FF NC/ EVERYTHING WHAT WE DO (sequel of everything what you do)/ sungkyu INFINITE


ini adalah sequel dari ff everything what you do~ jadi kalo misalnya ada yang liat lagi ff ini di KOREANNC~ ini tetep ff saya ya, no plagiat =3= *sensimodeon #plak!

cekedo! ❤

cast :
+ Kim Sung Kyu INFINITE
+ Han Je Ra
+ ALL INFINTE MEMBERS

JERA POV

Its a dream? Apakah ini mimpi? Mimpi kah??? Khayalan kah??? Halusinasi kah??

Mata ku terus melotot, sekali-kali mengerjap melihat pemandangan indah di depanku. Sebenarnya ini bukan hal yang aneh dan aku seharusnya aku sudah bisa terbiasa dari 24jam yang lalu.

Tapi nyatanya aku selalu tak bisa berhenti untuk mengucek mata atau mencubit pipi ku sendiri.

Pelan, sangat pelan tangannku sudah mulai terarah pada sosok namja yang tertidur tenang di sebelahku. Muka nya yang tengah tertidur sangat memanjakan mata dan membuatku tak bisa menahan diri untuk sekedar membelai kulit halusnya.

Yeah, KIM SUNG KYU. Leader of infinite. Simplenya?? DIA ADALAH LEADER DARI IDOL GROUP INFINITE !!!! jeritku dalam hati dan mengacak rambut bingung. Apa yang akan orang katakan jika mereka tahu aku melakukan ini dengan sungkyu???

Aku belum siap menikah! Aku belum siap punya anak! Aku belum siap diekspos media(?) !

Jeritku (tetap) dalam hati.

Hingga entah karena pergerakanku yang terlalu gaduh sungkyu pun terbangun dari tidurnya. Dia menatapku dengan matanya yang masih menyipit tak biasa menghadapi sinar matahari pagi. Matanya yang sipit semakin sipit saja.

Aku yang sadar kebangunannya hanya bisa diam dan tak berani menatap kearahnya atau sekedar mengucapkan sepatah katapun.

Posisi ku kini menyampinginya dan berusaha membelakanginya.

Terdengar dia sedikit menguap dan menggeliatkan tubuhnya yang masih naked, beegitupun juga tubuhku. Untung tubuh kita berdua masih terlapisi oleh selimut. Kalau tidak mungkin aku sudah menjerit dan menyuruhnya keluar kamar ku.

“omo~ kita melakukannya hingga pagi?” ucapnya serak. Aku tetap diam tidak berani menatap kearahnya. Tak terdengar lagi ucapannya.

“ya~ han jera…” hingga tiba-tiba tangannya menyentuh pundakku membuatku tubuhku sedikit terlonjak kaget.

Mau tak mau kini aku menatapnya dengan takut-takut dan malu. Sungkyu menatapku dengan bingung, hingga kemudian senyum manisnya terpancar terbiaskan cahaya mentari pagi dari jendela, membuatnya tampak seperti ‘angel’ dibanding ‘namja yang semalam baru tidur dengan ku’.

“tidak semalam maupun sekarang, kau tetap sangat terlihat cantik…” ucapnya mengelus rambut panjangku yang terjatuh berantakan.

Apa tidak terbalik? Seharusnya aku yang mengatakan hal itu -____-

“okay~ where my morning kiss???” tanyanya lalu sembari menggegam wajahku dengan kedua tangannya. Menuntun wajahku agar menghadap kewajahnya dekat.

“eh?” kagetku. Dia tersenyum , kini senyumnya jauh dari kata manis. Tapi sexy. Membuat jantungku tak bisa berhenti berdetak kencang. Ugh kim sungkyu sialan dia ingin membuatku jantungan apa????!!!

Dan kini perlahan matanya tertutup dengan wajah yang dia majukan ke depan wajahku. Menungguku. Aku tahu dia menunggu morning kiss dari ku.

Kini aku yang terdiam bingung dan malu. Aku tak tahu harus melakukan apa. Bahkan aku sendiri tidak menyangka bisa menjadi liar semalam.

Lama sungkyu tidak mendapat sambutan bibirku, dia membuka matanya perlahan dan menatapku yang tengah menunduk bingung.

Dia mengelus rambutku lembut.”wae? apa kau malu?” tanyanya yang sepertinya lebih mirip bisikan kecil. Aku tetap tak berani menatapnya, aku tahu mukaku sudah sangat memerah sekarang.

Sungkyu menyentuh daguku dan mengangkatnya pelan. Wajahnya ia dekatkan pada wajahku. Matanya tetap menatap mataku lembut. Hingga bibir kami perlahan bertemu dengan mata kami yang tetap saling mematut satu sama lain.

Perlahan bibirnya mulai bergerak, mencoba memagut bibirku selembut mungkin.

Mataku mulai memejam dan menikmati setiap sentuhan bibirnya yang selalu berhasil membuatku tak bisa menolaknya.

Kini dia mulai merapatkan tubuhku ke tubuhnya yang masih naked. Memberikan gesekan gesekan pelan yang sukses membuatku sedikit mendesah diantara pagutan ciuman kami yang manis.

Ah~ aku tahu titik liar ku dimana. Disetiap sentuhannya aku pasti akan berubah menjadi liar dan menginginkannya lebih.

“HAHAHAHAHHAHAHAHHA!”

Ciuman kami terhenti dengan mendadak dan dengan sengaja aku melepas pagutan bibirnya ketika mendengar suara tawa samar-samar dari arah luar tengah.

