FF/ the sweetness february/ BTS-bangtan


Title                : “ The Sweetness February” [OneShot]

Author            : intan @sena_kuki

Main Cast       : Han Se Na (OC) , Jung Hoseok / J-Hope (BTS),

Support Cast: BTS Member

Rating             :  T (16+)

Genre              : Romance.

Diration          : 20 pages ( + 4650 words )

the sweetness of februsry (poster)

Summary :

“Bangtan Boys atau lebih dikenal dengan nama BTS adalah rookie boyband yang tengah sedang naik daun saat ini, hasil kerja keras mereka menjadi trinee selama 3 tahun terbalas sudah dengan penghargaan demi penghargaan yang diraihnya sebagai rookie.

Namun siapa sangka seorang rookie mempunyai yeojachingu? Salah satu diantara mereka ternyata mempunyai seorang yeojachingu, dia adalah J-Hope.

BTS member bahkan sudah mengetahui hal itu sebelum mereka debut, karena mereka telah menjalin hubungan yang cukup lama hingga sekarang, sehingga tidak ada rahasia diantara mereka.

Karena J-hope sudah menjadi seorang rookie, apakah masih pantas bagi sena untuk terus bersama J-Hope.?

 

 

 

 

 

 

 

Disebuah kamar apartment yang tidak terlalu luas, terlihatlah seorang gadis yang berkelimun dengan selimut tebal sambil meniup-niupi coklat panasnya dan memandang pemandangan kota seoul di musim dingin diatas kursi sofa menghadap kaca besar apartmentnya.

“1februari.? Tidak terasa ini sudah bulan baru..” gumam gadis tersebut menampakkan senyum datarnya kemudian meneguk pelan coklat panasnya.

 

Seketika ponsel gadis tersebut berdering menandakan sebuah pesan masuk.

“apa kau didalam.?” Begitulah isi pesan pendek tersebut.

Seketika gadis tersebut lupa dengan kedinginannya yang menusuk tulang, langsung berlari menuju pintu apartmentnya.

 

“nappeun..” gumam yeoja tersebut dengan mata yang berkaca-kaca.

Terlihatlah namja yang seluruh tubuhnya dibaluti dengan pakaian hangat dan syal yang tebal hampir menutupi sebagian wajahnya dilengkapi sebuah topi hitam yang sedikit menutupi matanya.

“minhae.. aku sangat merindukanmu, aku tidak tahan lagi..” ucap namja tersebut, lalu menahan air mata yang hampir terurai dari mata sipit yeoja yang akan menangis didepannya dengan tangannya yang terasa dingin.

 

“nado.. nado bogoshipeo, ku pikir showcase tahun lalu adalah akhir dari segalanya, aku sangat merindukanmu.. hoseok oppa..” gadis tersebut tidak bisa lagi mengungkapkan batas kerinduannya pada namja tersebut hanya bisa menangis terisak sehingga membuat hoseok namja yang dirindukannya pun merasa bersalah, dan membalas isakan rindu tersebut dengan elusan kepala dan pelukan hangat untuknya.

 

“ullijima.. aku adalah hoseok sekarang, aku adalah hoseokmu bukan J-Hope.. arra.?” Hoseok melepaskan pelukannya dan menghapus air mata sena yang telah mengalir sempurna dipipinya yang sedikit memerah.

 

Yeoja tersebut menampilkan senyum harunya pada namja tersebut dan menarik hoseok untuk masuk ke apartmentnya.

“jadi apa yang kau rindukan dariku.?” Tanya gadis tersebut menatap hoseok yang sedang meminum coklat panas bekas sena tadi.

 

“2 tahun yang lalu kita menghabiskan liburan musim panas dengan piknik, musim panas tahun kemaren itu tepat dihari debutku, dan tahun ini aku tidak begitu yakin.. tapi aku sangat merindukan kimbab yang kau buat saat piknik sena-ya..” hoseok menatap sena dengan memelas.

 

“2tahun yang lalu kita menghabiskan bulan February bersama, 11 februari hari jadi kita, valentine tahun lalu kurasa itu adalah terakhir kalinya kita berkencan dan terakhir kalinya kau memberikan kado untukku, 18 februari hari ulang tahunmu itu adalah terakhir kalinya aku meberikan kado untukmu, kurasa february tahun ini akan sangat berbeda..” sena tersenyum pahit sambil menatap keluar kaca.

“sena…”

“kau sama saja seperti dulu, tapi selama ini aku selalu memperhatikanmu, selamat atas debutmu oppa dan semua penghargaan itu, chukkae!!”

“apa kau bertindak sebagai seorang ARMY sekarang.?”

“kupikir begitu, karena setiap hari aku selalu melihat twitter kalian, kau bilang hobbie sedang berlatih keras dan tidur di dini hari lalu bangun saat fajar, apa sekarang adalah waktu istirahatmu.? Apakau menyia-nyiakannya hanya untukku, aku merasa bersalah padamu..”

“jangan berkata seperti itu..”

“aniyo.. aku hanya merasa seperti itu, mungkin ini adalah resiko untukku oppa, kurasa..”

