FF/ SPECIAL BOYS/ EXO/ PART 15


Tittle: special boys part. 15
Author: AlvianyHwang
CAST:
+ Nam Seo Rin
+ Kim Jong In (KAI)
+ Kim Xiu Min
+ Choi Min Ah
+ Park Chan Yeol
+ Baek Jae Ah
+ Bang Hyo Bung
+ Oh Se Hun
+ Cho Hye Rin
+ Kris Wu
+ park Joo Yi
+ Park Ri Young
+ Park Hyun Ra
+ Park Sung Tae
+ ALL EXO MEMBERS
GENRE: supranatural, life, romance, NC

image

When this night passes, it’ll become tears to wipe off – tok tok tok^
If that silver moon sets, will it disappear – Your scent that still remains?
Will the dream-like memories also scatter?
Like rain drops, far away, tok tok tok

Kiss me baby I’ll must be stay here Day by Day
Whisper that you love me
Kiss me baby Just you can take me Day by Day
Before my tears dry up
(Day by day by. T-ARA)

*

Author pov

Mata D.O detik itu juga tak bisa berhenti melotot, urat-urat di keningnya hampir terlihat.
Dilepasnya kacamata yang sedari tadi terangkai dimata bulat besarnya itu.
Ia mengabaikan berkas-berkas soal para murid yang seharusnya masih ia penatkan.
Matanya tak bisa berpaling dari layar tv.
Melihat sosok yeoja yang sangat ia kenal dan selalu ia perhatikan.
“Geotjimal.” Gumam d.o masih tidak bisa mempercayai berita yang terdapat di layar tv itu.
Hyunra dan kasus pembunuhan sadis yang ia lakukan.
Membunuh dimalam dingin bersalju.

*

“apa itu benar?”

“Ne. Kudengar sudah dari awal hyunra bersikap aneh. Dan kau lihat tingkahnya selama disekolah? Dia sudah tidak ceria lagi seperti dulu.”

“Apa jangan-jangan dia malah sudah membunuh orang sebelumnya?”

“Hiiii. Mungkin itu permasalahan dari sikap murungnya!”

Pembicaraan teman sekelas jaeah soal hyunra terus terjadi.
Bahkan berita ini sudah tersebar diseluruh surat kabar dan mading sekolah.
Hal ini terjadi karena hyunra juga tak bisa berkata apa-apa ketika di interogasi. Bukan karena ia takut karena telah melakukannya. Bukan, tapi lebih tepatnya ia masih menderita trauma besar karena kejadian berdarah itu.
Jelas seharusnya hyunra adalah korban, bukan tersangka.

Jaeah meremas roknya. Hingga pada hentakan keras ia beranjak dari duduknya. Beberapa teman sekelasnya melihat sosok jaeah yang meninggalkan kelas dengan langkah keras berdegum. Seakan tahu kemarahan yeoja itu.

Ketika melewati koridor tak sengaja mata jaeah menangkap sosok luhan yang juga berjalan kearahnya.
Luhan menghentikan langkahnya menatap jaeah, begitupun dengan jaeah.
“Aku sudah mendengar soal hyunra.” Ucap luhan pelan. Jaeah tak bisa menelan ludahnya.
Dadanya teramat sesak.
“Kita bisa menyelamatkannya.” Ucap luhan sekali lagi mencoba memberi jaeah kekuatan. Dia sudah sangat tahu persahabatan antara jaeah dan hyunra yang telah berlangsung lama.
Jaeah menatap mata penuh khawatir luhan. Ia mendengus.
“Kau urus saja riyoung dan niatmu untuk menjadi manusia itu. Itu lebih penting. Aku bisa mengurus hal ini sendirian, tanpa campur tangan mutan.”
Luhan terdiam mendengar jawaban telak jaeah. Hingga jaeah berjalan meninggalkan luhan yang masih terdiam.

**

Sungtae pov

“Sedang mengurus apa?”
Perhatianku teralih ketika mendengar suara namja dari belakang. Aku menolehkan pandanganku dan seketika melihat suho yang tersenyum kearahku.
Aku mencoba membalas senyumnya meski masih ada sedikit keraguan.
Suho ikut melirik apa yang sedari tadi kubaca di papan mading. Tentu dia tahu tak ada hal yang kulakukan.
“Soal pembunuhan itu ya?” Gumam suho tetap menatap ke arah berita dalam mading itu.
Aku menatap suho dalam kebisuan, hingga kualihkan lagi tatapanku pada papan mading.
Berat rasanya lidahku untuk menanyakan sesuatu. Tapi aku sudah sangat yakin sekali dengan perkiraanku.
Suho kini yang memandangku. Aku tahu keningnya berkerut ketika melihat mukaku yang tampak pucat.
“Apa.. ”
Suho yang tampak ingin mengucapkan sesuatu kembali mengunci mulutnya ketika mendengar kalimat yang keluar dari mulutku.
Suho menatapku, tetap menunggu kalimatku selanjutnya yang seperti terpotong.