Aku bisa mengenali suara tawa khas itu. Itu suara tawa dongwoo. Dan itu sukses membuatku panas dingin. Antara takut ketahuan hingga harus dituntun menikah di usia muda! ANDWEEEEEEE!!!

Hingga tak lama terdengar suara lebih dari 5 pria yang tengah berbicara ribut. Ada yang tertawa, mengomel hingga bertanya suatu hal yang sakral .”kemana sungkyu hyung???”

Siapa lagi? Itu pasti rombongan anak buah namja yang berada disampingku ini!

“memangnya ini jam berapa? Kenapa mereka belum ketempat latihan??” gumam sungkyu sembari menatap ke arah jam dinding yang berada tepat diatas pintu kamarku.

“lebih baik oppa berpakaian dulu, lalu cepatcepat keluar dari ini biar mereka tidak curiga.” Ucapku mendorong tubuhnya pelan.

“mwo? Bukannya itu malah semakin membuat mereka curiga. Kenapa aku bisa berada dikamarmu???” sungkyu mengerutkan keningnya bingung. Aku terdiam membenarkan perkataannya.

“kau saja yang keluar dan menunggu hingga mereka pergi ketempat latihan. Dengan begitu aku bisa keluar dan menyusul mereka.”

“MWOOOO???? AKU???? TIDAK MAUUUU!!!!” tolakku kencang. Hingga akhirnya aku menutup mulutku sendiri menyadari kebodohannku.

Dan speertinya mereka menyadari suaraku hingga suara bising obrolan mereka diluar terhenti akibat teriakan ku tadi.

“huaaa ottokehhh???? Ottokeeeh??” jeritku pelan dan tertahan menatap sungkyu yang bodohnya malah terlihat ingin tertawa. Harusnya dia juga takut dengan hal inii!

“kenapa kau bingung? Inikan kamarmu, ada suaramu dari sini sangat bodoh sekali jika mereka bingung!!” ucap sungkyu pelan menahan tawanya, dan mengacak rambutku gemas.

Aku mengembungkan pipiku kesal. Dia tak mengerti perasaan resahku!

TOK TOK

Mataku melotot tiba-tiba ketika pintu kamarku terketuk dari luar.

“jera~ kau sudah bangun?” terdengar suara dari luar, itu suara dongwoo. Aku sengaja tidak menjawab dan diam takut dan gugup. Tanganku terus menutup mulutku.

“jera?” dongwoo mengetuk pintu kamarku sekali lagi.

Tetap aku tak menjawab. Sungkyu menatapku, tak ada raut muka takut di wajahnya. Yang ada hanya muka ngantuknya yang semakin jelas ketika dia menguap lebar.

“oppa ottokeeeh??” tanyaku setengah menjerit pelan, berusaha tidak membuat suaraku terdengar dari luar.

“hanya pakai pakaian mu dan keluar lalu menunggu mereka hingga pergi ketempat latihan.” Jawab sungkyu santai. Aku terdiam. Masih belum berani mengiyakan perkataannya.

Aku juga sangat malu mengatakan alasanku tak ingin keluar, aku sendiri saja menganggap itu alasan terbodoh dari alasan bodoh manapun.

Apa tidak bodoh hanya karena alasanku malu dengan mereka dan tidak bisa berbicara benar didepan mereka??? Hahahah tidak lucu han jera!

“palliyaaaa~” bujuk sungkyu lagi kini balik mendorong tubuhku pelan. “palliyaa~ sebelum aku ingin menindih dan menyentuh mu lagiii~” godanya sembari mengerlingkan matanya sexy.

Aku terkejut dan berusaha menjitak kepalanya, namun aku sadar itu hanya membuang tenaga ku dan memutuskan meraih semua pakaianku untuk berpakaian lengkap.

Damn! Dimana bra ku???

**

AUTHOR POV

Jera membuka pintu kamarnya dengan pelan dan takut. Padahal tadi sebelumnya dia sudah olahraga pernapasan dan jiwanya dengan memukul-mukul angin dan melompat-lompat seperti layaknya orang gila. Membiarkan tawa kejang-kejang sungkyu yang juga berusaha meredamkan suara tawanya.

CKLEK

Ya pintunya berhasil terbuka lebar dan membiarkan sosok jera tampak terlihat diantara ke 6 namja. Kegiatan mengobrol mereka semua terhenti ketika melihat jera yang berdiri di ambang pintu.

Jera menelan ludahnya gugup. Bodohnya dia salah menghitung dan mengira. Bukan 6, tapi 4 orang. Minus dongwoo, penyelamatnya diantara kegugupannya menghadapi mereka semua.

“kau baru bangun?” tanya sungyeol yang tadi menghentikan kegiatan bermain toyol-toyolannya dan acara cekikikannya dengan L .

“n-neee..” jawab jera mencoba tersenyum seramah mungkin.

“jera?” dongwoo tampak melongokan sosoknya dari arah dapur. Yakin dengan sosok itu adalah jera, dia baru menampakan seluruh tubuhnya dari balik dinding dapur.

“jadi tadi benar-benar sudah bangun?? Aku kira tadi kau mengigau~” ucap namja berbibir tebal satu itu.

Jera hanya tertawa garing mendengar ucapan dongwoo. “ aku tadi mengobrol teman ku lewat ponsel.” Alasannya sembari meraih banana milk dingin yang tadi diberikan dongwoo dari kulkas.

“memang kau membicarakan apa hingga berteriak seperti itu? Hal yang gawat??” tanya dongwoo lebih ingin tahu.

Jera merutuki setiap pertanyaan dan jawaban yang keluar dari bibirnnya.

