulu menyiapkan buku pelajaran dan meletakannya di atas meja. Ia mungkin tidak sadar jika tadi ia ada di belakang Taeri dan mencuri dengar pembicaraannya dengan Yoongi.

Meskipun sudah berusaha melupakannya tapi tetap saja ucapan Yoongi tentang ‘morning sex’ terus terngiang-ngiang di pikiran Eunbi. Ya, Eunbi memang polos diantara kedua temannya itu. baginya ciuman adalah hal yang tabu dan bukan salahnya juga jika ia mempermasalahkan ucapan Yoongi tadi. Sesuatu yang di lakukan lebih dari ciuman.

Taeri tersadar jika Eunbi terus menatap kearahnya. Ia menolehkan wajahnya kearah Eunbi dan menatap gadis itu bingung. Eunbi yang sadar akan tatapannya menatap Taeri dengan cengiran bodoh di wajahnya. Taeri mengkedip-kedipkan matanya dengan tatapan bingung.

“kenapa kau menatapku seperti itu?” Tanya Taeri dengan nada curiga. Sekarang Taeri mulai merasa takut karena sikap Eunbi.

“eh? Tatap apa? Apa aku seperti menatapmu terus?” Eunbi yang kini berbalik mengerutkan keningnya menatap Taeri.

“dari ekor mataku aku bisa melihatmu.”

 

“apa kau tidak pernah mengalami hal ketika kau merasa seseorang menatapmu dari ekor matanya dan ketika kau menoleh ternyata dia tidak sedang menatapmu?”

 

Taeri sebentar terdiam. Ia bingung mau menjawab apa. Semua yang Eunbi katakan memang ada benarnya juga. tapi ia benar-benar yakin Eunbi menatapnya sedari tadi. Tapi karena malas berdebat dengan gadis itu, akhirnya ia hanya mendengus dan lanjut menyimak pelajaran.

Seperti tidak jera, Eunbi kembali melirik kearah Taeri. sekarang ia mengamati tubuh Taeri dari atas hingga bawah. Ia membayangkan bagaimana Yoongi menyentuh tubuh gadis itu. dan bodohnya ia membayangkan apa yang terjadi ketika Taeri dan Yoongi bersama dalam satu ranjang.

Hingga tiba-tiba tanpa ia sangka sosok Jungkook muncul di dalam pikirannya. Eunbi melotot terkejut. Menggelengkan kepalanya dengan cepat. Hal itu begitu mencolok dan membuat para murid serta guru yang tengah mengajar mengamati tingkahnya.

Taeri juga mengamati tingkah temannya itu dengan bingung.

 

“YOO EUN BI!!!”

 

Suara teriakan Song ssaem seketika membuat Eunbi terlonjak dan tersadar dari lamunannya. Ia menolehkan kepala ke sekeliling. Menyadari seluruh murid tengah menatap kearahnya, begitu juga Song ssaem. Tatapan guru bertubuh sedikit gemuk itu terlihat menyeramkan. Padahal guru itu termaksud guru yang baik, tapi jika sudah menyangkut keributan di kelasnya ia akan menjadi sangat tegas.

“apa yang kau bayangkan selama berada di pelajaran ku?”

Guru itu memasang wajah dinginnya.

Taeri melirik Eunbi, wajah gadis yang duduk di sampingnya itu terlihat pucat.

“kau maju dan kerjakan rumus ini.” Kang ssaem menunjuk tulisan angka-angka rumit di papan tulis. Tubuh Eunbi rasanya langsung lemas. Taeri yang membenci matematika juga ikut merinding mendengar ucapan guru satu itu. Hweji yang jago matematika hari ini tidak masuk karena harus beristirahat. Jadi tidak akan yang bisa menolongnya saat ini.

Eunbi masih diam di bangkunya. Tidak berani bergerak. Wajahnya benar-benar pucat dan keringat dingin mengalir dari pelipisnya.

Kang ssaem tahu jika gadis itu tetap ia paksa maju dan mengerjakan rumus yang baru saja ia ajarkan bisa-bisa ia akan pingsan. Guru itu menghela nafas.

“jangan ribut jika aku menjelaskan. Sekali lagi kau mengobrol aku akan memberi tugas yang paling berat untukmu.” Kang ssaem memberi tatapan tajam dan tegasnya pada Eunbi. Lelaki itu akhirnya kembali mengalihkan tatapannya ke papan tulis dan menjelaskan rumus matematika yang bahkan sebagian murid malas untuk mengingat apa nama rumusnya.

Eunbi menghela nafas lega. Ia menyenderkan tubuhnya di bangku dan menyeka keringat dingin dari pelipisnya.

“sebenarnya apa yang sedang kau pikirkan?”

Taeri berbisik pelan menatap Eunbi, takut-takut jika Song ssaem akan mendengar mereka. Mereka akan mati jika guru itu memanggil mereka maju dan mengerjakan rumus di papan tulis.

Eunbi menatap Taeri. ia menggigit bibirnya dengan tatapan ragu.

Ia sedikit mendekatkan posisi duduknya agar dekat dengan Taeri.

Taeri menatap Eunbi penasaran.

“apa kau sudah melakukan ‘itu’ dengan Yoongi sunbae?” Tanya Eunbi mencoba menjaga volume suaranya.

Taeri mengkedip-kedipkan matanya berkali-kali. Mulutnya menganga lebar mendengar pertanyaan Eunbi yang tak pernah ia bayangkan akan keluar dari mulut gadis itu.

Bahkan Taeri menjatuhkan pulpennya di meja karena saking tidak punya tenaganya ketika mendengar pertanyaan Eunbi. Tapi gadis itu berusaha untuk tidak bersikap berlebihan seperti berteriak atau menghajar Eunbi seperti yang selalu gadis itu lakukan. Taeri berdehem untuk mengatur dirinya sendiri agar tidak meledak.

“ma-maksudmu? ‘itu’ itu ‘itu’? Tanya Taeri balik dengan ekspresi suram.

“eh?” Eunbi yang kini malah memasang wajah polos.

“ya. ‘itu’ yang dilakukan Jimin dan Hweji sampai hamil itu kan?” Tanya Taeri lagi berusaha bersikap. Eunbi menutup mulut Taeri dengan cepat. Ia menatap sekitar. Dan menatap kearah Jimin juga, takut-takut jika lelaki itu mendengar ucapan Taeri. untungnya tak ada yang sadar dengan pembicaraan mereka.

Taeri berusaha menyingkirkan tangan Eunbi dari mulutnya dan menatap gadis itu dengan tajam.

“itu kan yang kau maksud? Sekarang aku akan menjelaskan padamu.” Taeri masih berbisik dan menatap Eunbi begitu tajam.

“aku dan Yoongi sunbae belum sama sekali melakukan apapun! Omongannya yang tadi karena dia itu tidak waras!!” jelas Taeri dengan yakin.

“eoh? serius??? Tapi wajah Yoongi sunbae serius sekali tadi.” 

Taeri mengerutkan keningnya.

“kau mendengar pembicaraanku tadi???”

“aku bahkan melihatnya.”

Taeri tidak tahu harus menjawab apa kecuali menjelaskan semuanya pada sahabatnya satu itu.

Ia menghela nafas beratnya, menatap Eunbi dengan bola mata kecoklatannya itu.

 

 

Flashback

 

Seperti tidak bosan dengan bibir Taeri, Yoongi terus melumat bibir gadis itu. mendekap gadis itu ketika posisi mereka tengah terbaring di sofa apartement Yoongi. bunyi kecapan bibir mereka yang saling beradu terdengar di sekitar ruangan yang sepi.

Taeri tidak tahu secara pasti apa alasannya sendiri menerima ajakan Yoongi agar tidak pulang dan menginap di apartementnya. Bahkan ia sampai rela membohongi Chansung dengan mengatakan akan menginap di rumah Hweji pada kakaknya satu itu.

ia hanya ingin meyakinkan dirinya sendiri apa ia benar-benar mencintai Yoongi. dan setelah lelaki itu mendekapnya dan memberikan kelembutan pada bibirnya ia benar-benar yakin dengan perasaannya sendiri saat ini.

Ia bisa menerima setiap lumatan lelaki itu.

Bahkan ia sudah terbiasa jika harus melenguh kecil atau mendengar desahan Yoongi.

Ciuman Yoongi mulai turun ke leher Taeri. ia menjilat, menghisap dan menggigit kecil leher gadis itu. tangannya mulai nakal meremas dada gadis itu.

