FF NC/ EVERYTHING WHAT YOU DO/ sungkyu INFINITE


FF ini pernah aku posting di koreanNC sebelumnya, jadi kalo ada yang sebelumnya ngeliat ff NC ku yang satu ini, itu berarti authornya aku ya 🙂
yang user name authornya AlvianyHwang :*

cast :
+ Kim Sung Kyu INFINITE
+ Han Je Ra
+ ALL INFINITE MEMBERS
genre : NC21, yadong, osneshoot
author : ALvianyHwang

@infinite dorm

JERA POV

Mungkin ini terlalu aneh untuk sebagian remaja perempuan. Ketika hidupnya harus terelakan untuk tinggal bersama sekomplotan pria. Namun itulah yang jelas terjadi padaku.

Tentu ada alas an untukku tinggal di sebuah dorm bersamaan dengan 7orang pria yang jabatannya sendiri bukan sebagai orang biasa. Mereka adalah idol group yang sedang naik daun di korea.

Tentu semua tahu dengan INFINITE, namun memang dari diriku sendiri aku tidak terlalu peduli dengan hal itu.

Salah satu alas an ku berada disini bukan karena aku menyukai mereka. Tapi karena aku mempunyai sepupu lelaki yang memang personel dari boyband itu, dongwoo.

Dan alas an berikutnya aku ada disini karena kedua orangtua ku yang tiba-tiba memutuskan untuk dinas berdua ke Tibet. Awalnya aku memang berencana untuk ikut sekalian berlibur.

Namun ternyata memang segala hal yang kita rencanakan selalu tak sejalan dan berjalan mulus.

Aku harus menghadapi ujian di sekolah dan terlebih tiba-tiba aku yang sakit panas ketika hari keberangkatan.

Hal itulah yang akhirnya membuatku menetap didorm mereka untuk sementara waktu sampai kedua orang tua ku kembali dari dinas.

Mereka mungkintahu betapa tak mandirinya diriku, bayangkan saja untuk membuat kopi sendiri saja malasnya minta ampun~~ -___-

**

Aku membaca majalah disofa ruang depan dorm dengan santai. Kopi kaleng tergeletak tak kusentuh dimeja. Sekarang aku hanya sendirian di dorm, yang kutahu mereka semua pergi practice dance karena dongwoo memberiku memo untuk memakan ramyun di rak dapur.

Namun aku sama sekali tidak menyentuh ramyun itu, ada ada saja namja satu itu ! masa pagi-pagi aku disuruh memakan makanan instant seberat itu -,-

Jadi ya inilah yang sekarang kulakukan. Hanya membaca majalah dan sebentar keluar tadi untuk membeli minuman kaleng.

Lagian jika mereka semua sudah datang pasti aku tidak berani untuk sering-sering keluar kamar. Aku terlalu takut untuk berbicara dengan mereka.

CKLEK

Tiba-tiba pintu dorm terbuka lebar disertai suara gaduh.

aku mengerutkan kening dan dugaanku tepat ketika sosok dongwoo pertama muncul dan menatapku dengan mengangkat alisnya.

Ternyata mereka sudah kembali dari practice dance. Aku berdiri dari dudukku.

Mereka tampak kelelahan dan merebahkan tubuh mereka dilantai.

“kau sudah makan?” Tanya dongwoo menatapku, dia merebahkan dirinya dilantai juga.

“belum, tapi aku memang tidak lapar~” ucapku . aku mulai melangkahkan kakiku kearah kamar.

“jera, kau mau ikut kita makan bulgogi tidak??” Tanya dongwoo lagi. Aku menghentikan langkahku dan menatap dongwoo.

“ani~~ aku mau tidur siang saja~” jawabku tersenyum. Namun tetap aku tidak menatap mata anak-anak infinite yang lain, aku hanya menatap mata dongwoo.

Padahal aku tahu mereka tengah menatapku.

“yasudah tidurlah~ biar nanti aku bungkuskan~” ucap dongwoo lago tersenyum. Aku membalas senyumnya dan cepat-cepat masuk kedalam.

Dan lagi-lagi aku tidak menatap kea rah anak-anak infinite lainnya.

AUTHOR POV

Jera menghentakan kepalanya seirama nada music yang dia dengarkan. Matanya terpejam dan memeluk bantal berbentuk kakinya.

Sesekali gumaman mengikuti lirik music terdengar di mulutnya.

Hingga dia tak sadar pintu kamarnya terbuka dan menampakan sosok namja berdiri didepannya.

Jera yang tidur dengan posisi tengkurap tidak menyadari kehadiran namja itu.

Namja yang jelas-jelas melihat sosok jera yang memakai tank top dan hotpants terlihat gelagapan dan

Mati-matian menahan nafsunya.

Tiba-tiba jera tersadar dan menoleh kea rah pintu kamarnya. Matanya terbelalak melihat sosok itu dan cepat-cepat melepas earphonenya.

“hoya oppa~~” ucap jera sembari meraih bantal untuk menutupi tubuhnya yang hanya menggunakan pakaian minimalis.

“oppa ngapain masuk?” Tanya jera pelan dan sedikit takut.

Sosok yang ternyata hoya itu mulai bias menetralkan dirinya dan berdeham.

“aku ingin membangunkanmu, kalau-kalau kau ingin kubuatkan ramen. Kebetulan aku ingin memasak ramen~~” jawab hoya sambil tersenyum.

Jera menatap hoya dengan lamat dan setengah berpikir.

**

Sungkyu membuka pintu dorm seraya bersiul. Matanya pun dia edarkan kearah ponselnya dan kembali memasukan ponsel itu kesakunya.

Diapun membuka plastic yang berisi bulgogiyang tadi baru dia beli dan merencanakan untuk memakannya dirumah.

CKLEK

Mata sungkyu berhenti menatap bulgogi dan menatap kea rah kamar jera yang terbuka. Tampak hoya keluar dengan berkeringat dan tergesa-gesa menuju kamar mandi. Hoya juga menatap sungkyu namun dia membiarkan sungkyu hanya menatapnya aneh.

“dia ngapain?” gumam sungkyu bingung dan mengarahkan tatapannya ke arah kamar jera yang masih sedikit terbuka.

Karena penasaran sungkyu pun beranjak dan menuju kamar jera. Pelan-pelan ia membuka pintu kamar jera, hingga terlihatlah yeoja itu tampak sedang terduduk dikasurnya dengan rambut aca-acakan.

Jera sadar sungkyu juga berada didepan pintu kamarnya dan menatap sungkyu dengan diam seakan gugup.

Sungkyu menatap jera aneh, memang diantara member infinite lain hanya sungkyu lah yang belum pernah berbicara dengan jera.

Kalau misalnya sekarang sungkyu berbicara dengan jera, mungkin ini kali pertama mereka berdua saling berbicara.

Jera sendiri sedikit takut dengan sungkyu. Alasannya hanya karena dia seorang leader dan saat pertama kali bertemu langsung dengan sungkyu pun jera langsung disambut dengan amarah sungkyu hanya karena saat itu tepat dimana sungjong melakukan kesalahan.

Kata dongwoo, sungkyu itu leader yang sangat baik dan punya hati yang lembut. Dia memang kalau marah seram, tapi marahnya itu tak akan bertahan lama dan terganti dengan senyuman manisnya.

Tapi tetap saja jera takut dan memutuskan untuk menjauhi sungkyu.