“hal yang tidak penting kok!” jawab jera lagi dan meneguk banana milk nya, berusaha mengalihkan pertanyaan dongwoo. Jera tidak pandai mencari jawaban yang bagus.

“tidak penting tapi kenapa sampai berteriak seperti itu?” kini giliran sungjong yang bertanya dengan tatapan polosnya.

DAMN! Dua sosok yang dia anggap penyelamatnya kini malah membuat jera semakin terjatuh ke jurang kematian!

“memangnya harus aku ceritakan yah?? Ini kan rahasia antara aku dan teman ku.” Jawab jera mati-matian dan sedikit kesal juga.

“menurutku teman mu juga tidak akan keberatan jika member-member infinite mengetahui rahasianya.” Jawab dongwoo enteng. Member infinite yang lain tertawa keras mendengar ucapan dongwoo.

Tapi itu tidak lucu untuk jera saat itu. Yang ada yeoja itu malah berpikir betapa MENYEBALKAN nya sepupunya satu ini.

“ temanku bukan inspirit.” Jawab jera acuh-tak acuh sudah malas menjawab setiap pertanyaan tak penting dongwoo.

Dongwoo akhirnya mengalah dan hanya tertawa melihat ekpresi kesal jera yang sudah terlihat dari kembungan pipinya.

“sungkyu hyung mana sih? Kapan kita ketempat latihannya????” hingga woohyun mengeluh kesal membuat jera tersentak gugup.

**

JERA POV

-yeongshim high school-

aku membuka-buka buku pelajaran dengan malas ketika harus mendapat tugas dari songsaengnim. Hari ini songsaengnim tidak masuk, yang ada hanya kegaduhan dari kelas yang membuat ku semakin malas mengerjakan tugas.

“masih tinggal di dorm infinite?” ucapan seseorang membuatku tersadar dan menolehkan wajah ke arah suara itu. Lenguhanku muncul ketika melihat seorin (author numpang ngeksisssss #plak!) sahabatku yang tadi hanya terpaku pada novelnya kini menatapku dengan tatapan ingin tahu.

“uhmm naee~ seperti yang kau lihat setiap aku pulang kearah mana..” jawabku sedikit malas, menurutku pertanyaan ini sangat tidak penting.

Seorin hanya mengagguk-angguk kecil diikuti bentuk mulutnya yang membentuk hurup O. Aku menopang daguku dan menatapnya.

“memangnya kenapa?” tanya ku balik. Seorin menatap dan terdiam cukup lama.

“kau inspirit?” tanyaku lagi mulai tertarik dengan pembicaraan ini. Setahu ku seorin itu orang yang tak gampang jatuh cinta atau tertarik pada suattu hal (bohoooong bet! Padahal yang didemenin bejibuuuun! -______- #buag!)

Seorin terdiam menatapku dan lalu tertawa kecil.

“bukan~ aku hanya ingin tahu saja bagaimana seorang manja seperti han jera harus hidup bersama 7 orang namja yang bahkan dikenalnya cuman satu orang~” goda seorin membuatku mendesis kesal.

“bukan satu, tapi tiga~ kau salah sekarang nam seo rin .” jawabku ogah-ogahan.

“tiga? Tunggu~ setahuku kau dulu hanya akrab dengan sungjong oppa selain dengan dongwoo oppa. Jadi jika dulu dihitung-hitung kau hanya dengan akrab dengan dua orang namja dari ketujuh namja itu. Dan sekarang kau bilang kau akrab dengan tiga orang …… uhm NUGUUU??? Siapa satu lagiiii?” tanya seorin kini mulai antusias. Aku kembali merutuki jawaban bodohku.

“anggap saja tadi aku jawab 2 orang!” elakku dan mulai mengerjakan tugas dari songsaengnim.

“ya~ seorin! Beritahu akuuuuu kenapa itu kau rahasia kan??? Apa ada yang spesial dari namja satu ituu??” seorin menarik-narik lenganku dan mati-matian aku menahan mulutku agar tidak mengucapkan sepatah katapun lagi.

**

Aku berjalan keluar gedung sekolah bersama seorin. Candaan yang keluar dari mulut kami terhenti ketika seorin terdiam menatap satu hal didepannya.

“kenapa?” tanyaku dan ikut menatap apa yang dilihat seorin.

Mataku terbelalak ketika melihat sosok sungkyu yang tengah berdiri di gerbang sekolah dengan kaca mata hitam, jaket kulit dan penampilan metroseksualnya yang tak bisa menyembunyikan aura bintang nya.

“itu kan……” ucap seorin menunjuk kearah sungkyu.

“leader infinite kan??? Lee sun kyuuu??” tanya seorin menatapku. Perasaan takutku berubah menjadi geli mendengar ucapan seorin yang kelewat bodoh.

“lee sun kyu?? itu kan nama aslinya sunny shi nyeoh shidaeee~~! Orang bodoh macam apa kauu??” ucapku menjitak seorin gemas.

“aah~ apalah itu! Yang penting dia leader infinite kan?? Untuk apa dia kesini???” elak seorin yang kembali menatap sungkyu yang kini benar-benar menjadi pusat perhatian para murid wanita yeongshim. Entah mereka berbisik-bisik histeris atau mengambil potret sungkyu di kamera ponsel mereka dari jauh.

Aku hanya diam menatap sungkyu yang tengah mengutak-atik ponselnya. Untuk apa dia kesini???

Menemuiku? Itu bodoh sekali!

