FF NC / be my girl / hyungshik ZE:A


annyeong aku comeback dengan ff NC ku lagii :*

sekarang aku buatin ff hasil request’an saeng ku tersayang julia hanover XD

biar saengku satu ini gak galau lagi mikirin bang abs nya XD wkakakak #plak!

males cuap cuap~ langsung aja ya~ abisnya ini buatnya juga kilat XD

apalagi minwoo juga udah gak betah liat aku berkutat buat ff mulu #buag!

cekedot~~

cast :

+ Kim Je Ra

+ Park Hyung Shik

+ Kim Dong Jun

other cast :

+ Hwang Seo Rin

+ Ha Min Woo

genre : NC 21+

author pov

winter_ seoul

mata gadis itu menatap sebuah pohon ek yang tertuutupi oleh bulirah salju

tatapannya tak luput dari tetes salju yang terjatuh dari atas ranting pohon itu.

perlahan dia mengalihkan pandangannya dan melihat ke bawah kakinya, memainkan salju yang ditanah dengan kakinya yang masih memakai sepatu sekolah.

tak memperdulikan salju yang masuk kedalam kakinya.

“lama sekali !” gumamnya kesal dan menghentakan kakinya. tampaknya gadis yang masih duduk dibangku SMA ini tengah menunggu seseorang seusai dia pulang dari sekolah.

dia masih memakai seragam sekolahnya.

dia hanya memakai rok sekolahnya yang pendek, seragam sekolah dengan blazer dan syal yang meliliti lehernya.

tapi itu tidak cukup untuk menghangatkannya.

SREK

sebuah sosok tibatiba memeluknya dari belakang. gadis itu terkejut dan terdiam beberapa saat.

“dongjun oppa?” tanyanya pelan.

JE RA POV

aku menoleh ke arah sosok yang memelukku itu. dan dengan cepat aku tahu siapa yang memelukku itu.

perkiraanku tepat, dia adalah dongjun. kakak angkatku.

dia tersenyum ke arahku ketika aku melihatnya.

“ya oppa ! kau lama sekali ! kau tahu ? selama menunggumu aku hampir saja menjadi patung es !” makiku dan memukul dadanya yang kekar dengan pelan. aku tahu jikapun aku memukul dadanya dengan kencang, itu pasti tak seberapa buat dia.

“mianhae jera, kau tahu kan jadwal pelajaran kampusku suka tak menentu~~~ lagipula jika pun kau menjadi patung es~ aku yakin akan tercipta patung es yang cantik didunia ini~” ucapnya seraya mengatupkan tangannya.

“mao mencoba mengambil perasaanku kan? tetap saja tak ada maaf !” keukeuhku dan melipat tangan. menunjukan muka kesal. meskipun sebenarnya dalam hati aku tersenyum mendengarnya mengatakan hal itu.

“arra arra~~ kau mau apa sekarang? akan aku belikan !” ucap dongjun pasrah.

aku tersenyum, namun senyumku sedikit ku licikan.

“kita ke tempat karaoke !!!” ujarku cepat.

“mwo? ngapain?” tampangnya yang cengok mulai keluar. membuat wajah tampannya terlihat imut.

“menurutmu ditempat karaoke itu ngapain?” tanyaku purapura kesal.

“yasudah ayooo !!!” aku menarik tangan dongjun untuk mengikutiku.

” ya dongjun~~ mao kemana kau???”

langkahku terhenti ketika mendengar sebuah suara memanggil nama dongjun.

aku menoleh mencari sosok itu. dan tampaklah dua namja tengah berjalan ke arah aku dan dongjun. satu nya aku tahu siapa, ha minwoo. sahabat dongjun dan juga pacar dari unnieku sendiri.

namun yang satu laginya aku tak tahu siapa.

“mau kemana kau? kau janji kan akan latihan sampai malam hari ini?” namja yang tak kukenal itu menatap dongjun dengan tatapan curiga.