Suho pov

“Ini semua perbuatan mutan?” Sungtae menatap kearahku.
Sedetik itu juga aku mulai susah untuk bernafas. Pertanyaannya telak membuatku hampir menjatuhkan ponselku yang masih ada dalam genggaman.
Aku lupa jika yeoja dihadapanku ini sudah mengetahui semuanya tentang mutan.
“Suho?” Tegur sungtae lagi Lebih membuatku tergugup sekarang. 
Pandangan sungtae memang tidak menyiratkan rasa takut. Namun aku tahu mata ingin tahunya.
Juga mata keraguannya akan diriku yang sebenarnya.
“Suho. Apa kau takut aku akan benci padamu?”
Tatapan sungtae padaku sedikit melunak.
Aku menatap sungtae. Aku tahu ia sudah berjanji untuk tidak takut padaku atau menjauhiku. Tapi~
Drrrttttt….
Aku tertegun mendengar suara yang asing diantara kami. Suara getaran.
Aku melirik ponselku. Namun bukan ponselku yang bergetar. Begitupun juga dengan sungtae yang kembali memasukan ponsel disaku roknya lagi.
Hingga tatapanku terarah pada kaca dijendela mading.
Kaca itu bergetar dengan sendirinya. Sungtae juga menyadari hal itu. Ia melirik sekitarnya, namun tak ada getaran yang sama.
Kaca mading itu semakin bergetar hebat. Perasaanku mulai tak enak.
Dengan langkah cepat kupeluk sungtae
PRANGGGG!!!!!
kaca itu pas pecah membaur seperti meledak dengan sendirinya kearah aku dan sungtae.
Kupeluk sungtae semakin erat dengan mata terpejam.
Tak akan kubiarkan segores luka kecilpun mengenai kulitnya. Sungtae tampak gemetar dipelukanku.
Hujaman kaca itu berakhir.
Aku tetap memeluk sungtae dengan erat. Kini lebih erat menyadari yeoja itu menangis.
Ia menatapku dengan mata menangisnya.
“Su-suho..” ucapnya lirih menyadari aliran darahku yang mulai tertetes. Semua murid-murid dan guru berlari kearahku. Hingga sedetik kemudian kurasakan tubuhku yang menyentuh tanah dengan keras.

*

Author pov

Perhatian hyobung pada buku-buku didalam rak teralih ketika melihat ekspresi sehun yang mendongkakan kepalanya. Namja itu mengalihkan perhatian dari komik yang tengah dibacanya.
“Ada apa?” Tanya hyobung kemudian. Membuat sehun kembali menoleh pada hyobung.
Namja itu menggeleng dengan muka ragu.
“Kau mendengarnya?” Tanya namja tinggi itu lalu.
“Tidak.” Hyobung menggeleng. “Memang mendengar apa?”
“Gemuruh besar. Seperti ledakan.”
Hyobung kini mengerutkan keningnya. Terlalu banyak hal-hal aneh yang ada dipikiran sehun. Tapi untuk yang sekarang?
Sehun masih mencoba memicingkan pendengarannya membuat hyobung menggeleng dan kembali melanjutkan pekerjaan merapihkan buku di rak.