Dan sekarang jera tidak punya alasan untuk menghindar dari sungkyu, jelas-jelas kini leader satu itu tengah berdiri didepannya dan menatapnya seperti meneliti.

“a..a..ada apa oppa?” Tanya jera dengan nada gugup.

Sungkyu memicingkan mata sipitnya hingga semakin sangat sipit.

“tadi hoya dari kamarmu ngapain?” Tanya sungkyu penasaran dan melirik kearah kasur jera yang berantakan.

Jera tidak bisa langsung menjawab dan terdiam cukup lama.

“ini kan … gelang tangan hoya?” ucap sungkyu tiba-tiba dan meraih gelang tangan bewarna biru langit itu. Jera menatap gelang itu dan melotot kaget.

“kenapa ada di kasurmu?” sungkyu menatap jera dengan tajam dan tegas.

Jera tergagap dan tak bisa menjawab apa-apa , dia bingung mau menjawab apa.

Tiba-tiba sungkyu beranjak dan keluar kamar jera, membuat yeoja itu menghela nafas lega.

Namun jera masih takut dengan apa yang akan dilakukan sungkyu.

Sungkyu berjalan kearah kamarmandi. Berdiri tepat didepan kamar mandi. Memastikan hoya masih ada dikamar mandi atau tidak dengan cara mendekatkan kupingnya kepintu kamar mandi.

Dan beberapa detik kemudian tiba-tiba sungkyu dapat mendengar samar-samar eraman hoya dari dalam kamar mandi yang lebih pantas disebut desahan.

Sungkyu membuka pintu kamar mandi dengan cepat, tidak peduli dengan apapun yang akan dikatakan hoya nanti. Yang penting sekarang dia memegang kendali sebagai seorang leader dan harus memastikan apa yang terjadi diantara para dongsaeng2nya.

Hoya yang sadar dengan kelakuan sungkyu yang tiba-tiba membuka pintu kamar mandi tampak terkejut dan segera menetralkan dirinya. Tampak hoya membetulkan resleting celananya dan menatap sungkyu dengan mengelap mukanya sendiri dengan telapak tangan,.

Tampak jelas sekali kegugupan hoya.

“hyung ! kenapa kau tidak mengetuk dulu sih???” protes hoya dengan muka kesal dan cepat-cepat keluar kamar mandi. Hoya buru-buru memasuki kamarnya.

Dan kini tinggal sungkyu sendiri dengan berbagai pertanyaan di otaknya.

Apa yang dilakukan jera dan hoya?

**

JERA POV

Aku tidak bisa menelan nasiku dengan lancar ketika makan malam dengan anak-anak infinite yang lainnya. Bagaimana aku bisa lancar ketika sungkyu terus menerus menatapku dengan tajam.

Memang anak-anak infinite yang lainnya tidak menyadari dengan tingkah sungkyu.

Aku terus menundukan kepalaku menatap nasi yang terasa lama sekali habisnya.

Sesekali aku mencoba berani menatap kearah sungkyum, mungkin leader satu itu tidak menatapku lagi. Namun nihil, sungkyu terus menatapku dengan tajam. Sekalipun saat itu dia tidak sedang menatapku, tapi dia seperti tahu aku menatapnya dan menatapku balik.

Tatapannya memang tidak sinis atau seram, tapi tatapannya tampak tajam seperti menelitiku dan itu beribu kali lebih seram dari tatapan penjahat atau siapapun yang menakutkan.

Karena tidak kuat, kuputuskan untuk menaruh sumpit dengan tetap menunduk. Dongwoo menatapku.

“kau sudah selesai? Ya~ nasimu saja masih belum habis..” ucap dongwoo menunjuk mangkukku dengan sumpitnya.

“aku sudah kenyang, aku mau tidur..” ucapku lemas dan tetap menunduk. Anak-anak infinite lain menatapku.

“kau kenapa? Tampak lemas~ apa kau sakit??” Tanya dongwoo lagi menatapku teliti.

Sebentar aku menatap ke arah sungkyu.

SIAL ! dia masih menatapku dengan tatapan tajamnya.

Aku menggeleng dan tersenyum. “aku hanya ngantuk oppa~ mau cepat-cepat tidur…” jawabku pelan.

“jinja? Kalau kau sakit biar aku yang membuatkan kau bubur hangat …” ucap woohyun tersenyum

Aku menatap woohyun dan membalas senyumnya.

“tidak usah oppa~ aku sehat-sehat saja..” balasku dan mulai melangkahkan kakiku kearah kamar. Tidak berani lagi menatap sungkyu dan cepat-cepat menutup pintu kamarku.

Aku menjatuhkan tubuhku kekasur dengan kesal.

Pasti sungkyu salah paham dengan ini semua ! pasti dia mengira aku dan hoya berbuat yang tidak-tidak !

Ku gigit-gigit bantalku sendiri dan mengeram kesal dengan suara yang kupertahankan agar tak terdengar dengan yang lainnya.

SUNGKYU POV

Aku menatap kearah ponsel dan sibuk tersenyum-senyum sendiri mengurusi akun twitterku.

Mataku kembali teralihkan dari ponsel dan menatap woohyun yang tengah membawa mangkuk cukup besar.

“apa itu?” tanyaku membuat woohyun menghentikan langkahnya.

“bubur” ujarnya singkat. Kukerutkan keningku bingung.

“buat siapa?” tanyaku lagi, woohyun menatapku dan tepat berdiri didepan kamar jera dengan ancang-ancang ingin membuka pintu kamar itu.

aku mulai tahu jawabannya dan hanya diam melihat woohyun sudah masuk kedalam kamar jera.

Aku terdiam dengan ini semua.

Hingga tiba-tiba hoya keluar dari kamarnya dan menyadari keberadaanku. Dia tersenyum santai seperti biasanya dan duduk disampingku, menyomot snack yang ada dipangkuanku.

“urus twitter hyung?” tanyanya sembari melirik kearah layar ponselku. Aku hanya tersenyum dan mengagguk.

Kuputuskan kembali mengalihkan pandanganku kelayar ponsel. Namun pikiranku masih tidak bisa konsen dan terus bingung dengan sikap santai hoya.

Aku tahu hoya dan jera pasti melakukan ‘itu’ dan itu jugalah yang membuat sikap jera tadi sangat gugup didepanku. Tapi kenapa bocah satu ini terkesan biasa saja?

Sebentar aku menatap hoya yang tidak menyadarinya. Dia juga tampak memainkan ponselnya.

Aku mulai melirik kearah pusat junior hoya yang tampak memang besar.

Apa hoya sudah merasakan tubuh jera?

‘puas’ kah hoya dengan anak SMU macam jera?

Aku tersadar dengan lamunan bodohku dan dengan cepat menggelengkan kepalaku dan mengacak-acak rambut. Hoya menatapku dengan bingung.

“hyung kau kenapa sih?” tanyanya bingung dan sedikit menjauh dariku. Mungkin dia takut kalau-kalau aku kesurupan atau semacamnya (apa dah~~? -_____-)

Hingga tiba-tiba pintu kamar jera terbuka dengan cepat. Dan tampak woohyun dengan muka memerah dan berkeringat muncul dari balik pintu. Woohyun menutup pintu kamar jera dengan cepat.

Aku menatap woohyun bingung, dia sadar dengan keberadaanku dan hoya dan tampak cepat-cepat menetralkan dirinya sendiri.

“kau kenapa?” tanyaku menatap woohyun. Hoya tampak mendehamkan tenggorokannya. Aku gentian menatap hoya, dia tampak terkejut dan gugup.