“mwo? sampai malam??” ucapku tanpa sempat membiarkan dongjun menjawab katakata namja itu. aku menatap dongjun tak percaya.

“mianhae jera~~ aku tadi menemuimu untuk mengatakan kalau aku tak bisa pulang bersama mu hari ini. jadi hari inipun tidak bisa ke karaoke bareng. mungkin besok ya~~” sekali lagi dongjun mengatupkan tangannya dan mengeluarkan tatapan memohonnya.

“tapi …” aku masih tak bisa menerima.

“baiklah ayo cepat~ waktu latihan kita tak banyak.” namja itu memotong katakataku dan menarik dongjun.

aku mengangakan mulutku kesal. dan dengan sigap kutarik lengan dongjun juga membuat dongjun tertarik kearahku dengan tangannya yang tetap tergenggam oleh namja itu.

“enak saja~~ aku sudah capek capek menunggu dia, dan dengan mudahnya pergi meninggalkan ku???” aku melotot ke arah namja itu.

namja itu mengerutkan keningnya dan menarik dongjun lagi.

“itu bukan urusanku ! memangnya kau belum diberi tahu sebelumnya? sudahlah anak kecil lebih baik pulang saja~~ ” namja itu menatapku dengan tatapan mengejek

“ya ! aku lebih berhak ! lagia latihan bisa dilakukan kapan saja ! jangan sok sibuk ya !” dengan tarikan cepat aku menarik lengan dongjun membuat pegangan tangan dongjun dengan namja itu terlepas.

“je .. raa ..” dongjun menatapku dengan tatapan bingung. aku yakin dia pasti bingung mau melakukan apa.

namja itu menatapku dengan sinis. ku akui walaupun namja itu tampan dan punya type ulzzang tapi dia memiliki tatapan yang seram.

aku memberanikan diri untuk menatapnya dengan tatapan menantang.

aku yakin dia akan menyerah. bagaimanapun juga dia adalah namja, pasti dia akan mengalah. haha disaat seperti ini aku benar benar bangga tercipta sebagai perempuan.

“kau pulanglah cepat atau aku akan memberimu pelajaran~” ucapnya tibatiba.

“nae?” aku menatapnya kaget. dia memutar bola matanya seakan meremehkan ku.

“kau tidak punya kuping ya? atau otakmu sudah tidak berfungsi?” ucapnya lagi. “cepat pulang” tatapannya semakin seram. pertahananku sedikit goyah. tapi aku tetap memutuskan untuk tak terlihat lemah dihadapannya, ya itu bukan kim je ra !

aku membalas tatapan sinisnya.

“tidak mau ! aku akan mempertahankan hak ku !”

namja itu menatapku dengan tatapan seramnya.

“jera pulanglah~ perginya kan bisa besok .” kini minwoo mulai turun tangan.

“ani !!! sekali tidak tetap tidak !” aku menyilangkan tanganku didepan minwoo.

minwoo kini menatap namja itu dengan khawatir.

“ya hyungshik~ dia adiknya dongjun ..” ucap minwoo. namja itu tak mengalihkan tatapannya dariku.

hingga perlahan namja itu berjalan pelan ke arahku. hingga akhirnya dia berdiri berhadapan cukup dekat denganku.

tatapan seramnya masih terangkai diwajahnya. aku menahan nafasku.

“aku tidak main main..” ucapnya lalu sedikit berat.

“kau kira aku main main?” jawabku dengan tatapan sinis. jantungku berdegup kencang.

tangan namja itu terangkat seakan akan dia akan menamparku.

“hyungshik !” minwoo berteriak seakan mengingatkan namja itu untuk menghentikan tingkahnya.

PLAK !

pipiku terasa panas dan sakit.

aku terdiam tak percaya. perlahan kusentuh pipiku yang memerah.

“hyung ! kau kenapa sih? dia adikku !” dongjun berjalan ka arahku. “gwaenchana?” tanyanya dengan tatapan khawatir. namun aku masih belum bisa menjawab pertanyaan dongjun. aku masih tak percaya.

perlahan ku tatap namja itu, dia juga menatapku dengan sinis.

