FF EXO SPECIAL BOYS / part 21


Author: AlvianyHwang
CAST:
+ Nam Seo Rin
+ Kim Jong In (KAI)
+ Kim Xiu Min
+ Choi Min Ah
+ Park Chan Yeol
+ Baek Jae Ah
+ Bang Hyo Bung
+ Oh Se Hun
+ Cho Hye Rin
+ Kris Wu
+ Park Ri Young
+ Park Hyun Ra
+ Park Sung Tae
+ ALL EXO MEMBERS
GENRE: supranatural, life, romance,
NC
Nb: annyeong!! Mian ya aku selalu telatan posting ff ini ‘-‘) dan di part ini alur fantasynya akan lebih kerasa (alias mutannya) (?) buat yang nunggu romancenya ditunggu aja yak😄
Aku harap kalian menikmati story di part ini yang aku akuin emang shonen banget /menurutku (?)
Okay happy read all! :*

*

It hurts, I miss you so much
I’m going, I’m going, I’m leaving
You probably don’t know yet
You probably can’t know yet
I look at you, who is struggling…
Because it hurts more for me, I’m
letting you go like this
Tears are flowing because you and
I, we loved so much
(tried to walk by. B1A4)

*

“sekarang aku sudah tak bisa mengenali diriku sendiri. kadang aku bisa menjadi xiumin yang dulu, namun terkadang aku juga bisa menjadi xiumin yang tak bisa kalian kenal.
perasaan ingin melindungi seorin, serta membunuh seorin datang secara bergantian. kadang semasing perasaan itu sama besarnya hingga aku tak bisa mengontrol diriku sendiri.

“dan sekarang. aku ingin minta tolong padamu sebagai sahabat sekali lagi.
sebelum diriku yang asing itu muncul kembali, tolong kau bunuh aku dan lenyapkan reinkarnasi ku.”

“ah, dan tolong jaga seorin, dan pastikan kaulah yang terus berada disampingnya hingga akhir..”

*

author POV

derap langkah kaki hyunra menghentak keras menuju gedung sekolah youngshim.
perasaannya sangat buruk kali ini. seperti ada yang memaksanya untuk menemui d.o.
apalagi d.o tidak juga menerima panggilannya sejak siang tadi.
langkahnya mungkin akan semakin dekat jika saja seseorang tidak menahan tangannya.
hyunra menoleh. seketika matanya melebar melihat sosok yeoja bermata dingin yang menatapnya sengit.
“ja-jaeah..” nafas hyunra tercekat.
PLAK
tamparan keras mengenai pipi hyunra membuat gadis itu terpaku.
nafas jaeah terasa berat dan menatap hyunra seakan kehilangan sebagian kepercayaannya.
“kau hidup tenang selama ini?” ucapan jaeah terasa pedas dan sinis.
hyunra masih belum mau menatap jaeah. kesalahan memang terletak padanya. seharusnya dia memghubungi jaeah dan membuat yeoja itu tahu keadaannya saat ini.
“tsk. kukira kau sudah mati ketika tragedi gempa itu. tapi aku segera sadar. semua pasti karena kyungsoo kan?” jaeah menatap hyunra sinis.
“KYUNGSOO KAN YANG MEMBUATMU MELUPAKAN TEMANMU SENDIRI??!!!”
teriakan jaeah masih belum membuat hyunra menatap jaeah.
“aku.. aku selama ini trus mencarimu. berharap kau masih bertahan dan membunuh chen untuk keselamatan manusia.
aku tahu sakitnya menerima siksaan dari para mutan. aku masih tetap manusia! aku manusia yang sama sepertimu!!”
hyunra memejamkan matanya dan saat itu juga buliran bening terjatuh dengan lancar melewati pipinya.
kenangan kebersamaan dengan jaeah terbayang kembali dipikiran hyunra.
dan kini dialah yang menghianati semua persahabatannya.
perlahan jaeah menarik hyunra dan memeluknya dengan isak tangis.
“aku.. tidak tahu lagi apa yang harus aku lakukan. aku.. terlalu takut.”
hyunra balas memeluk jaeah dan menangis semakin kejar.
BRUG!!!
mata hyunra melebar ketika melihat jaeah terjatuh akibat dorongan keras.
“kau. mau apa kau sebenarnya?”
baekhyun menatap jaeah yang tengah tergeletak di aspal. hyunra menatap baekhyun bingung.
“yg mau apa itu kau baekhyun! apa yang kau-”
baekhyun menahan tubuh hyunra yang ingin mendekati jaeah.
hyunra menatap jaeah, dan jantungnya serasa mau berhenti ketika melihat jaeah sudah menggegam pisau dari semenjak ia memeluknya tadi.
“jaeah….” hyunra menatap jaeah yang tengah menunduk.
baekhyun juga menatap jaeah. jauh didasar hatinya ia merasa sesak ketika melihat gadis yang dulu ia cintai bersikap seperti ini.
“jaeah, kau… mau membunuhku tadi?” hyunra tak bisa berhenti menatap jaeah.
jaeah menguatkan genggaman pisau di tangannya.
“kenapa kau disini baekki?” ucap jaeah tanpa menatap kearah keduanya.
“menghentikan niat gilamu untuk menghabisi sahabatmu sendiri. baek jaeah.”
hyunra menatap baekhyun. rasa tidak percaya memenuhi argumen di otaknya.
jaeah tersenyum sinis. hingga buliran bening kembali turun dari matanya.
“kau.. murid yang buruk. kenapa ada di luar lingkungan sekolah ketika jam pelajaran?” jaeah menatap baekhyun tersenyum. airmatanya terjatuh semakin deras.
baekhyun menatap jaeah tanpa mengatakan apapun.
jaeah menatap baekhyun dalam dengan senyuman termanisnya.
“baekki. aku punya satu permintaan….”
baekhyun dan hyunra menatap jaeah dengan lamat.
“tolong. bunuh aku……”

