FF/SPECIAL BOYS/EXO/PART 16


Masih ada yg nunggu ff inikah? Kayanya udah pada bosen nih yaaa xD kkk okeh langsung aja kalo gitu u,u

Tittle: special boys part. 16
Author: AlvianyHwang
CAST:
+ Nam Seo Rin
+ Kim Jong In (KAI)
+ Kim Xiu Min
+ Choi Min Ah
+ Park Chan Yeol
+ Baek Jae Ah
+ Bang Hyo Bung
+ Oh Se Hun
+ Cho Hye Rin
+ Kris Wu
+ park Joo Yi
+ Park Ri Young
+ Park Hyun Ra
+ Park Sung Tae
+ ALL EXO MEMBERS
GENRE: supranatural, life, romance, NC

image

You really forgot everything
When I see your welcoming face
Then I started feeling vaguely hurt
A wound that can’t heal itself
My tears wouldn’t flow
Breaking up wasn’t even a big deal
Because it’s worthless

There’s no such thing as a good breakup in the world
If I knew, I would have cried it all out then
By then you were done with me
A story only I didn’t know

It wasn’t love
It was just time spent next to you
Now I think I know what it feels to be vaguely hurt
Why you had to be sorry?
Maybe I was too excited
You anitcipated the moment you would leave
How amusing was it for you?

There’s no such thing as a good breakup in the world
If I knew I would have cried it all out then
By then you were done with me
A story only I didn’t know
(The story only i didnt know by. IU)

**

“kau bisa mendengarku?”

“Kau bisa meraih tanganku?”

“Dan lebih penting. Kau bisa berada disini. Dan menemaniku?”

bibir seorin terkatup. Uap dingin salju berhenti keluar dari mulutnya.
Perlahan ia juga menjatuhkan tangannya yang berdiri mengarah  langit.

Hari ini. Hari dimana ia bisa meninggalkan rumah sakit. Menjalani kehidupannya seperti biasa lagi. Meski ia tetap harus berjalan dengan gipsnya.

Sekarang ia juga bisa duduk dibangku taman rumah sakit yang tertutup salju.
Menatap langit yang tampak mendung. Seperti tak bersahabat padanya.
Seorin menunduk dan meremas tangannya.
Ingin menangis? Ingin berteriak?
Tapi ia sudah tak bisa melakukan hal itu lagi.
Ia sudah menjadi kuat sekarang. Tanpa xiumin disisinya.
Perlahan ia sudah bisa menerima semua kenyataan ini.
Ia sudah bisa tersenyum dan..

“Seorin.”
Sesosok namja berdiri tepat didepannya.
Seorin mendongkakan kepalanya menatap siapa namja itu.
Meski ia sudah bisa menebak.
Kai. Namja yang selama ia tergeletak tak berdaya terus menemaninya.
Kai menatap seorin dengan ekspresi yang tak bisa yeoja itu tebak.
Perlahan kai menyamai posisi seorin. Berjongkok agar sejajar dengan seorin.
Jemarinya mengarah pada wajah seorin.
Hingga dengan lembut mengusap sesuatu yg hangat dari wajah yeoja itu.
Seorin tetap menatap kai.
“Kau harus berjanji. Ini adalah airmatamu yg terakhir.”
Ucap kai pelan. Nadanya sangat lembut.
Seorin tak menjawab kai. Ia terus menatap namja tampan itu.
Bahkan tanpa ia sadari ia telah menitikan airmatanya.
Seorin menutup matanya. Mengigit bibirnya.
Ia sudah tidak bisa menahannya.
Dengan cepat kai memeluk seorin.
Bersamaan dengan itu juga isakan seorin semakin keras.
Biarkan. Biarkan ini menjadi puncaknya. Dan yang terakhir untuknya.

*

Mata luhan menatap sayu pemandangan dari jendela kelasnya.
Desahan nafas berat sesekali keluar dari paru-parunya.
Ini sudah menunjukan waktu dimana sekolah sudah lama bubar.
Namun namja itu masih betah berlama-lama dan menikmati kegelisahannya.
Bukan menikmati. Mungkin lebih tepatnya memikirkan apa yang seharusnya ia lakukan untuk riyoung.
“Sekolah sudah lama bubar. Dan kau masih disini?”
Luhan menghentikan lamunannya. Ia menoleh dengan pelan kearah asal suara itu.
Hingga sosok namja berpakaian khas dokter berdiri diambang pintu. Lay.
Luhan mencoba tersenyum pada namja berstatus guru itu. Mungkin teguran lay benar, tidak seharusnya ia berlama-lama disekolah ini.
Luhan meraih tas dari tempat duduknya.
“Kau.. tidak sedang berpikir untuk melaksanakan apa yg kau inginkan saat itu kan?” Tanya lay memecah kesunyian diantara mereka.
Gerakan tangan luhan terhenti. Namun ia tidak menatap lay. Kini kembali, tatapan sayu luhan dan itu semakin membuat lay yakin dengan semua perkiraannya.
luhan menyampirkan tas dibahunya. Tanpa menatap lay ia berjalan kearah luar kelas. Masih dengan tatapan sayunya.
Luhan berdiri tepat didepan lay. Kali ini kedua mata indahnya menatap lay.
“apa kau bisa membuat riyoung  melupakan tentangku? Tentang mutan dan tentang dunia yang tak seharusnya ia tahu ini?” Ucap luhan pelan dan sedikit serak.
Lay menatap luhan. Seakan masih tak percaya dengan yang ia dengar. “a-apa maksudmu?” Hanya itu yg keluar dari mulut lay.
“Aku hanya tak ingin membuat riyoung semakin sakit dan menderita. Ini kesalahanku telah membuatnya seperti ini. Keselamatannya terancam karenaku.” Ucapan luhan kini tak jauh berbeda dengan xiumin.
“Dan aku. Ingin meniru apa yg xiumin lakukan untuk seorin. Aku ingin membuat riyoung tetap hidup bagaimanapun caranya.”
Luhan menunduk. Ia tak ingin mata berair ingin menangisnya terlihat oleh lay.
Ia ingin terlihat tegar dan dapat menerima semuanya dengan keyakinan yg kuat.
Itu untuk riyoung. Untuk seseorang yang sangat ia cintai seumur hidupnya.