Tatapan sungkyu kini terarah kepadaku. Dia menghentikan kegiatan mengutak-atik ponselnya dan melambaikan tangannya santai ke arahku.

Aku semakin terbelalak. Maksudnya apa coba? Oh tidak~ aku masih belum siap diteror para netizen tuhaaaan.

Sungkyu menghentikan langkahnya tepat didepanku. Benar-benar seorang artis, dari tubuhnya saja tercium bau parfum glamour. Sangat berbeda dengan aku dan seorin yang bau keringat sehabis pulang sekolah -__-

“jera, sekarang kau harus pulang. Dongwoo memintamu cepat pulang, kita ingin pergi.” Ucap sungkyu santai. Dari nada bicaranya tidak ada kesan mesra atau menggoda seperti tadi pagi.

Baguslah dia berpura-pura tidak ada apa-apa diantara kami.

“ini memang sudah pulang kok~ memangnya kalian mau kemana?” tanyaku berusaha ikut santai dan akrab.

“jepang~” jawab sungkyu tetap santai.

“oh~ jepang~~ eh~ MWOOOO??? JEPAAAANG???” mataku melotot kaget mendengar ucapan sungkyu. Sungkyu hanya diam mengagguk dengan tatapan meyakinkan.

“terus aku gimanaa?? Apa kalian mau meninggalkannku di dorm sendirian???” jeritku benar-benar takut sekarang.

“mwo? Ya~ haha han jera! Aku juga tidak akan tega! Kau kira kau akan sendirian di dorm dan aku akan membiarkan mu mati kesepian di dorm itu??? Itu tidak akan!” sungkyu mengibas-ngibaskan tangannya seraya tertawa.

“eh? Lalu gimana?” tanyaku lagi sedikit bingung.

“kau ikut ke jepang.”

Aku terdiam mencerna kata-katanya, dan lalu mulai tersadar

“MWORAGOOOOOOOOOOOO??????!!!!!”

Teriakku histeris.

**

“KALAU KALIAN KE EROPA AKU BARU MAU IKUT!!! TUJUAN KU KAN SEBENARNYA MAU KE TIBET SAMA APPA DAN AMMA! BUKAN MAU KE JEPANG!!!” marahku pada dongwoo tepat saat di bandara saat itu juga ketika sungkyu menjemputku pulang sekolah.

“kita disana cuman 3hari kok~ lagian hanya untuk konser saja. Aku tidak mungkin meninggalkan mu sendirian di korea. Kau mau jadi gelandangan?? Buat mie instant saja kau masih minta pertolonganku hingga sekarang~” bela dongwoo dengan mukanya yang kini mulai kesal.

“SEORIN KAN BISA MENGINAP DI DORM NANTI!! SEORIN JUGA BISA MEMASAK DIBANDING KAMU YANG PALING BANTAR CUMAN BISA MASAK MIE INSTANT!” ejekku kesal melipat tanganku.

“ya~ jera. Kau tidak tahu ya, isu di dorm kita itu??” kini sungkyu mulai angkat bicara. Aku terdiam menatap sungkyu dengan masih menunjukan muka kesalku.

“isu? Isu apaa?” tanyaku ogah-ogahan.

“isu setan tanpa leher yang setiap malam muncul menghantui siapapun yang berada di dorm itu sendirian~” ucap sungkyu lagi. Aku terdiam mendengar kata-kata sungkyu. Oh tidak! Aku tidak tahan dengan cerita horor manapun.

“setan tanpa leher???? Kau bercanda oppa~~” ucapku takut dan mulai bergidik.

“bercanda? Untuk apa? Sungjong pernah melihatnya secara langsung. Bahkan akupun pernah melihat sosoknya yang memunggungiku. Itu beribu kali lebih menyeramkan dari setan manapun.” Ucap sungkyu lagi.

“BOHOOONG!” elak ku takut.

“bohong? Untuk apa aku bohong~ baiklah! Buktikan saja sendiri nanti ketika kau di dorm sendirian!” jawab sungkyu tak peduli dan mengalihkan perhatiannya ke ponselnya lagii.

Dongwoo tersenyum jahil kearahku.

Aku sadar dengan senyumnya dan menatapnya sinis.

“kan ada seorin!” belakku.

“seorin kan penakut akut melebihi mu~ aku tahu itu.” Jawab dongwoo cepat. Aku terdiam kesal.

“aku bisa menginap dirumah seorin!”

“rumah seorin? Dia kan sekarang juga sedang menumpang dirumah bibinya karena orangtuanya dinas jerman.” Alih dongwoo lagi. Sumpah mati aku tak bisa menjawab lagi dan hanya bisa terdiam hingga pemberitahuan keberangkatan mulai terdengar dipelosok bandara.

AUTHOR POV

Mata jera tidak bisa menutup sempurna sekedar untuk tidur atau beristirahat. Ditatapnya kursi sebelah pesawatnya. Tampak sungkyu yang tengah duduk bersama sungyeol. Namja satu itu tampak terdiam menikmati laju pesawat. Sungyeol disebelahnya sudah tertidur pulas dengan penutup mata tidurnya.

Sadar sungkyu belum tertidur jera pun berusaha untuk menidurkan matanya. Dia terlalu tegang berbicara dengan sungkyu hingga sekarang.

Namun perilaku gelisah jera tak bisa tertutupi dan itu membuat sungkyu menatap ke arahnya. Namja satu itu tersenyum melihat yeoja cantik disebelahnya tengah berusaha tidur hingga membuat tak nyaman manajer wanita yang duduk disebelahnya itu. Namun untungnya manajer wanita satu itu sudah terlanjur tertidur pulas.