Taeri yang awalnya diam saja dan malah mendongkakan leher akhirnya membuka matanya lebar mendapati tangan Yoongi sudah mulai meremas dadanya dengan gerakan sedikit kasar.

Taeri mencoba menghentikan tangan Yoongi dan mendorong tubuh lelaki itu. tapi seperti lupa diri, Yoongi tak mengindahkan penolakan Taeri dan semakin meremas kasar dadanya. Ia juga meninggalkan begitu banyak kissmark di leher gadis itu.

“hentikan sunbae- kita tak boleh terlalu jauh.” Ucap Taeri dengan nada takut. Ia terus mencoba menghentikan Yoongi dengan berbagai cara. Mengalihkan wajahnya agar lelaki itu tidak mencium bibirnya lagi, mendorong-dorong tubuh lelaki itu agar terganggu dan hal itu memang berhasil. Dengan decakan kesal Yoongi menatap Taeri, seperti mempertanyakan sikap gadis itu. wajah kesal dan dingin Yoongi tetap tidak membuat Taeri takut dan membiarkan Yoongi melakukan sesuatu padanya.

“aku kesini bukan untuk melakukan hal seperti ini.” Ucap Taeri berusaha menyembunyikan kegugupannya.

“kau bercanda? Menginap di rumah lelaki di malam hari adalah kode perempuan untuk melakukan ‘ini!”

“apakah begitu?” Taeri menatap Yoongi dengan polos dan bingung, hal itu membuat Yoongi gemas dan cepat melumat bibir gadis itu dengan kasar, menghisap bibir bawah Taeri dan lalu memasukan lidahnya ke dalam mulut Taeri, memainkan lidah gadis itu dengan lihai membuat Taeri sulit untuk bernafas. Taeri tidak menyangka kalau Yoongi benar-benar seagresif ini. Dengan sekuat tenaga Taeri terus menghentikan lumatan lelaki itu, menahan wajah Yoongi dengan kedua tangannya hingga membuat wajah Yoongi terdiam tepat di hadapan wajahnya. Taeri mencoba menghirup oksigen yang sedari tadi sangat sulit ia hirup selama Yoongi menciumnya.

Yoongi akhirnya menyerah. Ia mencoba menahan hasratnya dan duduk bersandar di samping Taeri tapi ia tetap memasang ekspresi dinginnya. taeri menatap Yoongi, lelaki itu memang gampang tersulut emosi. Tapi Taeri mencoba untuk tidak ikut emosi. Ia menatap Yoongi dengan tatapan lembut. Bagaimanapun juga lelaki berambut coklat di sampingnya ini sudah menjadi kekasihnya dan ia harus sedikit mengerti bagaimana sifat Yoongi sebenarnya.

Taeri menatap Yoongi lamat.

“aku belum pernah melihat sunbae tersenyum.” Ucap Taeri pelan. Yoongi menatap gadisnya itu masih dengan tatapan dinginnya.

“apa kau sedang mengalihkan pembicaraan?”

Taeri diam mendengar ucapan Yoongi. ia menundukan kepalanya, memainkan pajamanya dengan jemarinya.

Apa yoongi hanya mengharapkan tubuhnya saat ini? Untuk meredakan nafsu lelaki itu?

 

Plek

 

Tangan Yoongi menepuk kepala Taeri dengan pelan. Taeri menatap Yoongi, lelaki itu tersenyum meski hanya mengangkat satu sudut bibirnya.

“aku bisa menunggumu dan aku tidak akan memaksamu.”

Ucap Yoongi lembut. Tatapan lelaki itu begitu lembut dan membuat perasaan Taeri menjadi hangat.

“maaf jika aku malah mengharapkan hal ‘itu’. Kau pasti merasa takutkan?”

Pertanyaan Yoongi terdengar memekik di telinga Taeri. dengan cepat Taeri menggelengkan kepalanya.

“bukan takut, tapi aku hanya belum siap. Dan lagi….”

“kau takut mengalami hal yang sama seperti sahabatmu itu?”

Taeri mengangkat kepalanya, menatap Yoongi dengan mata lebarnya tapi perlahan ia kembali menundukan kepalanya. Tebakan Yoongi memang ada benarnya.

Entah dorongan darimana yang membuat Yoongi tidak canggung untuk menyentuh tangan Taeri dengan lembut. Mengenggamnya dengan lembut, mengelusnya dengan ibu jari.

“aku lebih dewasa darimu dan aku sudah tahu hal yang harus aku lakukan agar tidak merugikanmu.”

Meskipun tidak tersenyum tapi Yoongi mengatakan itu dengan kelembutan yang tak pernah lelaki itu tunjukan pada siapapun.

Wajah Taeri tersipu malu mendengar ucapan Yoongi. ia tersenyum simpul menundukan kepalanya karena malu bertemu tatap dengan lelaki yang kini mengisi relung hatinya itu.

 

“nah sekarang kau tidur. Aku akan tidur di sofa.”

Yoongi mendorong tubuh Taeri agar gadis itu beranjak dan menuju kamarnya.

“eh? Kau tidak ikut tidur di kamar juga??” taeri menatap Yoongi sedikit bingung. Yoongi memicingkan matanya.

“apa kau ingin terjadi sesuatu malam ini?”

“e-eh?! Ti-tidak! Aku akan kekamar sekarang. Selamat tidur.” Taeri beranjak dan berjalan gugup menuju kamar Yoongi.

Yoongi menatap punggung Taeri. tatapannya begitu lamat dan tajam.

“besok pagi…”

Taeri menghentikan langkahnya ketika Yoongi mengucapkan sesuatu, ia menoleh menatap Yoongi.

 

“besok pagi aku akan menagih morning sex padamu.”

 

 

Flashback end

 

 

 

 

Mata Eunbi mengerjap mendengar penjelasan Taeri tentang apa yang terjadi semalam. Dugaannya sedari tadi ternyata salah.

“apa kau puas? Masih menyangka aku sudah tidak virgin ?” Taeri memangku dagunya, menatap Eunbi sedikit dengan ekspresi kesal tidak rela jika Eunbi menyangkanya sudah tidak perawan atau sebagainya. Nyatanya ia masih perawan dan tidak berniat memberi hal yang berharganya itu pada Yoongi untuk saat ini.

 

“kenapa tiba-tiba kau bertanya seperti itu?” sekarang gantian Taeri yang bertanya balik. Ia menatap Eunbi dengan tatapan tajam. Setidaknya ia harus bisa membuat gadis itu merasakan kesulitan menjawab sama dengan yang ia rasakan tadi. Tapi wajah gadis yang ia targetkan akan sulit mencari kata-kata itu malah terlihat tenang. Ia mengangkat bahunya.

“hanya ingin bertanya.” Eunbi pun kembali mengalihkan tatapannya pada song ssaem.

 

“apa Jungkook mengajakmu melakukan ‘itu’?”

 

Dengan mata melotot lebar Eunbi langsung menolehkan wajahnya ke Taeri. pensil di genggamannya sampai terjatuh.

“MWOYAAAA???!!! APA KAU GILA????!!!!”

Semua murid langsung menoleh kearah Eunbi. Taeri pun sampai harus memundurkan jarak tubuhnya beberapa senti dari Eunbi karena saking kerasnya teriakan gadis itu.

 

“KAU YANG GILA YOO EUNBI!!! KELUAR DARI KELAS SEKARANG!!!”

Teriakan lantang Song ssaem begitu memekikan telinga para murid. Bahkan beberapa murid yang di luar sekedar lewat dari koridor sampai menolehkan tatapan mereka kearah jendela kelas karena terkejut dengan teriakan Song ssaem.

 

 

 

 

***

 

 

 

Eunbi hanya berjalan-jalan di sekitar koridor sekolah tanpa tahu mau melakukan apa. Ia sempat mengambil setangkai daun fuji yang melongok melewati jendela koridor dan memainkannya atau sekadar melepaskan bagian-bagian daunnya sesuai dengan akar di daun itu dan setelah itu ia kembali merasa bosan dengan kegiatan menunggu pelajaran Song ssaem sampai habis.

Akhirnya kakinya melangkah menuju koridor taman belakang sekolah.

Ia kembali mengingat pertanyaan Taeri tadi.

Apa Jungkook mengajakmu melakukan ‘itu’?

Wajah Eunbi memerah. ia menggelengkan kepalanya seraya mengacak rambutnya sendiri.