*

JAEAH POV

“apa benar korban yang tewas hanya 2 orang?”
Aku menatap lamat polisi yang tengah mengamati keadaan sekitar tempat kejadian dimana hyunra mengalami hal yang menyiksa batinnya.
Namun polisi itu masih saja malas-malasan mendengar setiap pertanyaanku.
“PAK! saya bertanya pada anda!” Teriakku habis kesabaran.
“Aish! Kubilang iya! Korban tewas hanya 2 orang! Satu gadis muda dan lelaki tua!” Jawab polisi itu dengan nada kesal.
Aku ingin bertanya lebih. Namun pasti jawaban asal yg keluar dari polisi baru kemarin ini.
“apa pemeriksaan sudah selesai?” Seorang lelaki berpakaian jaket kulit dan berambut penuh uban mendekati polisi baru kemarin itu.
Polisi itu membentuk tangannya hormat. “Masih belum pak. Mungkin sebentar lagi.” Terang polisi muda itu.
Aku menatap kakek polisi itu. Dari mukanya tampak seperti atasan yg berwibawa.
“Apa kau kepala polisi yg menangani kasus ini?” Tanyaku langsung.
Kakek polisi menatap kearahku. Diam-diam aku berdoa semoga sikapnya tak sama dengan polisi muda itu.
“Ah nae. Ada apa? Apa kau kerabat dari korban?” Tanya kakek polisi itu dengan mimik lebih ramah.
Aku tersenyum senang. Seperti mendapat secercah harapan.
Ah, mungkin ada baiknya juga jika aku sedikit berpura-pura agar dia tidak meremehkan pertanyaanku.
“ah ne. Saya kerabat dari soojung yg menjadi korban~ saya ingin bertanya satu hal pada anda.”

“Ini surat keterangan korban.”
Kepala polisi itu menyerahkan surat korban padaku ketika sebelumnya tampak mencari-cari data dari sebuah mapfile.
Aku meraih data itu.
“Disitu tertulis korban tewas ada dua. Satu pegawai wanita berusia 20 tahun bernama jung soojung. Dan yg satu lagi pemilik toko berusia 56tahun woo geunsoo. Jadi kau kerabat dari soojung?”
Polisi itu menatapku yg masih terpaku.
“Kenapa kau ingin mengetahui lebih lanjut tentang pembunuhan ini? Apa kau dendam dengan orang yg membunuh kerabatmu itu? Kebetulan dia sedang berada di sel tahanan.” Ucap polisi itu lagi. Aku menatap polisi itu dengan tajam. Pasti yg dia maksud hyunra. Tapi jika aku mengelak soal kesalah pahaman yg terjadi polisi ini pasti akan curiga perihal aku bersikap seperti itu.
“Ah, apa tidak ada ciri-ciri orang yg  tewas wanita berambut pendek?” Tanyaku tanpa sempat berpikir lagi.
Polisi itu mengerutkan kening.
Aku sendiri baru tersadar dan matian-matian mencari ide jawaban untuk setiap pertanyaan polisi itu.
“Wanita berambut pendek?”
Hanya itu ucapan yg keluar dari mulut polisi itu.
“Dengar. Sebelumnya ada salah satu warga yg mengatakan ia melihat sosok wanita berambut pendek yg penuh darah tengah berjalan keluar dari toko.” Ucap polisi itu. Aku memelototkan mataku dan mencondongkan badan kedepan.
“Berarti mungkin saja wanita itu yg menjadi tersangka pembunuhan.” Ucapku.
“Mungkin aku akan berpikir seperti itu jika orang yang menjadi saksi itu orang yg waras.”

“Apa?”
Polisi itu menghembuskan nafas menatap ku.
“Yg menjadi saksi itu adalah orang tidak waras. Dia memiliki gangguan jiwa. Kebenaran soal itu masih diragukan.”
Aku terhenyak mendengar ucapan polisi itu.
Padahal hampir saja aku bisa melepas status hyunra sebagai tersangka.
Yg menjadi satusatunya kunci adalah aku harus mencari tahu siapa wanita berambut pendek itu?
Apa dia memang mutan kaki tangan chen yg dulu pernah hyunra maksud?