“Masih lama?”
Pertanyaan sehun kembali membuat hyobung menoleh. Hyobung berdecak dan membetulkan letak kuncirnya.
“Kau duluan saja jika mau. Aku tidak memintamu untuk menemaniku.” Hyobung membalas ucapan sehun tetap seraya merapihkan buku-buku di rak. Ya, sebagai hukuman dari gahee songsaengnim karena mendapat nilai jelek diulangannya.
Sehun yang sekarang berdecak. Hyobung melirik sehun dari ekor matanya. Ini kali pertama ia melihat sehun berdecak seperti itu. Ternyata namja itu bisa kesal juga ternyata.
“Kau duluan saja.” Ujar hyobung lagi. Jemarinya sedikit membuka buku novel yang ia raih dari lantai lalu kembali menaruhnya di rak.
“Aku tidak bisa meninggalkanmu sendiri, sedangkan chen masih berkeliaran.” Ucap sehun.
“Chen?” Hyobung melirik sehun.
Sehun menatap hyobung dengan lamat. Jauh dari kesan polosnya.
Jujur, jantung hyobung sedikit bergetar saat itu. Hyobung mengalihkan perhatiannya lagi pada bukubukunya.
“Chen itu mutan yang ingin memusnahkan manusia yang tahu menahu soal keberadaan mutan. Contoh korbannya itu seorin.”
Terang sehun pelan.
Hyobung kembali tertegun. Dengan hentakan keras hingga menyenggol rak hyobung menoleh kearah sehun.
“Jangan berca-”
“AWAAAAAS!!!!”
teriakan sehun dan langkah namja itu kearah dirinya membuat hyobung terdiam. Sehun mendorong tubuh hyobung hingga pas melewati buku-buku tebal yang berjatuhan.
Namun kini posisi sehun yang tepat berada diatasnya. Mencoba melindungi yeoja itu.
Jantung hyobung kini bergemuruh hebat ketika sehun mengangkat wajahnya dan menatap hyobung setengah meringis.
“Gwaenchana?” Tanya sehun tetap menatap hyobung dan tidak beranjak dari tindihannya pada hyobung.
Hyobung tergugup. Sungguh sulit untuk mengucapkan sesuatu.
Muka sehun sangat dekat sekarang. Bahkan ia bisa merasakan hembusan nafas berat sehun yang panas.
“G-gwaenchanaaaa!” Jawab hyobung dengan nada gugup.
Hyobung mencoba mendorong pelan sehun agar namja itu beranjak dari atasnya.
Namun sehun seperti menahan dorongan hyobung dan menatap hyobung sangat lamat.
Sehun meraih rambut hyobung dan mengelusnya. Wajahnya ia dekatkan lagi, membuat hyobung sukses tidak bisa bernafas dengan benar.
“Hyobung.ah~ apa kau tahu alasan lain aku ingin melindungimu dari para mutan?” Tanya sehun dengan nada lembut dan agak manja.
Hyobung ingin mati rasanya. Ia tahu mukanya sudah sangat memerah sekarang.
“Kau ingin uangku? Membalas pukulan bolaku dulu? Memperbudakku?” Duga hyobung dengan asal dan nafas tercekat.
Sehun diam tanpa ekspresi melihat hyobung. Lalu dia menggeleng.
“Kalau begitu jangan dikasih tau.” Sergah hyobung takut. Wajah tao entah mengapa terus terlintas dipikirannya.
Sehun mengerutkan keningnya.
“Kalau melalui perlakuan?”
Sehun semakin mendekatkan wajahnya. Muka hyobung memanas begitu saja.
Hingga perlahan namun begitu cepat sehun menempelkan bibirnya pada bibir hyobung. Hyobung melototkan matanya. Ingin mengelak namun entah mengapa tenaga sehun sangat kuat untuk namja polos sepertinya.
Badan hyobung ingin mengelak namun hatinya entah mengapa terasa berdesir dan menginginkannya.
Hyobung berhenti mengelak dan memutuskan pasrah pada perlakuan sehun.
Tadinya hanya sebatas bibir yang tertempel dan bergerak-gerak.
Terkesan manis dan lugu.
Hingga perlahan bibir sehun mulai melumat bibir hyobung dengan ganas, ia merasa dapat lampu hijau dari yeoja itu.
Nafas sehun tersenggal berat dan memaksa hyobung membuka mulutnya.
Hyobung membuka mulutnya dan kembali dengan ganas sehun melilitkan lidahnya pada lidah hyobung. Menjilat setiap gigi yeoja itu dan menjelajahi jawline hyobung brutal.
Hyobung keteteran mengimbangi lumatan sehun yang sangat basah dan agresif.
Bahkan ia mungkin sudah menelan saliva sehun, begitupun dengan namja itu.
Tangan sehun perlahan meraba sekitar dadanya. Badan hyobung bergetar hebat merasakan sentuhan sehun yang mulai intim.
Bahkan namja itu sudah menghisap habis lehernya dan memberi tanda bercak merah yang mungkin akan tak akan hilang sampai 4hari.
Hyobung memejamkan matanya merasakan remasan sehun yang teratur pada dadanya. Mengigit bibirnya dengan sesekali desahan kecil.
Ia tak bisa mengelak, sentuhan sehun terlalu nyaman untuk ia elak.
Sehun sudah tidak bisa menahan keinginannya lagi. Padahal tadinya ia hanya ingin mencium hyobung. Namun desahan yeoja ini membuatnya gila dan lupa diri.
Jemari sehun dengan tak sabar membuka kancing seragam hyobung, nafasnya terengah menahan rasa nafsunya yang sudah memuncak.
CKLEK
Pintu perpustakaan terbuka. Hingga dua sosok manusia yang tak lain adalah minah dan chanyeol menjatuhkan cola mereka berdua setelah melihat apa yang ada didepan mereka berdua.