“tidak bisa tidur?” ucap sungkyu tiba-tiba. Gerakan badan gelisah jera terhenti. Yeoja itu sadar dengan kebodohannya dan percuma untuk menutup-nutupinya sekarang.

Mata jera terbuka dan menatap sungkyu dibangku seberangnya.

“menurutmu?” tanyanya balik dengan muka cemberut. Sungkyu hanya tertawa pelan.

Lama mereka terdiam hingga makin mendukung keheningan pesawat karena penumpang yang tengah tertidur.

Hingga tiba-tiba sungkyu berdiri dari duduknya dan mencolek bahu jera. Jera menatap sungkyu, tatapan sungkyu seperti mengajaknya untuk mengikuti langkah namja satu itu.

Jera tak langsung mengikuti sungkyu. Dilihatnya namja satu itu berjalan masuk ke arah ruangan smoke rest area yang berada tepat dibelakang pesawat.

Ruangan itu terbatasi dengan korden tebal bewarna biru. Dengan ragu jera pun beranjak dari duduknya dan mengikuti sungkyu menuju ruangan rest area itu.

Jera menyibakan korden pembatas itu hingga membuat yeoja itu kini berada di ruangan rest area yang nyaman dan wangi itu. Terdapat sofa besar berjajar layaknya ruang VIP untuk pesawat.

Dilihatnya sungkyu tengah duduk di sofa sembari melihat-lihat daftar buku lagu yang bisa dinyanyikan untuk karaoke.

Tatapan sungkyu teralih kepada jera dan tersenyum mesra ke arah yeoja itu. “ayo kesini!” sungkyu merenggangkan tangannya lebar kearah jera, seakan akan ingin memeluk yeoja itu. Jera menatap sungkyu dengan muka memerah.

Jera berjalan kearah sungkyu dan duduk tepat disamping namja tampan itu. Sungkyu menatap jera.

“ya~ maksudku kau duduk di pangkuan ku~” protes sungkyu mencubit pipi jera gemas namun pelan.

“uuugh~ bodoh sekali jika aku melakukan hal itu.” Elak jera menyingkirkan tangan sungkyu dari pipinya. Sungkyu tersenyum dan mulai memeluk jera mesra.

“ya~ oppa~” jera berusaha melepaskan pelukan hangat itu dengan muka memerah, namun sungkyu tetap memeluk jera semakin kuat. Dia tampak gemas dengan jera.

“diamlah~ aku sungguh tidak tahan untuk tidak menyentuhmu. Mana mungkin aku bisa menyentuh mu didepan yang lainkan??? Ini kesempatan langka untukku.” Sungkyu memeluk jera semakin erat. Jera terdiam, perlahan jera tersenyum. dia merasa sungkyu sangat polos saat itu.

Zreeet

Mata jera terbelalak ketika tangan sungkyu mulai meremas-remas dadanya dari belakang.

“ya~ oppa!” elak jera pelan, mukanya memerah.

“diamlah chagii~~ aku tahu kau suka ini. Harusnya kau senang karena aku memberimu servis.” Bisik sungkyu ditelinga jera dan lalu menjilat daun telinga jera nakal. Sungkyu terus meremas dada jera dengan teratur. Desahan tak terelakan keluar dari mulut jera. Jera sudah mulai terlena dengan sentuhan sungkyu.

Sungkyu pun sudah mulai nakal dan meraba-raba paha jera, menyingkap rok dari dress pendek terusan yeoja itu. Jera mendesah sedikit kencang ketika sungkyu mulai dengan gerakan kasar memeloroti celana jera. Posisi sungkyu tetap berada dibelakang jera dan berusaha memangku yeoja satu itu. Jera pasrah dan mengikuti apa yang sungkyu inginkan lewat setiap gerakan tubuhnya.

Vagina jera yang sudah tak terbalut apapun kini mulai dimainkan sungkyu dengan jarinya dengan kasar. Setiap sentuhan dan sodokan jari sungkyu ke vagina jera selalu sukses membuat jera dan sungkyu mendesah pelan. Sungkyu juga menikmati oral seks yang dia buat sendiri. Nafsunya semakin bertambah setiap mendengar desahan menggoda jera. Merubah sifat angelnya menjadi brutal dan ganas dan menginginkan lebih dari hal yang dia perbuat sekarang.

Sodokan jari sungkyu dan koyakannya pada vagina jera membuat desahan jera sudah tak bisa memelan dan tertahankan lagi. Jera menyalurkan kenikmatan dan rasa perihnya. Apalagi sungkyu juga terus meremas dadanya dan menghisap leher jera tanpa ampun.

Nafsu sungkyu sudah di puncak.

Dengan gerakan cepat namja satu itu menyeret tubuh jera yang melemah kearah toilet di rest area itu. Toilet itu tak terlalu besar. Namun cukup untuk pergerakan sungkyu dan jera dalam ‘bercinta’.

Ditutupnya kasar dan dikuncinya asal pintu toilet itu. Sungkyu mendorong tubuh jera kasar dan menindih tubuh yeoja itu. Melumat, ah tidak lebih cocok hendak memakan bibir yeoja itu hingga habis saking ganas dan nafsunya.

Sungkyu memainka lidah jera dengan nakal dan tak segan menelan saliva yeoja cantik satu itu. Jera pun sudah tak peduli lagi ketika palanya harus sering membentur dinding toilet karena menerima lumatan ganas dari sungkyu. Yeoja itu pun sudah mulai menggila dengan setiap sentuhan sungkyu.