“jangan bicara lagi, ayo kita piknik disini, buatkan kimbab, dan aku akan tidur selama kau membuat kimbab..” hoseok menghempaskan badannya disofa mengambil selimut bekas sena dan tidur dengan hangatnya.

 

“kurasa.. aku sangat mengganggu untuk kalian.. jadi kurasa ini semua tidak bisa dipertahankan lagi oppa..” sena tertegun sambil menatap hoseok yang tidur dengan tenangnya.

Kimbabpun sudah jadi, sena berusaha membangunkan hoseok dari tidur lelapnya. Namun melihat wajah hoseok yang polos saat tidur membuat niatnya terhentikan sementara. Sena menatap sedih pada hoseok.

 

“ada banyak orang bahkan berjuta-juta orang yang sekarang mencintaimu oppa.. apa aku pantas bersanding denganmu.?” Sena menundukkan kepalanya dan memain-mainkan kukunya karena merasa hatinya sangat tertekan saat ini atas kejelasan hubungan mereka.

“ada banyak orang yang mencintaiku, bahkan cintanya lebih besar darimu, tapi satu yang perlu kau tau kaulah pemilik hati Jung Hoseok , jika kau merasa tertekan berarti kau tidak mencintai jung hoseok, kau berselingkuh dengan J-Hope..” hoseok berbicara dengan mata yang masih tertutup.

“apa kau pura-pura tidur.? Kau tidak tidur.?”

“bagaiman mungkin aku menghabiskan waktuku bersamamu hanya untuk tidur..” hoseok bangun dari sofa tidurnya, menggeser semua sofa dan hanya meninggalkan karpet bulu-bulu disamping ruangan dan berhadapan langsung dengan kaca besar mempertontonkan keindahan kota seoul dimusim dingin.

 

Hoseok pergi mengambil kimbab buatan sena didapur juga beberapa minuman dari kulkas ke karpet bulu-bulu yang telah disiapkan hoseok tersebut.

“jadi ini adalah piknik musim dingin dalam apartment yang dingin..” bisik hoseok tepat ditelinga sena sambil membalutkan selimut kepada tubuh sena agar tidak merasa kedinginan.

“oppa.. gumawo..” sena menunduk malu sambil menatap kimbab yang telah dibuatnya sekarang tertata rapi di karpet bulu tersebut oleh hoseok.

“sena-ya..”

“nde.?”

“saranghae… kau jangan pernah berfikir hubungan kita akan berakhir..” hoseok menarik sena kepelukannya dan mencium pelan bibir sena lembut. Sena yang terkejut hanya bisa mengerinyutkan keningnya dan memejam erat matanya, mengenggam erat kedua tangannya karena merasa sangat gugup.

 

“apa badanmu sudah terasa lebih hangat..?” Tanya hoseok biasa.

“nd..nde.? nde..!” sena memegang kedua pipinya canggung. Sena sangat canggung saat ini, karena terakhir kali hoseok menciumnya adalah valentine tahun lalu ketika di namsan setelah melempar kunci lock of love yang terkenal itu. dan sekarang hoseok menciumnya, ciuman biasa namun berhasil membuat badan sena terasa lebih hangat dari pada sebelumnya.

“kau masih kedinginan.? Apa aku harus menghangatkan tanganmu.?”

“nde.? Ani.. gwaenchanaaa…” sena langsung memegang lehernya karena gugup lalu menutupinya dengan menyuapkan kimbab kemulut hoseok. Hoseok tertawa geli melihat tingkah sena yang masih terlihat manis seperti dulu.

“aegyoo.. tahun ini sena-ku akan jadi mahasiswa, tapi dia masih tetap terlihat seperti anak SMP…” hoseok mengacak asal rambut sena, membuat sena kesal namun senang atas kehangatan yang diberikan hoseok padanya.

 

Drrtt..drrtt..

Ponsel hoseok bergetar, membuat kegiatan mereka terhentikan sebentar.

“yeoboseyo.? Namjoon-ah wae.?”

“hyung.? Kau dimana.? Kenapa kau lama sekali membeli ayam goreng.? Sudah kubilang seharusnya hyung staff saja yang membelinya..”

“gwaenchana, aku hampir sampai..”

“ppalli.. suga hyung terlihat frustasi dengan kelaparannya..”

“nde.. arra!! arrasseo…!”

Hoseok menutup telfonnya kemudian menatap sena dengan pasti, bahwa itu bukan masalah.

 

“apa itu namjoon oppa.?” Tanya sena penasaran.

“nde..”

“apa dia tidak tau kau datang untuk menemuiku.?”

“manhi bogo…” hoseok mengalihkan pembicaraannya dengan terus memakan kimbab, sementara sena hanya mkenunduk merasa bersalah.

“oppa.. aku akan pergi keluar, aku ada keperluan, apa kau tidak akan pergi.?”

“apa kau mengusirku.?” Tanya hoseok kecewa.

“anni.. geunyang.. ada hal penting..”

“bahkan lebih penting dari ku.?”

“nde..” balas sena dengan tatapan mantap , berhasil membuat hoseok sangat kecewa dengan jawaban yang diberikan olehnya.

“geurae, aku juga ada urusan penting..” Hosoek bangkit dari tempat duduknya meneguk sisa minumannya, kemudian pergi meninggalkan sena begitu saja tanpa berpamitan atau bahkan berpelukan.