“woohyun kau kenapa??” tanyaku lagi menatap woohyun. Woohyun menghelus pipinya dan menatapku.

“anii~~ gwaenchana~ kamar jera sangat panas, aku jadi keringatan..” jawabnya dengan tawa yang tampak dia paksakan. Aku tahu itu semua bohong. Padahal kamar jera kan ada ACnya dan itu jelas tidak mungkin kamar yeoja itu panas atau sebagainya yang membuat dia keringatan seperti itu.

Belum sempat aku bertanya lagi tiba-tiba woohyun sudah berjalan cepat kearah kamarnya dan menutupnya dengan cepat.

“ehm,, aku mau cari angin ..” ucap hoya dan beranjak. Aku balik menatap hoya, namun hoya tidak menatapku dan cepat-cepat keluar dari dorm.

Kini tinggal aku sendiri yang bingung. Apa yang sebenarnya terjadi?

AUTHOR POV

Jera memakan snack kentang keringnya dengan lahap sembari membaca buku dikamarnya.

Pakaiannya kali ini tidak minimalis, takut2 akan ada orang lain lagi yang masuk kekamarnya.

Kali ini dia juga tidak mendengarkan musik dan konsen ke bukunya itu.

“jerraaaaaa …” suara tiba-tiba mengagetkannya dan membuatnya menoleh kea rah belakang.

Tampak sungjong yang tersenyum riang masuk kekamarnya.

Jera membalas senyum sungjong ketika melihat namja cantik itu membawa plastik berisi snack2 yang tadi dia pesan dari sungjong.

“yeeeee!!” jera bertepuk tangan senang dan memutuskan menutup bukunya. Dia duduk bersila menanti plastic snack dari tangan sungjong.

Sungjong ikut duduk dikasur jera. Tidak ada kecanggungan diantara mereka berdua.

Memang member infinite yang paling dekat dengan jera selain dongwoo adalah sungjong. Mereka sudah seperti saudara yang apa-apa selalu curhat berdua dikamar jera.

Disaat mereka sedang asik memakan snack, jera menatap sungjong.

“jongie oppa~ apa kau tahu kenapa sungkyu oppa sangat membenciku?” Tanya jera dengan pelan. Sungjong menatap jera dengan aneh.

“eeeh? Membenci mu? Wae? Aku baru tahu~~~” ucap sungjong terkejut dan menatap jera.

Jera menghembuskan nafasnya yang terasa berat.

“mollayo~~ aku hanya merasa sungkyu oppa seperti membenciku, kadang dia menatapku dengan tajam dan menatapku dengan selidik. Aku hanya merasa risih saja ketika sungkyu oppa menatapku seperti itu.” Ucap jera dengan muka sedih

“ya ! kau jangan berpikir seperti itu jera~ sungkyu hyung itu adalah orang yang baik ! aku mungkin memang sering dimarahin oleh dia, tapi aku tahu dia itu orang yang sangat baik !” ucap sungjong.

Jera menggeleng dengan tegas.

“tidak untukku~ sungkyu oppa memang baik. Tapi kurasa dia baik tidak kepadaku.. aku bisa merasakannya oppa~” ucap jera kini dia menjauhkan snacknya dan menopang dagu dengan tangannya.

“ya~ jangan pesimis gitu. Mungkin sungkyu hyung hanya sedang penasaran denganmu. Sungkyu hyung kan memang tatapannya seperti itu. Tak ada bedanya dengan tatapan L hyung !” ujar sungjong menepuk pundak jera dan tersenyum. Dia mengedipkan matanya untuk membuat jera lebih baik.

“membicarakanku ya?” tibatiba sebuah suara memcahkan suasana riang mereka.

Jera dan sungjong menoleh, dan jera segera menghela nafas lega ketika tahu sosok itu bukanlah sungkyu. Tetapi L .

“aniyooo~~ jpercaya diri sekali kau hyuung !” sungjong memeletkan lidahnya dan disambut tawa L yang makin membuat mata sipitnya tampak segaris saja.

“waah ada snack dan tidak bilang-bilang~~” L melangkah mendekati mereka berdua dan meraih bungkus snack yang masih belum terbuka. Dengan gerakan cepat L membuka snack itu dan melahap snack itu.

“ya hyung kau tidak patungan membeli snack itu kan !” protes sungjong dengan muka tidak suka.

“jadi magnae jangan peit. Lagian kan ini bukan hanya uangmu, uang jera juga~” L menoyol kepala sungjong membuat namja paling muda itu semakin kesal dibuatnya.

Aku tersenyum menatap mereka berdua. Kasian sungjong. Hanya karena dia paling muda jadi dibegitukan oleh para hyungnya ! hehe

L pun menaruh snack itu.

“ya begitu ! cepat keluar ! kalau mau mengambil snack lainnya kau harus membayar !” sungjong melempar bantalan piglet kea rah L. dengan sigap L dapat menangkap bantalan itu dan melempar balik kearah sungjong.

“dasar magnae peliit !” L memeletkan lidahnya dan membuka pintu kamar, namun tiba-tiba L terkejut ketika melihat sungkyu juga membuka pintu kamar jera. Kini jarak L dan sungkyu sangat dekat.

“hyung ! kau membuatku kaget !” ucap L mengelus dadanya. Sungkyu hanya terdiam menatap L dan sungjong bergantian. Jera tampak tak bisa menyembunyikan muka takutnya dan menundukan mukanya.

L pun berlalu dari dekat sungkyu dan berjalan kearah kamar mandi. Sungkyu menatap L hingga sosok namja itu hilang dari pintu kamar mandi yang tertutup.

Kini gentian sungkyu menatap sungjong dalam diam dan tatapan menyelidik.

“hyung kau kenapa sih?” sungjong menatap sungkyu bingung. Sungkyu pun tetap tak menjawab dan melihat posisi sungjong yang duduk di atas kasur jera bersamaan dengan jera.

“hanya mencari tahu ..” jawab namja itu membuat sungjong tambah kebingungan.

Sungkyu pun berlalu meninggalkan mereka berdua, namun saat hendak menutup pintu kamar jera. Sungkyu masih terus menatap jera hingga pintu tertutup.

**

JERA POV

Aku membuka pintu kamarku dan berjalan kea rah kamar mandi. Dorm tampak sepi tak ada siapa-siapa. Pasti mereka sedang dance practice,

Itu sangat bagus jadi aku tidak perlu terus menundukan kepalaku karena ada sungkyu.

Saat hendak membuka pintu kamar mandi, tiba-tiba kenop kamar mand berputar dari dalam dan terbuka.

Jantungku terasa mau copot ketika melihat sosok sungkyu berdiri didepanku. Dia yang sebelumnya berada dikamar mandi.

Dia juga menatapku, kini aku tak bisa mengalihkan tatapanku darinya saking gugupnya.

Dia menatapku dengan tatapan tajamnya.

Aku pun tersadar dan tergagap. Dengan cepat aku melewatinya untuk masuk kekamar mandi. Dengan begitu akujadi bisa menghindar darinya.

Namun tiba-tiba dia menahan tanganku dan mendorongku hingga masuk kedalam kamar mandi bersama dengannya.

Sungkyu mengunci pintu kamar mandi. Dan dengan gerakan cepat juga dia mengunci badanku dengan tubuhnya yang dekat denganku. Menyudutkan ku di tembok.