*

“bukannya ketika kita mencintai seseorang, kita ingin melindungi orang yang kita cintai itu?”
suho menatap sungtae yang menatap lurus kearah depan.
sungtae tersenyum sendiri. dia bisa melihat ekspresi suho dari ekor matanya.
suho juga menatap lurus kedepan.
“hm. Apapun yang terjadi, untuk melindungi. Seperti tak takut mati.” ucap suho.
Sungtae tersenyum.
“boleh aku merasa percaya diri?”
Suho menoleh kearah sungtae.
“percaya diri?”
Sungtae mengagguk dan ikut menoleh kearah suho.
“percaya diri jika kau ingin melindungiku. Hingga tak takut mati. Boleh?” sungtae masih tersenyum manis kearah suho yang tak berkedip menatap kearahnya.
Cahaya matahari sore dari jendela perpustakaan membuat penghilatannya pada sungtae memudar.
Hingga suho tersenyum.
“kau tidak usah bertanya. semua yang kau katakan tadi kuberi nilai 100 untuk kebenarannya.” ujar suho juga dan mengacak rambut sungtae.
sungtae tertawa renyah dan kembali menatap kearah depan. kearah rak berisi tumpukan buku. menatap kosong.
“tapi. bagaimana jika orang yang mencintai orang itu tak ingin ia mati? dan tetap hidup bersamanya?” ujar sungtae lagi. suho menatap kearah sungtae kembali.
“terkadang. mati demi melindungi orang yang ia cintai itu terasa keren dan tulus. tapi, bagaimana dengan perasaan pasangan yang ditinggalkan itu?”
nafas suho tercekat mendengar ucapan sungtae. sungtae kembali menatap suho.
“ayo kita buat perjanjian.”
suho menatap sungtae. berharap yeoja itu melanjutkan kalimatnya tadi. sungtae tersenyum.
“kita harus saling bersama. tak ada yang boleh pergi atau saling meninggalkan. jika salah satu dari kita melanggarnya…”
sungtae menatap dalam mata suho yang terasa bewarna seperti air.
“kita harus saling membenci satu sama lain.”
suho terdiam menatap sungtae yang masih menatapnya hangat. tatapan khas yeoja itu.
hingga suho menarik sungtae kedalam pelukannya. mendekapnya seerat mungkin.