*

Author pov

Gain terus meraih sandaran untuk sekedar membantunya berdiri.
Ringisan terus keluar dari mulutnya.
Harusnya dia sudah mati dengan keadaannya sekarang. Kepalanya yg hampir terbelah dua. Bahkan otak dikepalanya hampir terlihat. Serta beberapa bagian tubuhnya yg tertusuk dalam.
Namun jiwa mutannya masih memberikan sedikit denyut nadi.
Ia masih bisa hidup jika seseorang yg ingin ia tuju untuk menyembuhinya ketemu.

Darah terus mengeces deras dari kepalanya. Jika ada orang yg melihat keadaannya sekarang pasti orang itu akan mengiranya seperti mayat yg hidup tiba-tiba.

Hingga dua orang namja yg tiba-tiba muncul berdiri didepan gain.
Dua orang itu menatap gain dengan tatapan merendahkan.
Sadar dengan dua bayangan didepannya gain mendongkakan kepala untuk melihat keduanya.
Seketika gain tersenyum melihat salah satu sosok itu.
Senyum yg jarang ia tunjukan dari wajah dinginnya.
“Taemin. Kau datang untuk menyembuhkan lukaku ini?” Gain berusaha meraih tangan namja bermuka manis yg ia sebut ‘taemin’ itu. Namja itu menatap dingin tanpa ekspresi pada gain.
Hingga gain sudah berhasil meraih tangan taemin.
“Persetan untukmu gain!”
Namja satu lagi yg berotot besar menendang gain dengan keras tanpa perasaan.
Taemin masih tidak bereaksi.
“Apa kau meminta hal itu agar tuan chen tidak melihat keadaanmu yg menyedihkan sekarang huh? Kurasa tuan chen patut melihatmu.” Jonghyun -namja berotot besar- itu menatap gain dengan penuh kesinisan.
“tuan chen tidak boleh melihatku seperti ini! Taemin! Kumohon sembuhkan keadaanku ini! Aku sangat membutuhkannya sekarang! Kumohon!” Gain kembali meraih tangan taemin.
Taemin kini menatap gain. Mata bulat indahnya seakan membuat gain terdiam takut. Hal yg pernah ia alami sebelumnya.
“Apa kau ingin aku membantumu agar tuan chen tidak melihat keadaanmu sekarang?” Tanya taemin dengan muka datar.
“IYA! aku membutuhkanmu taemin! Bantu aku! Kumoh-”
CROOOOSH
mata gain terbelalak ketika salah satu organnya terebut paksa.
Gain menatap tangan taemin yg menggegam jantungnya yg masih berdenyut lemah.
“Ap-apa yg kau lakukan?” Ucap gain berdesis.
“Membantumu tidak terlihat menyedihkan dihadapan tuan  chen~ setidaknya kau tidak akan melihat tuan chen lagi kan?”
Ucap taemin tenang.
“Ku-kurang ajar kau.” Kutuk gain tertatih. darah sudah mengucur dari mulutnya deras.
Namun dengan cepat gain menggegam paha taemin dan meremas celananya. Mata sayunya menatap taemin penuh dendam.
“kau… akan….Segera… mati ditanganku….”
Ucap gain tidak jelas.
Hingga tubuh ramping gain terjatuh begitu saja. Dengan keadaan mengenaskan gain mati begitu saja.
Taemin menyingkirkan debu dari bajunya.
“Kau bisa memakan tubuhnya hingga habis jjong~” ucap namja itu masih dengan tanpa ekspresi.
Jonghyun menatap taemin.
“Tsk~ apa kau serius? Kurasa memakan tubuh yg hancur itu bukan seleraku~” sergah jonghyun berdecak menatap tubuh hampir hancur gain.
“Setidaknya buat kemampuan mutan pemakan manusia mu itu berguna. Jangan sampai tuan chen tau jika kegagalan gain karena kita juga~” taemin kini menatap jonghyun dengan tatapan sinisnya.
“Ck. Baiklah, kali ini aku mau mengotori perutku sendiri.” Jonghyun berdiri lebih dekat dari mayat gain. Hingga namja itu duduk mengimbangi tubuh kaku gain.
Taemin membalikan tubuhnya. Yang ia dengar kini hanya suara gigitan tajam dari kegiatan memakan jonghyun.
“Gain terlalu terburu-buru dalam bertindak. Bukan sebaiknya jika kita bermain-main dulu dengan mereka~” gumam taemin menatap langit dengan hembusan angin yg mengenai wajahnya.