“entah beberapa bulan lagi aku akan bertemu denganmu..” gumam sena dalam hati menahan kesedihnanya.

 

Hoseok berjalan keluar dari apartment lengkap dengan pakaian hangatnya yang semula, sehingga orang-orang tidak menyadari kehadirannya sebagai J-Hope.

terlihat dari mata hoseok yang sayu, hoseok sangat kecewa dengan ucapan sena, hubungan yang mereka jalani dan dipertahankan selama hampir 3tahun, mana mungkin terasa hambar seperti ini hanya karena kesibukkannya sendiri.

Sena terlihat sangat menyesal dengan ucapannya, tapi sena berfikir setidaknya dia kembali kedormnya dan tidak membuat staff dan membernya merasa khawatir. Sena merapikan sofa, meja dan bekas makanan mereka nyang tadi, ketika mengambil gelas bekas susu coklat, terlihat sebuah amplop berwarna hitam dengan goresan goresan yang manis berwarna pink muda didepannya.

 

Sena membuka amplop tersebut, dan terlihatlah sebuah tiket untuk showcase album terbaru BTS.

“kurasa aku hanya bisa melihatnya di TV atau pertunjukkannya saja..” sena tersenyum pahit menatap tiket tersebut, dan tanpa sadar air mata mulai membahasi pipinya namun langsung dihapus oleh lengan bajunya.

***

 

“hyung.. kenapa kau lama sekali eoh.? kau tidak lihat wajah kelaparan V hyung.? Dan jimin.?” Tanya jungkook dengan muka sok polosnya sambil merebut dua kantong plastik besar berisi ayam goreng dan beberapa minuman yang dibawa oleh hoseok.

“yya..!! jungkook panggil aku hyung, atau aku akan menggorengmu seperti ayam, dan meremasmu seperti botol kaleng!” jimin kesal dengan jungkook yang selalu menganggab dia lebih kecil darinya.

“arratta..!! hyung bogo bogo..” jungkook berjongkok membuka kotak yang berisi ayam goreng tersebut.

 

Semua member terlihat makan dengan lahap namun tidak dengan Hoseok yang hanya berbaring dilantai room practice nya.

“hoseok-ah, aku tau kau lelah setidaknya kau makan sedikit, ini tidak akan terlalu menambah berat badanmu. Apa aku perlu membuatkan sup iga  untuk mu.?” Tawar jin lembut pada hoseok.

“aniyo hyung, aku sudah kenyang..”

“kenyang.? Apa kau pergi menemui sena.? kupikir kalian sudah putus..” ucap jimin dibalas dengan anggukan jungkook dan taehyung.

“aku hanya memberikan tiket showcase kita padanya..”

“jadi sena akan datang.? Dia benar-benar datang.?” Tanya suga penasaran tanpa memikirkan makanan yang sedang penuh berada dimulutnya.

“sebenarnya dihari showcase itu adalah hari jadi kami yang ke3tahun.. aku sangat merasa bersalah padanya, tapi aku sangat mencintainya, aku tidak bisa mendengar kata putus terlontar begitu saja dari mulutnya, walupun aku tau setiap berbicara dengannya dia akan mengatakan putus pada akhirnya..”

“aku tidak terlalu mengerti hubungan orang dewasa..” gumam jungkook prihatin dengan mulut yang penuh oleh daging ayam, namjoon sang leaderpun menggeleng pelan melihat tingkah sok polos magnae mereka.

“menurutku, dia sangat merindukanmu, atau dia mengkhawatirkan karirmu, bukankah akhir-akhir ini berita idol yang tengah berkencan sedang panas-panasnya diperbincangkan para netizen?  apalagi jika hal itu terjadi pada rookie seperti kita, ambil nilai positifnya,dia masih mencintaimu dan mendukung karir kita, kau juga mencintainya, tidak ada yang perlu kalian takuti karena kalian sudah saling memiliki, kalian hanya dibatasi oleh waktu, tapi kalian hanya perlu melewati waktu itu, suatu hari nanti kalian akan tetap bersama..” jelas jimin sambil memakan ayamnya.

“howaahh.. bagaimana mungkin hyung kecil mempunyai pikiran yang dewasa seperti leader hyung.?” Puji jungkook kagum dengan wajah yang seperti mencemooh, jimin pun memasukkan potongan dada ayam kemulut jungkook karena kesal.

Hoseok yang masih tetap pada posisi berbaringnya mencerna dalam-dalam pendapat jimin tersebut.

“aku sangat mengantuk, jika akan latihan lagi bangunkan aku..” hoseok pergi meninggalkan practice room menuju ruang istirahat yang sudah dilengkapi dengan kasur kecil disudut ruangan.

 

***


Hari showcase pun tiba. Sena membeli serangkai bunga berwarna pink dan meletakkan sebuah amplop surat disela-sela tangkai bunga tersebut. Tentunya surat yang dituju untuk hoseok.

 

Leader rap-monster dengan terharu dan rasa syukur mengucapkan terimakasihnya kepada ARMY yang hadir di comeback showcase nya. Panjang lebar rasa ucapan terimakasih yang diungkapkan oleh masing-masing member kepada ARMY. Dan pada giliran J-Hope, hoseok terdiam sebentar memantapkan hatinya.