**

“Bagaimana kabarmu?”
Jaeah menatap hyunra dari balik kaca pembatas tahanan.
Wajah hyunra masih sayu dan kosong. Luka dipahanya tak kunjung membaik ketika jaeah lihat yeoja itu masih menggunakan kursi roda.
Hyunra tidak menatap ke arah jaeah. Muka yeoja itu sangat pucat.
“Apa kau sudah makan?” Tanya jaeah lagi, berharap hyunra akan membalas pertanyaanya meski dengan anggukan.
Yang diharapkan jaeah akhirnya terjadi. Dengan pelan hyunra mengangguk dengan tatapan kosongnya.
Jaeah tersenyum.
“Dengarkan aku hyunra.” Jaeah meraih tangan hyunra dari bolongan kaca pembatas.
Menatap hyunra sekuat mungkin.
“Aku.. percaya kau bukanlah pembunuhnya. Aku tahu, kau tidak akan melakukan hal itu. Apalagi membunuh bosmu dan soojung.” Ucap jaeah pelan dan selembut mungkin agar tak menyinggung perasaan hyunra.
Namun pupil hyunra tiba-tiba membesar. Hyunra menoleh kearah jaeah dengan muka tegang penuh ketakutan. Jaeah menatapnya bingung.
“Kau bilang bosku dan soojung?” Hyunra menatap jaeah. Jaeah mengagguk tegang dan penuh rasa penasaran.
“HANYA BOSKU DAN SOOJUNG?” teriakan hyunra tiba-tiba memekik. Jaeah tersentak kaget.
“AKU SUDAH MEMBUNUHNYA! WANITA BERAMBUT PENDEK ITU! MUTAN ITU! DIA SUDAH MATI! DIA SEHARUSNYA SUDAH MATI!” pekikan hyunra semakin kencang. Beberapa polisi menahan tubuh hyunra dan memaksa hyunra kembali memasuki sel.
Kini hanya jaeah yang terdiam memikirkan setiap kata yang keluar dari mulut jaeah.
Dia sudah membunuh wanita berambut pendek itu? Mutan itu?
Jadi tujuan kata hyunra itu seharusnya korban ada 3 orang. Termaksud orang yang dimaksud hyunra.
Tapi, kenapa keterangan yang terdapat disurat kabar hanya 2 orang yang tewas?
Jaeah meraih kepalanya yang terasa penat.
Apa permainan chen sebenarnya?

tbc

About fanfictionside

just me

59 thoughts on “FF/ SPECIAL BOYS/ EXO/ PART 15

  1. woahhh daebak….
    oh iya, author FF pesanan saia udh apa blom…?? ._.
    tp klo blom ga apa2…! ^^ aq ga maksa… ^_^

    lanjutin…! ^^ sehun *mimisan* yaaaah itu namjaku *PLAKKKK* abaikan -..-

  2. ff daebak! jujur aku dulu gk berani baca ff, tp ff ini punya jalan cerita yg bagus, movie banget😀 part selanjutnya jgn lama2 ya u,u
    ah sayangya D.O udah sama hyunra, coba sama rihyun (me) ㅋㅋㅋ

  3. saatnya berkomentar,
    Sehun~ omg tdk mengatakan tapi melakukan tindakannya yang kaya gtu,
    Hyobung jadi suka sama sehun ya thor ntar? Gara2 ketimpuk bola ? #eh

    Ditunggu kelanjutnnya ya😀

  4. lah? ceritanya pendek amat ._.
    eh? hyobung~sehun nc17 ahaha😄 ga bisa bayangin .-.
    dan part miina~chanyeol pun cuma numpang jatohin cola doang -_-

  5. kyaaa author kenapa ceritanya pendek aku belom puas bacanya u,u
    untung aja itu bagian ncnya sehun dikit doang😄
    di tunggu kelanjutannya thor >< jangan lama" ya thor post ffnya😀

  6. Aaaaaa keren makin kesini makin seru ceritanya mihihi. Btw, aku yang di twitter itu loh thor yg @dersapramesya ehehehe. Yang waktu itu mentionan sama author #mungkinauthornyalupa. Ok, ditunggu chap selanjutnya^^

  7. PENDEK AMAT THORR -_- ak g bosen baca ffny tp bosen nungguin kpn next chap dipublish, sumpah lama bgt thor ._. Oya Sehun udah ada dkit nc.ny trus Kai.nya kapan? Kyaknya bisa sampe part 20 ini😀