“sakit?” tanyannya enteng. aku terdiam tak percaya, katakata masih tak bisa keluar dari mulutku.

dia menamparku. menamparku dengan keras tanpa memandang status perempuanku.

bahkan pipiku masih bisa merasakan panas dan sakit akibat tamparannya.

airmata terasa ingin keluar dari pelupuk mataku.

“itu yang kubenci dari perempuan. sok kuat namun akhirnya lemah dan tak bisa apa apa~~ menyusahkan .” ucapnya sinis dan sedikit tertawa licik.

aku tak bisa menahan airmataku. hingga kuputuskan untuk berlari pergi meninggalkan dongjun dan namja sialan itu.

**

“jeraaaaaaaaaa~~~ aku benar benar minta maaf atas nama hyung ku ituu~~” dongjun tak henti hentinya mengatupkan tangannya dan memohon padaku. namun aku tetap serius pada kegiatan mencuci piringku tanpa memperdulikannya.

aku masih sangat kesal dengan kejadian kemarin.

“namanya park hyungshik, dia sunbaeku. dia memang begitu, namun sebenarnya dia orang yang baik kok. aku tak bohoong ..” ucap dongjun lagi.

“ah dan lagi dia juga tampan kan? dari luar dia memang begitu, tapi sebenarnya dia itu selalu menyesali apa yang dia perbuat..” lanjut dongjun. aku menghentikan kegiatan mencuciku, menatapnya kesal.

“apa maksud oppa memujinya seperti itu dihadapanku?? dengar yaa~~ mendengar namanya saja aku sudah muak.” ucapku dengan sinis dan berlalu meninggalkannya.

“yaaaa jeraaa~~ kalau aku tidak bilang seperti itu aku takut kau akan marah lagi nanti ..” dongjun mengikutiku.

aku masih tidak memperdulikannya dan membuka kulkas untuk mengambil juice.

“jera, dikulkas ada banana milk tidak?” tatapanku mengarah kearah sosok yeoja. unnie sepupuku, hwang seo rin.

aku melirik ke arah dapur. “masih ada 8 kok .” ucapku.

“huaaa syukurlah~ minwoo gak akan mau minum kalau bukan banana milk ..” seorin berjalan ke arah kulkas.

aku tersenyum.

“jera~~” dongjun kembali menatapku dengan tatapan memohonnya.

aku masih tidak memperdulikannya.

“ada apa sih?” seorin menatap tingkah kami berdua sebelum dia benar benar pergi dengan 2 banana milknya.

“mollayo~~ kurasa dongjun oppa sudah gila~” ucapku. tampaklah dongjun yang terkejut kaget.

“unnie~ kenapa banana milknya dua? kau kan tidak suka banana milk~” tanyaku bingung. seorin menatap banana milk ditangannya.

“oh ini~ ini untuk namja satu lagi yang datang bersama minwoo, teman oppa dongjun ..” ucapnya. aku terdiam. namja satu lagi??

“nugu??” tanyaku. seorin sedikit terdiam.

“siapa namanya oppa?? hyung.. shik ya??”

author pov

“JANGAN PERNAH KETUK PINTU KAMARKU ATAU MENYURUHKU KELUAR KAMAR SEBELUM NAMJA SIALAN ITU KELUAR DARI RUMAH INI !!!” lekingan jera tak terelakan lagi untuk terdengar ditelinga siapapun yang berada dirumah.

dongjun meneguk ludahnya gugup.

“dia kenapa sih?” seorin menatap dongjun bingung. dongjun tidak menjawab.

“chagi dia kenapa sih?” seorin menatap minwoo yang juga berekpresi sama seperti dongjun. namun minwoo hanya bisa tersenyum dan menggeleng. “aku sendiri tidak tahu apa yang terjadi chagii~~” bohongnya.