“ARMYdeul J-HOPE imnida.. terimakasih kepada semua orang yang hadir hari ini, saranghamnida.. kepada orang yang mencintai hoseok, dan takut kehilangan hoseok aku tidak akan hilang dan tidak akan pernah melupakanmu, aku selalu meikirkanmu setiap hari setiap jam setiap detik, dan hari ini adalah hari yang sangat berarti bagiku.. sudah 3tahun.. ahh aku tidak tau harus berkata apa, saranghae..”

Jimin tersenyum simpul mendengar pernyataan J-hope yang tidak mengira akan diungkapkan begitu saja olehnya, walupun tidak disadari oleh ARMY’s bahwa ucapan itu adalah untuk sena sang yeojachingu yang berdiri paling depan tepat dihadapan hoseok. Sena tersenyum bahagia menatap J-Hope yang kini sedang menyanyikan lagu mereka yaitu ‘BTS –Just One Day’

 

“haruman neowa naega hamkke halsu itdamyeon~”

“haruman neowa naega sungjabeul su itdamyeon~”

“haruman neowa naega hamkke halsu itdamyeon~”

“Haruman~ haruman neowa naega hamkke halsu itdamyeon~”

“can you please stay with me?”

 

Sebuah lagu yang berhasil membuat SeNa luluh, dan menyadari perasaan tulus hoseok yang masih sangat mencintainya, masih sangat mencintainya walaupun saat ini dia sedang berdiri diantara ratusan orang yang juga mencintai hoseok.

 

“hyung.. sepertinya bunga ini untukmu..” jungkook yang sedang meminum air menyodorkan sebuah bucket bunga pada hoseok.

Hoseok yang sedang melap keringatnya pun menerima bunga tersebut dengan senang hati, dan mendapati sebuah amplop berwarna hitam dengan goresan-goresan pink dipermukaannya.

Sebuah amplop yang sama dengan amplop berisi tiket showcase yang diberikannya pada sena kemarin.

 

“hyung.. senyummu lebar sekali rambutmu akan rontok..” gumam jungkook menatap setengah jijik sambil menopang sebelah kakinya disebuah kursi yang tidak jauh dari J-Hope.

V melihat pantulan wajah hoseok dicermin yang sedang membaca isi surat tersebut memandanginya dengan tatapan iri.

“bahkan aku tidak punya cinta pertama..” keluh V dengan ekspresi ala kadarnya.

“apalagi denganku, ahh apakah di SOPA aku akan bertemu dengan cinta pertamaku.? Jika iya dia pasti seorang trinee..” jungkook ikut berkeluh sambil menatap hoseok yang senyumannya semakin lebar mlebihi ukuran surat yang dibacanya.

 

“hoseok oppa.. #Happy3thAnniversary ..!! ?/clap clap/ aku ingin kau menuliskan hash tag itu di twitter kalian hahaha.. ani ani aku hanya bercanda.. oppa selamat juga atas showcasemu, kau benar-benar tidak tau akan ada pesta ulang tahun untukmu.? Aku juga mengetahuinya sebenarnya dari manager kalian, untuk itu aku mengusahakan datang haha aku becanda lagi.. saengil chukka oppa..~~^^ oppa tahun berlalu begitu cepat, tahun ini adalah tahun jayamu, tahun esok tahun jayaku, tahun esoknya lagi adalah jaya kita.. maka itu sudah 6tahun bagi kita untuk bersama, tidak akan banyak waktu bagi kita untuk terus bersama. Karena itu aku ingin waktu lebih banyak lagi sebelum kita menikah bukankah begitu.? Ahhhh sejujurnya aku ingin memelukmu sekarang oppa..!! ini sangat dingin, aku lupa membawa sarung tangan, tapi ketika melihatmu semua itu terlupakan aku merasakan kehangatan ketika melihatmu oppa.. oppa teruslah mencintaiku, saranghae..~~^^”

 

Hoseok langsung mencium surat tersebut lalu bergegas mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi SeNa.

“lihatlah.. eomma sudah menjadi normal kembali appa..” ungkap V dengan ekspresi mengejek kepada suga yang ada disampingnya.

“jinjja.? Yya..!! chagi kau kembali kepada cinta pertamamu.? Bagaimana dengan anak kita..” suga memeluk jungkook dengan lebaynya.

Saking bahagianya J-Hope tidak menghiraukan candaan para membernya dan terus berbicara ditelfon dengan SeNa.

 

14-feb..

Seusai tampil disalah satu acara music, BTS mengadakan mini fanmeet tidak jauh dari sana, tentunya juga ramai dipenuhi oleh sepasang kekasih yang menghabiskan waktunya untuk merayakan valentine day.

“ARMY mari kita berkencan dan memberi hadiah atau coklat di Namsan.. kurasa aku mengencani banyak ARMY sekarang..” goda jimin dan disambut oleh teriakan para fans.

“aku tidak tau harus mengatakan apa.. tapi dihari ini aku ingin memberikan hadiah kepada lucky fans..!!” ucap J-Hope tersenyum malu dan semua ARMY langsung bersorak gembira.