*

kai menatap tubuh seorin yang masih tertidur akibat kekuatan dari xiumin.
xiumin menatap arah pandang kai dan tersenyum.
ia menatap kai lagi, hingga segel bercak hitam kembali muncul di muka dan tubuhnya, warna matanya pun kembali berubah.
“apa kau bukan xiumin yang dulu?” tanya kai menatap xiumin yang juga menatap kearahnya seperti ingin membunuh.
xiumin hanya menyeringai. dia benarbenar kembali pada sisinya yang melupakan seorin dan tujuannya melindungi manusia.
baru xiumin berlari untuk menyerang kai, tubuh kai sudah berpindah tempat pada seorin.
kai mengusap kepala seorin.
“mian, aku melakukan semuanya untukmu. untuk xiumin. untuk kalian berdua.” ucap kai pelan. hingga ia menghilangkan tubuh seorin dengan tujuan memindahkan tubuhnya kekasur uks.
tubuh seorin benarbenar berpindah.
kai kembali menoleh kearah xiumin yang menatapnya sinis.
tatapan kai tak kalah sinis meski dalam hati hatinya terasa sakit dan berat untuk membunuh xiumin. seseorang yang sangat dicintai seorin dan seseorang yang pertama kali menganggapnya sahabat.
“bisa aku membunuhmu sekarang?” tanya kai dingin.
xiumin mendengus, seakan meremehkan ucapan kai yang terasa lucu ditelinganya.
“mari kita tentukan siapa duluan yang akan terbunuh.” ucap xiumin dan seluruh ruangan memasak menjadi beku dan dilapisi es.
tubuh kai ikut membeku dan ia tak bisa menggerakan tubuhnya apalagi melakukan teleport.
xiumin tersenyum sinis.
“mati kau kai!!” teriak xiumin hingga ribuan es tajam mengarah pada kai yang tetap menatap dengan tenang.