“a..a..apa yang oppa lakukan??” tanyaku gugup dan menatapnya. Wajahnya kini tampak dekat denganku. Hanya berjarak beberapa sentimeter. Dengan matanya yang menatapku tajam.

“apa kau melakukan itu dengan lebih dari satu namja??” tanyanya membuatku terkejut. Aku menatapnya, namun segera ku alihkan wajahku lagi kearah lain. Wajahnya terlalu dekat. Bahkan jika aku salah bergerak sedikitpun bibirku bisa menyentuh bibirnya.

“a.apa maksudmu oppa???” tanyaku bingung tanpa menatap ke arahnya.

Dia menatapku lebih tajam dan tiba-tiba tertawa pelan.

“jangan pura-pura tidak tahu. Saat itu kau men-servis hoya kan? Lalu woohyun~ disusul sungjong dan L… “ ucapnya setengah berbisik kea arahku. Aku membelalakan mataku.

“APA YANG KAU KATAKAN !?” kini aku tidak peduli dengan jarak wajah kami yang sangat dekat dan menoleh kearahnya. Benar saja bibir kami sedikit bersentuhan, untungnya dia menjauhkan wajahnya sedikit namun tetap mempertahankan kedekatan wajah kami.

“APA YANG KAU PIKIRKAN ! AKU BERANI BERSUMPAH AKU SAMA SEKALI TIDAK MELAKUKAN APA-APA DENGAN MEREKA ! SEMUA YANG KAU LIHAT HANYA SALAH PAHAM !” hardikku kesal dan tak bisa menahan emosiku. Apa aku sudah terlihat sangat rendah dimatanya?

Ia terdiam menatapku dengan tatapan menyelidiki mataku. Aku pun tak mengalihkan tatapannya dan balik menatapnya tajam,agar dia tahu tak ada kebohongan dari mataku.

“jadi kau tidak melakukan apapun dengan mereka?” tanyanya namun tetap tampak santai, tak ada rasa bersalah sedikitpun dari nada bicaranya.

“NE ! NE ! NE ! APA AKU PERLU BERSUMPAH HUH??” teriakku kesal member gauman di kamar mandi ini.

Sungkyu menatapku. Dia kembali mendekatkan wajahnya kewajahku, kini menjadi SANGAAAT dekat.

“kalau begitu boleh hanya aku yang mendapatkannya?” tanyanya setengah berbisik.

“mak maksud mu?” tanyaku balik dan bingung.

Perlahan tangan sungkyu terangkat kearahku, aku memejamkan mata takut-takut dia akan menamparku. Tapi tunggu apa hak dia untuk menamparku?

Hingga beberapa detik kemudian aku sudah bisa merasakan sentuhan tangan sungkyu dipipiku. Aku membuka mataku pelan dan melihat kearahnya. Dia menatap kearahku dengan tatapan dalamnya.

Mata sipit yang menjadi point seksinya pun sukses membuat jantungku berdegup kencang.

Apa ini? Perasaan apa ini?

Hingga tibatiba bibirnya menyentuh bibirku dengan sekali sentakan. Membuatku membelalakan mata dengan tingkahnya.

Dengan lihai dia memainkan bibirku dan menghisap dengan penuh nafsu.

Aku mencoba melepaskan lumatannya, namun tenaganya terlalu kuat dan membuatku tak bisa mengelak lagi. Terlebih aku sangat menikmati sentuhan bibirnya yang lembut dan lumatan panasnya.

Aku mulai membalas lumatannya dan sengaja membuka mulutku agar lidahnya dapat masuk kedalam mulutku. Dia memain-mainkan lidahku dan menyatukan saliva kami dengan penuh gairah.

Terlebih aku memang orang yang mudah terangsang dengan segala macam sentuhan yang intim.

Kukalungkan tanganku dilehernya seakan mendukung perbuatannya.

Dia pun semakin bergairah dan ganas melumat bibirku. Kutekan tengkuknya agar ciumannya semakin dalam.

aku suka cara bibirnya bermain di bibir dan rongga mulutku. Dia melakukannya dengan kasar dan agresif, namun entah kenapa setiap lumatannya terasa begitu lembut.

Decakan terdengar setiap kali dia menghisap bibir bawah atau atasku, aku yang mulai sedikit kehabisan nafas mencoba mencari celah setiap dia melonggarkan lumatan bibirnya dibibirku, namun sungkyu tampa ampun malah sengaja untuk membuatku susah bernafas dan terus menghisap bibirku. Bermain di rongga mulutku, memutar lidahku, mengabsen gigiku satu persatu dan lalu menjilatnya penuh nafsu (kira lolipop bang -___-)

Hingga tiba-tiba tangannya mulai gatal dan mulai menyusup ke bajuku yang masih menggunakan kamisol *semacam baju tidur tipis*

Aku tersadar dengan tingkahnya dan cepat-cepat menghentikan ciuman panas kami. Dia tampak tak suka dan gantian mencium leherku dan member kissmark sebanyak-banyaknya.

Aku mendesah tertahan akibat perlakuannya. Terlebih dia juga mulai meremas-remas dadaku, dan aku yakin pasti dia tahu kalau aku tidak memakai bra sekarang.

“oppa~~ hentikan… hggnh …. Jangan lebih jebaal ..” ucapku dengan masih tak bisa menghentikan desahanku. Namun sungkyu tak mengindahkan laranganku dan tetap melancarkan aksi nya yang sukses membuatku gila dan lupa diri.

hingga tiba-tiba sungkyu menjatuhkan ku ke lantai dan memposisikan kami bertiduran dengan sungkyu diatas menindihku.

dia terus mencium dan melumat leherku. tangan kirinya lincah meremas-remas dadaku.

mati-matian aku menahan desahan yang hendak keluar diujung tenggorokan ku.

Karena aku tahu, semakin aku mendesah dia akan semakin bersemangat melakukan hal ini.

Sungkyu mulai meremas pantatku dengan kasar, desahan mulai terdengar di mulutnya ketika tak sengaja vagina ku tergesek dengan juniornya yang masih dilapisi celana training dancenya.

Aku menutup mata dan menggigit bibir bawahku.

“kenapa kau melakukan hal ini?” tanyaku dengan nada tertahan. ucapanku berbuah hasil, sungkyu menghentikan perilakunya dan menatapku.tatpapannya memang tajam, tapi dia tidak seperti meyelidikku seperti sebelumnya.

“aku tak mau kalah dengan hoya ataupun woohyun~” ucapnya. aku terdiam menatapnya.

“jadi hanya kau seorang leader?” tanyaku dengan nada tercekat. kini sungkyu yang giliran terdiam menatapku.

“padahal kau sendiri tidak tahu apa yang saat itu terjadi…” lanjutku.

“dan hanya karena kau seorang leader, kau berpikiran kau harus mendapat yang LEBIH dari mereka kan?” kini aku merasa menang dengan keterdiaman sungkyu.

hingga tiba-tiba sungkyu tertawa kecil dan melepas pelukannya . aku mengerutkan kening melihat ekpresinya, dan dengan cepat aku memposisikan diriku duduk spertinya.

dan kini tinggal aku yang bingung dengan tingkahnya. kenapa dia tertawa? harusnya dia merasa malu dengan apa yang dia lakukan.

dia menatapku sambil tersenyum.

“jadi kau juga pikir bahwa aku melakukan hal ini hanya karena aku seorang LEADER?” ucapnya. aku menatapnya mematung.