*

Sungtae masih setengah tidak  sadar ketika ia berdiri terpaku didekat jendela perpustakaan.
Menatap langit yang tampak terik namun masih diselingi tiupan angin yang lumayan kencang.
Krek
Pintu perpustakaan yg sengaja ia tutup terbuka.
Dan tampaklah seorang namja muncul dari balik pintu perpustakaan.
Sungtae juga menatap namja itu dengan masih tidak bisa berkata apa-apa.
Namja itu menatap lutut sungtae yg dibalut perban. Tanda adanya luka pada lutut yeoja itu.
Sungtae akhirnya tersadar.
“Ah suho, apa ada yg kau butuhkan diperpustakaan? Aku bisa membantumu.” Ucap sungtae akhirnya.
Suho masih menatap lutut sungtae. Sungtae juga menatap lututnya.
“Ah, ini-”
“Itu karena kemarin kan?” Pertanyaan suho lebih dulu terdengar. Sungtae menatap namja tampan itu.
“Karena pecahan kaca itu kan? Karena aku gagal melindungimu.” Ucap suho lagi dengan nada serius.
“Ti-tidak~ ini bukan karena kau gagal melindungiku suho. Itu-”
“Aku tidak ingin membuatmu menderita lagi.”
Sungtae terdiam mendengar ucapan suho.
“Jadi jika kau merasa takut padaku. Katakanlah. Aku bisa menghilangkan ingatanmu tentang aku dan kehidupan mutanku dari kehidupanmu. Dengan begitu hidupmu akan kembali tenang tanpa harus takut.”
Ucapan suho berhasil membuat sungtae terhenyak.
Ia tak tahu apa yang harus ia katakan.
Kehidupannya memang sudah berubah 100% dari sebelumnya ketika ia mengetahui kehidupan kaum mutan yang diam-diam hidup diantara manusia.
Tapi~ apa benar ia ingin ingatannya dihilangkan begitu saja?
Perlahan suho mendekat kearah sungtae. Kini mereka berhadapan cukup dekat. Saling memandang satu sama lain.
“Jika kau sangat takut. Aku akan melakukannya sekarang juga. Untukmu.” Ucap suho selembut mungkin. Meski diam-diam perasaanya terlalu berat untuk melakukan hal itu.
Suho mendekatkan tangannya pada wajah sungtae. Hingga jemarinya berhasil menyentuh pipi sungtae.
Sungtae menatap mata suho yg samar terlihat kilatan indah biru pada bola matanya.
Digigitnya bibirnya.
“ANDWAE!”
sungtae memeluk suho tiba-tiba. Membuat namja itu terdiam dengan seribu pertanyaan.
“AKU TIDAK KEBERATAN JIKA TAHU SEMUA TENTANG MUTAN DAN DIRIMU! TAK ADA YANG KUTAKUTKAN! SAMA SEKALI!”
Suara sungtae menyerak, ingin menangis rasanya ketika suho mengatakan hal seperti itu.
Suho terdiam mendengar apa yang keluar dari mulut sungtae.
Ia masih tidak percaya sungtae akan bersikap seperti itu.
Seharusnya sungtae berkata ‘iya’ untuk tawarannya itu. Jika sungtae terus mengenal dirinya, itu akan semakin membuat keadaan sungtae dalam bahaya.
Suho masih tak bisa bersikap apa-apa ketika sungtae makin memeluknya dengan erat.
Hingga isakan terdengar begitu saja. Suho tersadar.
Ia menatap kearah sungtae. Namun wajah yeoja itu terus menunduk bersamaan dengan pelukannya yg mengendor.
Dengan segala kekhawatiran suho mengangkat wajah sungtae.
Diraihnya dagu sungtae hingga kini suho bisa melihat wajah yeoja manis itu. Namun ada yg janggal.
Mengapa harus ada buliran bening di wajahnya?
“kau menangis?” Suho menatap mata sungtae.
Sungtae tak bisa menghentikan isakannya. Ia meremas kemeja sekolah suho.
Suho menatap gerakgerik sungtae. Namun dadanya terasa sesak ketika melihat sungtae menangis. Apakah itu menyakiti sungtae? Apakah kata-katanya tadi menyakiti perasaan sungtae?

“Aku ingin bertanya satu hal.”

Suho menatap sungtae. Yeoja itu menggantung ucapannya.
Sungtae kini berani mengangkat wajahnya sendiri  dan kembali menatap suho.
“Apa benar kau menyukaiku?” Pertanyaan itu keluar dengan pelan dari bibir sungtae yg bergetar.
Suho diam.
Dia masih tak bisa percaya dengan apa yang ia dengar.
“Apa kau benar menyukaiku selama 2tahun ini?” Tanya sungtae lagi menatap suho dengan lamat.
Suho membuang tatapannya.
Raut mukanya tidak memerah seperti suho biasanya. Namun sekarang ia tak bisa menyembunyikan muka murungnya.
Ia tak tahu harus berkata apa. Tak ada ide untuk menjawab pertanyaan sungtae. Dia memang sangat mencintai sungtae. Namun ia takut, jika jawaban itu yg ia berikan akan membuat sungtae merasa  bingung dan gelisah.
“suho.” Ucap sungtae, menyadarkan dirinya dalam perang mengambil keputusan yang pasti didalam pikirannya.
“Ah, mi-mian!” Suho tak bisa berpikir apa-apa lagi. Dengan cepat ia berlari meninggalkan sungtae, tanpa menjawab pertanyaan gadis itu.