Acara fanmeet pun selesai, tiba saatnya bagi J-Hope untuk menepati janjinya tadi, memberikan hadiah kepada lucky fans.

“diantara kalian yang membawakan kimbab sebagai hadiah valentine, bisakah kalian berdiri disamping kami.?” Ungkap J-Hope malu-malu.

Sekitar 7 orang gadis ternyata membawa kimbab dihari valentine.

“oaahh.. ini  adalah hari keberuntungan bagi mereka, bukankah kalian tadi mengejek mereka yang tidak mampu membeli coklat hanya bisa membuat kimbab.?” Ungkap salah satu fan.

“ahh.. seharusnya aku tadi membuat japchai untuk hobbie oppa..”

“seharusnya daging bulgogi..” ungkap salah satu fan lagi, namun malah dibalas pukulan kesal dari temannya.

“apa yang akan dilakukan oppa kepada lucky fans.?” Tanya seorang fan asing.

“kurasa free hug..”

“free kiss..?”

“yyya..!!!”

 

“Karena cukup 7orang maka masing-masing dari kami akan memberikan hadiah kepada kalian..!”

“huwaaa..!!! oppa..!!!!” beberapa fans yang kurang beruntung hanya bisa mengeluh iri kepada para lucky fans tersebut.

“apa kau lupa membawa sarung tangan lagi.?” Hoseok menurunkan syal salah satu ARMY yang maju kedepan, dan ternyata gadis itu adalah SeNa.

“oppa…” gumam sena malu.

“pakai ini..” Hoseok menyodorkan sepasang sarung tangan berwarna hijau kesukaan hoseok pada sena.

“oppa gumawo, aku akan selalu memakai ini disetiap musim dingin..”

“yaksok.? Kalau begitu jangan katakan bahwa ini adalah kado terakhir dariku untukmu lagi arra.? Aku juga menunggu kado darimu untukku 4hari lagi sena-ya..” hoseok mengacak rambut sena menunjukkan perasaan sayangnya.

“nde arrasseo oppa,oppa mianhae atas tidak kepercayaanku padamu sebelumnya, nan neol saranghae, apa kau juga akan mengadakan fanmeet di hari ulang tahunmu.? Apa kau akan memintaku lagi untuk membawakan hadiah yang unik agar aku bisa menjadi lucky fans.?”

“yya.. jangan terlalu keras..” gumam hoseok, sena tersenyum malu melihat hoseok yang sangat manis ketika panik.

“kau datang ke dorm nanti nde.? Aku mendapatkan izin dari staff untuk terus bisa bersamamu.. kau bisa menyamar jadi stylist..” hoseok menyerahkan sebuah kartu pengenal kepada sena.

“jinjja.? aku akan datang.”

Sena dan lucky fans lainnyapun kembali ketempat duduk mereka semula dan berfoto bersama ARMY. Beberapa ARMY terus menyodorkan pertanyaan kepada sena, membuat sena merasa canggung dengan apa yang harus dia jawab, sena hanya tersenyum manis kepada fan tersebut.

 

***

 

Sena duduk disebuah bangku taman sambil menatap sarung tangan yang diberi oleh hoseok sebagai kado valentinenya. Sena sangat senang dengan hadiah kecil tersebut, sena bahkan menempelkan sarung tangan tersebut kepada kedua pipinya lalu memeluknya, bahkan mencium baunya berulang-ulang.

“ahh.. aku benar-benar gila, aku semakiin mencintainya..” gumam yeoja tersebut memejam erat matanya, tersenyum lebar memeluk erat sarung tangan tersebut.

 

Manager BTS segera membawa anak-anakknya untuk memasuki van mobil mereka karena harus menuju jadwal selanjutnya, jadwal mereka benar-benar padat February ini dikarenakan BTS yang comeback tanggal 12 february kemaren.

“ahh ini dingin sekali…” gumam jin menggosok-sosokkan tangannya lalu menempelkannya ke kedua pipinya.

“hyung.. pipimu bahkan mempunyai daging untuk terasa lebih hangat, liatlah hoseok hyung tidak ada daging dipipinya tapi dia terlihat biasa saja..” gumam V asal, jin pun kesal lalu menjitak kepala kedua dongsaengnya tersebut. Jimin dan jungkook tertawa lepas melihat ekspresi jin dan V yang saling kesal.

“ahh.. hoseok hyung tidak merasa dingin,tubuhnya pasti terasa panas sampai ketelinga sekarang, bukankah dia baru saja melakukan trik kotor kepada lucky fans.? aigoo..” jungkook menggeleng-geleng tidak percaya kepada hoseok yang duduk dibelakangnya.

“yya.!! Magnae ssikeuro.!” Kali ini hoseok yang menjitak jungkook.

“ahh.. aku juga ingin punya yeojachingu, manager-nim bolehkah aku punya yeojachingu.?” Tanya jungkook kepada managernya yang sedang meminum coffee nya.

“yya jungkook, bahkan tahun ini adalah tahun pertamamu bersekolah kembali, kau masih kecil, bukankah kau menyukai nuna-nuna.? Saat ini orang memanggilmu oppa disana, tidak akan ada type yang kau sebut dengan nuna-nuna!” ujar manager sambil mencemooh jungkook yang duduk tepat dibelakang nya.