“kenapa si bodoh itu malah bertanya seperti itu sih?? Itu benar-benar pertanyaan terbodoh yang pernah aku dengar! Bagaimana bisa?” omel Eunbi masih dengan muka memerah. memang dari luar ia terlihat merutuki Taeri tapi tetap saja ia tidak bisa menghentikan laju detak jantungnya yang begitu cepat.

 

“membicarakan diri sendiri?”

Tiba-tiba suara lelaki terdengar begitu saja dari arah belakangnya dan itu cukup membuat Eunbi tersentak kaget. Eunbi menoleh kebelakang, mencari tahu siapa pemilik suara yang sebenarnya terdengar familiar di telinganya.

Jin.

Air muka Eunbi langsung berubah melihat Jin yang tersenyum menatapnya.

“annyeong, noona~”

Sapa Jin mengangkat satu tangannya masih dengan senyuman yang tersungging dari wajah tampannya dan Eunbi hanya memasang ekspresi datar sedikit tidak suka dengan kedatangan Jin. Lelaki itu terlihat mengenakan tshirt tanpa lengan bewarna putihnya dan celana basket hitam, mungkin ia baru saja bermain basket.

“wae? Apa kau marah aku panggil noona? Bukannya aku kekanak-kanakan? Jadi aku harus memanggilmu noona, kan?” Jin melipat kedua tangannya, memicingkan matanya dengan senyuman yang terlihat menyebalkan di mata Eunbi.

“ckck. Benar-benar kau anggap serius ucapanku saat itu?” balas Eunbi menatap Jin masih dengan tatapan tajamnya.

“kenapa tidak?”

“ck. Kau memang kekanak-kanakan.”

“karena itu aku memanggilmu noona.

Eunbi diam mendengar ucapan Jin yang begitu santai. Ia tak bisa menahannya lagi hingga akhirnya gadis itu terbahak cukup keras. Jin yang tadi tersenyum akhirnya merubah raut wajahnya menjadi bingung. Mempertanyakan apa alasan gadis itu tertawa. Eunbi terus tertawa menatap Jin seraya menepuk-nepuk tangannya.

“apa yang kau tertawakan?” Jin memiringkan kepalanya, berusaha menangkap arti dari tawa Eunbi. Apa ada yang lucu? Kenapa gadis itu tidak terlihat kesal?
akhirnya Eunbi bisa sedikit meredakan tawanya. Ia menatap Jin dengan senyuman menahan tawanya. Ia menepuk bahu Jin dengan kasar.

“arra~ kau memang kekanak-kanakan. Baiklah, noona harus mengikuti pelajaran yang lainnya. Jaga dirimu, Kim SeokJin-ah.” Tangan Eunbi masih tetap menepuk-nepuk pundak Jin membuat pria yang sudah ‘dewasa’ itu terbengong. Tanpa menunggu jawaban dari Jin, Eunbi yang masih tertawa akhirnya berjalan meninggalkan Jin sendiri. Jin yang tadi sempat terbengong mengalihkan pandangannya kearah punggung Eunbi yang sudah mulai menjauh dengan langkah riang.

Menatap gadis itu tajam.

 

 

 

 

 

 

Eunbi menoleh kebelakang. Ia menghela nafas lega setelah mendapati Jin tidak mengikutinya atau sekedar usil meneriakinya sesuatu. Alasan harus mengikuti pelajaran lain adalah tipuan, ia memang malas harus meladeni lelaki itu. tapi untuk tawanya tadi bukan candaan. Ia memang tertawa dan menganggap semua yang Jin lakukan itu hal yang konyol dan pantas untuk di tertawakan. Apa lelaki itu benar-benar serius menganggap dirinya sebagai anak kecil atau ia hanya berusaha membuat lelucon? Oke ini memang lucu.

Tiba-tiba nada dering kakaotalk dari ponsel Eunbi terdengar disertai getaran ponsel yang ia masukan kedalam kantung roknya.

Eunbi meraih ponselnya dan membuka satu pesan baru dari kakaotalk-nya itu.

 

Jungcookie

 

Noona, apa benar kau di hukum?

 

Pesan dari Jungkook. Hanya satu pesan menanyakan hal itu? tiba-tiba notif lainnya muncul sebelum Eunbi sempat membalasnya.

 

Apa karna Taeri noona?

 

Tadi aku menanyakannya pada Taeri noona, tapi dia malah menjawabnya dengan lelucon bodoh.

 

Sekarang kau di luar kelas? Aku sedang tidak ada pelajaran, aku akan kesana

 

Eunbi memasang wajah datarnya melihat isi pesan kakao yang Jungkook kirim. Dengan decakan Eunbi membalas cepat pesan kakao lelaki itu.

 

Kau tidak perlu kesini. Aku tahu kau akan membolos. Lagipula waktu dihukumku sudah mau berakhir.

 

Aku akan marah jika kau kesini

 

 

Eunbi memperhatikan balasannya sendiri. Meyakinkan agar ia tidak salah ketik atau salah membalas. Setelah yakin ia langsung men-shutdown ponselnya dan memasukan kedalam saku rok.

Waktu berakhir pelajaran Song ssaem sebentar lagi akan berakhir. Eunbi sudah bersiap melangkahkan kakinya menuju kelas. Di hadapannya terdapat Hoseok yang berjalan berlainan arah dengannya. Lelaki itu tampak serius berbicara dengan seseorang dari ponselnya, lelaki itu juga tidak menatap kearah Eunbi. Atau mungkin pura-pura tidak melihat?

Eunbi putuskan untuk tidak memperdulikan hal itu dan terus berjalan. Ketika keduanya saling melewati satu sama lain sayup Eunbi bisa mendengar apa yang Hoseok ucapkan dengan seseorang di ponselnya.

 

“ini tentang Hwang Taeri-“

 

Eunbi menolehkan kepalanya dengan cepat kearah Hoseok. Lelaki itu tetap berjalan dan membuat punggungnya menjauh. Eunbi tidak tahu lagi apa yang Hoseok bicarakan setelah lelaki itu menyebutkan nama Taeri. yang pasti ekspresi pria itu benar-benar terlihat serius.

 

 

 

 

*

 

 

Sera tak berhenti mengedarkan pandangannya di sekitar lapangan basket. Tangannya sibuk mengelap bola basket yang kotor dengan lap. Tapi gerakan tangannya begitu pelan. Mata Sera  terlalu fokus pada satu sosok yang dari kemarin malam sudah menganggu pikirannya.

Sosok Taehyung. Sosok lelaki berambut oranye yang tengah sibuk mendribble bola basketnya di tengah lapangan jam istirahat. Bahkan lelaki itu masih mengenakan baju seragamnya. Entah lelaki itu menyadari keberadaan Sera atau tidak tetapi ia memang sama sekali tidak menatap kearah Sera barang sekalipun.

Sera putuskan kembali fokus membersihkan beberapa bola basket yang kotor di keranjang. Pekerjaannya sebagai manajer basket yang teladan. Dan ia harus mempertahankan hal itu.

Tapi tiba-tiba ingatan Taehyung yang seperti ingin menciumnya kembali malam itu terbayang kembali di otaknya. Tatapan Taehyung, sentuhan lelaki itu dan punggung lelaki itu yang menjauh. Ia tak tahu apa yang ia rasakan setelah kejadian itu tapi yang jelas ia langsung kembali pulang kerumahnya tanpa mau mengikuti kegiatan klub basket dan bertemu Taehyung.

Mata Sera kembali menangkap sosok Taehyung.

Lelaki itu terlihat malas-malasan melempar bola basket kearah ring. Hasilnya pun bola itu masuk dengan lancar melewati ring. Taehyung tidak mengambil bola basket itu lagi. Ia berjalan ke tepi lapangan dan duduk di sana seraya meraih botol minumannya. Meneguknya dengan cepat. Matanya memicing ketika menerima sinar matahari menghalangi pandangannya. Tetapi di mata Sera sinar matahari itu begitu serasi dengan warna rambut oranye Taehyung.

Dan tetap saja Taehyung tidak juga menatap kearahnya.

Padahal meski dari kejauhan mereka tetap saja saling berhadapan.

 

“membersihkan bola basket?”

Tiba-tiba suara Jin terdengar dari belakang Sera. Sera menoleh, ia memang sudah sangat tahu siapa pemilik suara itu sebelum ia memastikannya sendiri.

“ini kan belum waktu klub basket dimulai. Seharusnya kau di kelasmu.” Ujar Jin melipat tangannya menatap Sera dengan bingung. Sera tersenyum.