“salahku juga sih~” hyungshik angkat bicara membuat seorin menatap namja itu.

“maksudnya salahmu? kalian punya masalah?” tanya seorin lagi. hyungshik tidak mengeluarkan ekspresi apa apa dan hanya lurus menatap layar ponselnya.

“aku … ” hyungshik masih sibuk dengan ponselnya. menghentikan katakatanya. lalu dia mengalihkan tatapannya dari ponsel dan menaruh ponsel itu di kantong celananya.

“menamparnya kemarin ..” ucapnya enteng dengan tatapan tak bersahabat menatap seorin.

“mwo???? wa wa eyoo??” tanya seorin seakan tidak percaya.

“aku hanya benci dengan kesok’an perempuan. mereka bertingkah kuat padahal lemah . ” jawab hyungshik. seorin terpaku antara kaget dan tidak percaya.

“o oh~~” ucap seorin gugup. sedikit tertawa untuk mencairkan suasana.

“minwoo~~ dongjun oppa~ aku mau berbicara dengan kalian ..” ucap seorin tanpa menghilangkan senyum gugupnya.

“ah na nae~~” minwoo dengan sigap berdriri dan menariik dongjun untuk meninggalkan hyungshik sendiri disofa.

hyungshik menatap kepergian mereka bertiga.

“apa salahnya sih?” gumam namja itu.

***

jera membuka pintu kamarnya perlahan, mengintip dari balik kamarnya. tampak rumahnya kosong tanpa terdengar suara orang berbicara seperti tadi.

“apa mereka memutuskan untuk pergi keluar?” gumam jera sendirian. dia membuka pintu kamarnya hingga lebar.

berjalan dengan pelan kearah ruang tamu. dan dia tak menemukan sesosok manusiapun disana.

nafas jera terhembus lega.

“haaaah pulang juga~~ lebih baik aku bersama dengan setan dari pada bersama namja sialan itu.” ucapnya kepada diri sendiri.

jera menidurkan dirinya di sofa empuk kesukaannya. menatap langit langit rumahnya yang tinggi. dia menyentuh pipinya yang dulu ditampar hyungshik.

“seumur hidup aku tak akan memaafkan namja sialan itu ..” ucapnya pelan dengan tatapan kesal.

“jinjaaaaaa???”

“nae~~ jinja !!!” jera membalas pertanyaan dari suara yang tidak dia kenal. jera terdiam. hingga akhirnya dia tersadar dan bangkit dari tidurnya,.

tampak hyungshik tengah berdiri dihadapannya.

“kau !!! belum keluar???” jera menunjuk hyungshik kesal.

“anii~~ aku sendiri tidak tahu dimana saudara saudara mu ituu~~” hyungshik tak memperdulikan ekspresi jera dan duduk dibangku bersama jera.

yeoja itu beranjak dari duduknya cepat.

“KELUAR DARI RUMAH INI CEPAT !” maki jera kesal. hyungshik menatap jera dengan santai. hingga tatapannya mengarah kebadan jera dan menatapnya dari atas hingga bawah.

“untuk ukuran anak SMA~~ tubuhmu boleh juga yaa~~” ucap hyungshik dengan menampakan senyum liciknya.

jera terkejut dan menutup tubuhnya yang hanya memakai baju tanpa lengan dan celana pendek sepaha.

“jangan macam macam ya?? atau aku akan teriak ??!!!” jera menjauh dari hyungshik.

“awas kalau kau tidak keluar dari rumah ini juga ! aku akan lapor polisi !” ucap jera dan langsung melesat meninggalkan hyungshik dan masuk kedalam kamarnya.

JERA POV

“apa apaan?? apa apaan???” aku terus menampar diriku sendiri. kenapa aku harus merasa berdebar disamping namja sialan itu???

aku yakin ini pasti karena rasa takutku kan???