“jika ada.?”
“andwae.! Aku baru saja melihat situs netizen, sebuah foto kau dengan mantan pacarmu beredar, bahkan barang-barang couple kalian terungkap, kalaupun itu bukan kau tapi itu tetap saja ada pengaruhnya, yya.! Magnae.! Apa kau sedang dalam masa puber.?” Tanya manager asal. Semua member tertawa lepas dengan kerasnya, saking kerasnya mobil terasa tidak seimbang karena mendengar pertanyaan manager yang memang masuk akal untuk jungkook yang saat ini 17 tahun namun belum merasakan cinta pertamanya.

Suga yang biasanya tertawa simple sekarang terlihat tertawa lepas sambil memegang perutnya dengan tangan kanan nya, karena tidak tahan melihat wajah jungkook yang langsung terdiam dikatakan sedang puber.

 

“yya.! Hyungdeul.. sikkeuro!, ada haksaeng disini yang akan membuka buku pelajaran..” gumam jungkook sambil membuka isi tasnya untuk mengeluarkan beberapa buku, karena jungkook yang tidak bisa hadir kesekolah disibukkan oleh jadwalnya yang padat menyempatkan dirinya untuk belajar sendiri terlebih dahulu. Bukannya para hyung langsung diam untuk menghargai jungkook yang akan belajar, tapi semuanya semakin tertawa lepas dan keras diikuti oleh sang manager.

“aahh uri magnae, aku turut prihatin padamu, kau tidak bisa merasakan masa puber dengan sempurna..” ucap suga sambil tertawa dan menepuk-nepuk pundak jungkook yang kekesalannya sudah diubun-ubun.

 

Mobil akan keluar dari lokasi, para fans berteriak histeris melihat van BTS. Sehingga mobil berjalan sedikit melambat agar para fans tidak celaka bila tertabrak oleh mobil.

Semua member memandang kagum kepada para fans yang rela menunggu mereka diluar disaat cuaca yang dingin seperti ini, walaupun hampir musim semi tapi tetap saja cuaca terasa dingin.

Lain dengan jungkook, jungkook melihat ketempat lain. Dari semua army yang menyerbu van BTS, pandangan jungkook terarahkan kepada seorang yeoja yang hanya berdiri tegak paling belakang sendirian sambil mendadah pelan kemobil van lalu pergi begitu saja meninggalkan lokasi yang ramai diserbu ARMY.

“apa dia seorang army.?” Tanya jungkook dalam hati. Lalu perhatiannya terarahkan kesebuah bangku taman, dan jungkook menyadari itu adalah sena.

“bukankah itu sena nuna.?” Tanya jungkook sambil menarik topi rajut hoseok asalan dari depan tanpa memperhatikan wajah hoseok yang setengah kesal karena diperlakukan asalan oleh sang magnae.

“eoddi.?” Tanya hoseok bersemangat dengan ekspresi yang berubah 180o dari sebelumnya.

“ahh lihatlah, kurasa sena nuna juga dalam masa puber, hanya sebuah sarung tangan langsung sebahagia itu, apa itu benar-benar hyung beli sendiri atau dari seorang ARMY.?” Tanya jungkoook dengan wajah tidak berdosa.

“yya.!” Hoseok yang kesal senanya dibilang seperti itu merebut buku jungkook yang tebal itu dan memukulkannya tepat dikepala jungkook.

“AAKK..!!! eomma..!” rintih jungkook.

“magnae kita memang banyak bicara jika dibelakang layar, didepan layar kau selalu menampilkan mimic polosmu, jika semua orang tau kau sangat mengesalkan kupikir ARMY tidak akan menjadikannmu pemeran utama dalam FF lagi, juga kau SUGA tawamu sangat jelek dan memalukan ARMY tidak akan menjadikanmu pemeran utama FF lagi..” ucap jin datar lalu menutup telinganya dengan earphone yang ada dilehernya,semua langsung terdiam diperingati oleh hyung paling tua tersebut, tidak ada yang sanggub membalas ucapan jin hyung ketika sedang diam, berbeda sekali ketika dia sedang tertawa dongsaengdeul sangat berani untuk mengerjai hyung mereka.

 

Hoseok turut senang melihat sena bahagia dengan hadiah kecil darinya. Saat semua member sedang tertidur, jungkook yang tertidur sambil menutupi wajahnya dengan buku, jin yang tidur sambil mendengarkan music, sang manager yang tidur dengan bantal leher. Hoseok memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menelfon sena. Hanya supir yang mengendarai van yang mendengarkan hosoek menelfon sena, hanya bisa memaklumi saja.

 

“sena-ya..”

“oppa.?”

“apa kau sangat senang..?”

“hhmm.. sangat senang..”

“mianhae, tidak ada kencan dihari ini.. tapi aku memang sangat mencintaimu kau harus percaya padaku..”

“nde oppa, aku mendukung karirmu, kau tidak perlu memikirkan kencan, kau jangan khawatirkan aku, aku baik-baik saja oppa, aku akan datang kesetiap acaramu.. aku juga sangat sangat sangat mencintaimu oppa…”

“haha jinjja.? aku melihatmu duduk dibangku taman..”