*

deru langkah hyobung dan riyoung bersahutan memenuhi koridor sekolah yang sepi.
mereka masih belum menemukan sosok luhan ataupun tao.
tao. ya saat ini hyobung ingin bertemu dan memastikan perasaan takutnya pada tao.
langkah mereka berdua terhenti ketika sosok taemin keluar dari ruang kelas lain dan berdiri dihadapan mereka.
“nuguya?” riyoung mengerutkan keningnya menatap taemin yang melihat mereka dingin.
“itu lee taemin. murid baru dikelasku. aku tidak tahu apa yang dilakukannya saat ini.”
ucap hyobung menjawab pertanyaan riyoung.
“tidak penting. ayo kita cari luhan dan tao oppa lagi!” ujar riyoung dijawab anggukan hyobung yang sebenarnya masih janggal dengan sikap taemin.
mereka berdua berlari kecil melewati taemin yang masih diam menatap mereka.
“awas.” ucap taemin ketika mereka melewati namja itu.
hyobung menoleh kearah taemin bingung ketika mendengar ucapan namja itu.
” AWAS MANUSIAAAAAA!!!”
sosok jonghyun tibatiba menerkam riyoung. hyobung menjerit terjatuh.
jonghyun berusaha menghabisi riyoung dengan taring tajamnya namun riyoung terus berusaha menahan kepala jonghyun membuat pergerakan namja itu menjadi susah.
hyobung masih gemetar takut menatap pemandangan itu. pemandangan seorang manusia lemah yang tinggal menunggu waktu untuk diterkam mutan buas.
srak
hyobung menoleh ketika mendapati seseorang berjalan kearahnya.
“kyaa!!” teriakan hyobung terdengar ketika taemin menjabak rambut ikal terkuncirnya dengan kuat dan kasar.
taemin menjajarkan tubuhnya dengan hyobung yang terduduk lemas dilantai.
“kau bisa memilih sendiri ingin mati dengan cara apa. itu penawaran terbaik dariku.” ucap taemin tenang dan dingin.
airmata hyobung terjatuh. Ia seperti sudah bisa melihat kematiannya seperti apa.
Entah mengapa, saat ini ia terus mengingat sehun. Berharap sehun datang dan menyelamatkannya.
Riyoung terus matimatian menahan jonghyun dengan segala kekuatannya. Meski pergelangan tangannya sudah terkoyak sebagian karena terkena taring tajam jonghyun. Rasa sakit tak ia rasa lagi agar bisa terbebas dan mencari luhan. Bertemu luhan, sebelum ia mati.
JROSSS!!!!!
Pergerakan jonghyun terhenti. Saat itu juga riyoung terpaku melihat keadaan jonghyun didepannya.
Kepalanya terbelah dua, menghancurkan otak mutan yang menjadi titik hidup mutan itu sendiri.
Tubuh jonghyun terjatuh kasar tanpa nyawa kebelakang.
Riyoung menatap sosok yang menyelamatkannya itu.
Hyerin. Sosok yeoja itu tampak bermuka pucat dengan pisau daging ditangannya. Darah melumuri baju seragamnya.
“ekh…”
Taemin menatap murka sosok kris yang tengah mencekiknya dengan kuat. Tangan kris yang sepanas arang seperti membakar leher taemin hingga keubun-ubunnya.
“k-kau sudah gila. Kau tersesat kris. Ka-kalian semua adalah domba yang ter-sesat.” ujar taemin terbata-bata.
Hyerin membantu hyobung untuk menjauh dari pertarungan kris dengan taemin.
Tubuh hyobung tampak gemetar melihat semuanya. Taemin. Ia tak pernah menyangka bahwa murid baru itu adalah mutan. Dan mutan itu mencoba membunuhnya.
“aaangh”
Riyoung menyadari luka menganga lebar di pergelangan tangannya, darah terus mengucur dari tangan riyoung.
“gwaenchana?” hyerin menatap khawatir kearah riyoung yang seperti menahan sakit luar biasa. Hyobung menatap kosong luka parah riyoung.
“hyerin. Kau bawa riyoung dan hyobung ke uks dan temui lay untuk menyembuhkan setiap luka yang kalian punya. Aku akan memuntaskan ini dan kembali.” ucap kris tegas.
Hyerin menatap kris sesak dan ia mengagguk untuk menyanggupi itu semua.
Hyerin membantu hyobung dan riyoung untuk berdiri. Namun riyoung masih terus duduk dan seperti enggan untuk mengikuti hyerin.
“aku harus mencari luhan. Aku harus bertemu luhan. Aku mau bertemu luhan!” ujar riyoung keukeuh pada pendiriannya.
“kau gila? Luka ditanganmu harus segera disembuhkan. Jika tidak darahnya akan banyak keluar!” hyerin kembali memaksa riyoung untuk berdiri.
“ANDWAEYOOOO!!!!! aku harus bertemu luhan!!!!!” riyoung mendorong tubuh hyerin dan airmatanya terjatuh menahan rasa sesak dan takut kehilangan.
Namun yang ada kini hanya riyoung yang menangis kejar tanpa berdiri atau bergerak.
“tsk. Gadis cengeng. Manusia memang egois, mereka tak akan siap menerima kehilangan padahal kepergian seseorang yang mereka cintai itu karena ulah mereka juga.” taemin menatap riyoung penuh kebencian. Hingga ia kembali meringis menahan sakit luar biasa ketika kris menguatkan cekikannya dan menambah suhu panas api ditangannya.
“hyerin. Paksa riyoung. Apapun yang terjadi.” ucap kris lagi lebih kencang.
Hyerin menatap riyoung yang masih menangis seperti anak kecil.
Hyerin mengusap kepala riyoung pelan. Ia sangat mengerti apa yang riyoung rasakan. Airmata kepedihan itu.
“riyoung.ah, kau harus menemui luhan dengan kondisi yang sehat. Jangan sampai ia melihatmu terluka dan merasa bersalah.
Kau mencintainya kan?”
Ucap hyerin lembut. Riyoung kini tak menjerit lagi. Ia mengisak untuk mendengar ucapan hyerin.
hyobung juga menatap hyerin masih belum tahu harus berbicara apa.
hyerin tersenyum seceria mungkin, tidak memperdulikan perasaan takut kehilangannya juga ketika mengingat sosok kris yang kini juga berjuang melindunginya.
hyerin menatap riyoung untuk meyakinkan hati gadis itu.
“buatlah ia tahu, bahwa kau bisa terus baikbaik saja ketika bersamanya apapun yang terjadi.”