“oh tuhan aku mohon jadikan lah ini rasa takut !” pintaku kuat.

aku cepat cepat menidurkan diriku dikasur.

kraaak

mataku terbuka kembali ketika mendengar suara pintu kamarku terbuka

dengan cepat aku bangkit dari tiduranku

mataku terbelalak melihat hyungshik sudah berdiri didepan kamarku.

“YA !! apa yang kau lakukan disini hah ???!!! seenaknya masuk kekamarku !!” makiku. hyungshik menatapku.

“hanya ingin tahu bagaimana keadaan kamar seorang kim je ra ~~” ucapnya dan tersenyum licik. aku ternganga.

“KELUAR !!!!!! atau aku akan panggil polisi !!” kulempar bantal kaki ke arahnya, namun entah dia memang anak dance atau apa dengan sigap dia bisa menghindarinya. dia menghindar dan berjalan cepat kekasurku.

“yaa !” teriakku ketika dia mulai naik kekasurku dan dengan sialnya dia menindih tubuhku dengan mendudukinya.

“aku bosan kim je ra …….” ucapnya dengan ala aegyo. aku tekejut dengan katakatanya. jika dia memang bosan, lantas apa hubungannya denganku???

perlahan jemari tangannya mulai menyentuh wajahku.

dia menatapku dengan tatapan lain sekarang. tatapan lembut.

“kim je ra, siswi sma myeongi, kelas 1b ….” ucapnya tetap menatapku. aku terdiam mendengar katakatanya. dia tahu dari mana??

perlahan jemarinya turun dan menyentuh leherku. tubuhku gemetar hebat akibat sentuhannya.

“aku sudah melihatmu dari dulu~” ucapnya, namun lebih pantas disebut berbisik. jemarinya beranjak ke dadaku dan yang membuatku terkejut, tiba tiba dia meremas dadaku cepat.

“ya-” ucapanku terhenti karena dia melumat bibirku dengan cepat. aku tak bisa menahan laju permainannya yang terlalu jauh. aku terlalu bingung kenapa dia melakukan hal ini?

dia melumat bibirku dengan ganas. matimatian aku mmepertahankan mulutku agar tidak terbuka. namun dia tetap selalu mencoba membuat mulutku terbuka. lidahnya memainkan bibirku, sesekali dia menjilat pipiku. leherku dan tanpa absen memainkan payudaraku, ini membuatku gila.

hyungshik mengigit bibir bawahku dengan kencang membuatku mendesis perih. alhasil mulutku terbuka dan dengan cepat dia memasuki mulutku. memainkan lidahku dengan lidahnya hingga saling bertaut ganas. saling bertukar saliva.

aku tak bisa menahan semuanya, hingga akhirnya kubalas lumatan ganasnya dan mulai mengalungkan tanganku kelehernya.

apa aku sudah gila??

author pov

desahan keluar dari mulut jera saat namja yang menyerangnya saat ini tak juga berhenti melumat bibirnya atau bahkan mulutnya serta meremas dadanya cepat dan kasar.

hyungshik menghentikan lumatannya dan beralih keleher. mencium dan menghisap leher jera dengan penuh nafsu.

jera hanya bisa mendesah dan meremas rambut hyungshik.

terklebih karena hyungshik terus meremas dadanya.

“ya~~ hyungshik~~ aaah ..” jera menggegam tangan hyungshik yang terus meremas dadanya. hyunghsik menghentikan kegiatan menyiksanya itu. menatap jera dengan lembut.

“waeyo?” tanyanya dengan mendekatkan mukanya ke muka jera.

“dadaku ngilu saat kau meremasnya dengan kasar.” ucap jera mengigit bibirnya.

“jinja?” hyungshik menatap muka kesakitan jera.

“kau tahu karena apa?” bisik namja itu pelan. jera menatap hyungshik bingung.

perlahan hyungshik membuka baju jera dengan brutal membuat yeoja itu tersontak kaget.

“ya !!!” jera berteriak dengan tingkah hyungshik.

alhasil yeoja itu kini hanya terlihat memakai bra nya. jera mengambil bantal dan menutupi tubuhnya.