*

“Ini bekal yang kubuat sendiri.”
Minah tersenyum lebar ketika memberikan kotak bekalnya pada chanyeol.
Seketika itu juga mata chanyeol langsung berbinar, refleks ia menepuk tangannya dan meraih bekal itu dengan gemetar.
“Tingkahmu tidak usah berlebihan. Ini hanya omelette!” Rutuk minah ketika melihat ekspresi chanyeol.
“Ah ani! Ini lebih dari sekedar indah! Minah~” chanyeol meraih tangan minah.
“Aku menyukai masakan buatanmu apapun itu. Bbuing bbuing~”
Minah mengangakan mulutnya ketika chanyeol bersikap seperti itu didepannya. Aegyo, lengkap dengan ekspresi manis dari wajah tampan chanyeol.
ITU MANIS SEKALI!
minah membuang muka dan menutup mulutnya dengan wajah memerah.
“ya! Kau itu! Dengan suaramu yg berat seperti itu kau tampak seram tahu!” Minah menyikut chanyeol gemas. Chanyeol memeletkan lidahnya seraya mengedipkan matanya nakal. “Banyak yang bilang aku manis ketika melakukan itu!”
Chanyeol yg tak menyadari detakan gemuruh dijantung minah malah siap-siap asik menyuap sepotong omelette kemulutnya.
chanyeol mengunyah dengan semangat.
“Eh~” chanyeol bersuara dari kegiatan mengunyahnya.
“Bagaimana rasanya?” Minah menatap chanyeol dengan mata melebar.
“Enak. Asinnya pas. Tapi~” chanyeol menatap omelette itu.
“Ini seperti sudah dingin. Aku lebih suka omelette saat masih hangat.” Ucap chanyeol menatap minah lagi.
Minah melotot. “YA! aku memasaknya dari pagi! Ini sudah siang, tentu saja sudah dingin! Sini berikan jika kau tak suka!”
minah mencoba meraih bekal itu, namun tangan kekar chanyeol menahannya.
“Ya, aku tidak bilang ini tidak enak. Kau ini cepat sekali tersinggungnya.” Protes chanyeol memeluk bekal itu, seakan takut kehilangannya.
“Tenang saja. Dengan kekuatanku akan membuat omelette ini menjadi hangat.” Ucap chanyeol menggosok tangan.
Minah menatap namja berambut coklat itu.
Hingga, api kecil muncul secara tiba-tiba dari tangan chanyeol.
Minah terpukau. Api itu tampak jinak dan menyala indah di tangan chanyeol.
Chanyeol mendekatkan api itu sedikit pada omelette.
“Apa itu tidak panas?” Tanya minah menatap wajah chanyeol yg tampak santai-santai saja. Hingga chanyeol balik menatap minah.
“Suhu badanku itu panas jadi aku bisa dengan mudah mengontrol api ditubuhku dan tidak merasa kepanasan.” Jelas chanyeol tersenyum.
“Tsk. Kau membohongiku ya? Lalu kenapa kau terlihat sangat kesakitan ketika terkena api dari kris songsaengnim?” Rutuk minah lagi.
“Apinya itu berbeda dari api yang ada ditubuhku. Kita memiliki jenis api yang berbeda. Kris pun mungkin akan merasa kepanasan ketika menerima apiku.”
Chanyeol menatap kesal minah.
“Jadi jangan pernah mengira aku itu lemah dibanding namja banyak tingkah itu.” Chanyeol mengacak rambut minah, dengan cepat minah mengelak dan berdecak seraya membetulkan rambutnya.
chanyeol tertawa melihat ekspresi minah.
Minah mengenduskan hidungnya.
“Apa kau mencium bau hangus?” Tanya minah pada chanyeol yg masih tersenyum menatapnya.
“Bau hangus?” Chanyeol mengerutkan keningnya santai. Dengan santai juga ia menatap kearah api yang ada ditangannya.
“MWOYAAAA!!!!” chanyeol menjauhkan tangan berapinya dari omelette.
Berharap omelette itu masih baik-baik saja.
Namun naas, omelette itu tampak hangus secara kesuluruhan. Tak dapat dikenali lagi bahwa itu tadinya adalah omelette bewarna kuning dan gurih.
“Park. Chan. Yeol.” Minah meremas kaleng cola ditangannya.
Chanyeol sudah tak bisa meneguk ludahnya lagi.

*

“kau sendiri?”
BRAK. Buku dipegangan hyobung tiba-tiba terjatuh. Getaran didadanya kembali bergemuruh.
Hyobung menoleh dengan mengigit bibirnya sendiri.
Hingga jantungnya kembali melega ketika menyadari sosok namja itu bukanlah oh sehun. Namja yang sedang ia hindari sekarang.
Hyobung diam menatap tao yang tersenyum. Namja itu tampak cool dengan tindikan di kupingnya.
“Tak biasanya kau diam ketika aku datang. Apa ada masalah?” Tao berjalan semakin dekat kearah hyobung.
Ia kini melihat tumpukan buku didekat hyobung.
“Apa kau membetulkan buku perpustakaan sendiri? Mau aku bantu?” Tawar tao meraih buku dilantai.
“Tidak usah. Aku bisa membetulkannya sendiri.” Hyobung meraih kembali buku dari tangan tao.
Tao menatap sikap hyobung.
“Kudengar besok seorin sudah mulai bersekolah.” Ucap tao diantara kesunyian yg sempat terjadi.
Hyobung menatap tao. Ia tersenyum dan mengagguk lalu melanjutkan kegiatan merapihkan bukunya lagi.
Kembali sunyi. Tao terus menatap hyobung dari mata tajamnya.
Lama kelamaan hyobung merasa risih dengan tatapan tao. Ia balik menatap tao.
“Apa oppa tidak ada kegiatan wushu? Biasanya selalu sibuk.” Ucap hyobung berusaha mengembalikan sikapnya seperti biasa.
“aku? Kebetulan kegiatan klub memang sedang tidak ada. Hari ini aku bebas.” Jawab tao cool.
“Se-setidaknya kau bisa mencari kegiatan yg lebih penting dibanding berada disini…dan menatapku.” Hyobung tidak berani menatap mata tao yg ia pikir sangat menyeramkan.
“Kau mengusirku?”
Hyobung terkejut. “A-ANI! Hanya saja aku merasa risih ketika oppa menatapku seperti itu.”
Hyobung menggelengkan kepalanya.
“risih denganku? Tapi mengapa dengan mutan bernama oh sehun itu kau tidak risih?” Pertanyaan tao kembali menggembor hyobung.
Hyobung tidak bisa menjawab. Bukan, bukan karena ia tidak tahu harus menjawab apa.
Tapi karena kata-kata sakral yang keluar begitu saja dari mulut tao.
Kalimat ‘mutan’ yg harusnya menjadi sebuah rahasia.
Hyobung menatap tao dengan pucat.