*

minah POV

“kajima.”
suaraku terasa parau ketika mengucapkan kata-kata yang aku sendiri tak pernah tahu apa aku pernah mengucapkannya.
tubuh chanyeol yang memunggungiku untuk kembali ke youngshim, gedung neraka itu terhenti.
aku tidak bisa. tidak bisa. aku tak ingin ia pergi atau melihat sosoknya menghilang lagi.
aku tak mau merasakan perasaan sepi dan kehilangan sosoknya lagi.
perlahan aku memeluk chanyeol dari belakang. membenamkan wajahku pada punggungnya yang tampak sempurna karna tubuh tingginya.
“park chanyeol. kau itu babo. kau itu biang dari segala babo. dan aku tak ingin kau berbuat hal konyol lagi.” suaraku sangat parau dan jelas seperti menahan sesenggukan ku.
chanyeol masih terdiam.
aku juga tak tahu harus berkata apa lagi selain memeluknya erat. menahannya pergi.
flashback ketika aku bersamanya kembali berputar. tawanya, suaranya, tatapannya, sentuhannya masih bisa aku rasa dan aku ingat dengan jelas.
“choi minah, kau itu yeoja yang kasar. sangat kasar. bahkan ucapanmu juga ketus. tapi, aku sangat tahu sisi lain daridirimu. yang membuat aku berpikir dua kali untuk membencimu.” ucap chanyeol. namun anehnya seburuk apapun chanyeol berkata tentang aku yang dulu tidak membuatku marah atau ingin memukulnya.
chanyeol melepas pelukanku dan menghadap kearahku dengan senyuman manisnya.
“kau. masih ingat pertemuan pertama kita?” ucap chanyeol masih tersenyum.
aku ikut tersenyum.
“ne~ berkat kau aku harus berada di rumah sakit selama 3 hari akibat alergi serbuk kapur.”
chanyeol tertawa dan menatap kearah langit sore yang tampak mendung.
“saat itu aku sangat merasa dirimu itu hanya yeoja lemah dan manja. aku kira terlalu berlebihan jika yeoja pingsan garagara terkena serbuk kapur. ketika pulang, aku dan teman-temanku menertawakanmu.”
“tapi. semua anggapan konyolku langsung berubah ketika tau kau dirawat dan menderita alergi parah pada serbuk apapun. mendengar berita kau dirawat dirumah sakit dan demam tinggi membuatku sangat merasa bersalah dan merutuki diriku sendiri.”
“saat dengar kau akan kembali kesekolah aku sangat senang dan berniat minta maaf padamu karena aku terlalu malu untuk menjengukmu dirumah sakit dan meminta maaf. namun.” chanyeol tersenyum sebentar. aku masih terus menatapnya. merasa itu semua adalah hal paling manis dalam hidupku.
“hari dimana kau seharusnya masuk bangku mu malah kosong. aku ingin bertanya pada teman-temanmu namun aku terlalu malu. hingga guru memberi tahu kau pindah kelas. saat itu aku benar-benar berpikir kau begitu karena aku. mungkin kau takut atau merasa benci padaku.”
“dulu aku sempat ingin menjauh padamu. namun… ketika tak sengaja melihatmu tertawa sangat akrab pada teman-teman dikelas barumu. aku seperti bertekad pada diriku sendiri. untuk membuatmu tersenyum dan tertawa denganku. dan membuatmu bersamaku.”
chanyeol menatapku dengan tatapan yang sangat lembut.
aku tak bisa menahan lagi. kupeluk tubuh chanyeol sangat erat.
“entah mengapa aku lebih takut kehilanganmu dibanding serbuk kapur yang menghujaniku berkali-kali.” ucapku akhirnya.
aku bisa merasakan chanyeol tersenyum. ia membalas memelukku.
“dan aku lebih takut jika tak bisa membuatmu tersenyum dan tetap hidup dibanding harus mati.” nada chanyeol terdengar parau sekarang.
dadaku semakin sesak.
kami saling terdiam. hanya pelukan erat kami yang saling berbicara.
aku mencintaimu.
tak ingin kehilanganmu.
ingin selalu bersamamu.
“park chanyeol. Aku mohon..” ucapku. Sesenggukanku tak bisa berhenti. Membuatku tak bisa berbicara dengan benar.
Chanyeol tak berkata apapun. Mungkin dia menungguku untuk bisa tenang dan berhenti menangis. Tapi, airmata ini seperti tak ada habisnya.

Author POV

Chen menyerngitkan dahinya ketika melihat pemandangan paling memuakan yang pernah ia lihat.
Chanyeol dan minah yang tengah berpelukan, seakan dunia ini hanya mereka yang memiliki.
Chen mendengus, konyol. Itu baginya.
“mungkin bagi mereka semua harus berjalan seperti didunia drama.”
Chen menoleh ke arah sosok namja bermuka masam sepertinya. Namja itu juga menatap minah dan chanyeol dengan sinis.
Namja dengan raut serupa dengan seseorang yang sangat seorin tahu.
“tsk. Sama seperti adik kesayanganmu. Dia terlalu buta dengan cintanya, hingga mau menukarkan jiwanya yang beharga dengan manusia yang tidak berguna.”
Xiah- nama namja itu- menatap chen dengan tatapan menusuknya.
“itulah adikmu yang selalu kau banggakan. Adik mu yang dulu menjadi partner mutan terkuatmu kan? Konyol.”
BRAGG!!
Chen menatap sinis xiah ketika namja itu mencengkram lehernya dengan tatapan penuh kebencian.
“aku sudah muak dengan impian mutan yang terus mengharapkan apa yang mustahil didapat. Terlebih harus tunduk pada master tak berguna sepertimu. Kau bukan queen yang bisa segalanya. Kau itu hanya seorang mutan biasa. Sampah.” xiah menunjukan taringnya dan mata berkilat tanda keinginannya untuk membunuh.
Chen tertawa sinis. Meremehkan setiap ucapan xiah.
“jika kau ingin menjadi seperti ku. Kau seharusnya tidak memiliki hati nurani barang sedikitpun. Jadilah mutan yang bengis dan tak mengenal rasa kasihan.”
Ucapan chen cukup membuat amarah xiah kembali memanas. Auman kebencian mulai keluar dari deru nafasnya.
Chen menatap xiah dengan tajam.
“xiumin, adikmu. bagaimanapun juga ia adalah mutan yang hilang arah. ia tak pantas hidup. bunuh dia. jika kau bisa, dan aku akan tunduk padamu.”
xiah terdiam. tatapan matanya berubah. jantungnya berdentum keras, cengkramannya pada leher chen terlepas.
chen tersenyum sinis.