Tangan sungkyu membimbing kaki jera untuk melingkari pinggangnya sembari tetap melumat ganas bibir jera. Sengaja mendekatkan vagina jera ke juniornya, merasakan sensasi disetiap gesekan mereka. Sungkyu pun dengan sengaja menggesekan juniornya yang masih terbalur jeans. Membuat desahan mereka semakin kencang dan penuh nafsu.

Sungkyu pun mulai mengedurkan dress jera dari atas bahunya. Menampakan belahan dada jera yang sangat menggoda. Jera pun juga berusaha membuka kaos sungkyu dan membuat namja itu naked bagian atas.

Namun itu sangat susah dengan gerakan tak sabar jera, yang ada jera hanya bisa menyingkap kaos sungkyu hanya tepat membantasi ketiak namja itu. Namun jera sudah bisa merasakan tubuh abs namja tampan satu itu.

Permainan mereka sudah sangat menggila sekarang. Sungkyu melepas lumatan jera dengan menyisakan ceceran salivanya dimulut jera.

Dilepasnya cepat kaosnya yang tadi sudah tersingkap lebar dan membuat tubuh bagian atasnya berhasil naked. Namja satu itupun juga merenggangkan celana jeansnya dan memelorotinya dengan erangan penuh nafsu.

Juniornya pun sudah tampak jelas didepan mata jera. Dilebarkannya engkangan jera hingga tampak vagina jera yang sudah basah merekah indah.

Tanpa meminta servis dari jera, sungkyu pun langsung memasukan juniornya tepat di vagina jera. Jera teriak tertahan dan meremas rambut sungkyu hingga berantakan. Junior namja itu masih masuk setengahnya di vaginanya. Membuat jera menggigit bibirnya kesakitan, ini sudah lebih baik dibanding pertama kali dia melakukan dengan sungkyu. Sangat sakit dan menyiksa dirinya.

Sungkyu pun menghentakan tubuhnya sekali lagi membuat juniornya tertanam sempurna di vagina jera.

“oppa~~~hhhhgh appooooooooohhhhghh~” isak jera terus meremas rambut sungkyu. “pelan pelannnghhh~ jebaaalh~” pinta yeoja itu setengah takut ketika mengingat betapa brutalnya sungkyu ketika bercinta.

Sungkyu menatap jera dan melumat bibir yeoja itu lagi dengan ganas. Dia pun mendekatkan bibirnya ke arah kuping jera.

“kalau permainanku tidak ganas dan kasar, berarti yang sedang bercinta dengan kau itu bukan aku. Hanya aku yang bisa membuai mu seperti ini kan chagiyaaa??” bisik sungkyu setengah mendesah. Jera hanya mendesah tertahan ketika namja itu mengigit kecil daun telinga jera.

Sungkyupun mulai menggerakan pinggulnya dan menyodok-nyodokan juniornya ke vagina jera dengan kasar dan brutal.

Kadang sodokan sungkyu pelan dan membuai, dan terkadang sodokannya bisa membrutal dan membuat jera orgasme berkali-kali saking nikmatnya hentakan yang diberikan sungkyu.

30menit sungkyu terus menghentak-hentakan juniornya di vagina jera, membuat yeoja itu melemah dan membiarkan gerakan sungkyu yang aktif dan semakin mengganas. Jera semakin menguatkan lingkaran kakinya dipinggang sungkyu.

“oppa~~hhh kapanngh kau klimaaaakghhh???” ucap sungkyu mencakar kecil punggung sungkyu untuk menyalurkan nikmat terbesarnya.

Sungkyu tak menjawab, hanya desahan dan erangannya lah yang menjawab jera.

Sungkyu meremas pantat jera dengan kasar dan mencakar balik punggung yeoja itu. Yeoja itu kini mengeram perih dan nikmat.

CROTTT!!!

Dirasakannya cairan hangat mulai menghatam dinding rahim jera. Membuat jera semakin kencang mendesah.

Genjotan sungkyu melemah. Dia menyenderkan tubuhnya ditubuh jera yang juga tersender di dinding toilet.

Sungkyu melumat bibirr jera ganas, sangat ganas.

Digenjotnya sekali lagi juniornya. Jera sudah sangat lelah untuk mengatakan apapun.

Dibiarkannya sungkyu kembali terbuai nafsu dan menggenjot juniornya brutal.

“aku tau kau benci doggy styleee~ hhhgh” ucap suungkyu tiba-tiba. Jera sedikit terkejut mendengar sungkyu berbicara. Biasanya namja satu ini paling tidak mau berbicara ketika bercinta.

“akupun juga membenci woman on top yang kau sukai itu~” ucap sungkyu lagi. Jera mulai menyimak kata-kata sungkyu.

“yaaa~ woman on top lebih baik~ hhgh.” Jawab jera disertai desahannya.

“ani~ diposisi itu kau sangat lemah dan membuatku gemas. Bahkan aku tidak merasa ketika kau mulai mengenjot. Yang ada juniorku malah seperti digelitiki.” Ucap sungkyu, jera mengembungkan buburnya kesal.

“jangan menampakan muka imutmu itu, atau aku akan bercinta dengan mu hingga 6jam sampai kita dijepang~” ucap sungkyu lagi membuat jera cepat-cepat merubah raut mukanya.

“kenapa kau benci doggy style?” tanya sungkyu tetap menggenjot juniornya entah pelan atau cepat, namun yang pasti tidak sebrutal biasa dia melakukannya.

“kau memasukan juniormu tidak tepat di pusat vagina ku. Itu membuatku sakit dan pegal! Aku benci posisi itu!” rengek jera dengan muka ngambek. Sungkyu tersenyum.