“tidak apa-apa, sunbae. Ini karena aku tidak punya kerjaan di jam istirahat-“

 

“Taehyung!” Sera belum sempat melanjutkan ucapannya tetapi Jin sudah berujar memanggil lelaki berambut oranye itu. taehyung menoleh dengan malas. Jin mengibaskan tangannya seperti memberi kode agar Taehyung menghampirinya.

“maaf, Sera. Hari ini sepertinya aku tidak bisa berlama-lama di klub basket. Aku harus mengulang satu mata kuliahku pagi ini. Sepertinya kau membutuhkan teman yang bisa mendengarkan keluh kesahmu, biar Taehyung yang melakukannya.”

Mata Sera melebar mendengar ucapan Jin yang dengan mudahnya meluncur dari mulutnya itu. sera mengalihkan tatapannya kearah Taehyung berharap lelaki itu tidak benar-benar menghampiri Jin. Tapi sialnya Taehyung tetap menghampiri Jin. Mungkin karena Jin memang sunbae yang ia hormati.

“wae?” Tanya Taehyung dengan ekspresi datar yang menjadi ciri khasnya. Ia tidak sama sekali menatap kearah Sera, ia hanya menatap Jin. Sera pun juga enggan menatap kearah Taehyung.

“sepertinya Sera sedang membutuhkan teman berbicara di jam istirahatnya. Aku tidak bisa menemaninya seperti biasa, kau temani dia ya. Kau tidak sedang sibuk berlatih basket kan?”

Ingin rasanya Sera menyekap mulut Jin agar lelaki itu berhenti berbicara. Ini seperti Sera yang meminta Jin agar Taehyung menjadi teman berbicaranya. Meskipun ia berharap Taehyung menolak tawaran Jin tetap saja rasanya pasti akan sangat sakit.

 

“baiklah.”

 

Dengan cepat Sera menatap kearah Taehyung dengan mata melebar. Tetap saja Taehyung tidak menatap balik Sera tetapi dengan mudahnya lelaki itu mengiyakan tawaran Jin. Apa dia gila?

Jin tersenyum menepuk pundak Taehyung.

“baguslah. Lagian aku jarang melihat kalian mengobrol. Coba mengobrol lah mungkin saja obrolan kalian nyambung.” Ujar Jin kini malah menepuk pundak Sera juga. sera menundukan wajahnya. Ia tidak mengerti apa yang ia rasakan saat ini, tapi mukanya benar-benar terasa panas dan jantungnya berdegup melebihi batas normal.

“baiklah aku akan pergi sekarang sebelum kelas ku di mulai. Selamat mengobrol.”

Jin mengecek arloji di lengan kanannya dan bersiap berlalu dari Sera dan Taehyung. Sebentar ia tersenyum kearah keduanya dan lalu mulai berjalan meninggalkan mereka setengah berlari.

Sera menundukan kepalanya. Tangannya yang sedari tadi membersihkan bola basket terhenti. Jaraknya dengan Taehyung memang sangat dekat sekarang dan tidak akan mungkin Taehyung berpura-pura tidak menyadari keberadaannya.

Lelaki itu masih diam tanpa mengatakan apa-apa. Hingga Taehyung akhirnya menatap kearahnya. Menatap gadis itu dengan mata sayu tajam yang ia miliki.

“apa kau tidak punya teman di kelasmu?” pertanyaan Taehyung begitu dingin. Lebih tepatnya ia mengucapkan itu dengan nada yang dingin.

Sera mengangkat kepalanya. Menatap kearah Taehyung dengan wajah sedikit terkejut.

“setiap jam istirahat kau selalu datang ke lapangan basket dan melakukan hal yang seharusnya hanya kau lakukan jika kau bertugas sebagai manajer saat tim basket berlatih. Apa kau tidak punya teman??”
tatapan Taehyung begitu dingin dan tajam menatap Sera. Suara berat lelaki itu yang selama ini selalu ia dengar tertawa-tawa bersama Jimin dan yang lainnya kini terdengar begitu dingin.

Sera seharusnya sudah tidak tahan terus bertatap mata dengan Taehyung. Tapi ia tidak mau lelaki itu menganggapnya lemah jika ia mengalihkan tatapannya. Sera balik menatap Taehyung dengan tajam.

“dan kau sebaliknya! Kenapa setiap jam istirahat kau selalu datang ke lapangan basket dan bermain basket seorang diri padahal kau sudah sangat hebat bermain basket di banding Jin sunbae! Apa kau tidak punya teman di kelasmu???!!”

“Jimin. Dia sahabatku. Lalu juga ada trio gadis cerewet itu juga.”

“lalu untuk apa kau masih berusaha bermain basket disini saat jam istirahat!??”

“karena basket hobiku. Apa aku hanya boleh melakukan hobiku saat kegiatan klub basket saja?”

“tetap saja. Seharusnya kau bisa memberi Jin sunbae kesempatan! Semenjak kau bermain basket disini dia jadi tidak berlatih seorang diri lagi! Jin sunbae pernah bilang padaku, untuk membuat kemampuan basketnya semakin lebih baik ia membutuhkan suasana yang sepi di lapangan! Pasti dia tidak pernah memberi tahumu soal ini, kan??!!”

Taehyung kini tidak membalas ucapan Sera. Ia menatap Sera dengan dingin membuat Sera sedikit takut. Sera kembali menundukan kepalanya dan membersihkan bola basket dengan lap di tangannya, buru-buru ingin menyelesaikan pekerjaannya itu dan pergi dari hadapan Taehyung.

 

“kau menyukai Jin sunbae, kan?”

 

Gerakan tangan Sera kembali terhenti.

Taehyung terus menatap Sera dengan dingin. Dan Sera tidak bisa meneguk ludahnya dengan benar, seperti menyangkut di kerongkongannya bersamaan dengan kata-kata apa yang harus ia ucapkan saat ini.

“tak bisa menjawabnya?”

Taehyung memasang smirk sinisnya. Ia meraih ransel dan memakaikannya di bahu, seperti bersiap pergi.

“kau memang meragukan untuk mempunyai perasaan seperti itu, manajer.”

Taehyung berdecak remeh dan membalikan badannya dari Sera. Berjalan meninggalkan gadis itu sendirian tanpa melaksanakan perintah Jin tadi.

Sera meremas lap yang ada di genggaman tangannya, menatap Taehyung.

 

“aku menyukaimu.”

 

Entah apa yang ada di pikiran Sera saat ini. Kata-kata itu keluar begitu saja dari mulut gadis itu dan itu sukses membuat langkah Taehyung untuk meninggalkan lapangan basket terhenti.

Taehyung menolehkan tatapannya kearah Sera. Jelas terlihat ekspresi Taehyung yang sedikit terkejut.

Sera beranjak dari duduknya. Membiarkan bola basket yang tadi berada di pangkuannya terjatuh dan menggelinding bebas ke tengah lapangan.

Ia menatap Taehyung dengan tajam.

 

“yang aku sukai itu kau. Kim Taehyung.”

Sera berjalan mendekati Taehyung dengan langkah pelan. Ekspresi terkejut Taehyung perlahan hilang dengan sendirinya, wajah lelaki itu kini lebih terlihat tenang dan kembali menatap datar Sera.

 

“benarkah?’

Taehyung melangkah mendekati Sera juga. menantang laju Sera dan itu cukup ampuh membuat gadis itu ragu untuk terus melangkah mendekati Taehyung.

Semakin lama Taehyung semakin mendekatinya. Semakin dekat jika Sera juga melangkah dan Sera tidak tahu apa yang akan ia lakukan jika ia dan Taehyung benar-benar sangat dekat. Berpelukan? Bercium-

Ingatan Taehyung yang ingin menciumnya saat itu kembali terbayang di pikirannya. Akhirnya Sera menghentikan langkahnya. Berharap Taehyung juga menghentikan langkahnya, tetapi lelaki itu tidak. Ia semakin berjalan melangkah mendekati Sera. Langkah sepatunya terdengar jelas di telinga Sera. Mengusik ketenangannya. Apa yang sebenarnya Taehyung pikirkan?
Taehyung berhenti melangkah. Tapi jaraknya dengan lelaki itu sangat dekat. Taehyung yang tinggi setengah menunduk menatap kearah Sera yang juga menunduk tidak berani menatap Taehyung.

“jika kau memang menyukaiku, bukankah tidak masalah jika aku mencium mu sekarang?”

Ucapan Taehyung semakin membuat jantung Sera berdetak melebihi batas normal.

“bukankah setiap wanita suka jika lelaki yang ia sukai menciumnya?”