“jika memang begitu,betapa kekanak-kanakan sekali aku…” dia kembali tertawa dan menggelengkan kepalanya.

“jadi… karena apa?” tanyaku maasih dengan nada hati-hati. dia tersenyum. senyumnya sangat manis sekali. ini kali pertama aku melihat senyumnya yang seperti ini. dan itu memang sukses membuat jantungku berdetak keras.

tiba-tiba dia mendekatkan wajahnya kewajahku lagi, aku menjauhkan wajahku takut. memejamkan mataku takut. aku takut dia akan mencium bibirku lagi. Dan aku takut tergoda dengan ciuman panasnya lagi.

tapi ternyata dia mengacak-acak rambutku. aku membuka mata dan melhat dia tersenyum.

“aku itu orang yang TIDAK MUDAH jatuh cinta ..” ucapnya setengah berbisik. aku mematung mendengar katakatanya. detak jantungku melaju sangat cepat. dia tersenyum. dan lalu dia beranjak melewatiku untuk membuka pintu kamar mandi.

aku masih terdiam mencoba mencari makna dari kata-katanya. hingga aku tersadar dari lamunan bodohku.

dengan langkah cepat kubuka pintu kamar mandi .

“SUNGKYU OPPA !!!” teriakku bersamaan dengan pintu kamar mandi yang terbuka. tampak sungkyu yang terkejut melihatku. dia sepertinya hendak keluar dari pintu dorm namun terhenti ketika aku memanggilnya. dia menatapku lamat.

nafasku berburu.

“kenapa aku berdebar-debar seperti ini??” tanyaku bodoh seraya meremas dadaku sendiri. dia masih lamat memandangku seperti menunggu apa yang selanjutnya akan kukatakan.

“kenapa aku ingin sentuhan mu lagi?” ucapku tanpa memikirkan rasa malu lagi. karena itulah yang saat ini ingin aku katakan. sungkyu masih tampak terdiam, namun dia sepertinya sedikit terkejut dengan kata-kataku.

aku tersadar dengan katakata bodohku.

“a-aku ingin kekamar ..” ucapku gugup dan menundukan kepalaku. dengan langkah cepat aku berlari kedalam kamar dan menutupnya dengan cepat.

**

AUTHOR POV

jera mengacak-acak rambutnya dengan muka kusut. di pukul-pukul boneka piglet kesayangannya.

“babo ! babo ! kenapa aku harus mengatakan hal itu??” rutuknya kesal dan menggigit boneka pigletnya.

“pasti dia tambajh mengira aku tidak benar~~ ” jera hampir ingin menangis kesal dengan tingkah bodoh yang ia lakukan tadi. pasti dia seperti ingin sekali mendapatkan lebih dari ciuman tadi dengan sungkyu.

TRIRIRT

tiba-tiba ponsel jera berbunyi nyaring menandakan pesan masuk. jera melirik ponselnya yang memang sejak tadi dia tinggal dikamar.

jera membuka pesan masuk itu

from : unknow number

boleh aku masuk kekamarmu?

jera mengerutkan keningnya. nomor yang tidak dikenal yang mengiriminya dia pesan seperti ini. jera mulai mengetik balasannya.

siapa?

jera terdiam memikirkan siapa yang mengiriminya pesan seperti itu disaat seperti ini?

tiba-tiba balasan pesan itu muncul lagi dengan sigap jera membukanya.

from : unknow number

orang yang tadi menyerangmu dikamar mandi

jera terdiam dalam kegugupan. jantungnya berdebar kencang

sungkyu oppa? untuk apa masuk kedalam kamarku?

balasnya ragu.

balasan pun kembali muncul

from : unknow number

untuk menjadikan kau miliku..

mata jera membulat membaca balasan sungkyu. jantung jera semakin berdebar kencang.

hingga pelan-pelan jera mulai membalas pesan sungkyu

masuklah…

entah apa yang saat itu ia pikirkan. jera sendiri tidak tahu apakah dia juga mencintai sungkyu atau tidak. tapi sekarang dia akan membuktikan semuanya.

JERA POV

aku menatap ke arah pintu kamar dengan tenggorokan tercekat hebat. jantungku tak bisa diajak kerja sama dengan situasi seperti ini.

CKLEK

akutahu pintu itu akan terbuka. hingga aku dapat melihat sosok sungkyu masuk dan berdiri tepat didepanku.

sungkyu menatapku lamat dan dengan mata yang bisa membuatku terlena.

garis matanya yang lembut.

“bolehkah?” ucapnya tiba-tiba.

“nae?” aku menatapnya pura-pura tak mengerti apa yang dia katakan. sungkyu tak menunggu jawabanku berikutnya dan langsung berjalan ke arahku.

dia duduk diatas kasurku tepat menghadapku kearahku. lama kami terdiam saling menatap satu sama lain. aku sedikit gugup karena ini.

“kenapa kau diam saja?” tanyaku pelan. sungkyu tersadar.

“aku tidak akan memulai jika kau tidak meminta..” ucapnya dengan lembut. aku kembali terdiam oleh katakatanya.

hingga perlahan aku mulai beranjak dan berlutut tepat didepannya. memegang wajahnya yang tetap menatapku lembut. perlahan entah keberanian dari mana aku mulai menempelkan bibirku dengan bibirnya dengan lembut. tanpa gerakan agresif. hanya diam seperti ciuman yang dilakukan anak sekolah dasar yang masih belum mengerti cinta.

akupun melepas ciumanku dan wajah kami saling terdiam berdekatan. sangat dekat.

“aku suka ciumanmu..” ucapnya dan menyembulkan senyum manisnya. wajahku memerah malu dan menundukkan kepalaku. sungkyu mengangkat daguku dan kembali menjajarkan wajah kami.

sekarang dia yang mendekatkan bibirnya kebibirku. awalnya tak bergerak, hanya ciuman manis seperti yang tadi kulakukan. namun perlahan bibirnya mulai bergerak . memagut bibirku lembut. dia memeluk pinggang dan semakin mengeratkan pelukan kami.

kukalungkan tanganku dilehernya dan entah keberanian dari mana, aku mulai menekan tengkuknya untuk semakin memperdalam ciumannya. Persetan dengan semua ini, aku memang mulai gila dengan setiap sentuhan bibirnya.

kini dia melumat bibirku dengan ganas. lidahnya mencoba membuka mulutku agar terbuka. dan dengan senang hati aku membuka mulutku dan membiarkan lidahnya bermain-main dimulutku. lidahnya menjelajahi setiap isi mulutku, mengabsen gigiku satu persatu. lidahnya pun mulai mengajak lidahku untuk bermain dan saling menukar saliva. dulunya aku sangat jijik dengan yang namanya ciuman, namun ketika merasakannya pertama kali seperti sekarang ini aku sangat menikmatinya. kupejamkan mataku ketika sungkyu mulai meremas-remas dadaku, entah kenapa ini fase yang sangat kusuka.

gerakan tangan sungkyu sangat teratur dan itu membuatku nyaman dan tak berhenti mendesah.

Tak ada lagi istilah menahan desahan atau apapun sekarang, bahkan sekarang aku ingin mendesah sebanyak mungkin tepat ditelinganya agar dia semakin menyentuhku lebih jauh.

perlahan sungkyu mulai memeloroti celana kamisol pendekku beserta CDku juga. celana kamisola ku yang tipis membuatnya mudah untuk melepaskannya dari tubuhku. aku terlena dengan sentuhannya. apalagi kini dia mulai melumat dan menghisap leherku dan memberi kissmark sebanyak-banyaknya.