“kenapa kau melakukan ini? bukannya kau membenciku??” tanya jera kesal. hyunghsik menatap jera dan kini tawanya terangkai dimuka tampannya.

“benci? kapan aku bilang benci padamu??” tanyanya balik. jera melongo menatap hyungshik.

tiba tiba hyungshik membuka bajunya, membuat badannya yang terhias abs terlihat jelas dihadapan jera.

“apa yang kau lakukan???” tanya jera terkejut.

hyungshik menatap jera dengan tatapan serius. badan hyungshik mendekat pada jera. dia mengangkat dagu yeoja itu dan mencium pelan bibir yeoja itu.

“i hate this~ aku orang yang jarang jatuh cinta kim jera~” ucapnya lalu. jera mengerutkan keningnya, mukanya memerah.

hyungshik menyentuh pipi jera. “waktu itu aku menamparmu disini kan???” tanyanya. jera tak menjawab.

“itu perkenalan dariku~” hyungshik mengusap pipi jera. jera terdiam menatap hyungshik.

bibir hyungshik perlahan mendekat. kembali melumat bibir jera dengan ganas. dan kini jera tidak menolak. dia mlah membalas lumatan hyungshik. tubuh mereka saling menempel dan bergelut. saat dada jera menempel di tubuh hyungshik, namja itu mendesah nikmat dan semakin melumat bibir jera dan dadanya.

“kkkau membuatku gila~~aaah ..” desah jera tidak kuat.

hyungshik tersenyum dan semakin melancarkan aksinya yang membuat jera tak bisa berkutik lagi.

***

“serius kita meninggalkan jera dan hyungshik sendirian di rumah?”

seorin menatap minwoo dan dongjun yang tengah bermain game di centergame. dongjun mengalihkan perhatiannya dari layar game menatap seorin.

“apakah itu fatal menurutmu?” tanyanya balik. dari mukanya yang tampak polos, memang terlihat bahwa dongjun tidak tahu apa yang telah dia lakukan.

minwoo ikut menghentikan permainannya dan menatap dongjun dan seorin yang saling menatap.

“ya dongjun ! kenapa kau menatap seorin seperti itu? untuk menatap dia kau harus minta izin dariku dulu~!” ujar minwoo seraya menarik kuping dongjun *wahahaha hyung power~ #plak!*

“hyungshik itu normal atau tidak sih?” tanya seorin pelan pelan.

minwoo dan dongjun saling menatap dan diam.

tibatiba dongjun berlari kencang meninggalkan centergame. pikirannya terus mengarah ke jera.

**

“shik apa yang kau lakukan?” jera menatap shik yang tengah membuka celana pendek jera beserta pelengkapnya *baca : celana dalam*

namun posisi jera yang tertidur tak bisa menangkap apa yang hyungshik lakukan dan hanya bisa terdiam menunggu.

“waaaaaaaaa~~~ kau ngapain????”

jera menghentakan tubuhnya saat dia merasakan sentuhan pada mss v nya.

“kau diam saja~~” hyungshik mendongkakan kepalanya untuk menatap jera.

“tapi kau ngapain?” muka jera sudah memerah malu karena perbuatan namja yang baru dicintainya tadi.

hyungshik kembali mendekatkan wajahnya ke mss v jera. rambut lembut hyungshik mengenai paha jera membuat yeoja itu matimatian mendesah menahan nafsunya.

tapi dia bertekad untuk tidak menjadi liar. bagaimanapun juga dia tak ingin terlihat menyukai hal ini didepan hyungshik.

namun ini cukup sulit bagi jera. karena sentuhan hyungshik terus menggoda batinnya, terlebih saat namja bermuka cantik-tampan itu menjilat mss v nya dengan lidahnya.

“apa kau tidak jijik?” tanya jera tetap menahan nafsu dan desahannya.