*

“To: seorin bodoh

Aku sudah mengurus surat izin masuk mu pada guru. Kau besok sudah bisa sekolah. Aku akan mengantarmu besok, jangan berangkat sendiri. Kuhajar kau.”

Kai memencet tombol sending dengan senyuman coolnya. Baru pertama kali ia merasa selega ini.
setidaknya ia sudah berhasil membuat seorin lebih tenang dari sebelumnya.
Kai mengalihkan tatapan kearah langit dari jendela kelas. Tidak peduli dengan keadaan kelasnya yg tampak berisik.
Dikhayalannya tampak siluet xiumin yg tersenyum riang padanya. Dan ingatan betapa xiumin sangat mencintai seorin lebih dari apapun.
“SONGSAENGNIM DATANG!” beberapa anak berteriak dan seluruhnya kembali ketempat duduk masing-masing dan mencoba tenang.
Tampak gahee songsaengnim yg berjalan dengan santai masuk kearah kelas bersama seorang namja manis berpakaian seragam yeongshim.
Semua terpukau melihat kemanisan namja itu.
“Hari ini kita kedatangan teman baru. Ayo perkenalkan dirimu.” Gahee songsaengnim menatap kearah namja itu.
“dia mirip kai.”
“Iya, tapi kai tampak lebih dewasa darinya.”
Bisikan keluar dari mulut setiap anak dikelas. Minah dan hyerin yg juga mengakui kemiripan kai dengan namja itu dan berkali-kali menatap kai dan namja itu bergantian.
Namja itu menatap keseluruh isi kelas.
“Namaku lee taemin. Dan tujuanku bersekolah di yeongshim adalah bertemu dengan nam seorin. Mohon bantuan semuanya.”

Tbc

About fanfictionside

just me

76 thoughts on “FF/SPECIAL BOYS/EXO/PART 16

  1. wohooo…. finally ^^
    SUHO-SUNGTAE .. thankyou thor ><
    wow ceritanya makin complicated aja… ditunggu part 17 ya min…
    fighting

  2. Kya!!! akhirnya rilis juga #pesta bareng Kai #plak😄
    Keren thor, aku suka bgt dengan kata2nya sangat bisa dipahami dan di bayangkan…
    Dan juga mengena di hati
    Ditunggu chap 17 ya thor… Jangan lama2, nanti aku jadi lumutan nih… Hehehehe
    Good job🙂

  3. taemin woooy!!!
    kenapa taemin jadi orang jahat???!! W(‘A’W) ya biarpun potongannya pas sih.licik2 gajelas gitu *pletak!*
    gue masih g trima si xiumin mati T^T

    thor,ini crita mau abis dipart brapa? gue penasaran ama endingnya nih.
    kekuatannya jjong meuni horor.makan orang (–“)
    buruan lanjutin thoooor!!

    • Thor dapet ide taemin ama jjong jahat garagara liat perfom mereka di internet war -_- waks pervert abis deh akunya(?) .-.

      ditunggu aja sampai berapa~ yg pasti thornya gak mau panjang2~ :* wkwk

  4. Author nya plin plan nih gua yakin. . .
    Taem orang brunya ternyata!
    Haha
    mana jjong begitu!
    Si sungtae kesian amat yak! Digantung bgt ma suho =_=”
    nc hyobung kok ga dilanjt?!
    Wkwk

  5. Akhirnya keluar juga part 16’a…
    Daebak thor….!!
    Tapi masih rada bingung sama jalan ceritanya…
    Hehehe
    wuaaaaaa…..!!
    Anak barunya taemin toh…
    Tapi kenapa tujuannya mau ketemu seorin….????
    Lanjut thor….😄

  6. Akhirnya di post jugaaaaaaaaaaa T_T makin keren aja deh ceritanya ciyussssss. ayo ayooo part 17nyaaaa cepettt gaboleh lebih dari sebulan lagi,waks. Kris-hyerin.nya.dong.plis.thor :”””””

  7. thor kurang thor kuraaaang *penasaran akut*
    saban hari ngebukain blog ini buat ngliat lanjutannya ini sama yang BAP
    penasaran thooor astaga

    ini kris nya gk ada lagi. yaaaah
    pokoknya ttep ditunggu thor lanjutannya
    yang BAP jangan lupa thoor *nglunjak ;p

  8. akhirnya part 16nya keluar juga.. setelah bolak balik di mbah google😄😄
    author..