“kau belum menikmati posisi itu dengan benar, waktu itu aku terlalu bernafsu dan tak mementingkan posisi mu. Jadinya kau pun tak merasakan nikmatnya.” Ucap sungkyu menggigit hidung jera gemas.

“bagaimanapun aku tetap benci posisi itu~” jera mengelak dan tetap cemberut.

Sungkyu tersenyum.

“okay~ aku akan mengajarkan mu kenikmatan posisi itu ketika kita dijepang nanti~” ucap sungkyu sembari mempercepat laju genjotannya. Dia mengerang.

Jera itu mengerang.

“sekarang, aku bersedia diajari olehmu kenikmatan woman on top~” sungkyu kembali menatap jera dan tesenyum.

“eh?” ucap jera bingung.

“ubahlah posisi kita, sebelum aku berubah pikiran~” bisik sungkyu nakal. Jera menyadari kata-kata sungkyu, karena tak ingin kalah diapun dengan cepat meruba posisi mereka dengan jera diatasnya.

Jera pun menggenjot junior sungkyu di vaginanya.

“bisa lebih kencang?” pinta sungkyu sembari mengelus perut rata jera.

“kau terlalu terburu-buru! Kenikmatan tidak berasal dari hal yang cepat-cepat!” ucap jera sedikit kesal. Sungkyu tertawa melihat ekspresi jera.

Jera pun mulai menggenjot junior sungkyu dengan gerakan perlahan lagi. Membuat namja itu juga merasakan gelitikan kecil di juniornya.

Lama-lama genjotan jera mulai cepat dan cepat. Tubuh sungkyu pun ikut tersentak mengikuti gennjotan jera yang juga mulai ganas.

Sungkyu mulai mengerang nikmat, terlebih diapun mendapat bonus untuk meremas-remas dada bebas jera yang menggantung tepat dimukanya.

CROTTT!

Jera melepaskan cairan klimaksnya lagi dengan lenguhan. Genjotannya kini memelan. Sungkyu yang gemaspun menggenjjot juniornya dari bawah.

Jera mendesah ketika sodokan junior sungkyu kembali membrutal dan membuainya. Terhitung sudah puluhan kali dia orgasme dansetiap ronde.

“oppa~~ hgh kenapa tidak pindah posisinyaaa hghhh~!??” ucap jera tetap menerima sodokan junior sungkyu dari bawah. Sungkyu tersenyum sexy sembari tetap menyodok brutal vagina jera.

“aku suka posisi ini~ kau terlihat sexy~” ucap sungkyu. Muka jera memerah mendengar ucapan namja satu itu.

Sungkyu mulai melenguhkan desahanya. Tubuhnya mengerang nikmat, sepertinya dia mulai memebri pertanda keklimaksannya.

Hingga

CROTTTT!!!

Dinding rahim jera pun kembali hangat menerima semburan klimaks sungkyu yang sangat ia nanti dari tadi.

Sungkyu resmi(?) menghentikan genjotannya dan melenguhkan nafas lelahnya, begitupun juga dengan jera.

“ini pertama kalinya aku bercinta di pesawat~” ucap jera diantara lenguhan nafasnya.

“ya~ kau kira aku pernah bercinta sebelumnya apalagi dipesawat??” goda sungkyu dan mencubit dada jera nakal. Jera tertawa geli.

“ya~ kau nakal sekali oppa!” jera ikut mencubit abs sungkyu yang sexy.

“ah!” jera tersadar sesuatu.

“wae?” sungkyu menatap jera bingung.

“aku tidak bawa cukup celana dalam, semua celana dalam ku dikoper~ dan pasti celana dalam ku kini basah oppa~~ huaaa ottokeeeh????” rengek jera layaknya anak kecil.

Dan sungkyu hanya tertawa. Karena gemas, sungkyu pun kembali menggenjot juniornya. Jera menatap sungkyu dan mulai tersenyum nakal.

“mau bercinta 6jam?” tawar sungkyu dengan tatapan menggoda. Jera tersenyum.

“tanpa kondom~” sungkyu meraih kondomnya lagi. Dan bersiap merobeknya. Jera dengan cepat meraih kondomnya dan merobek kondom itu sendiri.

Sungkyu pura-pura terpukau melihat apa yang dilakukan jera.

“selama 6jam ajarin aku kenikmatan doggy style~~~” ucap jera mengelus abs sungkyu. Sungkyu tersenyum.

“as you wish baby~”

Ucapnya dan mulai menggenjot dengan ganas.

**

“hyung~ kok sungkyu hyung hilang mulu ya???” sungjong menatap dongwoo yang baru bangun dari tidurnya. Dongwoo menatap ke arah kursi sungkyu yang kosong. Hingga dia beranjak dari kursinya.

“hyung mau kemana?” tanya sungjong.

“ngecek keadaan jera~ aku takut dia sakit.” Ucap dongwoo masih dengan suara serak habis bangun tidur. Namun ketika berjalan kearah kursi jera, yang ada kursi jera malah kosong.

“jera kemanaa?” mata dongwoo kini memelek sempurna. Sungjong ikut berdiri terkejut. Beberapa penumpang yang terbangun menatap ke arah mereka.

Hoya yang tiba-tiba muncul pun menatap mereka kaget.

“kau dari mana?” tanya dongwoo

“dari toilet, tapi tadi toilet tak bisa dibuka. Hingga aku sadar keliatannya ada pasangan bodoh yang tengah bercinta didalam toilet itu!” ujar hoya kesal. “kau kenapa?” tanya hoya balik.