“ani~~ aku suka bagian ini. rasanya manis(?)” ucap hyungshik membuat jantung jera bertedak kencang.

hyungshik kembali mengulum mss v jera, menjilat setiap cairan yang jera keluarkan.

yeoja itu meremas bantal untuk menahan mulutnya agar tak mendesah.

akhirnya hyungshik menghentikan kegiatan menyiksa nya itu dan menatap jera.

“kenapa kau tidak mendesah?” tanyanya bodoh dengan tampang pretty badboynya.

jera menghela nafasnya, tubuhnya berkeringat hebat. hyungshik memeluk jera dan kembali melumat bibir jera. lidahnya mengabsen gigi jera satu persatu.

gertakan gigi terdengar di antara kesunyian ruangan.

“aaaaaaaaaaa~~” teriak jera tibatiba. hyungshik menghentikan kegiatannya dan menatap jera seakan mempertanyakan teriakannya.

“ada yang masuk kedalam kemaluanku >< .." rintih jera menahan sakit. hyungshik menatap kebawah dan seketika tertawa.

"mianhae~ ini juniorku, aku memasukannya dengan cepat agar tidak terasa sangat sakit." ucap hyungshik dan mencium bibir jera sekilas.

"kau memasukan juniormu? untuk apa? ini sakit sekali tahu~~" jera menatap kesal hyungshik.

"kau tak tahu untuk apa ini dimasukan huh?" tanya hyungshik seakan tak percaya dengan kepolosan jera yang berlebihan. jera terdiam. menatap hyungshik dengan malu.

"tapi gwaenchana. dengan begini aku semakin mencintaimu~~" ucap hyungshik dan mulai memaju mundurkan tubuhnya membuat tubuh jera tersontak kaget.

"aaah~" desahan jera kembali keluar dan mencakar bahu hyungshik.

hyungshik memaju mundurkan juniornya di v jera dengan pelan dan perlahan.

"oppa~~ faster aaah ah~" desah jera sambil berteriak.

"kau ahh panggilhh aku apa hh aaah???" hyungshik menatap jera dan menyentuh bibir jera dengan tangannya.

"oppa~ aaaah .." ucap yeoja itu terus mendesah dengan gila.

"apa ? aku hhh tidah dengar hhhahah??" hyungshik menatap jera dengan senyuman pretty evilnya.

"oppa~ .. oppa, oppa, oppa,~~ oppa faster aaaaah hhgh .." jera menjabak rambut hyungshik untuk memuncakan nafsunya.

namja itu tersenyum dan mempercepat laju goyangannya. semakin cepat membuat jera tak bisa menahan semuanya dan mencapai klimaks.

"kau sudah keluar duluan huh?" hyunghsik menatap jera saat dia merasakan semprotan(?) cairan di dalam v jera.

jera menatap hyungshik.

"keluar apa maksudnya?" tanya yeoja itu tetap dengan muka polos.

hyungshik tersenyum ."lupakanlah~ yang penting aku belum mencapai klimaksku~ ya jera~ bisakah kau sekarang yang diatas?" tanya namja itu membuat jera menatapnya dengan bingung.

"maksudnya?"

hyungshik kembali tersenyum seakan tahu segalanya daripada jera.

"seperti ini~" hyungshik memindahkan posisi yang dia maksud dengan jera yang sekarang menindih tubuhnya dengan juniornya yang masih tertancap di v jera.

"kok aku diatas?" jera menatap hyungshik dengan kaget.

"aku mau seperti ini~" hyungshik mengelus perut rata jera dengan pelan membuat jera kembali terangsang.

jera mulai memaju mundurkan bokongnya seperti apa yang hyungshik lakukan.

"kau tahu caranya huh?" hyungshik menatap jera yang sibuk melancarkan aksinya. senyum terangkai di muka hyungshik.

jera ikut tersenyum dan mempercepat lajunya.

desahan terdengar beradu di kamar jera.

"oppaaaa~~~ aku mau keluar lagiiiiiiiiiiiii~~" ucap jera mendesah.