Jemari Taehyung mulai meraba dagu Sera dan mengangkat kepala gadis itu agar menatapnya. Taehyung bisa melihat ekspresi takut Sera. Wajah gadis itu begitu pucat.

Perlahan wajah Taehyung mulai mendekati wajah Sera. Mata Sera membulat lebar.

Sera bisa merasakan hembusan nafas hangat Taehyung menerpa wajahnya.

Sera memejamkan matanya, ia sendiri tidak tahu kenapa ia memejamkan matanya. Ini sudah kedua kalinya.

Tapi ia tetap tak bisa merasakan bibir Taehyung yang menyentuh bibirnya.

Sera membuka matanya. Tampak wajah Taehyung yang sudah tidak dekat dengan wajahnya, lelaki itu menatap Sera dengan datar.

 

“tidak usah mengatakan hal yang tidak masuk akal. Berhenti melakukan itu atau aku akan benar-benar melakukan sesuatu yang buruk padamu.”

 

Nada suara Taehyung yang dingin entah mengapa seperti tamparan yang keras bagi Sera. Lelaki itu hanya mengucapkan kata-kata itu dan akhirnya benar-benar berlalu meninggalkan Sera. Tanpa menghentikan langkahnya sebentar atau menoleh kebelakang.

Lutut Sera kembali terasa lemas. Tapi ia berusaha menahan agar terus berdiri. Jika ia terjatuh itu akan semakin membuat dirinya terlihat lemah.

 

Ini sudah kedua kalinya.

Sudah kedua kalinya Taehyung mempermainkannya.

Dengan tatapannya, jemarinya, bibirnya, segala yang ia punya……

 

 

 

 

***

 

 

 

 

“pulang dengan siapa?”

Taeri menatap sosok lelaki di hadapannya dengan takjub, apalagi dengan kata-kata yang selalu dengan mudahnya keluar dari mulut lelaki yang kini sudah memberikannya helm di tangannya.

“tentu saja pulang denganku. Apa aku terlihat sedang bercanda saat ini?”

Yoongi. lelaki menatap Taeri dengan sinis.

Eunbi yang berada di samping Taeri menatap kearah temannya itu dengan bingung. Padahal rencananya pulang sekolah mereka akan menjenguk Hweji bersama, tapi semua rencana itu seperti berantakan ketika Yoongi muncul di hadapan mereka. Tentu dengan muka ketus lelaki itu.

Taeri menatap kearah Eunbi dengan bingung.

“ah yasudah, Taeri. kau bisa pulang bersama Yoongi sunbae. Biar aku saja yang pergi ke rumah Hweji sendiri.” Eunbi tersenyum mengibaskan tangannya tanda ‘tak masalah’.

“ah tidak. Nanti aku akan menyusul kalau begitu.”

“kau tidak bisa. Aku berencana membawamu kesuatu tempat hari ini.”

Taeri menganga lebar menatap Yoongi. lagi-lagi lelaki itu mengatakan apapun seenaknya.

“baiklah sepertinya aku harus cepat-cepat. Sampai juga Taeri, sampai jumpa Yoongi sunbae.”

Tanpa menunggu elakan Taeri selanjutnya Eunbi sudah berjalan begitu saja meninggalkan keduanya.

“ah! Tunggu! Eunbi!”

Taeri ingin berlari mengejar Eunbi untuk menghentikan temannya satu itu tapi tangan Yoongi sudah menahan tangannya agar berhenti.

“kau bisa menjenguk temanmu besok.” Ucap Yoongi dengan santai.

Mungkin jika diibaratkan adegan komik pasti gambar urat emosi sudah terlihat di kening Taeri.

“kau sendiri! Bukankah besok masih bisa???”

“aku ingin sekarang. Jika aku katakan sekarang berarti memang harus sekarang.”

“aku tidak mau pergi! Aku mau pergi ke rumah Hweji!” Taeri berusaha mempertahankan keinginannya agar Yoongi setidaknya bisa luluh dan mengizinkannya. Inilah alasan Taeri malas berpacaran, pasti ia akan di atur seperti apa yang Yoongi lakukan padanya saat ini.

Yoongi seperti tidak mendengarkan ucapan Taeri. ia berdecak dan menarik tangan Taeri agar menuju motornya.

“andwaeee!! Aku mau kerumah Hweji!!! Sunbaeeeee!!!!! Hyaaaaaa!!!!”

Tak peduli beberapa siswa yang melihat rengekan keras Taeri yang berusaha terlepas dari cengkraman Yoongi. Taeri terus merengek sekeras mungkin. Membuat Yoongi malu dan akhirnya melepaskannya.

Yoongi menatap Taeri kesal. berdecak. Menarik tangan gadis itu kasar kedalam pelukannya dan lalu mencium bibirnya di hadapan para siswa yang bersiap pulang. Mata para siswa yang melihat apa yang mereka lakukan terbuka lebar, sebagian ada yang menganga terkejut.

Yoongi melumat bibir gadis Taeri kasar. niat awalnya yang hanya ingin sekedar membuat gadis itu bungkam akhirnya malah terlupakan. Yoongi memutar kiri kanan kepalanya untuk bisa menikmati setiap inci bibir Taeri. membasahi bibir gadis itu. mungkin jika ia tidak sadar bisa saja ia benar-benar akan membuat bibir gadisnya itu berdarah dengan gigitannya.

Beberapa murid ada yang diam-diam memotret keduanya, dan mereka tidak memperdulikannya. Taeri pun entah mengapa ikut terbuai dengan sentuhan bibir Yoongi. gadis itu mulai mengalungkan tangannya di leher Yoongi. membantu lelaki itu agar semakin dalam melumat bibirnya. Ia benar-benar lupa sedang berada di mana saat ini.

Getaran ponsel yang terdengar di saku rok Taeri membuat mata gadis itu mulai terbuka. Matanya semakin terbuka lebar ketika akhirnya ia sadar apa yang sedang ia lakukan saat ini dengan Yoongi di tempat seperti ini.

Dengan cepat Taeri melepas lumatan kekasihnya yang ‘nakal’ itu tapi seperti naluri yang Yoongi punya, lelaki itu masih berusaha ingin mencium bibir Taeri lagi dan Taeri mati-matian mengelak sebelum ia juga benar-benar terbuai. Taeri berhasil menghentikan Yoongi, ia benar-benar lupa bagaimana sifat lelaki itu. jika Yoongi sudah menyentuhnya, lelaki itu pasti akan menginginkan yang lebih, dan tak tahu tempat.

Saat Taeri tengah mengangkat ponselnya Yoongi memasang tatapan sinisnya pada para siswa yang sejak tadi berdiri melihatnya dan Taeri. tentu saja para siswa itu memilih cepat berlalu dan berpura-pura tak melihat apa-apa sebelum Yoongi menghajar mereka.

 

“Kang ssaem? Ah. Apa dia tengah menungguku di kelas? Ah ya baik. Lalu bisa kah aku tahu siapa kamu? Sunbae? Oh baiklah. bilang Kang ssaem aku akan datang keatas, tolong bilang kepadanya jangan kurangi nilaiku. Baiklah- aku akan menutup teleponnya.”

Taeri menutup sambungan telepon pada ponselnya. Wajahnya begitu pucat setelah menerima panggilan.

“wae?” Yoongi mengerutkan kening menatapnya.

“bisakah Sunbae menungguku disini? Kang ssaem memanggilku. Katanya beberapa murid tengah melaksanakan ujian ulang. Nilaiku sangat buruk dan jika aku tidak datang keatas nilaiku akan benar-benar dikurangi.” Jelas Taeri dengan muka kesal.

“apa segitu kejamnya?” kerutan kening Yoongi semakin menjadi.

“begitulah Kang ssaem. Apa sunbae bisa menungguku? Jika sunbae ingin pulang juga tidak masalah.”

“kau bercanda? Aku akan menunggumu disini. jangan lama-lama.”

Taeri tersenyum mendengar ucapan Yoongi. ternyata lelaki itu tidak seegois yang ia pikirkan.

“baiklah aku akan kembali dengan cepat. Tunggu aku disini.” taeri menarik tangan Yoongi dan mencium pipi lelaki itu dengan cepat. Ia pun berlari dengan cepat memasuki gedung sekolah.

Yoongi mengelus pipinya sendiri dengan masih menatap punggung Taeri.

“ck. Dia memang tidak jago berciuman.”