*

kai menatap xiumin yang mematung didepannya. ribuan es es tajam yang tadinya mengarah pada kai tiba-tiba hancur dengan sendirinya.
xiumin tertunduk, memegang kepalanya seperti menahan sakit.
kai tahu pasti apa yang xiumin rasakan.
dia tak sepenuhnya bereinkarnasi. dia seperti mendapat nyawanya kembali dan melanjutkan hidupnya sebagai xiumin, sosok yang mencintai seorin.
“kenapa?”
xiumin berujar pada dirinya sendiri. memegang sebelah matanya, ketika ia menutup sebelah matanya ia seperti melihat gambaran masa lalunya ketika bersama seorin.
dan seorin yang menangis.
“siapa? siapa yeoja itu?”
ringisan xiumin semakin keras. keringatnya mengucur dengan deras.
kai tetap menatap xiumin tanpa berkata apapun.
hingga tatapan kai mengarah pada sosok yang tengah berjalan kearah xiumin.
kai mengerutkan keningnya. tak percaya dengan apa yang ia lihat.
sosok itu berdiri tepat dibelakang xiumin dan menatap kai juga kosong.
“tunggu apalagi? ayo kita bunuh dia.” ucap sosok itu dingin.
kai menatap sosok itu dengan serngitan. tak lama ia mendengus sinis menatap keduanya.
“aku tak menyangka akan seperti ini. sepertinya akulah yang akan jadi pahlawan dalam kisah ini.” ucap kai mencoba santai.
sosok dibelakang xiumin menatap kai dengan sinis.
“pahlawan? Kau hanyalah pengkhianat.” ucap sosok itu melangkah maju. Berdiri sejajar dengan xiumin yang masih meringis memegang matanya.
Kai tersenyum dingin.

“bukannya jika tidak dipengaruhi, kau juga akan berkhianat sama sepertiku? Bukan begitu… luhan?”

TBC

About fanfictionside

just me

63 thoughts on “FF EXO SPECIAL BOYS / part 21

  1. Ceritanya panjang gini dong thor dr kmaren..
    Puas gua
    kayanya yg tenang” cuma suho sungtae ye
    padahal yg laen pada sport jantung semua
    kkk

    • “ayo kita buat perjanjian.”
      suho menatap sungtae. berharap yeoja itu melanjutkan kalimatnya tadi. sungtae tersenyum.
      “kita harus saling bersama. tak ada yang boleh pergi atau saling
      meninggalkan. jika salah satu dari kita melanggarnya…”
      sungtae menatap dalam mata suho yang terasa bewarna seperti air.
      “kita harus saling membenci satu sama lain.”
      suho terdiam menatap sungtae yang masih menatapnya hangat. tatapan khas yeoja itu.
      hingga suho menarik sungtae kedalam pelukannya. mendekapnya seerat mungkin.

      * #idiw

    • Eh! Xiah itu buat jaga” klo sungrae benci ma suho!
      Klo misalnua sungtae ga jadi benci ma suho xiahnya dimatiin. Reinkarnasi lagi jadi patung pancoran!

      • gmna mau benci.. hubungan lu ama suho aja blom ada perkembangan (?) udah xiah buat gua (?) DEMI TUHAAAAAAAAAAN!!!