“jera dan sungkyu hyung menghilang~” ucap dongwoo dengan muka cemas. Dia takut jera kenapa-kenapa, jera itu pertanggung jawabannya.

“jera? Sungkyu?” hoya terdiam, mukanya sedikit kaget.

“waeyo?” dongwoo menatap hoya heran.

“dengarkan aku, entah ini cuman perasaanku atau tidak. Aku seperti merasa, desahan pasangan ditoilet tadi seperti suara sungkyu hyung, dan ….. jera.” Ucap hoya ragu. Dongwoo menatap hoya dengan tatapan tak percayanya, sungjong pun hanya bisa terdiam.

Hingga akhirnya mereka cepat tersadar dengan apa yang terjadi. Namun apa yang bisa mereka lakukan? Bohong jika mereka tak takut untuk mengusik sungkyu. Sang leader INFINITE

Apalagi apa yang mereka lakukan saat ini.

Yang kini mereka lakukan hanya pasrah dan menunggu kedatangan dua pasangan itu.

The end

Advertisements

About fanfictionside

just me

39 thoughts on “FF NC/ EVERYTHING WHAT WE DO (sequel of everything what you do)/ sungkyu INFINITE

  1. wah ada juga sequelnya
    daebakk.. msa ngelakuinnya di dalm pswt
    sungkyu brutall bangt ya
    aku ska critanya kerenzzz…

  2. Yaaaa~ author-ssi, aku nemu FF NC dg cast infinite ini dr google ..
    Ah, snengnya ^^
    dan bgitu aku baca, hasilnya … DAEBAK BANGET ><

    ini sekuel ya? Aduh, mw baca yg sbelumny juga ..

    Hot !! *kipas2*
    eh main di pesawat? Hahaha .. aku suka banget ama karakter sungkyu ama jera ^^
    malu malu tp mau 😀

    bahasany bagus, alur enak, cuma tulisan END mengecewakan T^T

    author-ssi, bkin sekuel lagi ya .. gmna ntu abz ktauan ama member lain 😀
    ya thor *tarik2 baju author

    aku tunggu ya thor .. Fighting!

  3. aku udah baca sequel ini sama ff awalnya..
    aku suka banget >_<
    ceritanya ringan,, pokoknya ok banget thor..

    tapi gpp y aku comment d sequel-nya ini aja heheheh V^^

    nambah satu sequel lagi dunkz thor,, kan pengen tau gmn kelanjutannya setelah member Infinite lain udah tau 😀

  4. Daebak thor. Ini hot begete #lebay. Pas baca tulisan akhir kalo member infinite takut ganggu sungkyu itu entah kenapa ketawa sendiri wkwk.

    Minta sequel dong thor T.T penasaran abis ketauan sama member infinite. Terus gimana mereka selanjutnya.

  5. hoho sumpoh aku sika cerita ini^^ cuma NC nya aku skipp….
    yaelah thor… sequel pelit amet cuma satu,nuat dong tapi jangam nc._. I lop bang sunggyu ketika dia romantis,atau engga ucapannya aja yang nc. tapi jangan nc. #halah banyak omongnya gampar aja,thoorre sequel lagiii,jangan nc….

  6. etdah mau ngomong apa sudah diwakilin reader lain pang, aku suka jalan ceritanya apalagi percakapan singkat pas bagian nc nya daebak dah author imajinasinya tinggi aku cuma baca tapi serasa liat sendiri kelakuan mereka luvyu dah, thor squel dong udah banyak yang nunggu tuh ❤

  7. author ketjeh sekuel juseyo~! gue juga masih penasaran sama yang di cerita sebelumnya si hoya sama woohyun kenapa ‘gitu’ pas abis keluar dari kamar si jera tuh, gue penasaran mampus thor aselian! sekuel! ceritain yak! /puppy eyes sama woohyun :3/ /ditabok minu ㅜ.ㅜ/
    story lo kaya pengalaman sumpah bikin GREGET BANGET! duh ❤
    kalo boleh minta acc twitter lo dong min ntar gue follow terus follback ya min ketjeh '-')/

  8. sequel 😮 buset dah ni.. hampir gila bacany…. tapi kok berasa gantung y.. gmana nasib jera sama sunggyu pas keluar toilet.. :v

  9. Sequelnya hot bnget,thor
    gila.. Nglaku.in di pswat. Ngakak wktu mmber lain tau tpi gk brani ganggu krna takut..ckckck

  10. Hohooo kalo bagian sequelnya NC nya tetep aja ada yg kulewatin -_-
    Panas thor 😀 hahaha
    Rapih walau ada typo tadi ,tapi ga mengurangi bagusnya FF ini hohoho
    Ringan aja bahasanya bagus
    Pokoknya keren dahh…
    Lebih setuju kalo ada sequelnya sequel ini mah 😀

  11. Keren bgt thorrrr *plok plok plokkkk* sequelnya lagi dongggg rame 😀 thor, kl bisa minta ff selanjutnya yg maincastnya hoya yaaaa :v.. makasihhh

  12. wadaw! sumpah ini couple mainnya ‘dadakan’ muluuu >< (?) bkin jantung rasanya mau copot klo mikir mereka kepergok gt .. okey thor good job yaa^^ klo bsa sih bkin lg ff infinite yaa.. thanks before

  13. ku gk tahu umur thor brapa . tp bolehkan ku mggl thor eounni krna umurku msh 16 ! oh ya eoun , sequelnya pallioooo *nebar kyu oppa kemana – mana *

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s