"kau mau keluar lagi???" kejut hyungshik dan tak terelakan cairan jera mulai mengerubuni v jera.

jera tersungkur lemas di dada kekar hyungshik.

"ya~ aku saja belum mencapai klimaks juga~ kau cepat sekali terangsang ya~" goda hyungshik mengelus pantat jera.

hyungshik mengubah posisi dengan dia yang menindih jera kembali.

dia memaju mundurkan bokongnya kembali dengan cepat. jera hanya bisa mendesah dengan lemas.

"kau belum klimaks juga? aku capeeek oppa~~ hhhh" ucap jera mengigit bibirnya.

"sedikit lagi cantik~" bisik hyungshik dan meremas dada jera kembali.

hingga akhirnya hyungshik mencapai klimaksnya dan mengeluarkan cairan cintanya ke miss v jera.

hyungshik tersungkur disebelah jera dengan ngos2an.

begitupun dengan jera.

"kau membuatku gila hyungshik~" jera menatap hyungshik membuat namja itu tersenyum evil.

"ya~ tadi kau memangiilku oppa !" uca[ namja itu memeluk jera.

jera tersenyum. "sekarang kita pasangan kan?" bisik hyungshik nakal. jera tertawa dan mengigit lengan hyungshik yang terus meremas dadanya.

"selanjutnya diapartemenku ya~~" bisik hyungshik.

"mwo? ani~ aku capek bermain denganmu ! menyiksa batin ! kau lama sekali mencapai klimaks !" jera menggeleng kencang.

"ya~ tadi kau kurang menantang tahu !" hyungshik mencubit pinggang jera dengan pelan

BRAK !

tiba tiba pintu kamar jera terbuka lebar. dan tampaklah dongjun, seorin dan minwoo yang melihat pemandangan yang cukup membuat jantung merek hampir copot. begitupun dengan jera dan hyungshik.

"astaga ! aku saja belum pernah melakukan itu dengan seorin~" kejut minwoo menghentikan kegiatan mangapnya.

seorin mencubit minwoo kesal dan malu.

"o~oppa~ unnie~~ biar aku jelaskan~" jera menatap dongjun dengan takut.

"ya dongjun~ kau sendiri yang meninggalkan aku dengan jera." hyungshik ikut bicara.

dongjun terdiam dengan gertakan digiginya.

"JERAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA~~!!!!!!!!!!!!"

the end

finally selesae juga ff nc nya XD

buat julia saeng~ mian yah kalo kurang hot XD abis eon antara lagi lebih mood ke minwoo aja sih XD jadi kalo kurang hot salahin HA MINWOO ja yaaaaak XD XD wakwak #plak!

sexy pretty badboy HYUNGSHIK

Advertisements

About fanfictionside

just me

14 thoughts on “FF NC / be my girl / hyungshik ZE:A

  1. hahahaha…..ada2 ja mrka berdua ne!!!!!!!! lucu sech n kocak juga cerityanya tp kayaknya ceritanya ne terkesan terburu2 mo ending cz mn mungkin orang yg ga punya hubungan apa2 tiba2 hy dg sedikit rayuan dan paksaan mau ngelakuin hal “Itu”. Mian ya chingu lw pendapat q ga berkenan dihati tp sujjujurnya q suka FF mu termasuk yg ne!!!!!!!

  2. Hoa kirain awalnya jera bakal yadongan sama oppanya >ww< suka waktu jera ga sadar kalo ada hyungsik '-')b

  3. Lawak banget dah ini ff XD kenapa author suka banget buat ff ngegantung T.T disaat asik baca ada tulisan end itu… /? Ngeng

    minta sequel thor T.T

  4. hakhakhak, bang minwoo bikin kocak aja
    bang minwoo emang moodmaker, pas bagiannya dia aku bisa bayangin ekspresinya hahaha, min tingkatkan ya 🙂
    *menghilangbarengmr.grumpy*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s