AUTHOR POV

jera terus mendesah ketika sungkyu mulai beralih kedadanya dan melumat dadanya ganas. tangan kirinya terus meremas dadanya. sedangkan tangan kananya meremas V jera.

jera semakin terlena dan desahana tak lekang dari mulutnya.

hingga sungkyu beranjak dan mengentika kegiaatan menyiksa jera nya itu, membiarkan yeoja cantik itu waktu untuk bernafas.

sungkyu beralih ke V jera. menggegam kaki jera dan sengaja melebarkan engkangan jera hingga V nya terlihat jelas sekarang. jera menatap sungkyu takut.

“oppa~ apakah sekarang?” tanya jera gugup. sungkyu tersenyum.

“tenang chagi~~ ini pemanasan dulu..” sungkyu mengerlingkaan matanya sexy. membuat jera berdebardebar terlebih sungkyu juga memanggilnya “chagi”.

perlahan sungkyu mendekatkan wajahnya ke V jera. jera terdiam menatap langit-langit kamar, menunggu sensasi atas perkaluan sungkyu kali ini.

“eeehgh…” perlahan jera mendesah. badannya menggelinjang kecil. sungkyu mejilat dan melumat V jera dengan ganas. desahan kencang jera memenuhi isi ruangan kamar yang sepi.

“oppaaaaa…. aaahghh….” jera meremas seprai kasur untuk semakin menyalurkan kenikmatannya. terlebih ketika sungkyu menghisap kuat V jera, jera terasa terbang.

sungkyu pun mulai menghentikan kegiatan menyiksa jera nya itu dan menatap jera dengan senyuman.

“ini belum seberapa chagi… kau akan merasakan lebih dari ini ..” ucap sungkyu seraya membuka kaos yang ia kenakan hingga membuatnya naked bagian atas. jera menatap tubuh polos sungkyu dengan gugup. absnya terpampang jelas dengan tubuhnya yang putih mulus. Terlebih rambut coklat halusnya yang sedikit berantakan ketika dia membuka kaosnya secara kasar. SO HOT !

sungkyu kembali menatap ke arah V jera lagi namun dia seperti mendekatkan tangannya ke V jera.

“aaargh !” jera berteriak kecil. “oppa apa itu?” tatapnya setengah mengeluarkan airmatanya. pikir jera jika itu junior sungkyu tidak mungkin. lagi itu terlalu kecil.

sungkyu tersenyum.

“coba tebaaak…” ucap sungkyu dengan tatapan nakalnya.

sungkyu mulai menggeraakan jarinya di V jera membuat tubuh jera menggelinjang hebat.

Jera sudah bisa menebak, itu pasti jari sungkyu

jera mendesah hebat ketika jari sungkyu mengoyak V nya.

“2jari…” ucap sungkyu sembari memasukan 1 jarinya lagi ke V jera membuat jera semakin gila mendesah dan menggigit bibirnya.

“3jarii..” ucap sungkyu lagi dan tersenyum. jera meremas seprai dan meracau memanggil nama sungkyu. itu semakin membuat sungkyu bernafsu untuk menggoda jera.

“4jari..” jera terbelalak mendengar kata-kata sungkyu. apa dia mau benar-benar mengoyak V nya???

namun 1 jari sungkyu tetap masuk dan mengoyak dengan ganas

“aaaagh….. oppaaaah cukuph hn hentikaaaan hnngh…” jera memejamkan matanya dan menendangkan kakinya pelan hingga mengenai perut sungkyu. sungkyu tertawa senang melihat gadis cantiknya kewalahan akibat perlakuannya.

“oppaaa aku ingin keluaaar…” teriak kecil jera. sungkyu tersenyum. hingga dirasakannya ke4 jemarinya merasakan semprotan cairan vagina jera. sungkyu mulai melepas ke4 jarinya.

“kau cepat sekali terangsang chagi… itu membuatku semakin cintaa…” ucapnya seraya mengelus selangkangan jera yang masih terbuka lebar. jera menatap sungkyu kesal.

“saatnya pembalasan dendam !” jera beranjak dan mendorong sungkyu hingga namja tampan satu itu tertidur dan mengubah posisi mereka menjadi jera yang diatas.

jera menindih tubuh sungkyu dan menundukinya tepat diperutnya. perlahan jera menggesek-gesekan V nya di perut sungkyu. membuat mereka berdua semakin mendesah hebat.

“to the point sajaa …” jera mulai membuka kancing celana sungkyu dan memelroti celana jeans sungkyu hingga menunjuakan junior sungkyu yang bsar dan sudah menegang. jera terkejut dan seketika mukanya memerah.

“ternyata si kecil sudah sangat terangsang…” ucap sungkyu menunjukan senyum nakalnya. jera ikut tersenyum nakal dan mulai mengegam junior sungkyu, belum apa-apa sungkyu sudah mendesah saja.

jerapun mulai melumat junior sungkyu dan memainkan twinballnya dengan seduktif. sungkyu mendesah hebat.

“teruuush jeraaaa aaaahghh aku sukaaa….” racau sungkyu dengan kenikmatan memuncak. jera terus memainkan junior sungkyu dan meremas-remasnya teratur.

Sebentar-bentar dia mengocok junior sungkyu dan kembali melumat dan menjilat junior sungkyu. Digigitnya gemas twinball sungkyu membuat namja itu semakin ganas(?) meracau.

“kau jago yaa?? Hhhh…” goda sungkyu menyentuh kepala jera yang masih asik dengan juniornya.

dirasakan junior sungkyu mulai berkedut. jera menghentikan kegiatannya hingga sperma sungkyu menyemprot keluar. jera menatap sungkyu dengan menang. “sekarang serikan?” ucapnya mengerling nakal. sungkyu ikut tersenyum dan mulai menindih jera dengan cepat.

“kita mulai permainan sebenarnya ok?” bisik sungkyu. jera menatap sungkyu gugup namun ia putuskan untuk mengikuti permainan sungkyu.

Betapa malunya dia jika dia bilang begitu saja kalau dia gugup dan meminta untuk menyudahi ini semua.

perlahan sungkyu mulai mendekatkan juniornya di V jera. menggosok-gosokannya pelan. tubuh jera bergetar hebat dan memeluk tubuh sungkyu yang juga terus memeluknya sembari melumat bibirnya ganas.

Namun sungkyu tak juga memasukan juniornya itu dan malah bermain main menghelus-helus vagina jera, membuat jera yang sudah diambang nafsunya geram.

“ya oppa~ kau mau mempermainkan ku?” ucap jera dan mencubit pipi sungkyu gemas. Bagaimanapun leader satu ini memang paket komplit. Tampan, manis dan seksi! Dan hal itu semakin membuat jera gemas dan ingin menyatu dengan sungkyu.

Sungkyu tertawa dan kembali melumat bibir jera ganas.

“AAAGH~~!” teriak jera ketika terasa ada benda menerobos V nya dengan cepat. jera menghentikan lumatan sungkyu.

“appoooooo….” rintih jera dengan airmata yang keluar. sungkyu mengelus rambut jera dan mencium matanya.

“ini akan terasa nikmat nanti chagi.” ucap sungkyu lembut. jera mengagguk lemas. sungkyu melumat bibir jera lagi seraya meremas dadanya teratur. sekedar membantu jera melupakan rasa sakitnya.