  2. waaa daebak thor !!
    luhan jdi jahat ya thor ??
    part ini tetap pendek thor ,, dipanjangin donk …
    part slanjutnya jgn klama.an ya thor !!!
    n hyobung sehun nya di banyakin ya thor !!

  3. Hai~ salam kenal😀 Mian baru komen sekarang ^^v Eonni suka banget lho sama FF ini, alur cerita kereeen banget!😀 Gegara baca FF inilah, eonni jadi tergila2 sama dunia FF, gomawo ^^ hehehe~ *curcol*
    Waaah chap 21 nya kali ini cepat di publish, assiiiiik~ *hepi karena ga pake nunggu lama*😄
    Btw, kapan sih penderitaan mereka semua akan berakhir? Kangen masa2 ceria mereka di sekolah. Trus, penasaran sama kelanjutan hubungan Kai-Seorin >,< *Semoga aja mereka bersatu, amin*
    Trus, itu Luhan tiba2 muncul di akhir itu maksudnya apa ya? *kayaknya harus baca ulang ni biar paham* hihihi~

  4. Makin keren ceritanya thor.. ayo lanjutkan.. deg degn saya bacanya..

    Baekki akhirnya muncul lagi >_<
    tapi koq Jaeah mau bunuh Hyunra.. Wae ??!!

    Kris n Hyerin jg muncul lagi.. senangnya hehehe

    Luhan jahat ?? tadi kirain itu Xiah..

    ditunggu lanjutannya thor ^^

  5. Wow wow wow

    makin seru ajj ni ff.
    Gue yakin pst butuh pemikiran yg panjang utk buat ff ni. Makanya jadinya luuuama buuangett.

    Buat Authornya YOU IS THE BEST

  6. Annyeong.. Aku reader bru di FF ini.. Dan setelah aku baca FF ini dri part 1 smpai part 21, aku ngga’ bisa berkata apa2 lgi selain, It’s the best.. Aku ngerasa klo FF ini cocok dijdikan novel atw skalian skenario film atw drama seri..
    Tpi aku masih ngarepin happy ending untk smua pasangan.. Terutama xiumin dan seorin.. Gumawo…

  7. Akhirnyaaaaaaa!!! Daebakkkkkkkkk!!!!

    Lanjutin secepatnya yaa!! Jangan dibuat Sedih dongg.. Jadi ikutan Sedih nihh..

    Aku ngerasa kayak Ada disana.. Rasain penderitaan mereka… Pengen rasanya balik ke masa masa dulu… Coba Ada time machine gituh -,-

    Maaf kepanjangan… Lanjutin yang cepet yaa! Hwaiting!

  8. Hua daebak , hyekris ada momentny walau dikit lanjut thor , udah gak sabar nh pengen tau kelanjutanny
    FIGHTING ! publishny jangan lama”

  9. daebak thor di tunggu part berikutnya jgn lama2 ya >_< itu luhan mau ngapain jgn2 di jd jahat lagi nih =="

  10. ahkirnya rilis juga part 21😀. ahkirnya baekhyun nya muncul juga, suka karakter baekhyun disitu. hebat thor😀 ditunggu ya chapter selanjutnya

  11. Annyeong, ak readers baru..
    Sehunnya kmn thor, npa kgak muncul?
    Trus luhan n jeah jd jht ea,, kgak ikhlas thor, please bwt luhan jd baik lg ea thor..

  12. Alhamdulillah kga nunggu lama yg part ini..kamsa thoooor *kecup nyemek*

    Luhan jd jahat??’-‘
    Suka sungtae-suho sama yeol-minah!!!!

  13. Daebakkkk..
    Xiumin.a g bleh mati
    luhan jd jahat? Trus riyoung gmn?
    Suho sungtae msih bsa so sweet-an pdhl keadaan lg gempar

  14. ceritanya makin kereeeeeeeeeeeeeeeeeeen……….😉
    thor, itu kenapa si Jaeah malah minta dibunuh sma Baekki?
    aku penasaran nih, nextnya cpet kyak part ini jga ya😀

  15. Mwoya??????!!!! Omona,Ommona! Itu Luhan????? Waeyo? Waeyo Luhan?? Eotokhae,,, T_T
    Haduh,, itu TBC nya nyakitin mata banget… Hiks, aku udh mulai lumutan ni nungguin kelanjutannya dan baru bernafas lega pas tau udh update… Tapi..tapi..tapi.. Huwaaa,, lanjut jangan lama2 thor!!