    Gain tewas, tapi datang dua sosok mutan lain.. woowO_o
    mana Taemin sekolah di yeongshim juga..

    Chanyeol – Minah akhirnya muncul lagi🙂

    Suho wae ? pertanyaan Sungtae koq d abaikan ?! pertanyaan sakral tu..

    apakah Tao cemburu Sehun dekat Minah ??

    jangan lama-lama y thour part 17nya.. SANGAT ditunggu ^^

    #mian bnyak bgt commentnya

  9. . wah akhirnya publish juga, #fiuh
    . wah keyen thor, napah kibum gak diajak skalian thor biar rame, kalo bisa fx tvxq suju snsd boa kangta juga #author:lu kate SMtown #huhu masih galau
    . aku suka yeol-minah, drakor bgd #comedyromance #plak
    . tetep ya thor, idupin xiu, xie xie
    . lanjod jgn kelamaan thor!

  10. AUTHORRRR AKHIRNYAAA RILIS JUGA,akuampe jamuran nggunya,..KEREN THOR MAKIN SERU CERITANYA,TAPI KURANGPANJANG THOR,TRUS NC KAI+SEORIN KIRA2ADA DI PART BERAPA THOR #capslockjebol

  11. wuaaahh FF nya daebak! penasaran sama kelanjutannya!! Buruan yaa thor nunggu bgt nih sama yg invicible parent part 2 nya jg dong please T.T

  12. aduh torr…. lama banget ampe keriput nih pipinya nenek gue*hubungannya apaan yah?

    surprize… taemin ma jonghyun, tapi nih kenapa jonghyun jadi kaya sumanto? apa ceritanya anaknya sumanto yang ditinggal kabur tapi sifatnya masih nempel”dimarahin author

    Kris gue dimana??? koq g nongol, sumpah daebak! ditunggu updatenya yah..

    gak boleh lama-lama!*hakim ketok pala(gue)

  13. gua bingung mau komen ape? kok hyobyung jd menghindar dari sehun yak?! bukannya langsung dinikahin aje , kan udah begituan. kekekekekekek~ gua request dong si hyobyung hamil yak gara2 perbuatan sehun. jd kayak twilight gitu. kan klo twilight anaknya setengah vampire , kalo ini setengah mutan. gmna jd nya yak?!

  14. akhirnya di post juga…
    author ffnya makin daebak, ceritanya makin hari makin menegangkan, walaupun ncnya cuma nyempil doang tpi aku lebih suka sama jalan ceritnya hehehe
    itu si taemin ngapain nyariin seorin?? nanti kai sama taemin bersaing ngerebutin seorin lagi walaupun si taemin itu niatnya jahat sama sseorin siapa tau nanti malah jadi suka -___-

    di tunggu kelanjutannya thor terus jangan lama” di postnya😄

  15. akhiirnyaaa datang juga part miina~chanyeol \(‾▿‾\) \(´▽`)/ (/‾▿‾)/ -_-
    omegosh~ taemin sama jjong tiba” muncul dengan ekspresi begitu gara” dapet ide perfom mereka di internet war? omg~ -_-

  16. akhiirnyaaa datang juga part miina~chanyeol \(‾▿‾\) \(´▽`)/ (/‾▿‾)/ -_-
    omegosh!!! jjong taeemiiin kenapa tiba” muncul dengan xpresi begitu? gara” dapet ide perfom mereka di internet war?? ckckck~

  17. YA ALLAH TBC LAGI??? HUAAAAAA :((( seperti biasa waktu lagi rame-ramenya tbc,lama-lama gw benci kata tbc *lebe* min lanjut minnn

  18. TAEMIN????????

    KENAPA MUTAN ADA LAGI??????

    TBC???

    Uukh… padahal ingin langsung ending.. #eh?

    Ngomong2, gimana Xiu oppa??

    Aku kan juga Xiu Min.. alias Xiu oppa…😥

  19. wahaha,mian thor,gw bacanya ngebut dari part 1 ampe 16,makanya baru sekarang komennya.
    request nc nya chanyeol-minah sama hyobung-sehun atau gak tao-hyobung ya author yang baik hati :D#colek author,sogok pake sehun,plakk

  20. duh kenapa ada si tetem??? u.u
    duuhh thorr nggak sabar ni baca next-next chapternya..
    btw aku nungguin chap ini. keluarnya lama bgt..
    hehe.. semoga next chapternya bisa cepet di post yaaaa….:D

  21. LANJUT EONNI!!! Eh apaan, itu taemin mau ketemu seorin? Seorin cuma buat xiumin! Muehehe…ngomong2 xiuminnya mana eonni? Akunya udah kangen berat sama xiumin-seorin nih huhu;’. Eonni nanti hyobung sama sehun aja yaa;3 gatau kenapa aku seneng aja sama pair mereka:3 CHANYEOL-MINAH…couple tersarap yastaga…..haha. Suho-Sungtae kelanjutannya gimana eon? Ah penasaran~

  22. annyeong author keceee..^^
    aku baru sampe blog ini loh. dan ini fanfic pertama yang aku baca. daaaaaaaaan KEREN ><!!
    mianhe ya eonni author, dr semua part aku baru komen disini, karena aku nyasarnya disini^^
    keren thor ceritanya, harap lanjut segera yaaa🙂
    gomawo~

  23. aaaaaaaaaa authornya daebak!! ayo part 17 ditunggu u,u aku ngefans sama authornya…….. ngefans banget, ceritanya keren bgt !