“hhhgh!” jera menjerit tertahan diciuman sungkyu ketika sungkyu menyentakan tubuhnya dan mmebuat juniornya sudah tertanam sempurna di Vnya. lama sungkyu mendiamkan juniornya itu di V jera untuk membuat jera terbiasa. sungkyu terus melumat bibir jera, hingga jera benar-benar takut jika bibirnya akan berdarah saking ganasnya lumatan sungkyu.

perlahan sungkyu mulai memaju mundurkan juniornya di V jera. membuat jera mendesah. gerakan maju mundur sungkyu sangat perlahan namun perlahan gerakannya mulai cepat dan semakin cepat.

jera melepas lumatan sungkyu dan mendesah sangat hebat ketika benda besar itu mengoyak V dengan ganas.

“aaagh chagiiiiii~~~~~~ V mu sempit sekali.. i like it….hhhghh…” desah sungkyu menyalurkan kenikmatan terbesarnaya. jera memejamkan matanya dan mendesah hebat sembari sesekali mengigit bibirnya. ini terlalu nikmat untuknya.

“oppaaaa…. fas..afasteeeeerhh…” teriak jera ikut memabantu sungkyu menggenjot juniornya.

“as you wish baby…” sungkyu semakin mempercepat genjotannya dan itu membuat jera semakin menggila. Semakin cepat dan cepat. Jera sendiri sudah mulai berkeringat hebat.

Nafasnya memburu disertai setiap desahannya disetiap genjotan brutal sungkyu.

Dia menyukai ini, sangat menyukai ini.

Sungkyu pun terus mendesah hebat dan mengerang kecil. Dia juga mulai meremas-remas dada jera untuk melampiaskan kenikmatan terbesarnya ini.

“oppa~~ aku sudah mau keluar! Hhhgh hh..!” ucap jera serak tertahan. Dicengkeramnya kuat lengan sungkyu.

“keluarkan lah! Itu akan semakin membuat pergerakan ini mudah honey!” jawab sungkyu mengerling nakal dan melumat bibir jera kasar sambil tetap mempertahankan genjotan brutalnya.

Tanpa disuruh dua kali jera pun menyemburkan cairan orgasmenya dan mengguyur junior sungkyu yang ada didalamnya.

Sungkyu tersenyum diantara desahannya.

“ini hangat.” Ucapnya menggigit kuping jera. Sungkyu tetap menggenjot dengan cepat, mencoba mencari kepuasan terbesar agar dia bisa orgasme.

Jera hanya terdiam lelah, namun dia tetap mencoba mengikuti laju genjotan sungkyu agar namjanya itu puas.

Karena gemas dengan rasa nikmat yang masih belum memuncak sempurna, sungkyu pun melingkarkan kaki jera kepinggulnya, jera mengikutinya. Badannya sedikit terangkat keatas mengikuti junior sungkyu.

Keputusan sungkyu tepat, genjotannya semakin cepat dan memudahkan dia. Rasa nikmatnya pun semakin bertambah.

“oppaaaaaah hhghhh apa kau belum klimakssssss??? Aiiish ini membhuatkuuh gillaaaaa hhhghhh..” jera menggigit bibirnya sendiri. Tak ada jawaban dari sungkyu, namja itu hanya terfokus pada genjotan dan setiap inci kenikmatannya.

15menit sungkyu terus menggenjotnya, hingga akhirnya namja satu mulai menunjukan reaksi keklimaks-annya. Bibir atasnya sedikit terangkat.

“finnally hhh..” ucap namja itu setengah berbisik

CROTT!

Cairan orgasme sungkyu pun menyembur mengenai dinding rahim jera, memberikan efek hangat kepada jera.tanpa melepaskak kontak mereka Sungkyu menjatuhkan badannya tepat diatas jera, namun dia masih menahan bobot tubuhnya dengan tangan kiri agar yeoja cantik satu itu tidak merasa berat dengan tubuhnya.

Kegelisahan jera mulai muncul.

“oppa kita tidak pakai kondom…” ucapnya diantara buruan nafas sungkyu. Mata sungkyu tak terlihat tertutupi rambut coklatnya yang berantakan, jera tahu rambut berantakannya itu juga karena ulahnya yang mengacak rambut namja satu itu.

Hingga tiba-tiba sungkyu mulai memberanjakan badannya kembali dan menindih jera. Jera menatap sungkyu terkejut.

“oppa??? Lagii??” kejut jera. Sungkyu hanya diam dan melepas juniornya dari vagina jera. Jera menghembuskan nafas lega. Namun hembusan nafasnya tak bisa menyadarkan sungkyu.

Namja satu itu menarik badan jera dengan kasarhingga yeoja itu menungging membelakanginya.

“o-oppa~~! Kau mau apa??” jera sedikit takut dan mencoba melihat kearah sungkyu. Sungkyu menunjukan senyum seksinya.

“ini namanya doggy style babe~ kupastikan ini lebih nikmat dari posisi yang tadi~” ucap sungkyu dan menghelus pantat jera.

“tapi~ kita tidak pakai kondom kan??” ucap jera takut.

“persetan untuk kondom!” dengan satu hentakan keras sungkyu memasukan juniornya tepat dihole belakang jera.

Jera menjerit keras. “oppa! Itu sakit!!”

Sungkyu tak mendengar jeritan jera, atau pura-pura tidak mendengar?

Dia pun mulai menggenjot juniornya lagi dengan cepat. Jera menahan sakitnya dan menggigit bibirnya. Dia bingung dengan sungkyu. Ini sama sekali tidak nikmat!! Ini sangat sakit dan menyiksanya.

Jera terus meremas seprai kasurnya yang sudah sangat kusut dan berantakan, tak bisa menghentikan sungkyu yang sudah sangat menggila.

Shit! Namja satu ini nafsunya besar sekali!

“babe! Its so hooooooot! Hhhfghhgh you make me crazeeeh han jera!!!!” racau sungkyu memejamkan matanya dan terus menggenjot kesetanan.

“and then youre so crazeeeeeeh sex kim sungkyuuuu!” balas jera gemas sembari terus meremas seprai kasur.

CROTTT!!!

Cairan orgasme jera sudah mulai keluar dan sialnya lagi-lagi sungkyu sangat lama mengeluarkan cairannya klimaksnya satu itu.

“oppa!!! Berhenti dengan hhhgh posisi ini! Aku mau yang ada diatas sajaaa hhhgh!” teriak jera berharap sungkyu dapat mendengarnya, untungnya sungkyu mendengarnya

“woman on top maksudm- hhheghhhg muuu??” tanyanya tetap menggenjot. Jera mengagguk mantap seraya menggigit bibirnya. Terserah apa nama stylenya! Yang penting jera bisa terbebas dari style ini!

“apa kau bisa memuaskanku dengan gaya seperti itu huh?” goda sungkyu menghentikan genjotan brutalnya.

“NDEEE! KUPASTIKAN KAU AKAN KLIMAKS 4KALI SAKING MENIKMATINYA!!!” yakin jera kesal. Sungkyu tertawa dan melepas juniornya itu. Dengan cepat jera merubah posisinya dengan dia yang ada diatas.

Dia menduduki badan sungkyu lagi seperti yang tadi dia lakukan ketika melakukan oral seks kepada namja satu itu.

Dia mulai mengarahkan vaginanya kearah junior sungkyu dengan serius.

Melihat muka serius jera, sungkyu jadi gemas dan mencubit niple jera. Jera melotot dan menggebuk pelan abs sungkyu.