“nde.??”

“kau segera pulang, ini cukup dingin, sarung tangan itu untuk dipakai bukan untuk dipeluk, dicium dan bukan untuk menghangatkan pipimu..”

“oppa… kau menjadi sasaengku sekarang.?”

“nde.. aku sasaengmu, karena aku telah mencuri hatimu..”

“ahh kau menggodaku.?”

“nde.. aku sekarang sedang menggodamu.. pipimu sedang memerah iyakan.?”

“arra.. arrasseo, kau memang sasaeng ku.. aku akan pulang oppa istirahatlah selama diperjalanan.. annyeong..”

“nde.. annyeong..”

Sena memegang pipinya yang memang memerah sekarang. Sena memakai sarung tangan tersebut lalu menempelkan kedua tangannya dipipinya. Senyum sena semakin lebar.

 

-SeNa POV-

 

Ada kesulitan yang ku jalani beberapa tahun belakangan ini, namjachinguku adalah seorang idol rookie. Dia sangat berusaha keras ketika sebelum debutnya, aku dapat melihatnya, usaha kerasnya aku terus mendukungnya.. bahkan tidak disangka kami saling menyukai waktu itu.

Kami bertemu saat aku kelas 11 dan hoseok oppa adalah sunbaeku, tidak banyak yang tau bahwa hoseok oppa adalah seorang trinee dari JYP.ent Hoseok oppa memberitahu hal itu padaku ketika aku membuntutinya ketika pulang sekolah, aku sangat penasaran dengannya yang hanya diam saja disekolah.

Ketika aku sudah mengetahui hal itu hoseok oppa memintaku untuk merahasiakan hal itu, hingga dia akan tampil dengan jokwon 2AM. Sebelum hoseok oppa akan diperkenalkan melalui featuring dengan jokwon oppa, hoseok oppa sangat dekat dengan ku, karena aku terus memotivasinya. Dan pada saat-saat seperti itu perasaan itupun semakin muncul, dan kamipun memulai hubungan secara rahasia, tepatnya tanggal 11 february.

Ketika hoseok oppa telah dipublikasikan, satu sekolah menjadi heboh tidak percaya, dan pada saat itu adalah titik kelemahanku, titik kelemahanku menyadari hoseok akan hilang, hoseok akan pergi, dan aku hanya menjadi pengganggu karirnya suatu saat nanti.

Ratusan orang menyukainya, akupun mulai jarang bertemu dengan hoseok oppa, ketika melihat hoseok oppa yang berkeringat ketika bermain basket sendirian, akupun berencana memberikan minuman dingin untuknya tapi waktu itu beberapa yeoja yang lebih cantik, lebih dulu datang membawakan minuman yang lebih mahal dan lebih banyak untuknya.

Hari demi hari, perasaanku menjadi sakit, apa ini.? Apakah ini sebuah hubungan.? Bahkan aku tidak bisa menghapus keringatnya ketika dia sedang berlatih keras.

Aku berusaha sadar dari kenyataan, bahwa aku tidak pantas untuknya. Aku tidak pantas untuk hoseok oppa. Aku hanya akan menjadi beban untuknya, aku memang tidak tau diri. Seharusnya aku menyadari hal itu dari awal.

Valentine 2012, itu adalah valentine terburuk bagi hubungan kami. Kami melakukan kencan rahasia disungai han. Ketika hoseok oppa memberikan ciuman pertamanya padaku, pada saat itu pertama kalinya air mataku terurai dengan derasnya membahasi pipiku. Saat itu juga aku mengakhiri hubungan tersebut secara sepihak.

Hal yang kuharapkan tidak berjalan sempurna, hoseok oppa mengalami penurunan dalam masa trineenya, menari, menyanyi, rapper semua kemampuannya menurun secara drastis begitu saja. 3 bulanpun beralu, itu adalah masa-masa kritis bagi hoseok oppa.

Hoseok oppa adalah trinee kesayangan dari PD BH.ent ketika hosoek oppa  resmi dipindahkan dari JYP.ent kepada anak perusahaannya. Bang Hit Man-nim (?) heran dengan penurunan drastis hoseok oppa yang biasanya selalu diatas rata-rata.

Hoseok oppa menceritakan semuanya kepada sang ceo, bang shin hyuk (?) ahjuussi memang sangat baik, dia memberikan izin kepada hoseok oppa untuk terus melanjutkan hubungan kami. Walaupun diberikan izin tetap saja aku tidak bisa terus bersamanya, karena aku tau diri, aku bukanlah siapa-siapa.

Melihatnya yang terus bersedih, perkembangan trineenya yang biasa nya terus meningkat sekarang turun drastis, aku pun mulai menerima hoseok oppa kembali. Namun aku selalu memarahinya dan ketika itu aku selalu mengungkapkan kata-kata putus begitu saja setiap hari kepadanya, namun hoseok oppa hanya menganggab itu sebagai angin lalu saja.