  24. huaaa thor aku new readers ^^ dsni suka banget sama karakter luhan dan sehun bener2 bikin terbang hehe ._. diunggu lanjutanya good luck ya ^^

  25. kyaaaaa author yang kece badai..
    disini kris jelek ga muncul yah??😦 wlopun disini dia gimana gtu dia tetep bias ku…hehe, karakternya ke belakang keren tapi kurang tegas.. -_-
    ada taemin😄 *hug* *diseret kris
    tpi bener ya.. si tetem frontal bgt lgsng bilang klo tujuannya seorin… jelas nantang kai itu mah :O
    aku kangen xiumin… please… hidupin lagi atau ada miracle terserah apa gtu deh thor😦
    trus hyunra gmna tuh?? kasian dia di sel😦 baekki oppa jga kemana?? arrgggghhhh!!!
    yg jdi intermezzo minah-chanyeol😄 mereka lucu :3 hohoho
    next part bener2 sngt ditunggu lho.. cptan update ya ^^ gamsha~

  26. aaaaaa~~! keren. baru nemuin ini ada ff nc yg kga fokus ke yadongnya doang.. ceritanya berasa bgt.. doh. pokoknya keren.. keknya, bgus ni epep di jadiin pilem.. wk
    lanjutannya, cepetan di publish thor.. penasaran akut~!!><
    lanjutkan !!

  27. aaaaaa~~! keren. baru nemuin ini ada ff nc yg kga fokus ke yadongnya doang.. ceritanya berasa bgt.. doh. pokoknya keren.. keknya, bgus ni epep di jadiin pilem.. wk
    lanjutannya, cepetan di publish thor.. penasaran akut~!!><
    lanjutkan !!

  28. Suka banget minah chanyeol couple .. Aokaokaok
    Hahhhhhh akhirnya seorin juga? Cieee
    Kai kek nya suka ame seorin, haft semoga xiumin tenang dialam sana *Amin
    Hahahha
    Penasaran sama tujuan abang tetem nyariin si seorin, Mau diapain coba?
    Haft suho jan malu2 dong, padahal mau.. Haha *digetok suho*
    Next part jan lama2 ya thor🙂
    Keep write🙂
    DAEBAK !! Fighting🙂

  29. aduuhh…
    makin gawat nii..
    taemin oppa pke acara sklolah d’yeonshim lagi….
    tapi makin gawat psti makin seru😀

    d’awal baca agak mual… otak, jantung,, iii…

    ttp smangat ..😉

  30. Aaaaa ! ff terbaik , terWow yg pernah aku baca!
    nemu ff ini yg part pertengahan, jadi penasaran. Langsung dibaca dari part 1- 16 sampai jam 3 pagi min!!
    Daebak!

    Lanjutin yah min!! Jangan cepat End yah… Sayang banget kalo cepat End, konfliknya udah bagus gini.

    Paling suka Kris – Hyerin dan Luhan – Riyoung couple >_< so sweet banget
    mungkin krn bahasanya yg rapi. ngena banget di hati !
    pokoknya suka banget 2 couple ini.
    Kris – Hyerin dan Luhan – Riyoung

  31. thor, aku mengikuti fanfic mu dari chapter 1. gk sula kd siders, bukan type ku, kcuali benar2 emg lg malas komen #duagh

    denger2 udh chap 17 yak??? dan jujur saya sbenarny gk ngerti cara komen dan like ff ini, hehehe ….

    suka deh sm SUHO-SUNGTAE moment nya …..
    gregetan tiap baca ff mu thor … mau dicipok rasanya *eh

    lanjut smpe END ya thor :)))

  32. Hah Ά̲̣̥​ϑǎ̜̣̍​ taemin juga!!!
    Ŧǻρί kayaknya dia akan jα̲̅ϑΐ jahat Ɣää disini
    Kasihan banget sih uri taeminie
    Padahal dia kan imoooeettttt bangetttt

  33. ya ampuun ..
    taemin kok bisa muncuul ?? makasiih banyak thor udah munculin taemin, biarpun perannya antagonis .. jeongmal gomawo ><

  34. wahh sadis.. bahkan ada yang lebih kejam *taemin jonghyun* sampai makan mayat idup *tunjuk gain*
    seru nih crita udah mulai ke kai tapi kenapa ada kembarannya :3

  35. Omonaaaaa~~ tetem-nya jahat, dino ih jiji gue bayangin lu makan si gain hueeeeek nafsu makan langsung ilang -_____-
    Etdah junmen macem gantungin sungtae, sian sungtaenya
    Nahloh itu tetem masuk sekolah, tujuannya pen ketemu seorin? Bukannya belajar yak ;u;
    Lanjutbaca~~~~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s