  8. AKU TELAAAATTTT…!!!
    .mana Kris ?? Mana Seorin ?? Mana Chen ? Gmna nasib ny Xiumin ?? Bner2 g bsa hdup dy ???
    .yg ‘kaca bergetar’ td ulah ny Chen y ?
    .Sehun, hah, sudahlah, aku g mau ng0men part ny dy.
    .whattt ?? Jd Gain g mati ?? Kok bisa ?? Pny brpa nyawa ??
    .part ini kependekan Author…! *mencak mencak*

  9. waaaaa….tau tau uda part 15 aja😀 part 14 keren yang ini makin kereeeeeeeeennnn (y) tp masih tetep ya si chenchen jahat T^T
    btw ini kapan Tao keluar lg?dy couplenya sapa sih ntar?soalnya cuma dy yang kisah cintanya ga begitu keliatan.
    lanjutkan thor!saya tunggu selalu

  10. Waaww xDDD kereen thooor!!!!Daebak bangeettt!!! ohh yaa Lanjutanna kapan inii??????? Penasaraaannn xDDDD ~~ Kalo bisa dipercepat yaa thoorr xDD

    oh ya…aku reader baru disini😄 Salam kenaall~

  11. akhirnya part 15 nya keluar :’)
    #terharu (?)

    makin keren thor.. >_<

    Gain nya g tewas ?? omo..
    Hyunra di penjara ?? kasian banget.. T_T
    #puk puk Hyunra

    sangat ditunggu kelanjutannta thor ^^

  12. Author sayangs (╥﹏╥) semangat yaa ngelanjutinya… Jangan lama-lama… Aku udh pnasaran bgt soalnya sama khidupan slanjutnya xiu, suho, D.O… FIGHTING !!! °\(^▽^)/°

  13. Whooooaaa SI URI MAGNAE YADONGAN… Psti d ajarin Luhan nih…-_-”
    DAEEEEBAAAKKKKKK THOR……….

    Tpi mna Seorin ama Kai???

    Part in krang pnjang thor…T,T
    Poor… HYUNRA….
    #jmbak rmbut Chen,,,

    NEXT PART D TUNGGGGGGGGUU BNGET THORRRRRRRR…..>0<

  14. emmm,mian y thor aq gx c0mment d stiap chap,,’-‘v
    langsung baca2,cs dh pnasrn m tiap chap”a

    crta”a bagus…aq suka bgt l0h…cs ni ff exo prtma bagiku..trksn waah…kkk

    yg kusuka couple d ff ni tu,,kris ma hyerin,,h0h0h0
    aq sllu fokus ma couple ni…

    Oh yah..knpa xiu hrs mati??T.T
    padahal aq lbh suka xiu ma seo…huhuhu
    tp xiu”a prgiii hwaaaa

    ah ya,,ni kn pemeran utma”a seorin ma kai,v aq ngrsa crta mrka sdkt d banding yg laen…hehehe
    #hanya aku yg ngrasa ya? ._.

    Trus2,NC”a kuraaaaang bnyk..pgn NC kris ma hyerin lagi…bwahahaha
    #yadongakut😄

    O yah..chap 16″a blm kluar ya???
    Aku tgu l0h,cepet ya publis”a…hehe :>

    dan kalo bisa,balikin Xiumin ya thorr😀
    hohoho,
    psst..psst..
    #bisik2
    nc”a bnykin o.o
    #plaakk

    maaf k’bnykn k0men .-.

  15. annyeong~ saya new reader😀
    udah baca sih dari part 1 tapi baru sempet komen
    jeongmal mianhamnida…
    daebak bgt ceritanya, jadi makin penasaran
    endingnya gmna ya?
    author fighting! ^^

  16. aaaaaaaaaaaaaaaaahhhh gila lo min!
    knapa bersambungnya slalu kayak gini????
    gue penasaran setengah mampus nih!
    duh sehun T_T
    xiuminnya balik dong min.eh,tapi kalo xiumin balik kai gimana dah?
    doooooooh jadi galo sendiri kan gue!!
    daebaklah min.lanjutkan!
    btw,mau dibikin ampe brapa chapter ini
    ??

  17. Ngebut baca 15 part. Maaaaaaaf bgtttt baru comment disini hhi sumpah aku gak rela xiumin nya etong😦 plis xiumin idup lg dong hhu terus ceritanya sehun jg dibanyakin lg hhe ditunggu part selanjutnya :))

  18. Kasian banget hyunra dijadiin tersangka padahalkan seharusnya dia itu korban😦. Oh iya eon, kabar nya couple kaiseorin gimana? HahahaaXD. Semangat update ff nya eon^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s