 

Valentine2013, hari debut hoseok oppa semakin dekat, dia juga memberitahuku pertama kali nama panggungnya yaitu J-HOPE, wajahnya terlihat sangat senang saat itu. Akhirnya hoseok oppa akan debut dimusim panas tahun ini. Kami berjalan-jalan dinamsan tower dan membuat janji di lock of love bahhwa kami akan selalu bersama. Dan pada saat itu aku mendapatkan ciuman kedua dari hoseok. Aku sangat sedih, apa ini akan jadi valentine terakhir untukku.?

Hari debut mereka datang, saat showcase aku datang dan duduk dikursi paling depan. Aku terus menyemangatinya. Hari-haripun berlalu, titik kelemahanku datang lagi. Hoseok yang dulu masih bisa kulihat disekolah sekarang tidak ada lagi, dan malah selalu tampil di TV dengan nama barunya itu.

Saat akan melakukan ujian masuk universitas. Aku tidak mendapati kehadiran hosoek oppa, bahkan tidak ada telfon dari nya. Kurasa hoseok oppa sedang diluar negri sekarang.

 

Dan saat resmi menjadi seorang mahasiswa, dan pindah kesebuah apartment yang berada tidak jauh dari dorm BTS. Aku tetap jarang bisa bertemu dengan mereka. February 2014 memang akan sangat menyedihkan bagiku, tidak akan ada hadiah, tidak akan ada kencan, bahkan bertemupun tidak akan ada. 7 bulan tidak bertemu.? Itu sungguh menyedihkan, aku merasa seperti seorang affair baginya.

Showcase itu, apakah itu salam perpisahan secara halus dari hoseok oppa untukku, tapi aku tidak menyadarinya.? Dan saat dia menelfonku walaupun sebentar aku selalu sempat mengatakan kata-kata putus padanya, namun masih sama dia hanya menganggabnya angin lalu saja. Apakah valentine kemaren hadiah terakhir darinya untukku? dan hadiah ulang tahunnya apakah itu juga kado terakhir dariku untuknya.? dan ciuman itu.. apakah itu ciuman terakhir darinya untukku.??

Dan diawal February 2014 tidak diduga hoseok oppa datang disaat jadwalnya yang padat dengan latihan persiapan showcasenya, perasaanku sangat sedih ketika melihantya. Perasaanku benar-benar tertekan. Semua itu berubah ketika dia menciumiku dengan lembut, membuatku sadar bahwa dia memang tulus mencintaiku. Dan aku saemakin menyadarinya ketika saat showcase 11february itu, juga valentine tahun ini. Ada rasa yang berbeda ketika mempunyai hubungan dengan seorang idol. Sangat menyenangkan dan menegangkan.

Semuanya terjadi pada bulan February, kesenangan, kesedihan, dan sadarnya aku bahwa cinta bukan hanya karena waktu tapi juga saling pengertian. Cinta yang harus saling mendukung, saling menghargai walaupun kita sangat berbeda..

Hoseok oppa saranghae..~~

-oOo-

 

 

FF ini tepat selesai tanggal 10february jam 01.50AM. kenapa sanggub begadang aurhornim.? Iya kan author habis potek liat teaser MV BTS.. huwaaaa.. *curcol*

Kenapa ada sempilan jungkook ngeliat seorang yeoja yang berdiri dibelakang antara army kemudian pergi begitu saja.? Iyaa.. karena nanti ada kaitannya dengan FF author yang selanjutnya, cast nya jungkook.

Nah FF jungkook adalah next FF yang akan author bikin, *tebar petasan*  yyyee.. akhirnya authornim ngedebutin pacarnya juga di FF @sena_kuki wkwkwk

Berhubung authornim sedikit *sangat* sibuk sekolah hikz.. yang mau nunggu FF jungkook mungkin itu author post ketika author ultah sweet seventeen *plaaaak*

sekolah farmasi benar-benar bikin sakit kepala, susah membagi waktu.. kalau ada yang mau nanya, atau req, atau koment, atau kritik, atau mau lebih dekat dengan author bisa di follow twitter author @sena_kuki , kalau FB juga ada liat di bio twitter author kan ada link tinggal di add aja, tapi author lebih aktif twitter._.

Di FF “My Love My Sister” aku pernah nanya minta sad ending ato happy ending.? dari hasil survey banyak yang ga tega sad ending wkwkwk, jadi author bikin sedikit sad dan sedikit happy ending *apaan.?* hehe.

Hmm thanks yang baca nih FF.. /bow/ *masih nyesek karena teaser* /gigit keybord/

About fanfictionside

just me

14 thoughts on “FF/ the sweetness february/ BTS-bangtan

  1. wah akhirnya kluar juga ff nya ,keren plus romantis walaupun ada sdikit sadnya tpi nae suka !!!
    Dan untuk ff slanjutnya gak sabar nunggu ^^

  2. omo! Ceritanya seru abis. Semua member bangtan boys nongol semua. Dan asli kelakuan anak bangtan bener-bener bikin aku ngakak.
    What? Jungkook mau pacaran? Andwae,noona ga setuju. Dede kookie masih kecil,belajar aja yang bener ok!
    Ditunggu ff yang dimana kookie jadi peran utamanya kkk~

  3. Pingback: FF/ GIRL, WHO ARE YOU?/ BTS-bangtan/ pt. 1 | FANFICTIONSIDE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s