Hingga akhirnya jera berhasil memasukan sedikit junior sungkyu ke vaginanya. Karena sudah tak sabar menahan nafsunya, sungkyu pun menghentakan junior hingga tertanam sempurna di vagina jera.

Jera mendesis sakit.

“ya oppa! Ini woman on top! Aku yang memimpin!” protes jera kesal. Sungkyu hanya tertawa.

“kau lama sekali, aku kan sudah tak tahan!” protes balik sungkyu. “ nah sekarang genjot ini seperti tadi aku menggenjotnya.” Tunjuk sungkyu pada mata sipit sexynya.

“ne! Arraseoooo! Aku cepat belajar!” jera memeletkan lidahnya dan mulai menggenjot. Digenjotnya junior sungkyu dengan cepat. Secepat yang ia bisa. Sungkyu mengikuti irama genjotan jera.

Lagi, jera mendesah hebat dan tak terelakan badannya terhentak-hentak. Ini lebih nikmat dari dia yang berada dibawah sungkyu. Jera suka posisi ini.

Karena terlalu menikmati genjotannya, tak terasa genjotan jera menjadi pelan dan membbuat yeoja itu menggigit bibir bawahnya. Yeoja satu ini memang menyukai yang pelan-pelan.

“ya! Apa ini???” protes sungkyu tak tahan dan merusak genjotan pelan jera dengan indah. Dia menghentak-hentakan keras juniornya ke v jera. Diremas-remasnya dada jera yang menggantung indah.

“menggoda apanya?? Permainanmu benarbenar payah han jera !” ucap sungkyu terus dan menggenjot juniornya dari bawah. Jera hanya diam dan mendesah merasakan setiap inci kenikmatannya atas sodokan junior sungkyu yang selalu tepat mengenai titik Gspotnya. Lagi, jera mengeluarkan cairan orgasmenya.

“persetan untuk woman on top!” ucap sungkyu dan dengan cepat mengubah posisi nya dengan dia menindih jera. Digenjot juniornya dengan brutal dan kesetanan(?)

Nafsunya sudah begitu membludak.

“oppa~~~hhh hhhghhhh kenapaaa kau bgituuuu hhhhghhh brutallll???” jerit desah jera mencakar punggung jera. Sungkyu terus menggenjot. Bahkan jera takut jika kasurnya ini akan roboh akibat genjotan sungkyu yang terlewat cepat.

“sebentar lagiiiii hhhgh ..” racau sungkyu tetap menyodok-nyodokan juniornya ke Gspot jera membuat yeoja itu seperti terbang kebatas kenikmatan terbesar.

CROTTT!!!! CROTTT!!!

Cairan orgasme jera dan sungkyu pun keluar bersamaan membuat mereka dapat merasakan efek kehangatan satu sama lain.

Sungkyu yang sudah sangat lelah pun menjatuhkan tubuhnya kesamping jera, rambutnya sudah semakin berantakan. Namun itu malah membuatnya terlihat sangat sexy.

**

“jera.. mulai besok jangan biarkan hoya , woohyun atau siapapun masuk kekamarmu..” bisik sungkyu diantar kediaman mereka dikamar itu. sungkyu terus memeluk jera dengan erat.

“kenapa?” tanya jera tersenyum. sungkyu menggeleng seprti mengukuhkan kata-katanya.

“kau milikku sekarang..” ucapnya dan mencium tengkuk jera mmebuat jera menggeliat geli.

Jera tersenyum mendengar ucapan sungkyu. Dia memeluk tangan sungkyu erat.

“oiya, kalau boleh aku tahu~ kenapa saat itu hoya kekamarmu?” tanya sungkyu tiba-tiba. Jera menatap sungkyu dan melihat namja itu sedikit kesal. Jera tersenyum.

“tidak ada apa-apa kok oppa~ saat itu aku memang mengaku kebodohanku untuk selalu terlihat menggoda didepan kalian. Saat itu hoya oppa mencoba meraih laba-laba yang ada dikasurku, namun aku salah paham. Karena takut dia akan berbuat lebih, akupun hanya diam saja dan menutup mataku takut (bego iitu malah mancing -____-).” Ucap jera

“jadi saat itu kau dan hoya benar-benar?”

“ANDWAE!!! KAU YANG PERTAMA OPPA! SEBELUMNYA AKU TIDAK PERNAH MELAKUKAN SEKS DENGAN HOYA ATAU WOOHYUN OPPA!” bantah jera cepat mencoba membuat sungkyu mengerti.

Sungkyu terdiam dan lalu dia tersenyum sembari mengacak rambut berantakan jera.

“arrayo! Tapi apa kau tahu apa yang hoya lakukan saat dia keluar kamarmu?”

Jera menatap sungkyu bingung.

“apa yang dia lakukan?” tanyanya dengan tatapan polosnya. Sungkyu tersenyum dan mencium bibir jera.

“ya oppa jawab aku!” elak jera, namun sungkyu terus mencium bibir yeoja itu panas.

“3ronde lagi dan aku akan memberitahunya!”

Jera menatap sungkyu mencoba menangkap kata-kata namja satu itu, hingga akhirnya dia tersadar.

“M—MWOOO???? KAU HARUS CARI KONDOM DULU!!!”

THE END

Advertisements

About fanfictionside

just me

55 thoughts on “FF NC/ EVERYTHING WHAT YOU DO/ sungkyu INFINITE

  1. kkk~ lemes lututku thor…. ._.
    kenapa ini terlalu hot euyyy…!! >< ga ada yg lebih hot thor…?!! *plakk yadong kumat*

  2. ampun Thor, yg ini HOT banget…
    sampai nahan nafas bacanya, lemes banget lututku jadinya…
    omo…Gyu ganas banget, suka yg kasar.

  3. wooooooooooooooooooo.. ini ff nc ter-HOT yg pernah aku baca thor ‘-‘)b daebak.. daebak banget ‘-‘)b aku tunggu ff nc author yg selanjutnya ‘-‘)b

  4. FF NC paling HOT yg prnh aq baca.
    FF ini paling berkesan di hatiku.
    Hohohoho.
    Daebak bgt authornya.
    Aq tunggu FF NC yg lbh hot lainnya

    Aq ijin reblog ya chingu 🙂

  5. wah thor hebat, gue suka ni author yang gini ga cuma merhatiin nc nya doang tapi ceritanya juga, squel dong thor

  6. ya tuhan, bias ku napa jadi mesum amat disini =_=
    tp ga papa, karena muka sungkyu emang muka orang yadong lol >_<
    buat yg lebih hot lg coba thor XD

  7. nih.. bener bener ff paling H0T & super HOT yang prnah gue baca. ceritanya juga bagus..
    daebaakk deh..
    di tunggu sequel.a ya thor!!

  8. Hahah, Sungkyu ternyata gitu juga yo? Katanya takut Jae, tapi kok malah lakuin itu dengan Kyungso? Jadi malu tuh nelen omongannya sendiri.. Kkkkk

  9. bgs bgt ! author jjang ! nih dongsaeng ksh myung oppa ! #pllak
    kkkyyyyaaaa ! ( dongsaeng sarap ) eon , ku dh bc semuanya ! kasih sequelnya lagi donk !
    nih aku bcnya mundur ! sequel br yg ini ! ehe mian kl bnyk ngomong
    trus berkarya dan dapetin sunggyu oppa . eh ?
    oh ya ? bias eon nugu ? #abaikan aja lah . mklm sdkt somplak 😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s