 

 

 

 

Taeri kini sudah berada di depan kelasnya sendiri. Terlihat satu lelaki yang berdiri bersandar di depan pintu kelasnya yang tertutup. Lelaki itu menyadari kedatangannya.

“Hwang Taeri?” lelaki berambut blonde dan bertampang nakal itu menatap Taeri.

“apa kau sunbae yang tadi menghubungiku?” Tanya Taeri dengan tatapan polosnya. Lelaki berambut blonde itu mengagguk, giginya yang seperti taring terlihat ketika ia menyeringai.

“ujian Kang ssaem sudah di mulai. Kau tidak terlalu telat. Masuk saja.” Lelaki itu menunjuk pintu dengan tatapannya.

“a-ah, ne. terimakasih, sunbae.” Taeri sedikit membungkukan badannya, sekedar berterima kasih.

Taeri pun mulai membuka pintu kelas, bersiap jika ia harus menerima tatapan para murid dan omelan kang ssaem.

Tapi….

Tak ada siapapun di kelasnya. Kecuali satu orang yang duduk di meja guru.

 

BRAK!!!!

 

Tubuh Taeri terdorong membuatnya terjatuh kedalam lantai kelas dan saat itu juga pintu kelas tertutup dengan keras, suara pintu terkunci pun bisa ia dengar.

Taeri menoleh kebelakang dengan tatapan tak percaya. Lalu ia kembali menatap kearah sosok yang berada di depannya.

Ia mengenal sosok yang tengah tersenyum dingin kearahnya.

 

“Hoseok sunbae…” taeri beranjak. menatap Hoseok penuh Tanya.

Tapi lelaki itu tak menjawab panggilannya. Ia menatap Taeri dengan dingin. Pantulan langit sore seperti membuat sosok Hoseok terlihat samar.

“apa… kenapa sunbae yang ada disini? apa maksud sunbae?”

 

“sudah kubilang jauhi Yoongi.”

Hoseok memotong ucapan Taeri. taeri akhirnya mengerti apa maksud Hoseok melakukan hal ini. Tapi dengan Hoseok melakukan hal ini perasaannya menjadi benar-benar tidak enak.

“a-aku sudah bilang. Aku menyukai Yoongi sunbae. Dan aku tidak mau menjauhinya.” Susah payah Taeri menjawab ucapan Hoseok.

Hoseok menatap Taeri dingin. Taeri tidak pernah melihat tatapan Hoseok yang seperti itu.

Hoseok beranjak dari duduk di meja guru. Melangkah mendekati Taeri.

“menyukainya? Apa kau sedang bercanda?”

Taeri melangkah mundur. Ia benar-benar takut sekarang. Perasaan takut melebihi saat ia merasa takut dengan Yoongi. dan ia tak pernah menyangka hal seperti ini.

“apa kau pikir jatuh cinta bisa semudah itu? apa kau pikir kau akan merasa bahagia jika bersamanya?”

Taeri mulai berlari, berusaha sekuat tenaga menghindari Hoseok. Tapi ia benar-benar lemah sekarang, Hoseok dengan mudah meraih tangannya. Mendorong tubuh gadis itu agar berbaring di lantai dan ia langsung menindih tubuh Taeri dengan menahan kedua tangan gadis itu.

Airmata Taeri sudah mengalir melewati pipinya. Ia benar-benar sangat takut sekarang. Ia berusaha mengelak dari Hoseok tapi lelaki itu benar-benar kuat dan tak sedikitpun melonggarkan cengkraman tangannya.

“kau tau siapa yang pertama kali menyadarimu di sekolah ini? Tak sedikitpun Yoongi sial itu menatap kearahmu. Kenapa kau malah memilih lelaki brengsek itu?” suara Hoseok terdengar sedikit bergetar. Kemarahan lelaki itu begitu jelas terlihat di wajahnya.

“lepas-lepas!” Taeri berusaha menghelak. Ia terus menghentak-hentakan tubuhnya kencang.

Hoseok membungkam teriakan Taeri dengan mengunci mulut gadis itu dengan bibirnya.

Taeri melotot lebar.

Ia teringat Yoongi. Yoongi.

Hoseok terus melumat bibir Taeri dengan kasar. Taeri tak bisa mengelak dengan kedua tangannya yang terkunci rapat. Hanya airmata deras yang bisa ia keluarkan, ketakutan menyelimuti perasaanya saat ini. Hatinya terus memanggil-manggil nama Yoongi, berharap lelaki itu segera datang dan menyelamatkannya.

Hoseok melepaskan lumatan kasarnya. Bibirnya mendekati telinga Taeri, menjilatnya dengan ujung lidahnya.

 

“aku akan membuktikan padamu sekarang siapa yang lebih pintar menyentuhmu di bandingkan Yoongi.”

 

Mata Taeri kembali melotot lebar.

“A-ANDWAEEEE!!!! YOONGIIIII SUNBAEEEEE!!!! YOONGI SUNBAEEEEEEE!!!!!! LEPASKAN AKU!!!!!!!!!!” taeri berteriak sekencang mungkin, berusaha menghelak, mendorong tubuh Hoseok. Tapi hasilnya tetap saja sama, tenaganya terlalu lemah untuk melakukan itu.

Hoseok kembali mencium bibirnya, melumatnya, seakan ingin memakan habis bibir gadis itu.

Dan Taeri, ia tak bisa melakukan apa-apa selain memanggil nama Yoongi dan berharap lelaki itu akan datang menyelamatkannya.

 

 

To be continued

About fanfictionside

just me

105 thoughts on “FF/ ROMANCE HIGH SCHOOL pt. 7 / BTS-BANGTAN

  1. akhirnya d post juga.. author kau menepati janjimu…hehehe
    Yoongi jadi manis disini.. *kebayang pose2 cute foto dia
    haaaaaaaaa… syukurlah mereka belum melakukan yg terlalu jau…
    Taehyun apaan sih….alien….lucu banget dah… udah bener2 y sera ngaku..dia malah.. *tepok jidat. next part semoga taehyung sera dibanyakin
    OMG…. Heoseok ternyata!!!!!
    makin seru nih konfliknya… next partnya jgn lama2 y author… ♥♥♥

  2. akhir nya d’post~ ^^

    waahh!!! hoseok kok jdi g2 ya?! cinta memang mmbuat org jdi buta ya :v xD
    yoongi!!! ayo.. tlong yeoja mu -o- *gaje-,-‘

    konflik ny tmbah seru (Y)
    d’tunggu part selanjut nya🙂

  3. FF ini makin kesini makin keren, gapercuma aku tiap hari ngecek blog ini buat nyari kelanjutan FF ini aaaa keren banget😀 yoongi terlalu nafsuan ya jadi orang x_x , aku mau tau kelanjutan hweji😦 masa jimin diem aja gamau tanggung jawab. yaampun hubungan sera sama taehyung akhirnya ada peningkatan. kasian yoongi selalu menahan nafsunya =)) wkwk lucu ngeliat taeri sama yoongi couple. kocak, semoga kelanjutannya tidak ada kendala :3 semangat author-nim

  4. Hoseok ko jadi bringas gitu sih mudah mudahan aja taeri ga jadi diapa apain, ditunggu banget next chapnya thor ^^

  5. Ini lama bgt thor dr aku hbs slese uprak sampe skg habis usek baru diupload. Jangan lama” thor Please! Aku tiap hari stalking buat nunggu lanjutannya keburu hiatus UN nih T.T Aku suka bgt ceritanya jebaaal. Jangan lama” yah🙂

  6. EONNIEEEE …
    AKHIRNYA KLUAR JG .. HMPIR LUMUTAN AK UN HAHAHA

    TP TAK APALah … agak nyesek wku baca partnya V sm SERA HAHAH ..

    HWAITING UNNIE ..