  16. DAEBAK thor tp ak ga dong sama kalimat ini “bukannya jika tidak dipengaruhi, kau
    juga akan berkhianat sama sepertiku?
    Bukan begitu… luhan?”
    tlong di jelasin ya thor thanks keep writing and hwaiting~

  17. NGEEEEEEEEENGGG (?)
    MAAPKAN AKOH UNNI ‘3’/\
    INI EPEP BAGOS BANGET :’3 /BRB CIPOKKIN AUTHOR/ -SKIP-
    TAMBAH NGENES YAK CERITANYA :’3
    GAMAO .. GAMAO ! AKOH GAMAO LUHAN JADI JAAT :’V /APASIH/
    NEXT CHAP PANJANGIN YA UN :’3
    KAN KALO YG PANJANG PANJANG ENAK (?) :’3

  18. NGEEEEEEEEENGGG (?)
    MAAPKAN AKOH UNNI ‘3’/\
    INI EPEP BAGOS BANGET :’3 /BRB CIPOKKIN AUTHOR/ -SKIP-
    TAMBAH NGENES YAK CERITANYA :’3
    GAMAO .. GAMAO ! AKOH GAMAO LUHAN JADI JAAT :’V /APASIH/
    NEXT CHAP PANJANGIN YA UN :’3
    KAN KALO YG PANJANG PANJANG ENAK (?) :’3

  19. Eh ?
    Luhan ?
    Kok ?
    Kenapa ?
    *banyak nanya*
    ya ampun,itu Hyobung galau banget lahhh ..
    Tao Or Sehun ?
    Mutan ganteng semua😄
    Suho & Sungtae ?
    jangan saling benci dong -_-
    Gak sukaaaa -.-
    Kris ?
    Cintaku,dirimu bertahanlah !!!
    Kai,kalau Xiu lebih baik di bunuh aja ..
    kasian ke Xiu nya juga -.-
    kesakitan gituuu -_-
    Minah + Chanyeol Krennnnnnnnn bangetttt !!!
    Chen ?
    Muka nya baik gitu -.-
    Lanjut thorrrrr !!!

  20. Itu Luhannya jadi jahat lagi? Serius? Wae??
    Xiumin punya dua kepribadian nih(?) pengennya Seorin sama Xiumin aaaa
    Lanjutannya asap. Salam kenal dulu ya thor, new reader hehe

  21. Wuaaaahhh!!!!!!! Kereeeen!!!
    Mian baru komen sekarang, ff nya keren banget, cepetan ya thor *maksa*
    b(^o^)d

  22. Author. Lanjutannya lagi dongg. Jebaaal😦 oh iya sma yg my nauhty ahjusshi itu knpa ga d lanjutin lg? 3-|

  23. thor, kenapa cerita ini nggak di bukuin aja, pasti bagus🙂 dan tak jamin, aku orang yang pertama kali bakalan beli😀

  24. aku kok mau coment d hp ga bisa ya? aku baru mampir lagi ke blog ini dan udah ada 2 part lanj😦 maklum aku abis selesai uts dan urus kuliah u.u
    jd xiu pny 2 kpribadian ya? aduhhh kok bisa jg gitu ya?
    eh lulu jd jahat ya thor? wahhh srem~~
    tambah keren aja ffnya! daebak!

  25. Holla saya reader baru,jadi baru bisa comment dipart ini:)
    jujur saya kurang suka cerita yang genrenya fantasi, tapi PENGECUALIAN buat ff ini!!!
    Pas baca dari part 1 sampe 21 cuman bisa bilang DAE to the BAK, jalan ceritanya ga gampang ketebak dan banyak intrik yg beda dari ff-ff yg ada
    keep writing dan tunggu lanjutannya^^b

  26. LUHAN JAHAT LAGI DUHHHHHH<////33333 lanjutin terus miiiinnn. pokoknya tamatnya seorin sm kai aja…… luhan tetep sm riyoung. kris tetep sm hyerin. chanyeol tetep sm minah. hyobung sm sehun aje._. #abaikan

  27. AUTHOR-NIM!!! Maaf ya aku baru komen T.T padahal udah baca dari kapan tau. Aku sukaaaa karya kamu yg ini. Good Job author!! Eh JjongTae nistaaaaaaa parah T.T Trs juga Jae ah kenapa jd gini…….. dia itu mutan tp pura2 ngaku jd manusia apa gimana ya? Bikin side-storynya Jae ah – Baekhyun Thor!! Pasti so sweet~ Luhan ternyata…… u,u aku mau lanjut ke part 22 ya thor🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s