  7. huwaaaa hoseok jadi jahaat…. jungkook jangan dinistakan ya thor wkwkwk hweji gmana kbrnya? Dia ga akan sekolah kah? It yang bwa si taeri nam joon yah haha

  8. OMONAAAAA TAERI MAU DIAPAIN??! Hweji nya ko ga ada thor yah yah yah :<
    Thor, jan bikin mati penasaran dong-,- next chap nya jan lama2 yaaaa

  9. oh my GoD,.
    Yooongg….!!! >_<
    Song Ssaem apa Kang Saem ya thor jadi agak bingung😀
    Keren FF makin makin Yongg ketemu Tae lucu bgt pacaran model mereka berdua😀 *LIKE

  10. Gileee yoongi jadi napsuan gitu! Wkwk tapi manis juga dia kadang sobet lembut bhahaha
    itu eunbi polos banget nanyain begituan ke taeri wkwk jongkook tolong jangan di nistain ya thor, sian belom cukup umur wkwk
    ishh itu taehyung apabanget yaks, sian tau seranya -_-
    WHAT?! Hoseok kenapa jadi begitu? O.o udah kek psyco.. ANDWAEEEE jangan buat hoseok jadi kasar dan jahat ya thor, kasian gak cocok ama komuk *readerpolos*
    next chapt jan lamalama yaks thor~ :*

  11. Ahh~ Jungkook’nya ga dimunculin T.T
    Taehyung juga.. apa maksudnya coba? *lemparin pake bola basket *dicium #eh? wkwk xD
    Haha, ngakak pas Eunbi disuruh keluar kelas, ckck
    Iya ini lama bgt dipostnya, aku sampe lupa chapter sebelumnya ceritanya kaya gimana.__.
    Tapi gapapalah, next chapter dilama-lamain aja thor, soalnya aku lagi US, jadi agak sibuk gitu *ditabok* dan kayanya nanti ga sempet baca ff *bohong! pasti disempet-sempetin xD
    yasugalah, sampai jumpa dichapter selanjutnya~~ ^^
    doakan aku ya🙂

  12. OMO OMO OMO ITU SI TAERI MAU DIAPAIN AAAAAAAAA YOONGI DATENG KEK ELAHHHH. NEXT CHAP JANGAN LAMALAMA DONG THOORRR PENASARAN BANGEEETTOMO OMO OMO ITU SI TAERI MAU DIAPAIN AAAAAAAAA YOONGI DATENG KEK ELAHHHH. NEXT CHAP JANGAN LAMALAMA DONG THOORRR PENASARAN BANGEEETTOMO OMO OMO ITU SI TAERI MAU DIAPAIN AAAAAAAAA YOONGI DATENG KEK ELAHHHH. NEXT CHAP JANGAN LAMALAMA DONG THOORRR PENASARAN BANGEEETTOMO OMO OMO ITU SI TAERI MAU DIAPAIN AAAAAAAAA YOONGI DATENG KEK ELAHHHH. NEXT CHAP JANGAN LAMALAMA DONG THOORRR PENASARAN BANGEEETTT ㅠㅠ_ㅠㅠ

  13. hah hah hah*engap
    demi apa eon aku tiap hari ngecek Pt.7 dipost blm and finally yeyy \(‘-‘)/ aaaaaaa omegot omegot yong tolongin taeri yong, hah kenapa hoseok jd kek gtu? pokoknya yong nggak blh nglakuin ‘itu’ ya ;3 taehyung jg kenapa itu? EONNI DITUNGGU PART 8 FIGHTING FIGHTING FIGHTING *kecupbasahyonggi

  14. KYAA~ I’M YOON-RI (YOONGI- TAERI) SHIPPER ><

    THOR, JGN LAMA-LAMA NEXT PARTNYA, KALO LAMA GUE TEROR LU YA MUAHAHA..

    *capslock keinjek Jimin*

  15. no comment😐
    cius ini keren…
    makin penasaran sama part selanjutnya…
    tolong panjangin ya thor di next part.

  16. akhirnya di post juga , ampuun yoongi sosweet bener elaah. Omoo ! apa yang dilakukan hoseok , dia … ! next ya thor jangan lama lama plisss jeballl T.T kalo bisa partnya taeri yoongi dibanyakin yaa. SEMANGAT LANJUTINNYA WEHH !!😉

  17. ceritanya ini bener-benr full pemain,selalu ada bagian buat pemain yang lain

    kereennn,,
    istilahnya paket komplit dalam satu cerita bamyak kisah yang berbeda,,,

    kira-kira eunbi ma jin siapa ya???

    jangan lama-lama donk postingnya….
    hhehhe

  18. Omooo….Hoseok-ah…
    Apa yang kau lakukan???
    Itu tidak baik hoseok…
    Ayo Tobat… *ngomongamatembok

    Yoongi Cepat selamatkan Taeri..Dia dalam bahaya!!!!
    Thor..Jangan lama2 atu post next partnya biar gak ampe berjenggot nunggu next part ffnya.
    .Wooke????

  19. Itu hoseok kok jadi liar.
    Suga astaga, cheesy banget.
    Taehyung kayak gantungin perasaan orang ya. Jangangitu dong/?

    Ditunggu part selanjutnya^^

  20. Yaaa !! Kenapa hopiie jadi ja’at ??? Kasian taeri nya ! Yoongi buruan dateng dong !!!

    Maksud jin sebner nya apa sih ? Dia suka.beneran atau engga sama eunbi ? Penasaran !!

    Trus ntar jimin sma hweji gimana ?

    Bingung !!
    Next chap jgn lma2 ne thor , FIGHTING !!!!

  21. Memang love is blind ya thor. Cinta bisa membuat org yg berhati malaikat jadi devil, berbanding terbalik 180 derajat. Duh kg nahan mau tau part selanjutnya thor.
    ff NC-nya author tuh udah kek drugs bikin ketagihan. Wahahaha😀
    Next chapnya thor jng lama-lama. Yeah.

  22. jungcookie. yg ketik nama ID itu kookie sendiri ceritanya?! cutie bangeeett ><
    tae si taetae. gua nyesek bacanya.
    serem ih hopie sycho=_=
    gua inget cerita di komik yg cwo nya klo dah nyium cwenya pasti ketagihan

  23. OMG!!! Akhirnya FF yg ku nanti nanti keluar jugaaa♡♡
    Gilaaa makin seru makin kereen Authornya DAEBAAAAAK♡♡
    Next yaa jangan lama jangan buat para readers menunggu xD

  24. Min ff nya bikin penasaran min , semoga yoongi bisa cepet-cepet datang nyelametin taeri .
    Min ditunggu lanjuttannya ya, jangan lama lama ya min post ff nya hehe😀

  25. hadoooh nanggung bngt…yoongi mnis bnget dsni…
    jdi nyesek bcax…
    hoseok kok jdi evil gtuuu..???

    smga yoongi cpat dtng..sblum kdluan sma hoseok dptin “itu” dri taerii

    dtnggu part 8 x….pallliiiiii

  26. akhirnya~~ setelah di gantungin selama 15 hari tanpa adanya kabar berita akhirnya,next ceritanya muncul juga kkk~~~ daebak!!! mereka *lirik yoongi-taeri* enggak ngelakuin sesuatu yang aneh,seperti yang aku duga😛 hehehe
    tapi itu, j-hope oppa~~~ seriusan tega banget.. aku gak nyangka oppa bakalan ngelakuin hal itu.. ohmygod!! mana yoongi? mana yoongi?? yoongi oppa cepet dateng.. taeri butuh bantuan oppa…😦
    semoga j-hope oppa gak ngelakuin hal yang aneh ya ke taeri..
    dan semoga di next part dede jungkook muncul yaaa~~ muncul nya yang banyak… >.< update nya jangan lama-lama thor.. jangan gantungin aku lagi🙂

  27. akkkhhhh akhirnya publish jg hehehe

    Senang bgt sama jalan cerita utk couple Taehyun dan Sera,, gmn gitu.. kaya tarik ulur benang (?) hahahah😀
    pokoknya suka sama couple ini❤

    oh my Hope, why are you being like this ??O_o'
    Coba pasrahin aja Taeri sama Yoongi.. kamu sama qw aja hahahah #plak
    shock thor koq J-Hope berubah gitu T_T
    Semoga Yoongi selamatin Taeri..

    ok ditunggu part selanjutnya ^^

  28. HAKUNA MATATA -_-
    My Hoppie oppa,,, kenapa kau jadi tak polos lagi oppa? whyy??? /gelindigan/
    ahhh author next part jangan lama lama

    dan Taetae oppa… u?? kenapa jadi orang gitu? jadi bikin gue makin cinta ngekkkk :((

  29. AAAAAA Yang Ditunggu-tunggu nih! Weeeheee Yoongi-ku agresif sekali dirimu hahaha, J Hope jadi kasar gitu, Imagenya yang Humoris & Suka Ketawa jadi Down deh, LOL. Cuma ngerasa Chap ini kurang Panjang. Lanjut & Jangan lama-lama Thor

  30. Readers baru hadir ‘-‘_v
    Begitu pertama baca part 7, langsung potek baca yang Hoppie :c
    Plis plis Yoongi sama Taeri aja, biar Hoppie sama aku aja/?

    Lanjutnya jangan lama2 thor, nungguin Hoppie :3

  31. Hoseok jd jahat yaa, mudah2an yoongi cepat datang. Penasaran banget thor,, ok ditunggu kelanjutannya. Dan moga nc nya beneran ga diproteksi, karena klau diprotek pasti ga kebaca lg ky biasanya. Soalnya paling males minta pw.

  32. THOR !!! INI APAAN COBA !!!
    CRITANYA SIH MAKIN SERU IYA…
    TAPI KENAPA SIFAT MREKA MALAH BERUBAH DRASTIS GITU
    ITU PERTAMA TAEHYUNG, BUKANNYA TAEHYUNG WAKTU DI
    AWAL PART DIA SUKA SAMA SERA
    LHAH KENAPA DIA MALAH KAYAK GITU SAMA SERA
    TRUS KEDUA, BUKANYYA HOSEOK BAEK,, GK MW NYAKITIN TAERI
    KENAPA SEKARANG JADI KEK GIRU THOORR !!!
    TAMBAHAN THOR, UNTUK NEXT PART
    JANGAN BIKIN JUNGKOOK JADI IKUTAN YADONNGNYA SUGA
    MA HOSEOK YA THOR,, GAK PANTES BANGET SUERR DAH…

  33. uwow yoongi makin makin aja nih >.< ko hoseok jadi begitu ? seruuuu semoga yoongi dateng sebelum taeri diapa-apain (?) haha selalu ditunggu next chapternya author ^^

  34. AAAAAAUUUUUUTTTTTHHHHHHOOOOOORRRR -_________-
    kenapa harus TBC di saat yg tidak tepat ;A;?
    Mati matian nahan penasaran doooh ;A;
    Pokoknya dilanjutinnya ngga boleh lama lama -,-
    KLo bisa tanggal besok atau lusa (?) lah :v #Ditabok

  35. Wuah akhirnya chapter 7nya muncul juga ouo *kudet*
    Itu semoga yoongi datang terus nolongin taeri ;A; kasian taerinya/? Duh penasaran, ayo min lanjut ouo semangat~

  36. KYAAAA
    MAAFIN AKU KARNA BARU KOMEN DIPART INI!
    INI SERIUS CERITA KAMU KEREN ABIS BUAT AKU DAGDIGDUG PLUS GREGET!
    APALAGI CHARACTER SUGA DISINI,PAS BANGET KYK DI MV BOY IN LUV AAAHHHH LOVEYOUUU
    CEPETCEPET LANJUTINNYAAAA OKEEEEEE

  37. KYAAA INI FFMU KEREN ABISS
    MAAFIN AKU KARNA BARU KOMEN DIPART INI
    tata hwang imnida._.
    AKU SUKA AKU SUKA SANGAT SUKA!!INI FF BIKIN GREGET PLUS DAGDIGDUG DIWAKTU YG SAMA!
    APALAGI CHARACTER SUGA DISINI ITU PAS BANGET KYK DI MV BOY IN LUV MASYAALLAH JIN JANGAN BERBUAT ANEHANEH SAMA JENG TAERI!
    KANG YOONGI CEPETAN DATANGG!!
    NEXT PART JANGAN LAMA THOR!

  38. Waah keren… bikin penasaran sangat, nextnya cepetan ya thor, pengen tau nasibnya taeri gimana, gila tu hoseok jadi liar hehehe
    Oh ya thor aku reader baru, salam kenal thor ^^

  39. MIN YOON GI =AAAAA= MORNING SEX? *#+)@#$%/!?”;’%*@ ;AAAA; *jambak/?
    itu lagi HOSEOK! OMAYGAT TERNYATA INI SIFAT ASLI MU HAH =A= biarkan dia menjadi milik Yoongi, mereka lucu/? #ga

    author keluarnya jangan lama2 <////3

  40. Next:) kece badai nih ff.
    J-hope kok jd liar gt ya? Uu ganyangka><
    Semoga yoongi bs nolong taeri tepat waktu ne^~^

  41. Yakkk..!!
    Suga oppa kau frontal sekali sih.

    Aish jinja itu malahan si eunbi pke acara dibayangin lagi..

    V kau telah mempermainkan hatiku *apaini *abaikan
    maksudny kau telah mempermainkan hati sera..
    Padahal sera udh ngaku klo dia suka sm si V

    Masaoloh suga oppa.. kau gk tau tempat ya itu sekolah maen nyosor** ajja..

    Itu siapa nama sunbae yg nelfon si taeri??
    Aye kira itu si taeri beneran ikut ulangan ulang..
    ternyate di jebak sm hoseok oppa..

    terus itu gmn next ny thor..

    Next Chapter~

  42. cius thor…..
    WOAAGHH….. wktu gua tau ff ni dipost, gua bahkan ngucapin I LOVE U lho thor ma lu,#PLAKK, ok gua dah gila.
    mian thor bru coment dpart ni, soalnya hp.a kgax canggih….’kox curhat?’#plakk, lagi! ok, dech thor lnjutin. thank ya gx dkasih PW. I LOVE YOU #dhkum jin oppa….

  43. Waaaaa udah lama nunggu kelanjutan nya akhornya muncul juga
    auwww ternyata hoseok kayak gitu. Karna sebenernya dia emang jahat atau kareana cemburu semata
    ahh yoongi cpetan dateng dong. Keren bgt thor ff nya uwaaa laffyuu bgt buat yoongi

  44. Anyeong reader baru di sni …
    Prtama bca ff ini aku langsung suka ^^
    Tpi mian aku bru bsa komen di sini pdhl udh baca dri part pertama hehehe >\\\\<
    Tpi pls next nya jngn kelamaan ya thor ^3^

  45. Maaf, baru comment sekarang ada kendala yang membuatku harus menyelesaikannya.
    “Aigoo.. Aigoo.. Aigoo..
    Kenapa bersambung disini.. Wae.. Wae.. Wae..
    Ku maka sudah penasaran gmna cerita selanjutnya. Ah, bagaimana ini apakah YoonGi akan menyelamatkan Taeri begitu lama? Kasihan Taeri.. Yoongi-yya. Ppalli selamatkan Taeri.”

  46. “Aigoo.. Aigoo.. Aigoo..
    Kenapa bersambung disini.. Wae.. Wae.. Wae..
    Ku maka sudah penasaran gmna cerita selanjutnya. Ah, bagaimana ini apakah YoonGi akan menyelamatkan Taeri begitu lama? Kasihan Taeri.. Yoongi-yya. Ppalli selamatkan Taeri.”

  47. aihhhh. maap author baru comment di chap ini🙂
    itu si hoseok jadi jahat sih.. -,-
    suka banget kalo yoongi jadi manis. bikin senyum gaje😀
    next chap ditunggu ^^

  48. Andwaeeee, hoseok udah dibutain sama cinta, hati sama otaknya udah ditutupin sama obsesinya ke taeri. Baby syugaa manaa? Seandainya taeri-syugaa punya kekuatan telepati /aduh ngacok/ Aigoo V kau, akhirnya.

  49. huweeee tbc nya mengganggu sekali..
    aduh ko j hope gitu sihh? aduh kayanya dia bakalan berantem lagi deh sama yoongi😦
    kasian taeri di gituin😦
    semangat buat kaka😀

  50. Knp hoseok jd bgitu? Yoongi cpt dateng, taeri dlm bahaya.
    Sptnya d sini byk cinta segitiga y!?
    V d sini da sedikit typo.
    next

  51. ew Taehyung udah dikodein begitu=..=
    Suga kamu cepet selamatin bby kamu wkwkkw J-Hope jadi gila tuh :v

    Eunbi sama Jungkook ajaaa jangan sama Jin :”

  52. Hoseok kok jdi gitu ya?! cinta memang mmbuat org jdi buta ya😄 Yoongi!!! ayo.. tlong yeojachingumu :p Taehyung kok gitu katanya suka sama Sera. Pdhl Sera juga suka tpi ko sikap Taehyung gitu😮

  53. Taehyung ngerjain sera? Bukannya dia suka sama sera ya?

    Yoongi parah ni, liat sikon dlu donk wkwkwkw

    Omgeh hoseok jadi mengerikan? Itu karna rasa sukanya sama taeri bukan? Wahhhh

  54. Oh my God!! Gak nyangka hoseok ngelakuin gitu? Kok jahattt yoongi mana ihh
    Hweji gimana sekarang? Dan eunbi hahahha dia begitu polos :v taehyung jdi dingin gitu.. kenapa??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s